MODUL AJAR Seni Musik — Kelas 3 (Fase B) Topik: Menyusun Melodi Sederhana INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Musik |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Menyusun Melodi Sederhana |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu menyusun melodi sederhana terdiri dari 4–8 nada menggunakan alat musik melodis (misalnya pianika, rekorder, atau xilofon) dengan urutan nada yang logis dan dapat dimainkan ulang.
- Murid mampu menirukan melodi sederhana yang disusun oleh teman dengan memainkannya pada alat musik melodis secara tepat nada dan ritmis.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kamu menciptakan lagu sendiri, meskipun hanya beberapa nada? Seperti apa bunyinya?
- Jika kamu memilih 5 nada bebas dan memainkannya berurutan, apakah hasilnya selalu terdengar bagus? Mengapa?
- Bagaimana caramu menjelaskan melodi yang kamu buat kepada teman agar teman bisa memainkannya juga?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyambut murid, meminta mereka duduk melingkar, dan mengajak satu tarikan napas bersama agar fokus sebelum mulai bermusik.
- Guru melakukan asesmen awal: meminta murid menyebutkan nama-nama nada yang mereka ketahui (do, re, mi, fa, sol, la, si) sambil menunjukkan nadanya di alat musik. Guru mencatat siapa yang sudah mengenal 5 nada atau lebih dan siapa yang masih terbatas.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik satu per satu, memberi waktu 1–2 menit untuk murid berdiskusi singkat berpasangan, lalu meminta 2–3 murid berbagi jawaban.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan menciptakan melodi sendiri menggunakan 4–8 nada, lalu saling menirukan melodi milik teman.'
- Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat: eksplorasi nada → menyusun melodi → bermain berpasangan → refleksi.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memainkan contoh melodi pendek (4 nada) di alat musik melodis, misalnya: do–mi–sol–mi. Murid mendengarkan dengan mata terpejam, lalu diminta menggambarkan kesan yang mereka rasakan (ceria, sedih, tenang).
- Guru menjelaskan secara singkat bahwa melodi adalah rangkaian nada yang dimainkan satu demi satu. Guru menunjukkan bahwa urutan nada yang berbeda akan menghasilkan kesan yang berbeda, dengan memainkan 2 contoh urutan berbeda dari nada yang sama.
- Murid diajak mencoba menyentuh atau menekan tuts/lubang alat musik untuk merasakan posisi nada do, re, mi, fa, sol secara fisik (berkesadaran tubuh/mindful).
- Guru memperkenalkan 'kartu nada' (potongan kertas bertuliskan do, re, mi, fa, sol, la, si) dan menunjukkan cara menggunakannya untuk merancang urutan nada sebelum memainkannya — menjembatani konsep dengan praktik nyata (bermakna).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid dibagi menjadi kelompok kecil (2–3 orang). Setiap kelompok mendapat satu set kartu nada.
- Setiap murid secara individu menyusun kartu nada membentuk urutan melodi 4–8 nada pilihannya sendiri di atas meja, kemudian mencoba memainkannya di alat musik melodis.
- Murid melatih melodi susunannnya minimal 3 kali hingga dapat memainkannya dengan lancar dan konsisten, lalu memberi nama pada melodi tersebut (misalnya 'Melodi Pagi', 'Melodi Hujan').
- Dalam kelompok, satu murid memainkan melodinya, sementara teman satu kelompok mendengarkan dengan seksama. Setelah selesai, teman mencoba menirukan melodi tersebut dengan alat musiknya masing-masing tanpa melihat kartu nada si pencipta.
- Murid bergantian peran: yang tadi menirukan, kini mendapat giliran memainkan melodi ciptaannya sendiri untuk ditirukan.
- Guru berkeliling, memberi umpan balik konstruktif: 'Nada ketigamu tadi sepertinya berbeda, coba dengarkan sekali lagi dan tirukan.' Guru mendokumentasikan observasi proses dengan lembar pengamatan singkat.
Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):- Guru meminta 2–3 kelompok sukarela untuk unjuk hasil: satu murid memainkan melodi ciptaannya, lalu teman satu kelas mencoba menirukan bersama-sama (jika mampu).
- Setelah demonstrasi, guru memandu diskusi kelas singkat: 'Apa yang membuat melodi ini mudah ditirukan? Apa yang membuatnya sulit?'
- Setiap murid mengisi 'Kartu Refleksi Melodi' (3 pertanyaan singkat tertulis atau gambar untuk yang belum lancar menulis): (1) Berapa nada yang aku gunakan? (2) Apa yang mudah dan sulit saat membuat melodiku? (3) Apakah aku bisa menirukan melodi teman? Bagaimana caranya?
- Guru mengajak murid mengevaluasi proses belajarnya: 'Strategi apa yang membantumu menghafal urutan nada? Apa yang akan kamu coba lain kali?'
- Guru memberikan apresiasi verbal atas usaha dan keberanian semua murid dalam menciptakan dan berbagi melodi.
Penutup:- Guru bersama murid merangkum pembelajaran: melodi adalah rangkaian nada berurutan; kita dapat menyusun melodi sendiri dan berbagi dengan teman.
- Guru melakukan asesmen akhir singkat: meminta setiap murid memainkan 4 nada pertama dari melodi ciptaannya sendiri secara bergiliran (guru menilai ketepatan nada dan konsistensi).
- Guru memberikan tindak lanjut: murid yang sudah lancar diminta membuat variasi melodi 8 nada di rumah; murid yang masih kesulitan diminta berlatih memainkan urutan do–mi–sol–mi–do secara berulang.
- Guru menutup dengan mengajak murid menyimpan kartu nada mereka sebagai kenang-kenangan hasil kreasi hari ini, dan menginformasikan bahwa melodi mereka akan dipakai di pertemuan berikutnya.
- Salam penutup dan tepuk semangat bersama.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum mengenal nama nada diberikan kartu nada yang dilengkapi gambar warna (do=merah, re=oranye, dst.) agar lebih mudah diidentifikasi. Murid yang sudah mahir diperkenalkan konsep interval sederhana (langkah vs. lompat) sebagai tantangan tambahan.
- Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menyusun melodi hanya dari 3 nada (do, mi, sol) terlebih dahulu sebelum menambah nada lain. Murid cepat dapat langsung menyusun melodi 8 nada dan didorong untuk mencoba dua variasi melodi berbeda.
- Produk: Murid dapat mendokumentasikan melodi ciptaannya dalam bentuk yang sesuai kemampuan: menulis nama nada (do-mi-sol...), menggambar simbol warna nada, merekam suara di perangkat guru, atau sekadar mengingat urutan kartu nada secara lisan.
ASESMENAwal:- Guru meminta murid menyebutkan dan memainkan nama-nama nada yang mereka ingat (do sampai si) di alat musik melodis untuk memetakan kesiapan awal.
- Guru bertanya singkat: 'Siapa yang pernah mencoba memainkan urutan nada sendiri sebelum ini?' — untuk mengetahui pengalaman prior murid.
Proses:- Lembar observasi guru: mencatat kemampuan setiap murid dalam menyusun urutan nada (4–8 nada) dan kestabilan saat memainkannya berulang.
- Catatan guru saat murid menirukan melodi teman: apakah nada pertama, kedua, dan seterusnya dimainkan dengan tepat.
- Penilaian diri singkat di akhir tahap Mengaplikasi: murid memberi tanda centang pada kartu kecil — 'Aku bisa memainkan melodiku sendiri' dan 'Aku bisa menirukan melodi teman'.
Akhir:- Unjuk kerja individual: murid memainkan melodi 4 nada pertama ciptaannya secara bergiliran di depan guru — dinilai menggunakan rubrik 4 level.
- Kartu Refleksi Melodi dikumpulkan dan diperiksa guru sebagai bukti proses berpikir artistik dan kesadaran diri murid.
Formatif:- Observasi guru selama kegiatan menyusun dan memainkan melodi: ketepatan nada, kelancaran, dan kemampuan menirukan melodi teman.
- Umpan balik lisan langsung dari guru saat berkeliling kelompok.
- Penilaian sejawat antar anggota kelompok: apakah melodi teman berhasil ditirukan atau tidak, dan alasannya.
Sumatif:- Unjuk kerja individual di akhir: murid memainkan 4 nada pertama dari melodi ciptaannya sendiri untuk dinilai ketepatan nada dan konsistensi.
- Kartu Refleksi Melodi yang diisi murid sebagai bukti pemahaman proses kreatif.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menyusun Melodi Sederhana (4–8 nada) | Murid belum mampu menyusun urutan nada yang dapat dimainkan ulang; pilihan nada acak dan tidak konsisten. | Murid menyusun 3–4 nada namun belum konsisten saat memainkannya ulang; masih memerlukan bimbingan intensif. | Murid menyusun 4–6 nada dan dapat memainkannya ulang dengan sedikit kesalahan nada; melodi memiliki awal dan akhir yang jelas. | Murid menyusun 6–8 nada dengan urutan yang logis, dapat memainkannya berulang secara tepat dan konsisten, serta mampu memberi nama dan menjelaskan melodinya. | | Menirukan Melodi Teman | Murid belum mampu menirukan melodi teman meskipun sudah diulang beberapa kali; nada yang dimainkan tidak sesuai. | Murid dapat menirukan 1–2 nada pertama dari melodi teman dengan bantuan verbal dari guru atau teman. | Murid dapat menirukan sebagian besar melodi teman (3–5 nada dari 6) dengan tepat setelah mendengarkan 2–3 kali. | Murid dapat menirukan seluruh melodi teman secara tepat setelah mendengarkan 1–2 kali, tanpa bantuan dari guru. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid mendapat kesempatan yang cukup untuk mencoba menyusun dan memainkan melodi mereka sendiri?
- Apakah alat musik yang tersedia mencukupi dan berfungsi baik sehingga tidak menghambat proses belajar?
- Murid mana yang menunjukkan kesulitan dalam menirukan melodi teman? Dukungan apa yang akan saya berikan di pertemuan berikutnya?
- Apakah penggunaan kartu nada efektif membantu murid merancang melodi? Bagaimana saya bisa menyempurnakannya?
Refleksi Murid:- Berapa nada yang kamu gunakan dalam melodimu hari ini? Apakah kamu puas dengan hasilnya?
- Apa bagian yang paling menyenangkan saat membuat dan bermain melodi bersama teman?
- Apa yang masih terasa sulit? Apa yang ingin kamu coba atau perbaiki saat berlatih lagi?
SUMBER BELAJAR- Alat musik melodis: pianika, rekorder, atau xilofon (disesuaikan ketersediaan sekolah)
- Kartu nada buatan guru (potongan kertas/karton bertuliskan do, re, mi, fa, sol, la, si — bisa diberi kode warna)
- Kartu Refleksi Melodi (lembar isian 3 pertanyaan, disiapkan guru)
- Lembar observasi guru untuk pencatatan proses asesmen formatif
- Buku Panduan Guru Seni Musik SD/MI Kelas III (Kemendikbudristek)
- Contoh audio/video melodi pendek sederhana (opsional, jika tersedia proyektor/speaker)
|