MODUL AJAR Seni Musik — Kelas 9 (Fase D) Topik: Bab 1 — Unsur-Unsur Musik INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Musik |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Bab 1 — Unsur-Unsur Musik |
|---|
| Alokasi Waktu | 12 JP (12 x 40 menit = 480 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 6 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 9.1.1 Mengidentifikasi unsur-unsur musik berupa nada, irama, dan melodi dengan alat musik berbasis teknologi yang sesuai dengan kondisi setempat
- TP 9.1.2 Menerapkan unsur-unsur musik berupa nada, irama, dan melodi dengan alat musik berbasis teknologi yang sesuai dengan kondisi setempat
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana kita membedakan suara yang tergolong nada dengan bunyi desis atau ketukan biasa?
- Bagaimana aplikasi instrumen virtual membantu kita mengidentifikasi tinggi-rendahnya suatu nada?
- Bagaimana kita dapat mengenali perbedaan ketukan yang teratur dan tidak teratur saat mendengarkan audio musik digital?
- Apa yang membedakan irama berbirama 4/4 dengan irama berbirama 3/4 ketika diperdengarkan melalui aplikasi drum virtual atau metronom digital?
- Bagaimana sebuah rangkaian nada dan ketukan irama dapat menyatu menjadi melodi lagu yang mudah kita kenali?
- Apa yang terjadi jika nada-nada dalam melodi sebuah lagu diubah urutan atau panjang-pendek ketukannya pada instrumen digital?
- Bagaimana ketukan drum virtual pada gawai dapat membentuk pola irama musik yang teratur?
- Bagaimanakah cara menyusun ketukan kuat dan lemah menggunakan aplikasi musik digital agar menghasilkan ritme birama 4/4 yang stabil?
- Bagaimana kita menggabungkan ketukan irama dan susunan nada menjadi satu melodi utuh pada aplikasi instrumen virtual?
- Apa yang terjadi pada alur melodi jika ketukan irama yang dimainkan pada instrumen digital tidak teratur tempo ketukannya?
- Bagaimana ketajaman pendengaran kita dalam membedakan nada, irama, dan melodi dari audio instrumen digital?
- Bagaimana kita menunjukkan keselarasan nada, ketukan irama, dan melodi saat memainkannya bersama kelompok menggunakan aplikasi musik digital?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengidentifikasi Unsur Nada Melalui Instrumen Digital Virtual — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.1.1 Mengidentifikasi unsur-unsur musik berupa nada, irama, dan melodi dengan alat musik berbasis teknologi yang sesuai dengan kondisi setempat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan memfasilitasi murid menyiapkan perangkat aplikasi instrumen virtual (misalnya Virtual Piano/Keyboard pada ponsel, tablet, atau laptop sekolah) (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik dengan memperdengarkan 2 contoh bunyi: Bunyi A (frekuensi teratur/nada tuts C4) dan Bunyi B (derau/white noise tanpa tala), lalu meminta murid menunjuk mana yang merupakan nada musik (acuan: Bunyi A adalah nada, Bunyi B adalah derau) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid menyimak demonstrasi guru saat menekan 4 tuts berbeda pada aplikasi piano virtual untuk mengamati konsep nada (tinggi-rendah frekuensi teratur): Tuts 1 = C3 (rendah), Tuts 2 = G3 (sedang), Tuts 3 = C4 (sedang-tinggi), dan Tuts 4 = C5 (tinggi) (10 menit).
- Murid mengeksplorasi aplikasi piano virtual pada perangkat masing-masing untuk menemukan tuts bernada rendah di sebelah kiri dan tuts bernada tinggi di sebelah kanan secara sadar dan cermat (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru memandu permainan interaktif 'Tebak Arah Nada Virtual': guru memainkan 3 pasang nada pada piano virtual, murid secara serentak memilih arah kontur nada dengan mengangkat kartu panah: Pasangan 1 (C4 ke G4 -> panah naik), Pasangan 2 (A4 ke D4 -> panah turun), Pasangan 3 (E4 ke E4 -> panah datar) (10 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan Lembar Kerja Identifikasi Nada Virtual berisi 4 butir tugas: (1) Menentukan tuts virtual bernada lebih tinggi antara D4 vs B4 (acuan: B4); (2) Menentukan tuts virtual bernada lebih rendah antara F3 vs C3 (acuan: C3); (3) Mengidentifikasi nama nada virtual dari notasi solmisasi nada 'Sol' di oktaf tengah (acuan: nada G / sol); (4) Menentukan perubahan nada dari C4 ke F4 (acuan: nada bergerak naik) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mencocokkan hasil identifikasi pada lembar kerja dan mengevaluasi ketepatan pendengaran serta navigasi tuts virtual masing-masing (5 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan bahwa nada dicirikan oleh frekuensi yang teratur dengan tingkat tinggi-rendah tertentu yang dapat diidentifikasi secara visual dan audio pada instrumen digital (5 menit).
- Guru memberikan penguatan atas hasil belajar hari ini serta menginformasikan materi pertemuan berikutnya mengenai unsur irama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang memerlukan bimbingan disediakan panduan visual label tuts (C-D-E-F-G-A-B), sedangkan murid yang cepat mengidentifikasi diberikan rentang oktaf yang lebih luas (C2 hingga C6).
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi guru dengan memperdengarkan interval nada yang kontras (oktaf), sedangkan murid yang mahir mengidentifikasi interval nada yang berdekatan (langkah sekon).
- Produk: Semua murid menyelesaikan 4 butir identifikasi nada pada lembar kerja sesuai target kompetensi.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes dengar diagnostik: Guru memperdengarkan 2 sampel audio melalui speaker: Bunyi A (frekuensi bernada teratur, tuts piano digital C4) dan Bunyi B (bunyi gesekan/derau meja tanpa tala). Murid menentukan mana yang memiliki unsur nada musik. (Acuan: Bunyi A adalah nada karena memiliki frekuensi/tala yang teratur, Bunyi B bukan nada).
Proses:- Pemeriksaan hasil pengerjaan Lembar Kerja Identifikasi Nada Virtual berisi 4 butir: (1) Memilih nada lebih tinggi antara D4 vs B4 (kunci: B4); (2) Memilih nada lebih rendah antara F3 vs C3 (kunci: C3); (3) Mengidentifikasi nama nada pada tuts solmisasi 'Sol' oktaf tengah (kunci: nada G); (4) Menentukan arah gerakan nada dari C4 ke F4 (kunci: naik/bergerak ke atas). Skor: 25 poin per butir benar (skor maksimal 100).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman 1 butir cepat di akhir sesi: Guru menekan tuts E4 lalu C4 pada piano virtual. Murid menuliskan di kertas kecil apakah nada kedua bergerak naik atau bergerak turun dari nada pertama. (Acuan jawaban: bergerak turun).
Formatif:- Pemeriksaan lembar kerja identifikasi nada virtual (4 butir pengenalan tinggi-rendah dan arah nada)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Mengidentifikasi Unsur Nada pada Instrumen Digital | Tepat mengidentifikasi maksimal 1 dari 4 butir nada virtual pada lembar kerja (acuan butir: 1. B4, 2. C3, 3. G, 4. naik). | Tepat mengidentifikasi 2 dari 4 butir nada virtual pada lembar kerja (acuan butir: 1. B4, 2. C3, 3. G, 4. naik). | Tepat mengidentifikasi 3 dari 4 butir nada virtual pada lembar kerja (acuan butir: 1. B4, 2. C3, 3. G, 4. naik). | Tepat mengidentifikasi seluruh (4 dari 4) butir nada virtual pada lembar kerja (acuan butir: 1. B4, 2. C3, 3. G, 4. naik) secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan aplikasi instrumen virtual mempermudah murid dalam membedakan tinggi-rendah nada?
- Bagian mana dari identifikasi nada yang masih dirasa sulit oleh sebagian murid?
Murid:- Bagaimana cara termudah bagimu untuk mengetahui sebuah nada terdengar lebih tinggi atau lebih rendah pada piano virtual?
- Apakah kamu dapat membedakan nada yang bergerak naik dan turun saat dimainkan secara virtual?
Pertemuan 2 — Mengidentifikasi Unsur Irama Berdasarkan Pola Ketukan Audio Berbasis Teknologi — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.1.1 Mengidentifikasi unsur-unsur musik berupa nada, irama, dan melodi dengan alat musik berbasis teknologi yang sesuai dengan kondisi setempat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, serta mengondisikan kesiapan belajar di ruang kelas (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengidentifikasi unsur irama berdasarkan pola ketukan dari rekaman audio instrumen digital/metronom digital (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan memperdengarkan 2 contoh audio metronom digital: Audio A (ketukan konstan 4/4 bertempo 80 BPM) dan Audio B (ketukan tidak beraturan/acak), kemudian meminta murid mengidentifikasi audio mana yang memiliki pola irama teratur (acuan jawaban: Audio A memiliki pola ketukan teratur/stabil, Audio B tidak beraturan) (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru berbantu aplikasi instrumen drum digital/metronom virtual mengenai konsep irama sebagai pengorganisasian ketukan berulang, tempo (cepat-lambat), dan aksen ketukan pertama dalam pola birama 4/4 dan 3/4 secara saksama (10 menit).
- Murid mendengarkan 3 sampel audio berbasis teknologi yang diputar guru: Sampel 1 (Pola birama 4/4 tempo sedang 90 BPM), Sampel 2 (Pola birama 3/4 tempo lambat 70 BPM), dan Sampel 3 (Pola birama 4/4 tempo cepat 120 BPM) untuk mengamati posisi ketukan berat (aksen) dan jumlah ketukan dalam satu hitungan siklus (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid mengikuti permainan tebak pola ketukan 'Detektif Irama' secara seru: guru membunyikan 4 berkas audio digital berdurasi masing-masing 15 detik, lalu murid menuliskan identifikasi birama dan temponya pada Lembar Kerja Detektif Irama (15 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan lembar identifikasi 4 trek audio instrumen digital berikut: (Trek 1) Drum beat pop 4/4 tempo 100 BPM -> identifikasi: birama 4/4, tempo sedang; (Trek 2) Waltz virtual 3/4 tempo 84 BPM -> identifikasi: birama 3/4, tempo sedang; (Trek 3) March beat 4/4 tempo 128 BPM -> identifikasi: birama 4/4, tempo cepat; (Trek 4) Balada 3/4 tempo 60 BPM -> identifikasi: birama 3/4, tempo lambat (acuan: Trek 1 = 4/4 sedang; Trek 2 = 3/4 sedang; Trek 3 = 4/4 cepat; Trek 4 = 3/4 lambat) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mencocokkan hasil identifikasi lembar kerjanya dengan pemutaran ulang audio berpenanda visual gelombang suara pada layar proyektor untuk mengonfirmasi letak ketukan aksen yang tepat secara berkesadaran (10 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan bahwa unsur irama dapat diidentifikasi dari keteraturan ketukan, aksen birama (seperti 3/4 atau 4/4), serta kecepatan tempo pada media audio digital (5 menit).
- Guru memberikan tindak lanjut pembelajaran untuk bersiap mengenali unsur melodi pada pertemuan berikutnya, lalu menutup pembelajaran dengan doa dan salam penutup (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan audio pola ketukan murni metronom/perkusi tunggal untuk murid yang membutuhkan scaffolding, dan audio pola irama instrumen digital multi-track bagi murid yang siap dengan tantangan lebih kompleks.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diperkenankan mendengarkan pengulangan audio hingga 3 kali dengan panduan hitungan visual, sedangkan murid cepat langsung mengidentifikasi setelah 1 kali pemutaran audio.
- Produk: Format lembar identifikasi menyediakan pilihan centang pola birama/tempo untuk murid pemula, serta isian rincian deskripsi ketukan (jumlah ketukan per birama dan kategori tempo) untuk murid mahir.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Meminta murid mendengarkan 2 sampel audio ketukan metronom digital berdurasi 10 detik lalu menyebutkan audio mana yang memiliki ketukan teratur. Butir 1: Audio A (ketukan stabil metronom 4/4 80 BPM); Butir 2: Audio B (ketukan metronom acak tanpa interval tetap). Acuan jawaban: Audio A berirama teratur, Audio B tidak berirama teratur.
Proses:- Penilaian lembar identifikasi pola irama berdasarkan 4 trek audio instrumen digital: Trek 1 (audio drum beat pop), Trek 2 (audio waltz virtual), Trek 3 (audio march beat synthesizer), Trek 4 (audio balada akustik digital). Acuan jawaban benar: Trek 1 = birama 4/4 tempo sedang; Trek 2 = birama 3/4 tempo sedang; Trek 3 = birama 4/4 tempo cepat; Trek 4 = birama 3/4 tempo lambat.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir dengan 2 butir soal audio kilat berdurasi 15 detik: Soal 1 memperdengarkan audio irama waltz digital (acuan jawaban: birama 3/4); Soal 2 memperdengarkan audio beat drum rock digital bertempo 130 BPM (acuan jawaban: birama 4/4 tempo cepat).
Formatif:- Tes lisan identifikasi keteraturan ketukan audio metronom digital (asesmen awal diagnostik)
- Lembar Kerja 'Detektif Irama' berisi identifikasi birama dan tempo 4 trek audio instrumen digital (asesmen proses)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Identifikasi Pola Birama pada Audio Berbasis Teknologi | Tepat mengidentifikasi 0-1 dari 4 trek audio pola birama (acuan: Trek 1 = 4/4, Trek 2 = 3/4, Trek 3 = 4/4, Trek 4 = 3/4) dengan bantuan penuh guru. | Tepat mengidentifikasi 2 dari 4 trek audio pola birama (acuan: Trek 1 = 4/4, Trek 2 = 3/4, Trek 3 = 4/4, Trek 4 = 3/4) dengan sedikit bimbingan guru. | Tepat mengidentifikasi 3 dari 4 trek audio pola birama (acuan: Trek 1 = 4/4, Trek 2 = 3/4, Trek 3 = 4/4, Trek 4 = 3/4) secara mandiri. | Tepat mengidentifikasi seluruh (4 dari 4) trek audio pola birama (acuan: Trek 1 = 4/4, Trek 2 = 3/4, Trek 3 = 4/4, Trek 4 = 3/4) secara mandiri dan konsisten. | | Identifikasi Kategori Tempo Ketukan Audio Berbasis Teknologi | Tepat mengidentifikasi kategori tempo pada 0-1 dari 4 trek audio (acuan: Trek 1 = sedang, Trek 2 = sedang, Trek 3 = cepat, Trek 4 = lambat) dengan panduan hitungan guru. | Tepat mengidentifikasi kategori tempo pada 2 dari 4 trek audio (acuan: Trek 1 = sedang, Trek 2 = sedang, Trek 3 = cepat, Trek 4 = lambat) dengan sedikit panduan. | Tepat mengidentifikasi kategori tempo pada 3 dari 4 trek audio (acuan: Trek 1 = sedang, Trek 2 = sedang, Trek 3 = cepat, Trek 4 = lambat) secara mandiri. | Tepat mengidentifikasi seluruh (4 dari 4) kategori tempo trek audio (acuan: Trek 1 = sedang, Trek 2 = sedang, Trek 3 = cepat, Trek 4 = lambat) secara mandiri dan tepat. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid mampu mendengar dan mengenali letak aksen ketukan pertama dalam membedakan birama 3/4 dan 4/4?
- Bagian media audio berbasis teknologi manakah yang paling efektif membantu murid memahami perbedaan tempo dan keteraturan irama?
Murid:- Langkah apa yang paling membantuku dalam mengenali apakah suatu pola ketukan berbirama 3/4 atau 4/4?
- Apakah aku sudah dapat membedakan tempo lambat, sedang, dan cepat saat mendengarkan rekaman drum digital?
Pertemuan 3 — Mengidentifikasi Unsur Melodi Berupa Rangkaian Nada dan Irama pada Media Berbasis Teknologi — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.1.1 Mengidentifikasi unsur-unsur musik berupa nada, irama, dan melodi dengan alat musik berbasis teknologi yang sesuai dengan kondisi setempat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan belajar murid, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu mengidentifikasi melodi sebagai perpaduan nada dan irama menggunakan media berbasis teknologi (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen diagnostik cepat: memperdengarkan dua kutipan audio instrumen digital (Audio A: ketukan drum statis tanpa nada; Audio B: melodi lagu 'Gundhul Pacul' pada keyboard virtual) lalu meminta murid mengangkat kartu pilihan bertuliskan A atau B untuk menentukan mana yang merupakan 'melodi' (acuan jawaban benar: Audio B, karena memiliki susunan tinggi-rendah nada berirama, sedangkan Audio A hanya irama ritmis tanpa nada) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak demonstrasi guru melalui aplikasi virtual keyboard/DAW sederhana yang memperlihatkan bagaimana satu nada tunggal (pitch) dan satu pola ketukan (ritme) dipadukan pada garis waktu (piano roll) membentuk kontur melodi (10 menit).
- Murid mendengarkan 3 contoh audio melodi pendek berdurasi 4 birama yang diputar guru: Melodi 1 (kontur naik: C4-D4-E4-G4), Melodi 2 (kontur mendatar: G4-G4-G4-G4 dengan ritme bervariasi), dan Melodi 3 (kontur turun: C5-A4-F4-D4) untuk mengenali arah gerak nada dan panjang-pendek ketukan pembentuk melodi (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid melakukan aktivitas permainan audio interaktif 'Tebak Kontur Melodi Digital' secara berpasangan menggunakan aplikasi virtual keyboard/audio player di gawai atau laptop kelas untuk mendengarkan 4 cuplikan melodi berturut-turut (10 menit).
- Murid mengerjakan Lembar Kerja Identifikasi Melodi dengan mengidentifikasi arah gerak rangkaian nada dan pola irama pada 4 cuplikan audio digital berikut: (1) Audio 1 cuplikan lagu 'Ibu Kita Kartini' [C4-D4-E4-F4-G4-E4-C4] (acuan: kontur melangkah naik lalu turun); (2) Audio 2 ketukan ritmis nada tunggal teratur [C4-C4-C4-C4 bernilai 1 ketuk] (acuan: bukan melodi beragam melainkan nada tunggal berulang/mendatar); (3) Audio 3 cuplikan intro melodi bertangga nada melompat [C4-G4-E4-C5] (acuan: kontur melompat naik-turun); (4) Audio 4 tangga nada turun berirama [G4-F4-E4-D4-C4 bertempo lambat] (acuan: kontur melangkah turun) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali hasil identifikasinya secara mandiri setelah guru memperlihatkan visualisasi grafik nada (piano roll) dari keempat audio tersebut pada layar proyektor untuk membuktikan kebenaran identifikasi rangkaian nada dan ketukan (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan bahwa melodi merupakan rangkaian nada tinggi-rendah yang bergerak dinamis dalam ikatan ketukan irama tertentu (5 menit).
- Guru memberikan asesmen akhir berupa 2 pertanyaan cek pemahaman singkat dan menyampaikan arahan untuk kegiatan praktik penerapan instrumen digital pada pertemuan berikutnya (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan visual berupa grafik balok tinggi-rendah nada (piano roll) saat audio diputar; murid yang lebih cepat diberikan audio cuplikan melodi dengan variasi ritme sinkopasi.
- Proses: Murid yang masih kesulitan mengidentifikasi kontur melodi dapat memutar ulang audio hingga 3 kali; murid yang mahir mengidentifikasi hanya dengan 1 kali pemutaran.
- Produk: Format pengisian lembar kerja dapat berupa penandaan tanda panah arah kontur gerak melodi (naik/turun/mendatar) atau penulisan deskripsi rangkaian nada secara lengkap.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan identifikasi melodi melalui respons kartu pilihan terhadap 2 cuplikan suara: Audio A (ketukan metronom/drum tanpa nada) dan Audio B (melodi lagu 'Gundhul Pacul' pada instrumen keyboard virtual). Acuan jawaban benar: Audio B karena memiliki unsur nada bertingkat dan irama yang menyatu menjadi melodi, sedangkan Audio A hanya irama ritmis tanpa nada.
Proses:- Penilaian performa identifikasi pada Lembar Kerja Identifikasi Melodi berbasis audio digital berisi 4 butir: Butir 1 Audio lagu 'Ibu Kita Kartini' [C4-D4-E4-F4-G4-E4-C4] (kunci: kontur melangkah naik lalu turun); Butir 2 Audio nada tunggal konstan [C4-C4-C4-C4] (kunci: nada mendatar/berulang); Butir 3 Audio melodi melompat [C4-G4-E4-C5] (kunci: kontur melompat naik-turun); Butir 4 Audio nada menurun bertempo lambat [G4-F4-E4-D4-C4] (kunci: kontur melangkah turun). Penskoran: Tiap butir benar bernilai 25 (Total skor maksimal = 100).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman 2 butir tertulis: (1) Sebutkan 2 unsur musik utama yang saling berpadu membentuk melodi! (Acuan: nada dan irama); (2) Jika pada audio digital terdengar bunyi nada C4 ke G4 lalu ke C5 dengan pola ketukan teratur, ke arah manakah kontur melodi tersebut bergerak? (Acuan: bergerak naik / melompat ke nada tinggi).
Formatif:- Tes lisan identifikasi awal saat apersepsi audio virtual
- Lembar Kerja formatif identifikasi kontur gerak melodi dan unsur pembentuknya (nada dan irama) pada 4 cuplikan audio digital
- Cek pemahaman tertulis di akhir pertemuan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Mengidentifikasi Kontur Rangkaian Nada dan Irama dalam Melodi Digital | Mengidentifikasi dengan tepat 1 dari 4 cuplikan melodi berbasis audio teknologi sesuai acuan kunci jawaban. | Mengidentifikasi dengan tepat 2 dari 4 cuplikan melodi berbasis audio teknologi sesuai acuan kunci jawaban. | Mengidentifikasi dengan tepat 3 dari 4 cuplikan melodi berbasis audio teknologi sesuai acuan kunci jawaban secara mandiri. | Mengidentifikasi dengan tepat seluruh (4 dari 4) cuplikan melodi berbasis audio teknologi sesuai acuan kunci jawaban secara mandiri dan konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan audio virtual dan visualisasi garis waktu nada membantu murid membedakan melodi dari sekadar irama ritmis tunggal?
- Bagian cuplikan melodi mana yang paling menantang untuk diidentifikasi oleh murid dan bagaimana penyesuaian bimbingannya?
Murid:- Bagian mana dari cuplikan audio tadi yang paling mudah kamu kenali arah gerak melodinya?
- Apakah kamu dapat membedakan dengan jelas saat sebuah bunyi hanya berupa ketukan irama biasa dibandingkan dengan bunyi yang sudah menjadi melodi?
Pertemuan 4 — Menerapkan Pola Irama Menggunakan Aplikasi Instrumen Musik Digital — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.1.2 Menerapkan unsur-unsur musik berupa nada, irama, dan melodi dengan alat musik berbasis teknologi yang sesuai dengan kondisi setempat
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan memastikan kesiapan gawai atau perangkat komputer yang telah terpasang aplikasi instrumen musik digital (contoh: Walk Band atau BandLab) (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menerapkan pola irama ketukan birama 4/4 menggunakan instrumen perkusi digital (virtual drum pad) (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan memperdengarkan 2 contoh pola ketukan digital berdurasi 5 detik melalui gawai guru: Pola 1 (ketukan teratur birama 4/4: ketukan 1-2-3-4 stabil) dan Pola 2 (ketukan acak tanpa pola). Murid diminta mengangkat kartu kode A jika ketukan teratur dan B jika tidak teratur (acuan jawaban: Pola 1 = A/teratur; Pola 2 = B/tidak teratur) (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid menyimak demonstrasi guru saat membuka fitur 'Drum Pad' pada aplikasi instrumen musik digital dan memperhatikan pemetaan instrumen: bantalan Kick/Bass Drum untuk ketukan dasar dan Snare Drum untuk aksen ketukan (5 menit).
- Murid mengamati panduan 2 pola irama birama 4/4 sederhana sepanjang 2 birama (8 ketukan) yang ditampilkan di papan tulis: Pola Irama A (Birama 1: Kick pada ketukan 1 dan 3, Snare pada ketukan 2 dan 4; Birama 2: sama dengan birama 1) dan Pola Irama B (Birama 1: Kick pada ketukan 1, 2, 3, Snare pada ketukan 4; Birama 2: sama dengan birama 1) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Secara berpasangan dalam tantangan 'Tebak & Tiru Ritme Digital', murid bergantian memainkan salah satu pola (Pola A atau Pola B) pada instrumen drum digital masing-masing sebanyak 2 birama penuh dengan tempo stabil 80 BPM, sementara pasangannya menebak dan segera menirukan kembali pola ketukan tersebut secara presisi (15 menit).
- Secara mandiri, murid mempraktikkan penerapan Pola Irama A dan Pola Irama B secara berurutan menggunakan aplikasi virtual drum pad masing-masing sebanyak 4 birama berulang dengan tempo teratur 80 BPM sesuai acuan notasi pola (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengevaluasi kestabilan ketukan jari mereka sendiri saat menekan bantalan instrumen digital, mencatat apakah ketukan berjalan teratur atau mengalami keterlambatan (latensi/ketidakteraturan tempo) (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap ketepatan ketukan murid dalam memainkan Pola Irama A dan Pola Irama B pada aplikasi digital (5 menit).
- Guru bersama murid menyimpulkan pentingnya keteraturan ketukan dalam membentuk irama pada instrumen musik digital, mengingatkan materi pertemuan berikutnya (penerapan nada, irama, dan melodi sederhana), dan menutup sesi dengan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar panduan visual urutan ketukan drum pad dengan kode warna berbeda untuk murid yang membutuhkan visualisasi tambahan.
- Proses: Bagi murid yang tempo ketukannya belum stabil, tempo metronom aplikasi diatur lebih lambat (60 BPM) dengan pendampingan terbimbing; bagi murid yang sudah mahir, diberikan tantangan memainkan pola pada tempo 100 BPM dengan penambahan komponen Hi-Hat pada setiap ketukan.
- Produk: Hasil penerapan pola irama dapat disajikan langsung melalui ketukan langsung di perangkat atau melalui rekaman MIDI loop sederhana sepanjang 4 birama di aplikasi.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik aural singkat di awal pertemuan: Murid merespons 2 sampel audio ketukan yang diputar guru: Pola 1 (ketukan teratur birama 4/4) dan Pola 2 (ketukan acak tanpa ritme). Acuan jawaban benar: Pola 1 adalah teratur (A), Pola 2 adalah tidak teratur (B).
Proses:- Observasi unjuk kerja mandiri memainkan 2 pola irama pada aplikasi drum virtual dengan tempo 80 BPM. Acuan penilaian mencakup 2 pola: (1) Pola A = Kick pada ketukan 1 & 3, Snare pada ketukan 2 & 4 sepanjang 2 birama; (2) Pola B = Kick pada ketukan 1, 2, 3, Snare pada ketukan 4 sepanjang 2 birama.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penerapan pola irama di akhir sesi: Murid secara acak diminta memainkan 1 birama Pola A (Kick ketukan 1, 3 dan Snare ketukan 2, 4) secara presisi di hadapan guru (acuan: ketukan jatuh tepat pada 4 hitungan metronom tanpa terhenti).
Formatif:- Unjuk kerja memainkan pola irama birama 4/4 (Pola A dan Pola B) menggunakan aplikasi instrumen musik digital secara langsung dan teramati.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan Pola Irama pada Aplikasi Musik Digital | Belum mampu memainkan Pola Irama A maupun Pola Irama B secara tepat pada aplikasi drum digital; ketukan jatuh acak dan tidak mengikuti hitungan birama 4/4. | Mampu memainkan salah satu pola (Pola Irama A atau Pola Irama B) pada aplikasi drum digital, namun ketukan sering tidak tepat hitungan atau tempo tidak stabil. | Mampu memainkan kedua pola (Pola Irama A: Kick ketukan 1 & 3, Snare ketukan 2 & 4; Pola Irama B: Kick ketukan 1, 2, 3, Snare ketukan 4) pada aplikasi drum digital dengan hitungan tepat dan tempo stabil secara mandiri. | Mampu memainkan kedua pola (Pola Irama A dan Pola Irama B) pada aplikasi drum digital secara konsisten, lancar, berulang minimal 4 birama penuh tanpa kesalahan hitungan dengan tempo stabil. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu praktik mandiri menggunakan aplikasi instrumen digital sudah memadai bagi seluruh murid?
- Kendala teknis apa (seperti latensi gawai atau keterbiasaan antarmuka layar sentuh) yang paling memengaruhi kestabilan ketukan irama murid?
Murid:- Bagian mana dari Pola Irama A dan B yang paling mudah atau paling menantang untuk dimainkan pada aplikasi musik digital?
- Bagaimana kamu melatih jari tanganmu agar ketukan jatuh tepat pada ketukan instrumen drum digital tanpa terlambat?
Pertemuan 5 — Menerapkan Unsur Nada, Irama, dan Melodi Sederhana dalam Permainan Alat Musik Berbasis Teknologi — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.1.2 Menerapkan unsur-unsur musik berupa nada, irama, dan melodi dengan alat musik berbasis teknologi yang sesuai dengan kondisi setempat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan teknis perangkat/aplikasi alat musik virtual (aplikasi keyboard/piano virtual atau daw/sound generator setempat), dan menyampaikan tujuan pembelajaran menerapkan unsur nada, irama, dan melodi secara terpadu (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal berupa tes diagnostik unjuk ketukan dan penekanan nada dasar singkat: murid diminta memainkan secara mandiri pola 4 ketukan nada C (do) - D (re) - E (mi) - F (fa) bertempo konstan pada aplikasi alat musik virtual untuk memetakan kesiapan motorik musikal murid (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru mendemonstrasikan lembar partitur melodi sederhana 2 birama 4/4 berbunyi: Birama 1 memuat nada C4 (ketukan 1), D4 (ketukan 2), E4 (ketukan 3), C4 (ketukan 4); Birama 2 memuat nada E4 (ketukan 1), F4 (ketukan 2), G4 (ketukan 3-4 bernilai 2 ketuk); murid mencermati hubungan ketukan irama stabil dengan perpindahan tinggi nada membentuk melodi pada tuts keyboard virtual (10 menit).
- Murid mencoba menyelaraskan tempo metronom digital internal (60 BPM) sembari menekan nada dasar C-D-E-F-G pada layar instrumen virtual secara berkesadaran tanpa terburu-buru untuk merasakan keteraturan ketukan birama (10 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid secara mandiri menerapkan unsur nada, irama, dan melodi dengan memainkan lembar melodi latihan 1 (Birama 1: C4 - D4 - E4 - C4; Birama 2: E4 - F4 - G4 - tahan 2 ketuk) menggunakan aplikasi alat musik virtual berkecepatan tempo 60 BPM (15 menit).
- Dalam suasana menggembirakan, murid mengikuti tantangan berpasangan 'Tebak Sambung Melodi Virtual', di mana murid A memainkan melodi Birama 1 lalu murid B langsung menyambung memainkan Birama 2 tepat pada ketukan berikutnya tanpa jeda tempo yang terputus (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa ketepatan permainannya sendiri melalui fungsi rekam audio/playback pada aplikasi virtual untuk mengevaluasi apakah ada nada yang meleset atau ketukan irama yang mendahului tempo (10 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan teknik menerapkan paduan nada, irama, dan melodi yang harmonis pada instrumen berbasis teknologi (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik performa latihan serta menyampaikan gambaran kesiapan untuk asesmen sumatif praktik pada pertemuan berikutnya tanpa menutup bab (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang membutuhkan bimbingan, partitur dilengkapi angka notasi tuts virtual (1-2-3-1 | 3-4-5); bagi murid yang mahir, partitur diperpanjang menjadi 4 birama dengan penambahan nada G4 - F4 - E4 - D4 - C4.
- Proses: Murid yang belum stabil ketukannya berlatih menggunakan metronom tempo lebih lambat (50 BPM) secara terbimbing, sedangkan murid yang sudah lancar memainkan pada tempo standar (60-70 BPM) secara mandiri.
- Produk: Semua murid menghasilkan rekaman unjuk kerja memainkan melodi sederhana pada aplikasi alat musik virtual dengan tingkat kecepatan tempo yang disesuaikan kesiapan motoriknya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik praktik: Murid menekan 4 nada berurutan C4 - D4 - E4 - F4 dengan nilai 1 ketuk tiap nada pada tempo 60 BPM di instrumen virtual. (Acuan: Murid dinyatakan siap jika mampu menekan keempat nada tersebut berurutan secara tepat tanpa melompati tuts dan tepat pada 4 ketukan ketukan stabil).
Proses:- Penilaian formatif unjuk kerja memainkan melodi 2 birama (Birama 1: C4-D4-E4-C4 durasi 1 ketuk per nada; Birama 2: E4-F4 durasi 1 ketuk per nada, G4 durasi 2 ketuk). Acuan ketercapaian: (1) Ketepatan 7 nada sesuai partitur (C-D-E-C-E-F-G); (2) Keteraturan irama stabil sesuai tempo metronom 60 BPM tanpa ketukan tersendat.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman performa mandiri: Murid memainkan kembali melodi 2 birama (C4-D4-E4-C4 | E4-F4-G4) sebanyak 1 kali putaran utuh direkam pada aplikasi. (Acuan ketercapaian: Tepat membunyikan 7 nada secara berurutan dan tepat menahan nada G4 selama 2 ketukan penuh pada birama kedua).
Formatif:- Unjuk kerja praktik memainkan melodi sederhana 2 birama pada aplikasi instrumen virtual
- Observasi ketepatan ketukan irama dan ketepatan tinggi nada menggunakan lembar ceklis formatif
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Penerapan Nada pada Alat Musik Berbasis Teknologi | Memainkan melodi dengan kesalahan lebih dari 3 nada dari total 7 nada target (C4-D4-E4-C4-E4-F4-G4) pada instrumen virtual. | Memainkan melodi dengan 2 sampai 3 kesalahan nada dari total 7 nada target pada instrumen virtual. | Memainkan melodi dengan tepat minimal 6 dari 7 nada target pada instrumen virtual secara mandiri. | Memainkan melodi dengan seluruh 7 nada target (C4-D4-E4-C4-E4-F4-G4) tepat tanpa kesalahan sama sekali pada instrumen virtual secara mandiri dan konsisten. | | Ketepatan Penerapan Irama dan Ketukan pada Melodi Virtual | Ketukan tidak teratur dan sering berhenti di tengah birama sehingga melodi terputus dari tempo acuan. | Ketukan mulai teratur namun masih terdapat 2-3 kali ketukan meleset (terlalu cepat atau lambat) dari tempo metronom acuan. | Ketukan irama teratur dan stabil mengikuti tempo acuan 60 BPM dengan toleransi maksimal 1 ketukan bergeser. | Ketukan irama stabil, presisi sepanjang 2 birama penuh sesuai tempo metronom 60 BPM termasuk penahanan 2 ketukan pada nada akhir. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan aplikasi instrumen virtual efektif membantu murid menyelaraskan nada dan irama menjadi alur melodi yang utuh?
- Bagian mana dari langkah penerapan melodi yang paling banyak mengalami kendala teknis atau ritmis pada murid?
Murid:- Apakah saya sudah berhasil menekan tuts nada virtual tepat bersamaan dengan ketukan irama metronom?
- Tantangan apa yang saya rasakan saat harus menahan durasi nada yang bernilai dua ketukan pada birama kedua?
Pertemuan 6 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 9.1.1 Mengidentifikasi unsur-unsur musik berupa nada, irama, dan melodi dengan alat musik berbasis teknologi yang sesuai dengan kondisi setempat
- TP 9.1.2 Menerapkan unsur-unsur musik berupa nada, irama, dan melodi dengan alat musik berbasis teknologi yang sesuai dengan kondisi setempat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, menyiapkan perangkat audio/komputer dan gawai tablet/ponsel berisi aplikasi instrumen virtual, serta membagi kelas ke dalam 7 kelompok beranggotakan 4 murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab, yaitu tes lisan identifikasi audio (TP 1) dan unjuk kerja bermain nada, irama, serta melodi dengan instrumen digital virtual (TP 2), serta menjelaskan tata tertib asesmen (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid menyimak penjelasan teknis guru mengenai alur Asesmen Tugas 1 (tes identifikasi audio per kelompok selama 3 menit di depan komputer/audio guru) dan Asesmen Tugas 2 (unjuk kerja memainkan pola nada, kestabilan irama/tempo, dan keutuhan melodi pada aplikasi keyboard virtual selama 6-7 menit per kelompok) (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Pelaksanaan Tugas 1: Setiap kelompok secara bergiliran (7 kelompok x 3 menit = 21 menit plus pergantian antarkelompok 1 menit) mendengarkan 3 simulasi audio digital dari meja guru lalu memberikan jawaban lisan terstruktur. Audio 1 (Unsur Nada): guru memperdengarkan dua nada digital berurutan C4 lalu G4, murid mengidentifikasi interval tinggi-rendah nada (acuan kunci: nada kedua lebih tinggi dari nada pertama / interval kuint naik). Audio 2 (Unsur Irama): guru memperdengarkan pola ketukan drum digital berulang sepanjang 4 birama pada tempo 90 BPM dengan ketukan mantap/rata, murid mengidentifikasi kestabilan pola ketukan dan jenis ketukan (acuan kunci: irama memiliki ketukan konstan/stabil 4/4 dengan aksen pada ketukan pertama dan ketiga). Audio 3 (Unsur Melodi): guru memperdengarkan frase melodi 8 ketuk synthesizer dengan kontur melodi menaik lalu menurun (C4-D4-E4-G4-E4-D4-C4), murid mengidentifikasi alur kontur melodi (acuan kunci: rangkaian nada bergerak naik menuju nada tertinggi lalu menurun kembali ke nada awal) (22 menit).
- Pelaksanaan Tugas 2: Kelompok secara bergiliran (7 kelompok x 7 menit = 49 menit) menampilkan unjuk kerja memainkan melodi sederhana 8 birama menggunakan aplikasi keyboard digital/DAW ponsel secara serempak/ansambel mini dengan kriteria yang dinilai: akurasi penjarian/nada melodi (melodi lagu daerah sederhana 'Gundhul Pacul' atau pola C-D-E-C), kestabilan irama/tempo (tempo 80-90 BPM stabil terjaga tanpa tersendat), dan keutuhan jalinan nada-irama-melodi dari awal hingga akhir lagu (47 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama kelompok secara sadar merefleksikan pengalaman pelaksanaan asesmen sumatif terkait ketepatan pendengaran musikal dan penguasaan aplikasi instrumen virtual dalam mengaplikasikan unsur nada, irama, dan melodi (1 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan penampilan seluruh kelompok dalam menyelesaikan asesmen sumatif Bab 1, serta menyampaikan umpan balik umum mengenai ketercapaian kompetensi identifikasi audio dan penerapan instrumen musik digital (1 menit).
- Guru merangkum capaian Bab 1 'Unsur-Unsur Musik', menyampaikan tindak lanjut/gambaran materi bab berikutnya, lalu menutup pembelajaran dengan doa dan salam (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi akses: Memastikan perangkat audio kelas terdengar jelas oleh seluruh kelompok dan tampilan layar tuts aplikasi keyboard virtual memiliki label notasi huruf yang jelas bagi murid yang memerlukan bantuan visual.
- Proses: Akomodasi akses: Kelompok yang menunggu giliran performa di meja utama dapat memanfaatkan sudut kelas yang tenang untuk memastikan perangkat aplikasi musik virtual masing-masing berfungsi tanpa mengubah materi pengujian.
- Produk: Standar bukti kinerja identifikasi audio dan bermain musik digital tetap seragam sesuai kriteria rubrik ketercapaian TP 1 dan TP 2.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- Tes identifikasi audio berbasis lisan/respons terarah dan unjuk kerja bermain musik berbasis teknologi: Ketepatan lisan/respons langsung murid dalam mengidentifikasi unsur nada, irama, dan melodi dari simulasi audio alat musik teknologi, serta unjuk kerja memainkan pola nada, irama, dan melodi menggunakan aplikasi musik digital
- tes lisan dan identifikasi audio serentak per kelompok kecil: Jawaban lisan terstruktur tiap kelompok (7 kelompok beranggotakan 4 murid, masing-masing 3 menit per kelompok bergantian di depan pengeras suara/komputer guru) yang secara tepat menyebutkan dan membedakan ketepatan nada, ketukan irama, dan kontur melodi dari audio instrumen digital yang diperdengarkan (25 menit; kelompok; instrumen: lembar observasi ketercapaian identifikasi audio dan rubrik penilaian lisan)
- unjuk kerja bermain musik berbasis teknologi secara kelompok kecil: Performa kelompok (7 kelompok @ 4 murid, masing-masing tampil 6-7 menit secara bergantian di depan kelas/meja audio guru: 7 kelompok x 7 menit = 49 menit) dalam memainkan frasa melodi sederhana, akurasi nada, dan kestabilan tempo irama menggunakan aplikasi instrumen virtual (seperti keyboard digital/DAW ponsel/tablet) (50 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja performa musik digital (kriteria: akurasi nada, kestabilan irama/tempo, keutuhan jalinan melodi))
Sumatif:- Tes identifikasi audio berbasis lisan/respons terarah dan unjuk kerja bermain musik berbasis teknologi: Ketepatan lisan/respons langsung murid dalam mengidentifikasi unsur nada, irama, dan melodi dari simulasi audio alat musik teknologi, serta unjuk kerja memainkan pola nada, irama, dan melodi menggunakan aplikasi musik digital
- tes lisan dan identifikasi audio serentak per kelompok kecil: Jawaban lisan terstruktur tiap kelompok (7 kelompok beranggotakan 4 murid, masing-masing 3 menit per kelompok bergantian di depan pengeras suara/komputer guru) yang secara tepat menyebutkan dan membedakan ketepatan nada, ketukan irama, dan kontur melodi dari audio instrumen digital yang diperdengarkan (25 menit; kelompok; instrumen: lembar observasi ketercapaian identifikasi audio dan rubrik penilaian lisan)
- unjuk kerja bermain musik berbasis teknologi secara kelompok kecil: Performa kelompok (7 kelompok @ 4 murid, masing-masing tampil 6-7 menit secara bergantian di depan kelas/meja audio guru: 7 kelompok x 7 menit = 49 menit) dalam memainkan frasa melodi sederhana, akurasi nada, dan kestabilan tempo irama menggunakan aplikasi instrumen virtual (seperti keyboard digital/DAW ponsel/tablet) (50 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja performa musik digital (kriteria: akurasi nada, kestabilan irama/tempo, keutuhan jalinan melodi))
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Identifikasi Nada Digital (TP 9.1.1) — Acuan: ketepatan menyebut arah/perubahan tinggi-rendah nada dari C4 ke G4 (nada kedua lebih tinggi/interval kuint naik) | Belum mampu mengidentifikasi arah perubahan tinggi nada pada audio instrumen virtual secara tepat. | Mengidentifikasi perubahan nada dengan ragu-ragu dan membutuhkan pengulangan audio lebih dari 2 kali. | Mengidentifikasi dengan tepat bahwa nada kedua lebih tinggi daripada nada pertama pada Audio 1 dengan 1 kali pengulangan. | Mengidentifikasi dengan tepat dan cepat bahwa nada kedua lebih tinggi (interval kuint naik C4 ke G4) secara mandiri pada pendengaran pertama. | | Identifikasi Irama Digital (TP 9.1.1) — Acuan: ketepatan menyebut pola ketukan stabil/teratur birama 4/4 tempo 90 BPM | Belum mampu menyebutkan keteraturan pola ketukan irama pada audio drum digital. | Menyebutkan ketukan irama teratur namun keliru menentukan kestabilan pola birama. | Mengidentifikasi dengan tepat bahwa irama memiliki pola ketukan yang stabil dan konstan pada birama 4/4 tempo 90 BPM. | Mengidentifikasi secara tepat, mandiri, dan rinci mengenai kestabilan tempo dan aksen ketukan irama 4/4 sejak pemutaran pertama. | | Identifikasi Melodi Digital (TP 9.1.1) — Acuan: ketepatan menyebut kontur alur melodi Audio 3 (bergerak menaik lalu menurun kembali ke nada awal) | Belum mampu mengenali arah gerak jalinan melodi pada audio synthesizer. | Hanya mengenali sebagian arah gerak melodi (misalnya hanya menyebut nada naik, tetapi luput saat nada turun). | Mengidentifikasi dengan tepat bahwa melodi bergerak dengan alur kontur naik kemudian turun kembali ke nada dasar. | Mengidentifikasi secara tepat, utuh, dan seketika alur kontur melodi dari frase awal menaik hingga akhir menurun ke nada C4. | | Akurasi Nada pada Alat Musik Berbasis Teknologi (TP 9.1.2) — Acuan nada melodi lagu: C-D-E-C / notasi melodi 8 birama | Memainkan melodi digital dengan banyak kesalahan tuts/nada (lebih dari 4 nada salah). | Memainkan melodi digital dengan 3-4 kesalahan nada pada tuts aplikasi. | Memainkan melodi digital dengan akurasi nada yang baik, hanya terdapat 1-2 nada keliru. | Memainkan seluruh susunan nada melodi pada instrumen virtual secara tepat dan akurat tanpa kesalahan tuts sepanjang lagu. | | Kestabilan Irama dan Tempo Permainan (TP 9.1.2) — Acuan tempo: ketukan stabil tempo 80-90 BPM | Permainan instrumen digital sering terhenti atau tempo berganti-ganti secara drastis (tidak stabil). | Permainan instrumen digital sesekali mengalami ketukan tersendat saat perpindahan tuts. | Mempertahankan ketukan irama dan tempo permainan digital secara stabil dari awal hingga akhir lagu. | Mempertahankan ketukan irama dan tempo permainan digital secara konsisten, stabil, dan selaras penuh bersama seluruh anggota kelompok. | | Keutuhan Jalinan Melodi Sederhana (TP 9.1.2) — Acuan: rangkaian lagu 8 birama utuh | Hanya memainkan potongan melodi terputus (kurang dari separuh lagu). | Memainkan sebagian besar melodi lagu namun terputus sebelum mencapai frase penutup. | Memainkan rangkaian frasa nada dan irama menjadi melodi lagu sederhana yang utuh sepanjang 8 birama. | Memainkan seluruh rangkaian melodi lagu sederhana secara utuh, lancar, dan mengalir tuntas bersama kelompok tanpa jeda ragu. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu tes lisan audio (22 menit) dan unjuk kerja bermain instrumen musik virtual (47 menit) berjalan efektif bagi 7 kelompok?
- Bagaimana tingkat ketepatan identifikasi audio murid pada masing-masing unsur nada, irama, dan melodi?
- Apakah penerapan instrumen musik berbasis teknologi memfasilitasi ketercapaian kompetensi bermain musik seluruh murid secara adil dan objektif?
Murid:- Bagian unsur musik mana (nada, irama, atau melodi) yang paling mudah dan paling menantang untuk diidentifikasi melalui audio digital?
- Bagaimana pengalaman memainkan aplikasi instrumen virtual bersama kelompok selama asesmen sumatif berlangsung?
- Apa hal terpenting yang saya pelajari tentang penerapan nada, irama, dan melodi pada teknologi musik sepanjang Bab 1 ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Musik SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek)
- Aplikasi instrumen virtual keyboard/piano (misalnya Virtual Piano atau Perfect Piano)
- Perangkat gawai (smartphone/tablet/laptop) dan pelantang suara (speaker)
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022
- Aplikasi metronom digital / drum machine virtual (seperti BandLab, Soundtrap, atau aplikasi metronom berbasis gawai/komputer)
- Sampel audio ketukan dan ritme digital format MP3/WAV (berbagai birama dan tempo)
- Perangkat pemutar audio/speaker aktif dan LCD proyektor
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek 2022/Edisi Revisi)
- Aplikasi virtual piano / keyboard digital (Virtual Piano, Perfect Piano, atau DAW BandLab/GarageBand)
- File audio cuplikan melodi instrumen digital
- Speaker aktif dan perangkat proyektor kelas
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek 2022).
- Aplikasi instrumen musik digital pada gawai/ponsel pintar atau tablet (Walk Band / BandLab / GarageBand).
- Speaker aktif / pengeras suara kelas untuk demonstrasi pemutaran pola audio.
- Buku Panduan Guru Seni Musik SMP/MTs Kelas IX (Kemendikbudristek 2022/Edisi Revisi)
- Aplikasi virtual musical instrument (Perfect Piano / Walk Band / Soundtrap atau instrumen keyboard elektronik di sekolah)
- Lembar notasi melodi latihan 2 birama 4/4
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
- Aplikasi Instrumen Virtual Musik Digital (Virtual Piano / Keyboard Virtual / DAW Ponsel/Tablet)
- Perangkat Audio Komputer / Pengeras Suara Kelas
- File Audio Simulasi Nada, Irama, dan Melodi Digital Guru
- Lembar Observasi dan Rubrik Asesmen Sumatif Bab 1
|