Modul AjarPertemuan 5Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2: Eksplorasi Bunyi Benda di Sekitar

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 2 dengan topik "Eksplorasi Bunyi Benda di Sekitar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2: Eksplorasi Bunyi Benda di Sekitar

Seni Musik - Kelas 2

Bab 4 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Eksplorasi Bunyi Benda di Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikEksplorasi Bunyi Benda di Sekitar
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memilih benda di sekitar yang menghasilkan bunyi menarik
  2. Murid dapat memproduksi bunyi dari benda-benda di sekitar dengan cara diketuk, digoyang, atau diusap

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Benda apa saja di sekitar kita yang bisa mengeluarkan bunyi?
  2. Bagaimana cara membuat bunyi dari benda-benda yang kita temukan?
  3. Apakah bunyi yang dihasilkan benda-benda itu sama atau berbeda?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengajak berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah membuat bunyi dari benda-benda di rumah?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan menjadi pencari bunyi dan membuat musik dari benda-benda di sekitar
  • Guru melemparkan pertanyaan pemantik untuk menggugah rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memutarkan musik instrumental dan mengajak murid berjalan mengamati benda-benda di dalam kelas (atau di taman sekolah)
  • Murid mengamati dengan penuh kesadaran benda-benda yang ada di sekitarnya: meja, kursi, batu, kerikil, daun kering, kayu, gelas, botol bekas, dan lainnya
  • Guru memberhentikan musik dan memberi tugas: setiap murid memilih minimal dua benda yang mereka rasa bisa mengeluarkan bunyi menarik
  • Guru mencontohkan memilih benda berdasarkan tekstur, bentuk, dan karakteristik yang dapat mengeluarkan suara berbeda
  • Murid membawa benda-benda pilihan mereka dan kembali ke tempat duduk

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru dan murid mengeksplorasi bersama-sama cara menghasilkan bunyi dari benda yang dipilih: diketuk-ketuk, diadukan dengan benda lain, digoyangkan, diusap, diremas-remas
  • Guru membimbing murid mencoba berbagai cara: batu dengan batu diadukan, gelas dipukul dengan ranting kayu, kerikil dimasukkan ke dalam botol bekas lalu digoyangkan
  • Murid secara bergantian maju ke depan untuk membunyikan benda yang diperolehnya, sementara teman-teman lain mendengarkan dan memperhatikan
  • Guru memfasilitasi permainan Teka-teki Bunyi: satu murid membunyikan benda di depan, yang lain menebak benda apa yang dimainkan
  • Murid mengulang permainan dengan mata tertutup atau tanpa melihat, untuk melatih kepekaan pendengaran terhadap warna bunyi yang berbeda

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan merefleksikan pengalaman mereka: 'Bunyi apa yang paling menarik menurutmu? Mengapa?'
  • Murid berbagi perasaan dan pengalaman saat mengeksplorasi bunyi benda-benda di sekitar
  • Guru membimbing murid menyadari bahwa benda-benda sederhana di sekitar kita bisa menghasilkan bunyi yang indah dan unik
  • Murid menyampaikan apa yang mereka pelajari hari ini tentang bunyi dan cara menghasilkannya

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid mendemonstrasikan kembali cara menghasilkan bunyi dari benda pilihan mereka
  • Guru memberikan apresiasi atas keberanian dan kreativitas murid dalam mengeksplorasi bunyi
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mahir dapat diminta memilih lebih dari 2 benda dan mengeksplorasi lebih banyak cara menghasilkan bunyi. Murid yang membutuhkan pendampingan lebih dapat dibantu guru untuk memilih benda yang mudah dibunyikan.
  • Proses: Murid yang cepat dapat diminta memimpin teman-temannya dalam permainan teka-teki bunyi. Murid yang membutuhkan waktu lebih dapat diberi kesempatan berlatih lebih lama sebelum tampil di depan.
  • Produk: Murid yang sudah mahir dapat diminta membuat kombinasi bunyi dari 3-4 benda berbeda. Murid yang baru mulai dapat fokus membunyikan 1-2 benda dengan baik.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid membuat bunyi dari benda-benda di rumah atau sekolah
  • Mengidentifikasi pengetahuan awal murid tentang sumber bunyi di sekitar

Proses:

  • Observasi saat murid mengamati dan memilih benda yang menghasilkan bunyi menarik
  • Mengamati cara murid mengeksplorasi berbagai teknik menghasilkan bunyi (ketuk, goyang, usap)
  • Memperhatikan partisipasi murid dalam permainan teka-teki bunyi
  • Mencatat keberanian murid mencoba dan adaptasi terhadap situasi baru

Akhir:

  • Demonstrasi individual: murid membunyikan benda pilihan dengan minimal 2 cara berbeda
  • Refleksi lisan: murid menyampaikan apa yang dipelajari tentang bunyi dan benda di sekitar
  • Penilaian menggunakan rubrik untuk aspek pemilihan benda dan produksi bunyi

Formatif:

  • Observasi selama murid memilih benda dan mengeksplorasi bunyi
  • Tanya jawab saat murid mendemonstrasikan cara menghasilkan bunyi
  • Perhatikan kepercayaan diri dan adaptabilitas murid dalam mencoba cara-cara baru

Sumatif:

  • Demonstrasi individual: murid membunyikan benda pilihan mereka dengan minimal 2 cara berbeda (diketuk, digoyang, atau diusap)
  • Penilaian dengan rubrik terhadap kemampuan memilih benda dan memproduksi bunyi

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Memilih benda yang menghasilkan bunyi menarikBelum dapat memilih benda yang menghasilkan bunyi atau memilih benda yang tidak menghasilkan bunyiDapat memilih 1 benda yang menghasilkan bunyi dengan bantuan guruDapat memilih minimal 2 benda yang menghasilkan bunyi menarik secara mandiriDapat memilih lebih dari 2 benda dengan karakteristik bunyi yang beragam dan menjelaskan alasan pemilihannya
Memproduksi bunyi dari benda dengan berbagai caraBelum dapat menghasilkan bunyi dari benda yang dipilihDapat menghasilkan bunyi dengan 1 cara (ketuk/goyang/usap) dengan bantuan guruDapat menghasilkan bunyi dengan minimal 2 cara berbeda (ketuk, goyang, atau usap) secara mandiriDapat menghasilkan bunyi dengan 3 cara atau lebih dan menunjukkan kreativitas dalam teknik yang digunakan
Kemandirian dan kepercayaan diriBelum berani mencoba atau sangat bergantung pada bantuan guruMulai berani mencoba dengan bimbingan dan dorongan guruBerani mencoba secara mandiri dan adaptif menghadapi situasi baruSangat percaya diri, tangguh dalam mengerjakan tugas hingga tuntas, dan membantu teman yang membutuhkan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan eksplorasi bunyi?
  • Bagaimana saya memfasilitasi murid yang masih ragu atau malu untuk mencoba?
  • Apakah alokasi waktu sudah sesuai untuk setiap tahapan pembelajaran?
  • Apa yang perlu saya tingkatkan dalam pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Bunyi apa yang paling menarik menurutmu? Mengapa?
  • Bagaimana perasaanmu saat mencoba membuat bunyi dari benda-benda di sekitar?
  • Apa yang baru kamu pelajari hari ini tentang bunyi?
  • Benda apa lagi yang ingin kamu coba bunyikan di rumah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas II (Bab 4: Menggali Kekuatan Bunyi)
  2. Musik instrumental sebagai pengiring (dapat dicari di YouTube dengan kata kunci 'musik instrumental')
  3. Benda-benda di sekitar kelas atau taman sekolah: batu, kerikil, daun kering, kayu, gelas, botol bekas, ranting, dan benda lain yang aman
  4. Ruang kelas atau area taman sekolah untuk eksplorasi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.