Modul AjarPertemuan 1Bab 5Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2: Pengenalan Alat Musik Ensambel

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 2 dengan topik "Pengenalan Alat Musik Ensambel". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2: Pengenalan Alat Musik Ensambel

Seni Musik - Kelas 2

Bab 5 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Pengenalan Alat Musik Ensambel

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikPengenalan Alat Musik Ensambel
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengidentifikasi minimal 3 alat musik ritmis dan 2 alat musik melodis yang digunakan dalam ensambel
  2. Murid mampu menirukan bunyi alat musik ritmis (kendang, rebana, atau tamborin) menggunakan anggota tubuh (tepuk tangan, tepuk paha, hentakan kaki)
  3. Murid mampu membedakan bunyi alat musik ritmis dan melodis berdasarkan suara yang dihasilkan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian mendengar musik yang dimainkan oleh banyak alat musik sekaligus? Bagaimana bunyinya?
  2. Apakah kalian tahu alat musik apa saja yang ada di sekitar kita?
  3. Bisakah kita membuat bunyi alat musik hanya dengan menggunakan tangan dan kaki kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan apersepsi dengan menyanyikan lagu anak sederhana sambil bertepuk tangan, mengajak murid ikut serta
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan mengenal berbagai alat musik yang bisa dimainkan bersama-sama
  • Asesmen Awal: Guru menanyakan 'Siapa yang pernah melihat alat musik? Coba sebutkan!' dan mencatat jawaban murid untuk mengetahui pengetahuan awal mereka

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan atau memperlihatkan 3-5 alat musik ritmis (kendang, rebana, tamborin, marakas, atau triangle) dan 2-3 alat musik melodis (pianika, rekorder, atau metalofon) yang ada di sekolah
  • Guru membunyikan satu per satu alat musik dan menjelaskan perbedaannya: alat musik ritmis menghasilkan bunyi tidak bernada (tok-tok-tok), alat musik melodis menghasilkan bunyi bernada (do-re-mi)
  • Murid diminta mengamati dengan seksama dan mendengarkan perbedaan bunyi setiap alat musik
  • Guru mengajak murid mengidentifikasi: 'Mana yang bunyinya seperti ketukan? Mana yang bunyinya seperti nyanyian?' (Penalaran Kritis)
  • Guru menjelaskan bahwa ketika alat-alat musik ini dimainkan bersama-sama, itu disebut ensambel

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi 4-5 kelompok kecil (Kolaborasi)
  • Setiap kelompok diberi kesempatan memegang dan mencoba membunyikan satu alat musik ritmis secara bergantian
  • Guru meminta murid menirukan bunyi alat musik ritmis menggunakan anggota tubuh: tepuk tangan untuk bunyi rebana, tepuk paha untuk bunyi kendang, hentakan kaki untuk bunyi bass drum
  • Guru memandu latihan pola irama sederhana: tepuk-tepuk-diam-tepuk, dan murid menirukan bersama-sama
  • Murid berkreasi membuat variasi bunyi dengan menggabungkan tepuk tangan, tepuk paha, dan jentikan jari (Kreativitas)
  • Guru memberikan umpan balik positif dan meminta murid mencoba lagi dengan tempo yang berbeda
  • Asesmen Proses: Guru mengamati kemampuan murid menirukan bunyi dan mencatat dalam lembar observasi

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian saat menirukan bunyi alat musik dengan tangan dan kaki?'
  • Murid diminta menyebutkan alat musik apa saja yang sudah mereka kenali hari ini (minimal 3 alat musik)
  • Guru menanyakan: 'Mana yang lebih mudah, menirukan bunyi alat musik ritmis atau melodis? Mengapa?'
  • Beberapa murid diminta mendemonstrasikan ulang menirukan bunyi alat musik ritmis dengan anggota tubuh
  • Guru mengapresiasi usaha semua murid dan menegaskan bahwa tubuh kita juga bisa menjadi alat musik

Penutup:

  • Guru merangkum pembelajaran: hari ini kita sudah mengenal alat musik ritmis dan melodis, serta belajar menirukan bunyinya dengan anggota tubuh
  • Asesmen Akhir: Guru meminta 3-5 murid secara acak menyebutkan nama alat musik ritmis dan menirukan bunyinya
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka
  • Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: kita akan belajar memainkan alat musik ensambel bersama-sama
  • Pembelajaran ditutup dengan menyanyikan lagu anak bersama sambil bertepuk tangan mengikuti irama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum familiar dengan alat musik diberikan gambar visual dan video pendek tentang alat musik. Murid yang sudah mengenal alat musik diminta mengidentifikasi alat musik lain yang ada di rumah atau lingkungan mereka
  • Proses: Murid yang cepat menangkap diberi tantangan membuat pola irama lebih kompleks (tepuk-tepuk-hentakkan kaki-jentik) dan memimpin kelompoknya. Murid yang memerlukan dukungan lebih diberikan bimbingan individual dan boleh menirukan pola irama sederhana dulu (tepuk-diam-tepuk)
  • Produk: Murid yang cepat diminta mencatat 5 alat musik dan menggambarnya. Murid yang membutuhkan waktu lebih boleh menyebutkan secara lisan dan mendemonstrasikan 2-3 alat musik saja

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Alat musik apa yang pernah kalian lihat atau dengar?'
  • Guru mencatat jawaban murid untuk mengetahui pengetahuan awal tentang alat musik

Proses:

  • Observasi selama kegiatan kelompok: partisipasi murid dalam mengamati dan mencoba alat musik
  • Observasi praktik: akurasi murid dalam menirukan bunyi alat musik ritmis dengan anggota tubuh (tepuk tangan, tepuk paha, hentakan kaki)
  • Catatan anekdot: kreativitas murid dalam membuat variasi bunyi

Akhir:

  • Tes praktik individu: murid mendemonstrasikan menirukan bunyi 2 alat musik ritmis menggunakan anggota tubuh dengan pola irama sederhana
  • Tes lisan: murid menyebutkan nama minimal 3 alat musik ritmis dan 2 alat musik melodis serta menjelaskan perbedaannya
  • Penilaian diri: murid mengisi lembar refleksi sederhana dengan gambar emotikon (senang/biasa/sulit) tentang kegiatan hari ini

Formatif:

  • Observasi selama kegiatan: kemampuan murid mengidentifikasi alat musik
  • Observasi praktik: kemampuan murid menirukan bunyi alat musik ritmis dengan anggota tubuh
  • Pertanyaan lisan: murid menyebutkan perbedaan alat musik ritmis dan melodis

Sumatif:

  • Tes praktik: murid mendemonstrasikan menirukan bunyi minimal 2 alat musik ritmis menggunakan anggota tubuh
  • Tes lisan: murid menyebutkan minimal 3 nama alat musik ritmis dan 2 alat musik melodis yang sudah dipelajari

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi alat musik ritmis dan melodisMurid belum mampu menyebutkan nama alat musik atau menyebutkan kurang dari 2 alat musikMurid mampu menyebutkan 2-3 nama alat musik tetapi belum bisa membedakan ritmis dan melodisMurid mampu menyebutkan minimal 3 alat musik ritmis dan 2 melodis serta menjelaskan perbedaannya dengan bantuan guruMurid mampu menyebutkan lebih dari 5 alat musik, membedakan ritmis dan melodis secara mandiri, serta memberikan contoh lain dari lingkungan
Menirukan bunyi alat musik ritmis dengan anggota tubuhMurid belum mampu menirukan bunyi alat musik atau menirukan tanpa pola yang jelasMurid mampu menirukan bunyi 1 alat musik ritmis dengan anggota tubuh tetapi belum konsisten mengikuti pola iramaMurid mampu menirukan bunyi 2 alat musik ritmis dengan anggota tubuh sesuai pola irama sederhana yang diajarkanMurid mampu menirukan bunyi lebih dari 2 alat musik ritmis dengan anggota tubuh, konsisten mengikuti pola irama, dan mampu membuat variasi sendiri
Kolaborasi dalam kelompokMurid belum mau berpartisipasi atau bekerja dengan teman kelompokMurid mau berpartisipasi tetapi masih perlu dorongan dan belum aktif berinteraksi dengan temanMurid aktif berpartisipasi, mau bergantian dengan teman, dan mendengarkan instruksi kelompokMurid sangat aktif, membantu teman yang kesulitan, dan berkontribusi ide kreatif untuk kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan pengenalan alat musik?
  • Apakah metode demonstrasi dan praktik langsung efektif untuk murid kelas 2?
  • Alat musik apa yang paling menarik perhatian murid? Apakah perlu menambah variasi alat musik di pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid cepat dan lambat?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pengelolaan kelas agar semua murid mendapat kesempatan mencoba alat musik?

Refleksi Murid:

  • Alat musik apa yang paling kalian suka hari ini? Mengapa?
  • Apakah kalian merasa senang saat menirukan bunyi alat musik dengan tangan dan kaki?
  • Apa yang paling mudah dan paling sulit saat belajar hari ini?
  • Alat musik apa lagi yang ingin kalian pelajari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas II (Bab 5: Bermain Alat Musik Ensambel)
  2. Alat musik ritmis: kendang, rebana, tamborin, marakas, triangle, atau alat musik sederhana dari lingkungan (botol plastik berisi biji, tutup panci)
  3. Alat musik melodis: pianika, rekorder, metalofon, atau alat musik yang tersedia di sekolah
  4. Video pendek tentang pengenalan alat musik (opsional, 2-3 menit)
  5. Gambar/poster alat musik ritmis dan melodis
  6. Lembar observasi dan rubrik penilaian untuk guru
  7. Lembar refleksi sederhana dengan emotikon untuk murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.