Modul AjarPertemuan 7Bab 3Fase BSemester 2

Modul Ajar Seni Musik Kelas 3: Berlatih Bernyanyi Bersama dengan Iringan Sederhana

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 3 dengan topik "Berlatih Bernyanyi Bersama dengan Iringan Sederhana". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 3: Berlatih Bernyanyi Bersama dengan Iringan Sederhana

Seni Musik - Kelas 3

Bab 3 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Berlatih Bernyanyi Bersama dengan Iringan Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikBerlatih Bernyanyi Bersama dengan Iringan Sederhana
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menyanyikan lagu daerah (misal: 'Apuse') dengan nada yang tepat.
  2. Murid mampu mengiringi nyanyian dengan alat musik ritmis sederhana secara berkelompok.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu mendengar lagu 'Apuse'? Dari daerah mana lagu itu berasal, dan apa yang kamu rasakan saat mendengarnya?
  2. Bayangkan sebuah lagu dinyanyikan tanpa iringan musik—bagaimana rasanya dibandingkan dengan lagu yang disertai iringan?
  3. Kalau kamu bernyanyi bersama teman-teman, apa yang perlu kamu perhatikan agar suaramu bisa kompak dan enak didengar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dengan hangat dan mengajak berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru melakukan absensi singkat dan memastikan seluruh murid siap belajar.
  • Asesmen awal: Guru bertanya secara lisan, 'Siapa yang sudah pernah menyanyikan lagu daerah? Lagu apa yang pernah kamu nyanyikan?' Guru mencatat respons murid sebagai pemetaan awal kemampuan bernyanyi lagu daerah.
  • Guru memutar rekaman audio atau menyanyikan sepenggal lagu 'Apuse' sebagai stimulus awal, kemudian mengajukan pertanyaan pemantik kepada murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan belajar menyanyikan lagu 'Apuse' dengan nada yang tepat dan mengiringinya dengan alat musik ritmis sederhana secara berkelompok.
  • Guru menginformasikan alur kegiatan: mengenal lagu, berlatih bernyanyi, berlatih iringan, lalu tampil bersama dalam kelompok.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan lirik dan notasi lagu 'Apuse' di papan tulis atau layar proyektor, lalu menjelaskan asal-usul lagu tersebut dari Papua sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
  • Guru menyanyikan lagu 'Apuse' secara utuh dengan nada yang benar, meminta murid menyimak dengan penuh perhatian sambil mengikuti lirik di papan.
  • Guru memperkenalkan pola irama lagu 'Apuse'—menunjukkan bagian yang bertempo lambat dan bagian yang lebih bersemangat—menggunakan tepuk tangan bersama untuk merasakan ketukan.
  • Guru menunjukkan cara memainkan alat musik ritmis sederhana yang tersedia (misal: tamborin, kastanyet, kecrekan, atau benda-benda kelas seperti pensil dan meja) untuk mengiringi lagu, dengan mendemonstrasikan pola tepuk: 'dum-tak-tak' sesuai irama lagu.
  • Murid diajak menyimak kembali lagu sambil guru memandu mereka merasakan perbedaan bagian lagu yang kuat dan lembah (dinamik sederhana) melalui gerakan tangan naik-turun.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Seluruh kelas berlatih menyanyikan lagu 'Apuse' bersama-sama dipandu guru, dimulai dari bait pertama dengan perlahan, lalu meningkat ke tempo normal.
  • Guru memberikan umpan balik seketika: jika ada nada yang melenceng, guru menghentikan sejenak, mencontohkan nada yang benar, lalu mengajak semua mencoba ulang bersama.
  • Murid dibagi menjadi 4–5 kelompok kecil (4–5 orang per kelompok). Tiap kelompok mendapat peran: satu subkelompok sebagai penyanyi utama, satu subkelompok sebagai pemain iringan ritmis.
  • Setiap kelompok berlatih memadukan nyanyian dan iringan ritmis selama ±8 menit. Guru berkeliling membimbing tiap kelompok, memastikan kekompakan ketukan dan ketepatan nada.
  • Guru memberikan sinyal waktu (misalnya dengan tepuk tangan polanya berubah) saat waktu latihan hampir habis agar kelompok bersiap untuk tampil.
  • Setiap kelompok tampil menyanyikan lagu 'Apuse' dengan iringan ritmis di depan kelas. Kelompok lain menyimak dan memberi apresiasi dengan tepuk tangan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua kelompok tampil, guru memandu diskusi refleksi singkat: 'Bagian mana dari lagu 'Apuse' yang paling sulit untuk dinyanyikan dengan nada tepat? Mengapa?'
  • Guru meminta murid melakukan penilaian sejawat sederhana dengan memberikan bintang (1–3 bintang) pada kartu kecil untuk kelompok lain berdasarkan kekompakan iringan dan ketepatan nada, lalu kartu dikumpulkan ke guru.
  • Murid mengisi lembar refleksi diri singkat (3 pertanyaan dengan emoji centang): (1) Aku bisa menyanyikan lagu Apuse dengan nada yang tepat. (2) Aku bisa memainkan iringan ritmis mengikuti irama lagu. (3) Aku bekerjasama dengan baik dalam kelompok.
  • Guru merangkum hasil refleksi secara lisan, menyebutkan hal-hal yang sudah bagus dan satu hal yang perlu ditingkatkan, sebagai tindak lanjut latihan ke depan.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: lagu 'Apuse' adalah lagu daerah Papua yang dapat dinyanyikan bersama dengan iringan ritmis untuk memperindah penampilan.
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas semangat dan kerja sama mereka selama latihan.
  • Asesmen akhir: Guru meminta tiap murid menyanyikan satu baris lagu 'Apuse' secara individual (secara bergilir cepat atau sambil mengumpulkan buku) sebagai bukti ketercapaian nada—hasilnya dicatat di lembar observasi guru.
  • Guru memberikan tugas rumah: berlatih menyanyikan lagu 'Apuse' di rumah dan meminta pendapat orang tua atau wali tentang ketepatan nada serta cara penyajiannya.
  • Guru menyampaikan informasi singkat tentang kegiatan pertemuan berikutnya (persiapan penampilan lebih lengkap).
  • Pembelajaran ditutup dengan berdoa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang belum mengenal lagu 'Apuse', guru menyediakan kartu lirik bergambar yang lebih besar dan rekaman audio yang dapat diulang. Bagi murid yang sudah hafal, guru memberikan tantangan tambahan: menyanyikan dengan dua dinamik berbeda (keras dan pelan) pada bagian yang ditentukan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat berlatih iringan ritmis dengan pola yang lebih sederhana (hanya tepuk tangan dua ketukan). Murid yang lebih cepat berkembang dapat mencoba memimpin kelompoknya atau menambahkan variasi pola iringan ritmis sendiri.
  • Produk: Murid yang belum berkembang cukup menampilkan nyanyian baris pertama dengan iringan. Murid yang sudah berkembang ditantang untuk menampilkan lagu secara utuh dengan iringan ritmis yang konsisten dari awal hingga akhir.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan di pendahuluan: 'Siapa yang sudah pernah menyanyikan lagu daerah? Lagu apa?' — guru mencatat murid yang sudah familiar dengan lagu daerah dan yang belum.
  • Guru meminta murid secara serentak menepuk irama bebas selama 4 ketukan untuk melihat kepekaan ritmis dasar sebelum pembelajaran dimulai.

Proses:

  • Observasi langsung selama latihan kelompok: guru berkeliling dan mencatat murid yang sudah tepat nadanya dan yang masih perlu bimbingan, menggunakan daftar cek singkat.
  • Umpan balik lisan seketika dari guru kepada kelompok atau individu saat nada melenceng atau ketukan tidak kompak.
  • Penilaian sejawat antarkelompok menggunakan kartu bintang setelah penampilan kelompok selesai.

Akhir:

  • Penampilan kelompok dinilai oleh guru menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) pada dua aspek: ketepatan nada bernyanyi dan kekompakan iringan ritmis.
  • Verifikasi individual: tiap murid menyanyikan satu baris lagu 'Apuse' — guru mencentang pada lembar observasi apakah nada sudah tepat atau masih perlu latihan lanjutan.
  • Lembar refleksi diri dikumpulkan sebagai data asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).

Formatif:

  • Observasi guru saat murid berlatih bernyanyi (ketepatan nada, kepercayaan diri, partisipasi aktif).
  • Penilaian sejawat antarkelompok menggunakan kartu bintang (1–3 bintang) berdasarkan kekompakan dan ketepatan nada.
  • Lembar refleksi diri murid dengan tiga indikator emoji centang.

Sumatif:

  • Penampilan kelompok menyanyikan lagu 'Apuse' dengan iringan ritmis dinilai menggunakan rubrik 4 level pada aspek: ketepatan nada dan kekompakan iringan.
  • Verifikasi individual singkat: setiap murid menyanyikan satu baris lagu 'Apuse' di akhir pembelajaran, dicatat guru pada lembar observasi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Nada BernyanyiMurid belum mampu menyanyikan lagu 'Apuse' dengan nada yang tepat; nada banyak melenceng dan lagu tidak dapat dikenali.Murid mampu menyanyikan sebagian kecil lagu 'Apuse' dengan nada yang mendekati tepat, namun masih sering melenceng pada bagian tertentu.Murid mampu menyanyikan sebagian besar lagu 'Apuse' dengan nada yang tepat; hanya sesekali melenceng pada nada-nada yang sulit.Murid mampu menyanyikan lagu 'Apuse' secara utuh dengan nada yang tepat dari awal hingga akhir, disertai ekspresi dan dinamik yang sesuai.
Kekompakan Iringan Ritmis BerkelompokMurid belum mampu memainkan alat musik ritmis mengikuti irama lagu; iringan tidak sinkron dengan nyanyian.Murid mampu memainkan alat musik ritmis pada beberapa bagian, namun sering tidak sinkron dengan irama lagu atau anggota kelompok lainnya.Murid mampu memainkan alat musik ritmis dengan cukup kompak bersama kelompok; iringan sinkron dengan irama lagu di sebagian besar bagian.Murid mampu memainkan alat musik ritmis secara kompak dan konsisten bersama kelompok dari awal hingga akhir lagu, selaras dengan nyanyian.
Kerja Sama dalam KelompokMurid tidak terlibat aktif dalam latihan kelompok dan tidak merespons arahan teman maupun guru.Murid terlibat dalam latihan kelompok namun perlu dorongan berulang dari guru; belum menunjukkan inisiatif untuk membantu kelompok.Murid aktif berlatih dalam kelompok, mau mendengarkan anggota lain, dan berusaha menjaga kekompakan penampilan.Murid aktif berkontribusi dalam kelompok, menunjukkan inisiatif membantu teman yang kesulitan, dan berperan menjaga kekompakan serta semangat kelompok.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mencapai tujuan menyanyikan lagu 'Apuse' dengan nada yang tepat? Siapa yang masih perlu bimbingan khusus?
  • Apakah pembagian peran penyanyi dan pemain iringan berjalan efektif? Apa yang perlu diubah pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diterapkan sudah memfasilitasi kebutuhan semua murid, termasuk yang cepat dan lambat berkembang?
  • Apakah waktu 2x35 menit cukup untuk mencapai kedua tujuan pembelajaran? Bagian mana yang perlu penyesuaian alokasi waktu?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari lagu 'Apuse' yang menurutmu paling mudah dan paling sulit untuk dinyanyikan? Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaikinya?
  • Bagaimana rasanya bernyanyi bersama teman-teman dengan iringan musik? Apakah lebih menyenangkan dibanding bernyanyi sendiri?
  • Apa yang sudah kamu lakukan dengan baik dalam kelompok hari ini? Apa satu hal yang ingin kamu tingkatkan untuk latihan berikutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas III — Aton Rustandi Mulyana & Reizki Habibullah, Kemdikbudristek 2022 (ISBN: 978-602-244-602-6)
  2. Rekaman audio lagu daerah 'Apuse' (dari Papua) — dapat diunduh dari platform pendidikan resmi atau dimainkan langsung oleh guru
  3. Lirik dan notasi lagu 'Apuse' yang ditampilkan di papan tulis atau layar proyektor
  4. Alat musik ritmis sederhana: tamborin, kastanyet, kecrekan, atau benda-benda kelas (pensil, meja) sebagai alternatif
  5. Kartu lirik bergambar untuk murid yang membutuhkan dukungan tambahan
  6. Lembar refleksi diri murid (disiapkan guru, berisi 3 pertanyaan dengan pilihan emoji)
  7. Lembar observasi guru (daftar cek ketepatan nada dan kekompakan iringan per murid)
  8. Kartu bintang untuk penilaian sejawat antarkelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.