MODUL AJAR Seni Musik — Kelas 6 (Fase C) Topik: Bab 4 — MENAMPILKAN KARYA MUSIK INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Musik |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Bab 4 — MENAMPILKAN KARYA MUSIK |
|---|
| Alokasi Waktu | 24 JP (24 x 35 menit = 840 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 8 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 6.4.1 Mengeksplorasi variasi pola irama dan tempo dengan alat musik ritmis menggunakan teknik dasar dalam pementasan karya musik
- TP 6.4.2 Menerapkan unsur-unsur musik berupa nada dan melodi menggunakan alat musik melodis saat menampilkan pertunjukan karya musik
- TP 6.4.3 Melakukan umpan balik mengenai karya dan kemampuan bermusik orang lain pada pementasan musik menggunakan istilah musik yang tepat
- TP 6.4.4 Menunjukkan minat dan rasa ingin tahu dalam kegiatan bermusik pada pementasan karya musik
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana ketukan bunyi alat musik ritmis dapat terdengar teratur saat dimainkan bersama-sama?
- Apa yang membedakan rasa musik ketika pola irama dimainkan dalam tempo lambat dibandingkan tempo sedang?
- Bagaimana rasa ketukan lagu jika ketukan yang seharusnya lemah justru kita beri tekanan lebih kuat?
- Apa yang terjadi pada pertunjukan musik jika pola ketukan ritmis dipercepat secara tiba-tiba atau bertahap?
- Bagaimana urutan bilah atau lubang nada pada alat musik melodis membantu kita menghasilkan nada yang tepat?
- Apa yang terjadi pada bunyi melodi lagu jika kita salah menekan satu bilah nada pada tangga nada diatonis?
- Bagaimana cara kita membunyikan melodi lagu pada alat musik melodis agar terdengar tepat dan enak didengar?
- Apa perbedaan antara memainkan nada satu per satu secara terpisah dengan memainkan rangkaian melodi lagu secara utuh dalam pementasan?
- Apa yang membuat kalian penasaran ketika mendengar gabungan bunyi alat musik ritmis dan melodis yang dimainkan bersama?
- Bagaimana cara kalian menunjukkan ketertarikan untuk mencoba memainkan paduan alat musik ritmis dan melodis dalam pementasan?
- Istilah musik apa yang kita gunakan saat mendengar teman bernyanyi atau bermain alat musik dengan bunyi yang meleset dari nada yang seharusnya?
- Bagaimana cara kita memberi masukan yang membangun kepada teman tentang cepat-lambat ketukan dan ketepatan pukulan irama dalam penampilannya?
- Bagaimana keterpaduan antara ketukan ritmis dan melodi lagu saat kita memainkan karya musik secara bersama-sama dalam sebuah simulasi pementasan?
- Istilah musik apa saja yang dapat kita gunakan saat memberikan umpan balik agar teman kita mengetahui ketepatan nada, irama, dan tempo permainannya?
- Bagaimana keterpaduan variasi pola irama ritmis dan ketepatan melodi melodis dapat mewujudkan pertunjukan musik ansambel yang harmonis?
- Mengapa penggunaan istilah musik yang tepat seperti nada, tempo, irama, melodi, dan dinamika sangat penting saat memberikan ulasan apresiasi karya musik?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Eksplorasi Pola Irama Dasar dan Tempo Lambat hingga Sedang Menggunakan Alat Musik Ritmis — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.4.1 Mengeksplorasi variasi pola irama dan tempo dengan alat musik ritmis menggunakan teknik dasar dalam pementasan karya musik
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan belajar murid, dan menata posisi duduk melingkar untuk aktivitas musikal (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik ritmis: guru menepukkan 2 pola ketukan 4/4 sederhana (Pola A: 4 ketuk rata per birama [| X X X X |]; Pola B: ketuk beraksen pada hitungan 1 dan 3 [| X . X . |]), lalu murid menirukan kembali menggunakan tepukan tangan atau meja untuk memeriksa kestabilan pulsa dan irama dasar (10 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengeksplorasi variasi pola irama dasar birama 4/4 serta perubahan tempo lambat (largo/adagio, sekitar 60 BPM) dan tempo sedang (moderato/andante, sekitar 90 BPM) menggunakan alat musik ritmis (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengamati peragaan guru mengenai teknik dasar memegang dan membunyikan alat musik ritmis (tamborin: digoyang dan dipukul pada telapak tangan; kastanyet: dijepit dan ditepuk di antara ibu jari dan jari tengah; marakas: diayunkan tegas searah; kendang mini/rebana: dipukul bagian tengah untuk bunyi bulat dan tepi untuk bunyi tajam) (10 menit).
- Murid secara berkesadaran menyimak 3 pola irama dasar birama 4/4 yang dituliskan guru di papan tulis: Pola 1 [| 1 1 1 1 |] (ketukan utuh rata), Pola 2 [| 1 . 1 1 |] (ketuk pertama panjang, ketuk ketiga dan keempat rapat), Pola 3 [| 1 1 . 1 |] (variasi jeda di ketukan ketiga), lalu melafalkan suku kata ritmis 'ta-ta-ta-ta' sesuai pola (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid memainkan permainan tantangan ritmis menggembirakan 'Kereta Ritmis Berubah Laju': murid dibagi menjadi kelompok kecil beranggotakan 4-5 anak dengan instrumen ritmis berbeda (tamborin, marakas, rebana, kastanyet), lalu memainkan Pola 1 dan Pola 2 secara serempak mengikuti ketukan metronom guru pada tempo lambat (60 BPM) (15 menit).
- Tiap kelompok mengeksplorasi perpindahan dari tempo lambat (60 BPM) ke tempo sedang (90 BPM) pada Pola 2 dan Pola 3, mempertahankan kestabilan ketukan tanpa bertabrakan ritme menggunakan teknik dasar memegang dan memukul alat musik masing-masing (15 menit).
- Setiap kelompok menampilkan eksplorasi gabungan: memainkan Pola 1 dalam tempo lambat selama 2 birama, kemudian langsung berganti memainkan Pola 3 dalam tempo sedang selama 2 birama sebagai peragaan pementasan mini ansambel ritmis (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru merefleksikan pengalaman memainkan alat musik ritmis: mengidentifikasi tantangan menjaga keteraturan ketukan saat tempo berpindah dari lambat ke sedang serta ketepatan teknik dasar yang digunakan (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan dan umpan balik langsung terhadap ketepatan pola irama dan kestabilan tempo lambat-sedang yang telah dieksplorasi murid (3 menit).
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini dan menginformasikan bahwa pada pertemuan berikutnya eksplorasi akan diperdalam dengan variasi irama sinkopasi dan tempo cepat (4 menit).
- Murid merapikan serta meletakkan kembali alat musik ritmis ke tempat penyimpanan sesuai teknik pemeliharaan bahan, lalu berdoa bersama menutup pembelajaran (3 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan panduan visual bagan notasi angka ketukan ritmis 4/4 sederhana di papan tulis untuk murid yang memerlukan panduan visual konkret.
- Proses: Murid yang sudah lancar menjaga tempo diberi tantangan memainkan variasi kombinasi Pola 2 dan Pola 3 secara bergantian mandiri, sedangkan murid yang masih ragu didampingi dengan ketukan panduan tepuk guru pada Pola 1.
- Produk: Unjuk kerja eksplorasi ritmis disesuaikan dengan jenis alat musik yang dipilih murid (alat ritmis membranofon seperti rebana, idiofon kocok seperti marakas, atau idiofon pukul seperti tamborin/kastanyet).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes tiru ritmis diagnostik di awal pembelajaran: Murid menirukan 2 pola ketukan birama 4/4 yang diperagakan guru. Pola A: | X X X X | (4 ketuk konstan); Pola B: | X . X . | (ketuk aksen pada hitungan 1 dan 3). Kriteria: Tepat bila murid menirukan kedua pola tanpa meleset dari ketukan pulsa; Cukup bila menirukan 1 pola dengan tepat; Kurang bila ketukan tidak beraturan.
Proses:- Pengamatan langsung saat aktivitas kelompok 'Kereta Ritmis Berubah Laju' dan penampilan mini ansambel ritmis: Menilai kemampuan murid memainkan Pola 1 (| 1 1 1 1 |), Pola 2 (| 1 . 1 1 |), dan Pola 3 (| 1 1 . 1 |) pada tempo lambat (60 BPM) dan tempo sedang (90 BPM) dengan teknik dasar alat musik ritmis yang benar.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman dan peragaan singkat akhir sesi: Setiap kelompok memainkan Pola 1 (tempo lambat 2 birama) disambung Pola 3 (tempo sedang 2 birama). Kriteria ketercapaian: (1) Ketukan tepat sesuai notasi ritmis; (2) Perubahan tempo lambat ke sedang terdengar stabil dan tegas tanpa berhenti di tengah perpindahan; (3) Teknik memegang dan membunyikan alat musik ritmis sesuai kaidah.
Formatif:- Observasi unjuk kerja eksplorasi pola irama dasar birama 4/4 menggunakan lembar ceklis keteraturan ketukan
- Penilaian kinerja ketepatan memainkan alat musik ritmis pada tempo lambat dan tempo sedang
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Eksplorasi Pola Irama Dasar (Pola 1, 2, dan 3) | Belum mampu membunyikan pola irama dasar birama 4/4 secara tepat walau dengan bimbingan penuh guru. | Mampu membunyikan 1 pola irama dasar (Pola 1) dengan tepat, namun masih keliru saat mencoba Pola 2 atau Pola 3. | Mampu membunyikan 3 pola irama dasar (Pola 1, 2, dan 3) dengan ketukan yang tepat dan stabil. | Mampu membunyikan seluruh pola irama dasar (Pola 1, 2, dan 3) dengan ketukan sangat presisi, konsisten, dan mandiri. | | Penerapan Variasi Tempo (Lambat dan Sedang) | Belum mampu membedakan dan menjaga kestabilan ketukan pada tempo lambat maupun sedang. | Mampu mengikuti tempo lambat, tetapi ketukan menjadi tidak stabil saat beralih ke tempo sedang. | Mampu memainkan alat musik ritmis secara konsisten pada tempo lambat (60 BPM) dan tempo sedang (90 BPM). | Mampu memainkan dan melakukan transisi antara tempo lambat dan tempo sedang dengan sangat mulus, stabil, dan tepat. | | Teknik Dasar Memainkan Alat Musik Ritmis | Belum memegang atau membunyikan alat musik ritmis sesuai teknik dasarnya sehingga bunyi yang dihasilkan tidak keluar dengan wajar. | Memegang alat musik ritmis dengan benar namun teknik membunyikannya masih kaku dan tidak konsisten. | Memegang dan membunyikan alat musik ritmis (tamborin/kastanyet/marakas/rebana) dengan teknik dasar yang tepat. | Menerapkan teknik dasar memainkan alat musik ritmis secara sempurna, luwes, dan menghasilkan resonansi bunyi yang bersih. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah instruksi peragaan teknik memegang dan membunyikan alat musik ritmis sudah cukup jelas dipahami seluruh murid?
- Bagian mana dari eksplorasi transisi tempo lambat ke sedang yang paling membutuhkan bimbingan tambahan bagi murid?
Murid:- Alat musik ritmis apa yang paling kamu sukai saat dimainkan hari ini dan mengapa?
- Apa yang kamu rasakan saat harus mempercepat ketukan dari tempo lambat ke tempo sedang bersama teman sekelompokmu?
Pertemuan 2 — Eksplorasi Variasi Pola Irama Sinkopasi dan Tempo Cepat dengan Alat Musik Ritmis dalam Pementasan — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.4.1 Mengeksplorasi variasi pola irama dan tempo dengan alat musik ritmis menggunakan teknik dasar dalam pementasan karya musik
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran murid, dan menyiapkan alat musik ritmis (tamborin, marakas, kendang/kastanyet) (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengeksplorasi variasi pola irama sinkopasi dan tempo cepat menggunakan alat musik ritmis dalam simulasi pementasan (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memainkan 2 contoh pola ketukan 4/4 berulang menggunakan tepuk tangan: Pola A = ketukan rata jatuh di hitungan 1, 2, 3, 4; Pola B = ketukan sinkopasi dengan aksen pada ketukan gantung/lemah 'dan' (1 . 2 dan . 4). Murid diminta mengidentifikasi pola mana yang memiliki aksen gantung/sinkopasi (acuan diagnostik: Pola B adalah pola sinkopasi karena aksen jatuh pada up-beat/hitungan gantung) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid menyimak demonstrasi guru tentang teknik dasar memainkan pola ritmis sinkopasi pada alat musik ritmis (tamborin dipukul pada hitungan 'dan' setelah hitungan 2: 1 - 2 - [dan] - 4) dengan tempo sedang (MM 80) lalu dinaikkan ke tempo cepat (MM 120) (10 menit).
- Murid bersama guru mencoba 2 variasi pola irama sinkopasi menggunakan teknik dasar pukulan/kocokan alat musik ritmis: Variasi 1 (hitungan 4/4: tepuk/pukul pada ketukan 1, ketukan 2-dan, ketukan 4) dan Variasi 2 (hitungan 4/4: pukul pada ketukan 1-dan, ketukan 3-dan) pada tempo sedang menuju cepat (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Murid dibagi ke dalam kelompok kecil beranggotakan 4-5 orang untuk melakukan 'Tantangan Sinkopasi Cepat': setiap kelompok memilih salah satu alat musik ritmis (tamborin, marakas, atau kastanyet) dan berlatih mengeksplorasi penggabungan Variasi 1 dan Variasi 2 secara bergantian dalam tempo cepat (MM 110-120) secara stabil (20 menit).
- Setiap kelompok menampilkan eksplorasi pola irama sinkopasi dalam format simulasi pementasan berdurasi 1-2 menit di depan kelas menggunakan teknik dasar memainkan alat ritmis secara serempak dan stabil pada tempo cepat (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama kelompoknya memeriksa kembali kestabilan tempo cepat dan ketepatan jatuhnya aksen sinkopasi yang baru saja mereka mainkan dalam pementasan (10 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan bagaimana pola irama sinkopasi dan perubahan tempo cepat memberikan dinamika yang bersemangat dalam pementasan musik ritmis (5 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap pencapaian seluruh kelompok dan menutup kegiatan pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan bagan simbol ketukan notasi ritmis sinkopasi visual sederhana untuk kelompok yang memerlukan panduan visual hitungan.
- Proses: Bagi murid yang masih kesulitan menjaga tempo cepat, diberikan kesempatan memainkan sinkopasi pada tempo sedang (MM 90) terlebih dahulu sebelum beralih ke tempo cepat (MM 120); bagi murid yang mahir, diberikan tantangan variasi sinkopasi bersahut-sahutan (call and response).
- Produk: Eksplorasi permainan ritmis kelompok dapat memilih fokus pada satu jenis alat ritmis yang dikuasai atau kombinasi dua alat musik ritmis sejenis.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Guru memperdengarkan 2 contoh pola ketukan 4/4 berulang dengan tepukan tangan: Pola A (ketukan lurus beraksen pada hitungan 1, 2, 3, 4) dan Pola B (ketukan beraksen gantung pada hitungan 1, 2-dan, 4). Murid diminta menentukan pola mana yang merupakan ritme sinkopasi. Acuan: Pola B merupakan ritme sinkopasi karena aksen bergeser ke ketukan lemah/gantung (up-beat).
Proses:- Lembar observasi unjuk kerja eksplorasi pola irama sinkopasi dan tempo cepat dalam pementasan kelompok. Kriteria: (1) Ketepatan aksen sinkopasi pada hitungan gantung (Variasi 1: hitungan 1, 2-dan, 4; Variasi 2: hitungan 1-dan, 3-dan); (2) Kestabilan tempo cepat (MM 110-120) tanpa melambat atau tersendat; (3) Penerapan teknik dasar memegang dan membunyikan alat musik ritmis (tamborin dipukul/dikocok mantap, marakas dikocok tegas, atau kastanyet dikatupkan rapat).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru meminta setiap kelompok menyebutkan letak ketukan aksen pada Variasi 1 sinkopasi yang dimainkan. Acuan: Aksen jatuh pada ketukan 1, ketukan 'dan' setelah hitungan ke-2, dan ketukan 4.
Formatif:- Asesmen diagnostik awal: identifikasi pola ritmis beraksen gantung/sinkopasi.
- Observasi unjuk kerja proses latihan dan pementasan eksplorasi pola irama sinkopasi pada tempo cepat.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Eksplorasi Pola Irama Sinkopasi | Belum mampu memainkan variasi pola irama sinkopasi; ketukan masih jatuh sepenuhnya pada hitungan rata/lurus. | Mampu memainkan 1 variasi pola irama sinkopasi namun letak aksen gantung masih sering meleset dari hitungan semestinya. | Mampu memainkan 2 variasi pola irama sinkopasi (Variasi 1 dan Variasi 2) dengan letak aksen hitungan gantung yang tepat. | Mampu mengeksplorasi dan memainkan 2 variasi pola irama sinkopasi secara konsisten, tepat, dan variatif bergantian tanpa kesalahan hitungan. | | Pengendalian Tempo Cepat | Belum mampu mempertahankan tempo cepat; ketukan melambat drastis atau berhenti di tengah permainan. | Mampu memainkan pada tempo cepat namun laju ketukan tidak stabil (sering terburu-buru atau melambat). | Mampu mempertahankan tempo cepat (MM 110-120) secara stabil dari awal hingga akhir pementasan karya ritmis. | Mampu memimpin dan mempertahankan tempo cepat secara konsisten, stabil, dan presisi bersama seluruh anggota kelompok. | | Teknik Dasar Alat Musik Ritmis dalam Pementasan | Belum menerapkan teknik dasar memegang dan membunyikan alat musik ritmis sesuai jenis alatnya. | Menerapkan teknik dasar memegang dan membunyikan alat musik ritmis dengan bantuan arahan berulang dari guru. | Menerapkan teknik dasar memegang dan membunyikan alat musik ritmis secara mandiri dan menghasilkan bunyi ritmis yang jelas. | Menerapkan teknik dasar membunyikan alat musik ritmis secara konsisten, mantap, dan menghasilkan dinamika bunyi yang rapi sepanjang pementasan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah langkah peragaan pola sinkopasi memfasilitasi murid memahami ketukan gantung sebelum beralih ke tempo cepat?
- Bagaimana keterlibatan murid dalam kelompok saat membagi variasi pola irama ritmis dalam pementasan karya musik?
Murid:- Bagian mana dari ketukan sinkopasi pada tempo cepat yang terasa paling menantang untuk dimainkan bersama kelompok?
- Bagaimana perasaanmu saat kelompok berhasil menyelesaikan ketukan ritmis cepat secara kompak dalam pementasan?
Pertemuan 3 — Penerapan Unsur Nada pada Tangga Nada Diatonis Menggunakan Alat Musik Melodis — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.4.2 Menerapkan unsur-unsur musik berupa nada dan melodi menggunakan alat musik melodis saat menampilkan pertunjukan karya musik
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, serta memeriksa kehadiran dan kesiapan alat musik melodis (pianika/rekorder/glockenspiel) yang dibawa murid (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memainkan satu nada acak (nada C/do atau G/sol) pada instrumen peraga di depan kelas, lalu meminta murid secara individu membunyikan kembali nada yang sama pada alat melodis masing-masing untuk memetakan kesiapan penerapan letak nada dasar diatonis (acuan: nada C/1 terletak pada bilah/tuts putih berlabel do, nada G/5 terletak pada bilah/tuts berlabel sol) (10 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menerapkan nada dan melodi pada tangga nada diatonis C mayor menggunakan alat musik melodis, serta menyampaikan alur aktivitas yang akan dilakukan (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid mengamati bagan tangga nada diatonis C mayor (1/do, 2/re, 3/mi, 4/fa, 5/sol, 6/la, 7/si, 1'/do tinggi) yang dipajang di papan tulis, lalu guru mendemonstrasikan penjarian/pengetukan setiap nada secara runtut naik dan turun (15 menit).
- Murid secara berkesadaran berlatih mandiri menyuarakan tangga nada diatonis naik (C-D-E-F-G-A-B-C') dan turun (C'-B-A-G-F-E-D-C) pada alat musik melodis masing-masing untuk memastikan ketepatan penjarian setiap tuts/bilah nada (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid memainkan permainan tantangan melodi 'Tebak Nada Bersambung', di mana guru membunyikan 2 nada berturutan (misalnya 1-3 atau 2-4) dan murid secara serempak dan riang merespons dengan memainkan 2 nada lanjutan berikutnya (misalnya 3-5 atau 4-6) pada alat musik melodisnya secara tepat (15 menit).
- Murid menerapkan rangkaian unsur melodi lagu anak sederhana 'Ibu Kita Kartini' frasa pertama: | 1 2 3 4 | 5 . 3 1 | 6 . 1' 7 | 5 . . . | menggunakan alat musik melodis secara mandiri berulang kali hingga seluruh ketukan nada tepat (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali bunyi nada yang dihasilkan alat melodisnya secara hening, mengevaluasi tuts atau bilah nada mana yang masih sering meleset atau tertukar, lalu mengulanginya 2 kali hingga bunyinya bersih dan tepat (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan terhadap keterampilan murid dalam menerapkan unsur nada pada tangga nada diatonis C mayor menggunakan alat musik melodis (5 menit).
- Guru menutup pertemuan dengan memberikan apresiasi atas latihan mandiri yang telah dilakukan dan mengarahkan murid untuk merapikan serta membersihkan alat musik melodisnya masing-masing (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan stiker label not angka pada bilah tuts alat musik melodisnya, sedangkan murid yang mahir menggunakan alat melodis tanpa label visual.
- Proses: Murid yang memerlukan bimbingan tambahan berlatih melodi frasa pendek (4 nada pertama: 1-2-3-4), sedangkan murid yang telah menguasai memainkan frasa lengkap lagu hingga 16 ketukan secara mandiri.
- Produk: Semua murid memainkan melodi menggunakan alat musik melodis; murid cepat memainkan tanpa jeda keraguan antar-nada, sedangkan murid yang masih berkembang memainkan dengan tempo lambat terbimbing.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes unjuk kerja diagnostik awal: Guru meminta murid membunyikan nada C (1/do) dan nada G (5/sol) pada alat musik melodis masing-masing. Acuan: (1) Nada C berbunyi tepat pada bilah tuts 1/do; (2) Nada G berbunyi tepat pada bilah tuts 5/sol.
Proses:- Observasi unjuk kerja penerapan melodi frasa lagu | 1 2 3 4 | 5 . 3 1 | 6 . 1' 7 | 5 . . . |. Kriteria ketepatan: Murid mampu membunyikan seluruh 12 notasi melodi tersebut secara tepat pada tuts/bilah alat musik melodis.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman unjuk kerja di akhir sesi: Murid secara bergiliran memainkan tangga nada diatonis naik C-D-E-F-G-A-B-C' (1-2-3-4-5-6-7-1') pada alat musik melodis. Acuan: seluruh 8 nada berbunyi urut dan tepat dari nada terendah hingga nada tertinggi tanpa salah pencet/ketuk bilah.
Formatif:- Unjuk kerja penerapan tangga nada diatonis C mayor dan frasa melodi lagu pada alat musik melodis menggunakan lembar observasi pengamatan ketepatan nada.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Penerapan Nada Diatonis pada Alat Musik Melodis | Mampu membunyikan kurang dari 4 nada dari 8 nada pada tangga nada diatonis C mayor secara tepat. | Mampu membunyikan 4 hingga 5 nada dari 8 nada pada tangga nada diatonis C mayor secara tepat. | Mampu membunyikan 6 hingga 7 nada dari 8 nada pada tangga nada diatonis C mayor secara tepat. | Mampu membunyikan seluruh 8 nada pada tangga nada diatonis C mayor (1-2-3-4-5-6-7-1') secara tepat dan mandiri. | | Penerapan Frasa Melodi Lagu pada Alat Musik Melodis | Mampu memainkan melodi frasa lagu (| 1 2 3 4 | 5 . 3 1 | 6 . 1' 7 | 5 . . . |) dengan ketepatan kurang dari 6 notasi nada. | Mampu memainkan melodi frasa lagu dengan tepat pada 6 hingga 8 notasi nada. | Mampu memainkan melodi frasa lagu dengan tepat pada 9 hingga 11 notasi nada. | Mampu memainkan seluruh 12 notasi nada pada melodi frasa lagu secara utuh dan tepat tanpa kesalahan nada. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid sudah mampu menemukan dan membunyikan letak tangga nada diatonis C mayor dengan tepat pada alat musik melodis masing-masing?
- Bagian notasi melodi mana yang paling banyak mengalami kesalahan penjarian/pengetukan oleh murid?
Murid:- Nada manakah pada tangga nada diatonis yang menurutmu paling mudah dan paling sulit dimainkan pada alat musikmu?
- Bagaimana caramu memastikan agar jarimu tidak salah menekan tuts saat memainkan melodi lagu?
Pertemuan 4 — Penerapan Unsur Melodi Lagu Menggunakan Alat Musik Melodis dalam Format Pementasan — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.4.2 Menerapkan unsur-unsur musik berupa nada dan melodi menggunakan alat musik melodis saat menampilkan pertunjukan karya musik
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa pembuka (3 menit).
- Guru memeriksa kehadiran dan memastikan kesiapan fisik murid serta instrumen alat musik melodis (pianika atau rekorder) dalam kondisi bersih dan siap dimainkan (4 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik: murid diminta menekan/meniup 3 nada acak pada pianika/rekorder (C4/do, E4/mi, G4/sol) untuk memetakan keakuratan penjarian dan peniupan nada dasar secara berurutan (acuan ketepatan: nada C4 dibunyikan dengan jari 1 jempol/tutup seluruh lubang, E4 jari 3 tengah/buka dua lubang bawah, G4 jari 5 kelingking/buka 4 lubang bawah) (8 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru tentang penerapan unsur melodi lagu (rangkaian tinggi-rendah nada yang membentuk kalimat lagu) menggunakan partitur melodi lagu daerah 'Manuk Dadali' frasa pertama: | 1 1 2 3 | 3 . 2 1 | 2 3 2 1 | 6 . . . | (acuan nada: do-do-re-mi | mi-re-do | re-mi-re-do | la rendah) (10 menit).
- Murid secara berkesadaran berlatih penjarian mandiri tanpa meniup (fingering silent play) untuk menghafal letak tuts/lubang nada pada frasa melodi tersebut (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid membentuk formasi pementasan per kelompok (4-5 orang) di depan ruang kelas layaknya panggung pertunjukan kecil (5 menit).
- Dalam suasana menggembirakan, setiap kelompok mengikuti tantangan 'Melodi Estafet': murid 1 memainkan birama 1 (| 1 1 2 3 |), murid 2 menyambung birama 2 (| 3 . 2 1 |), murid 3 birama 3 (| 2 3 2 1 |), dan murid 4 birama 4 (| 6 . . . |) secara tersambung tanpa jeda nada yang terputus (15 menit).
- Setiap kelompok secara bergantian menampilkan pertunjukan melodi lagu utuh 4 birama tersebut dalam format pementasan kelompok dengan menjaga ketepatan nada dan kesinambungan alur melodi (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengevaluasi permainan melodinya sendiri dengan menandai apakah terdapat nada yang fals, tertukar, atau tertinggal saat bermain dalam format kelompok pementasan (10 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap keberhasilan kelompok yang mampu menerapkan perpindahan nada melodi secara mulus dalam format pementasan karya musik (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali pentingnya ketepatan nada dan penjarian saat memainkan melodi lagu pada pementasan karya musik (5 menit).
- Guru menyampaikan tindak lanjut untuk latihan penggabungan alat musik melodis dan ritmis pada pertemuan berikutnya, serta menutup pembelajaran dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan partitur dengan stiker warna/nomor jari pada tuts/lubang; murid cepat diberikan partitur lanjutan frasa kedua lagu 'Manuk Dadali' (| 2 2 3 4 | 4 . 3 2 | 3 4 3 2 | 1 . . . |).
- Proses: Murid lambat berlatih berpasangan dengan tempo lambat terbimbing; murid mahir memimpin keselarasan birama kelompok secara mandiri.
- Produk: Murid lambat cukup memainkan minimal 2 birama pertama melodi dengan nada tepat; murid mahir memainkan seluruh 4 birama melodi lagu secara utuh dan stabil.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan penjarian nada dasar C4, E4, dan G4 pada alat musik melodis (rekorder/pianika). Acuan ketepatan: nada C4 (do), E4 (mi), dan G4 (sol) berbunyi bersih tanpa distorsi desah udara.
Proses:- Pengamatan langsung saat murid memainkan rangkaian melodi lagu Manuk Dadali 4 birama (| 1 1 2 3 | 3 . 2 1 | 2 3 2 1 | 6 . . . |) dalam kelompok pementasan (acuan: ketepatan letak nada pada instrumen dan kelancaran alur melodi tanpa nada salah).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman praktis akhir pertemuan: setiap murid memainkan melodi 2 birama pilihan (| 1 1 2 3 | 3 . 2 1 |) secara mandiri di hadapan guru. Kriteria ketercapaian: membunyikan 6 hitungan nada secara urut dan tepat tinggi-rendahnya tanpa ada nada sumbang.
Formatif:- Observasi unjuk kerja penerapan nada dan melodi menggunakan alat musik melodis dalam format kelompok pementasan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Nada pada Alat Musik Melodis | Membunyikan nada yang sebagian besar tidak tepat atau salah letak tuts/penjarian (kurang dari 2 nada tepat dari melodi target). | Membunyikan 2-3 nada dengan tepat pada alat musik melodis tetapi masih sering ragu atau menghasilkan nada sumbang. | Menerapkan sebagian besar nada (4-6 nada) pada frasa melodi lagu dengan tepat dan bersih. | Menerapkan seluruh nada (8 nada lengkap: 1 1 2 3 3 2 1 6) pada melodi lagu dengan tepat, jernih, dan tanpa kesalahan letak tuts/penjarian. | | Penerapan Rangkaian Melodi dalam Pementasan | Belum mampu memainkan rangkaian melodi lagu secara tersambung, nada terputus-putus di setiap birama. | Memainkan melodi lagu dengan jeda terhenti di tengah birama saat pergantian nada dalam format pementasan. | Memainkan 4 birama rangkaian melodi lagu secara berurutan dan mengalir dalam format pementasan kelompok. | Memainkan seluruh rangkaian melodi lagu secara utuh, lancar, berkesinambungan, dan stabil bersama kelompok pementasan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu untuk latihan penjarian mandiri dan unjuk kerja format pementasan sudah proporsional bagi semua murid?
- Bagian birama manakah dari melodi lagu yang paling banyak mengalami kesalahan nada oleh murid?
Murid:- Nada atau birama mana yang paling menantang untuk kamu mainkan pada alat musik melodis tadi?
- Bagaimana perasaanmu saat berhasil memainkan rangkaian melodi lagu secara bersambung di depan teman-teman?
Pertemuan 5 — Menunjukkan Minat dan Rasa Ingin Tahu dalam Kegiatan Bermusik Menggabungkan Alat Musik Ritmis dan Melodis — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.4.4 Menunjukkan minat dan rasa ingin tahu dalam kegiatan bermusik pada pementasan karya musik
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, menyapa murid, memeriksa kehadiran, dan mengondisikan kesiapan belajar murid (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menunjukkan minat dan rasa ingin tahu saat mengeksplorasi penggabungan alat musik ritmis dan melodis dalam konteks pementasan (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik minat dan rasa ingin tahu: guru memperdengarkan audio 30 detik cuplikan lagu 'Manuk Dadali' yang memadukan kastanyet (ritmis) dan pianika (melodis), lalu meminta setiap murid menuliskan di lembar secarik kertas satu alat yang paling ingin ia coba gabungkan beserta satu pertanyaan rasa ingin tahu tentang cara memadukannya (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid mengamati demonstrasi langsung di depan kelas di mana guru memainkan gabungan rebana (ritmis) dan rekorder (melodis) pada lagu daerah sederhana (10 menit).
- Murid mengidentifikasi wujud minat dan rasa ingin tahu melalui lembar telaah minat berisi 3 pertanyaan panduan eksplorasi: (1) 'Bagian lagu mana yang paling menarik perhatianmu saat kedua alat berbunyi bersama?', (2) 'Alat apa yang ingin kamu pilih untuk dicoba (ritmis atau melodis)?', (3) 'Eksplorasi bunyi seperti apa yang ingin kamu ketahui hasilnya saat kedua alat dimainkan bergantian atau serentak?' (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid mengikuti aktivitas interaktif 'Tantangan Eksplorasi Bunyi Rasa Ingin Tahu': secara bergantian murid memilih alat musik ritmis (marakas, rebana, kastanyet) atau melodis (pianika, rekorder) yang belum pernah dicoba dan secara sukarela menguji coba memadukannya dengan instrumen pilihan pasangannya (20 menit).
- Murid menunjukkan minat secara aktif dengan mengisi Lembar Jurnal Minat dan Eksplorasi Mandiri yang memuat 3 butir respon: (a) instrumen yang dipilih dan alasan ketertarikannya, (b) percobaan variasi bunyi yang diuji coba dengan rasa ingin tahu, (c) 2 pertanyaan lanjutan yang ingin dipelajari lebih dalam tentang perpaduan musik tersebut (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali catatan rasa ingin tahunya dan menyimpulkan secara tertulis hal baru apa yang memicu semangat bermusiknya hari ini (10 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan bagaimana minat dan rasa ingin tahu membantu seseorang menikmati proses bermusik bersama (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi terhadap keterlibatan aktif dan antusiasme eksplorasi seluruh murid (5 menit).
- Guru memberikan tindak lanjut untuk persiapan pertemuan berikutnya tentang umpan balik karya musik, lalu menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan beragam pilihan instrumen ritmis sederhana (tamborin, marakas, segitiga) dan instrumen melodis (pianika, rekorder) agar murid dapat menyalurkan rasa ingin tahu sesuai minatnya.
- Proses: Bagi murid yang masih ragu, guru memberikan panduan berupa kartu pemicu rasa ingin tahu; bagi murid yang sangat antusias, guru memberi kebebasan mencoba kombinasi 3 instrumen ritmis-melodis sekaligus.
- Produk: Respon rasa ingin tahu dan minat dapat dituangkan melalui lembar jurnal tulis atau rekaman ceklis pengamatan minat eksplorasi langsung.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik minat dan rasa ingin tahu tertulis: Murid mendengarkan cuplikan paduan alat musik ritmis-melodis lalu menuliskan 1 instrumen yang ingin dicoba dan 1 pertanyaan rasa ingin tahu terkait cara memadukan alat tersebut. (Kriteria penerimaan: murid menyebutkan nama minimal 1 alat ritmis/melodis dan menuliskan 1 pertanyaan operasional tentang penggabungan bunyi, misalnya 'Bagaimana ritme rebana tidak menutupi melodi pianika?').
Proses:- Observasi keterlibatan aktif eksplorasi instrumen: Pengamatan guru saat kegiatan 'Tantangan Eksplorasi Bunyi Rasa Ingin Tahu' menggunakan lembar ceklis indikator: (1) antusias mencoba instrumen ritmis/melodis secara sukarela, (2) mengajukan pertanyaan atau mencoba kombinasi bunyi baru dengan rasa ingin tahu tinggi.
Akhir Pertemuan:- Pemeriksaan Lembar Jurnal Minat dan Eksplorasi Mandiri: Murid melengkapi 3 butir respon jurnal minat: (1) Instrumen pilihan dan alasan minatnya, (2) Eksplorasi paduan bunyi yang dicoba, (3) 2 pertanyaan tindak lanjut rasa ingin tahu (Kriteria ketercapaian: ketiga butir terisi lengkap dengan refleksi minat personal dan pertanyaan eksplorasi yang relevan dengan musik).
Formatif:- Lembar observasi unjuk minat dan rasa ingin tahu selama eksplorasi alat musik ritmis dan melodis
- Lembar Jurnal Minat dan Eksplorasi Mandiri
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menunjukkan minat dalam kegiatan bermusik | Menunjukkan ketertarikan pasif dan hanya mau mencoba alat musik ritmis/melodis jika diinstruksikan berulang kali oleh guru. | Menunjukkan ketertarikan mencoba alat musik ritmis atau melodis dengan arahan langsung dan bimbingan guru. | Menunjukkan minat secara mandiri dengan antusias memilih dan mencoba memainkan alat musik ritmis maupun melodis dalam kegiatan bermusik. | Menunjukkan minat yang tinggi secara konsisten dan proaktif mencoba berbagai variasi alat musik ritmis dan melodis secara mandiri. | | Menunjukkan rasa ingin tahu dalam kegiatan bermusik | Belum menunjukkan rasa ingin tahu untuk mengeksplorasi perpaduan alat musik ritmis dan melodis. | Menunjukkan rasa ingin tahu dengan mengajukan 1 pertanyaan atau mencoba 1 eksplorasi paduan bunyi dengan bantuan panduan guru. | Menunjukkan rasa ingin tahu dengan aktif mencoba eksplorasi perpaduan alat musik serta merumuskan pertanyaan lanjutan tentang bunyi secara mandiri. | Menunjukkan rasa ingin tahu mendalam dengan secara konsisten bereksplorasi mencoba aneka kemungkinan perpaduan bunyi dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan eksploratif. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penyediaan ragam instrumen ritmis dan melodis berhasil membangkitkan rasa ingin tahu seluruh murid?
- Bagaimana tingkat antusiasme dan minat murid saat diberi kesempatan mengeksplorasi paduan bunyi secara bebas dan menyenangkan?
Murid:- Alat musik ritmis atau melodis apa yang paling membuatmu penasaran untuk kamu mainkan lebih sering?
- Perpaduan bunyi seperti apa yang paling kamu sukai saat mencobanya hari ini?
Pertemuan 6 — Pemberian Umpan Balik Mengenai Karya Bermusik Menggunakan Istilah Ketepatan Nada, Tempo, dan Irama — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.4.3 Melakukan umpan balik mengenai karya dan kemampuan bermusik orang lain pada pementasan musik menggunakan istilah musik yang tepat
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, memeriksa kehadiran murid, serta mengondisikan kelas agar tertib dan siap belajar (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini, yaitu belajar memberikan umpan balik karya bermusik orang lain menggunakan istilah ketepatan nada (pitch/fals/pas), tempo (cepat/lambat/stabil), dan irama (pola ritme/ketukan) (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat melalui kuis lisan mencocokkan 3 situasi bunyi dengan istilah musik yang tepat: (1) Suara melodi pianika terlalu tinggi atau meleset dari notasi (acuan istilah: nada/fals); (2) Ketukan ketipung makin lama makin terburu-buru (acuan istilah: tempo tidak stabil/terlalu cepat); (3) Pola pukulan rebana terputus-putus dan tidak sesuai ketukan lagu (acuan istilah: irama tidak tepat) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid menyimak penjelasan guru melalui bagan panduan istilah umpan balik musik yang mencakup 3 aspek: (1) Ketepatan Nada (nada pas/tepat vs sumbang/fals); (2) Tempo (stabil, lambat/lento, sedang/moderato, cepat/allegro, atau berubah-ubah/tidak konstan); (3) Irama (ketukan ritmis teratur, sinkopasi tepat, atau pukulan meleset dari ketukan) (10 menit).
- Murid mendengarkan 2 contoh rekaman audio pendek penampilan musik murid tahun lalu: Rekaman A menampilkan melodi vokal dengan nada fals pada bait kedua tetapi tempo stabil, sedangkan Rekaman B menampilkan permainan marakas dengan tempo yang melambat di tengah lagu dan irama ketukan yang meleset (10 menit).
- Guru memodelkan cara menyusun kalimat umpan balik objektif berbasis istilah musik di papan tulis, misalnya: 'Permainan pada Rekaman A sudah memiliki tempo yang stabil, namun ketepatan nada vokal di bait kedua terdengar sumbang/fals sehingga perlu disesuaikan dengan nada dasar pianika' (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid memainkan aktivitas tantangan menggembirakan 'Detektif Musik': Guru memutar 3 klip audio pementasan instrumen murid (Klip 1: nada melodi pianika meleset/fals di akhir frasa; Klip 2: tempo ketukan tamborin berubah-ubah dari cepat ke lambat; Klip 3: irama ketukan kastanyet keluar dari ketukan birama). Murid secara mandiri mencatat istilah musik yang sesuai pada lembar detektif (acuan Klip 1: ketepatan nada/fals; Klip 2: tempo tidak stabil; Klip 3: irama tidak tepat) (15 menit).
- Murid mengamati pemutaran video pementasan karya musik ansambel sederhana (berisi vokal, pianika, dan alat ritmis) berdurasi 3 menit yang ditampilkan di depan kelas (10 menit).
- Murid secara mandiri menuliskan lembar umpan balik untuk karya pementasan pada video tersebut yang memuat 3 aspek ulasan: ulasan ketepatan nada (acuan: mengidentifikasi bagian nada pas atau sumbang/fals), ulasan tempo (acuan: mengidentifikasi keteraturan cepat-lambat lagu), dan ulasan irama (acuan: mengidentifikasi ketepatan ketukan pola ritmis alat musik) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Dua orang perwakilan murid membacakan lembar umpan balik yang telah disusunnya, lalu guru bersama murid lain memeriksa ketepatan penggunaan istilah nada, tempo, dan irama yang digunakan (10 menit).
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan pentingnya menggunakan istilah musik yang tepat dan objektif (nada, tempo, dan irama) saat memberikan umpan balik agar teman dapat memperbaiki kemampuan bermusiknya (5 menit).
- Guru menyampaikan tindak lanjut bahwa keterampilan umpan balik ini akan langsung dipraktikkan saat simulasi pementasan terpadu antarkelompok pada pertemuan 7, kemudian menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan disediakan kartu glosarium saku berisi definisi dan kata kunci istilah nada (fals/pas), tempo (stabil/cepat/lambat), dan irama (ketukan pas/meleset). Murid yang mahir diberikan audio dengan variasi dinamika tempo yang lebih kompleks.
- Proses: Murid yang memerlukan bimbingan diarahkan mengisi lembar umpan balik berscaffolding kalimat panduan, sedangkan murid mahir langsung menyusun uraian umpan balik analitis secara mandiri.
- Produk: Umpan balik dapat disajikan dalam format formulir ceklis beranotasi istilah atau paragraf ulasan evaluatif lengkap.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik kesiapan istilah musik: Guru membacakan 3 skenario: (1) 'Bunyi pianika terdengar sumbang karena tuts yang ditekan salah', istilah apa yang digunakan? (acuan benar: nada/ketepatan nada/fals); (2) 'Pukulan tamborin awalnya santai lalu tiba-tiba melaju terlalu kencang', istilah apa yang digunakan? (acuan benar: tempo/tempo tidak stabil/perubahan tempo); (3) 'Pukulan kendang tidak jatuh pas pada ketukan lagu', istilah apa yang digunakan? (acuan benar: irama/ketukan ritmis). Kriteria siap: murid dapat menyebutkan minimal 2 istilah musik secara tepat.
Proses:- Lembar pengamatan 'Detektif Musik' mencocokkan masalah bunyi pada 3 klip audio: Klip 1 (acuan: nada tidak tepat/fals pada pianika), Klip 2 (acuan: tempo tidak stabil/melambat pada tamborin), Klip 3 (acuan: irama meleset/tidak sinkron pada kastanyet). Kriteria ketercapaian: tepat mengidentifikasi minimal 2 dari 3 klip.
- Lembar telaah umpan balik tertulis murid terhadap rekaman video ansambel musik yang dinilai dari ketepatan penggunaan istilah ketepatan nada, tempo, dan irama secara objektif dan jelas.
Akhir Pertemuan:- Pengecekan pemahaman akhir: Murid melengkapi 3 kalimat rumpang umpan balik musik: (1) 'Bunyi vokal yang tidak sesuai dengan tangga nada lagu disebut nada ...' (acuan kunci: sumbang/fals/tidak tepat); (2) 'Kecepatan ketukan lagu yang dijaga konstan dari awal hingga akhir lagu menunjukkan ... yang stabil' (acuan kunci: tempo); (3) 'Pukulan alat musik ritmis yang pas dengan ayunan ketukan lagu menunjukkan ketepatan ...' (acuan kunci: irama/ritme). Kriteria tuntas: minimal 2 dari 3 jawaban tepat.
Formatif:- Asesmen diagnostik lisan tebak istilah musik berdasarkan 3 skenario bunyi pada awal pembelajaran.
- Tantangan 'Detektif Musik' mengidentifikasi masalah nada, tempo, dan irama dari 3 klip audio pendek.
- Penilaian unjuk kerja penulisan lembar umpan balik pementasan musik berdasarkan aspek ketepatan nada, tempo, dan irama.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penggunaan Istilah Ketepatan Nada dalam Umpan Balik | Belum mampu menggunakan istilah ketepatan nada (pas/sumbang/fals) saat mengulas karya bermusik orang lain. | Menggunakan istilah nada namun belum tepat menunjuk bagian lagu yang tepat atau sumbang/fals. | Menggunakan istilah nada (pas/fals) secara tepat dalam mengulas bagian karya musik orang lain dengan bimbingan. | Menggunakan istilah ketepatan nada secara mandiri, tepat, dan spesifik menunjukkan letak nada pas maupun sumbang/fals pada karya musik orang lain. | | Penggunaan Istilah Tempo dalam Umpan Balik | Belum mampu menggunakan istilah tempo (cepat/lambat/stabil) saat mengulas karya bermusik orang lain. | Menyebutkan istilah cepat/lambat tetapi tidak mengaitkannya dengan kestabilan tempo lagu. | Menggunakan istilah tempo (stabil, cepat, lambat, atau perubahan kecepatan) secara tepat dalam mengulas penampilan musik orang lain. | Menggunakan istilah tempo secara tepat, konsisten, dan mampu menganalisis kestabilan ketukan dari awal hingga akhir karya musik secara mandiri. | | Penggunaan Istilah Irama dalam Umpan Balik | Belum mampu menggunakan istilah irama (pola ketukan/ritme) saat mengulas karya bermusik orang lain. | Menyebutkan istilah irama namun keliru membedakannya dengan istilah melodi atau lirik lagu. | Menggunakan istilah irama secara tepat untuk mengulas keteraturan atau ketepatan pukulan alat musik ritmis pada karya orang lain. | Menggunakan istilah irama secara tepat dan mendalam dalam mengulas variasi pola ritmis dan kesesuaian ketukan karya musik orang lain secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah contoh audio dan pemodelan kalimat yang diberikan berhasil memandu murid menggunakan istilah musik (nada, tempo, irama) secara objektif?
- Bagaimana respons murid saat melakukan aktivitas 'Detektif Musik', apakah mereka antusias dan mampu membedakan persoalan tempo dengan irama?
Murid:- Istilah musik apa (nada, tempo, atau irama) yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu amati saat mendengarkan penampilan teman?
- Mengapa penting bagi kita untuk menyampaikan masukan bermusik dengan bahasa yang tepat dan santun?
Pertemuan 7 — Simulasi Pementasan Musik Terpadu Serta Pemberian Umpan Balik Antarkelompok dengan Istilah Musik — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.4.1 Mengeksplorasi variasi pola irama dan tempo dengan alat musik ritmis menggunakan teknik dasar dalam pementasan karya musik
- TP 6.4.2 Menerapkan unsur-unsur musik berupa nada dan melodi menggunakan alat musik melodis saat menampilkan pertunjukan karya musik
- TP 6.4.3 Melakukan umpan balik mengenai karya dan kemampuan bermusik orang lain pada pementasan musik menggunakan istilah musik yang tepat
- TP 6.4.4 Menunjukkan minat dan rasa ingin tahu dalam kegiatan bermusik pada pementasan karya musik
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, menyapa murid, dan memfasilitasi doa bersama (3 menit).
- Guru mengecek kehadiran murid serta memeriksa kesiapan alat musik ritmis (tamborin, kendang mini, marakas) dan alat musik melodis (pianika, rekorder) yang akan digunakan (4 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu melakukan simulasi pementasan musik terpadu (gabungan alat ritmis dan melodis lagu Manuk Dadali) serta melatih pemberian umpan balik antarkelompok dengan istilah musik yang tepat (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui kuis tebak istilah musik: murid menjawab arti istilah nada (tinggi rendah bunyi), melodi (rangkaian nada), tempo (cepat lambat ketukan), dan irama/ritme (pola panjang pendek bunyi) secara lisan cepat (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak arahan guru mengenai panduan teknis simulasi pementasan musik terpadu yang memadukan pola irama ritmis dan alur melodi lagu daerah 'Manuk Dadali' (8 menit).
- Murid bersama kelompoknya mencermati 3 istilah musik acuan yang wajib digunakan dalam lembar umpan balik simulasi, yaitu: (1) Ketepatan nada (keakuratan titinada melodi), (2) Tempo (kestabilan kecepatan ketukan lambat/sedang/cepat), dan (3) Irama (ketepatan pola ketukan ritmis) (7 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid dalam kelompok penampil 1 dan 2 melakukan 'Permainan Rantai Bunyi Ansambel' sebagai pemanasan menggembirakan: pemain ritmis memainkan variasi ketukan 4/4 sambil bersahut-sahutan dengan pemain melodis yang membunyikan 4 birama pertama melodi 'Manuk Dadali' secara kompak (10 menit).
- Kelompok 1 menampilkan simulasi pementasan musik terpadu: pemain ritmis mengeksplorasi variasi pola irama dan tempo menggunakan teknik dasar pukulan alat ritmis, sementara pemain melodis menerapkan nada dan melodi lagu 'Manuk Dadali' secara selaras di panggung kelas (3 menit).
- Kelompok 2 mengamati penampilan Kelompok 1, menunjukkan rasa ingin tahu terhadap aransemen yang dimainkan, lalu mengisi catatan umpan balik berdasarkan unsur nada, irama, dan tempo (10 menit).
- Kelompok 2 menampilkan simulasi pementasan musik terpadu di depan kelas dengan memadukan variasi pola ritmis dan melodi lagu secara utuh (12 menit).
- Kelompok 1 mengamati penampilan Kelompok 2 dan mencatat pengamatan menggunakan istilah ketepatan nada, tempo, dan irama pada lembar pengamatan (10 menit).
- Perwakilan kedua kelompok saling bertukar dan membacakan umpan balik antarkelompok secara terarah menggunakan ketiga istilah musik acuan tersebut (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mengevaluasi hasil simulasi pementasan musik terpadu serta memeriksa kesesuaian istilah musik yang digunakan dalam kalimat umpan balik antarkelompok (5 menit).
- Murid menyimpulkan perbaikan yang perlu disiapkan untuk penampilan ansambel musik pada pertemuan asesmen berikutnya (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan terhadap minat, rasa ingin tahu, dan kekompakan seluruh kelompok selama simulasi pementasan musik terpadu (4 menit).
- Guru menginformasikan agenda pertemuan berikutnya (Pertemuan 8) yaitu unjuk kerja asesmen sumatif ansambel musik serta mengingatkan murid untuk merawat dan menyimpan alat musik masing-masing (4 menit).
- Pelajaran ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu murid (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memerlukan bimbingan diberikan partitur notasi angka 'Manuk Dadali' dengan panduan ketukan birama yang disederhanakan; murid mahir diberikan variasi sinkopasi ritmis tambahan.
- Proses: Pada kelompok ritmis dan melodis, murid yang masih ragu memainkan bagian nada dasar dipasangkan dengan rekan yang memandu ketukan; murid yang mandiri memimpin variasi tempo kelompok.
- Produk: Umpan balik tertulis/lisan dapat berupa 1 kalimat evaluasi per aspek istilah musik untuk murid reguler, atau analisis perpaduan irama-melodi yang lebih terperinci bagi murid yang lebih cepat.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Kuis tanya jawab lisan singkat untuk mengidentifikasi kesiapan konsep istilah musik dan teknik alat musik (acuan: nada = tinggi rendah bunyi; melodi = rangkaian nada yang teratur; tempo = cepat lambat jalannya ketukan musik; irama = pola panjang pendek bunyi yang berulang).
Proses:- Observasi keterpaduan bermain alat musik ritmis (variasi pola irama dan tempo) dan melodis (penerapan nada dan melodi lagu Manuk Dadali) selama simulasi pementasan (indikator: pemain ritmis menjaga kestabilan ketukan birama 4/4; pemain melodis memainkan nada do-re-mi-fa-sol-la-si tanpa meleset).
- Pemeriksaan lembar umpan balik antarkelompok mengenai ketepatan penggunaan 3 istilah musik: nada, tempo, dan irama (acuan: memuat minimal 3 catatan yang secara spesifik menyebut ketepatan nada, kestabilan tempo, dan keselarasan irama kelompok lawan).
- Observasi minat dan rasa ingin tahu murid (indikator: antusias mencoba variasi alat musik, aktif bertanya dan berdiskusi perbaikan aransemen dalam simulasi pementasan).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: masing-masing kelompok menyebutkan 1 catatan evaluasi berbasis istilah nada, tempo, atau irama yang akan diperbaiki saat pementasan berikutnya (acuan penerimaan: kelompok menyebutkan minimal 1 saran konkret perbaikan dengan istilah yang tepat, misalnya 'mempertahankan tempo sedang agar ketukan tamborin tidak mendahului pianika').
Formatif:- Asesmen diagnostik awal: kuis lisan 4 istilah dasar musik (nada, melodi, tempo, irama).
- Lembar observasi unjuk kerja simulasi pementasan: keterpaduan pola irama alat ritmis dan alur melodi alat melodis.
- Lembar penilaian teman sejawat (peer-feedback): ketepatan penggunaan istilah nada, tempo, dan irama dalam memberikan umpan balik antarkelompok.
- Lembar ceklis observasi minat dan rasa ingin tahu murid dalam aktivitas simulasi bermusik.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Eksplorasi Pola Irama dan Tempo Alat Ritmis (TP 6.4.1) | Memainkan alat musik ritmis dengan pola irama yang belum teratur dan tempo sering berubah tanpa kendali selama simulasi pementasan. | Memainkan alat musik ritmis dengan pola irama dasar secara teratur namun masih ragu saat menerapkan variasi tempo dalam simulasi. | Mengeksplorasi variasi pola irama dan mempertahankan tempo yang konsisten menggunakan teknik dasar alat musik ritmis secara tepat dalam simulasi pementasan. | Mengeksplorasi ragam variasi pola irama dan tempo dengan teknik dasar alat musik ritmis secara konsisten, luwes, dan mandiri sepanjang simulasi pementasan. | | Penerapan Nada dan Melodi Alat Melodis (TP 6.4.2) | Menerapkan nada dan melodi menggunakan alat musik melodis dengan banyak nada yang meleset dan alur melodi terputus-putus. | Menerapkan unsur nada dan melodi lagu menggunakan alat musik melodis tetapi sesekali kehilangan ketepatan pada pergantian frasa melodi. | Menerapkan unsur nada dan alur melodi lagu menggunakan alat musik melodis secara tepat dan selaras dalam pementasan. | Menerapkan seluruh unsur nada dan melodi lagu secara sangat tepat, stabil, dan selaras tanpa kesalahan nada dari awal hingga akhir simulasi pementasan. | | Pemberian Umpan Balik Menggunakan Istilah Musik (TP 6.4.3) | Memberikan umpan balik tanpa menggunakan istilah musik yang tepat (hanya menyebut bagus atau tidak bagus). | Memberikan umpan balik dengan menggunakan 1 istilah musik yang tepat (misalnya hanya menyebut tempo) untuk menilai karya orang lain. | Melakukan umpan balik mengenai karya dan kemampuan bermusik kelompok lain menggunakan 2-3 istilah musik yang tepat (nada, irama, tempo). | Melakukan umpan balik secara runtut, jelas, dan sangat tepat menggunakan seluruh istilah musik (nada, irama, tempo) beserta alasan perbaikannya secara mandiri. | | Minat dan Rasa Ingin Tahu dalam Bermusik (TP 6.4.4) | Kurang menunjukkan minat dan pasif selama kegiatan simulasi pementasan karya musik. | Menunjukkan minat mengikuti kegiatan bermusik jika diarahkan dan diingatkan oleh guru. | Menunjukkan minat dan rasa ingin tahu aktif dalam mencoba keterpaduan alat musik ritmis dan melodis selama simulasi pementasan. | Menunjukkan minat dan rasa ingin tahu yang tinggi secara konsisten, berinisiatif mengeksplorasi keterpaduan musik dan bersemangat dalam simulasi pementasan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah simulasi pementasan musik terpadu berhasil memadukan peran alat musik ritmis dan melodis secara seimbang?
- Apakah murid telah terbiasa menggunakan istilah musik yang tepat (nada, tempo, irama) saat memberikan umpan balik kepada kelompok temannya?
- Bagian mana dari simulasi pementasan yang masih membutuhkan penguatan teknis sebelum pelaksanaan asesmen sumatif?
Murid:- Bagian mana yang paling saya nikmati saat melakukan simulasi pementasan musik bersama teman kelompok saya?
- Apakah saya sudah mampu memberikan saran kepada kelompok lain menggunakan istilah nada, tempo, dan irama dengan benar?
- Apa yang perlu kelompok saya tingkatkan agar permainan musik kami lebih padu dan selaras pada pementasan karya berikutnya?
Pertemuan 8 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.4.1 Mengeksplorasi variasi pola irama dan tempo dengan alat musik ritmis menggunakan teknik dasar dalam pementasan karya musik
- TP 6.4.2 Menerapkan unsur-unsur musik berupa nada dan melodi menggunakan alat musik melodis saat menampilkan pertunjukan karya musik
- TP 6.4.3 Melakukan umpan balik mengenai karya dan kemampuan bermusik orang lain pada pementasan musik menggunakan istilah musik yang tepat
- TP 6.4.4 Menunjukkan minat dan rasa ingin tahu dalam kegiatan bermusik pada pementasan karya musik
Pendahuluan:- Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, doa bersama, dan mengecek kesiapan alat musik ritmis (tamborin, marakas, kastanyet, kendang) serta alat musik melodis (pianika, rekorder) setiap kelompok (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab 4, yaitu unjuk kerja ansambel musik gabungan ritmis-melodis dan pengisian lembar ulasan apresiasi pertunjukan musik (4 menit).
- Guru menjelaskan alur teknis pementasan: 5 kelompok (masing-masing 5-6 murid) akan tampil bergiliran selama 10-12 menit (termasuk transisi), sementara murid yang sedang tidak tampil menyimak dan mencatat pengamatan untuk lembar apresiasi (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid menyimak penjelasan rubrik unjuk kerja ansambel musik (eksplorasi pola irama dan tempo ritmis, penerapan nada dan melodi, serta antusiasme bermain) dan rubrik lembar ulasan apresiasi (5 menit).
- Guru membagikan format Lembar Ulasan Apresiasi Tertulis yang memuat 5 istilah musik target (nada, tempo, irama, melodi, dinamika) beserta panduan pengamatannya (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Pelaksanaan Tugas 1 (Unjuk Kerja Ansambel Musik): Secara bergiliran, 5 kelompok menampilkan karya musik ansambel lagu daerah/nasional (misal: 'Manuk Dadali' atau 'Gundhul Pacul') berdurasi masing-masing 10-12 menit (total 60 menit) memainkan variasi pola irama dan tempo dengan alat musik ritmis serta ketepatan nada dan melodi dengan alat musik melodis, sementara guru mengamati dan menilai performa serta antusiasme keterlibatan murid (57 menit).
- Pelaksanaan Tugas 2 (Lembar Ulasan Apresiasi): Setiap murid secara individual dan mandiri melengkapi lembar ulasan apresiasi tertulis berdurasi 20 menit untuk mengulas pementasan kelompok lain menggunakan 5 istilah musik yang tepat: nada (ketepatan titinada), tempo (kestabilan cepat/lambat), irama (keteraturan ketukan/pola ritmis), melodi (rangkaian nada lagu), dan dinamika (tingkat keras/lembut bunyi) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengumpulkan lembar ulasan apresiasi tertulis kepada guru secara tertib dan mandiri (3 menit).
- Murid melakukan refleksi diri singkat secara berkesadaran mengenai pengalaman memainkan alat musik ansambel dan memberikan umpan balik berbasis istilah musik objektif (4 menit).
Penutup:- Guru mengapresiasi kerja keras, kolaborasi, dan kemandirian seluruh kelompok yang telah mementaskan karya musik serta menyelesaikan ulasan apresiasi tertulis dengan tertib (2 menit).
- Guru memberikan rangkuman umum pencapaian bab 4 tentang pementasan ansambel musik dan menutup pembelajaran dengan doa bersama (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi akses: partitur notasi angka dan bagan ketukan ritmis disediakan dalam ukuran cetak yang lebih besar bagi murid yang membutuhkan kejelasan visual.
- Proses: Akomodasi akses: posisi duduk/berdiri saat memainkan alat musik ritmis atau melodis disesuaikan dengan kenyamanan postur fisik murid tanpa mengubah tuntutan kompetensi unjuk kerja.
- Produk: Standar bukti unjuk kerja dan lembar ulasan apresiasi tertulis tetap seragam untuk seluruh murid sesuai acuan sumatif ATP.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- unjuk kerja ansambel musik dan lembar apresiasi tertulis: penampilan kelompok memainkan variasi pola irama, tempo, dan melodi lagu menggunakan alat musik ritmis dan melodis, lembar ulasan apresiasi penampilan kelompok lain, serta catatan observasi antusiasme bermusik
- unjuk kerja ansambel musik: penampilan kelompok (dibagi menjadi 5 kelompok beranggotakan 5-6 murid, tampil bergiliran masing-masing 10-12 menit termasuk persiapan dan transisi, total 60 menit) memainkan variasi pola irama dan tempo dengan alat musik ritmis serta melodi lagu dengan alat musik melodis, disertai keterlibatan aktif dan antusiasme selama bermain musik (65 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja ansambel musik dan lembar observasi keterlibatan bermusik)
- lembar ulasan apresiasi: lembar ulasan apresiasi tertulis yang diisi serentak oleh setiap murid untuk memberikan umpan balik terhadap penampilan kelompok lain menggunakan istilah musik yang tepat (seperti nada, tempo, irama, melodi, dan dinamika) (40 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian lembar ulasan apresiasi)
Sumatif:- unjuk kerja ansambel musik dan lembar apresiasi tertulis: penampilan kelompok memainkan variasi pola irama, tempo, dan melodi lagu menggunakan alat musik ritmis dan melodis, lembar ulasan apresiasi penampilan kelompok lain, serta catatan observasi antusiasme bermusik
- unjuk kerja ansambel musik: penampilan kelompok (dibagi menjadi 5 kelompok beranggotakan 5-6 murid, tampil bergiliran masing-masing 10-12 menit termasuk persiapan dan transisi, total 60 menit) memainkan variasi pola irama dan tempo dengan alat musik ritmis serta melodi lagu dengan alat musik melodis, disertai keterlibatan aktif dan antusiasme selama bermain musik (65 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja ansambel musik dan lembar observasi keterlibatan bermusik)
- lembar ulasan apresiasi: lembar ulasan apresiasi tertulis yang diisi serentak oleh setiap murid untuk memberikan umpan balik terhadap penampilan kelompok lain menggunakan istilah musik yang tepat (seperti nada, tempo, irama, melodi, dan dinamika) (40 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian lembar ulasan apresiasi)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Eksplorasi Pola Irama dan Tempo Alat Ritmis (TP 6.4.1) | Memainkan alat musik ritmis dengan pola irama yang belum teratur dan tempo sering berubah tanpa kendali teknik dasar. | Memainkan alat musik ritmis dengan pola irama dasar dan tempo yang cukup stabil, namun belum memunculkan variasi pola irama. | Mengeksplorasi variasi pola irama dan menjaga kestabilan tempo secara tepat menggunakan teknik dasar alat ritmis dalam pementasan. | Mengeksplorasi variasi pola irama yang kompleks dan transisi tempo secara sangat stabil, luwes, dan presisi menggunakan teknik dasar dalam pementasan karya musik. | | Penerapan Nada dan Melodi Alat Melodis (TP 6.4.2) | Memainkan alat musik melodis dengan banyak nada sumbang (salah pencarian nada) dan alur melodi lagu belum terbentuk. | Menerapkan rangkaian nada pada alat musik melodis, namun melodi lagu masih sering terputus atau terdapat 3-4 kesalahan nada. | Menerapkan unsur nada dan melodi lagu secara utuh, runtut, dan tepat nada menggunakan teknik alat musik melodis saat pertunjukan. | Menerapkan seluruh nada dan alur melodi secara sangat akurat, bersih, lancar, dan berkarakter menggunakan teknik alat melodis sepanjang pertunjukan. | | Umpan Balik Menggunakan Istilah Musik (TP 6.4.3) | Menuliskan ulasan apresiasi tanpa menggunakan istilah musik yang tepat (hanya menyebut bagus/kurang bagus tanpa acuan unsur musik). | Menuliskan ulasan apresiasi dengan menggunakan 1-2 istilah musik yang tepat dari 5 istilah acuan (nada, tempo, irama, melodi, dinamika). | Menuliskan ulasan apresiasi dengan menggunakan 3-4 istilah musik yang tepat dari 5 istilah acuan (nada, tempo, irama, melodi, dinamika) sesuai deskripsi penampilan. | Menuliskan ulasan apresiasi secara lengkap dan tepat menggunakan seluruh 5 istilah musik acuan (nada, tempo, irama, melodi, dan dinamika) disertai deskripsi objektif. | | Minat dan Rasa Ingin Tahu dalam Bermusik (TP 6.4.4) | Pasif selama pementasan karya musik dan menunjukkan keengganan dalam memainkan alat musik bersama kelompok. | Terlibat dalam permainan musik kelompok namun masih ragu-ragu dan membutuhkan dorongan berulang untuk aktif berpartisipasi. | Menunjukkan minat dan antusiasme aktif serta fokus dalam memainkan instrumen musik sepanjang pementasan karya. | Menunjukkan minat, antusiasme yang tinggi, inisiatif bermusik, serta konsentrasi penuh dari awal hingga akhir pertunjukan karya musik. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Bagaimana ketercapaian murid kelas 6 secara keseluruhan dalam memadukan instrumen ritmis dan melodis dalam format ansambel pementasan?
- Apakah instrumen lembar ulasan apresiasi efektif memandu murid merefleksikan dan menggunakan istilah teknis musik secara objektif?
Murid:- Bagian mana dari permainan musik ansambel kelompokmu hari ini yang paling kamu banggakan?
- Apakah kamu merasa terbantu menggunakan istilah musik (nada, tempo, irama, melodi, dinamika) saat mengulas karya musik temanmu?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas VI, Penerbit Pusat Perbukuan Kemendikbudristek
- Instrumen alat musik ritmis sekolah (tamborin, marakas, kastanyet, rebana mini/gendang)
- Metronom (aplikasi gawai atau metronom fisik)
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas VI (Kemendikbudristek)
- Buku Seni Budaya dan Keterampilan Kelas VI
- Instrumen musik ritmis (tamborin, marakas, kastanyet, rebana, atau kendang kecil)
- Metronom atau aplikasi pengatur tempo musik (MM 80 - MM 120)
- Buku Seni Budaya dan Keterampilan Kelas 6, Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional
- Bagan Notasi Tangga Nada Diatonis C Mayor dan Partitur Not Angka Lagu
- Instrumen alat musik melodis (pianika, glockenspiel, atau rekorder)
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas VI (Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kemendikbudristek)
- Buku Seni Budaya dan Keterampilan Kelas 6
- Instrumen musik melodis: pianika dan rekorder sopran
- Partitur not angka frasa lagu 'Manuk Dadali'
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas VI (Pusat Kurikulum dan Perbukuan)
- Instrumen musik ritmis (marakas, rebana, kastanyet, tamborin)
- Instrumen musik melodis (pianika, rekorder)
- Rekaman audio perpaduan musik tradisional/lagu 'Manuk Dadali'
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas VI (Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristek)
- Rekaman video dan klip audio contoh pementasan karya musik ansambel anak
- Lembar Kerja 'Detektif Musik' dan Lembar Ulasan Umpan Balik Pementasan
- Peluit tempo/metronom atau pianika sebagai peraga uji nada dan tempo
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas VI, Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek
- Partitur notasi angka lagu daerah 'Manuk Dadali'
- Alat musik ritmis (tamborin, kendang mini, marakas, kastanyet)
- Alat musik melodis (pianika, rekorder sopran)
- Lembar pengamatan umpan balik antarkelompok
- Buku Panduan Guru Seni Musik SD Kelas VI, Penerbit Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
- Instrumen alat musik ritmis (tamborin, marakas, kastanyet, kendang/rebana)
- Instrumen alat musik melodis (pianika, rekorder sopran)
- Partitur notasi musik lagu pementasan (misal: 'Manuk Dadali' / 'Gundhul Pacul')
- Format cetak Lembar Ulasan Apresiasi Pertunjukan Musik
|