MODUL AJAR Seni Musik — Kelas 3 (Fase B) Topik: Mengenal Tangga Nada Diatonis Minor INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Musik |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Mengenal Tangga Nada Diatonis Minor |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu mengidentifikasi tangga nada diatonis minor melalui lagu dan alat musik.
- Murid mampu menirukan bunyi tangga nada diatonis minor menggunakan alat musik atau suara.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian mendengar lagu yang terasa sedih atau menyentuh hati? Menurutmu, apa yang membuat lagu itu terasa berbeda dari lagu yang ceria?
- Jika tangga nada mayor terasa 'cerah dan gembira', kira-kira bagaimana perasaan yang muncul saat kita mendengarkan tangga nada minor?
- Bisakah kamu menebak lagu apa saja yang menggunakan nada-nada yang terkesan sedih atau misterius?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
- Guru memeriksa kehadiran murid dan mengondisikan kelas agar siap belajar.
- Asesmen Awal (Diagnostik): Guru memainkan dua cuplikan pendek di pianika — satu tangga nada mayor (Do-Re-Mi-Fa-Sol-La-Si-Do) dan satu tangga nada minor (La-Si-Do-Re-Mi-Fa-Sol-La) — lalu bertanya kepada murid: 'Dari dua bunyi tadi, manakah yang terasa lebih ceria dan manakah yang terasa lebih sedih? Angkat tangan yang merasa ada perbedaan!' Guru mencatat respons murid sebagai peta awal pemahaman.
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu untuk memancing rasa ingin tahu murid.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: 'Hari ini kita akan belajar mengenal dan menirukan tangga nada diatonis minor — tangga nada yang memberi kesan sedih atau misterius dalam musik.'
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan secara singkat perbedaan tangga nada diatonis mayor dan minor menggunakan analogi sederhana: mayor seperti cuaca cerah, minor seperti suasana mendung — keduanya indah, hanya berbeda perasaan.
- Guru menampilkan ilustrasi 'Bukit Bernada' di papan tulis atau layar proyektor, menunjukkan susunan nada minor: La-Si-Do-Re-Mi-Fa-Sol-La beserta jarak langkah nadanya (1/2-1-1-1-1/2-1-1).
- Guru memainkan tangga nada diatonis minor secara perlahan di pianika dari nada terendah ke tertinggi, lalu sebaliknya, sambil menyebutkan nama solmisasi setiap nada dengan lantang.
- Guru meminta murid mendengarkan dengan seksama dan menutup mata sejenak untuk merasakan karakter bunyi tangga nada minor (prinsip Berkesadaran — murid diminta hadir penuh dengan indera pendengarannya).
- Guru memainkan sebuah lagu anak atau lagu daerah sederhana bertangga nada minor (contoh: 'Kicir-Kicir' versi minor atau melodi sederhana), lalu bertanya: 'Nada apa saja yang kalian dengar? Apakah terasa berbeda dari lagu yang biasa kita nyanyikan?'
- Murid secara berkelompok kecil (2-3 orang) mendiskusikan: 'Apa ciri khas bunyi tangga nada minor yang baru saja kalian dengar?' Setiap kelompok menyampaikan satu kata yang menggambarkan perasaan mereka saat mendengar tangga nada minor.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru mengajak murid bermain 'Menjelajahi Bukit Bernada Minor'. Guru memainkan nada-nada tangga nada minor satu per satu di pianika (1 ketukan per nada), dan murid menirukannya dengan bernyanyi menggunakan solmisasi: La-Si-Do-Re-Mi-Fa-Sol-La, lalu turun kembali.
- Kegiatan dilakukan bertahap: pertama bersama seluruh kelas, lalu dibagi menjadi dua kelompok besar (kelompok A menyanyi naik, kelompok B menyanyi turun) secara bergantian — untuk menambah kegembiraan dan semangat (prinsip Menggembirakan).
- Murid yang memiliki pianika atau alat musik melodis lainnya diajak mencoba memainkan tangga nada minor sesuai panduan 'Bukit Bernada' yang ada di papan tulis.
- Guru memainkan penggalan melodi pendek (4-6 nada) menggunakan tangga nada minor, kemudian murid diminta menirukan dengan suara. Guru melakukan 3 putaran dengan melodi yang sedikit berbeda untuk melatih kepekaan nada.
- Murid diminta mengidentifikasi: apakah lagu 'Balonku' termasuk mayor atau minor? Guru memainkannya, lalu murid mengangkat kartu 'Mayor' atau 'Minor' (kartu sederhana berwarna kuning untuk mayor dan biru untuk minor yang telah disiapkan guru) — melatih kemampuan identifikasi secara aktif (prinsip Bermakna).
- Guru memberikan umpan balik langsung dan afirmatif setiap kali murid menjawab, baik benar maupun belum tepat: 'Hampir! Coba dengarkan sekali lagi ya...' atau 'Tepat sekali! Kamu sangat peka nadanya!'
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk nyaman dan tenang sejenak. Guru bertanya: 'Dari semua yang kalian dengar dan tirukan tadi, bagian mana yang paling mudah? Bagian mana yang masih terasa sulit?'
- Murid mengisi 'Lembar Refleksi Diri' sederhana berbentuk tiga kotak: (1) Satu hal yang aku pelajari hari ini, (2) Satu hal yang masih ingin aku coba lagi, (3) Perasaanku setelah belajar tangga nada minor hari ini (dengan memilih emotikon: 😊 senang / 😐 biasa saja / 😕 bingung).
- Guru mengajak 2-3 murid berbagi jawaban refleksinya secara sukarela di depan kelas.
- Guru memandu murid menyimpulkan bersama: 'Jadi, tangga nada diatonis minor itu dimulai dari nada La, memiliki 7 nada dengan jarak tertentu, dan menghasilkan kesan yang berbeda dari mayor. Kita sudah bisa mendengar dan menirukannya!'
- Guru menegaskan bahwa kemampuan mendengar dan menirukan nada adalah keterampilan yang akan terus berkembang dengan latihan — tidak apa-apa jika belum sempurna hari ini.
Penutup:- Guru memberikan apresiasi hangat terhadap semangat dan partisipasi seluruh murid selama pembelajaran.
- Asesmen Akhir: Guru memainkan 3 cuplikan tangga nada pendek (dua minor, satu mayor) di pianika. Murid diminta secara individu menuliskan atau mengangkat kartu jawaban 'Minor' atau 'Mayor' untuk setiap cuplikan. Guru mengamati dan mencatat hasilnya sebagai data sumatif pertemuan ini.
- Guru memberikan tugas rumah: 'Berlatihlah menyanyikan solmisasi La-Si-Do-Re-Mi-Fa-Sol-La (naik dan turun) bersama orang tua atau anggota keluarga di rumah, seperti permainan Bukit Bernada yang kita lakukan hari ini.'
- Guru menginformasikan topik pertemuan berikutnya secara singkat.
- Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama, dipimpin oleh salah satu murid.
- Guru mengajak murid bersalaman menuju ke luar kelas.
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang belum familiar dengan solmisasi: guru menyediakan kartu solmisasi bergambar (kartu La bergambar bintang biru, Si bergambar bulan, dst.) sebagai alat bantu visual. Untuk murid yang sudah mahir: guru menantang mereka mendengarkan dan membedakan antara tangga nada minor natural, harmonis, atau melodis secara sederhana.
- Proses: Murid yang mengalami kesulitan menirukan nada diberikan pendampingan lebih dekat oleh guru dan diperbolehkan menirukan hanya 4 nada pertama (La-Si-Do-Re) sebelum melanjutkan ke nada berikutnya. Murid yang cepat menangkap dapat diberi peran sebagai 'pemimpin kelompok' untuk memandu teman-temannya dalam latihan Bukit Bernada.
- Produk: Murid yang belum berkembang cukup menunjukkan kemampuan membedakan mayor vs minor dengan mengangkat kartu. Murid yang sudah berkembang dapat diminta menyanyikan seluruh tangga nada minor secara mandiri di depan kelas atau merekamnya di rumah sebagai portofolio audio sederhana.
ASESMENAwal:- Guru memainkan dua cuplikan pendek: tangga nada mayor dan tangga nada minor di pianika.
- Murid diminta mengangkat tangan jika mendengar perbedaan antara dua bunyi tersebut.
- Guru bertanya: 'Dari dua bunyi tadi, mana yang terasa lebih ceria? Mana yang terasa lebih sedih?' untuk memetakan kepekaan awal murid terhadap karakter tangga nada.
Proses:- Observasi keterlibatan murid saat mendengarkan tangga nada minor (apakah memperhatikan dengan seksama atau terganggu).
- Pengamatan ketepatan solmisasi saat murid menirukan tangga nada minor dalam kegiatan 'Bukit Bernada'.
- Penilaian kemampuan identifikasi tangga nada melalui penggunaan kartu Mayor/Minor pada kegiatan tebak lagu.
- Diskusi kelompok kecil — guru berkeliling dan mendengarkan apakah murid mampu mendeskripsikan ciri khas bunyi minor dengan kata-katanya sendiri.
Akhir:- Guru memainkan 3 cuplikan tangga nada pendek secara berurutan (cuplikan 1: minor, cuplikan 2: mayor, cuplikan 3: minor).
- Setiap murid menuliskan jawaban di selembar kertas kecil atau mengangkat kartu berwarna (biru = minor, kuning = mayor) untuk setiap cuplikan.
- Guru menggunakan rubrik 4 level untuk menilai kemampuan identifikasi dan peniruan tangga nada diatonis minor.
Formatif:- Observasi respons murid saat mendengarkan dan membedakan tangga nada mayor vs minor (asesmen awal diagnostik).
- Pengamatan partisipasi dan ketepatan nada selama kegiatan menirukan 'Bukit Bernada Minor' secara klasikal dan kelompok.
- Identifikasi lagu menggunakan kartu Mayor/Minor sebagai asesmen formatif berbasis aktivitas.
- Lembar Refleksi Diri murid sebagai asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).
Sumatif:- Murid mengidentifikasi 3 cuplikan tangga nada (2 minor, 1 mayor) yang dimainkan guru di akhir pembelajaran dengan menjawab secara tertulis atau mengangkat kartu.
- Guru mencatat kemampuan murid menirukan solmisasi tangga nada minor (La-Si-Do-Re-Mi-Fa-Sol-La) menggunakan rubrik 4 level.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi Tangga Nada Diatonis Minor (TP 3.2.4.1) | Murid belum dapat membedakan bunyi tangga nada minor dari mayor meskipun dengan bantuan guru. | Murid dapat membedakan bunyi minor dan mayor hanya jika diberikan petunjuk atau bantuan langsung dari guru. | Murid dapat mengidentifikasi tangga nada diatonis minor secara mandiri saat mendengarkan permainan alat musik atau lagu sederhana. | Murid dapat mengidentifikasi tangga nada diatonis minor secara mandiri dan mampu menjelaskan ciri khasnya (kesan sedih/misterius, susunan nada La-Si-Do-Re-Mi-Fa-Sol-La) dengan kata-kata sendiri. | | Menirukan Tangga Nada Diatonis Minor (TP 3.2.4.2) | Murid belum dapat menirukan urutan nada minor dengan benar, baik dengan suara maupun alat musik. | Murid dapat menirukan sebagian nada tangga nada minor (minimal 4 nada) dengan bantuan teman atau guru, namun belum tepat secara keseluruhan. | Murid dapat menirukan solmisasi tangga nada minor (La-Si-Do-Re-Mi-Fa-Sol-La) secara lengkap dan berurutan dengan suara atau alat musik, dengan ketepatan yang cukup baik. | Murid dapat menirukan solmisasi tangga nada minor secara lengkap, berurutan, dan dengan ketepatan nada yang baik — baik naik maupun turun — secara mandiri tanpa panduan guru. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid terlibat aktif dalam kegiatan mendengarkan dan menirukan tangga nada minor hari ini? Siapa yang tampak kurang terlibat dan apa kemungkinan penyebabnya?
- Apakah metode 'Bukit Bernada' dan penggunaan kartu Mayor/Minor efektif membantu murid memahami perbedaan tangga nada? Apa yang perlu disederhanakan atau dikembangkan?
- Sejauh mana murid mencapai kedua tujuan pembelajaran hari ini? Berapa persen yang perlu mendapat tindak lanjut atau remedial?
- Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk mencakup semua kegiatan yang direncanakan? Bagian mana yang perlu dipercepat atau diperlambat di pertemuan serupa berikutnya?
Refleksi Murid:- Satu hal yang aku pelajari hari ini tentang tangga nada minor adalah ...
- Bagian yang masih terasa sulit bagiku adalah ..., dan aku akan mencoba mengatasinya dengan cara ...
- Perasaanku setelah belajar dan mencoba menyanyikan tangga nada minor hari ini adalah ... (pilih: senang 😊 / biasa saja 😐 / bingung 😕), karena ...
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas III (Kemendikbudristek)
- Pianika atau alat musik melodis lain yang tersedia di sekolah
- Ilustrasi 'Bukit Bernada Minor' (diagram susunan nada La-Si-Do-Re-Mi-Fa-Sol-La beserta jarak langkah nada) — dibuat guru di papan tulis atau dicetak sebagai media tayang
- Kartu solmisasi berwarna (untuk murid yang memerlukan bantuan visual)
- Kartu identifikasi tangga nada: kartu Mayor (warna kuning) dan kartu Minor (warna biru) untuk setiap murid
- Lembar Refleksi Diri murid (disiapkan guru, berisi 3 kotak isian dan pilihan emotikon)
- Lagu anak atau lagu daerah bertangga nada minor sebagai contoh auditif (dipilih guru sesuai konteks lokal)
|