MODUL AJAR Seni Musik — Kelas 4 (Fase B) Topik: Menyusun Pola Melodi dalam Bentuk Karya Musik Kreasi INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Musik |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Menyusun Pola Melodi dalam Bentuk Karya Musik Kreasi |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Menyusun pola melodi sepanjang 8 birama yang terdiri dari intro, tema, dan koda secara berkelompok.
- Mencatat notasi angka dari karya musik kreasi yang telah disusun oleh kelompok.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Jika kalian ingin membuat sebuah lagu pendek, bagian mana yang paling pertama terdengar oleh pendengar dan bagian mana yang paling terakhir?
- Bagaimana cara sebuah lagu terasa 'lengkap' — apa yang membedakan lagu yang punya awal dan akhir yang jelas dengan lagu yang terasa tiba-tiba berhenti?
- Kalau kelompokmu memilih deretan nada 1-2-3-4-5, bagaimana caranya mengubah deretan nada itu menjadi melodi yang menarik dalam 8 birama?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyapa murid dan mengajak seluruh kelas melakukan pemanasan tubuh dan vokal selama 2 menit: tepuk tangan, hentak kaki, dan menyenandungkan nada do-re-mi-fa-sol bersama-sama.
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menampilkan kartu notasi angka (1 2 3 4 5) di papan tulis dan meminta murid menunjukkan tangan jika mereka sudah bisa menyanyikan urutan nada tersebut, kemudian meminta satu-dua sukarelawan menyanyikannya.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik satu per satu, memberikan waktu 1 menit untuk murid berpikir berpasangan (think-pair) sebelum berbagi jawaban singkat ke kelas.
- Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: menyusun pola melodi 8 birama dengan bagian intro (2 birama), tema (4 birama), dan koda (2 birama), lalu menuliskan hasilnya dalam notasi angka.
- Guru mengingatkan kesepakatan kelas: menghargai ide teman, mencoba dulu sebelum bertanya, dan saling mendukung saat berlatih.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memutar atau memainkan contoh pendek sebuah melodi 8 birama sederhana (bisa dinyanyikan langsung). Murid diminta mendengarkan dengan mata tertutup, lalu mengidentifikasi: kapan rasanya lagu dimulai (intro), di mana bagian utamanya (tema), dan kapan terasa selesai (koda). (Berkesadaran — murid diajak mendengarkan secara penuh dan reflektif)
- Guru menampilkan bagan struktur di papan tulis: Intro (birama 1–2) | Tema (birama 3–6) | Koda (birama 7–8), dan menjelaskan fungsi masing-masing bagian dengan bahasa yang mudah: 'Intro = salam pembuka musikmu, Tema = isi cerita musikmu, Koda = ucapan selamat tinggal musikmu'.
- Guru mencontohkan cara mencatat notasi angka di papan tulis: misalnya, Intro — 3 3 5 5 | 4 4 2 —, lalu mengajak murid membacanya bersama sambil menepukkan tangan mengikuti irama. (Bermakna — murid memahami bahwa notasi angka adalah alat komunikasi musikal)
- Guru memperlihatkan lembar kerja kelompok (LKPD) dan menjelaskan cara pengisiannya: kolom birama, kolom nada (notasi angka), dan kolom keterangan bagian (intro/tema/koda).
- Murid diberi waktu 2 menit untuk mengajukan pertanyaan sebelum masuk ke sesi kerja kelompok.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagi kelas menjadi kelompok 4–5 orang. Setiap kelompok mendapat LKPD, kartu nada (kartu bertuliskan angka 1–7), dan alat musik melodis yang tersedia (pianika, angklung, atau alat musik lain di sekolah). Jika alat terbatas, kelompok dapat menggunakan vokal/senandung. (Menggembirakan — eksplorasi dengan benda nyata)
- Setiap kelompok berdiskusi untuk memilih pola nada dasar yang akan menjadi tema melodi mereka (minimal 4 nada berbeda). Guru mengingatkan: tema tidak harus rumit, cukup berpola dan enak didengar.
- Kelompok menyusun 4 birama tema terlebih dahulu dengan cara: menata kartu nada di atas meja atau langsung menuliskan notasi angka di LKPD, lalu memainkan/menyanyikannya untuk mencoba apakah sudah terdengar seperti melodi. (Bermakna — murid belajar bahwa komposisi adalah proses mencoba dan merevisi)
- Setelah tema disepakati, kelompok merancang 2 birama intro yang berfungsi sebagai pembuka — bisa menggunakan sebagian nada dari tema atau pola yang berbeda namun menyatu.
- Kelompok merancang 2 birama koda sebagai penutup — idealnya memberi kesan 'selesai', misalnya berakhir pada nada do (1).
- Setiap kelompok mencatat seluruh 8 birama pola melodi ke dalam notasi angka di LKPD secara lengkap, termasuk keterangan bagian (intro/tema/koda) di setiap birama.
- Guru berkeliling, memberikan umpan balik singkat ke setiap kelompok: apakah 8 birama sudah lengkap, apakah notasi angka sudah dicatat dengan benar, dan apakah struktur intro-tema-koda sudah terlihat jelas.
- Setiap kelompok memainkan/menyanyikan hasil susunan melodi mereka satu kali untuk memverifikasi bahwa notasi yang dicatat sesuai dengan bunyi yang diinginkan, lalu merevisi jika ada ketidaksesuaian. (Menggembirakan — momen 'ah ini lagu kami sendiri!')
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setiap kelompok memainkan/menyanyikan melodi 8 birama mereka sekali di depan kelas (atau dalam lingkaran kecil jika waktu terbatas). Kelompok lain mendengarkan dan mencatat satu hal yang mereka suka dari melodi tersebut. (Berkesadaran — mendengarkan karya orang lain dengan penuh perhatian)
- Guru memfasilitasi sesi apresiasi singkat: 1–2 kelompok berbagi satu hal yang mereka suka dari melodi kelompok lain, menggunakan kalimat 'Aku suka bagian ... karena ...'.
- Guru mengajukan pertanyaan refleksi ke seluruh kelas: 'Bagian mana yang paling sulit saat menyusun melodi tadi — memilih nadanya, membuat intro, atau menulis notasinya? Mengapa?' Murid menjawab dengan cara mengangkat tangan atau menuliskan di sticky note.
- Murid mengisi kolom refleksi mandiri di bagian bawah LKPD: (1) Satu hal baru yang aku pelajari hari ini, (2) Satu hal yang masih membingungkan, (3) Satu hal yang ingin aku coba kembangkan. (Bermakna — murid mengelola proses belajarnya sendiri)
- Guru merangkum pembelajaran dengan menegaskan kembali fungsi notasi angka sebagai cara 'menyimpan' musik agar bisa dimainkan ulang oleh siapa saja.
Penutup:- Guru mengumpulkan LKPD kelompok yang sudah berisi notasi angka lengkap 8 birama sebagai dokumentasi dan bahan asesmen akhir.
- Guru memberikan umpan balik lisan singkat kepada kelas secara keseluruhan: hal yang sudah bagus dan satu saran untuk pengembangan selanjutnya.
- Guru menginformasikan bahwa hasil karya hari ini akan digunakan sebagai bahan latihan ensambel pada pertemuan berikutnya, sehingga murid diajak menjaga dan mengingat melodi yang sudah dibuat.
- Guru menutup pelajaran dengan mengajak murid menyanyikan bersama salah satu melodi dari kelompok yang dipilih secara sukarela, sebagai perayaan karya hari ini.
- Salam penutup.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum lancar membaca notasi angka dapat menggunakan kartu nada berwarna (setiap nada punya warna berbeda) sebagai jembatan sebelum beralih ke penulisan angka. Murid yang sudah mahir dapat ditantang menambahkan tanda dinamika (keras-pelan) pada notasi angka mereka.
- Proses: Kelompok yang membutuhkan lebih banyak dukungan dapat diberi contoh 'kerangka melodi' setengah jadi (intro sudah diberikan, mereka hanya melengkapi tema dan koda). Kelompok yang cepat selesai dapat diminta bereksperimen mengubah satu bagian dan membandingkan hasilnya dengan versi pertama.
- Produk: Murid yang kesulitan menulis notasi angka dapat merekam melodi kelompok menggunakan suara (voice memo) sebagai pelengkap tulisan. Murid yang sudah sangat mahir dapat menambahkan pola iringan ritmis sederhana di bawah notasi melodi mereka.
ASESMENAwal:- Guru menampilkan kartu notasi angka 1 2 3 4 5 dan meminta murid menyanyikannya — untuk mengecek apakah murid sudah mengenal dan bisa menyanyikan notasi angka dasar.
- Guru menanyakan secara lisan: 'Siapa yang masih ingat apa itu intro dan koda dari pelajaran sebelumnya?' — untuk mengaktifkan pengetahuan prior murid tentang struktur musik.
Proses:- Observasi aktif guru saat tahap Mengaplikasi: guru mencatat kelompok yang kesulitan menggunakan lembar observasi singkat (kolom: nama kelompok, kendala yang diamati, umpan balik yang diberikan).
- Pengecekan LKPD sementara: guru memastikan setiap kelompok sudah memiliki setidaknya 4 birama tema sebelum melanjutkan ke intro dan koda.
- Pertanyaan terbuka di akhir tahap Mengaplikasi: 'Apa yang membuatmu memilih deretan nada itu untuk jadi tema kalian?' — untuk menilai penalaran artistik murid.
Akhir:- Penilaian LKPD kelompok: kelengkapan 8 birama (intro 2 birama, tema 4 birama, koda 2 birama) dan ketepatan penulisan notasi angka sesuai rubrik 4 level.
- Penilaian penampilan kelompok: kesesuaian antara notasi angka yang ditulis dengan melodi yang dimainkan/dinyanyikan, dinilai menggunakan rubrik 4 level.
- Refleksi mandiri murid di LKPD: digunakan sebagai bahan umpan balik guru untuk pertemuan selanjutnya, bukan sebagai nilai, melainkan sebagai informasi kebutuhan belajar murid.
Formatif:- Observasi guru saat kelompok berdiskusi dan menyusun melodi: apakah semua anggota terlibat aktif, apakah proses negosiasi ide berjalan produktif.
- Cek LKPD sementara saat guru berkeliling: kelengkapan 8 birama, ketepatan penulisan notasi angka, kejelasan struktur intro-tema-koda.
- Pertanyaan lisan kepada kelompok: 'Coba tunjukkan mana bagian intro-mu dan mengapa kalian memilih nada itu?'
Sumatif:- LKPD kelompok yang telah selesai: dinilai berdasarkan kelengkapan 8 birama, kejelasan struktur intro-tema-koda, dan ketepatan penulisan notasi angka.
- Penampilan memainkan/menyanyikan melodi 8 birama hasil susunan kelompok: dinilai berdasarkan kesesuaian bunyi dengan notasi yang ditulis.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kelengkapan Struktur Melodi (Intro-Tema-Koda) | Melodi yang disusun tidak memiliki 8 birama yang lengkap dan tidak menunjukkan pembagian intro, tema, serta koda. | Melodi memiliki 8 birama namun pembagian intro, tema, dan koda belum jelas atau tidak proporsional (misalnya intro terlalu panjang atau koda tidak ada). | Melodi memiliki 8 birama dengan pembagian intro (2 birama), tema (4 birama), dan koda (2 birama) yang jelas dan terstruktur. | Melodi memiliki 8 birama dengan struktur intro-tema-koda yang jelas, setiap bagian terdengar memiliki karakter musikal yang berbeda dan kohesif sebagai satu kesatuan. | | Ketepatan Penulisan Notasi Angka | Notasi angka tidak ditulis atau hanya sebagian kecil birama yang ditulis dengan notasi angka yang tidak dapat dibaca. | Notasi angka ditulis untuk sebagian besar birama namun terdapat banyak kesalahan penulisan angka nada atau susunannya tidak sesuai dengan melodi yang dimainkan. | Notasi angka ditulis lengkap untuk semua 8 birama dengan kesalahan minor yang tidak mengganggu keterbacaan, dan secara umum sesuai dengan melodi yang dimainkan. | Notasi angka ditulis lengkap, akurat, dan rapi untuk semua 8 birama; notasi sepenuhnya sesuai dengan melodi yang dimainkan dan dapat dibaca oleh orang lain untuk dimainkan ulang. | | Kolaborasi dalam Penyusunan Melodi | Hanya satu atau dua anggota yang aktif bekerja; anggota lain tidak terlibat dalam proses penyusunan melodi. | Sebagian anggota terlibat, namun ada yang masih pasif atau kurang berkontribusi. Diskusi kelompok belum berjalan setara. | Sebagian besar anggota kelompok aktif berkontribusi dalam diskusi dan penyusunan melodi; keputusan diambil bersama. | Semua anggota kelompok aktif berkontribusi, saling mendengarkan ide, memberikan masukan yang membangun, dan mengambil keputusan secara musyawarah sehingga melodi benar-benar merupakan karya bersama. | | Kesesuaian Bunyi dengan Notasi yang Ditulis | Melodi yang dimainkan/dinyanyikan tidak sesuai dengan notasi angka yang ditulis di LKPD. | Melodi yang dimainkan/dinyanyikan hanya sebagian sesuai dengan notasi angka; terdapat beberapa bagian yang berbeda antara tulisan dan permainan. | Melodi yang dimainkan/dinyanyikan sebagian besar sesuai dengan notasi angka yang ditulis; ketidaksesuaian hanya pada 1–2 birama. | Melodi yang dimainkan/dinyanyikan sepenuhnya sesuai dengan notasi angka yang ditulis, menunjukkan bahwa kelompok memahami dan dapat membaca notasi ciptaan mereka sendiri. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua kelompok berhasil menyelesaikan 8 birama melodi dalam waktu yang tersedia? Jika tidak, bagian mana yang paling banyak memakan waktu dan apa penyebabnya?
- Apakah instruksi tentang struktur intro-tema-koda sudah cukup jelas bagi murid, atau perlu pendekatan penjelasan yang berbeda pada pertemuan berikutnya?
- Murid mana yang tampak kesulitan dengan penulisan notasi angka, dan diferensiasi apa yang perlu disiapkan untuk mendukung mereka?
- Seberapa efektif strategi kartu nada dalam membantu murid mengeksplorasi pilihan nada sebelum menuliskannya?
Refleksi Murid:- Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang membuat melodi adalah ...
- Bagian yang paling menantang saat menyusun melodi kelompokku adalah ... karena ...
- Apa yang membuat aku bangga dari melodi yang dibuat kelompokku hari ini?
- Jika aku bisa mengubah satu hal dari melodi kelompokku, aku ingin mengubah ... menjadi ...
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi) — Bab IV: Musik Kreasi, Kegiatan Pembelajaran 2 dan 3
- Alat musik melodis yang tersedia di sekolah: pianika, angklung, atau alat musik lain
- Kartu nada (kartu berukuran 5x5 cm bertuliskan angka 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 — disiapkan guru, minimal 5 set per kelompok)
- LKPD Kelompok: lembar kerja berisi tabel 8 birama dengan kolom nomor birama, notasi angka, dan keterangan bagian (intro/tema/koda)
- Papan tulis/whiteboard untuk menampilkan bagan struktur intro-tema-koda dan contoh notasi angka
- Sticky note berwarna untuk kegiatan refleksi murid (opsional)
|