MODUL AJAR Seni Musik — Kelas 9 (Fase D) Topik: Bab 2 — Era Perkembangan Musik INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Musik |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Bab 2 — Era Perkembangan Musik |
|---|
| Alokasi Waktu | 10 JP (10 x 40 menit = 400 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 5 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 9.2.1 Mengidentifikasi karakteristik musik dari berbagai era musik dunia
- TP 9.2.2 Mengidentifikasi karakteristik musik dari berbagai era sejarah musik Indonesia
- TP 9.2.3 Mengenali unsur-unsur musik berupa nada, irama, dan melodi pada contoh karya musik dari era tertentu
- TP 9.2.4 Melakukan umpan balik karya musik orang lain dari era tertentu menggunakan istilah musik yang tepat
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Ketika mendengarkan lagu klasik dan lagu pop/rock modern saat ini, perbedaan bunyi apa yang paling mudah kalian tangkap?
- Mengapa musik dari zaman ratusan tahun lalu terdengar sangat berbeda dengan musik yang kita dengarkan sekarang melalui gawai?
- Bagaimana musik di Indonesia bisa berubah dari yang awalnya hanya menggunakan instrumen alami/tradisi menjadi musik berbasis rekaman dan instrumen elektronik?
- Ciri khas apa yang paling membedakan bunyi musik zaman kolonial dengan musik di era digital saat ini?
- Bagaimana kita membedakan ketukan irama yang teratur dengan alunan nada yang membentuk melodi dalam sebuah lagu?
- Mengapa karya musik klasik memiliki pola nada dan melodi yang terasa berbeda dengan musik era modern?
- Bagaimana cara kita memberikan tanggapan atau masukan terhadap karya musik orang lain secara objektif dan jelas?
- Mengapa penggunaan istilah musik yang tepat (seperti tempo, dinamika, dan melodi) penting saat memberikan umpan balik pada karya musik suatu era?
- Bagaimana kita membuktikan pemahaman tentang perubahan gaya musik dari era ke era?
- Mengapa istilah musik yang tepat sangat penting saat memberikan ulasan terhadap karya musik orang lain?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengidentifikasi Karakteristik Musik dari Era Musik Dunia (Abad Pertengahan hingga Modern) — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.2.1 Mengidentifikasi karakteristik musik dari berbagai era musik dunia
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, berdoa bersama, memeriksa kehadiran murid, dan mengondisikan kelas agar siap belajar (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengidentifikasi karakteristik musik dari era musik dunia (Abad Pertengahan hingga Modern) (3 menit).
- Asesmen Awal (Diagnostik Kesiapan): Guru memutar 2 cuplikan audio singkat (Cuplikan A: nyanyian vokal monofonik Gregorian dan Cuplikan B: synthesizer/elektronik modern), lalu meminta murid menuliskan tebakan era/karakter dasar pada secarik kertas dengan 2 butir pemetaan: (1) Manakah yang tidak menggunakan instrumen pengiring? (acuan: Cuplikan A/Abad Pertengahan); (2) Manakah yang menggunakan bunyi instrumen elektronik/teknologi modern? (acuan: Cuplikan B/Modern) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru melalui bagan garis waktu tentang 6 era musik dunia beserta karakteristik utamanya: (1) Abad Pertengahan (dominan vokal monofonik/Gregorian chant, tanpa iringan alat musik atau a capella religius); (2) Renaisans (polifoni vokal teratur, harmoni suara lebih kaya, mulai berkembang instrumen akustik awal seperti lute); (3) Barok (ornamentasi melodi yang rumit/berbelit, tekstur polifoni padat, penggunaan basso continuo seperti harpsichord/organ); (4) Klasik (tekstur homofonik, melodi jernih, bentuk terstruktur rapi, dinamika kontras teratur); (5) Romantik (ekspresi emosi meluap-luap, dinamika sangat ekstrem dari sangat lembut ke sangat keras, orkestrasi orkestra besar); (6) Modern (eksplorasi harmoni disonan, ritme tidak teratur/bebas, serta masuknya instrumen elektrik dan teknologi rekaman) (15 menit).
- Guru memutar 3 cuplikan audio karya era dunia: Contoh 1 (karya Barok: J.S. Bach - melodi hiasan rapat/basso continuo), Contoh 2 (karya Klasik: W.A. Mozart - melodi jernih homofonik seimbang), dan Contoh 3 (karya Modern: musik elektronik/atonal - bunyi sintesis eksperimental), kemudian murid secara sadar mengamati ciri bunyi yang terdengar (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Tantangan 'Detektif Era Musik' berpasangan: Murid dalam kelompok berpasangan menerima Lembar Detektif yang berisi 4 deskripsi karakteristik musik era dunia, lalu memasangkannya ke pilihan era yang tepat dari 4 opsi yang disediakan (Abad Pertengahan, Barok, Klasik, Romantik): Kartu Deskripsi 1: 'Karya musik bertekstur homofonik, melodinya sederhana, jernih, dan simetris/teratur, sering memakai piano awal/orkestra teratur' -> era Klasik; Kartu Deskripsi 2: 'Musik vokal paduan suara tanpa alat musik pengiring yang digunakan dalam ibadah gereja dengan melodi satu lapis (monofonik)' -> era Abad Pertengahan; Kartu Deskripsi 3: 'Musik dengan hiasan/ornamentasi melodi yang sangat rumit dan tekstur polifoni yang saling bersahutan diiringi harpsichord' -> era Barok; Kartu Deskripsi 4: 'Karya musik yang sangat mengutamakan ledakan emosi pribadi penciptanya dengan perubahan dinamika sangat tajam dan orkestrasi megah' -> era Romantik (acuan: pasangan di atas) (20 menit).
- Setiap pasangan murid bertukar lembar kerja dengan pasangan sebelahnya untuk memeriksa kecocokan 4 pasangan karakteristik era musik sesuai kunci acuan yang dipaparkan guru (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid secara individu mengisi lembar cek pemahaman berkesadaran dengan menuliskan 1 ciri bunyi khas dari 2 era yang paling mudah mereka bedakan berdasarkan kegiatan analisis cuplikan dan kartu (5 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan poin-poin utama karakteristik era musik dunia (dari vokal monofonik Abad Pertengahan hingga eksplorasi teknologi era Modern) (3 menit).
- Guru memberikan umpan balik langsung atas hasil kerja murid dalam mencocokkan karakteristik era musik dunia serta mengumumkan topik pertemuan berikutnya mengenai era sejarah musik Indonesia (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu kata kunci pemandu (misal: 'monofonik/satu lapis = Abad Pertengahan', 'hiasan rumit = Barok', 'teratur/jernih = Klasik', 'emosi ekstrem = Romantik'); murid mahir diberikan kartu deskripsi tambahan untuk era Renaisans dan Modern.
- Proses: Murid yang masih bingung membedakan tekstur suara didampingi guru dengan mendengarkan ulang cuplikan audio terfokus; murid mahir menganalisis perbedaan tekstur polifoni Barok vs homofoni Klasik secara mandiri.
- Produk: Murid menuangkan hasil identifikasi karakteristik era musik melalui lembar isian jodoh tabel atau diagram panah linimasa era musik.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik kesiapan 2 butir identifikasi cuplikan audio: (1) Cuplikan A (vokal tanpa iringan/monofonik) = Abad Pertengahan; (2) Cuplikan B (bunyi instrumen sintesis/elektronik) = Modern. Kriteria kesiapan: Menjawab tepat 2 butir = siap mandiri; menjawab 0-1 butir = membutuhkan perancah/bimbingan awal.
Proses:- Lembar Kerja 'Detektif Era Musik' (mencocokkan 4 deskripsi karakteristik dengan era musik dunia): Deskripsi 1 -> Klasik; Deskripsi 2 -> Abad Pertengahan; Deskripsi 3 -> Barok; Deskripsi 4 -> Romantik. Penskoran: Tiap butir bernilai 25 poin (total 100 poin, target tuntas minimal 3 dari 4 butir tepat).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri: Menyebutkan 1 ciri khas bunyi untuk 2 era musik dunia pilihan murid. Acuan penerimaan: Kriteria operasional terpenuhi jika ciri yang ditulis mencakup elemen bunyi spesifik era tersebut (misal: Abad Pertengahan: monofonik/tanpa alat; Renaisans: polifoni vokal; Barok: hiasan nada rumit/basso continuo; Klasik: melodi jernih/homofonik/teratur; Romantik: emosional/dinamika ekstrem; Modern: atonal/elektronik/bebas).
Formatif:- Penilaian Kinerja Berpasangan: Observasi ketepatan mengidentifikasi 4 karakteristik era musik dunia pada Lembar Detektif Era Musik.
- Cek Pemahaman Individu: Penilaian jawaban singkat karakteristik era musik pada akhir tahap merefleksi.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Mengidentifikasi Karakteristik Musik Era Dunia | Mengidentifikasi dengan tepat 0-1 karakteristik era musik dunia dari 4 kartu target (Abad Pertengahan, Barok, Klasik, Romantik) sesuai kunci acuan. | Mengidentifikasi dengan tepat 2 karakteristik era musik dunia dari 4 kartu target (Abad Pertengahan, Barok, Klasik, Romantik) sesuai kunci acuan. | Mengidentifikasi dengan tepat 3 karakteristik era musik dunia dari 4 kartu target (Abad Pertengahan, Barok, Klasik, Romantik) sesuai kunci acuan. | Mengidentifikasi dengan tepat seluruh (4 dari 4) karakteristik era musik dunia dari 4 kartu target (Abad Pertengahan, Barok, Klasik, Romantik) sesuai kunci acuan secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan audio cuplikan musik membantu murid mengenali karakteristik bunyi dari masing-masing era dunia secara konkret?
- Bagian era musik mana yang paling banyak membuat murid keliru saat membedakan karakteristiknya, dan bagaimana pendekatan perbaikannya?
Murid:- Era musik dunia mana yang karakteristik bunyinya paling mudah dan paling sulit kamu kenali saat mendengarkannya?
- Ciri bunyi apa yang paling membedakan musik era Abad Pertengahan/Klasik dengan musik modern yang biasa kamu dengar hari ini?
Pertemuan 2 — Mengidentifikasi Karakteristik Musik dari Era Sejarah Musik Indonesia (Prakolonial hingga Digital) — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.2.2 Mengidentifikasi karakteristik musik dari berbagai era sejarah musik Indonesia
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu mengidentifikasi karakteristik musik dari berbagai era sejarah musik Indonesia (prakolonial hingga digital) (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui kuis lisan cepat dengan memutar 2 cuplikan pendek (masing-masing 20 detik): Audio A (gendang dan instrumen bambu etnik) dan Audio B (musik pop synthesizer/komputer), lalu meminta murid menunjuk mana yang mewakili era awal/prakolonial dan mana yang mewakili era modern/digital (acuan jawaban: Audio A = era prakolonial/tradisi; Audio B = era modern/digital) (5 menit).
- Guru mengaitkan jawaban murid dengan perjalanan sejarah perkembangan musik di Nusantara dari masa prakolonial, kolonial, kemerdekaan/modern, hingga era digital (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru dan tayangan tabel rangkuman 4 era musik Indonesia beserta karakteristik utamanya: (1) Era Prakolonial (instrumen akustik alami/etnik dari kayu/bambu/logam, fungsi ritual/adat, tanpa sistem notasi diatonik barat), (2) Era Kolonial (masuknya instrumen barat seperti biola, selo, gitar, akordeon, muncul genre keroncong, penggunaan harmoni diatonik barat), (3) Era Kemerdekaan/Modern (penggunaan instrumen band elektrik seperti gitar listrik dan drum set, pengaruh genre pop/rock/jazz barat, lirik bertema nasionalisme dan sosial), dan (4) Era Digital (penggunaan Digital Audio Workstation/DAW, instrumen virtual, synthesizer, auto-tune, distribusi melalui platform streaming internet) (12 menit).
- Murid mendengarkan 4 cuplikan audio representatif berdurasi masing-masing 45 detik: Contoh 1 (tabuhan gong dan suling bambu tradisional), Contoh 2 (keroncong tempo doeloe dengan ukulele/cak-cuk dan biola), Contoh 3 (lagu pop/rock dekade 1970-an dengan drum dan gitar elektrik analog), dan Contoh 4 (lagu EDM/pop elektronik modern dengan beat elektronik dan vokal terproses) sambil menandai ciri bunyi instrumen yang terdengar (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid mengikuti aktivitas tantangan interaktif 'Tebak & Pasang Era Musik' secara berpasangan: murid menerima lembar aktivitas berisi 4 kartu deskripsi karakteristik musik untuk dipasangkan ke era yang tepat: Kartu A: 'Dominasi bunyi synthesizer digital, efek vokal auto-tune, dan ritme dibuat memakai software komputer'; Kartu B: 'Instrumen gamelan atau perkusi bambu tanpa pengaruh tangga nada barat, digunakan untuk upacara adat'; Kartu C: 'Penggunaan ukulele, biola, dan pola ritme engkel/dobel khas keroncong akibat percampuran budaya Portugis'; Kartu D: 'Formasi band instrumen elektrik (gitar listrik, bas elektrik, drum kit) dengan gaya rock/pop era pascakemerdekaan' (acuan jawaban: Kartu A = Era Digital; Kartu B = Era Prakolonial; Kartu C = Era Kolonial; Kartu D = Era Kemerdekaan/Modern) (15 menit).
- Murid mengerjakan Lembar Kerja Identifikasi Musik secara mandiri dengan mendengarkan 4 rekaman cuplikan lagu (Rekaman 1: gending tradisi; Rekaman 2: Keroncong Moritsko; Rekaman 3: lagu rock Koes Bersaudara/Plus; Rekaman 4: lagu electropop modern), kemudian menuliskan nama era yang sesuai beserta 1 ciri instrumen dominan yang menjadi penandanya (acuan jawaban: Rekaman 1 = Prakolonial, instrumen gamelan/akustik etnik; Rekaman 2 = Kolonial, instrumen ukulele/cak-cuk/biola; Rekaman 3 = Kemerdekaan/Modern, instrumen gitar listrik/drum set analog; Rekaman 4 = Digital, instrumen synthesizer/software komputer) (18 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru bersama murid memeriksa hasil identifikasi pada Lembar Kerja mandiri dan membahas kunci jawaban dari keempat cuplikan rekaman secara terbuka (7 menit).
- Murid menyampaikan kesimpulan mengenai bagaimana perubahan teknologi dan interaksi budaya memengaruhi karakteristik musik Indonesia dari masa prakolonial hingga digital (3 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik atas ketepatan murid dalam mengidentifikasi karakteristik 4 era musik Indonesia berdasarkan hasil lembar kerja (3 menit).
- Guru menginformasikan fokus pembelajaran pertemuan berikutnya (Pertemuan 3), yaitu mengenali unsur nada, irama, dan melodi pada karya musik era tertentu (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan berupa daftar kata kunci instrumen penanda era (misal: 'cak-cuk' = keroncong/kolonial; 'software/laptop' = digital), sedangkan murid yang lebih cepat diberikan cuplikan audio tambahan era transisi (misal: gamelan dengan aransemen elektrik).
- Proses: Murid dengan kesiapan belajar rendah dapat mendengarkan audio pengulangan sebanyak 2 kali saat latihan mandiri, sementara murid yang telah mahir langsung mengidentifikasi hanya dalam 1 kali putar audio.
- Produk: Semua murid tetap menghasilkan lembar identifikasi 4 era musik Indonesia, namun murid yang mahir mengidentifikasi lebih rinci dengan menuliskan 2 instrumen penanda.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Meminta murid mencocokkan 2 cuplikan audio instrumen (Audio A: tabuhan bambu etnik; Audio B: pop synthesizer digital) ke dalam kategori musik tradisi awal atau modern. Acuan jawaban: Audio A = Era Tradisi/Prakolonial; Audio B = Era Modern/Digital.
Proses:- Pengamatan dan pemeriksaan pengerjaan tantangan berpasangan memasangkan 4 kartu karakteristik ke era musik yang tepat. Acuan jawaban: Kartu A (synthesizer/software) = Era Digital; Kartu B (gamelan/perkusi etnik ritual) = Era Prakolonial; Kartu C (ukulele/biola keroncong) = Era Kolonial; Kartu D (gitar listrik/drum kit band) = Era Kemerdekaan/Modern.
Akhir Pertemuan:- Pemeriksaan Lembar Kerja Identifikasi Musik berisi 4 butir rekaman audio. Acuan jawaban: Butir 1 (gending tradisi) = Prakolonial, instrumen gamelan/akustik etnik; Butir 2 (Keroncong Moritsko) = Kolonial, instrumen ukulele/cak-cuk/biola; Butir 3 (lagu rock Koes Plus) = Kemerdekaan/Modern, instrumen gitar listrik/drum set band; Butir 4 (lagu electropop) = Digital, instrumen synthesizer/komputer DAW. Kriteria tuntas: minimal 3 dari 4 butir diidentifikasi dengan tepat nama era dan instrumen cirinya.
Formatif:- Tes diagnostik identifikasi audio awal pada pembukaan pembelajaran
- Pemeriksaan lembar kerja mandiri identifikasi karakteristik 4 era sejarah musik Indonesia
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Mengidentifikasi Karakteristik Era Sejarah Musik Indonesia | Mampu mengidentifikasi 0-1 era dan karakteristik instrumen penandanya secara tepat dari 4 era yang disajikan (Prakolonial, Kolonial, Kemerdekaan/Modern, Digital). | Mampu mengidentifikasi 2 era dan karakteristik instrumen penandanya secara tepat dari 4 era yang disajikan (Prakolonial, Kolonial, Kemerdekaan/Modern, Digital). | Mampu mengidentifikasi 3 era dan karakteristik instrumen penandanya secara tepat dari 4 era yang disajikan (Prakolonial, Kolonial, Kemerdekaan/Modern, Digital). | Mampu mengidentifikasi seluruh (4 dari 4) era dan karakteristik instrumen penandanya secara tepat (Prakolonial: akustik etnik/adat; Kolonial: ukulele/biola keroncong diatonik; Kemerdekaan/Modern: instrumen band elektrik; Digital: synthesizer/DAW komputer). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah contoh audio yang diputar cukup jelas untuk membedakan karakter bunyi tiap era sejarah musik Indonesia?
- Bagian era manakah yang paling sulit diidentifikasi oleh murid (apakah antara era Kolonial dan Modern, atau era Prakolonial dan Kolonial)?
Murid:- Ciri instrumen apa yang paling memudahkan kamu menebak era sebuah rekaman musik Indonesia?
- Bagaimana perasaanmu setelah mendengarkan perubahan gaya musik Indonesia dari zaman dulu hingga zaman sekarang?
Pertemuan 3 — Mengenali Unsur Nada, Irama, dan Melodi pada Karya Musik Era Tertentu — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.2.3 Mengenali unsur-unsur musik berupa nada, irama, dan melodi pada contoh karya musik dari era tertentu
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan mempresensi kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini: mengenali unsur nada, irama, dan melodi pada contoh karya musik dari era tertentu (2 menit).
- Guru melakukan asesmen diagnostik awal menggunakan 3 pertanyaan lisan untuk mengecek kesiapan konsep dasar nada, irama, dan melodi: (1) Apakah perbedaan mendasar antara tinggi-rendahnya bunyi dengan ketukan teratur berulang? (Acuan: tinggi-rendah bunyi = nada, ketukan berulang = irama/ritme); (2) Disebut apakah rangkaian nada yang bergerak naik-turun dan berirama membentuk satu kesatuan lagu? (Acuan: melodi); (3) Pada potongan karya era Klasik (Mozart - Eine kleine Nachtmusik), apakah temponya cepat berirama riang atau lambat muram? (Acuan: cepat berirama riang/allegro) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru dan mendengarkan 2 kutipan audio karya musik: Audio 1 Era Klasik (W.A. Mozart - Eine kleine Nachtmusik, K. 525) dan Audio 2 Era Barok/Romantik (J.S. Bach - Minuet in G major atau F. Chopin - Nocturne Op. 9 No. 2) untuk mengenali definisi operasional nada (tinggi-rendah titinada), irama (pola ketukan/tempo teratur), dan melodi (rangkaian nada berurutan) (15 menit).
- Guru memberikan penguatan konsep mengenali unsur: nada dikenali dari rentang tinggi-rendah (register nada) dan kejelasan pitch; irama dikenali dari pola ketukan (ajeg/teratur, sinkopasi, cepat/lambat); melodi dikenali dari arah gerak tangga nada (melompat, melangkah, naik-turun) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid memainkan permainan tebak unsur musik 'Detektif Bunyi' secara ceria: guru memperdengarkan 3 penggalan ritme/nada/melodi singkat berdurasi 15 detik, murid mengangkat kartu label 'NADA', 'IRAMA', atau 'MELODI' sesuai unsur dominan yang diperdengarkan: Penggalan 1: bunyi ketukan drum/tepuk berpola tetap tanpa tangga nada (acuan: IRAMA); Penggalan 2: satu bunyi vokal/alat musik menahan satu frekuensi tinggi lalu frekuensi rendah (acuan: NADA); Penggalan 3: alunan solo biola memainkan cuplikan lagu berirama (acuan: MELODI) (10 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan LKPD Analisis Unsur Musik pada Lembar Simak berdasarkan pemutaran rekaman karya Era Klasik (Mozart - 'Eine kleine Nachtmusik' Mov. 1) dan mengisikan tabel identifikasi: (a) Unsur Nada: kenali apakah nada dominan bernada tinggi, sedang, atau rendah; (b) Unsur Irama: kenali apakah ketukan berulang teratur dengan tempo cepat (allegro) atau lambat; (c) Unsur Melodi: kenali apakah gerak melodi pembuka berbentuk motif melompat ceria atau mendatar tenang (acuan jawaban: Nada = dominan register sedang-tinggi yang jernih; Irama = ketukan teratur 4/4 bertempo cepat/allegro; Melodi = motif melompat bertangga nada naik-turun ceria) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengevaluasi hasil identifikasi unsur musik secara mandiri dengan membandingkan temuannya terhadap panduan verifikasi bunyi yang dipaparkan guru di papan tulis (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali cara mengenali unsur nada, irama, dan melodi pada karya musik era tertentu (5 menit).
- Guru memberikan tindak lanjut untuk menyimak karya era musik berikutnya dan menutup pertemuan dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan visual berupa garis kontur melodi dan notasi ketukan sederhana, sedangkan murid mahir mendengarkan karya musik dengan struktur harmoni yang lebih kompleks.
- Proses: Murid yang memerlukan scaffolding menyimak audio dengan panduan hitungan ketukan dari guru; murid berkemampuan mandiri langsung mengenali unsur musik secara independen pada audio.
- Produk: Format pengisian lembar simak disesuaikan: murid reguler melingkari pilihan klasifikasi register nada, keteraturan irama, dan arah melodi; murid mahir menuliskan deskripsi spesifik gerak melodi dan pola ritmisnya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pemeriksaan diagnostik lisan kesiapan mengenali unsur musik: (1) Menentukan beda nada dan irama (acuan: nada adalah tinggi-rendah bunyi/frekuensi, irama adalah pola ketukan waktu yang berulang); (2) Menentukan definisi melodi (acuan: rangkaian nada-nada berurutan dengan ritme tertentu); (3) Mengenali karakter tempo cepat/lambat pada cuplikan musik era Klasik (acuan: tempo allegro/cepat).
Proses:- Pengamatan keterlibatan murid dalam mengenali 3 penggalan bunyi pada permainan tebak unsur 'Detektif Bunyi' (acuan jawaban: 1=Irama, 2=Nada, 3=Melodi).
- Pemeriksaan hasil lembar simak analisis unsur musik karya era Klasik (Mozart - Eine kleine Nachtmusik): (1) Unsur nada (acuan: register sedang hingga tinggi yang jelas); (2) Unsur irama (acuan: ketukan konstan, teratur berulang, tempo cepat/allegro); (3) Unsur melodi (acuan: gerak melodi pembuka melompat/arpeggio naik lalu turun teratur secara harmonis).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman tertulis 1 butir reflektif singkat di akhir sesi: Tentukan unsur mana (nada, irama, atau melodi) yang ditunjukkan oleh bunyi: (a) 'Tuk ... tuk ... tuk ... tuk ...' konstan (acuan: irama); (b) Tititertinggi C5 dan terendah C4 (acuan: nada); (c) Alunan sol-mi-fa-re-do yang bersambung (acuan: melodi).
Formatif:- Asesmen diagnostik lisan di awal pembelajaran untuk kesiapan pemahaman konsep nada, irama, dan melodi.
- Asesmen observasi respon saat kuis Menggembirakan 'Detektif Bunyi'.
- Asesmen lembar simak mandiri untuk mengenali nada, irama, dan melodi pada karya era Klasik.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali Unsur Nada pada Karya Musik Era Tertentu | Belum mampu mengenali register atau tinggi-rendah nada pada contoh karya musik era Klasik. | Mampu mengenali register tinggi atau rendahnya nada pada contoh karya musik dengan bimbingan penuh guru. | Mampu mengenali register nada (tinggi/sedang/rendah) pada contoh karya musik era Klasik secara tepat sesuai acuan. | Mampu mengenali register nada tinggi, sedang, dan rendah beserta perubahannya pada contoh karya musik era Klasik secara mandiri dan konsisten tepat. | | Mengenali Unsur Irama pada Karya Musik Era Tertentu | Belum mampu mengenali ketukan atau tempo irama pada karya musik yang diperdengarkan. | Mengenali kecepatan tempo irama (cepat/lambat) namun belum tepat mengenali pola keteraturan ketukannya. | Mampu mengenali keteraturan pola ketukan dan tempo irama pada karya musik era Klasik secara tepat sesuai acuan. | Mampu mengenali ketukan, keteraturan irama, dan aksentuasi ritme pada karya musik era Klasik secara mandiri dan sangat tepat. | | Mengenali Unsur Melodi pada Karya Musik Era Tertentu | Belum mampu membedakan alunan melodi dari unsur irama dalam lagu yang diperdengarkan. | Mampu menunjukkan alunan melodi tetapi belum mampu mengenali arah gerak nada (naik/turun/melompat). | Mampu mengenali alunan melodi dan arah gerak melodinya pada karya musik era Klasik secara tepat sesuai acuan. | Mampu mengenali alunan melodi, pola gerak motif melodi (melompat/melangkah), dan kesatuannya secara konsisten tepat dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media audio yang diperdengarkan sudah cukup jernih sehingga murid dapat membedakan unsur nada, irama, dan melodi secara jelas?
- Apakah durasi waktu pada tahap mendengarkan dan menganalisis mandiri sudah cukup proporsional bagi seluruh murid?
Murid:- Bagian mana dari unsur musik (nada, irama, atau melodi) yang paling mudah dan paling menantang untuk saya kenali saat mendengarkan lagu klasik?
- Bagaimana cara saya melatih kepekaan pendengaran agar lebih cepat menangkap ketukan irama dan arah melodi?
Pertemuan 4 — Melakukan Umpan Balik Karya Musik Orang Lain dari Era Tertentu Menggunakan Istilah Musik yang Tepat — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.2.4 Melakukan umpan balik karya musik orang lain dari era tertentu menggunakan istilah musik yang tepat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan fokus pembelajaran hari ini yaitu memberikan umpan balik terhadap karya musik orang lain dari era tertentu dengan istilah musik yang tepat (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen diagnostik singkat: murid diminta memasangkan 3 contoh deskripsi umpan balik musik dengan istilah musik yang tepat: (1) Pernyataan: 'Lagu Barok ini peralihan suaranya dari pelan ke keras sangat tegas dan kontras' -> Istilah: Dinamika; (2) Pernyataan: 'Ketukan dan kecepatan pada musik Klasik ini stabil dan terasa sedang (moderato)' -> Istilah: Tempo; (3) Pernyataan: 'Rangkaian nada naik-turun pada instrumen dawai era Romantik ini sangat ekspresif' -> Istilah: Melodi (acuan kunci: 1-Dinamika, 2-Tempo, 3-Melodi) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memutar satu contoh rekaman karya musik era Barok ('Spring' karya Vivaldi) dan membagikan lembar panduan kerangka umpan balik terstruktur yang memuat 3 aspek musik: tempo (kecepatan ketukan), dinamika (tingkat kenyaringan suara), dan karakter melodi (rangkaian kontur nada) (10 menit).
- Guru memodelkan cara menyusun kalimat umpan balik objektif berbasis karya era tertentu: mengidentifikasi era karya, menyebutkan aspek yang diamati, menggunakan istilah musik secara spesifik, serta memberikan saran/catatan apresiatif (misal: 'Karya era Barok ini memiliki tempo allegro yang konsisten, namun dinamikanya perlu dijaga agar pergantian forte dan piano lebih terdefinisi') (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Aktivitas 'Tantangan Kurator Musik': secara berpasangan bergantian, murid mendengarkan 2 cuplikan rekaman karya musik yang dibagikan guru, yaitu Karya A (Era Klasik: Symphony No. 40 karya Mozart) dan Karya B (Era Romantik: Nocturne Op. 9 No. 2 karya Chopin) (15 menit).
- Setiap murid menuliskan lembar umpan balik untuk karya yang diperdengarkan kepada pasangannya dengan format wajib: (a) identifikasi era karya, (b) analisis unsur menggunakan minimal 3 istilah musik yang tepat (tempo: allegro/andante, dinamika: piano/forte/crescendo, atau melodi: melompat/mendatar/legato), dan (c) catatan evaluatif/saran perbaikan berbasis istilah tersebut (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bertukar lembar umpan balik dengan pasangannya untuk saling memeriksa keterbacaan serta ketepatan istilah musik yang digunakan dalam kalimat umpan balik (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pentingnya menggunakan istilah musik teknis yang objektif agar umpan balik dapat dipahami secara profesional dan konstruktif oleh musisi atau pencipta karya (5 menit).
- Guru menutup pertemuan dengan memberikan apresiasi dan menyampaikan rencana materi pertemuan berikutnya (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan disediakan glosarium istilah musik beserta definisi operasionalnya (misal: tempo allegro/andante, dinamika forte/piano, melodi naik/turun). Murid yang mahir diberikan karya dengan variasi dinamika dan tekstur melodi yang lebih kompleks (era Romantik).
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan menyusun kalimat umpan balik menggunakan templat kalimat rumpang, sedangkan murid mahir menyusun kalimat umpan balik secara mandiri dan komprehensif.
- Produk: Umpan balik tertulis minimum mencakup 2 istilah musik untuk kelompok berkembang, dan minimal 3 istilah musik secara runtut dan presisi untuk kelompok mahir.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik singkat menjodohkan 3 pernyataan tanggapan dengan istilah musik yang tepat di lembar pembuka (acuan kunci: 1. Pernyataan kontras volume keras-pelan = Dinamika; 2. Pernyataan kecepatan ketukan konstan sedang = Tempo; 3. Pernyataan susunan tinggi-rendah nada = Melodi).
Proses:- Pengamatan formatif saat murid menyusun lembar umpan balik karya musik era Klasik dan Romantik, memeriksa ketepatan penggunaan minimal 3 istilah musik (tempo, dinamika, melodi) dan relevansi sarannya terhadap karya era yang disajikan.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di lembar penutup: murid menuliskan 1 kalimat umpan balik akhir untuk karya era Klasik dengan menerapkan sedikitnya 2 istilah musik yang relevan (kriteria penerimaan: kalimat menyebutkan minimal 2 istilah musik seperti tempo allegro/moderato, dinamika piano/forte, melodi legato/staccato yang sesuai dengan karakteristik karya era Klasik).
Formatif:- Penilaian proses penyusunan lembar umpan balik karya musik era tertentu menggunakan instrumen rubrik ketercapaian istilah musik.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Penggunaan Istilah Musik dalam Umpan Balik | Belum menggunakan istilah musik teknis yang tepat (hanya memakai kata umum seperti cepat/lambat, keras/pelan tanpa istilah baku musik). | Menggunakan 1 istilah musik yang tepat dalam memberikan umpan balik karya musik era tertentu. | Menggunakan 2 istilah musik secara tepat dan kontekstual sesuai dengan karya musik era tertentu yang diamati. | Menggunakan 3 atau lebih istilah musik secara tepat, runtut, dan kontekstual sesuai dengan karya musik era tertentu yang diamati. | | Relevansi Umpan Balik terhadap Karakteristik Musik Era Tertentu | Umpan balik yang diberikan tidak mengaitkan karya dengan era musik yang dimaksud. | Umpan balik menyebutkan era karya musik, namun catatan/sarannya belum relevan dengan karakteristik era tersebut. | Umpan balik mengidentifikasi era karya secara tepat dan memberikan catatan/saran yang relevan dengan karakteristik musik era tersebut. | Umpan balik mengidentifikasi era karya secara mendalam dan memberikan catatan/saran evaluatif yang sangat relevan serta spesifik terhadap gaya era musik tersebut. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah panduan lembar umpan balik dan glosarium istilah musik cukup membantu murid menyusun tanggapan yang objektif?
- Bagaimana keterlibatan aktif murid saat melakukan aktivitas tantangan kurator musik berpasangan?
Murid:- Apakah saya sudah dapat memilih dan menerapkan istilah musik yang tepat saat memberikan masukan untuk karya musik orang lain?
- Bagian mana dari unsur musik era tertentu (tempo, dinamika, melodi) yang paling mudah atau paling menantang untuk saya komentari secara tepat?
Pertemuan 5 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.2.1 Mengidentifikasi karakteristik musik dari berbagai era musik dunia
- TP 9.2.2 Mengidentifikasi karakteristik musik dari berbagai era sejarah musik Indonesia
- TP 9.2.3 Mengenali unsur-unsur musik berupa nada, irama, dan melodi pada contoh karya musik dari era tertentu
- TP 9.2.4 Melakukan umpan balik karya musik orang lain dari era tertentu menggunakan istilah musik yang tepat
Pendahuluan:- Guru membuka sesi asesmen sumatif, mengecek kehadiran, dan menyampaikan tujuan asesmen akhir Bab 2 yang terdiri atas tes tertulis individu dan unjuk kerja presentasi lisan kelompok (3 menit).
- Guru membagikan lembar tes tertulis analisis serta menjelaskan teknis pengerjaan dan alokasi waktu pelaksanaan (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid mencermati petunjuk 2 bagian soal tes tertulis: Bagian 1 membandingkan karakteristik era musik Indonesia berdasarkan 4 era (Prakolonial: fungsi ritual/adat, instrumen tradisi bambu/perunggu/kulit seperti gamelan/gong; Kolonial: masuknya instrumen diatonis barat seperti biola/gitar, lahirnya cikal bakal keroncong; Kemerdekaan/Orde Baru: musik perjuangan, pembentukan orkes/pop daerah/dangdut awal, rekaman piringan hitam/kaset pita; Digital: produksi berbasis DAW/komputer, distribusi platform streaming internet); dan Bagian 2 mengenali unsur nada, irama, melodi dari 2 rekaman audio cuplikan lagu (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid secara individu mengerjakan Bagian 1 perbandingan era musik Indonesia dan menyimak 2 cuplikan audio serentak di kelas untuk mengisi Bagian 2 mengenai pengenalan unsur: Audio 1 (cuplikan Gamelan Jawa era Prakolonial: nada berlaras pentatonis pelog/slendro, irama pola kendang ajeg berulang tempo sedang, melodi kontur alur meliuk tenang dibawakan rebab/saron) dan Audio 2 (cuplikan lagu pop elektronik era Digital: nada sistem diatonis mayor, irama birama 4/4 berketukan beat konstan cepat dari drum machine, melodi vokal tangga nada diatonis berulang dengan auto-tune/synthesizer) (32 menit).
- Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban tes tertulis tepat waktu, kemudian memfasilitasi pelaksanaan unjuk kerja lisan kelompok (30 menit).
- Tujuh kelompok (masing-masing 4 murid) secara bergiliran tampil dengan durasi tepat 5 menit per kelompok (termasuk pergantian) untuk memaparkan karakteristik era musik dunia (pilihan era: Abad Pertengahan dengan tekstur monofonik gregorian chant; Renaisans dengan polifoni vokal; Barok dengan kontrapung, basso continuo, ornamen rumit; Klasik dengan harmoni homofonik jelas dan bentuk sonata simetris; Romantik dengan ekspresi emosi bebas dan dinamika ekstrem; Modern dengan atonalitas, disonansi, instrumen elektronik) serta menyampaikan umpan balik terstruktur terhadap rekaman pertunjukan musik era tertentu menggunakan istilah musik yang tepat (tempo, dinamika, timbre, tekstur) (5 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Setelah seluruh kelompok selesai tampil, murid melakukan refleksi singkat mengenai ketepatan istilah musik yang mereka gunakan serta tantangan mengidentifikasi karakteristik era dalam asesmen (3 menit).
Penutup:- Guru memberikan konfirmasi penutupan asesmen sumatif, merangkum pencapaian belajar seluruh Bab 2, dan menutup pertemuan dengan doa serta salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi akses: teks lembar soal tertulis disediakan dengan ukuran huruf yang jelas dan audio cuplikan diperdengarkan ulang dengan volume yang seimbang bagi murid yang membutuhkan.
- Proses: Akomodasi proses: giliran tampil presentasi lisan diatur dengan pembagian waktu yang disiplin (5 menit per kelompok) tanpa mengurangi indikator penilaian.
- Produk: Standar bukti tetap sama untuk seluruh murid sesuai acuan sumatif: artefak lembar tes tertulis individu dan unjuk kerja presentasi lisan kelompok.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- kombinasi tes tertulis analisis musik dan unjuk kerja presentasi lisan umpan balik karya musik era perkembangan musik: lembar kerja analisis unsur serta karakteristik musik era dunia dan Indonesia yang dikerjakan tertulis serentak, serta penyampaian lisan ulasan dan umpan balik karya musik era tertentu secara berpasangan/kelompok singkat
- tes tertulis serentak: lembar analisis perbandingan karakteristik musik Indonesia lintas era (prakolonial hingga digital) dan identifikasi unsur nada, irama, serta melodi dari contoh karya musik era tertentu yang diperdengarkan secara bersamaan di kelas (40 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penilaian analitis)
- unjuk kerja presentasi lisan: pemaparan lisan kelompok kecil (7 kelompok beranggotakan 4 murid, masing-masing 5 menit tampil termasuk pergantian) yang menjelaskan karakteristik era musik dunia dan memberikan ulasan umpan balik terstruktur terhadap rekaman pertunjukan musik era tertentu menggunakan istilah musik yang tepat (40 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja presentasi lisan)
Sumatif:- kombinasi tes tertulis analisis musik dan unjuk kerja presentasi lisan umpan balik karya musik era perkembangan musik: lembar kerja analisis unsur serta karakteristik musik era dunia dan Indonesia yang dikerjakan tertulis serentak, serta penyampaian lisan ulasan dan umpan balik karya musik era tertentu secara berpasangan/kelompok singkat
- tes tertulis serentak: lembar analisis perbandingan karakteristik musik Indonesia lintas era (prakolonial hingga digital) dan identifikasi unsur nada, irama, serta melodi dari contoh karya musik era tertentu yang diperdengarkan secara bersamaan di kelas (40 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penilaian analitis)
- unjuk kerja presentasi lisan: pemaparan lisan kelompok kecil (7 kelompok beranggotakan 4 murid, masing-masing 5 menit tampil termasuk pergantian) yang menjelaskan karakteristik era musik dunia dan memberikan ulasan umpan balik terstruktur terhadap rekaman pertunjukan musik era tertentu menggunakan istilah musik yang tepat (40 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja presentasi lisan)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Karakteristik Musik Era Indonesia (Tes Tertulis - TP 9.2.2) | Menyebutkan karakteristik dengan tepat hanya pada 1 era musik Indonesia (acuan: Prakolonial, Kolonial, Kemerdekaan/Orde Baru, Digital). | Menyebutkan karakteristik dengan tepat pada 2 era musik Indonesia sesuai kunci acuan materi. | Menyebutkan karakteristik dengan tepat pada 3 era musik Indonesia sesuai kunci acuan materi. | Menyebutkan karakteristik dengan tepat pada seluruh (4) era musik Indonesia secara lengkap sesuai kunci acuan materi. | | Pengenalan Unsur Nada, Irama, Melodi (Tes Tertulis - TP 9.2.3) | Mengenali dengan tepat 1 atau 2 dari 6 target unsur musik pada 2 cuplikan audio (acuan: nada pentatonis, irama tempo sedang kendang, melodi pelog/slendro pada Audio 1; nada diatonis mayor, irama ketukan konstan drum machine 4/4, melodi auto-tune/synthesizer pada Audio 2). | Mengenali dengan tepat 3 atau 4 dari 6 target unsur musik pada 2 cuplikan audio sesuai kunci acuan. | Mengenali dengan tepat 5 dari 6 target unsur musik pada 2 cuplikan audio sesuai kunci acuan. | Mengenali dengan tepat seluruh (6) target unsur musik (nada, irama, melodi) pada kedua cuplikan audio secara tepat dan lengkap. | | Karakteristik Musik Era Dunia (Unjuk Kerja Lisan - TP 9.2.1) | Menjelaskan ciri era musik dunia secara keliru atau tidak sesuai dengan era yang dipaparkan. | Menjelaskan 1 ciri khas dari era musik dunia yang dipilih (acuan pilihan: Abad Pertengahan [monofonik/chant], Renaisans [polifoni vokal], Barok [basso continuo/ornamen], Klasik [homofonik/sonata], Romantik [ekspresif/dinamika ekstrem], Modern [atonalitas/elektronik]). | Menjelaskan 2 ciri khas dari era musik dunia yang dipilih secara tepat sesuai acuan materi era musik dunia. | Menjelaskan 3 atau lebih ciri khas era musik dunia yang dipilih secara terperinci dan tepat sesuai acuan materi era musik dunia. | | Umpan Balik Menggunakan Istilah Musik (Unjuk Kerja Lisan - TP 9.2.4) | Menyampaikan ulasan karya tanpa menggunakan istilah musik yang tepat (hanya opini umum sehari-hari). | Menyampaikan ulasan karya menggunakan 1 istilah musik yang tepat (acuan istilah: tempo, dinamika, timbre, tekstur). | Menyampaikan ulasan karya secara terstruktur menggunakan 2 istilah musik yang tepat sesuai konteks karya yang diulas. | Menyampaikan ulasan karya secara terstruktur dan mendalam menggunakan 3 atau lebih istilah musik yang tepat (tempo, dinamika, timbre, tekstur) sesuai konteks karya yang diulas. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 40 menit tes tertulis dan 40 menit presentasi kelompok terlaksana sesuai jadwal yang ditentukan?
- Bagaimana pencapaian rata-rata murid dalam menggunakan istilah musik yang tepat saat memberikan umpan balik?
Murid:- Bagian mana dari tes tertulis atau presentasi yang paling menunjukkan pemahamanmu tentang era musik?
- Apakah kamu sudah percaya diri menggunakan istilah-istilah musik dalam mengulas karya musik orang lain?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi 2022/2023), Bab II: Era Perkembangan Musik.
- Perangkat pemutar audio/video dan pengeras suara kelas.
- Rekaman audio cuplikan karya musik: Gregorian Chant (Abad Pertengahan), J.S. Bach (Barok), W.A. Mozart (Klasik), L.v. Beethoven/Chopin (Romantik), dan Musik Elektronik Abad 20 (Modern).
- Lembar Kerja Detektif Karakteristik Era Musik Dunia.
- Buku Panduan Guru Seni Musik SMP Kelas IX (Kemendikbudristek 2022/Edisi Revisi)
- Koleksi rekaman audio contoh musik Indonesia 4 era (Prakolonial, Kolonial/Keroncong, Modern 70-an, Digital Pop)
- Perangkat pemutar audio (speaker aktif/laptop) dan Lembar Kerja Identifikasi Musik
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi 2025).
- Rekaman audio musik era Klasik: W.A. Mozart - Eine kleine Nachtmusik, K. 525.
- Perangkat pemutar audio (speaker aktif/komputer/ponsel pintar).
- Lembar Kerja Murid (LKPD) / Lembar Simak Analisis Unsur Musik.
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SMP/MTs Kelas IX (Kemendikdasmen, 2025)
- Rekaman audio contoh karya era Klasik (Symphony No. 40 - W.A. Mozart) dan era Romantik (Nocturne Op. 9 No. 2 - F. Chopin)
- Lembar Kerja Kurator Umpan Balik Musik dan Glosarium Istilah Musik
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi, 2025)
- Lembar Tes Tertulis Analisis Musik Era Indonesia dan Unsur Musik
- Audio cuplikan musik Gamelan Tradisi dan Musik Pop Digital
- Audio/Video rekaman pertunjukan musik era dunia untuk bahan ulasan kelompok
- Rubrik Penilaian Asesmen Sumatif
|