Modul AjarPertemuan 12Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2: Asesmen Sumatif: Menggali Kekuatan Bunyi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 2 dengan topik "Asesmen Sumatif: Menggali Kekuatan Bunyi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2: Asesmen Sumatif: Menggali Kekuatan Bunyi

Seni Musik - Kelas 2

Bab 4 - Pertemuan 12

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Asesmen Sumatif: Menggali Kekuatan Bunyi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikAsesmen Sumatif: Menggali Kekuatan Bunyi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi sumber bunyi (anggota tubuh, alam, benda) dan karakteristiknya (keras/lembut, cepat/lambat, warna suara)
  2. Murid dapat memproduksi pola irama sederhana menggunakan anggota tubuh dan benda

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bunyi apa saja yang bisa kalian buat dengan tangan, kaki, dan mulut?
  2. Bagaimana cara membuat bunyi yang keras dan bunyi yang lembut?
  3. Benda apa di sekitar kita yang bisa menghasilkan bunyi menarik?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengajak murid melakukan pemanasan suara dengan menyanyikan lagu pendek yang sudah dikenal
  • Guru menyampaikan bahwa hari ini murid akan menunjukkan kemampuan mereka dalam mengenal dan membuat bunyi dari berbagai sumber
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid bermain bunyi selama pembelajaran sebelumnya

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengingat kembali jenis-jenis sumber bunyi yang sudah dipelajari: anggota tubuh (tepuk tangan, hentakan kaki, petik jari), benda (botol plastik, kaleng, pensil), dan bunyi alam (hujan, angin, binatang)
  • Guru mendemonstrasikan karakteristik bunyi: keras-lembut (tepuk keras vs tepuk pelan), cepat-lambat (ketuk cepat vs ketuk lambat), dan warna suara (bunyi kaleng vs bunyi botol plastik)
  • Murid diminta mengidentifikasi dan menyebutkan minimal 3 sumber bunyi dari masing-masing kategori (tubuh, benda, alam)
  • Guru memberi kesempatan murid bertanya jika ada yang masih bingung sebelum masuk ke tugas asesmen

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar tugas asesmen individu yang berisi: (1) Bagian A: Identifikasi 5 sumber bunyi dan karakteristiknya, (2) Bagian B: Membuat dan memainkan 1 pola irama sederhana (8 ketukan) menggunakan anggota tubuh atau benda pilihan
  • Murid mengerjakan Bagian A secara tertulis/gambar: mencatat sumber bunyi dan menandai apakah bunyinya keras/lembut, cepat/lambat
  • Murid menyiapkan penampilan Bagian B: merancang pola irama sendiri, boleh kombinasi tepuk-hentak-petik atau menggunakan 1-2 benda di sekitar
  • Guru berkeliling mengobservasi proses kerja murid, mencatat kemampuan identifikasi dan kreativitas dalam merancang pola irama
  • Setiap murid tampil secara bergantian memainkan pola irama yang telah dirancang (maksimal 1 menit per anak)
  • Guru merekam atau mencatat penampilan tiap murid menggunakan rubrik penilaian

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian setelah menampilkan musik bunyi sendiri?'
  • Murid diminta menceritakan satu hal yang mereka sukai dari kegiatan hari ini dan satu hal yang masih ingin dipelajari lebih lanjut
  • Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kreativitas setiap murid, menekankan bahwa setiap bunyi yang mereka ciptakan adalah unik dan berharga
  • Murid menuliskan atau menggambar refleksi singkat di lembar asesmen: 'Aku bisa membuat bunyi dengan...' dan 'Aku bangga karena...'

Penutup:

  • Guru menyimpulkan pembelajaran: 'Hari ini kita sudah menunjukkan bahwa kita bisa mengenali bunyi dan membuat musik sendiri dari tubuh dan benda di sekitar kita'
  • Guru memberikan umpan balik umum tentang pencapaian kelas dan memberikan motivasi untuk terus berkreasi dengan bunyi
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid menyanyikan lagu penutup dan berdoa bersama
  • Guru mengingatkan murid untuk merapikan kembali benda-benda yang digunakan

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat memilih sumber bunyi yang sudah familiar (tepuk tangan, hentakan kaki). Murid yang sudah mahir dapat mengeksplorasi kombinasi 3-4 sumber bunyi berbeda
  • Proses: Guru memberikan scaffolding berupa contoh pola irama sederhana untuk murid yang kesulitan memulai. Murid yang cepat dapat diberi tantangan membuat pola irama dengan dinamika (keras-lembut) bervariasi
  • Produk: Murid dapat memilih cara mempresentasikan: memainkan langsung, merekam video, atau mendemonstrasikan dengan bantuan teman. Pola irama dapat sesederhana 4 ketukan atau sekompleks 8-12 ketukan sesuai kemampuan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Bunyi apa yang pernah kalian buat minggu lalu?' untuk mengukur daya ingat dan kesiapan
  • Pengamatan respons murid terhadap demonstrasi guru tentang karakteristik bunyi

Proses:

  • Observasi kemampuan murid mengidentifikasi minimal 5 sumber bunyi dengan karakteristiknya menggunakan checklist
  • Pengamatan proses merancang pola irama: apakah murid mencoba berbagai variasi, apakah pola memiliki struktur berulang
  • Dokumentasi penampilan pola irama tiap murid dengan catatan anekdot

Akhir:

  • Penilaian produk tertulis: kelengkapan identifikasi 5 sumber bunyi dan kejelasan deskripsi karakteristiknya
  • Penilaian kinerja: kemampuan memainkan pola irama sederhana dengan ketukan stabil dan variasi bunyi yang jelas
  • Penilaian refleksi: kemampuan murid menyampaikan apa yang dipelajari dan dirasakan

Formatif:

  • Observasi selama murid mengidentifikasi sumber bunyi dan karakteristiknya
  • Pengamatan proses perancangan pola irama: kreativitas, pemilihan sumber bunyi, dan latihan
  • Penilaian diri murid tentang kesiapan tampil

Sumatif:

  • Penilaian hasil identifikasi sumber bunyi tertulis/gambar (Bagian A)
  • Penilaian penampilan pola irama: ketepatan ketukan, variasi bunyi, dan kepercayaan diri (Bagian B)
  • Lembar refleksi tertulis/gambar murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi sumber bunyi dan karakteristiknyaMurid hanya dapat menyebutkan 1-2 sumber bunyi tanpa menjelaskan karakteristiknyaMurid dapat menyebutkan 3 sumber bunyi dengan karakteristik yang masih kurang tepat atau tidak lengkapMurid dapat mengidentifikasi 4-5 sumber bunyi dengan karakteristik (keras/lembut atau cepat/lambat) yang cukup tepatMurid dapat mengidentifikasi minimal 5 sumber bunyi dari berbagai kategori (tubuh, benda, alam) dengan karakteristik lengkap dan tepat (keras/lembut, cepat/lambat, warna suara)
Memproduksi pola irama sederhanaMurid belum dapat membuat pola irama yang teratur atau tidak dapat menyelesaikan 8 ketukanMurid dapat membuat pola irama sederhana 4-6 ketukan dengan satu sumber bunyi, tetapi ketukan belum stabilMurid dapat membuat dan memainkan pola irama 8 ketukan dengan ketukan cukup stabil menggunakan 1-2 sumber bunyiMurid dapat membuat dan memainkan pola irama minimal 8 ketukan dengan ketukan stabil, menggunakan kombinasi 2-3 sumber bunyi, dan menunjukkan variasi dinamika (keras-lembut)
Kreativitas dan kepercayaan diriMurid masih sangat bergantung pada contoh guru dan ragu-ragu saat tampilMurid mencoba membuat pola sendiri tetapi masih meniru sebagian besar dari teman atau guru, tampil dengan bimbinganMurid membuat pola irama dengan ide sendiri dan tampil dengan cukup percaya diriMurid membuat pola irama yang unik dan orisinal, tampil dengan percaya diri dan antusias, serta berani bereksperimen dengan bunyi-bunyi baru

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan mereka?
  • Instrumen asesmen yang digunakan apakah sudah mengukur kedua tujuan pembelajaran secara adil dan komprehensif?
  • Diferensiasi apa yang perlu ditambahkan untuk pertemuan asesmen berikutnya agar lebih inklusif?
  • Bagaimana cara memberikan umpan balik yang lebih konstruktif kepada murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran?

Refleksi Murid:

  • Bunyi apa yang paling kamu sukai untuk dimainkan? Mengapa?
  • Apa yang kamu rasakan saat menampilkan pola irama di depan teman-teman?
  • Apa yang sudah kamu kuasai hari ini dan apa yang masih ingin kamu pelajari lebih lanjut?
  • Bagaimana perasaanmu setelah bisa membuat musik sendiri dari benda-benda di sekitar?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Musik Kelas II Kurikulum Merdeka
  2. Anggota tubuh murid (tangan, kaki, mulut)
  3. Benda-benda di lingkungan kelas (botol plastik, kaleng bekas, pensil, penggaris, meja)
  4. Lembar kerja asesmen individu
  5. Rubrik penilaian untuk guru
  6. Alat perekam suara/video (opsional untuk dokumentasi)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.