Modul AjarPertemuan 8Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2: Membedakan Bunyi Cepat dan Lambat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 2 dengan topik "Membedakan Bunyi Cepat dan Lambat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2: Membedakan Bunyi Cepat dan Lambat

Seni Musik - Kelas 2

Bab 4 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Membedakan Bunyi Cepat dan Lambat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMembedakan Bunyi Cepat dan Lambat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membedakan tempo cepat dan lambat pada bunyi yang dihasilkan
  2. Murid dapat memproduksi pola irama dengan tempo cepat dan lambat

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian mendengar bunyi lonceng sekolah? Apakah bunyinya cepat atau lambat?
  2. Bagaimana bunyi kaki kalian saat berlari dibanding saat berjalan pelan?
  3. Apa yang kalian rasakan saat mendengar musik cepat dan musik lambat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan meminta murid menepuk tangan secara bebas, mengamati variasi tempo yang muncul
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: membedakan dan memproduksi bunyi cepat dan lambat
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik tentang bunyi-bunyi di sekitar yang cepat dan lambat

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membunyikan ketukan lambat menggunakan tamborin, murid menyimak dengan seksama
  • Guru membunyikan ketukan cepat menggunakan tamborin, murid membandingkan perbedaan yang didengar
  • Murid diminta menyebutkan perbedaan yang mereka rasakan antara bunyi cepat dan lambat
  • Guru menjelaskan konsep tempo: cepat berarti banyak ketukan dalam waktu singkat, lambat berarti sedikit ketukan dalam waktu yang sama
  • Guru menunjukkan contoh gerakan lambat (berjalan pelan) dan gerakan cepat (berlari), murid mengamati hubungan antara gerakan dan tempo
  • Murid mendengarkan 3 contoh bunyi dari lingkungan sekitar yang diputar guru (detak jam, kuda berlari, tetesan air), lalu mengidentifikasi mana yang cepat dan lambat

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang), setiap kelompok mendapat alat musik ritmis sederhana (tamborin, triangel, marakas, atau botol bekas berisi biji)
  • Setiap kelompok diminta memproduksi pola irama dengan tempo lambat terlebih dahulu, guru berkeliling memberikan bimbingan
  • Setiap kelompok diminta memproduksi pola irama dengan tempo cepat, merasakan perbedaan energi yang dibutuhkan
  • Guru meminta satu kelompok tampil membunyikan pola irama lambat, kelompok lain menyimak dan memberi tanggapan
  • Guru meminta satu kelompok tampil membunyikan pola irama cepat, kelompok lain menyimak dan memberi tanggapan
  • Murid berlatih mengubah tempo dari lambat ke cepat dan sebaliknya secara bertahap dalam kelompok masing-masing
  • Guru meminta setiap kelompok menciptakan pola irama sederhana dengan kombinasi tempo cepat dan lambat (misalnya: 4 ketukan lambat + 8 ketukan cepat)
  • Setiap kelompok menampilkan hasil karya mereka di depan kelas secara bergiliran

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid diminta duduk melingkar, guru memfasilitasi diskusi refleksi
  • Guru menanyakan: 'Apa yang kalian rasakan saat memainkan bunyi cepat? Bagaimana dengan bunyi lambat?'
  • Murid berbagi pengalaman tentang kesulitan dan keberhasilan mereka dalam membedakan dan memproduksi tempo
  • Guru meminta murid menilai diri sendiri: 'Apakah kalian sudah bisa membedakan bunyi cepat dan lambat? Apa yang masih perlu kalian latih?'
  • Murid saling memberikan apresiasi kepada teman yang sudah tampil dengan baik
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya tempo dalam musik dan kehidupan sehari-hari

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid secara individu menepuk tangan mengikuti tempo yang guru minta (cepat/lambat)
  • Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran: tempo cepat memiliki banyak ketukan dalam waktu singkat, tempo lambat memiliki sedikit ketukan
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid diminta mengamati bunyi-bunyi di rumah dan mengidentifikasi mana yang cepat dan lambat
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan diberikan contoh bunyi dengan perbedaan tempo yang sangat kontras (sangat lambat vs sangat cepat). Murid yang sudah mahir diberikan tantangan membedakan tempo sedang dan membuat variasi tempo lebih kompleks
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan lebih dibimbing secara individual atau berpasangan dengan teman yang sudah mahir. Murid yang cepat menangkap diberi kesempatan memimpin kelompok dan membantu teman
  • Produk: Murid yang kesulitan cukup membuat pola irama sederhana dengan satu jenis tempo. Murid yang mahir membuat pola irama dengan kombinasi tempo dan variasi dinamika (keras-lembut)

ASESMEN

Awal:

  • Meminta murid menepuk tangan secara bebas untuk melihat pemahaman awal tentang variasi tempo
  • Menanyakan pengalaman murid tentang bunyi cepat dan lambat yang pernah mereka dengar

Proses:

  • Mengamati kemampuan murid mengidentifikasi tempo dari contoh bunyi yang diputar
  • Memantau kerja kelompok saat memproduksi pola irama dengan tempo cepat dan lambat
  • Menilai kemampuan murid mengubah tempo dari lambat ke cepat dan sebaliknya
  • Mengamati partisipasi dan kolaborasi murid dalam kelompok

Akhir:

  • Tes praktik individu: murid menepuk tangan dengan tempo cepat saat guru memberi aba-aba, lalu tempo lambat
  • Mengamati ketepatan murid dalam membedakan dan memproduksi tempo sesuai instruksi
  • Menilai refleksi diri murid tentang pemahaman mereka terhadap tempo

Formatif:

  • Observasi selama kegiatan kelompok: kemampuan membedakan tempo dan memproduksi pola irama
  • Penilaian kinerja saat tampil di depan kelas
  • Pertanyaan lisan selama proses pembelajaran

Sumatif:

  • Tes praktik individu: menepuk tangan mengikuti tempo yang diminta guru (cepat dan lambat)
  • Penilaian produk: pola irama kelompok dengan kombinasi tempo

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membedakan tempo cepat dan lambatBelum dapat membedakan tempo cepat dan lambat pada bunyi yang didengarDapat membedakan tempo cepat dan lambat pada bunyi dengan perbedaan yang sangat kontras dengan bantuan guruDapat membedakan tempo cepat dan lambat pada bunyi dengan perbedaan yang jelas secara mandiriDapat membedakan tempo cepat dan lambat dengan tepat, termasuk tempo sedang, dan menjelaskan perbedaannya
Memproduksi pola irama dengan tempo cepatBelum dapat membunyikan pola irama dengan tempo cepat secara konsistenDapat membunyikan pola irama dengan tempo cepat namun belum konsisten dan memerlukan bimbinganDapat memproduksi pola irama dengan tempo cepat secara konsistenDapat memproduksi pola irama dengan tempo cepat secara konsisten, stabil, dan kreatif
Memproduksi pola irama dengan tempo lambatBelum dapat membunyikan pola irama dengan tempo lambat secara konsistenDapat membunyikan pola irama dengan tempo lambat namun belum konsisten dan memerlukan bimbinganDapat memproduksi pola irama dengan tempo lambat secara konsistenDapat memproduksi pola irama dengan tempo lambat secara konsisten, stabil, dan ekspresif
Kolaborasi dalam kelompokBelum dapat bekerja sama dengan teman dalam kelompokMulai terlibat dalam kerja kelompok namun masih memerlukan doronganAktif berkolaborasi dengan teman dalam menghasilkan pola irama kelompokSangat aktif berkolaborasi, membantu teman, dan memberikan kontribusi positif dalam kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat mencapai tujuan pembelajaran? Jika belum, apa kendala yang dihadapi?
  • Apakah strategi pembelajaran yang digunakan sudah efektif untuk memfasilitasi pemahaman tentang tempo?
  • Apakah alat musik dan media yang digunakan sudah memadai dan menarik bagi murid?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan diferensiasi pembelajaran untuk mengakomodasi keberagaman murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kalian pelajari hari ini tentang bunyi cepat dan lambat?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling kalian sukai? Mengapa?
  • Apa kesulitan yang kalian hadapi saat membedakan atau memainkan bunyi cepat dan lambat?
  • Bagaimana perasaan kalian saat bekerja sama dengan teman dalam kelompok?
  • Apa yang ingin kalian pelajari lebih lanjut tentang musik?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Musik Kelas II Kurikulum Merdeka
  2. Alat musik ritmis sederhana: tamborin, triangel, marakas, kastanyet
  3. Alat musik alternatif dari bahan bekas: botol berisi biji-bijian, kaleng bekas, sendok kayu
  4. Rekaman audio bunyi-bunyi dari lingkungan dengan tempo berbeda
  5. Metronom atau aplikasi metronom sederhana (jika tersedia)
  6. Ruang kelas yang memadai untuk aktivitas musik

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.