MODUL AJAR Seni Musik — Kelas 4 (Fase B) Topik: Asesmen Sumatif Bab 3 — Melodi dan Notasi Angka INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Musik |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif Bab 3 — Melodi dan Notasi Angka |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mengidentifikasi nada dan pola melodi dalam notasi angka melalui tes tertulis dan praktik dengan tepat.
- Murid dapat memainkan melodi sederhana dengan alat musik melodis secara individu sesuai notasi angka yang diberikan.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Kalau kamu melihat angka 1, 2, 3 dalam notasi musik, kira-kira nada apa yang kamu bayangkan dan bagaimana cara membunyikannya?
- Menurutmu, apa bedanya hanya membaca notasi angka dengan benar-benar memainkannya di alat musik?
- Bagian mana dari belajar melodi dan notasi angka yang paling kamu ingat, dan mengapa bagian itu berkesan bagimu?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai kegiatan.
- Guru melakukan presensi singkat dan menanyakan kabar murid hari ini.
- Guru menyampaikan bahwa hari ini adalah hari asesmen sumatif Bab 3 tentang Melodi dan Notasi Angka — bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan kepada 2–3 murid untuk mengaktifkan memori dan menurunkan kecemasan: 'Angka 1 itu nada apa? Bagaimana cara menekan tuts atau lubang untuk nada itu di alat musikmu?'
- Diagnostik awal: guru meminta murid menuliskan di sticky note atau selembar kertas kecil satu hal yang masih terasa sulit dari materi Bab 3 — dikumpulkan sebelum asesmen dimulai sebagai data refleksi guru.
- Guru menjelaskan alur kegiatan hari ini: (1) tes tertulis 20 menit, (2) praktik individu memainkan melodi, (3) refleksi singkat.
- Guru mengingatkan teknis asesmen praktik: setiap murid dipanggil satu per satu ke depan atau ke sudut ruang praktik, murid lain mengerjakan tes tertulis atau berlatih mandiri sambil menunggu giliran.
- Guru memberikan afirmasi singkat: 'Kalian sudah berlatih selama beberapa pertemuan. Tunjukkan kemampuan terbaikmu hari ini.'
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membagikan lembar soal tes tertulis yang memuat: (a) identifikasi nama nada dari angka notasi yang tertulis (do, re, mi, dst.), (b) melengkapi urutan pola melodi yang rumpang dalam notasi angka, (c) menjodohkan pola melodi dengan deskripsi karakternya (naik, turun, atau berulang), dan (d) 1–2 soal uraian singkat tentang cara membaca interval nada dalam notasi angka.
- Murid mengerjakan tes tertulis secara mandiri selama 20 menit — tidak boleh berdiskusi selama sesi ini.
- Guru berkeliling memastikan kondisi murid tenang dan mengamati apakah ada murid yang terlihat kebingungan berat (catat sebagai data diferensiasi).
- Setelah waktu habis, lembar jawaban dikumpulkan kepada guru.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru menjelaskan tata cara asesmen praktik: setiap murid dipanggil secara bergantian, memilih salah satu partitur notasi angka melodi sederhana yang telah disediakan (terdapat 2–3 pilihan partitur dengan tingkat kesulitan yang berbeda — murid bebas memilih sesuai kemampuannya).
- Murid yang belum dipanggil berlatih mandiri di tempat duduknya masing-masing menggunakan alat musik melodis yang tersedia (pianika, rekorder, atau alat melodis lain) dengan volume pelan menggunakan headphone atau muted practice.
- Guru memanggil murid satu per satu; setiap murid mendapatkan waktu persiapan 1 menit sebelum memainkan melodi pilihan di hadapan guru.
- Murid memainkan melodi sederhana secara individu: guru mengobservasi ketepatan nada, kestabilan tempo, dan kesesuaian dengan notasi angka yang dipilih.
- Guru mencatat hasil observasi praktik pada lembar penilaian individu secara real-time menggunakan rubrik yang telah disiapkan.
- Setelah memainkan melodi, murid kembali ke tempat duduk dan tidak mengganggu murid lain yang sedang dipanggil.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah seluruh murid selesai asesmen praktik, guru mengajak murid duduk bersama dan memberikan apresiasi atas usaha semua murid hari ini.
- Guru membagikan lembar refleksi diri singkat (3 pertanyaan): (1) Bagian soal tertulis mana yang paling mudah bagimu? (2) Saat memainkan melodi, apa yang terasa paling menantang? (3) Apa yang ingin kamu pelajari atau latih lebih lanjut setelah hari ini?
- Murid mengisi lembar refleksi diri secara mandiri selama 5 menit — ini adalah bentuk asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).
- Guru memilih 2–3 murid secara sukarela untuk berbagi jawaban refleksinya kepada kelas — menciptakan ruang berbagi pengalaman belajar.
- Guru memberikan umpan balik umum kepada kelas berdasarkan observasi yang dilakukan selama asesmen praktik, misalnya pola kesulitan yang banyak dialami (tempo tidak stabil, membaca interval jauh), tanpa menyebut nama murid tertentu.
- Guru menginformasikan bahwa hasil asesmen akan disampaikan pada pertemuan berikutnya beserta rencana tindak lanjut bagi murid yang masih perlu penguatan.
Penutup:- Guru merangkum secara singkat materi inti Bab 3 yang menjadi dasar asesmen hari ini: notasi angka, identifikasi nada, dan pola melodi.
- Guru mengumpulkan lembar refleksi diri murid sebagai bahan analisis tindak lanjut.
- Guru memberikan penguatan motivasi: kemampuan bermusik berkembang melalui latihan konsisten, bukan hanya bakat.
- Guru menyampaikan informasi pertemuan berikutnya secara singkat.
- Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan salam penutup.
Diferensiasi:- Konten: Pada sesi praktik, tersedia 2–3 pilihan partitur melodi dengan tingkat kesulitan berbeda: partitur A (melodi 4 birama, rentang nada sempit, irama statis — untuk murid yang masih berkembang), partitur B (melodi 6 birama, rentang nada sedang — untuk murid pada level rata-rata), partitur C (melodi 8 birama dengan variasi interval lebih lebar — untuk murid yang sudah mahir). Murid bebas memilih, namun guru dapat memberikan saran diskret kepada murid tertentu.
- Proses: Murid yang terlihat sangat cemas atau kesulitan pada tes tertulis dapat diberikan waktu tambahan 5 menit setelah seluruh murid lain selesai (dilakukan diam-diam agar tidak membuat murid yang bersangkutan merasa berbeda). Guru memberikan petunjuk verbal singkat yang bersifat 'pengingat' (bukan jawaban) bagi murid yang membutuhkan saat berlatih mandiri.
- Produk: Murid yang cepat menyelesaikan tes tertulis dan sudah dipanggil praktik dapat diminta menuliskan notasi angka dari melodi pendek yang mereka ciptakan sendiri (4 birama) di lembar kosong sebagai kegiatan pengayaan mandiri, sebagai bentuk ekspresi kreatif tambahan.
ASESMENAwal:- Pertanyaan lisan pemantik kepada 2–3 murid di awal pendahuluan untuk mengaktifkan pengetahuan awal tentang notasi angka dan nada.
- Sticky note diagnostik: murid menuliskan satu hal yang masih terasa sulit dari materi Bab 3 — guru membacanya sebelum sesi praktik untuk mengantisipasi kebutuhan murid.
Proses:- Observasi guru berkeliling saat murid mengerjakan tes tertulis — mencatat murid yang tampak kesulitan berat untuk mendapatkan tindak lanjut.
- Observasi langsung saat asesmen praktik individu menggunakan rubrik penilaian keterampilan (ketepatan nada, kestabilan tempo, kesesuaian dengan notasi).
- Pengamatan sikap kemandirian dan fokus murid selama berlatih mandiri menunggu giliran praktik.
Akhir:- Tes tertulis identifikasi nada dan pola melodi dalam notasi angka (dikumpulkan di akhir sesi tertulis, dikoreksi guru setelah pembelajaran).
- Penilaian praktik individu memainkan melodi sederhana dengan alat musik melodis menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang).
- Lembar refleksi diri murid dikumpulkan di akhir pembelajaran sebagai bukti proses belajar dan bahan umpan balik guru.
Formatif:- Observasi guru selama sesi praktik individu menggunakan lembar observasi — mencatat ketepatan nada, kestabilan tempo, dan ketenangan pelaksanaan.
- Lembar refleksi diri murid (3 pertanyaan) yang diisi setelah asesmen praktik sebagai asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).
- Sticky note diagnostik di awal pembelajaran — murid menuliskan satu kesulitan yang masih dirasakan dari Bab 3.
Sumatif:- Tes tertulis: mengidentifikasi nama nada dari notasi angka, melengkapi pola melodi rumpang, menjodohkan pola melodi dengan karakternya, dan soal uraian singkat tentang interval nada.
- Asesmen praktik individu: murid memainkan melodi sederhana pilihan menggunakan alat musik melodis di hadapan guru, dinilai menggunakan rubrik 4 level.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi Nada dalam Notasi Angka (Tes Tertulis) | Murid tidak dapat menyebutkan nama nada dari angka notasi yang diberikan, atau jawaban sebagian besar salah (kurang dari 40% benar). | Murid dapat menyebutkan beberapa nama nada dari notasi angka dengan benar namun masih banyak kekeliruan (40–59% benar). | Murid dapat mengidentifikasi sebagian besar nama nada dan pola melodi dalam notasi angka dengan tepat (60–79% benar). | Murid mengidentifikasi seluruh atau hampir seluruh nada dan pola melodi dalam notasi angka dengan tepat dan konsisten (80–100% benar). | | Memahami Pola Melodi dalam Notasi Angka (Tes Tertulis) | Murid tidak dapat melengkapi pola melodi yang rumpang atau menjodohkan pola melodi dengan karakternya. | Murid dapat melengkapi atau menjodohkan sebagian kecil pola melodi dengan benar namun masih banyak kesalahan. | Murid dapat melengkapi pola melodi rumpang dan menjodohkan karakteristik melodi dengan cukup tepat, dengan beberapa kesalahan minor. | Murid dapat melengkapi pola melodi rumpang dan mengidentifikasi karakteristik pola melodi (naik, turun, berulang) dengan sangat tepat dan disertai penjelasan yang logis. | | Ketepatan Nada dalam Praktik Memainkan Melodi | Murid tidak dapat memainkan nada sesuai notasi angka; sebagian besar nada yang dimainkan tidak tepat atau murid tidak dapat melanjutkan permainan. | Murid dapat memainkan beberapa nada sesuai notasi angka namun sering salah atau terhenti di tengah permainan. | Murid dapat memainkan melodi sesuai notasi angka dengan tepat pada sebagian besar bagian, dengan sedikit kesalahan nada yang tidak mengganggu keseluruhan melodi. | Murid dapat memainkan seluruh melodi sesuai notasi angka dengan nada yang tepat dari awal hingga akhir tanpa kesalahan yang berarti. | | Kestabilan Tempo dalam Praktik Memainkan Melodi | Tempo sangat tidak stabil; murid berhenti lama berkali-kali atau kecepatan berubah drastis sehingga melodi tidak dapat dikenali. | Tempo kurang stabil; terdapat beberapa jeda panjang atau percepatan/perlambatan mendadak yang cukup mengganggu. | Tempo cukup stabil; ada sedikit variasi tempo namun secara keseluruhan melodi masih dapat diikuti dengan baik. | Tempo stabil dan konsisten dari awal hingga akhir; murid memainkan melodi dengan alur yang lancar dan teratur. | | Kemandirian dan Ketenangan Selama Asesmen | Murid tampak sangat cemas, sering meminta bantuan, atau tidak dapat menyelesaikan asesmen secara mandiri meski sudah diberi waktu. | Murid dapat menyelesaikan sebagian asesmen secara mandiri namun masih tampak ragu dan beberapa kali membutuhkan dorongan dari guru. | Murid menyelesaikan asesmen secara mandiri dengan tenang meski sesekali tampak ragu namun tetap berusaha melanjutkan. | Murid menyelesaikan seluruh asesmen secara mandiri, tenang, dan percaya diri; mampu mengelola perasaan gugup dengan baik. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah alur asesmen (tertulis → praktik → refleksi) berjalan efektif dalam alokasi waktu 2x35 menit? Bagian mana yang perlu disesuaikan waktunya?
- Murid mana yang menunjukkan kesenjangan antara hasil tes tertulis dan praktik? Apa yang bisa saya lakukan untuk menindaklanjutinya?
- Apakah pilihan partitur dengan tingkat kesulitan berbeda sudah cukup mengakomodasi keberagaman kemampuan murid? Apakah ada yang perlu ditambahkan?
- Seberapa baik murid memahami konsep notasi angka secara menyeluruh? Apakah ada miskonsepsi umum (misalnya tempo tidak stabil saat membaca) yang perlu dibahas di pertemuan berikutnya?
- Apakah kondisi ruangan dan suasana kelas sudah mendukung murid untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya selama asesmen?
Refleksi Murid:- Bagian mana dari tes tertulis hari ini yang paling mudah untukmu, dan bagian mana yang paling sulit?
- Ketika kamu memainkan melodi di depan guru, bagaimana perasaanmu? Apa yang ingin kamu perbaiki jika bisa berlatih lagi?
- Dari semua yang kamu pelajari di Bab 3 tentang Melodi dan Notasi Angka, hal apa yang paling berkesan atau paling berguna bagimu?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi), Kemdikbudristek
- Lembar soal tes tertulis asesmen sumatif Bab 3 (dibuat guru)
- Lembar partitur notasi angka melodi sederhana — 3 tingkat kesulitan (disiapkan guru)
- Lembar penilaian observasi praktik individu (rubrik 4 level, disiapkan guru)
- Lembar refleksi diri murid (disiapkan guru)
- Alat musik melodis: pianika, rekorder, atau alat melodis lain yang tersedia di sekolah
- Sticky note atau kertas kecil untuk diagnostik awal
|