Modul AjarPertemuan 6Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar Seni Musik Kelas 3: Menyusun Melodi Sederhana

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 3 dengan topik "Menyusun Melodi Sederhana". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 3: Menyusun Melodi Sederhana

Seni Musik - Kelas 3

Bab 2 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menyusun Melodi Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenyusun Melodi Sederhana
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menyusun melodi sederhana terdiri dari 4–8 nada menggunakan alat musik melodis (misalnya pianika, rekorder, atau xilofon) dengan urutan nada yang logis dan dapat dimainkan ulang.
  2. Murid mampu menirukan melodi sederhana yang disusun oleh teman dengan memainkannya pada alat musik melodis secara tepat nada dan ritmis.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu menciptakan lagu sendiri, meskipun hanya beberapa nada? Seperti apa bunyinya?
  2. Jika kamu memilih 5 nada bebas dan memainkannya berurutan, apakah hasilnya selalu terdengar bagus? Mengapa?
  3. Bagaimana caramu menjelaskan melodi yang kamu buat kepada teman agar teman bisa memainkannya juga?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyambut murid, meminta mereka duduk melingkar, dan mengajak satu tarikan napas bersama agar fokus sebelum mulai bermusik.
  • Guru melakukan asesmen awal: meminta murid menyebutkan nama-nama nada yang mereka ketahui (do, re, mi, fa, sol, la, si) sambil menunjukkan nadanya di alat musik. Guru mencatat siapa yang sudah mengenal 5 nada atau lebih dan siapa yang masih terbatas.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik satu per satu, memberi waktu 1–2 menit untuk murid berdiskusi singkat berpasangan, lalu meminta 2–3 murid berbagi jawaban.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan menciptakan melodi sendiri menggunakan 4–8 nada, lalu saling menirukan melodi milik teman.'
  • Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat: eksplorasi nada → menyusun melodi → bermain berpasangan → refleksi.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memainkan contoh melodi pendek (4 nada) di alat musik melodis, misalnya: do–mi–sol–mi. Murid mendengarkan dengan mata terpejam, lalu diminta menggambarkan kesan yang mereka rasakan (ceria, sedih, tenang).
  • Guru menjelaskan secara singkat bahwa melodi adalah rangkaian nada yang dimainkan satu demi satu. Guru menunjukkan bahwa urutan nada yang berbeda akan menghasilkan kesan yang berbeda, dengan memainkan 2 contoh urutan berbeda dari nada yang sama.
  • Murid diajak mencoba menyentuh atau menekan tuts/lubang alat musik untuk merasakan posisi nada do, re, mi, fa, sol secara fisik (berkesadaran tubuh/mindful).
  • Guru memperkenalkan 'kartu nada' (potongan kertas bertuliskan do, re, mi, fa, sol, la, si) dan menunjukkan cara menggunakannya untuk merancang urutan nada sebelum memainkannya — menjembatani konsep dengan praktik nyata (bermakna).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (2–3 orang). Setiap kelompok mendapat satu set kartu nada.
  • Setiap murid secara individu menyusun kartu nada membentuk urutan melodi 4–8 nada pilihannya sendiri di atas meja, kemudian mencoba memainkannya di alat musik melodis.
  • Murid melatih melodi susunannnya minimal 3 kali hingga dapat memainkannya dengan lancar dan konsisten, lalu memberi nama pada melodi tersebut (misalnya 'Melodi Pagi', 'Melodi Hujan').
  • Dalam kelompok, satu murid memainkan melodinya, sementara teman satu kelompok mendengarkan dengan seksama. Setelah selesai, teman mencoba menirukan melodi tersebut dengan alat musiknya masing-masing tanpa melihat kartu nada si pencipta.
  • Murid bergantian peran: yang tadi menirukan, kini mendapat giliran memainkan melodi ciptaannya sendiri untuk ditirukan.
  • Guru berkeliling, memberi umpan balik konstruktif: 'Nada ketigamu tadi sepertinya berbeda, coba dengarkan sekali lagi dan tirukan.' Guru mendokumentasikan observasi proses dengan lembar pengamatan singkat.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru meminta 2–3 kelompok sukarela untuk unjuk hasil: satu murid memainkan melodi ciptaannya, lalu teman satu kelas mencoba menirukan bersama-sama (jika mampu).
  • Setelah demonstrasi, guru memandu diskusi kelas singkat: 'Apa yang membuat melodi ini mudah ditirukan? Apa yang membuatnya sulit?'
  • Setiap murid mengisi 'Kartu Refleksi Melodi' (3 pertanyaan singkat tertulis atau gambar untuk yang belum lancar menulis): (1) Berapa nada yang aku gunakan? (2) Apa yang mudah dan sulit saat membuat melodiku? (3) Apakah aku bisa menirukan melodi teman? Bagaimana caranya?
  • Guru mengajak murid mengevaluasi proses belajarnya: 'Strategi apa yang membantumu menghafal urutan nada? Apa yang akan kamu coba lain kali?'
  • Guru memberikan apresiasi verbal atas usaha dan keberanian semua murid dalam menciptakan dan berbagi melodi.

Penutup:

  • Guru bersama murid merangkum pembelajaran: melodi adalah rangkaian nada berurutan; kita dapat menyusun melodi sendiri dan berbagi dengan teman.
  • Guru melakukan asesmen akhir singkat: meminta setiap murid memainkan 4 nada pertama dari melodi ciptaannya sendiri secara bergiliran (guru menilai ketepatan nada dan konsistensi).
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid yang sudah lancar diminta membuat variasi melodi 8 nada di rumah; murid yang masih kesulitan diminta berlatih memainkan urutan do–mi–sol–mi–do secara berulang.
  • Guru menutup dengan mengajak murid menyimpan kartu nada mereka sebagai kenang-kenangan hasil kreasi hari ini, dan menginformasikan bahwa melodi mereka akan dipakai di pertemuan berikutnya.
  • Salam penutup dan tepuk semangat bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum mengenal nama nada diberikan kartu nada yang dilengkapi gambar warna (do=merah, re=oranye, dst.) agar lebih mudah diidentifikasi. Murid yang sudah mahir diperkenalkan konsep interval sederhana (langkah vs. lompat) sebagai tantangan tambahan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menyusun melodi hanya dari 3 nada (do, mi, sol) terlebih dahulu sebelum menambah nada lain. Murid cepat dapat langsung menyusun melodi 8 nada dan didorong untuk mencoba dua variasi melodi berbeda.
  • Produk: Murid dapat mendokumentasikan melodi ciptaannya dalam bentuk yang sesuai kemampuan: menulis nama nada (do-mi-sol...), menggambar simbol warna nada, merekam suara di perangkat guru, atau sekadar mengingat urutan kartu nada secara lisan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid menyebutkan dan memainkan nama-nama nada yang mereka ingat (do sampai si) di alat musik melodis untuk memetakan kesiapan awal.
  • Guru bertanya singkat: 'Siapa yang pernah mencoba memainkan urutan nada sendiri sebelum ini?' — untuk mengetahui pengalaman prior murid.

Proses:

  • Lembar observasi guru: mencatat kemampuan setiap murid dalam menyusun urutan nada (4–8 nada) dan kestabilan saat memainkannya berulang.
  • Catatan guru saat murid menirukan melodi teman: apakah nada pertama, kedua, dan seterusnya dimainkan dengan tepat.
  • Penilaian diri singkat di akhir tahap Mengaplikasi: murid memberi tanda centang pada kartu kecil — 'Aku bisa memainkan melodiku sendiri' dan 'Aku bisa menirukan melodi teman'.

Akhir:

  • Unjuk kerja individual: murid memainkan melodi 4 nada pertama ciptaannya secara bergiliran di depan guru — dinilai menggunakan rubrik 4 level.
  • Kartu Refleksi Melodi dikumpulkan dan diperiksa guru sebagai bukti proses berpikir artistik dan kesadaran diri murid.

Formatif:

  • Observasi guru selama kegiatan menyusun dan memainkan melodi: ketepatan nada, kelancaran, dan kemampuan menirukan melodi teman.
  • Umpan balik lisan langsung dari guru saat berkeliling kelompok.
  • Penilaian sejawat antar anggota kelompok: apakah melodi teman berhasil ditirukan atau tidak, dan alasannya.

Sumatif:

  • Unjuk kerja individual di akhir: murid memainkan 4 nada pertama dari melodi ciptaannya sendiri untuk dinilai ketepatan nada dan konsistensi.
  • Kartu Refleksi Melodi yang diisi murid sebagai bukti pemahaman proses kreatif.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyusun Melodi Sederhana (4–8 nada)Murid belum mampu menyusun urutan nada yang dapat dimainkan ulang; pilihan nada acak dan tidak konsisten.Murid menyusun 3–4 nada namun belum konsisten saat memainkannya ulang; masih memerlukan bimbingan intensif.Murid menyusun 4–6 nada dan dapat memainkannya ulang dengan sedikit kesalahan nada; melodi memiliki awal dan akhir yang jelas.Murid menyusun 6–8 nada dengan urutan yang logis, dapat memainkannya berulang secara tepat dan konsisten, serta mampu memberi nama dan menjelaskan melodinya.
Menirukan Melodi TemanMurid belum mampu menirukan melodi teman meskipun sudah diulang beberapa kali; nada yang dimainkan tidak sesuai.Murid dapat menirukan 1–2 nada pertama dari melodi teman dengan bantuan verbal dari guru atau teman.Murid dapat menirukan sebagian besar melodi teman (3–5 nada dari 6) dengan tepat setelah mendengarkan 2–3 kali.Murid dapat menirukan seluruh melodi teman secara tepat setelah mendengarkan 1–2 kali, tanpa bantuan dari guru.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang cukup untuk mencoba menyusun dan memainkan melodi mereka sendiri?
  • Apakah alat musik yang tersedia mencukupi dan berfungsi baik sehingga tidak menghambat proses belajar?
  • Murid mana yang menunjukkan kesulitan dalam menirukan melodi teman? Dukungan apa yang akan saya berikan di pertemuan berikutnya?
  • Apakah penggunaan kartu nada efektif membantu murid merancang melodi? Bagaimana saya bisa menyempurnakannya?

Refleksi Murid:

  • Berapa nada yang kamu gunakan dalam melodimu hari ini? Apakah kamu puas dengan hasilnya?
  • Apa bagian yang paling menyenangkan saat membuat dan bermain melodi bersama teman?
  • Apa yang masih terasa sulit? Apa yang ingin kamu coba atau perbaiki saat berlatih lagi?

SUMBER BELAJAR

  1. Alat musik melodis: pianika, rekorder, atau xilofon (disesuaikan ketersediaan sekolah)
  2. Kartu nada buatan guru (potongan kertas/karton bertuliskan do, re, mi, fa, sol, la, si — bisa diberi kode warna)
  3. Kartu Refleksi Melodi (lembar isian 3 pertanyaan, disiapkan guru)
  4. Lembar observasi guru untuk pencatatan proses asesmen formatif
  5. Buku Panduan Guru Seni Musik SD/MI Kelas III (Kemendikbudristek)
  6. Contoh audio/video melodi pendek sederhana (opsional, jika tersedia proyektor/speaker)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.