Modul AjarPertemuan 10Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2: Kombinasi Bunyi Anggota Tubuh dan Benda

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 2 dengan topik "Kombinasi Bunyi Anggota Tubuh dan Benda". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2: Kombinasi Bunyi Anggota Tubuh dan Benda

Seni Musik - Kelas 2

Bab 4 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Kombinasi Bunyi Anggota Tubuh dan Benda

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikKombinasi Bunyi Anggota Tubuh dan Benda
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memproduksi pola irama sederhana dengan mengkombinasikan bunyi anggota tubuh dan benda
  2. Murid dapat merespons pola irama kombinasi yang dimainkan guru

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Anak-anak, bagian tubuh mana saja yang bisa mengeluarkan bunyi?
  2. Benda apa di sekitar kita yang bisa kita ketuk atau pukul untuk menghasilkan bunyi?
  3. Apa yang terjadi jika kita menggabungkan bunyi tepuk tangan dengan bunyi ketukan pensil?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan apersepsi dengan mengajak murid bertepuk tangan bersama dan mendengarkan bunyinya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar membuat pola irama dengan menggabungkan bunyi tubuh dan benda di sekitar kita
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: Siapa yang pernah membuat bunyi dengan anggota tubuh? Apa saja yang kalian gunakan?

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengeksplorasi bunyi anggota tubuh: tepuk tangan, tepuk paha, hentakan kaki, jentikan jari, dan petik bibir
  • Murid mencoba satu per satu bunyi tersebut dan merasakan perbedaannya
  • Guru menunjukkan benda-benda di sekitar kelas yang bisa menghasilkan bunyi: meja, pensil, penggaris, botol, kaleng bekas
  • Murid mencoba mengetuk atau memukul benda-benda tersebut dan mendengarkan karakter bunyinya
  • Guru memperkenalkan pola irama sederhana menggunakan tepuk tangan: tepuk-tepuk-diam-tepuk (pola 4 ketukan)
  • Murid menirukan pola irama yang dicontohkan guru dengan penuh perhatian

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mendemonstrasikan kombinasi bunyi: tepuk tangan + ketuk meja dengan pola sederhana (tepuk-ketuk-tepuk-ketuk)
  • Murid menirukan kombinasi yang dicontohkan guru
  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 anak per kelompok)
  • Setiap kelompok diberi kebebasan memilih 1 bunyi anggota tubuh dan 1 bunyi dari benda untuk dikombinasikan
  • Kelompok berlatih membuat pola irama sederhana dengan kombinasi yang mereka pilih (8-10 menit)
  • Guru berkeliling membimbing kelompok yang memerlukan bantuan
  • Setiap kelompok mempresentasikan pola irama kombinasi mereka di depan kelas
  • Kelompok lain merespons dengan menirukan pola yang dipresentasikan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan menenangkan diri sejenak
  • Guru memfasilitasi refleksi dengan pertanyaan: Bagaimana perasaan kalian saat membuat pola irama tadi? Apa yang mudah? Apa yang sulit?
  • Murid berbagi pengalaman mereka secara bergantian
  • Guru mengajak murid merefleksi pentingnya kerja sama dalam kelompok: Apa yang terjadi jika ada anggota yang tidak kompak?
  • Murid menyebutkan kombinasi bunyi mana yang paling mereka sukai dan alasannya
  • Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kreativitas setiap kelompok

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid secara individual mendemonstrasikan pola irama kombinasi
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Kita bisa membuat musik dari bunyi tubuh dan benda di sekitar kita
  • Guru memberikan penguatan: Bunyi-bunyi sederhana yang kita kombinasikan bisa menjadi musik yang indah
  • Guru memberikan tugas refleksi: Di rumah, coba cari 3 benda yang bisa menghasilkan bunyi berbeda
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang lebih cepat dapat mengeksplorasi kombinasi 3 sumber bunyi (tubuh + 2 benda), sementara yang memerlukan waktu lebih fokus pada kombinasi 2 sumber bunyi
  • Proses: Kelompok yang kesulitan mendapat bimbingan lebih intensif dari guru dengan pola irama lebih sederhana (4 ketukan), kelompok yang cepat diberi tantangan pola lebih panjang (8 ketukan)
  • Produk: Murid dapat memilih cara presentasi: memainkan langsung, atau memainkan sambil menjelaskan pola mereka

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: pengalaman murid membuat bunyi dengan anggota tubuh
  • Observasi: kemampuan awal murid dalam menirukan ketukan sederhana

Proses:

  • Observasi partisipasi aktif murid saat eksplorasi bunyi
  • Checklist kemampuan menirukan pola irama yang dicontohkan
  • Observasi kerja sama dalam kelompok
  • Catatan anekdot saat murid menyusun pola irama kombinasi

Akhir:

  • Unjuk kerja individual: memproduksi pola irama kombinasi bunyi tubuh dan benda
  • Unjuk kerja: merespons (menirukan) pola irama yang dimainkan guru
  • Penilaian diri: murid menceritakan apa yang sudah mereka pelajari dan rasakan

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat mengeksplorasi bunyi anggota tubuh dan benda
  • Observasi kerja sama kelompok saat menyusun pola irama kombinasi
  • Penilaian sejawat saat kelompok lain merespons dan menirukan pola yang dipresentasikan

Sumatif:

  • Unjuk kerja: murid mendemonstrasikan pola irama kombinasi bunyi tubuh dan benda
  • Penilaian respons: kemampuan murid menirukan pola irama yang dimainkan guru atau kelompok lain

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Memproduksi pola irama kombinasi bunyi tubuh dan bendaBelum mampu membuat pola irama kombinasi, hanya membuat bunyi acak tanpa polaMampu membuat pola irama sederhana tetapi belum stabil, kombinasi bunyi tubuh dan benda belum jelas terdengarMampu membuat pola irama kombinasi bunyi tubuh dan benda dengan cukup stabil dan teraturMampu membuat pola irama kombinasi bunyi tubuh dan benda dengan stabil, teratur, dan menunjukkan variasi kreatif
Merespons pola irama yang dimainkan guru atau temanBelum mampu menirukan pola irama, hanya membuat bunyi yang tidak sesuai dengan polaMampu menirukan sebagian pola irama dengan banyak kesalahanMampu menirukan pola irama dengan cukup akurat meskipun sesekali ada kesalahan kecilMampu menirukan pola irama dengan akurat dan tepat waktu
Kerja sama dalam kelompokBelum mampu bekerja sama, cenderung bekerja sendiri atau mengganggu temanMulai terlibat dalam kelompok tetapi partisipasinya masih terbatasAktif bekerja sama, mendengarkan pendapat teman, dan berkontribusi dalam kelompokSangat aktif bekerja sama, membantu teman, dan menjadi inisiator ide kreatif dalam kelompok
Kreativitas dalam memilih kombinasi bunyiHanya meniru contoh guru tanpa mencoba kombinasi sendiriMencoba kombinasi sederhana dengan variasi terbatasMemilih kombinasi bunyi yang berbeda dari contoh dan menunjukkan ide sendiriMemilih kombinasi bunyi yang unik, beragam, dan menunjukkan eksplorasi mendalam

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah semua murid terlibat aktif? Siapa yang memerlukan perhatian khusus?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Strategi apa yang paling efektif untuk memfasilitasi pembelajaran kombinasi bunyi?
  • Bagaimana saya bisa mengembangkan pembelajaran ini di pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan hari ini?
  • Apa yang kamu rasakan saat membuat pola irama bersama teman-teman?
  • Apa yang menurutmu mudah? Apa yang sulit?
  • Kombinasi bunyi apa yang paling kamu suka? Mengapa?
  • Apa yang ingin kamu coba lagi di rumah?

SUMBER BELAJAR

  1. Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas II Kurikulum Merdeka
  2. Anggota tubuh murid (tangan, kaki, jari, bibir)
  3. Benda-benda di sekitar kelas: meja, pensil, penggaris, botol plastik, kaleng bekas, wadah plastik
  4. Ruang kelas yang cukup luas untuk aktivitas kelompok
  5. Lembar observasi dan rubrik penilaian untuk guru

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.