Modul AjarBab 4Fase DSemester 2

Modul Ajar Seni Musik Kelas 9 Bab 4: Menciptakan Lagu

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Seni Musik kelas 9 untuk Bab 4 "Menciptakan Lagu", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 9 Bab 4: Menciptakan Lagu

Seni Musik - Kelas 9

Bab 4

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Bab 4 — Menciptakan Lagu

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikBab 4 — Menciptakan Lagu
Alokasi Waktu16 JP (16 x 40 menit = 640 menit)
Jumlah Pertemuan8
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 9.4.1 Mengidentifikasi lagu sederhana berdasarkan pengembangan irama menggunakan berbagai alat musik
  2. TP 9.4.2 Mengidentifikasi lagu sederhana berdasarkan pengembangan melodi menggunakan berbagai alat musik
  3. TP 9.4.3 Menghasilkan lagu sederhana dengan mengembangkan irama menggunakan berbagai alat musik
  4. TP 9.4.4 Menghasilkan lagu sederhana dengan mengembangkan melodi menggunakan berbagai alat musik

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis✓
Kreativitas✓
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana kita mengenali ketukan atau denyut dasar ketika mendengarkan sebuah lagu sederhana?
  2. Bagaimana alat musik perkusi dapat membantu kita membedakan pola irama birama 4/4 dengan birama lainnya pada sebuah lagu?
  3. Bagaimana sebuah lagu yang ketukan dasarnya sederhana bisa terdengar lebih dinamis dan tidak membosankan saat dimainkan bersama alat musik lain?
  4. Apa perbedaan bunyi yang kalian rasakan antara irama dasar yang lurus dengan irama yang sudah diberi variasi pukulan sinkopasi atau pembagian nilai nada?
  5. Bagaimana kita bisa mengenali arah gerakan nada dalam sebuah lagu sederhana apakah bergerak naik, turun, atau mendatar?
  6. Di mana letak jeda alami atau penggalan kalimat musik (frasa) ketika sebuah melodi lagu sederhana dimainkan menggunakan alat musik bernada?
  7. Bagaimana sebuah melodi lagu sederhana dapat terdengar berbeda saat dimainkan dengan nada sisipan atau tangga nada yang dinaikkan/diturunkan?
  8. Bagaimana cara kita mengenali jenis perubahan atau variasi melodi saat diperdengarkan melalui alat musik bernada seperti pianika atau kibor?
  9. Bagaimana kita menyusun ketukan perkusi yang berbeda agar bagian bait lagu terdengar hidup?
  10. Bagaimana variasi pola irama dapat memperkuat suasana lirik pada bagian bait lagu sederhana?
  11. Bagaimana variasi pola irama dapat membedakan suasana antara bagian bait dan reff pada sebuah lagu sederhana?
  12. Bagaimana kita memadukan ketukan dari alat musik perkusi dan alat musik harmonis/melodis untuk membangun irama lagu yang utuh?
  13. Bagaimana kita dapat mengubah rangkaian nada pendek menjadi melodi lagu sederhana yang utuh menggunakan alat musik melodis?
  14. Teknik apa yang bisa kita pakai agar melodi lagu yang kita ciptakan memiliki variasi nada yang menarik dan tidak monoton?
  15. Bagaimana kita mengenali perubahan irama dan alur melodi dalam sebuah lagu sederhana?
  16. Bagaimana memadukan pola irama perkusi dan variasi melodi menjadi sebuah komposisi lagu kelompok yang harmonis?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Mengidentifikasi Pola Irama Dasar Lagu Sederhana Menggunakan Perkusi — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 9.4.1 Mengidentifikasi lagu sederhana berdasarkan pengembangan irama menggunakan berbagai alat musik

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengidentifikasi pola irama dasar pada lagu sederhana menggunakan alat musik perkusi (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat dengan memperdengarkan 2 contoh pola tepukan ritmis untuk memetakan kesiapan murid mengenali ketukan irama dasar (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mendengarkan pemutaran rekaman 2 lagu sederhana bertempo sedang berbirama 4/4 (Lagu A: lagu daerah bertempo sedang dan Lagu B: lagu anak bertempo sedang) sambil mengamati demonstrasi guru memainkan ketukan dasar menggunakan alat musik perkusi rebana dan marakas (10 menit).
  • Murid menyimak penjelasan guru mengenai identifikasi pola irama dasar 4/4 (pola pulsa 4 ketukan konstan dengan tekanan beraksen pada ketukan ke-1 dan ke-3) serta membedakannya dengan pola istirahat (5 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid bermain tantangan tebak ketukan 'Rhythm Echo Challenge' secara berpasangan: satu murid membunyikan perkusi (rebana, marakas, atau kastanyet) dan pasangannya menebak serta mengidentifikasi posisi ketukan beraksen dan ketukan kosong dari 4 ketukan dalam satu birama lagu sederhana yang diperdengarkan (15 menit).
  • Murid secara berkelompok menerima Lembar Analisis Pola Irama untuk mengidentifikasi pola irama dari 3 penggalan lagu sederhana (Lagu 1, Lagu 2, dan Lagu 3) dengan mempraktikkan iringan perkusi secara langsung untuk mencocokkan ketukan kuat dan ketukan lemah (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Setiap kelompok menyampaikan temuan hasil identifikasi pola irama dari ketiga penggalan lagu sederhana dan saling mencocokkan hasil ketukan perkusi mereka bersama panduan guru (10 menit).
  • Murid mengevaluasi kemudahan dan kesulitan yang dialami saat mengidentifikasi letak ketukan kuat dan lemah menggunakan instrumen perkusi (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan cara mengidentifikasi pola irama dasar lagu sederhana melalui keteraturan pulsa dan aksen ketukan perkusi (5 menit).
  • Guru memberikan penguatan materi untuk persiapan pertemuan berikutnya dan menutup pembelajaran dengan salam serta doa (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan audio dengan penanda metronom yang jelas pada ketukan pertama birama 4/4, sedangkan murid yang mahir diberikan audio lagu dengan variasi sinkopasi ringan.
  • Proses: Murid dengan kesulitan tempo berlatih berpasangan dengan ketukan tubuh (body percussion tepuk paha) terlebih dahulu sebelum menggunakan perkusi instrumen, sedangkan murid yang cepat mengidentifikasi langsung menguji 3 instrumen perkusi berbeda (rebana, marakas, tamborin).
  • Produk: Hasil lembar kerja identifikasi bagi murid pemula fokus pada ketukan kuat (downbeat), sedangkan murid mahir mengidentifikasi pola ketukan kuat, lemah, dan letak ketukan henti/diam secara lengkap.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik identifikasi ritme aural: Murid mendengarkan 2 contoh pola ketukan ritmis dari guru lalu memilih birama yang tepat. Butir 1: Ketukan teratur 4 hitungan berulang [Tepuk-lemah-sedang-lemah] (acuan jawaban: birama 4/4). Butir 2: Ketukan 3 hitungan berulang [Tepuk-lemah-lemah] (acuan jawaban: birama 3/4).

Proses:

  • Formatif praktik: Guru mengamati ketepatan murid mengidentifikasi pola ketukan 4/4 pada 3 penggalan lagu sederhana menggunakan instrumen perkusi (rebana/marakas/kastanyet). Acuan pengamatan: (1) Menemukan ketukan pulsa dasar lagu secara stabil, (2) Mengidentifikasi ketukan kuat (aksen ketukan 1) pada lagu sederhana, (3) Menandai pola ketukan lemah dan ketukan diam sesuai irama lagu.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman di akhir sesi: Murid mengerjakan kuis singkat identifikasi irama 3 butir soal: Butir 1: Menentukan birama lagu anak 'Menanam Jagung' (acuan jawaban: birama 4/4 dengan aksen pada ketukan pertama). Butir 2: Menentukan fungsi alat musik rebana/marakas dalam pengamatan lagu (acuan jawaban: penentu/penanda pola irama dan pulsa dasar). Butir 3: Menentukan posisi ketukan beraksen kuat pada birama 4/4 standar (acuan jawaban: ketukan ke-1).

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja identifikasi pola irama saat memainkan perkusi pada permainan Rhythm Echo Challenge
  • Penilaian lembar kerja kelompok identifikasi pola irama dasar 3 penggalan lagu sederhana

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Mengidentifikasi Pola Irama Dasar Lagu Sederhana Menggunakan PerkusiMengidentifikasi pola irama dan ketukan dasar lagu sederhana secara tepat kurang dari 1 dari 3 penggalan lagu acuan menggunakan perkusi.Mengidentifikasi pola irama dasar lagu sederhana secara tepat pada 1 dari 3 penggalan lagu acuan (Lagu 1: birama 4/4 tempo sedang, Lagu 2: birama 4/4 tempo lambat, Lagu 3: birama 4/4 tempo cepat) menggunakan perkusi.Mengidentifikasi pola irama dasar lagu sederhana secara tepat pada 2 dari 3 penggalan lagu acuan (Lagu 1, Lagu 2, Lagu 3) dengan menyesuaikan ketukan perkusi secara mandiri.Mengidentifikasi pola irama dasar lagu sederhana secara tepat pada seluruh (3 dari 3) penggalan lagu acuan (Lagu 1, Lagu 2, Lagu 3) meliputi ketukan pulsa, ketukan kuat (aksen), dan ketukan lemah menggunakan perkusi secara konsisten dan tepat.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah aktivitas menggunakan alat musik perkusi efektif membantu seluruh murid mengidentifikasi pola irama dasar pada lagu sederhana?
  • Bagian mana dari langkah identifikasi ketukan yang memerlukan bimbingan lebih intensif bagi murid yang belum menguasai tempo?

Murid:

  • Apakah kamu dapat merasakan dan menandai ketukan kuat serta ketukan lemah saat lagu sederhana diperdengarkan?
  • Alat perkusi apa yang paling membantumu mengenali pola irama dasar lagu sederhana hari ini?

Pertemuan 2 — Mengidentifikasi Variasi Pengembangan Irama Lagu Sederhana Menggunakan Berbagai Alat Musik — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 9.4.1 Mengidentifikasi lagu sederhana berdasarkan pengembangan irama menggunakan berbagai alat musik

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan mengondisikan ruang kelas agar kondusif untuk kegiatan mendengarkan bunyi musik (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengidentifikasi variasi pengembangan irama pada lagu sederhana yang dimainkan menggunakan berbagai alat musik (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memainkan 2 pola ketukan pada tamborin dan cajon: Pola A (ketukan konstan 4/4 ketukan 1-2-3-4 bernilai seperempat) dan Pola B (pola yang diberi ketukan tambahan sinkopasi/rapat bernilai seperdelapan pada ketukan ke-2 dan ke-4), kemudian menanyakan kepada murid perbedaan ritmis yang terdengar (acuan: Pola A adalah ketukan dasar polos/lurus, Pola B adalah variasi pengembangan irama dengan pembagian nilai nada lebih rapat/sinkopasi) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru dan mendengarkan demonstrasi audio 3 bentuk variasi pengembangan irama pada melodi lagu anak sederhana 'Gundhul Pacul' sukat 4/4: (1) Variasi Rapat/Subdivisi (ketukan dasar seperempat dipecah menjadi nada seperdelapanan menggunakan marakas); (2) Variasi Sinkopasi (aksen ketukan berpindah ke hitungan gantung/upbeat menggunakan petikan gitar akustik); (3) Variasi Henti Sejenak/Rest (ketukan ketiga dikosongkan/tanda istirahat lalu diberi ketukan penegas di akhir birama menggunakan pukulan rim-shot drum/cajon) (10 menit).
  • Murid secara berpasangan mencocokkan potongan kartu notasi ritmis dengan 3 contoh audio variasi pengembangan irama yang diperdengarkan ulang oleh guru: Kartu 1: Ritme subdivisi seperdelapanan marakas -> Audio 1; Kartu 2: Ritme sinkopasi gitar -> Audio 2; Kartu 3: Ritme henti sejenak cajon -> Audio 3 (acuan: kesesuaian antara kartu notasi ritmis dan klip audio 1, 2, dan 3) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (4 orang per kelompok) untuk mengikuti 'Tantangan Detektif Irama' (permainan tebak variasi irama yang menggembirakan): guru memainkan lagu sederhana 'Burung Kakaktua' dalam 4 versi permainan alat musik yang berbeda secara berurutan (5 menit).
  • Setiap kelompok berdiskusi mengidentifikasi jenis variasi pengembangan irama dan alat musik pengiring yang dimainkan pada lembar kerja detektif untuk 4 rekaman berikut: Rekaman 1: Pola variasi sinkopasi dimainkan dengan kibor/piano; Rekaman 2: Pola variasi subdivisi rapat dimainkan dengan tamborin/marakas; Rekaman 3: Pola variasi kombinasi lurus dan sinkopasi dimainkan dengan gitar bas elektrik; Rekaman 4: Pola variasi henti sejenak (rest) dimainkan dengan drum pad/cajon (acuan: Rekaman 1 = sinkopasi, instrumen kibor/piano; Rekaman 2 = subdivisi rapat, instrumen tamborin/marakas; Rekaman 3 = kombinasi lurus-sinkopasi, instrumen gitar bas; Rekaman 4 = aksen henti sejenak, instrumen drum pad/cajon) (20 menit).
  • Masing-masing kelompok menandai letak ketukan birama tempat terjadinya perubahan atau variasi irama tersebut pada bagan panduan lagu sederhana yang dibagikan guru (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru mencocokkan hasil identifikasi kelompok dengan membedah kembali rekaman musik dan mengonfirmasi ketepatan letak variasi pengembangan irama pada alat-alat musik tersebut (5 menit).
  • Murid mengevaluasi kemampuannya dalam membedakan variasi ritmis serta menyimpulkan bagaimana variasi alat musik memengaruhi dinamika dan kekayaan irama suatu lagu sederhana (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik langsung terhadap hasil lembar kerja identifikasi variasi pengembangan irama dan mengapresiasi kerja sama kelompok (3 menit).
  • Guru menyampaikan keterkaitan pembelajaran hari ini dengan pertemuan berikutnya (mengidentifikasi kontur dan frasa melodi lagu) serta menutup pertemuan dengan doa dan salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan rekaman variasi irama dengan tempo yang dapat diperlambat bagi kelompok yang membutuhkan scaffolding pendengaran ritmis, serta menambahkan variasi birama campuran untuk kelompok yang lebih cepat.
  • Proses: Kelompok yang membutuhkan bimbingan dibantu dengan ketukan visual (metronom ketukan lampu), sedangkan kelompok yang cepat mengidentifikasi langsung menandai birama tanpa pengulangan putar lagu.
  • Produk: Kelompok dapat menandai identifikasi variasi berupa simbol bagan ritme sederhana atau menuliskan keterangan deskriptif pada lembar kerja sesuai pemahaman ritmis mereka.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan lisan menyimak 2 pola irama: Membedakan Pola A (ketukan konstan 1-2-3-4 bernilai perempat) dan Pola B (ketukan variasi sinkopasi bernilai perdelapanan) pada tamborin dan cajon (acuan: Pola A adalah ketukan dasar lurus/konstan; Pola B adalah pola dengan variasi pengembangan irama sinkopasi/lebih rapat).

Proses:

  • Lembar Kerja Detektif Irama: Mengidentifikasi jenis variasi pengembangan irama dan alat musik pengiring pada lagu 'Burung Kakaktua' dari 4 rekaman. Acuan kunci: (1) Rekaman 1 = variasi sinkopasi, alat musik kibor/piano; (2) Rekaman 2 = variasi subdivisi rapat, alat musik tamborin/marakas; (3) Rekaman 3 = variasi kombinasi lurus-sinkopasi, alat musik gitar bas; (4) Rekaman 4 = variasi henti sejenak (rest), alat musik drum pad/cajon.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman singkat (exit ticket): Menyebutkan 2 jenis variasi irama yang dapat dikembangkan pada lagu sederhana beserta 1 alat musik yang cocok memainkannya (kriteria penerimaan: menyebutkan minimal 2 jenis variasi tepat dari pilihan subdivisi/rapat, sinkopasi, atau jeda/henti sejenak, serta 1 alat musik yang sesuai seperti marakas, tamborin, cajon, gitar, atau kibor).

Formatif:

  • Tes lisan diagnostik membedakan irama dasar lurus dan irama variasi di awal pembelajaran
  • Penilaian lembar kerja kelompok 'Tantangan Detektif Irama' (identifikasi jenis variasi pengembangan irama dan alat musik pengiringnya)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Identifikasi Variasi Pengembangan Irama pada Lagu Sederhana Menggunakan Berbagai Alat MusikBelum mampu mengidentifikasi variasi pengembangan irama dan alat musik pada 4 rekaman lagu sederhana yang diperdengarkan (0-1 rekaman tepat sesuai acuan).Mampu mengidentifikasi variasi pengembangan irama atau alat musik secara tepat pada 2 dari 4 rekaman lagu sederhana sesuai acuan.Mampu mengidentifikasi variasi pengembangan irama dan alat musik secara tepat pada 3 dari 4 rekaman lagu sederhana sesuai acuan.Mampu mengidentifikasi variasi pengembangan irama dan alat musik pengiring secara tepat pada seluruh (4 dari 4) rekaman lagu sederhana sesuai acuan secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah contoh audio variasi pengembangan irama (subdivisi, sinkopasi, dan henti sejenak) terdengar jelas perbedaannya oleh seluruh murid?
  • Bagaimana keterlibatan setiap anggota kelompok dalam mendiskusikan identifikasi variasi irama pada instrumen musik yang berbeda?

Murid:

  • Variasi pengembangan irama mana yang paling mudah dan paling sulit kamu kenali saat dimainkan bersama alat musik?
  • Bagaimana caramu membedakan ketukan irama dasar yang polos dengan irama yang sudah diberi variasi pengembangan?

Pertemuan 3 — Mengidentifikasi Kontur dan Frasa Melodi Lagu Sederhana Menggunakan Alat Musik Bernada — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 9.4.2 Mengidentifikasi lagu sederhana berdasarkan pengembangan melodi menggunakan berbagai alat musik

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan presensi, lalu menyampaikan tujuan pertemuan yaitu mengidentifikasi kontur dan frasa melodi lagu sederhana menggunakan instrumen pianika/keyboard (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memainkan 3 pasang nada pada pianika (C4-G4, G4-C4, E4-E4) dan meminta murid menunjukkan arah gerak nada (naik/turun/mendatar) (7 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak demonstrasi guru yang memainkan melodi lagu sederhana 'Ibu Pertiwi' sepanjang dua frasa (Frasa Tanya: C-D-E-F-G-E-C; Frasa Jawab: D-E-F-D-B-C) pada pianika sambil mengamati arah tinggi-rendah nada (kontur) dan titik jeda napas/frasa (10 menit).
  • Murid menerima lembar pengamatan dan mencocokkan bagan garis kontur dengan 3 contoh melodi pendek yang dimainkan guru: Melodi 1 (C4-E4-G4 = kontur naik), Melodi 2 (G4-E4-C4 = kontur turun), Melodi 3 (G4-G4-G4 = kontur mendatar) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Murid mengikuti permainan tebak arah nada 'Tangan Melodi' secara berpasangan: satu murid membunyikan potongan 4 nada pada pianika/alat musik bernada dan pasangannya menggambar grafik kontur di udara atau buku catatan (15 menit).
  • Secara mandiri, murid mengerjakan Lembar Kerja Identifikasi Melodi yang berisi 4 melodi lagu sederhana untuk diidentifikasi kontur dan pembagian 2 frasanya (tanya dan jawab) saat melodi diperdengarkan melalui alat musik bernada: Melodi A (C4-D4-E4-F4 | G4-F4-E4-C4: kontur naik lalu turun, 2 frasa), Melodi B (G4-F4-E4-D4 | C4-D4-E4-C4: kontur turun lalu naik, 2 frasa), Melodi C (C4-E4-G4-C5 | C5-G4-E4-C4: kontur melompat naik lalu turun, 2 frasa), Melodi D (E4-E4-F4-G4 | G4-F4-E4-D4: kontur mendatar-naik lalu turun, 2 frasa) (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru memeriksa hasil identifikasi kontur dan frasa melodi, lalu murid menandai bagian perpindahan nada yang paling mudah dan paling menantang untuk dikenali arahnya (10 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan terhadap konsep kontur (naik, turun, mendatar) dan pembagian frasa melodi lagu sederhana pada instrumen bernada (3 menit).
  • Guru menyampaikan agenda pertemuan berikutnya tentang variasi pengembangan melodi serta menutup sesi dengan doa dan salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan notasi balok disertai diagram visual panah tinggi-rendah nada bagi murid yang membutuhkan bantuan visual konkret, serta notasi angka murni bagi murid yang sudah terbiasa.
  • Proses: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, guru memperlambat tempo permainan alat musik bernada dan mengulang per frasa; bagi murid yang cepat, diberikan contoh melodi 4 frasa dengan kontur melompat.
  • Produk: Murid dapat menunjukkan hasil identifikasi kontur dalam bentuk garis grafis kontur atau pilihan label arah nada (naik/turun/tetap).

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Guru memainkan 3 pasang nada pada pianika/alat musik bernada di depan kelas: (1) C4 ke G4 (acuan: kontur naik), (2) G4 ke C4 (acuan: kontur turun), (3) E4 ke E4 (acuan: kontur mendatar/sama). Murid mengangkat tangan ke atas jika nada naik, tangan ke bawah jika turun, dan tangan mendatar jika nada tetap.

Proses:

  • Pemeriksaan lembar kerja identifikasi 4 melodi lagu sederhana berdasarkan kontur dan frasa. Acuan jawaban: Melodi A = kontur naik lalu turun, titik frasa pada ketukan ke-4; Melodi B = kontur turun lalu naik, titik frasa pada ketukan ke-4; Melodi C = kontur melompat naik lalu melompat turun, titik frasa pada ketukan ke-4; Melodi D = kontur mendatar-naik lalu turun, titik frasa pada ketukan ke-4.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman singkat: Guru memperdengarkan satu melodi lagu sederhana 2 frasa penutup pada pianika (C4-E4-G4 | F4-D4-C4), murid menuliskan arah kontur frasa 1 dan frasa 2 (acuan: Frasa 1 kontur naik, Frasa 2 kontur turun).

Formatif:

  • Tes lisan/respons gerak diagnostik arah nada pada pendahuluan
  • Lembar kerja identifikasi kontur dan frasa melodi lagu sederhana pada tahap inti

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Identifikasi Kontur MelodiMengidentifikasi dengan tepat 1 dari 4 kontur melodi yang diperdengarkan lewat alat musik bernada (Acuan: Melodi A naik-turun, Melodi B turun-naik, Melodi C melompat naik-turun, Melodi D datar/naik-turun).Mengidentifikasi dengan tepat 2 dari 4 kontur melodi yang diperdengarkan lewat alat musik bernada (Acuan sama).Mengidentifikasi dengan tepat 3 dari 4 kontur melodi yang diperdengarkan lewat alat musik bernada (Acuan sama).Mengidentifikasi dengan tepat seluruh (4 dari 4) kontur melodi yang diperdengarkan lewat alat musik bernada secara mandiri (Acuan sama).
Identifikasi Frasa MelodiMenentukan letak pemisahan 2 frasa melodi (tanya dan jawab) secara tepat pada 1 dari 4 melodi lagu sederhana (Acuan: titik frasa Melodi A, B, C, dan D tepat berada di tengah/antara birama 2 dan 3).Menentukan letak pemisahan 2 frasa melodi secara tepat pada 2 dari 4 melodi lagu sederhana (Acuan sama).Menentukan letak pemisahan 2 frasa melodi secara tepat pada 3 dari 4 melodi lagu sederhana (Acuan sama).Menentukan letak pemisahan 2 frasa melodi secara tepat pada seluruh (4 dari 4) melodi lagu sederhana secara mandiri (Acuan sama).

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah pemilihan alat musik bernada (pianika/keyboard) sudah cukup jelas memperdengarkan tinggi-rendah nada kontur dan jeda frasa bagi seluruh murid?
  • Bagian melodi mana yang paling banyak mengalami kesalahan identifikasi kontur oleh murid?

Murid:

  • Apakah saya dapat mendengar dengan jelas perbedaan nada saat bergerak naik, turun, atau mendatar?
  • Langkah apa yang membantu saya paling mudah menemukan titik pemisah frasa melodi dalam lagu?

Pertemuan 4 — Mengidentifikasi Variasi Pengembangan Melodi Lagu Sederhana Menggunakan Berbagai Alat Musik — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 9.4.2 Mengidentifikasi lagu sederhana berdasarkan pengembangan melodi menggunakan berbagai alat musik

Pendahuluan:

  • Guru mengondisikan kelas, menyapa murid, dan memimpin doa singkat sebelum memulai pembelajaran (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengidentifikasi variasi pengembangan melodi pada lagu sederhana yang dimainkan menggunakan alat musik melodis (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memainkan melodi tema dasar C-D-E-F-G pada pianika, kemudian memainkan versi dengan variasi hiasan C-D-E-F-G-A-G, lalu meminta murid menunjukkan apakah melodi kedua sama persis atau mengalami variasi melodi (acuan: mengalami variasi/perubahan nada hiasan) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru dengan mendengarkan 3 contoh teknik pengembangan melodi lagu sederhana yang dicontohkan melalui alat musik pianika dan glockenspiel: (1) Repetisi Berhias/Ornamentasi (penambahan nada sisipan pada motif dasar C-E-G menjadi C-D-E-F-G), (2) Sekuens (pengulangan melodi motif pada ketinggian tangga nada berbeda dari C-D-E dinaikkan menjadi D-E-F), dan (3) Inversi/Pembalikan Arah Nada (arah melodi C-E-G yang naik dibalik menjadi G-E-C yang turun) (10 menit).
  • Murid mengamati lembar partitur notasi angka pembanding yang memperlihatkan melodi asli vs melodi yang telah dikembangkan untuk memperkuat pemahaman auditori dan visual secara saksama (5 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Dalam format permainan tebak pendengaran musikal yang menggembirakan 'Detektif Melodi', guru memainkan 4 cuplikan melodi lagu sederhana pada instrumen kibor/pianika, lalu murid secara mandiri mencocokkan teknik variasi melodi yang diterapkan pada Lembar Kerja Detektif (10 menit).
  • Butir cuplikan yang dimainkan dan diidentifikasi murid: Cuplikan 1: Motif dasar Sol-Mi-Sol divariasikan menjadi Sol-La-Sol-Fa-Mi; Cuplikan 2: Motif dasar Do-Re-Mi divariasikan menjadi Re-Mi-Fa; Cuplikan 3: Motif dasar Do-Mi-Sol divariasikan menjadi Sol-Mi-Do; Cuplikan 4: Motif dasar Mi-Fa-Sol divariasikan menjadi Mi-Fa-Sol-Fa-Mi (acuan kunci jawaban identifikasi: Cuplikan 1 = Ornamentasi/Nada Sisipan; Cuplikan 2 = Sekuens Naik; Cuplikan 3 = Inversi/Pembalikan Arah; Cuplikan 4 = Ornamentasi/Nada Sisipan) (15 menit).
  • Murid memeriksa kesesuaian hasil identifikasinya secara mandiri setelah guru memperdengarkan kembali penggalan nada pembanding pada masing-masing cuplikan (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru merefleksikan cara mengenali pengembangan melodi, menyimpulkan bahwa perubahan melodi dapat berupa penambahan nada hias (ornamentasi), pengulangan di tingkat nada lain (sekuens), atau pembalikan kontur nada (inversi) (5 menit).
  • Murid mengevaluasi kemudahan dan kesulitan yang dirasakan saat mendengarkan dan membedakan variasi melodi dari berbagai instrumen musik (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap ketepatan identifikasi murid pada lembar kerja dan mengonfirmasi pencapaian indikator (5 menit).
  • Guru menginformasikan fokus pembelajaran pertemuan berikutnya (Pertemuan 5: Menghasilkan Pola Irama Bagian Bait Lagu Sederhana Menggunakan Perkusi) dan menutup sesi dengan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang membutuhkan bimbingan, guru memberikan bantuan visual berupa panah kontur nada pada lembar notasi; bagi murid yang lebih cepat, guru memperdengarkan cuplikan melodi dengan tempo yang lebih cepat atau dengan alat musik yang berbeda (glockenspiel/gitar akustik).
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diperdengarkan melodi dasar dan variasi secara bergantian dua kali pengulangan, sedangkan murid mahir langsung mengidentifikasi dalam satu kali pendengaran.
  • Produk: Semua murid mengisi lembar kerja identifikasi yang sama memuat 4 cuplikan variasi melodi lagu sederhana.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Guru memainkan melodi dasar C-D-E-F-G lalu memainkan versi variasi C-D-E-F-G-A-G pada pianika. Murid diminta mengangkat tangan/menjawab: 'Apakah melodi kedua sama persis atau mengalami variasi melodi?' (Acuan jawaban benar: Melodi kedua mengalami variasi karena terdapat penambahan nada hiasan A-G di bagian akhir).

Proses:

  • Lembar Kerja Detektif Melodi: Murid mengidentifikasi jenis variasi pengembangan melodi pada 4 cuplikan melodi lagu sederhana yang dimainkan guru dengan instrumen bernada.
  • Daftar target identifikasi dan kunci jawaban: (1) Cuplikan 1: Motif dasar Sol-Mi-Sol menjadi Sol-La-Sol-Fa-Mi -> Acuan: Ornamentasi/Nada Sisipan; (2) Cuplikan 2: Motif dasar Do-Re-Mi menjadi Re-Mi-Fa -> Acuan: Sekuens Naik; (3) Cuplikan 3: Motif dasar Do-Mi-Sol menjadi Sol-Mi-Do -> Acuan: Inversi/Pembalikan Arah; (4) Cuplikan 4: Motif dasar Mi-Fa-Sol menjadi Mi-Fa-Sol-Fa-Mi -> Acuan: Ornamentasi/Nada Sisipan.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman penutup: Guru memainkan satu penggalan melodi Re-Fa-La yang diubah menjadi La-Fa-Re pada alat musik melodis, lalu meminta murid menuliskan jenis variasi melodi tersebut pada kertas kendali (Acuan jawaban: Inversi/Pembalikan arah melodi).

Formatif:

  • Tes lisan/tunjuk cepat pengenalan variasi melodi (asesmen awal)
  • Lembar Kerja Detektif Melodi (identifikasi 4 cuplikan variasi pengembangan melodi lagu sederhana)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Mengidentifikasi Variasi Pengembangan Melodi Lagu SederhanaTepat mengidentifikasi paling banyak 1 dari 4 cuplikan teknik variasi melodi lagu sederhana sesuai acuan kunci jawaban.Tepat mengidentifikasi 2 dari 4 cuplikan teknik variasi melodi lagu sederhana sesuai acuan kunci jawaban.Tepat mengidentifikasi 3 dari 4 cuplikan teknik variasi melodi lagu sederhana sesuai acuan kunci jawaban.Tepat mengidentifikasi seluruh 4 dari 4 cuplikan teknik variasi melodi lagu sederhana sesuai acuan kunci jawaban secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah contoh suara instrumen melodis (pianika/kibor) terdengar jelas oleh seluruh murid saat mendengarkan variasi melodi?
  • Apakah metode permainan 'Detektif Melodi' efektif meningkatkan ketelitian murid dalam membedakan ornamentasi, sekuens, dan inversi?

Murid:

  • Bagian mana dari variasi melodi (ornamentasi, sekuens, atau inversi) yang paling mudah dan paling sulit kamu kenali saat didengarkan?
  • Bagaimana bantuan pendengaran dan partitur membantumu menentukan jenis perubahan melodi?

Pertemuan 5 — Menghasilkan Pola Irama Bagian Bait Lagu Sederhana Menggunakan Perkusi — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 9.4.3 Menghasilkan lagu sederhana dengan mengembangkan irama menggunakan berbagai alat musik

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran, menyapa murid, memeriksa kehadiran, dan mengondisikan kesiapan belajar fisik dan instrumen perkusi (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menghasilkan pola irama bagian bait lagu sederhana menggunakan perkusi (2 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik ritmis: murid menirukan dan membedakan 2 pola birama 4/4 sederhana menggunakan tepukan tangan: Pola 1 (ketukan 1 dan 3 / nada seperempat: | X . X . |) dan Pola 2 (ketukan berturut-turut pada 1, 2, 3, 4: | X X X X |) (acuan: ketepatan menirukan pola ritmis pada ketukan yang ditentukan) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak demonstrasi guru mengenai struktur metrum 4/4 sebanyak 4 birama untuk bagian bait lagu anak/sederhana dengan variasi not seperempat, not seperdelapan, dan tanda istirahat (5 menit).
  • Murid dalam kelompok kecil (3-4 orang) membaca dan menepuk 3 contoh motif ritmis bait: Motif A (| X . X . |), Motif B (| X X X X |), dan Motif C (| X . X X |) untuk memahami aksen dan repetisi (acuan: kesesuaian tepukan dengan nilai ketukan birama 4/4) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Tantangan Permainan Ritme Bergilir (Rhythm Relay): setiap kelompok secara bergiliran memainkan dan menyambung pola ritme 2 birama menggunakan alat perkusi (cajon, tamborin, marakas, atau perkusi tubuh) dengan tempo stabil 80 BPM yang menyenangkan (10 menit).
  • Kelompok merancang dan menghasilkan pola irama orisinal sepanjang 4 birama khusus bagian bait lagu sederhana dengan menggabungkan minimal dua pola ketukan menggunakan kombinasi alat musik perkusi (20 menit).
  • Setiap kelompok memainkan hasil rancangan pola irama bait lagu sederhana mereka di hadapan kelas menggunakan instrumen perkusi secara serempak dan berulang sebanyak 2 siklus (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid mengevaluasi keselarasan dan ketepatan ritme dari pola irama bait yang telah dihasilkan kelompoknya dibandingkan dengan kelompok lain (5 menit).

Penutup:

  • Guru dan murid menyimpulkan prinsip penciptaan variasi irama pada bagian bait lagu (repetisi motif, keteraturan aksen birama) (3 menit).
  • Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap hasil unjuk kerja ritmis kelompok dan menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan bagan ritmis dengan tanda visual ketukan dasar 4/4; murid yang lebih mahir mengeksplorasi pembagian not seperenambelas atau sinkopasi.
  • Proses: Kelompok pemula berlatih menggunakan tepukan tangan dan instrumen perkusi satu ketukan (shaker/marakas); kelompok mahir memadukan variasi instrumen perkusi membran (cajon/kendang) dan idiofon (tamborin/triangel).
  • Produk: Kelompok pemula menghasilkan 4 birama dengan 2 variasi ketukan; kelompok mahir menghasilkan 4 birama dengan 3 atau lebih variasi pengembangan ketukan ritme.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes performa tiru-ketuk ritmis birama 4/4: Guru memainkan 2 pola ritme pada instrumen perkusi, yaitu Pola A: ketukan 1 dan 3 (| X . X . |) dan Pola B: ketukan rapat 1, 2, 3, 4 (| X X X X |). Murid menduplikasi ketukan secara serentak (acuan ketercapaian: murid menepuk tepat pada pulsa birama yang diperdengarkan tanpa mendahului atau tertinggal tempo).

Proses:

  • Observasi unjuk kerja penciptaan ritmis kelompok: Mengamati ketepatan penyusunan dan konsistensi memainkan 4 birama pola irama bagian bait lagu menggunakan alat musik perkusi (acuan: ketukan genap 4 birama terisi pola, tempo stabil 80 BPM, dan memuat pengembangan motif irama).

Akhir Pertemuan:

  • Cek unjuk karya akhir sesi: Setiap kelompok memainkan 4 birama pola irama bait lagu ciptaannya (acuan kelulusan minimal: memainkan 4 birama penuh dengan minimal 2 variasi motif ketukan tanpa putus di tempo yang stabil).

Formatif:

  • Unjuk kerja bermain dan menyusun pola irama bait 4 birama dengan instrumen perkusi
  • Lembar observasi ketercapaian variasi pola ketukan dalam birama 4/4

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kuantitas dan Struktur Birama Pola Irama Bagian BaitMenghasilkan pola irama perkusi kurang dari 2 birama atau struktur biramanya terputus-putus.Menghasilkan pola irama perkusi sepanjang 2 birama teratur namun belum mencapai 4 birama bagian bait.Menghasilkan pola irama perkusi lengkap sepanjang 4 birama bagian bait lagu secara utuh dan teratur.Menghasilkan pola irama perkusi sepanjang 4 birama bagian bait secara utuh dan mampu dimainkan berulang (looping) secara konsisten dan stabil.
Pengembangan Variasi Irama Menggunakan PerkusiPola irama perkusi yang dihasilkan hanya berupa ketukan tunggal monoton tanpa ada variasi motif ritmis.Menghasilkan pola irama dengan 1 variasi motif ritme sederhana pada instrumen perkusi.Menghasilkan lagu sederhana melalui pengembangan irama dengan memadukan minimal 2 variasi motif ritme yang berbeda pada instrumen perkusi.Menghasilkan lagu sederhana melalui pengembangan irama dengan memadukan 3 variasi motif ritme atau lebih secara kompleks dan harmonis antar-alat perkusi.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 20 menit untuk kreasi kelompok cukup memadai bagi murid menyusun 4 birama pola irama?
  • Apakah pemilihan instrumen perkusi di kelas sudah mendukung seluruh murid aktif berpartisipasi menghasilkan ritme?

Murid:

  • Bagian mana dari pembuatan pola irama bait lagu tadi yang paling mudah dan paling menantang bagi kelompokmu?
  • Bagaimana perasaanmu saat mendengar pola irama perkusi buatan kelompokmu dimainkan bersama ketukan tempo yang stabil?

Pertemuan 6 — Menghasilkan Lagu Sederhana Melalui Pengembangan Irama Lengkap Menggunakan Berbagai Alat Musik — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 9.4.3 Menghasilkan lagu sederhana dengan mengembangkan irama menggunakan berbagai alat musik

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menghasilkan lagu sederhana dengan mengembangkan irama secara lengkap (bait dan reff) menggunakan berbagai alat musik (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memainkan satu ketukan birama 4/4 sederhana di meja dan meminta murid menirukan serta menyebutkan biramanya (acuan: birama 4/4 dengan ketukan konstan 4 ketuk per birama) (7 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid menyimak demonstrasi guru tentang struktur pengembangan irama lengkap pada lagu sederhana yang membedakan irama bagian bait (pola irama tenang/rapat ketukan dasar) dan bagian reff (pola irama sinkopasi/dinamis) menggunakan kombinasi alat musik perkusi (kajon/rebana) dan alat ritmis petik/kibor (10 menit).
  • Dalam kelompok kecil berisi 3-4 orang, murid memainkan permainan tebak struktur irama: guru membunyikan 2 pola irama berbeda (Pola 1: ketukan lurus downbeat; Pola 2: ketukan sinkopasi upbeat), lalu tiap kelompok mengangkat tanda untuk menentukan pola mana yang cocok untuk bagian bait dan bagian reff beserta alasannya (acuan: Pola 1 = bait karena stabil mendukung lirik narasi; Pola 2 = reff karena berenergi sebagai puncak lagu) (10 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Setiap kelompok memilih minimal 2 jenis alat musik berbeda (misalnya: cajon/gendang/perkusi tubuh dipadukan dengan gitar akustik/keyboard/pianika yang difungsikan memainkan progresi akor berirama) untuk merancang pengembangan irama lagu sederhana (10 menit).
  • Kelompok menghasilkan susunan lagu sederhana dengan menerapkan pengembangan irama lengkap: menciptakan pola irama bagian bait minimal 4 birama dan pola irama bagian reff minimal 4 birama secara utuh dan kontras menggunakan alat-alat musik yang dipilih (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Masing-masing kelompok memainkan hasil kreasi pengembangan irama lengkap lagu sederhananya di depan kelas selama 2 menit bergantian, sementara kelompok lain menyimak keterpaduan irama bait dan reff-nya (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pentingnya variasi pengembangan irama agar lagu sederhana memiliki dinamika struktural yang jelas dari bait menuju reff (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik atas unjuk kerja kelompok dan menutup pertemuan dengan doa serta salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Kelompok yang membutuhkan bimbingan diberikan bagan pola birama 4/4 dasar bergambar untuk bait dan variasi aksen pada ketukan ke-2 dan 4 untuk reff; kelompok mahir diarahkan mengeksplorasi variasi irama poliritmik sederhana atau sinkopasi ganda.
  • Proses: Guru memberikan bimbingan berkala dan pemodelan ketukan bagi kelompok yang masih kesulitan menjaga kestabilan tempo saat perpindahan bagian irama bait ke reff.
  • Produk: Kelompok dapat menghasilkan irama lagu sederhana menggunakan kombinasi perkusi standar sekolah, instrumen harmonis berdawai/tuts, atau perkusi alternatif/tubuh yang tersedia.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes tiru dan identifikasi birama: Guru memainkan pola ketukan 4/4 konstan (ketukan 1 berat, 2-3-4 ringan). Kriteria jawaban benar: murid mampu mengulang pola ketukan dengan akurat dan menyebutkan birama 4/4 (acuan: birama 4/4, 4 ketukan per birama).

Proses:

  • Observasi unjuk kerja kelompok saat menyusun dan memainkan pengembangan irama lengkap (minimal 4 birama bait dan 4 birama reff) menggunakan minimal dua jenis alat musik berbeda dengan rubrik pengembangan irama.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman ketercapaian di akhir sesi: Kelompok memainkan potongan sambungan irama dari bait ke reff secara langsung (acuan ketercapaian: terjadi perubahan pola ketukan yang terdengar jelas dan kontras antara bagian bait dan bagian reff tanpa berhenti di tengah ketukan).

Formatif:

  • Unjuk kerja penciptaan pola irama lengkap (bait dan reff) menggunakan rubrik penilaian proses karya musik.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pengembangan Variasi Irama Bagian Lagu (Bait dan Reff)Belum mampu menghasilkan variasi irama yang berbeda antara bagian bait dan bagian reff (pola irama terdengar sama persis di kedua bagian).Menghasilkan variasi irama antara bait dan reff, namun salah satu bagian belum lengkap memenuhi minimal 4 birama.Menghasilkan pengembangan irama lengkap dengan pola berbeda yang kontras antara bait (minimal 4 birama) dan reff (minimal 4 birama).Menghasilkan pengembangan irama lengkap yang sangat variatif, kontras, serta memiliki transisi ketukan yang mulus antara bait (minimal 4 birama) dan reff (minimal 4 birama).
Penggunaan Berbagai Alat Musik Pengiring IramaHanya menggunakan satu alat musik ritmis tanpa adanya perpaduan lapisan irama.Menggunakan dua alat musik, namun pola irama yang dimainkan kedua alat masih berjalan seragam tanpa variasi jalinan ritme.Menggunakan minimal dua alat musik berbeda yang saling mengisi dan memadukan pola irama secara harmonis.Menggunakan lebih dari dua jenis alat musik ritmis/pengiring yang saling melengkapi dalam membentuk tekstur irama lengkap yang dinamis.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 20 menit pada tahap Mengaplikasi cukup memadai bagi seluruh kelompok untuk menyusun variasi irama bait dan reff?
  • Bagaimana keterlibatan murid dalam mengeksplorasi kombinasi berbagai alat musik ritmis yang tersedia di kelas?

Murid:

  • Bagian mana dari pola irama bait atau reff yang paling menantang untuk dimainkan bersama kelompok?
  • Bagaimana alat musik yang kamu pilih membantu memperjelas perbedaan irama antara bait dan reff pada lagu sederhana yang kamu hasilkan?

Pertemuan 7 — Menghasilkan Lagu Sederhana Melalui Pengembangan Melodi Menggunakan Alat Musik Melodis — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 9.4.4 Menghasilkan lagu sederhana dengan mengembangkan melodi menggunakan berbagai alat musik

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran murid, serta menyiapkan alat musik melodis seperti pianika, glockenspiel, atau keyboard (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-7, yaitu menghasilkan lagu sederhana melalui pengembangan melodi menggunakan alat musik melodis (2 menit).
  • Asesmen Awal (Diagnostik): Guru memainkan 1 motif melodi dasar sepanjang 2 birama pada nada dasar C mayor (C - D - E - C | D - E - F - D) menggunakan pianika, lalu meminta 3 murid bergantian mencoba melanjutkan/mengembangkan 2 birama berikutnya dengan alat musik melodis (kriteria: nada lanjutan berada dalam tangga nada C mayor dan membentuk frasa penutup yang harmonis, misal: E - F - G - E | D - B - C - .) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mendemonstrasikan cara menghasilkan melodi lagu sederhana dengan teknik pengembangan melodi: repetisi (pengulangan dengan variasi nada akhir), sekuens (pengulangan motif pada tingkat nada lebih tinggi/rendah), dan kontras nada (lompatan nada melodi) menggunakan alat musik melodis (pianika/keyboard) pada tangga nada C mayor (10 menit).
  • Murid secara serentak mengamati dan menirukan eksplorasi 2 contoh motif melodi pendek berikut pada alat musik melodis masing-masing: Motif A (C - E - G - G) dan Motif B (F - A - G - E) untuk memahami bagaimana motif dikembangkan menjadi frasa tanya dan frasa jawab lagu sederhana (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Tantangan Kreatif Musikal (Joyful Learning): Murid secara mandiri memilih 1 dari 2 motif pembuka yang disediakan guru pada tangga nada C mayor: Pilihan 1 (C - D - E - F | G - G - .) atau Pilihan 2 (E - D - C - D | E - E - .) untuk dijadikan titik awal penciptaan lagu (5 menit).
  • Murid secara individu menghasilkan karya lagu sederhana sepanjang minimal 8 birama (2 frasa: frasa tanya dan frasa jawab) dengan mengembangkan melodi pilihan tersebut menggunakan alat musik melodis (pianika/glockenspiel/keyboard) serta menuliskan susunan notasi melodinya pada lembar cipta lagu (20 menit).
  • Murid memainkan melodi lagu sederhana yang telah diciptakannya secara bergantian di meja masing-masing, sementara guru mengamati dan memberikan umpan balik formatif langsung terhadap alur kontur dan pengembangan melodinya (12 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid mengevaluasi karya ciptaan melodinya sendiri dengan memainkan ulang dan memeriksa apakah ada nada yang terdengar janggal atau melompat di luar tangga nada C mayor (5 menit).
  • Guru memfasilitasi murid menyimpulkan pengalaman belajar mengenai cara menjaga kesinambungan melodi saat menghasilkan lagu sederhana (3 menit).

Penutup:

  • Cek Pemahaman Cepat: Guru meminta murid menyebutkan teknik pengembangan melodi yang paling banyak mereka terapkan dalam menghasilkan lagu sederhana mereka hari ini (apakah repetisi motif atau sekuens nada) (3 menit).
  • Guru memberikan apresiasi atas kreativitas melodis seluruh murid, mengingatkan persiapan untuk Asesmen Sumatif Bab 4 pada pertemuan berikutnya, dan menutup pembelajaran dengan doa serta salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan jalur tangga nada C mayor dengan batasan jangkauan nada C4 hingga G4; murid yang lebih mahir dapat menggunakan rentang nada 1 oktaf penuh (C4 hingga C5) beserta variasi ritme melodi yang lebih kompleks.
  • Proses: Murid yang belum lancar dibimbing langsung oleh guru pada birama ke-3 dan ke-4 untuk menentukan nada sambungan; murid mahir bekerja mandiri mengembangkan 8 hingga 16 birama lagu.
  • Produk: Hasil ciptaan lagu sederhana minimal berupa melodi 8 birama (frasa tanya dan jawab) yang dapat dimainkan menggunakan alat musik melodis.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik praktik melodi: Murid memainkan kelanjutan 2 birama dari motif pembuka guru (C - D - E - C | D - E - F - D) pada alat musik melodis. Kriteria ketercapaian: nada lanjutan tepat berada pada tangga nada C mayor (nada C, D, E, F, G, A, atau B) dan diselesaikan dengan nada tonika (C) atau dominan (G) (acuan nada penutup yang diterima: E - F - G - E | D - B - C - . atau F - E - D - G | E - D - C - .).

Proses:

  • Observasi formatif saat murid menciptakan melodi lagu sederhana 8 birama: guru memeriksa kesesuaian tangga nada, keteraturan kontur melodi (ada frasa tanya/antecedent dan frasa jawab/consequent), serta kelancaran memainkan melodi ciptaan tersebut pada alat musik melodis pilihan.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman akhir: Murid memainkan melodi lagu ciptaannya sepanjang 8 birama di hadapan guru sesuai kriteria penerimaan produk (kriteria penerimaan: melodi terdiri dari minimal 8 birama teratur, menggunakan nada-nada tangga nada C mayor yang harmonis, serta memiliki motif melodi yang dikembangkan melalui variasi nada atau sekuens).

Formatif:

  • Unjuk kerja praktik penciptaan melodi lagu sederhana sepanjang 8 birama menggunakan alat musik melodis yang dinilai dengan lembar observasi proses kreatif.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pengembangan Melodi Lagu Sederhana Menggunakan Alat Musik MelodisBelum mampu menghasilkan pengembangan melodi lagu sederhana; rangkaian nada yang dimainkan pada alat musik melodis acak dan tidak membentuk frasa lagu.Mampu menghasilkan melodi lagu sederhana sepanjang 4 birama menggunakan alat musik melodis, namun pengembangan motif masih monoton dan belum membentuk frasa tanya-jawab yang utuh.Mampu menghasilkan lagu sederhana sepanjang 8 birama dengan mengembangkan melodi secara teratur (terdiri dari frasa tanya dan frasa jawab) menggunakan alat musik melodis sesuai tangga nada C mayor secara mandiri.Mampu menghasilkan lagu sederhana lebih dari 8 birama dengan mengembangkan melodi secara variatif (menerapkan teknik repetisi variasi dan sekuens nada) menggunakan alat musik melodis secara runtut, utuh, dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 20 menit pada tahap aplikasi cukup bagi seluruh murid untuk menghasilkan melodi lagu sederhana 8 birama?
  • Bagaimana tingkat kemandirian murid dalam mengeksplorasi nada pada alat musik melodis tanpa terus bergantung pada bantuan guru?

Murid:

  • Bagian mana dari melodi lagu ciptaanmu hari ini yang paling kamu sukai saat dimainkan pada alat musik melodis?
  • Tantangan apa yang kamu hadapi saat menyusun nada-nada agar melodi terdengar menyambung dan indah?

Pertemuan 8 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 9.4.1 Mengidentifikasi lagu sederhana berdasarkan pengembangan irama menggunakan berbagai alat musik
  • TP 9.4.2 Mengidentifikasi lagu sederhana berdasarkan pengembangan melodi menggunakan berbagai alat musik
  • TP 9.4.3 Menghasilkan lagu sederhana dengan mengembangkan irama menggunakan berbagai alat musik
  • TP 9.4.4 Menghasilkan lagu sederhana dengan mengembangkan melodi menggunakan berbagai alat musik

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan murid, dan menyampaikan agenda Asesmen Sumatif Bab 4 yang mencakup tes tertulis identifikasi musikal dan unjuk kerja kelompok penciptaan lagu (2 menit).
  • Guru membacakan tata tertib asesmen, prosedur pengumpulan lembar analisis musikal, dan giliran tampil unjuk kerja 7 kelompok (1 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan Lembar Asesmen Tertulis Identifikasi Musikal dan menjelaskan petunjuk pengerjaan 4 butir soal analisis irama dan melodi secara individual (2 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid mengerjakan tes tertulis identifikasi musikal serentak secara mandiri selama 33 menit dengan materi soal: Soal 1: Mengidentifikasi birama dan bentuk pengembangan pola irama ketukan sinkopasi/repetisi pada partitur perkusi lagu A (kunci: Birama 4/4, pengembangan berupa variasi sinkopasi pada ketukan ke-2 dan ke-4); Soal 2: Mengidentifikasi alat musik perkusi ritmis dan fungsinya pada pengembangan ritme lagu B (kunci: Tamborin dan cajon berfungsi menjaga ketukan konstan dan memberi aksentuasi dinamika); Soal 3: Mengidentifikasi kontur melodi bait lagu C (kunci: Kontur melodi bergelombang/naik-turun melangkah bertahap dari nada C4 hingga G4); Soal 4: Mengidentifikasi teknik pengembangan motif melodi pada frase respons lagu D (kunci: Teknik pengulangan bervariasi/sekuens naik satu tingkat nada pada alat melodis pianika/glockenspiel) (33 menit).
  • Guru mengumpulkan seluruh lembar tes tertulis murid tepat waktu, lalu mengarahkan 7 kelompok (beranggotakan 4 murid) bersiap pada urutan tampil unjuk kerja musikal (1 menit).
  • Setiap kelompok secara bergiliran menyajikan produk partitur bagan irama dan mendemonstrasikan penampilan lagu sederhana hasil pengembangan irama dan melodi menggunakan kombinasi alat musik perkusi dan melodis (durasi 6 menit per kelompok termasuk persiapan dan pergantian instrumen: 7 kelompok x 6 menit = 42 menit). Penilaian mengamati variasi pola irama, alur pengembangan melodi, dan keharmonisan ansambel (37 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Seluruh murid mengumpulkan lembar partitur bagan kelompok kepada guru dan mencatat evaluasi mandiri mengenai pengalaman berkarya cipta irama dan melodi (2 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan penampilan seluruh kelompok, merangkum pencapaian pembelajaran Bab 4 tentang penciptaan lagu sederhana, serta menutup pertemuan dengan doa dan salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Partitur notasi pada lembar tes tertulis dilengkapi notasi angka dan balok untuk memudahkan murid dengan preferensi membaca notasi berbeda tanpa mengubah substansi butir analisis.
  • Proses: Penyediaan tata letak instrumen musik yang mudah diakses dan fleksibilitas posisi bermain (duduk atau berdiri) bagi murid yang membutuhkan ruang gerak khusus.
  • Produk: Format partitur bagan kelompok dapat disajikan dalam bentuk bagan notasi angka, grafik ritme berpetak, atau notasi balok standar sesuai kesepakatan kelompok asalkan memuat alur irama dan melodi secara utuh.

Asesmen Pertemuan:

Sumatif Bab:

  • kombinasi tes tertulis identifikasi musikal dan unjuk kerja kelompok penciptaan lagu sederhana: lembar telaah identifikasi pengembangan irama dan melodi lagu serta rekaman/demonstrasi sajian lagu sederhana kelompok berdurasi 5-6 menit per kelompok (7 kelompok x 6 menit = 42 menit)
  • tes tertulis serentak: lembar analisis identifikasi pola pengembangan irama dan motif melodi pada lagu sederhana yang dikerjakan serentak oleh seluruh murid di kelas (35 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran analisis musikal)
  • penilaian produk dan unjuk kerja kelompok: partitur bagan irama yang dihasilkan serta demonstrasi penampilan lagu sederhana hasil pengembangan irama dan melodi menggunakan alat musik secara berkelompok (kelas dibagi 7 kelompok beranggotakan 4 murid, masing-masing tampil 6 menit termasuk persiapan sehingga 7 kelompok x 6 menit = 42 menit) (45 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja penciptaan dan penyajian lagu sederhana (kriteria: variasi pola irama, alur pengembangan melodi, dan keharmonisan ensemble))

Sumatif:

  • kombinasi tes tertulis identifikasi musikal dan unjuk kerja kelompok penciptaan lagu sederhana: lembar telaah identifikasi pengembangan irama dan melodi lagu serta rekaman/demonstrasi sajian lagu sederhana kelompok berdurasi 5-6 menit per kelompok (7 kelompok x 6 menit = 42 menit)
  • tes tertulis serentak: lembar analisis identifikasi pola pengembangan irama dan motif melodi pada lagu sederhana yang dikerjakan serentak oleh seluruh murid di kelas (35 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran analisis musikal)
  • penilaian produk dan unjuk kerja kelompok: partitur bagan irama yang dihasilkan serta demonstrasi penampilan lagu sederhana hasil pengembangan irama dan melodi menggunakan alat musik secara berkelompok (kelas dibagi 7 kelompok beranggotakan 4 murid, masing-masing tampil 6 menit termasuk persiapan sehingga 7 kelompok x 6 menit = 42 menit) (45 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja penciptaan dan penyajian lagu sederhana (kriteria: variasi pola irama, alur pengembangan melodi, dan keharmonisan ensemble))

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Identifikasi Pengembangan Irama Lagu (TP 1)Hanya tepat menjawab 1 indikator dari daftar acuan (1. Birama 4/4 sinkopasi; 2. Fungsi ritmis tamborin/cajon).Tepat menjawab 1 indikator secara lengkap disertai penyebutan nama instrumen ritmis yang sesuai acuan.Tepat mengidentifikasi kedua indikator pengembangan irama sesuai kunci jawaban acuan (birama/variasi sinkopasi dan fungsi alat perkusi).Tepat mengidentifikasi kedua indikator irama sesuai acuan secara terperinci serta menunjukkan letak ketukan aksen dengan tepat.
Identifikasi Pengembangan Melodi Lagu (TP 2)Hanya tepat mengidentifikasi salah satu unsur nada tanpa menyebutkan kontur melodi maupun teknik sekuens sesuai kunci acuan.Tepat mengidentifikasi kontur melodi (gelombang bertahap C4-G4), tetapi belum tepat mengidentifikasi teknik sekuens motif melodi.Tepat mengidentifikasi kontur melodi dan teknik variasi sekuens pengembangan melodi sesuai kunci acuan soal 3 dan 4.Tepat mengidentifikasi kontur dan variasi sekuens melodi sesuai acuan serta menguraikan pergerakan interval nadanya secara presisi.
Menghasilkan Lagu dengan Pengembangan Irama (TP 3)Hanya memainkan pola irama monoton tanpa variasi ketukan atau sinkopasi pada alat perkusi yang digunakan.Menghasilkan 1 bentuk variasi irama sederhana pada alat perkusi namun ketukan tempo sering goyah.Menghasilkan lagu sederhana dengan pengembangan irama yang memuat variasi pola (ketukan pokok dan sinkopasi/aksentuasi) secara stabil menggunakan alat perkusi.Menghasilkan lagu sederhana dengan ragam variasi irama yang dinamis, konsisten menjaga tempo, dan tertulis rapi dalam partitur bagan irama.
Menghasilkan Lagu dengan Pengembangan Melodi (TP 4)Garis melodi yang dihasilkan tidak memiliki kontur yang jelas atau pengulangan nada monoton tanpa frasa respons.Menghasilkan melodi sederhana dengan alat musik bernada namun alur frasa belum membentuk motif pengembangan.Menghasilkan lagu sederhana dengan pengembangan melodi yang terstruktur (memiliki motif dasar dan variasi pengembangan/frasa kalimat musik) menggunakan alat melodis.Menghasilkan lagu dengan pengembangan melodi yang kaya variasi kontur frasa tanya-jawab, berpadu selaras dengan irama, dan tertulis tepat pada partitur kelompok.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 35 menit tes tertulis dan 42 menit unjuk kerja 7 kelompok terlaksana secara tertib dan objektif?
  • Bagaimana capaian murid secara umum dalam mentransformasikan konsep irama dan melodi ke dalam penciptaan lagu nyata?

Murid:

  • Bagian mana yang paling menantang: mengidentifikasi pola irama/melodi pada teks atau memainkannya bersama kelompok?
  • Bagaimana kontribusiku dalam memastikan irama dan melodi lagu kelompok terdengar selaras?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
  2. Alat musik perkusi ritmis: rebana, marakas, tamborin, kastanyet, triangle
  3. Rekaman audio penggalan lagu sederhana berbirama 4/4
  4. Lembar Kerja Analisis Pola Irama Murid
  5. Instrumen musik sekolah: cajon, tamborin, marakas, gitar akustik/kibor
  6. Rekaman audio potongan variasi pengembangan irama lagu sederhana (format MP3)
  7. Lembar Kerja Murid (LKPD) 'Tantangan Detektif Irama'
  8. Buku Panduan Guru Seni Musik SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek 2022)
  9. Instrumen alat musik bernada: Pianika dan Keyboard/Glockenspiel
  10. Lembar Kerja Identifikasi Kontur dan Frasa Melodi Lagu Sederhana
  11. Papan tulis / bagan visual garis kontur melodi
  12. Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Bab IV 'Menciptakan Lagu'
  13. Alat musik melodis: Pianika, Kibor/Keyboard, Glockenspiel
  14. Lembar Kerja Detektif Melodi (notasi angka dan pilihan teknik variasi melodi)
  15. Buku Panduan Guru Seni Musik SMP/MTs Kelas IX
  16. Instrumen perkusi ritmis: cajon, tamborin, marakas, triangel, kastanyet, dan perkusi tubuh (body percussion)
  17. Metronom atau backing track ritme 80 BPM
  18. Alat musik perkusi sekolah (cajon, tamborin, marakas, kendang/rebana)
  19. Alat musik melodis/harmonis sekolah (pianika, keyboard, gitar)
  20. Metronom atau rekaman audio contoh variasi pola ketukan lagu
  21. Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek 2022)
  22. Alat musik melodis: pianika, glockenspiel, atau keyboard/pianika digital
  23. Lembar Cipta Melodi Lagu Sederhana (bagan birama notasi angka/balok)
  24. Buku Panduan Guru Seni Musik SMP Kelas IX Kemendikbudristek
  25. Lembar Soal Asesmen Tertulis Identifikasi Musikal Bab 4
  26. Instrumen alat musik perkusi (cajon, tamborin, marakas, perkusi tubuh/benda sekitar)
  27. Instrumen alat musik melodis (pianika, rekorder, glockenspiel, keyboard)
  28. Rubrik penilaian unjuk kerja penciptaan lagu

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.