Modul AjarPertemuan 5Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar Seni Musik Kelas 4: Mempraktikkan Tempo dengan Alat Musik

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 4 dengan topik "Mempraktikkan Tempo dengan Alat Musik". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 4: Mempraktikkan Tempo dengan Alat Musik

Seni Musik - Kelas 4

Bab 1 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mempraktikkan Tempo dengan Alat Musik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMempraktikkan Tempo dengan Alat Musik
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Memainkan pola irama sederhana dengan tempo yang stabil menggunakan alat musik ritmis.
  2. Menyesuaikan tempo permainan alat musik dengan tempo lagu yang didengar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu mendengar lagu yang terasa terlalu lambat atau terlalu cepat? Bagaimana perasaanmu?
  2. Menurutmu, apa yang terjadi kalau pemain musik dalam sebuah grup memainkan tempo yang berbeda-beda?
  3. Bagaimana cara kita tahu kapan harus memukul atau memainkan alat musik tepat sesuai ketukan lagu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru mengecek kehadiran murid dan memastikan kondisi kelas kondusif untuk praktik musik.
  • Asesmen awal diagnostik: Guru mengajak murid bertepuk tangan mengikuti ketukan lagu anak yang diputar (contoh: 'Balonku Ada Lima'). Guru mengamati kemampuan awal murid dalam menjaga ketukan secara konsisten.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan mempersilakan 2–3 murid merespons secara lisan.
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan belajar memainkan pola irama dengan tempo stabil dan menyesuaikan tempo alat musik dengan lagu.
  • Guru menyampaikan aktivitas utama secara singkat agar murid mengetahui alur kegiatan yang akan dilalui.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memutar dua rekaman lagu anak pendek dengan tempo berbeda (satu lambat, satu cepat) menggunakan speaker/laptop. Murid diminta mendengarkan dengan penuh perhatian sambil menutup mata selama 30 detik untuk merasakan perbedaan tempo. (Berkesadaran)
  • Guru mengajukan pertanyaan: 'Apa yang kalian rasakan dari dua lagu tadi? Mana yang lebih lambat? Mana yang lebih cepat?' Murid merespons secara lisan, guru mencatat jawaban di papan tulis.
  • Guru menjelaskan konsep tempo (lambat/andante, sedang/moderato, cepat/allegro) menggunakan kartu visual bergambar kura-kura (lambat), orang berjalan (sedang), dan kelinci berlari (cepat) yang ditempel di papan tulis. (Bermakna)
  • Guru mendemonstrasikan cara mengetuk meja atau menepuk tangan mengikuti ketukan tetap (steady beat) sambil menghitung 1-2-3-4 dengan suara keras, lalu mengajak seluruh murid menirukan bersama-sama.
  • Guru memperkenalkan alat musik ritmis yang tersedia (kastanyet, tamborin, drum kecil, atau perkusi sederhana dari bahan lokal). Guru menunjukkan cara memegang dan memainkan masing-masing alat dengan benar, serta mengingatkan cara merawatnya (jangan dipukul terlalu keras, simpan dengan baik).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4–5 orang). Setiap kelompok mendapat satu atau dua jenis alat musik ritmis yang berbeda. (Menggembirakan)
  • Latihan 1 – Tempo Stabil: Guru memutar lagu dengan tempo sedang ('Anak Gembala' atau sejenisnya). Setiap kelompok berlatih memainkan pola irama sederhana (ketukan ke-1 dan ke-3 setiap birama) secara konsisten mengikuti lagu. Guru berkeliling memberikan umpan balik langsung kepada tiap kelompok. (Bermakna)
  • Latihan 2 – Penyesuaian Tempo: Guru mengganti lagu dengan tempo lebih cepat ('Naik Delman' atau sejenisnya). Murid langsung menyesuaikan permainan alat musiknya tanpa instruksi verbal dari guru. Guru mengamati dan mencatat murid yang mampu menyesuaikan secara mandiri.
  • Latihan 3 – Tantangan Tempo: Guru memutarkan lagu dan secara diam-diam mengubah kecepatan putar (dari sedang ke lambat lalu ke cepat). Murid ditantang untuk terus mengikuti perubahan tempo tanpa berhenti. Kegiatan ini dikemas seperti permainan sehingga murid merasa tertantang dan senang. (Menggembirakan)
  • Perwakilan tiap kelompok (2–3 murid) maju ke depan kelas untuk memperagakan permainan pola irama dengan tempo stabil mengikuti satu lagu pilihan. Kelompok lain mengamati dan siap memberi umpan balik sederhana.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk dalam lingkaran besar. Guru memutar sebentar rekaman penampilan salah satu kelompok (jika direkam) atau langsung memimpin diskusi refleksi. (Berkesadaran)
  • Murid menjawab pertanyaan refleksi secara lisan atau tertulis di lembar refleksi singkat: (1) Bagian mana yang sudah kamu kuasai hari ini? (2) Bagian mana yang masih perlu kamu latih? (3) Apa yang akan kamu lakukan berbeda jika berlatih lagi?
  • Murid melakukan penilaian sejawat sederhana: tiap murid memberi bintang 1–3 kepada penampilan teman kelompoknya di kartu penilaian kecil, disertai satu kalimat apresiasi. (Bermakna)
  • Guru merangkum pembelajaran hari ini: menghubungkan pengalaman bermain tempo dengan situasi nyata (misalnya: bermain musik dalam grup perlu tempo bersama agar enak didengar). Guru menegaskan kembali konsep tempo stabil sebagai fondasi bermain musik yang baik.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: tempo adalah kecepatan ketukan dalam musik, dan menjaga tempo stabil sangat penting saat memainkan alat musik.
  • Asesmen akhir singkat: Guru meminta murid secara individual mengetuk meja mengikuti satu lagu pendek yang diputar selama 16 ketukan. Guru mengamati dan mencatat kestabilan tempo masing-masing murid.
  • Guru memberikan umpan balik umum kepada kelas atas pencapaian hari ini, menyebutkan hal-hal positif yang diamati selama praktik.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid dianjurkan berlatih mengetuk tempo lagu kesukaan mereka di rumah menggunakan benda sehari-hari (meja, buku, dll.).
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan apresiasi atas partisipasi murid.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum memahami tempo diberikan kartu visual kura-kura/kelinci sebagai panduan visual tambahan, serta boleh hanya memainkan ketukan dasar (setiap ketukan ke-1). Murid yang sudah cepat menguasai diperkenalkan pada pola irama dua ketukan sekaligus (ketukan ke-1 dan ke-3) atau variasi pola offbeat.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat pendampingan langsung dari guru atau teman sebaya yang ditunjuk sebagai 'asisten tempo'. Murid yang lebih cepat diberi peran sebagai pemimpin kelompok yang bertugas menjaga ketukan dan memberikan aba-aba kepada anggota kelompoknya.
  • Produk: Murid yang belum berkembang cukup memainkan pola irama sederhana (satu ketukan per birama) dan mendeskripsikannya secara lisan. Murid yang sudah berkembang dapat membuat variasi pola irama mereka sendiri dan memperagakannya di depan kelompok kecil.

ASESMEN

Awal:

  • Aktivitas bertepuk tangan mengikuti ketukan lagu anak di awal pendahuluan. Guru mengamati apakah murid dapat menjaga ketukan secara konsisten atau tidak, sebagai peta kemampuan awal sebelum pembelajaran inti dimulai.
  • Tanya jawab lisan merespons pertanyaan pemantik untuk mengetahui pemahaman awal murid tentang konsep tempo.

Proses:

  • Observasi berkeliling oleh guru selama latihan kelompok (Latihan 1–3 pada tahap Mengaplikasi): guru menggunakan lembar ceklis sederhana untuk mencatat nama murid dan tingkat kestabilan tempo serta kemampuan penyesuaian.
  • Tanya jawab lisan saat tahap Memahami: guru memverifikasi pemahaman murid tentang perbedaan tempo lambat, sedang, dan cepat.
  • Penilaian sejawat pada tahap Merefleksi: kartu bintang dari teman sebagai asesmen sebaya (assessment as learning).

Akhir:

  • Unjuk kerja individual: masing-masing murid memainkan alat musik ritmis atau mengetuk meja mengikuti tempo lagu yang diputar guru selama 16 ketukan. Dinilai menggunakan rubrik aspek kestabilan tempo dan kesesuaian dengan lagu.
  • Lembar refleksi diri tertulis singkat (3 pertanyaan) yang dikumpulkan sebagai bukti belajar.

Formatif:

  • Observasi langsung saat murid berlatih dalam kelompok: guru mengamati kestabilan tempo dan kemampuan menyesuaikan dengan lagu.
  • Umpan balik lisan langsung dari guru kepada kelompok selama Latihan 1, 2, dan 3.
  • Penilaian sejawat menggunakan kartu bintang 1–3 dengan kalimat apresiasi singkat.

Sumatif:

  • Unjuk kerja individual di akhir pembelajaran: murid mengetuk/memainkan alat musik mengikuti tempo lagu selama 16 ketukan, dinilai menggunakan rubrik 4 level.
  • Lembar refleksi diri murid yang menunjukkan kemampuan mengevaluasi proses belajarnya sendiri.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kestabilan TempoMurid tidak dapat menjaga ketukan secara konsisten; tempo berubah-ubah lebih dari 3 kali dalam 16 ketukan tanpa mengikuti lagu.Murid dapat menjaga tempo stabil pada sebagian ketukan (setidaknya 8 dari 16 ketukan benar), namun masih sering terhenti atau tergesa-gesa.Murid dapat menjaga tempo stabil pada sebagian besar ketukan (12 dari 16 ketukan benar) dengan sedikit ketidakkonsistenan.Murid dapat menjaga tempo stabil secara konsisten sepanjang 16 ketukan tanpa terhenti atau berubah kecepatan secara tiba-tiba.
Kesesuaian Tempo dengan LaguMurid tidak dapat menyesuaikan tempo permainannya dengan tempo lagu yang didengar; permainan jauh lebih cepat atau lebih lambat dari lagu.Murid dapat menyesuaikan tempo permainan dengan lagu pada awal saja, namun kehilangan kesesuaian setelah beberapa ketukan.Murid dapat menyesuaikan tempo permainan dengan lagu secara umum, meskipun ada beberapa saat yang tidak sinkron.Murid dapat menyesuaikan tempo permainan dengan tempo lagu secara tepat dan konsisten, termasuk saat tempo lagu berubah.
Teknik Memainkan Alat Musik RitmisMurid memegang dan memainkan alat musik dengan cara yang tidak tepat sehingga bunyi yang dihasilkan tidak jelas atau mengganggu.Murid memainkan alat musik dengan cara yang cukup tepat namun masih perlu diingatkan oleh guru mengenai posisi atau cara memukul.Murid memainkan alat musik dengan cara yang sebagian besar tepat dan menghasilkan bunyi yang jelas tanpa perlu diingatkan.Murid memainkan alat musik dengan teknik yang benar secara konsisten, menghasilkan bunyi yang jelas dan terkontrol, serta menjaga alat musik dengan hati-hati.
Partisipasi dan Kerja Sama KelompokMurid tidak aktif berpartisipasi dalam kegiatan kelompok dan tidak merespons arahan guru atau teman.Murid berpartisipasi jika didorong, namun kurang berkontribusi aktif dalam menjaga tempo bersama kelompok.Murid berpartisipasi aktif dalam kelompok dan berusaha menjaga tempo bersama, meskipun kadang perlu diingatkan.Murid berpartisipasi sangat aktif, berkontribusi menjaga tempo kelompok, dan mampu membantu teman yang kesulitan tanpa diminta guru.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang cukup untuk berlatih memainkan alat musik ritmis hari ini?
  • Strategi mana yang paling efektif dalam membantu murid memahami dan mempraktikkan perbedaan tempo?
  • Murid mana yang masih membutuhkan dukungan tambahan dalam menjaga kestabilan tempo, dan apa langkah tindak lanjut yang perlu saya siapkan?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah menjangkau murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda-beda?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling kamu sukai dan mengapa?
  • Apa yang sudah bisa kamu lakukan dengan baik dalam memainkan tempo menggunakan alat musik?
  • Apa yang masih perlu kamu latih agar bisa memainkan tempo lebih stabil dan sesuai dengan lagu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi), Kemdikbudristek.
  2. Rekaman audio lagu anak bertempo berbeda (contoh: 'Anak Gembala', 'Naik Delman', 'Balonku Ada Lima') — dapat diputar melalui speaker/laptop.
  3. Alat musik ritmis: kastanyet, tamborin, drum kecil, atau alat perkusi sederhana dari bahan lokal yang tersedia di sekolah.
  4. Kartu visual bergambar (kura-kura, orang berjalan, kelinci) untuk representasi tempo lambat-sedang-cepat.
  5. Lembar refleksi diri murid (format cetak sederhana berisi 3 pertanyaan).
  6. Kartu penilaian sejawat (kartu kecil berisi kolom bintang 1–3 dan kolom kalimat apresiasi).
  7. Speaker atau perangkat audio untuk memutar rekaman lagu.
  8. Papan tulis dan spidol untuk mencatat hasil diskusi kelas.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.