MODUL AJAR Seni Rupa — Kelas 1 (Fase A) Topik: Mengenal dan Menggunakan Lem dengan Efisien INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Rupa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Mengenal dan Menggunakan Lem dengan Efisien |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menyebutkan fungsi lem dan menggunakannya dengan efisien saat menempelkan potongan gambar
- Murid dapat menempel potongan gambar menggunakan lem sehingga membentuk suatu karya sederhana
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian melihat ibu atau ayah menempelkan sesuatu menggunakan lem? Apa yang terjadi kalau lemnya terlalu banyak?
- Bagaimana caranya agar lem tidak keluar dari pinggir kertas saat kita menempel?
- Apa yang terjadi jika kita hanya memberi lem sedikit sekali di tengah kertas?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid menggunakan lem di rumah atau di sekolah
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar menggunakan lem dengan baik dan efisien untuk menempel gambar
- Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid
- Guru menunjukkan beberapa contoh hasil tempelan: yang lemnya terlalu banyak hingga keluar, yang terlalu sedikit hingga lepas, dan yang pas
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid mengamati berbagai jenis lem yang dibawa (lem cair, lem stick) dan mendiskusikan fungsi lem dalam kehidupan sehari-hari
- Guru mendemonstrasikan cara menggunakan lem dengan efisien: oleskan lem tipis mengikuti garis pinggir kertas, tidak perlu terlalu banyak
- Murid mengamati dengan seksama dan boleh bertanya jika ada yang ingin diketahui
- Guru menjelaskan mengapa lem yang efisien itu penting: hemat, rapi, dan hasilnya bagus
- Murid diminta menyebutkan kembali langkah-langkah menggunakan lem dengan baik
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagikan bahan-bahan: kertas warna, potongan gambar sederhana (bentuk geometris atau gambar hewan/buah), lem, dan alas kerja
- Murid mulai berlatih menggunakan lem pada potongan gambar kecil terlebih dahulu sebagai percobaan
- Guru berkeliling memberikan bimbingan individual, mengamati cara murid mengoleskan lem
- Murid menempelkan potongan gambar pada kertas dasar untuk membentuk komposisi sederhana (misalnya: membuat pemandangan sederhana, susunan buah, atau pola)
- Selama bekerja, murid diingatkan untuk menggunakan lem secukupnya dan mengikuti garis pinggir potongan
- Guru memberikan apresiasi verbal pada murid yang sudah menggunakan lem dengan efisien
Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):- Guru meminta murid berhenti sejenak dan mengamati hasil karyanya sendiri
- Murid diminta menjawab pertanyaan refleksi: Apakah lemmu sudah efisien? Apakah ada yang keluar dari pinggir? Bagaimana rasanya saat menempel?
- Beberapa murid diminta maju untuk menunjukkan hasil karyanya dan menceritakan pengalamannya menggunakan lem
- Guru memberikan umpan balik positif dan konstruktif terhadap hasil karya murid
- Murid menuliskan atau menyampaikan satu hal yang sudah baik dan satu hal yang ingin diperbaiki lain kali
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan kembali cara menggunakan lem yang efisien
- Murid mengumpulkan hasil karyanya untuk dinilai
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini: lem digunakan secukupnya agar rapi dan hemat
- Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas usaha dan karya yang telah dibuat
- Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid membereskan alat dan bahan, kemudian berdoa bersama
Diferensiasi:- Konten: Murid yang kesulitan motorik halus diberi potongan gambar lebih besar; murid yang sudah mahir diberi potongan lebih kecil dan beragam
- Proses: Murid yang lambat didampingi lebih intensif dan diberi waktu tambahan; murid cepat dapat membuat komposisi lebih kompleks atau membantu teman
- Produk: Murid dapat memilih tema karya sesuai minat: pemandangan, hewan, atau pola abstrak; jumlah potongan disesuaikan kemampuan masing-masing
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: Siapa yang pernah pakai lem? Untuk apa? Bagaimana caranya?
- Observasi pemahaman awal murid tentang lem dan fungsinya
Proses:- Observasi cara murid mengoleskan lem pada potongan gambar
- Cek apakah lem keluar dari pinggir saat ditempel
- Amati apakah murid menggunakan lem secukupnya atau berlebihan
- Catat murid yang masih kesulitan dan yang sudah mahir untuk tindak lanjut
Akhir:- Penilaian hasil karya tempel menggunakan rubrik
- Tanya jawab: Minta murid menyebutkan kembali cara menggunakan lem yang efisien
- Refleksi diri murid: Apa yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki
Formatif:- Observasi selama proses menempel: apakah murid mengoleskan lem mengikuti garis pinggir, apakah lem keluar dari pinggir kertas
- Tanya jawab lisan saat berkeliling: fungsi lem dan cara efisien menggunakannya
Sumatif:- Penilaian hasil karya tempel menggunakan rubrik: efisiensi penggunaan lem dan kerapian hasil tempelan
- Penilaian kemampuan menyebutkan fungsi dan cara menggunakan lem dengan efisien
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menyebutkan fungsi lem | Belum dapat menyebutkan fungsi lem dengan benar | Dapat menyebutkan fungsi lem dengan bantuan guru | Dapat menyebutkan fungsi lem dengan benar tanpa bantuan | Dapat menyebutkan fungsi lem dan memberikan contoh penggunaan dalam kehidupan sehari-hari | | Menggunakan lem dengan efisien | Menggunakan lem berlebihan, lem keluar dari pinggir kertas saat ditempel, tidak mengikuti garis luar | Masih inkonsisten menggunakan lem dengan efisien, kadang masih keluar dari pinggir | Secara konsisten menggunakan lem dengan efisien, mengikuti garis luar, tidak ada lem yang keluar saat penempelan | Secara konsisten menggunakan lem dengan sangat efisien, mengikuti garis luar dengan rapi, tidak ada lem yang keluar, dan gambar menempel seluruhnya dengan kuat pada permukaan | | Menempel potongan gambar membentuk karya sederhana | Potongan gambar ditempel tanpa pola atau komposisi yang jelas, banyak yang lepas | Potongan gambar ditempel dengan komposisi sederhana, beberapa bagian masih lepas | Potongan gambar ditempel dengan komposisi yang teratur dan rapi, semua menempel dengan baik | Potongan gambar ditempel dengan komposisi kreatif dan menarik, semua menempel kuat, hasil karya bersih dan rapi |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah demonstrasi penggunaan lem sudah cukup jelas bagi murid?
- Murid mana yang masih kesulitan dan memerlukan pendampingan lebih lanjut?
- Apakah alokasi waktu sudah cukup untuk semua murid menyelesaikan karyanya?
- Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk kelas ini?
- Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang kamu rasakan saat belajar menggunakan lem hari ini?
- Bagian mana yang paling mudah bagimu? Bagian mana yang masih sulit?
- Apakah kamu sudah bisa menggunakan lem dengan hemat dan rapi?
- Apa yang ingin kamu coba lagi di lain waktu?
SUMBER BELAJAR- Buku Guru Seni Rupa Kelas 1 SD/MI
- Lem cair atau lem stick
- Kertas warna atau kertas bekas majalah
- Potongan gambar sederhana (bentuk geometris, hewan, buah)
- Kertas HVS atau karton sebagai alas karya
- Lap atau tisu untuk membersihkan tangan
- Contoh hasil karya tempel yang baik dan kurang baik
|