MODUL AJAR Seni Musik — Kelas 9 (Fase D) Topik: Bab 3 — Apresiasi Musik INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Musik |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Bab 3 — Apresiasi Musik |
|---|
| Alokasi Waktu | 10 JP (10 x 40 menit = 400 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 5 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 9.3.1 Menunjukkan minat terhadap isu-isu di lingkungan sekitar melalui kegiatan bermusik dalam apresiasi lagu bertema sosial
- TP 9.3.2 Menunjukkan empati terhadap isu-isu di lingkungan sekitar melalui kegiatan bermusik saat menyimak karya musik populer
- TP 9.3.3 Menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu di lingkungan sekitar melalui kegiatan bermusik dalam bentuk ulasan pesan lagu
- TP 9.3.4 Melakukan umpan balik karya musik orang lain sesuai dengan genre menggunakan istilah musik yang tepat
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian mendengarkan lagu yang liriknya menceritakan persoalan di sekitar kita, seperti tumpukan sampah atau polusi?
- Bagaimana sebuah lagu dapat membuat kita tergerak untuk lebih memperhatikan keadaan lingkungan sekitar kita?
- Bagaimana perasaanmu saat mendengar lagu populer yang menceritakan kesedihan atau penderitaan orang lain di sekitar kita?
- Bagian lirik atau suasana musik seperti apa yang mampu membuat kita ikut merasakan kepedihan yang dialami korban masalah sosial?
- Bagaimana lirik dan melodi sebuah lagu dapat menggugah rasa kepedulian kita terhadap kerusakan alam di sekitar?
- Pesan nyata apa yang dapat kita rumuskan dari lagu bertema lingkungan agar mendorong tindakan peduli di kehidupan sehari-hari?
- Mengapa ketika kita menilai lagu rock atau lagu pop balada, kata-kata seperti 'bagus' atau 'kurang enak' saja belum cukup jelas bagi penciptanya?
- Bagaimana istilah musik seperti tempo, dinamika, dan instrumentasi membantu kita memberikan masukan yang tepat dan membangun bagi karya musik teman?
- Bagaimana karya musik bertema sosial dapat menggugah rasa empati dan minat kita terhadap permasalahan lingkungan di sekitar?
- Mengapa penggunaan istilah musik yang tepat sangat penting saat kita memberikan umpan balik terhadap karya musik orang lain?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menunjukkan Minat terhadap Isu Lingkungan Sekitar melalui Apresiasi Lagu Bertema Sosial — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.3.1 Menunjukkan minat terhadap isu-isu di lingkungan sekitar melalui kegiatan bermusik dalam apresiasi lagu bertema sosial
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran mengenai cara menunjukkan minat terhadap isu lingkungan sekitar melalui apresiasi lagu bertema sosial (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat: memperdengarkan potongan lirik lagu bertema sosial 'Berita Kepada Kawan' (Ebiet G. Ade) dan meminta murid memilih 1 dari 3 kartu opsi isu yang paling tepat menggambarkan isi lirik: (1) Isu bencana dan kerusakan alam, (2) Isu kemacetan kota, (3) Isu kenaikan harga barang (acuan jawaban tepat: opsi 1) untuk memetakan kesiapan awal murid (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Guru memperdengarkan rekaman lagu 'Heal the World' (Michael Jackson) dan lagu bertema lingkungan 'Lestari Alamku' (Gombloh), lalu murid mencermati lirik yang dibagikan (10 menit).
- Guru memfasilitasi kuis tebak pesan interaktif yang menggembirakan 'Roda Nada Sosial': murid secara berpasangan menebak potongan lirik mana yang menunjukkan perhatian terhadap kondisi bumi yang rusak (acuan jawaban: lirik 'Bumi menangis luka parah' / 'Lestarikan hutan kita') (10 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara individu mengisi Lembar Apresiasi Minat yang memuat 3 pilihan lagu bertema sosial di sekitar (Lagu A: isu sampah dan sungai kotor; Lagu B: isu penebangan pohon; Lagu C: isu polusi udara perkotaan) (15 menit).
- Murid memilih 1 lagu yang paling menarik minat pribadinya terhadap isu lingkungan sekitar dan menandai 2 bagian lirik yang membangkitkan ketertarikan mereka terhadap isu tersebut (kriteria penerimaan: lirik yang ditandai memuat kata atau frasa yang merujuk langsung pada kondisi lingkungan/alam sesuai lagu yang dipilih) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid menandai kartu refleksi minat: memilih skala ketertarikan pribadi (1-4) beserta 1 kalimat alasan mengapa lagu tersebut membuat mereka berminat memperhatikan persoalan lingkungan di sekitar sekolah/rumah (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan bahwa musik dan lagu bertema sosial dapat menjadi media efektif untuk membangkitkan minat dan perhatian terhadap kondisi lingkungan sekitar (3 menit).
- Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap hasil lembar apresiasi murid dan menyampaikan agenda apresiasi mendalam pada pertemuan berikutnya (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks lirik lagu dengan kata kunci isu lingkungan yang telah dicetak tebal; murid yang lebih cepat diberikan teks lirik lengkap tanpa penanda.
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibantu guru melalui pemodelan penandaan lirik bertema lingkungan; murid mandiri langsung menentukan pilihan dan lirik penanda secara mandiri.
- Produk: Murid bebas menunjukkan pilihan minatnya baik berupa ceklis penandaan pada lembar lirik terstruktur maupun catatan minat tertulis singkat pada lembar apresiasi.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik kesiapan: Memilih 1 kartu dari 3 pilihan isu lingkungan berdasarkan potongan lirik lagu Ebiet G. Ade: (1) Isu bencana dan kerusakan alam, (2) Isu kemacetan kota, (3) Isu kenaikan harga barang. Acuan jawaban benar: Butir (1) Isu bencana dan kerusakan alam.
Proses:- Formatif proses: Pemeriksaan Lembar Apresiasi Minat — Murid memilih 1 lagu bertema sosial lingkungan dan menandai minimal 2 bagian lirik lagu yang menunjukkan isu lingkungan sekitar (acuan penerimaan: frasa yang ditandai berkaitan langsung dengan unsur alam/kerusakan lingkungan/kebersihan pada lagu pilihan).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir sesi: Murid menuliskan 1 alasan konkret mengapa lagu yang disimak mampu menumbuhkan minat mereka terhadap isu kebersihan atau kelestarian lingkungan di lingkungan tempat tinggalnya (kriteria penerimaan: alasan secara logis mengaitkan pesan lagu dengan keadaan lingkungan nyata di sekitar murid).
Formatif:- Asesmen diagnostik awal pilihan kartu isu lingkungan pada penggalan lagu
- Lembar observasi keterlibatan dan lembar apresiasi penandaan minat terhadap isu lingkungan dalam lagu bertema sosial
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menunjukkan minat terhadap isu lingkungan melalui apresiasi lagu bertema sosial | Belum mampu memilih lagu bertema sosial atau belum mampu menunjukkan lirik yang memuat isu lingkungan sekitar meskipun telah diberikan bimbingan. | Mampu memilih lagu bertema sosial dan menandai 1 bagian lirik yang memuat isu lingkungan sekitar dengan bantuan guru. | Mampu memilih lagu bertema sosial serta menandai 2 bagian lirik yang mencerminkan minat terhadap isu lingkungan sekitar secara mandiri dan tepat. | Mampu memilih lagu bertema sosial serta menandai lebih dari 2 bagian lirik secara konsisten dan mandiri yang mencerminkan minat mendalam terhadap isu lingkungan sekitar. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah contoh karya lagu bertema sosial yang disajikan berhasil memantik rasa ingin tahu dan minat murid terhadap isu lingkungan di sekitarnya?
- Bagaimana keterlibatan murid selama aktivitas mendengarkan dan menandai pesan lagu bertema lingkungan?
Murid:- Bagian lirik mana dari lagu yang didengarkan hari ini yang paling membuatmu tertarik memikirkan lingkungan sekitarmu?
- Apakah mendengarkan lagu bertema sosial membantumu lebih memperhatikan kondisi alam di sekelilingmu?
Pertemuan 2 — Menunjukkan Empati terhadap Isu Lingkungan Sekitar saat Menyimak Karya Musik Populer — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.3.2 Menunjukkan empati terhadap isu-isu di lingkungan sekitar melalui kegiatan bermusik saat menyimak karya musik populer
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menunjukkan empati terhadap isu lingkungan sekitar saat menyimak karya musik populer (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan memutarkan cuplikan audio 30 detik dari lagu 'Heal the World' (Michael Jackson) lalu meminta murid menuliskan 1 emosi/perasaan yang dirasakan saat mendengar pesan lagu tentang anak-anak korban perang/kemiskinan (kriteria penerimaan: emosi yang menunjukkan empati/kesedihan/kepedulian, mis. sedih, terharu, iba, tersentuh) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):- Murid menyimak bersama pemutaran 2 karya musik populer bertema isu lingkungan/sosial: Lagu A ('Heal the World' karya Michael Jackson - isu anak korban konflik/kemiskinan) dan Lagu B ('Untuk Kita Renungkan' karya Ebiet G. Ade - isu bencana alam dan penderitaan sesama) sambil memperhatikan lirik dan suasana musiknya (15 menit).
- Guru memandu murid memahami bentuk-bentuk empati emosional saat menyimak musik melalui permainan cepat 'Kartu Resonansi Rasa' secara berpasangan, di mana murid memilih kartu perasaan yang mewakili pesan penderitaan manusia pada lagu yang diperdengarkan (koleksi kartu: Terharu, Iba, Sedih, Cemas) (10 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid secara mandiri menyimak kembali karya musik populer 'Untuk Kita Renungkan' (Ebiet G. Ade) dan mengisi Lembar Penala Empati Musik dengan menuliskan: (1) isu lingkungan/sosial yang dialami korban pada lagu, (2) 1 baris lirik yang paling menyentuh rasa iba/simpati, serta (3) ungkapan empati berupa apa yang dirasakan terhadap beban/kondisi korban tersebut (kriteria: memuat isu bencana/penderitaan korban, kutipan lirik tepat, dan pernyataan empati yang menyiratkan rasa iba/peduli) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali respon empati yang telah ditulis pada lembar kerja dan menandai apakah ungkapan empati mereka sudah benar-benar menempatkan diri pada posisi orang/korban yang diceritakan dalam lagu (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran bahwa menyimak musik populer dapat menjadi media untuk mengasah rasa empati terhadap nasib dan penderitaan orang-orang di sekitar kita (5 menit).
- Guru memberikan asesmen akhir berupa tiket keluar (exit ticket) cepat: murid menuliskan 1 kalimat empati pribadi untuk masyarakat terdampak masalah lingkungan/sosial yang baru saja disimak lewat lagu (kriteria penerimaan: kalimat menunjukkan kepedulian/rasa iba personal terhadap pihak terdampak), kemudian guru menutup pembelajaran dengan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar lirik cetak beranotasi kata kunci bagi murid yang membutuhkan panduan teks tambahan saat menyimak audio.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan pertanyaan pemandu bertahap tentang perasaan korban pada lirik lagu, sementara murid yang lebih cepat diberikan tantangan menganalisis kontras emosi antara bait penderitaan dan bait harapan pada lagu yang disimak.
- Produk: Ungkapan empati pada lembar penala dapat berupa 2-3 kalimat terstruktur bagi murid reguler, atau paragraf reflektif mendalam bagi murid mahir.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik respon rasa saat menyimak cuplikan lagu 'Heal the World': murid menuliskan 1 emosi/perasaan yang dirasakan terkait kondisi anak-anak korban perang/kemiskinan dalam lagu (Kriteria penerimaan: menuliskan emosi empati yang valid seperti 'sedih', 'terharu', 'iba', atau 'merasa kasihan pada nasib korban').
Proses:- Penilaian formatif Lembar Penala Empati Musik pada lagu 'Untuk Kita Renungkan' (Ebiet G. Ade). Acuan jawaban benar: (1) Isu yang dialami korban: bencana alam, kehilangan tempat tinggal, atau kedukaan hidup; (2) Kutipan lirik menyentuh: memuat baris lirik tentang kepedihan/bencana (mis. 'Tuhan telah menegurmu' atau 'Hujan air mata'); (3) Ungkapan empati: pernyataan tertulis yang mengekspresikan rasa iba, ikut berduka, atau simpati mendalam terhadap penderitaan para korban bencana.
Akhir Pertemuan:- Tiket keluar (exit ticket) cek pemahaman empati: Murid menuliskan 1 kalimat empati pribadi terhadap masyarakat terdampak bencana atau isu sosial pada lagu (Kriteria penerimaan: kalimat secara eksplisit mengungkapkan kepedulian atau rasa iba personal, misal: 'Saya ikut merasakan betapa beratnya kehilangan rumah dan berharap mereka tabah serta segera mendapat pertolongan').
Formatif:- Penilaian unjuk kerja pengisian Lembar Penala Empati Musik saat menyimak karya musik populer
- Observasi respon emosional/empati murid melalui permainan Kartu Resonansi Rasa dan lembar refleksi diri
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menunjukkan empati terhadap isu lingkungan sekitar saat menyimak karya musik populer | Belum mampu menunjukkan respon empati; ungkapan yang ditulis belum memuat rasa iba/simpati terhadap korban isu sosial pada lagu. | Mulai menunjukkan empati dengan menyebutkan perasaan sedih secara umum, namun belum mengaitkannya dengan kondisi nyata korban atau lirik lagu yang disimak. | Mampu menunjukkan empati secara tepat dengan mengidentifikasi isu penderitaan korban, mengutip lirik yang menyentuh, dan menuliskan ungkapan rasa iba/simpati yang relevan. | Menunjukkan empati secara mendalam dan mandiri dengan mengidentifikasi isu korban secara utuh, mengaitkan pesan lirik dengan perspektif korban, serta menuliskan ungkapan empati yang menyentuh dan konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pemilihan lagu populer bertema sosial mampu membangkitkan kepekaan rasa dan empati murid terhadap realitas di lingkungan sekitar?
- Bagaimana keterlibatan murid dalam mengekspresikan perasaan iba/simpati secara jujur saat menyimak karya musik?
Murid:- Bagian lagu mana yang paling membuatmu ikut merasakan kesedihan atau beban orang lain yang tertimpa masalah sosial?
- Bagaimana mendengarkan lagu bertema sosial membantumu lebih peduli dan peka terhadap orang-orang di sekitarmu?
Pertemuan 3 — Menunjukkan Kepedulian terhadap Isu Lingkungan Sekitar dalam Bentuk Ulasan Pesan Lagu — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.3.3 Menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu di lingkungan sekitar melalui kegiatan bermusik dalam bentuk ulasan pesan lagu
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memimpin doa bersama dengan tertib (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-3, yaitu menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan sekitar dalam bentuk ulasan pesan lagu (2 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan memperdengarkan bait lirik lagu 'Berita Kepada Kawan' karya Ebiet G. Ade: 'Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah laku kita / yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa / atau alam mulai enggan berteman dengan kita / coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang'. Murid diminta menuliskan isu lingkungan dan 1 bentuk kepedulian manusia yang tersirat pada lembar kertas mini (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid menyimak rekaman utuh lagu 'Berita Kepada Kawan' karya Ebiet G. Ade sambil membaca lembar teks lirik yang dibagikan guru (5 menit).
- Guru membimbing murid menelaah struktur ulasan pesan lagu yang memuat 3 elemen inti kepedulian lingkungan: (1) identifikasi masalah kerusakan lingkungan dalam lagu (bencana alam, kelalaian manusia), (2) pesan moral/peringatan lagu terhadap perlakuan manusia pada alam, dan (3) tindakan nyata wujud kepedulian yang dapat dilakukan di lingkungan sekitar (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid menerima lembar kerja 'Ulasan Pesan Lagu Isu Lingkungan' dan menyimak penggalan lagu pembanding kedua bertema alam 'Lestari Alamku' (Kombinasi/Gombloh) sebagai bahan analisis terpandu yang menyenangkan melalui kuis pencocokan cepat bait lirik dengan isu nyata (10 menit).
- Murid secara mandiri menyusun draf ulasan pesan lagu (fokus pada lagu 'Berita Kepada Kawan' atau 'Lestari Alamku') dengan menuliskan 3 komponen ulasan kepedulian lingkungan: (a) 1 isu lingkungan konkret dalam lagu, (b) pesan lagu bagi pendengar, dan (c) minimal 2 aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan sekitar yang relevan dengan pesan lagu tersebut (30 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid membaca ulang ulasan pesan lagu yang telah ditulisnya untuk memastikan keterkaitan logis antara pesan lagu dan tindakan kepedulian lingkungan sekitar yang diusulkan (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan inti pembelajaran mengenai pentingnya menangkap pesan karya musik sebagai sarana menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan hidup (3 menit).
- Murid mengumpulkan lembar ulasan pesan lagu kepada guru sebagai bukti pencapaian pembelajaran hari ini (1 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas kesungguhan murid dalam menyusun ulasan dan menutup pembelajaran dengan salam penutup (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memerlukan bimbingan diberikan lembar panduan rumpang dengan pertanyaan penuntun terstruktur untuk menemukan pesan lagu, sedangkan murid yang lebih cepat diberikan opsi menganalisis kaitan pesan lagu dengan isu lingkungan yang lebih spesifik (misal pencemaran sungai lokal atau deforestasi).
- Proses: Guru memberikan bimbingan bertahap pada murid yang kesulitan menghubungkan lirik lagu dengan contoh aksi nyata kepedulian lingkungan sekitar, sementara murid mandiri langsung menyusun ulasan secara utuh.
- Produk: Format ulasan pesan lagu dapat disajikan dalam bentuk paragraf ulasan tertulis terstruktur 1 halaman atau bagan poin analisis ulasan pesan kepedulian lingkungan dengan kedalaman indikator yang setara.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik tertulis singkat di awal sesi: Murid menjawab 2 pertanyaan berdasarkan kutipan lirik 'Berita Kepada Kawan': (1) Masalah lingkungan apa yang disinggung dalam lirik? (Kriteria acuan: bencana alam/kerusakan alam/hubungan manusia dan alam yang rusak); (2) Tuliskan 1 sikap manusia yang mencerminkan kepedulian terhadap situasi tersebut! (Kriteria acuan: mawas diri/menjaga kelestarian alam/tidak merusak lingkungan). Guru memetakan murid yang sudah siap mengidentifikasi pesan lagu dan yang masih memerlukan panduan terarah.
Proses:- Observasi formatif saat murid menyusun draf ulasan pesan lagu: Guru memeriksa kelengkapan draf ulasan murid pada 3 komponen (isu lingkungan dalam lagu, pesan lagu bagi manusia, dan 2 usulan tindakan kepedulian nyata di sekitar). Acuan penerimaan komponen: (1) Isu lingkungan teridentifikasi bersumber dari lirik lagu yang disimak; (2) Pesan lagu mencerminkan peringatan atau ajakan menjaga alam; (3) Tindakan kepedulian bersifat realistis di lingkungan sekitar murid (misalnya: memilah sampah, menanam pohon, mengurangi plastik sekali pakai, menghemat air).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penutup melalui penilaian lembar kerja 'Ulasan Pesan Lagu Isu Lingkungan' mandiri. Kriteria penerimaan: Ulasan memuat judul lagu, rumusan isu lingkungan hidup sesuai lirik, intisari pesan lagu, serta minimal 2 aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Formatif:- Penilaian lembar kerja ulasan pesan lagu bertema lingkungan (mengukur ketepatan identifikasi isu lingkungan, pesan lagu, dan rumusan aksi kepedulian sekitar).
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kepedulian terhadap Isu Lingkungan Sekitar dalam Bentuk Ulasan Pesan Lagu | Belum mampu menunjukkan kepedulian dalam ulasan pesan lagu; belum mengidentifikasi isu lingkungan dan belum merumuskan aksi nyata kepedulian lingkungan sekitar. | Mulai menunjukkan kepedulian dalam ulasan pesan lagu dengan mengidentifikasi 1 isu lingkungan dari lagu, namun belum menyertakan usulan aksi nyata kepedulian lingkungan sekitar. | Menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan sekitar dalam bentuk ulasan pesan lagu secara tepat, memuat identifikasi isu lingkungan, intisari pesan lagu, dan 2 aksi nyata kepedulian lingkungan sekitar yang relevan. | Menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan sekitar dalam bentuk ulasan pesan lagu secara mendalam dan terperinci, memuat identifikasi isu lingkungan, intisari pesan lagu, serta lebih dari 2 aksi nyata kepedulian lingkungan sekitar yang sangat aplikatif secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pemilihan karya musik bertema lingkungan berhasil memantik rasa kepedulian murid terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya?
- Bagian mana dari bimbingan penyusunan ulasan pesan lagu yang paling membutuhkan penyesuaian scaffolding untuk pertemuan berikutnya?
Murid:- Pesan apa dari lagu yang paling menyentuh rasa kepedulianmu terhadap alam di sekitar tempat tinggalmu?
- Tindakan nyata apa yang paling ingin segera kamu lakukan untuk menjaga lingkungan setelah mengulas lagu hari ini?
Pertemuan 4 — Melakukan Umpan Balik Karya Musik Orang Lain Sesuai Genre Menggunakan Istilah Musik yang Tepat — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.3.4 Melakukan umpan balik karya musik orang lain sesuai dengan genre menggunakan istilah musik yang tepat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan fokus pertemuan yaitu memberikan umpan balik karya musik orang lain berdasarkan kesesuaian genre serta istilah musik yang tepat (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat: murid menyimak satu cuplikan audio karya rekaman amatir teman sebaya (genre akustik pop, 45 detik) lalu diminta memilih 2 dari 4 istilah musik yang paling tepat menggambarkan karakter cuplikan tersebut dari pilihan berikut: (1) Tempo allegro, (2) Dinamika piano, (3) Distorsi gitar elektrik, (4) Melodi vokal berjarak nada rapat. Acuan jawaban benar: pilihan (2) Dinamika piano dan pilihan (4) Melodi vokal berjarak nada rapat (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mencermati panduan pemberian umpan balik musik yang menghubungkan karakteristik 2 genre spesifik (genre pop balada dan rock alternatif) dengan 4 istilah musik utama: tempo (kecepatan ketukan), dinamika (tingkat kekerasan suara), aransemen/instrumentasi (pemilihan alat musik pengiring), dan artikulasi vokal/melodi (kejelasan pengucapan nada/lirik) (10 menit).
- Murid mengikuti permainan cepat 'Cocokkan Istilah Genre': guru memperdengarkan cuplikan audio 30 detik (Lagu A bergenre rock dengan ketukan cepat dan petikan drum bertenaga, Lagu B bergenre pop balada dengan denting piano lembut). Murid secara cepat mengangkat kartu istilah yang sesuai untuk masing-masing genre (acuan: Lagu A berpasangan dengan tempo allegro dan dinamika forte; Lagu B berpasangan dengan tempo adagio dan dinamika piano/lembut) (10 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara berpasangan menyimak rekaman penampilan karya musik karya teman dari kelas lain (berdurasi 2 menit, genre pop akustik dengan vokal, gitar, dan kajon) (10 menit).
- Setiap murid menyusun lembar umpan balik tertulis untuk karya tersebut yang memuat 3 komponen wajib: (1) identifikasi kesesuaian elemen karya dengan genre pop akustik, (2) apresiasi bagian yang sudah tepat menggunakan minimal 2 istilah musik (pilihan: nada, tempo, melodi, dinamika, atau instrumentasi), dan (3) saran perbaikan teknis musik menggunakan minimal 1 istilah musik yang tepat (acuan contoh kalimat umpan balik yang dapat diterima: 'Petikan gitar pada intro sudah sesuai genre akustik karena memakai tempo sedang (moderato) yang stabil, namun pada bagian chorus dinamika suara vokal perlu ditingkatkan agar melodinya tidak tenggelam oleh ketukan kajon') (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid menukar lembar draf umpan balik dengan pasangan sebangkunya untuk memeriksa apakah istilah musik yang digunakan sudah merujuk tepat pada unsur musik yang dinilai (bukan sekadar kata sifat umum) dan memberikan tanggapan perbaikan istilah secara langsung (10 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan pentingnya menggunakan istilah musik yang objektif saat memberi masukan terhadap karya musik orang lain agar karya tersebut dapat berkembang sesuai karakteristik genrenya (5 menit).
- Guru memberikan asesmen akhir berupa cek pemahaman 1 butir ringkas: murid menuliskan koreksi atas kalimat 'Lagunya kurang kencang dan lambat banget' menjadi kalimat umpan balik berbasis istilah musik (acuan jawaban: murid mengganti kata 'kurang kencang' dengan istilah dinamika/volume lembut/piano, dan 'lambat' dengan tempo lambat/adagio/largo sesuai konteks musik) (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan disediakan glosarium mini berisi daftar 6 istilah musik beserta artinya (tempo, dinamika, melodi, aransemen, ritme, nada); murid yang mahir diberikan opsi menganalisis karya musik dengan lapisan aransemen instrumen yang lebih rapat.
- Proses: Murid yang memerlukan scaffolding menyusun kalimat umpan balik dengan bantuan kalimat pemantik rumpang berbasis istilah musik; murid mahir menyusun umpan balik mandiri secara utuh mencakup analisis genre.
- Produk: Umpan balik difokuskan pada pemenuhan 3 kriteria isi: ketepatan genre, penggunaan istilah musik teknis, dan saran teknis objektif.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik pemahaman istilah musik: Murid mendengarkan audio rekaman pendek 45 detik (genre akustik pop) dan memilih 2 istilah musik yang akurat menggambarkan karya tersebut dari pilihan: (1) Tempo allegro, (2) Dinamika piano, (3) Distorsi gitar elektrik, (4) Melodi vokal berjarak nada rapat. Acuan jawaban benar: butir (2) dan (4).
Proses:- Pemeriksaan lembar kerja umpan balik tertulis saat tahap Mengaplikasi: menilai ketepatan identifikasi kesesuaian genre, penggunaan minimal 3 istilah musik secara tepat (nada, tempo, ritme, dinamika, melodi, atau instrumentasi), serta pemberian saran teknis objektif pada karya teman.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penutup: Menuliskan perbaikan atas pernyataan umpan balik umum 'Lagunya kurang kencang dan lambat banget' menjadi kalimat yang memuat minimal 2 istilah musik teknis yang tepat. Kriteria penerimaan: mengganti kata sifat umum dengan istilah dinamika (piano/forte/tingkat volume) dan tempo (lambat/adagio/kecepatan ketukan).
Formatif:- Penilaian kinerja penulisan lembar umpan balik karya musik orang lain berdasarkan ketepatan genre dan penggunaan istilah musik teknis.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kesesuaian Umpan Balik dengan Karakteristik Genre | Umpan balik yang diberikan tidak mengaitkan unsur karya dengan karakteristik genre musik yang disimak. | Umpan balik menyebutkan genre karya musik yang disimak, namun alasan kesesuaian unsur karyanya belum relevan dengan ciri khas genre tersebut. | Umpan balik mengaitkan karya dengan karakteristik genre secara tepat pada 1 unsur utama musik (misalnya tempo atau pemilihan instrumen pengiring). | Umpan balik mengaitkan karya dengan karakteristik genre secara komprehensif dan tepat pada 2 unsur musik atau lebih (seperti kesesuaian tempo, dinamika, dan aransemen instrumen khas genre tersebut). | | Ketepatan Penggunaan Istilah Musik dalam Umpan Balik | Umpan balik hanya menggunakan kata sifat subjektif umum (seperti 'bagus', 'ramai', 'enak') tanpa mencantumkan istilah musik teknis. | Umpan balik memuat 1 istilah musik teknis, namun penerapannya belum tepat merujuk pada fenomena bunyi yang didengar. | Umpan balik memuat minimal 2 istilah musik teknis (seperti tempo, dinamika, nada, ritme, melodi, atau instrumentasi) yang digunakan secara tepat sesuai konteks karya yang disimak. | Umpan balik memuat 3 istilah musik teknis atau lebih yang seluruhnya digunakan secara tepat dan fungsional untuk mendeskripsikan kelebihan serta saran perbaikan karya musik. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah instruksi dan pemodelan umpan balik berbasis istilah musik sudah cukup jelas memandu murid menghindari kata sifat subjektif umum?
- Bagaimana respons murid terhadap kegiatan mendengar kritis rekaman karya musik teman sebaya?
Murid:- Istilah musik apa yang paling mudah dan paling sulit kamu gunakan saat menyusun umpan balik untuk karya musik orang lain?
- Bagaimana perasaanmu ketika harus memberikan saran perbaikan teknis secara objektif kepada karya orang lain?
Pertemuan 5 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.3.1 Menunjukkan minat terhadap isu-isu di lingkungan sekitar melalui kegiatan bermusik dalam apresiasi lagu bertema sosial
- TP 9.3.2 Menunjukkan empati terhadap isu-isu di lingkungan sekitar melalui kegiatan bermusik saat menyimak karya musik populer
- TP 9.3.3 Menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu di lingkungan sekitar melalui kegiatan bermusik dalam bentuk ulasan pesan lagu
- TP 9.3.4 Melakukan umpan balik karya musik orang lain sesuai dengan genre menggunakan istilah musik yang tepat
Pendahuluan:- Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, doa bersama, dan memeriksa kesiapan fisik serta perlengkapan alat tulis murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab, tata tertib pengerjaan individual secara mandiri, dan alur pengerjaan dua tugas portofolio telaah apresiasi musik serentak (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid menyimak penjelasan guru mengenai petunjuk teknis pengisian Lembar Kerja 1 (Apresiasi dan Refleksi Rasa) serta Lembar Kerja 2 (Ulasan Pesan dan Umpan Balik Musik) yang telah dibagikan (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid secara individual dan serentak mengerjakan Tugas 1: menyimak rekaman lagu bertema sosial 'Berita Kepada Kawan' (genre balada pop) yang diperdengarkan guru sebanyak dua kali, kemudian mengisi lembar kerja berisi identifikasi isu lingkungan/sosial (acuan isu: bencana alam, kerusakan lingkungan hidup, atau kepedihan korban bencana) dan menuliskan refleksi kepekaan rasa/empati pribadi (acuan empati: kesedihan mendalam, kepedulian batin, dan kepekaan atas derita sesama) secara mandiri (35 menit).
- Murid secara individual dan serentak mengerjakan Tugas 2: menyimak rekaman lagu karya murid/rekan sebaya bergenre pop akustik bertema kepedulian lingkungan, kemudian menyusun laporan tertulis berisi usulan tindakan kepedulian nyata untuk merespons pesan lagu (acuan: aksi hemat energi, pengurangan sampah plastik, atau reboisasi lingkungan sekitar) serta memberikan umpan balik karya musik sesuai genre menggunakan minimal 4 istilah musik yang tepat (acuan istilah musik: tempo [misal: andante/moderat], dinamika [misal: piano/forte], artikulasi [kejelasan pengucapan lirik], dan timbre/warna suara) (30 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali kelengkapan seluruh isian portofolio lembar ulasan apresiasi dan umpan balik karya musik secara hening dan cermat sebelum dikumpulkan kepada guru (2 menit).
Penutup:- Murid mengumpulkan seluruh berkas portofolio asesmen sumatif (Tugas 1 dan Tugas 2) ke meja guru secara tertib (2 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas integritas dan ketertiban seluruh murid dalam menuntaskan asesmen sumatif Bab 3 serta menutup sesi dengan doa bersama (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi akses berupa lembar soal dengan ukuran teks lebih besar bagi murid yang membutuhkan bantuan visual, tanpa mengubah isi dan bobot tugas sumatif.
- Proses: Akomodasi akses berupa posisi tempat duduk di barisan depan dekat pengeras suara bagi murid yang memerlukan kejelasan audio yang lebih optimal selama pemutaran lagu.
- Produk: Format lembar kerja standar yang sama untuk seluruh murid sesuai acuan portofolio sumatif ATP.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- penugasan lembar telaah apresiasi musik komprehensif serentak: portofolio lembar ulasan apresiasi karya musik bertema sosial yang memuat catatan identifikasi isu lingkungan, refleksi empati pribadi, usulan aksi kepedulian nyata, serta telaah umpan balik berbasis unsur dan istilah musik yang tepat
- penugasan tertulis apresiasi dan refleksi serentak: lembar kerja apresiasi berisi identifikasi isu-isu lingkungan/sosial pada lagu yang diperdengarkan beserta tulisan refleksi kepekaan rasa dan empati pribadi yang dikerjakan seluruh murid serentak di kelas (40 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian apresiasi dan refleksi rasa)
- laporan telaah ulasan dan umpan balik karya musik serentak: laporan tertulis yang memuat uraian usulan tindakan kepedulian nyata untuk merespons pesan lagu serta pemberian umpan balik terhadap karya musik orang lain sesuai genre dengan ketepatan istilah musik yang dikerjakan seluruh murid serentak di kelas (40 menit; individual; instrumen: rubrik telaah ulasan pesan dan umpan balik musik)
Sumatif:- penugasan lembar telaah apresiasi musik komprehensif serentak: portofolio lembar ulasan apresiasi karya musik bertema sosial yang memuat catatan identifikasi isu lingkungan, refleksi empati pribadi, usulan aksi kepedulian nyata, serta telaah umpan balik berbasis unsur dan istilah musik yang tepat
- penugasan tertulis apresiasi dan refleksi serentak: lembar kerja apresiasi berisi identifikasi isu-isu lingkungan/sosial pada lagu yang diperdengarkan beserta tulisan refleksi kepekaan rasa dan empati pribadi yang dikerjakan seluruh murid serentak di kelas (40 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian apresiasi dan refleksi rasa)
- laporan telaah ulasan dan umpan balik karya musik serentak: laporan tertulis yang memuat uraian usulan tindakan kepedulian nyata untuk merespons pesan lagu serta pemberian umpan balik terhadap karya musik orang lain sesuai genre dengan ketepatan istilah musik yang dikerjakan seluruh murid serentak di kelas (40 menit; individual; instrumen: rubrik telaah ulasan pesan dan umpan balik musik)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Minat terhadap Isu Lingkungan Sekitar melalui Apresiasi Lagu Bertema Sosial (TP 9.3.1) | Belum mampu mengidentifikasi isu lingkungan/sosial pada lagu yang diperdengarkan (tidak memuat isu bencana, kerusakan alam, atau nasib korban). | Mengidentifikasi 1 isu lingkungan/sosial pada lagu yang diperdengarkan namun uraian keterkaitannya dengan isi lagu masih kurang tepat. | Mampu mengidentifikasi minimal 1 isu lingkungan/sosial pada lagu yang diperdengarkan secara tepat sesuai acuan lirik/tema lagu (isu bencana alam, kerusakan lingkungan hidup, atau penderitaan korban). | Mampu mengidentifikasi lebih dari 1 isu lingkungan/sosial pada lagu secara tepat, mendalam, dan komprehensif sesuai konteks lirik lagu bertema sosial. | | Empati terhadap Isu Lingkungan Sekitar saat Menyimak Karya Musik Populer (TP 9.3.2) | Belum mampu menuliskan refleksi kepekaan rasa atau empati pribadi terhadap isu yang diangkat dalam lagu. | Menuliskan refleksi perasaan secara singkat namun belum mencerminkan empati terhadap penderitaan atau kondisi lingkungan/sosial dalam lagu. | Mampu menuliskan refleksi kepekaan rasa dan empati pribadi secara jelas mencakup rasa prihatin, kepedulian batin, atau kepekaan atas penderitaan sesama sesuai pesan lagu. | Mampu menuliskan refleksi kepekaan rasa dan empati pribadi secara sangat mendalam, tulus, dan menyentuh keterhubungan emosional pendengar dengan realitas sosial pada lagu. | | Kepedulian terhadap Isu Lingkungan Sekitar dalam Bentuk Ulasan Pesan Lagu (TP 9.3.3) | Belum mampu merumuskan usulan tindakan kepedulian nyata dalam ulasan pesan lagu. | Merumuskan usulan tindakan kepedulian namun sifatnya masih sangat umum atau tidak relevan dengan pesan isu lagu yang diulas. | Mampu merumuskan minimal 1 usulan tindakan kepedulian nyata yang konkret dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari (acuan: aksi hemat energi, pengurangan sampah plastik, atau reboisasi/menanam pohon) untuk merespons pesan lagu. | Mampu merumuskan lebih dari 1 usulan tindakan kepedulian nyata yang sangat aplikatif, terencana, dan relevan dengan resolusi isu lingkungan pada lagu. | | Umpan Balik Karya Musik Menggunakan Istilah Musik yang Tepat Sesuai Genre (TP 9.3.4) | Belum mampu memberikan umpan balik karya musik sesuai genre dan belum menggunakan istilah musik yang tepat (kurang dari 2 istilah atau penggunaan keliru). | Memberikan umpan balik karya musik dengan menggunakan 2 istilah musik secara tepat sesuai genre (acuan pilihan: tempo, dinamika, artikulasi, atau timbre). | Memberikan umpan balik karya musik sesuai genre secara tepat menggunakan minimal 4 istilah musik yang tepat (mencakup keempat acuan: tempo, dinamika, artikulasi, dan timbre). | Memberikan umpan balik karya musik secara tepat, terperinci, dan konstruktif sesuai genre menggunakan 4 istilah musik acuan secara fasih beserta catatan perbaikan musikal yang jelas. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 80 menit cukup bagi seluruh murid untuk menuntaskan dua tugas portofolio telaah apresiasi dan umpan balik secara mandiri?
- Bagaimana capaian pemahaman murid dalam menggunakan istilah musik dan menginternalisasi empati sosial melalui apresiasi karya musik pada bab ini?
Murid:- Bagian mana dari tugas asesmen sumatif tadi yang paling menggugah rasa empati dan kepedulianmu terhadap isu di lingkungan sekitar?
- Apakah kamu merasa sudah mampu menggunakan istilah-istilah musik dengan tepat saat memberikan tanggapan terhadap karya musik orang lain?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi, Kemendikbudristek 2022)
- Rekaman audio lagu bertema sosial/lingkungan: 'Lestari Alamku' karya Gombloh dan 'Heal the World' karya Michael Jackson
- Lembar Kerja Murid (LKPD) Apresiasi Pesan Sosial Lagu Lingkungan
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia
- Rekaman audio/video musik populer: 'Heal the World' (Michael Jackson) dan 'Untuk Kita Renungkan' (Ebiet G. Ade)
- Lembar Penala Empati Musik dan Kartu Resonansi Rasa
- Perangkat pemutar audio dan speaker kelas
- Buku Panduan Guru Seni Musik SMP/MTs Kelas IX Edisi Revisi (Kemendikbudristek 2022)
- Rekaman audio lagu 'Berita Kepada Kawan' karya Ebiet G. Ade dan 'Lestari Alamku' karya Gombloh
- Lembar teks lirik lagu
- Lembar Kerja Murid (LKPD) Ulasan Pesan Lagu Isu Lingkungan
- Buku Panduan Guru Seni Musik SMP Kelas IX
- Rekaman audio karya musik teman sebaya (genre akustik pop dan rock alternatif)
- Lembar Kerja Umpan Balik Musik (Rubrik formatif siswa)
- Glosarium mini istilah musik (tempo, dinamika, melodi, aransemen, ritme, nada)
- Buku Panduan Guru Seni Musik SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia
- Rekaman audio lagu bertema sosial 'Berita Kepada Kawan' karya Ebiet G. Ade (format audio MP3)
- Rekaman audio karya musik bertema kepedulian lingkungan hasil karya murid/rekan sebaya
- Lembar Kerja Asesmen Sumatif Bab 3: Lembar Telaah Apresiasi dan Umpan Balik Karya Musik
- Perangkat pemutar audio (laptop, speaker aktif/sound system ruang kelas)
|