Modul AjarBab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2 Bab 3: Berkreasi dengan Alat Musik Sederhana

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Seni Musik kelas 2 untuk Bab 3 "Berkreasi dengan Alat Musik Sederhana", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2 Bab 3: Berkreasi dengan Alat Musik Sederhana

Seni Musik - Kelas 2

Bab 3

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Bab 3 — Berkreasi dengan Alat Musik Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikBab 3 — Berkreasi dengan Alat Musik Sederhana
Alokasi Waktu16 JP (16 x 35 menit = 560 menit)
Jumlah Pertemuan6
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 2.3.1 Mengidentifikasi ragam alat musik dan bunyi yang dihasilkan
  2. TP 2.3.2 Menunjukkan cara memainkan dan membersihkan instrumen/alat musik
  3. TP 2.3.3 Menirukan pola irama dan nada menggunakan alat musik ritmis atau melodis
  4. TP 2.3.4 Membuat pola irama menggunakan alat musik ritmis yang tersedia di lingkungan sekitar
  5. TP 2.3.5 Menunjukkan ekspresi senang dalam kegiatan bermusik

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis✓
Kreativitas✓
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan✓
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana bunyi yang terdengar saat marakas digoyangkan dibandingkan saat pianika ditiup?
  2. Apakah semua alat musik menghasilkan bunyi yang memiliki nada seperti lagu?
  3. Bagaimana gerakan tangan yang benar saat kita membunyikan rebana, marakas, atau pianika?
  4. Mengapa alat musik yang sudah selesai dimainkan harus kita bersihkan dan lap sampai kering sebelum disimpan?
  5. Bagaimana caramu menirukan ketukan gendang atau marakas yang kamu dengar?
  6. Apakah kamu bisa membunyikan nada tinggi dan rendah pada pianika atau xilofon persis seperti bunyi yang dicontohkan guru?
  7. Bagaimana kita bisa membuat bunyi ketukan yang berulang dan teratur menggunakan benda di sekitar kita?
  8. Apakah botol plastik berisi beras dan dua buah sendok bisa menghasilkan pola irama yang berbeda ketukannya?
  9. Bagaimana caramu menyusun bunyi ketukan dari alat musik ritmis di sekitar kita agar terdengar teratur?
  10. Apa yang kamu rasakan saat memainkan bunyi ketukan buatanmu sendiri bersama teman?
  11. Bagaimana caramu membunyikan dan merawat alat musik sederhana agar bunyinya tetap enak didengar?
  12. Pola ketukan seru seperti apa yang ingin kamu mainkan bersama kelompokmu hari ini dengan rasa senang?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Mengidentifikasi ragam alat musik ritmis dan melodis beserta karakter bunyi yang dihasilkan — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.3.1 Mengidentifikasi ragam alat musik dan bunyi yang dihasilkan

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
  • Guru mengecek kehadiran murid dan mengondisikan kesiapan belajar di dalam kelas (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: memperdengarkan dua rekaman bunyi instrumen, yaitu bunyi rebana 'tung-tung/plak' dan bunyi pianika bernada 'do-re-mi', lalu meminta murid menyebutkan perbedaan karakter bunyinya (acuan: rebana = ritmis/tidak bernada; pianika = melodis/memiliki susunan nada) (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengidentifikasi ragam alat musik ritmis dan melodis beserta karakter bunyi yang dihasilkan (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memperkenalkan 4 contoh instrumen konkret di depan kelas: 2 alat musik ritmis (tamborin dan marakas) serta 2 alat musik melodis (pianika dan xilofon/glockenspiel) (5 menit).
  • Guru membunyikan satu per satu instrumen tersebut di depan kelas untuk mengamati karakter bunyinya: tamborin berbunyi 'cing-cing' (ritmis/tidak bernada), marakas berbunyi 'srek-srek' (ritmis/tidak bernada), pianika berbunyi nada 'sol-mi' (melodis/bernada), dan xilofon berbunyi tingting nada berjenjang (melodis/bernada) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid memainkan kuis interaktif 'Tebak Bunyi Tirai': guru membunyikan instrumen dari balik sekat tirai secara acak, lalu murid mengangkat kartu simbol bertuliskan 'R' (ritmis/tidak bernada) atau 'M' (melodis/bernada) (15 menit).
  • Murid secara mandiri mengerjakan lembar klasifikasi 'Ragam Bunyi Musik' yang memuat 4 gambar instrumen untuk diidentifikasi jenis dan karakter bunyinya: (1) Kastanyet -> jenis ritmis, bunyi bergemertak tidak bernada; (2) Rekorder -> jenis melodis, bunyi tiup bernada; (3) Rebana/Gendang kecil -> jenis ritmis, bunyi tepuk tidak bernada; (4) Kalimba/Pianika -> jenis melodis, bunyi tuts/bilah bernada (acuan: 4 pasangan jenis dan karakter nada tersebut) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru mencocokkan hasil identifikasi pada lembar klasifikasi dan meninjau kembali apa pembeda utama bunyi alat musik ritmis dan melodis (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran bahwa alat musik ritmis menghasilkan bunyi tanpa susunan nada lagu, sedangkan alat musik melodis menghasilkan bunyi yang memiliki tangga nada (5 menit).
  • Guru memberikan penguatan terhadap pencapaian belajar hari ini serta menutup pembelajaran dengan doa dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan alat musik konkret untuk didengarkan langsung di dekatnya, sedangkan murid yang lebih cepat diberikan contoh instrumen tambahan seperti triangel dan harmonika.
  • Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibantu membedakan bunyi dengan bantuan isyarat vokal guru (menirukan nada vs menirukan ketukan), sedangkan murid mandiri langsung mengidentifikasi bunyi instrumen.
  • Produk: Murid dapat menunjukkan klasifikasi melalui lembar kerja mencentang simbol R/M atau menempelkan label kartu gambar instrumen.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik identifikasi karakter bunyi awal: Guru membunyikan 2 rekaman instrumen. Pertanyaan: 'Manakah di antara bunyi rebana (tung-tung) dan pianika (do-re-mi) yang menghasilkan nada lagu?' (Acuan jawaban benar: pianika menghasilkan nada lagu/melodis, sedangkan rebana hanya ketukan/ritmis).

Proses:

  • Formatif lembar klasifikasi 'Ragam Bunyi Musik' berisi 4 butir: (1) Kastanyet (acuan: ritmis / tidak bernada); (2) Rekorder (acuan: melodis / bernada); (3) Rebana (acuan: ritmis / tidak bernada); (4) Kalimba/Pianika (acuan: melodis / bernada). Penskoran: 1 poin untuk setiap instrumen yang tepat diidentifikasi kelompok jenis dan karakter bunyinya (total skor maksimal 4).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan di akhir sesi: Guru membunyikan satu alat musik ritmis (marakas) dan menanyakan jenis instrumen beserta karakter bunyinya (acuan: jenis ritmis, bunyi srek-srek tidak memiliki susunan nada tangga lagu).

Formatif:

  • Tes lisan diagnostik pada pendahuluan
  • Pengamatan unjuk respons kuis 'Tebak Bunyi Tirai'
  • Penilaian lembar kerja klasifikasi 4 instrumen ritmis dan melodis

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Identifikasi ragam alat musik ritmis dan melodisBelum mampu mengidentifikasi alat musik ritmis dan melodis dari 4 butir instrumen yang diujikan (0-1 butir tepat sesuai acuan: Kastanyet=ritmis, Rekorder=melodis, Rebana=ritmis, Kalimba=melodis).Mulai mampu mengidentifikasi alat musik ritmis dan melodis secara tepat pada 2 dari 4 butir instrumen yang diujikan sesuai acuan.Mampu mengidentifikasi alat musik ritmis dan melodis secara tepat pada 3 dari 4 butir instrumen yang diujikan sesuai acuan.Mampu mengidentifikasi seluruh (4 dari 4) butir instrumen ritmis dan melodis secara tepat dan mandiri sesuai acuan.
Identifikasi karakter bunyi yang dihasilkanBelum mampu mengenali karakter bunyi bernada atau tidak bernada pada instrumen musik yang diperdengarkan.Mampu mengenali karakter bunyi bernada atau tidak bernada hanya dengan bantuan bimbingan penuh guru saat instrumen dibunyikan.Mampu mengenali dan menentukan karakter bunyi bernada (melodis) atau tidak bernada (ritmis) pada sebagian besar instrumen yang diperdengarkan secara tepat.Konsisten dan tepat mengidentifikasi karakter bunyi bernada maupun tidak bernada pada seluruh instrumen yang diperdengarkan secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah media instrumen konkret dan audio yang diperdengarkan cukup jelas memfasilitasi pemahaman murid tentang bunyi bernada dan tidak bernada?
  • Bagian mana dari kegiatan tebak bunyi yang paling efektif melibatkan keaktifan seluruh murid?

Murid:

  • Bunyi alat musik mana yang paling mudah kamu bedakan antara bernada dan tidak bernada?
  • Bagaimana caramu membedakan bunyi marakas dengan bunyi pianika?

Pertemuan 2 — Menunjukkan cara memainkan serta merawat dan membersihkan instrumen/alat musik — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.3.2 Menunjukkan cara memainkan dan membersihkan instrumen/alat musik

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
  • Guru memeriksa kehadiran murid dan mengondisikan tempat duduk melingkar agar semua murid dapat mengamati instrumen musik dengan jelas (4 menit).
  • Guru melakukan asesmen diagnostik awal dengan menunjukkan 2 alat musik (rebana dan pianika) lalu meminta 2 orang perwakilan murid memperagakan cara memegang/memainkannya secara sekilas untuk memetakan kesiapan awal (acuan: rebana dipegang satu tangan dan ditepuk telapak tangan lain; pianika ditiup melalui pipa tiup sambil jari menekan tuts) (8 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati demonstrasi guru tentang perlakuan dan cara memainkan 3 instrumen musik: (1) Rebana dimainkan dengan cara dipegang bingkainya menggunakan tangan kiri lalu ditepuk bagian membrannya menggunakan telapak tangan kanan; (2) Marakas dimainkan dengan cara digenggam tangkainya lalu digoyangkan ke atas-bawah secara stabil; (3) Pianika dimainkan dengan cara tangan kiri memegang badan alat atau pipa tiup diarahkan ke mulut, ditiup perlahan sambil jari tangan kanan menekan tuts putih/hitam (10 menit).
  • Murid mengamati demonstrasi guru mengenai tata cara membersihkan dan merawat ketiga instrumen tersebut agar higienis dan awet: (1) Rebana: permukaan membran dan kayu diseka menggunakan kain lap katun kering dari debu; (2) Marakas: badan dan tangkai plastik/kayu diseka kain lap kering; (3) Pianika: tombol pembuang air liur di bagian belakang ditekan sambil meniup pipa tiup agar sisa embun/air liur keluar ke tisu, kemudian pipa tiup dilepas dan diseka kain bersih/tisu basah higienis lalu dikeringkan (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Permainan Estafet Gaya Musik: Murid dibagi menjadi beberapa kelompok kecil berisi 3-4 anak, lalu tiap kelompok bergiliran mendatangi meja peraga untuk mempraktikkan langsung tantangan 'Tunjukkan Gayaku': murid mengambil satu instrumen acak dari 3 instrumen target (rebana, marakas, atau pianika) dan menunjukkan cara memainkannya dengan posisi tangan dan teknik yang benar sesuai demonstrasi (20 menit).
  • Praktik 'Klinik Bersih Instrumen': Setiap murid mempraktikkan langsung langkah membersihkan instrumen yang baru saja dimainkannya menggunakan perlengkapan yang disediakan (kain lap kering dan tisu): membersihkan membran rebana, mengelap marakas, serta menekan tombol penguras air liur dan mengelap pipa tiup pianika hingga bersih dan kering, lalu meletakkannya kembali ke wadah penyimpanan dengan rapi (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru memeriksa kondisi kebersihan instrumen yang telah dirawat dan diseka di meja peraga (acuan: pipa pianika bebas dari air liur, permukaan marakas dan rebana bebas debu/kotoran) (10 menit).
  • Murid mengungkapkan perasaannya mengenai pentingnya menjaga kebersihan alat musik demi kesehatan diri sendiri serta kepuasan melihat alat musik tersimpan rapi dan siap pakai (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan konfirmasi penguatan atas unjuk kerja cara memainkan dan membersihkan instrumen yang telah ditunjukkan seluruh murid dengan benar (3 menit).
  • Guru dan murid menyimpulkan bahwa alat musik yang dimainkan dengan teknik tepat akan berbunyi baik, dan jika dibersihkan secara rutin akan menjaga kesehatan pemainnya serta membuat alat awet (4 menit).
  • Guru menginformasikan secara singkat topik pertemuan berikutnya (menirukan pola irama ketukan dan nada) lalu menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam (3 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu panduan bergambar urutan langkah meniup-menekan tombol kuras pada pianika untuk murid yang membutuhkan panduan visual konkret.
  • Proses: Untuk murid yang belum lancar mengoordinasikan tangan saat memegang instrumen, guru memberikan bimbingan fisis langsung (scaffolding tangan). Untuk murid yang cepat mahir, diberikan tantangan menunjukkan cara memainkan dan membersihkan 2 instrumen sekaligus secara bergantian.
  • Produk: Unjuk kerja peragaan cara memainkan dan membersihkan alat musik dapat dilakukan secara mandiri atau berpasangan bergantian.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Uji petik peragaan awal di apersepsi pendahuluan: Guru meminta murid memperagakan cara memegang dan membunyikan rebana serta pianika (acuan peragaan tepat: rebana dipegang satu tangan dan ditepuk telapak tangan lain; pianika ditiup melalui pipa tiup sambil jari menekan tuts).

Proses:

  • Pengamatan unjuk kerja pada kegiatan inti (tahap Mengaplikasi): Guru mengamati kesesuaian teknik murid saat menunjukkan cara memainkan 3 instrumen (acuan: rebana ditepuk pada membran, marakas digoyang pada tangkai, pianika ditiup sambil tuts ditekan) dan cara membersihkan instrumen (acuan: menekan tombol buang liur pianika dan mengelap pipa tiup hingga kering; menyeka permukaan rebana dan marakas dengan lap kering).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman unjuk kerja cepat di tahap Merefleksi: Murid menunjukkan kembali satu tindakan pembersihan instrumen pilihannya di hadapan guru sebelum alat disimpan ke lemari (acuan: jika memilih rebana/marakas -> menyeka seluruh badan alat dengan lap kering; jika memilih pianika -> menekan tombol kuras sambil meniup dan menyeka pipa tiup).

Formatif:

  • Unjuk kerja dan lembar observasi peragaan cara memainkan instrumen musik (rebana, marakas, pianika)
  • Unjuk kerja dan lembar ceklis langkah membersihkan instrumen musik (pengeringan embun/liur pianika dan pengelapan debu rebana/marakas)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan Cara Memainkan Instrumen Musik (Rebana, Marakas, Pianika)Belum mampu menunjukkan cara memainkan ketiga instrumen dengan posisi tangan dan teknik yang benar walau telah dibimbing guru.Menunjukkan cara memainkan 1 dari 3 instrumen target (acuan: rebana dipegang bingkai lalu ditepuk; marakas digenggam tangkai lalu digoyangkan; pianika ditiup pipa sambil ditekan tuts) dengan teknik yang benar.Menunjukkan cara memainkan 2 dari 3 instrumen target (acuan: rebana, marakas, atau pianika) dengan posisi tangan dan teknik yang benar.Menunjukkan cara memainkan seluruh (3 dari 3) instrumen target (rebana, marakas, dan pianika) secara tepat dan mandiri.
Menunjukkan Cara Membersihkan Instrumen MusikBelum mampu menunjukkan langkah membersihkan instrumen musik secara tepat sesuai jenis alatnya.Menunjukkan 1 langkah pembersihan pada 1 instrumen saja (misalnya hanya mengelap badan marakas dengan kain kering) dengan bantuan arahan guru.Menunjukkan cara membersihkan minimal 2 instrumen dengan tepat sesuai panduan (acuan: mengelap membran/badan rebana atau marakas dengan kain kering; menekan katup penguras air liur dan menyeka pipa pianika hingga bersih).Menunjukkan seluruh tata cara pembersihan pada 3 instrumen (rebana, marakas, dan pianika termasuk pengurasan air liur pianika dan pengelapan pipa) secara tepat, higienis, dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu praktik pembersihan instrumen cukup bagi seluruh murid untuk mempraktikkannya secara higienis?
  • Bagian teknik memainkan instrumen manakah yang paling banyak membutuhkan bimbingan langsung pada murid kelas 2?

Murid:

  • Alat musik mana yang paling mudah kamu bunyikan dengan gerakan tangan yang benar?
  • Mengapa kita harus rajin mengeluarkan air liur dari pianika dan mengelapnya setelah bermain?

Pertemuan 3 — Menirukan pola irama ketukan dan nada sederhana menggunakan alat musik ritmis atau melodis — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.3.3 Menirukan pola irama dan nada menggunakan alat musik ritmis atau melodis

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menirukan 2 pola irama ketukan menggunakan alat musik ritmis dan menirukan 2 rangkaian nada sederhana menggunakan alat musik melodis (4 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat: guru memainkan 1 ketukan ritmis 'prok-prok' dengan rebana dan 1 tangga nada naik 'do-re-mi' dengan pianika, lalu meminta murid secara klasikal menirukannya untuk memetakan kesiapan pendengaran dan motorik (8 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Murid menyimak dan mengamati guru memperagakan 2 pola irama ketukan ritmis menggunakan alat musik rebana/marakas: Pola 1 'prok - prok - prok' (ketukan lambat 3 ketuk), dan Pola 2 'prok-prok - diam - prok' (ketukan kombinasi cepat-jeda) (10 menit).
  • Murid menyimak dan mengamati guru memperagakan 2 rangkaian nada melodis menggunakan alat musik pianika/glockenspiel: Pola Melodis A (nada naik 'do - re - mi') dan Pola Melodis B (nada turun 'sol - mi - do') (10 menit).
  • Murid secara terbimbing bersama-sama mencoba menirukan bunyi ketukan dan nada tersebut di udara atau menggunakan tepukan tangan sebelum memegang instrumen (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Permainan 'Gema Musik Ceria': Guru membunyikan Pola 1 (ritmis rebana) lalu menunjuk murid untuk menjadi 'gema' yang menirukan ketukan tersebut menggunakan tamborin/marakas secara bergantian dengan tepat (3 menit).
  • Murid melanjutkan permainan menirukan Pola 2 (ritmis rebana dengan jeda) secara mandiri atau berpasangan bergantian membunyikan alat ritmis masing-masing (12 menit).
  • Murid beralih menggunakan alat musik melodis (pianika/glockenspiel) untuk menirukan Pola Melodis A ('do - re - mi') dan Pola Melodis B ('sol - mi - do') yang dibunyikan oleh guru (15 menit).
  • Guru melakukan observasi penilaian proses unjuk kerja terhadap setiap murid dalam menirukan seluruh 4 pola (Pola 1, Pola 2, Pola Melodis A, Pola Melodis B) (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid menyampaikan bagian mana yang paling mudah atau menantang saat menirukan ketukan ritmis maupun nada melodis (5 menit).
  • Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas keberhasilan murid menirukan pola irama dan tinggi-rendah nada secara tepat (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan kembali pengalaman belajar menirukan pola irama ketukan dan nada sederhana (3 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen akhir berupa pengecekan cepat menirukan 1 pola ritmis dan 1 pola melodis secara acak, merapikan alat musik, dan menutup pelajaran dengan doa (7 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan alat musik ritmis berpegangan mudah (marakas/rebana) dan visual tuts berwarna pada pianika/glockenspiel untuk membantu pengenalan nada.
  • Proses: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, guru memberikan ketukan dengan tempo lebih lambat; bagi murid yang cepat menguasai, diberikan kesempatan menirukan pola ritmis dan nada dengan tempo sedikit lebih cepat pada kompetensi yang sama.
  • Produk: Unjuk kerja peniruan pola irama ritmis dan nada melodis dinilai dari kesesuaian ketukan dan ketepatan nada yang dibunyikan.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab peragaan langsung (diagnostik kesiapan): Guru memainkan 1 pola ketukan ritmis 'prok-prok' dengan rebana dan 1 urutan nada 'do-re-mi' dengan pianika. Kriteria penerimaan: Murid mampu merespons dengan menirukan ketukan 2 kali tepuk secara tepat dan melantunkan/menirukan 3 nada tersebut tanpa tertukar urutannya (acuan: ketukan 2 kali tempo sedang; urutan nada naik do-re-mi).

Proses:

  • Observasi unjuk kerja menirukan 4 pola target selama kegiatan inti: (1) Pola Ritmis 1 (3 ketukan konstan 'prok - prok - prok' pada rebana/marakas), (2) Pola Ritmis 2 (ketukan kombinasi jeda 'prok-prok - diam - prok' pada rebana/marakas), (3) Pola Melodis A (rangkaian nada naik 'do - re - mi' pada pianika/glockenspiel), (4) Pola Melodis B (rangkaian nada turun 'sol - mi - do' pada pianika/glockenspiel). Acuan penskoran: tepat apabila jumlah ketukan/urutan nada sesuai persis dengan contoh.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman akhir: Murid secara acak diminta menirukan salah satu kombinasi: Pola Ritmis 1 dan Pola Melodis A. Acuan ketercapaian: murid membunyikan instrumen ritmis tepat 3 ketukan konstan dan membunyikan alat musik melodis tepat nada do-re-mi secara mandiri.

Formatif:

  • Unjuk kerja demonstrasi menirukan pola irama ritmis dan nada melodis menggunakan lembar observasi kriteria ketepatan.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menirukan Pola Irama Ketukan (Alat Musik Ritmis)Belum mampu menirukan Pola Ritmis 1 maupun Pola Ritmis 2 meskipun telah diberi contoh berulang kali.Mampu menirukan 1 dari 2 pola irama ketukan (Pola 1 atau Pola 2) dengan bimbingan ketukan guru.Mampu menirukan kedua pola irama ketukan (Pola 1 'prok-prok-prok' dan Pola 2 'prok-prok - diam - prok') secara tepat sesuai tempo contoh.Mampu menirukan kedua pola irama ketukan secara mandiri, tepat, dan konsisten tanpa jeda ragu.
Menirukan Nada Sederhana (Alat Musik Melodis)Belum mampu menirukan Pola Melodis A maupun Pola Melodis B pada instrumen melodis.Mampu menirukan 1 dari 2 pola nada (Pola A 'do-re-mi' atau Pola B 'sol-mi-do') dengan bantuan penunjukan tuts/bilah oleh guru.Mampu menirukan kedua rangkaian nada sederhana (Pola A 'do-re-mi' dan Pola B 'sol-mi-do') secara tepat pada instrumen melodis.Mampu menirukan kedua rangkaian nada secara mandiri, tepat urutan nadanya, dan lancar tanpa bantuan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan permainan 'Gema Musik Ceria' efektif membantu murid mendengarkan dan menirukan ketukan serta nada secara tepat?
  • Bagian mana dari peniruan nada melodis yang paling banyak membutuhkan bimbingan individual bagi murid kelas 2?

Murid:

  • Apakah kamu merasa senang saat menirukan bunyi ketukan dan nada yang dimainkan guru?
  • Alat musik mana yang menurutmu paling mudah kamu tirukan bunyinya hari ini?

Pertemuan 4 — Membuat pola irama teratur menggunakan alat musik ritmis yang tersedia di lingkungan sekitar — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.3.4 Membuat pola irama menggunakan alat musik ritmis yang tersedia di lingkungan sekitar

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa pembuka bersama (5 menit).
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid, serta mengajak murid menyiapkan alat musik ritmis sederhana dari lingkungan sekitar yang sudah dibawa (sepasang sendok logam dan botol plastik berisi beras/biji-bijian) (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat dengan memperdengarkan 2 contoh pola ketukan di meja dan meminta murid menentukan pola mana yang teratur berulang (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak demonstrasi guru tentang konsep pola irama teratur 4 ketukan menggunakan simbol visual ketukan di papan tulis: [Ketuk] - [Diam] - [Ketuk] - [Ketuk] (10 menit).
  • Murid membedakan pola irama teratur (ketukan berulang konstan sesuai siklus birama 4 ketuk) dan bunyi acak tanpa ketukan teratur melalui contoh peragaan alat ritmis botol dan sendok oleh guru (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid secara mandiri memilih salah satu alat musik ritmis sederhana dari lingkungan sekitar (pilihan: sepasang sendok logam atau botol plastik berisi beras) untuk merancang pola irama (10 menit).
  • Murid menyusun rancangan pola irama 4 ketukan pada kartu simbol pola irama sederhana (pilihan simbol: gambar Lingkaran = bunyi/ketuk, tanda Strip = hening/diam) sepanjang 4 ketukan yang diulang 2 siklus (15 menit).
  • Dalam suasana menggembirakan melalui permainan 'Panggung Ketukan Cilik', murid memainkan pola irama 4 ketukan yang telah dibuatnya menggunakan alat musik ritmis lingkungan sekitar secara stabil dan berulang sebanyak 2 siklus (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa keteraturan pola irama buatannya sendiri dengan menyelaraskan ketukan pada hitungan lambat 1-2-3-4 yang dipandu guru (10 menit).
  • Murid mengidentifikasi bagian pola irama buatannya: ketukan mana yang dibunyikan dan ketukan mana yang hening (5 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan bahwa pola irama teratur tersusun dari urutan bunyi dan diam yang berulang rapi (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap hasil kreasi pola irama murid, membagikan lembar cek pemahaman singkat, lalu menutup kelas dengan doa penutup (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid disediakan contoh kartu pola visual sederhana (kombinasi 1 bunyi 1 diam) hingga variasi kombinasi 3 bunyi 1 diam.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan menyusun pola 2 ketuk berulang terlebih dahulu sebelum ke 4 ketuk; murid yang cepat menyusun pola irama 4 ketukan dengan variasi jeda diam yang lebih bervariasi.
  • Produk: Pola irama yang dihasilkan dapat berupa pola 4 ketukan dasar (Lingkaran-Strip-Lingkaran-Strip) maupun pola variasi (Lingkaran-Lingkaran-Strip-Lingkaran) yang dimainkan dengan sendok logam atau botol beras.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik ketukan: Guru membunyikan 2 pola ketukan meja: Pola A (ketuk-diam-ketuk-diam secara berulang teratur) dan Pola B (ketuk tak tentu/acak cepat lambat). Murid diminta menunjuk pola yang berulang teratur. (Acuan jawaban benar: Pola A karena memiliki jarak jeda dan pengulangan ketukan yang tetap/teratur).

Proses:

  • Observasi unjuk kerja pembuatan pola irama: Guru mengamati lembar rancangan 4 kartu simbol murid dan keteraturan ketukan saat murid memainkan pola tersebut 2 siklus berulang menggunakan alat musik ritmis sederhana (sendok/botol beras). (Kriteria penerimaan: Pola tersusun tepat 4 ketukan yang memuat kombinasi bunyi dan diam, serta dimainkan berulang 2 siklus dengan tempo stabil).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman akhir: Murid melengkapi 1 siklus pola irama rumpang 4 ketukan pada lembar refleksi: [Lingkaran] - [Strip] - [Lingkaran] - [...] agar menjadi pola teratur bergantian bunyi dan hening. (Acuan jawaban benar: Strip / lambang hening).

Formatif:

  • Unjuk kerja kreasi pola irama teratur menggunakan alat musik ritmis sederhana (sepasang sendok logam atau botol plastik beras)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pembuatan Pola Irama TeraturBelum mampu menyusun pola irama 4 ketukan; urutan ketukan bunyi dan hening belum terbentuk.Mampu menyusun pola irama 4 ketukan dengan panduan penuh guru, namun saat dimainkan ketukan belum berulang secara teratur.Mampu menyusun rancangan pola irama 4 ketukan secara mandiri dan memainkannya dengan alat musik ritmis sederhana secara teratur berulang sebanyak 2 siklus.Mampu menyusun rancangan pola irama 4 ketukan dengan variasi penempatan bunyi dan hening secara mandiri serta memainkannya dengan alat musik ritmis sederhana secara stabil dan konsisten lebih dari 2 siklus pengulangan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah media alat musik ritmis sederhana dari lingkungan sekitar memudahkan murid memahami dan membuat pola irama teratur?
  • Bagaimana keterlibatan murid dalam aktivitas praktik merancang pola irama secara mandiri?

Murid:

  • Bagaimana susunan pola irama (bunyi dan hening) yang kamu buat hari ini?
  • Alat ritmis apa yang kamu pilih untuk membunyikan pola iramamu?

Pertemuan 5 — Membuat dan memainkan pola irama ritmis sederhana sambil menunjukkan ekspresi senang dalam bermusik — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.3.4 Membuat pola irama menggunakan alat musik ritmis yang tersedia di lingkungan sekitar
  • TP 2.3.5 Menunjukkan ekspresi senang dalam kegiatan bermusik

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama (3 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik kesiapan: guru membunyikan 1 ketukan marakas beras dan meminta murid menirukan kembali pola 1 ketukan tersebut menggunakan botol plastik berisi kerikil masing-masing untuk memeriksa kesiapan memproduksi bunyi ritmis (acuan kesiapan: murid merespons dengan memukul/mengocok botol tepat 1 kali setelah contoh dibunyikan) (4 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu merangkai pola irama ritmis sederhana dengan alat musik sekitar dan memainkannya sambil menunjukkan perasaan senang (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru memperagakan dua contoh susunan kartu simbol ketukan di papan tulis: Pola A berulang (Bunyi - Diam - Bunyi - Diam / simbol: Bintang - Titik - Bintang - Titik) dan Pola B berulang (Bunyi - Bunyi - Diam - Bunyi / simbol: Bintang - Bintang - Titik - Bintang) menggunakan alat musik ritmis botol plastik berisi beras/kerikil (5 menit).
  • Murid menyimak dan mencermati bahwa pola irama dibuat dengan menyusun ketukan berbunyi dan ketukan jeda/diam secara berulang dan teratur (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Melalui permainan kreasi ritmis 'Tepuk dan Kocok Gembira', setiap murid menerima 4 kartu simbol ritmis (3 kartu gambar Bintang = berbunyi 1 ketuk, 1 kartu gambar Titik = diam/jeda 1 ketuk) lalu menyusun sendiri urutan 4 ketukan tersebut menjadi 1 rangkaian pola irama ritmis kreasi masing-masing (15 menit).
  • Secara bergantian berpasangan, murid memainkan pola irama 4 ketukan ciptaannya sebanyak 2 kali putaran berulang menggunakan alat musik ritmis yang dibawanya (marakas botol plastik bekas atau stik sumpit bambu) sambil tersenyum riang, menggerakkan badan mengikuti ketukan, atau bertepuk gembira (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid memilih dan menunjukkan kartu emotikon (Tersenyum Bahagia / Datar) yang menggambarkan perasaan mereka saat berhasil membuat dan memainkan pola irama ritmis ciptaan sendiri (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik langsung mengenai variasi susunan pola ritmis yang berhasil diciptakan murid dan mengapresiasi ekspresi ceria murid selama memainkan pola tersebut (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan kegiatan hari ini bahwa membuat pola irama ritmis dari alat musik lingkungan sekitar sangat mudah, teratur, dan menyenangkan (5 menit).
  • Guru menyampaikan pengantar singkat bahwa pada pertemuan berikutnya murid akan menampilkan kemampuan bermain musik dalam kegiatan unjuk kerja, lalu menutup sesi dengan doa dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan pilihan alat ritmis sekitar (botol berisi beras, botol berisi pasir, atau stik sumpit kayu).
  • Proses: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, guru memberikan bantuan panduan kartu pola 2 ketukan berulang; bagi murid cepat, ditantang menyusun pola irama hingga 8 ketukan ritmis.
  • Produk: Murid bebas menyusun urutan simbol ketukan (letak bunyi dan diam) untuk menghasilkan pola bunyi ritmis pribadi.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes unjuk kerja respons cepat 1 ketukan: Murid menirukan 1 ketukan ritmis dari marakas botol yang dicontohkan guru (acuan ketercapaian: murid langsung membunyikan alat ritmisnya tepat 1 ketukan, tidak terus-menerus mengocok).

Proses:

  • Pengamatan unjuk kerja saat tahap Mengaplikasi: Guru mengamati susunan kartu ketukan pola irama ritmis buatan murid (4 ketukan) dan keteraturan memainkannya menggunakan alat ritmis sederhana.
  • Observasi ekspresi senang: Guru mencatat tanda ekspresi senang (senyum, tawa, atau antusiasme gerakan tubuh mengikuti ketukan) saat murid memainkan pola ritmisnya.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman dan refleksi unjuk rasa: Murid menunjukkan kartu pola ketukan ciptaannya dan kartu emotikon ekspresi diri (acuan ketercapaian: kartu pola tersusun atas kombinasi simbol bunyi [bintang] dan diam [titik] sebanyak 4 slot, serta murid menunjukkan kartu emotikon senyum yang mencerminkan rasa gembira saat bermusik).

Formatif:

  • Unjuk kerja dan lembar observasi pembuatan pola irama ritmis menggunakan alat musik lingkungan sekitar dan ekspresi senang bermusik

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membuat pola irama menggunakan alat musik ritmis lingkungan sekitar (TP 2.3.4)Belum mampu menyusun kartu simbol ketukan menjadi pola irama ritmis yang teratur menggunakan alat musik ritmis sekitar.Mampu menyusun kartu simbol dan membuat 2 ketukan pola irama ritmis sederhana menggunakan alat musik ritmis sekitar dengan bimbingan penuh.Mampu membuat dan memainkan 4 ketukan pola irama ritmis teratur (kombinasi bunyi dan jeda) menggunakan alat musik ritmis lingkungan sekitar secara tepat.Mampu secara mandiri membuat dan memainkan pola irama ritmis teratur lebih dari 4 ketukan (hingga 8 ketukan) menggunakan alat musik ritmis lingkungan sekitar secara runtut dan konsisten.
Menunjukkan ekspresi senang dalam kegiatan bermusik (TP 2.3.5)Belum menunjukkan ekspresi senang, tampak ragu, atau enggan terlibat dalam kegiatan memainkan alat musik ritmis.Mulai menunjukkan rasa nyaman atau ekspresi senang sesekali ketika diingatkan atau diajak oleh guru saat bermusik.Menunjukkan ekspresi senang secara konsisten (tersenyum riang, antusias, atau tubuh bergerak mengikuti ritme) selama memainkan pola irama ritmis buatan sendiri.Menunjukkan ekspresi sangat senang, penuh keceriaan, dan spontanitas antusias tanpa henti dari awal hingga akhir kegiatan bermain musik.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah media kartu simbol ketukan bunyi dan diam mempermudah murid kelas 2 dalam membuat pola irama ritmis mandiri?
  • Bagaimana keterlibatan dan ekspresi kegembiraan seluruh murid saat memainkan alat musik ritmis sederhana buatan sendiri?

Murid:

  • Bagian mana dari ketukan pola irama buatanmu yang paling kamu sukai?
  • Apakah kamu merasa gembira dan tersenyum saat membunyikan botol atau stik musikmu tadi?

Pertemuan 6 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 2.3.1 Mengidentifikasi ragam alat musik dan bunyi yang dihasilkan
  • TP 2.3.2 Menunjukkan cara memainkan dan membersihkan instrumen/alat musik
  • TP 2.3.3 Menirukan pola irama dan nada menggunakan alat musik ritmis atau melodis
  • TP 2.3.4 Membuat pola irama menggunakan alat musik ritmis yang tersedia di lingkungan sekitar
  • TP 2.3.5 Menunjukkan ekspresi senang dalam kegiatan bermusik

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan bahwa hari ini adalah unjuk kerja sumatif unjuk keterampilan bermusik bab 3 (3 menit).
  • Guru membagi kelas menjadi 6 kelompok kecil (4-5 murid per kelompok) serta menjelaskan mekanisme asesmen 2 stasiun dan panggung kreasi kelompok (4 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru memberikan pengarahan alur demonstrasi Stasiun 1 (alat musik ritmis rebana & marakas) dan Stasiun 2 (alat musik melodis pianika & glockenspiel/kolintang mini), serta kriteria peniruan dan kreasi irama (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Tugas 1 Unjuk Kerja Stasiun (TP 1 & TP 2): 6 kelompok secara bergantian di 2 stasiun melakukan peragaan (45 menit total, ~15 menit rotasi): (a) Menyebutkan lisan nama instrumen dan karakter bunyinya [Acuan: rebana = ritmis, bunyi 'dung/tak'; marakas = ritmis, bunyi 'kers-kers'; pianika = melodis, bunyi nada ditiup bernada do-re-mi; glockenspiel = melodis, bunyi 'ting-ting' berdenting]; (b) Mempraktikkan cara memegang dan memainkannya (rebana dipukul telapak tangan, marakas digoyang/dikocok, pianika ditiup sambil ditekan tuts, glockenspiel diketuk stik); (c) Memperagakan cara merawat/membersihkan instrumen setelah dipakai (mengelap permukaan tuts/pipa tiup pianika dan bodi rebana dengan kain lap bersih kering, meletakkan kembali ke wadah) (45 menit).
  • Tugas 2 Unjuk Kerja Kreasi & Ekspresi Irama (TP 3, TP 4, TP 5): 6 kelompok tampil bergiliran masing-masing 6-7 menit (total 38 menit): (a) Menirukan pola irama ketukan yang dicontohkan guru [Acuan pola tiruan: Pola A 'prok - prok - dor' (tepuk-tepuk-hentak) atau 'tuk - prok - tuk - prok' (ketuk meja-tepuk)]; (b) Memainkan kreasi pola irama ketukan teratur ciptaan kelompok menggunakan alat musik ritmis lingkungan sekitar (botol plastik isi biji jagung dan tempurung kelapa) [Acuan: keteraturan ketukan 4 hitungan ajek/stabil tanpa terhenti tiba-tiba]; (c) Menunjukkan ekspresi senang sepanjang bermusik (senyum, antusias menggerakkan badan sesuai ketukan, tidak cemberut/menolak bermain) (38 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama kelompok secara singkat merapikan seluruh alat musik ke tempat penyimpanan dan merefleksikan rasa bangga serta pengalaman berkreasi musik bersama kelompok (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi menyeluruh atas kemandirian, kekompakan, dan ekspresi gembira seluruh kelompok selama peragaan (3 menit).
  • Guru merangkum capaian Bab 3 tentang eksplorasi ragam alat musik dan menutup kegiatan pembelajaran dengan doa serta salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Akomodasi akses instrumen: murid dapat memilih alat ritmis lingkungan yang paling nyaman dipegang (botol isi biji dengan pegangan atau tempurung kelapa halus) tanpa mengubah tuntutan unjuk kerja.
  • Proses: Pemberian giliran demonstrasi dengan visual panduan urutan langkah stasiun bagi murid yang memerlukan kepastian alur.
  • Produk: Variasi kreasi ketukan diperbolehkan selama memenuhi syarat keteraturan pola ritmis dan ekspresi senang.

Asesmen Pertemuan:

Sumatif Bab:

  • unjuk kerja demonstrasi kelompok dan peragaan stasiun kelas: hasil identifikasi alat musik dan bunyinya, demonstrasi cara memainkan, menirukan dan membuat pola irama ritmis sederhana dari lingkungan sekitar, peragaan merawat/membersihkan alat musik, serta ekspresi antusias selama bermusik
  • unjuk kerja demonstrasi stasiun kelas: kinerja kelompok kecil (4-5 murid per kelompok, 6 kelompok serentak bergantian di 2 stasiun) dalam menyebutkan nama instrumen dan karakter bunyinya secara lisan, mempraktikkan cara memegang dan memainkannya, serta memperagakan cara mengelap/membersihkan alat musik setelah digunakan (45 menit; kelompok; instrumen: lembar ceklis observasi unjuk kerja instrumen)
  • unjuk kerja kreasi dan ekspresi irama kelompok: penampilan kelompok (6 kelompok tampil bergantian masing-masing 8-9 menit) dalam menirukan pola irama yang dicontohkan guru, memainkan kreasi pola irama ketukan sederhana teratur menggunakan alat musik ritmis dari lingkungan sekitar (misalnya botol plastik isi biji atau tepuk tempurung kelapa), serta menunjukkan ekspresi ceria dan keterlibatan aktif sepanjang penampilan (60 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja irama dan lembar observasi keterlibatan)

Sumatif:

  • unjuk kerja demonstrasi kelompok dan peragaan stasiun kelas: hasil identifikasi alat musik dan bunyinya, demonstrasi cara memainkan, menirukan dan membuat pola irama ritmis sederhana dari lingkungan sekitar, peragaan merawat/membersihkan alat musik, serta ekspresi antusias selama bermusik
  • unjuk kerja demonstrasi stasiun kelas: kinerja kelompok kecil (4-5 murid per kelompok, 6 kelompok serentak bergantian di 2 stasiun) dalam menyebutkan nama instrumen dan karakter bunyinya secara lisan, mempraktikkan cara memegang dan memainkannya, serta memperagakan cara mengelap/membersihkan alat musik setelah digunakan (45 menit; kelompok; instrumen: lembar ceklis observasi unjuk kerja instrumen)
  • unjuk kerja kreasi dan ekspresi irama kelompok: penampilan kelompok (6 kelompok tampil bergantian masing-masing 8-9 menit) dalam menirukan pola irama yang dicontohkan guru, memainkan kreasi pola irama ketukan sederhana teratur menggunakan alat musik ritmis dari lingkungan sekitar (misalnya botol plastik isi biji atau tepuk tempurung kelapa), serta menunjukkan ekspresi ceria dan keterlibatan aktif sepanjang penampilan (60 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja irama dan lembar observasi keterlibatan)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Identifikasi Ragam Alat Musik & Bunyinya (TP 2.3.1)Belum mampu menyebutkan nama dan karakter bunyi alat musik dengan tepat meski dibimbing (0-1 alat tepat).Menyebutkan nama dan karakter bunyi 2 dari 4 alat musik acuan dengan tepat (acuan: rebana=ritmis/dung; marakas=ritmis/kers; pianika=melodis/nada tuts; glockenspiel=melodis/ting).Menyebutkan nama dan karakter bunyi 3 dari 4 alat musik acuan dengan tepat.Menyebutkan nama dan karakter bunyi seluruh (4 dari 4) alat musik acuan dengan tepat dan mandiri.
Cara Memainkan dan Merawat/Membersihkan Alat Musik (TP 2.3.2)Belum mampu mempraktikkan cara memegang/memainkan instrumen dan tidak memperagakan cara mengelap/menyimpannya.Mempraktikkan cara memainkan instrumen dengan benar namun belum memperagakan cara mengelap/membersihkan dan merapikannya kembali.Mempraktikkan cara memainkan instrumen dengan benar serta memperagakan cara mengelap dan mengembalikan alat ke tempatnya dengan sedikit arahan.Mempraktikkan cara memainkan instrumen dengan benar serta memperagakan cara mengelap bersih dan merapikan alat secara mandiri dan rapi.
Menirukan Pola Irama Ketukan (TP 2.3.3)Belum mampu menirukan pola irama ketukan yang dicontohkan guru.Menirukan pola irama ketukan contoh guru tetapi ketukan masih sering terputus atau tidak tepat tempo.Menirukan pola irama ketukan contoh guru dengan ketukan yang sebagian besar tepat dan stabil.Menirukan seluruh pola irama ketukan contoh guru dengan ketukan yang tepat, stabil, dan konsisten dari awal hingga akhir.
Membuat Pola Irama Ritmis Lingkungan Sekitar (TP 2.3.4)Belum mampu memainkan pola irama teratur menggunakan alat ritmis lingkungan sekitar (botol biji/tempurung).Membuat dan memainkan bunyi ketukan alat lingkungan sekitar namun polanya belum teratur/berulang stabil.Membuat dan memainkan pola irama ketukan teratur 4 hitungan berulang secara konsisten bersama kelompok.Membuat dan memainkan pola irama ketukan teratur dan terstruktur berulang secara runtut, rapi, dan stabil bersama kelompok.
Ekspresi Senang dalam Bermusik (TP 2.3.5)Menunjukkan ekspresi pasif, enggan terlibat, atau menolak ikut bermain musik bersama kelompok.Menunjukkan keterlibatan bermain musik namun raut wajah tampak tegang atau ragu-ragu.Menunjukkan ekspresi senang (tersenyum, antusias, ceria) dan ikut bermain aktif sepanjang penampilan kelompok.Menunjukkan ekspresi sangat senang, penuh semangat, ceria, dan sangat antusias bergerak mengikuti irama musik bersama kelompok.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alur sirkulasi 2 stasiun unjuk kerja berjalan tertib dan memberi waktu yang cukup bagi setiap murid?
  • Bagaimana ketercapaian seluruh murid dalam menghasilkan pola irama dan menunjukkan rasa gembira saat memainkan alat musik sederhana?

Murid:

  • Bagian mana dari unjuk kerja stasiun dan bermain irama tadi yang paling membuatmu merasa senang?
  • Alat musik apa yang paling kamu sukai bunyinya dan ingin kamu rawat dengan baik?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas II (Kemendikbudristek, 2021).
  2. Instrumen musik ritmis nyata: tamborin, marakas, rebana/kastanyet.
  3. Instrumen musik melodis nyata: pianika, xilofon/glockenspiel/rekorder.
  4. Rekaman audio karakter bunyi instrumen musik ritmis dan melodis.
  5. Buku Panduan Guru Seni Musik SD Kelas II (Kemendikbudristek 2021, Bab 3)
  6. Instrumen musik ritmis dan melodis: rebana, marakas, dan pianika
  7. Perlengkapan kebersihan alat: kain lap katun kering, tisu kering, dan tisu basah beralkohol/higienis
  8. Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas II (Kemendikbudristek 2021).
  9. Instrumen musik ritmis sederhana: marakas, rebana, tamborin.
  10. Instrumen musik melodis sederhana: pianika, glockenspiel/kolintang anak.
  11. Bagan visual pola ketukan dan notasi warna tuts nada (do-re-mi-fa-sol).
  12. Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas II
  13. Benda ritmis lingkungan sekitar: sendok logam, botol plastik bekas diisi beras/kerikil kecil
  14. Kartu simbol visual pola irama (simbol lingkaran untuk bunyi dan tanda strip untuk hening)
  15. Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
  16. Alat musik ritmis sederhana dari lingkungan sekitar (marakas dari botol plastik bekas berisi beras/kerikil, sumpit bambu/stik kayu)
  17. Kartu simbol ketukan ritmis bergambar (simbol bintang untuk bunyi, simbol titik untuk diam/jeda)
  18. Kartu emotikon ekspresi senang
  19. Buku Panduan Guru Seni Musik SD Kelas II Kurikulum Merdeka
  20. Alat musik ritmis dan melodis: rebana, marakas, pianika, glockenspiel
  21. Alat musik ritmis buatan dari lingkungan: botol plastik berisi biji jagung/kacang, tempurung kelapa
  22. Kain lap bersih/mikrofiber untuk praktik perawatan alat
  23. Lembar Ceklis Observasi dan Rubrik Asesmen Sumatif Bab 3

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.