Modul AjarPertemuan 1Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2: Mengenal Bunyi dan Irama melalui Anggota Tubuh

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 2 dengan topik "Mengenal Bunyi dan Irama melalui Anggota Tubuh". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2: Mengenal Bunyi dan Irama melalui Anggota Tubuh

Seni Musik - Kelas 2

Bab 2 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengenal Bunyi dan Irama melalui Anggota Tubuh

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengenal Bunyi dan Irama melalui Anggota Tubuh
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengidentifikasi bunyi yang dihasilkan oleh anggota tubuh (tepuk, hentak kaki, jentik) sebagai sumber bunyi ritmis
  2. Murid mampu menirukan pola irama sederhana menggunakan tepuk tangan dengan tempo yang tepat

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagian tubuh mana saja yang bisa menghasilkan bunyi?
  2. Apa bedanya bunyi tepuk tangan dengan bunyi hentak kaki?
  3. Bisakah kita membuat musik hanya dengan menggunakan tubuh kita sendiri?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan apersepsi dengan bertanya: Siapa yang tadi pagi bertepuk tangan? Bagaimana bunyinya?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan belajar membuat bunyi dan irama menggunakan tubuh kita
  • Guru melakukan asesmen awal dengan meminta murid menunjukkan cara bertepuk tangan, hentak kaki, dan jentik jari secara bebas

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan memperhatikan bagian-bagian tubuh yang bisa menghasilkan bunyi
  • Guru mendemonstrasikan bunyi tepuk tangan, hentak kaki, tepuk paha, jentik jari, dan tepuk dada sambil menjelaskan perbedaan bunyinya
  • Murid mencoba satu per satu menghasilkan bunyi dari anggota tubuhnya: tepuk tangan (keras), hentak kaki (berat), jentik jari (ringan)
  • Guru memandu murid membandingkan: mana yang bunyinya keras? Mana yang lembut? Mana yang cepat bisa diulang?
  • Murid secara bergantian menyebutkan bagian tubuh lain yang bisa menghasilkan bunyi (misalnya: plok mulut, tepuk pipi)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memainkan pola irama sederhana: tepuk-tepuk-hentak (2 tepuk tangan, 1 hentak kaki) dan meminta murid menirukan
  • Murid menirukan pola irama tersebut bersama-sama dengan tempo lambat terlebih dahulu
  • Guru memvariasikan tempo: lambat, sedang, cepat. Murid mengikuti sambil menjaga ketepatan pola
  • Guru membagi murid menjadi 3 kelompok kecil: kelompok tepuk, kelompok hentak, kelompok jentik. Setiap kelompok memainkan bagiannya secara bersamaan membentuk ansambel sederhana
  • Murid bergantian menjadi pemimpin irama di kelompoknya, menciptakan pola irama sederhana (2-3 ketukan) dan teman sekelompok menirukan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk tenang dan mengatur napas sejenak setelah aktivitas
  • Guru memandu refleksi dengan pertanyaan: Bunyi apa yang paling mudah kamu buat? Mengapa?
  • Murid berbagi pengalaman: Apa yang kamu rasakan saat bermain irama bersama teman?
  • Guru mengajak murid merefleksi: Apakah kalian berhasil menirukan pola irama dengan tepat? Bagian mana yang masih sulit?
  • Murid menuliskan atau menggambar di kertas: bagian tubuh favorit mereka untuk menghasilkan bunyi

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir: meminta 5-6 murid secara acak mendemonstrasikan pola irama sederhana yang sudah dipelajari
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi dan usaha semua murid
  • Guru merangkum pembelajaran: Hari ini kita belajar bahwa tubuh kita sendiri bisa menjadi alat musik! Kita bisa membuat bunyi dan irama hanya dengan tepuk, hentak, dan jentik
  • Guru memberikan pratinjau pertemuan berikutnya: kita akan belajar membuat pola irama yang lebih panjang
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid merapikan tempat duduk dan berdoa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami, kenalkan pola irama dengan 4-5 ketukan. Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih, fokus pada pola 2 ketukan dengan repetisi lebih banyak
  • Proses: Murid yang percaya diri dapat menjadi tutor sebaya membantu temannya. Murid yang pemalu dapat berlatih di kelompok kecil terlebih dahulu sebelum tampil di depan kelas
  • Produk: Murid yang lebih mahir dapat menciptakan pola irama sendiri dengan 3-4 jenis bunyi anggota tubuh. Murid lain cukup menirukan pola 2 ketukan dengan 2 jenis bunyi

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengamati kemampuan awal murid dalam menghasilkan bunyi tepuk tangan, hentak kaki, dan jentik jari
  • Guru mencatat murid yang sudah bisa mengikuti ketukan sederhana dan yang masih memerlukan bimbingan

Proses:

  • Observasi kemampuan murid mengidentifikasi 3-5 bunyi anggota tubuh yang berbeda
  • Observasi ketepatan murid menirukan pola irama tepuk-tepuk-hentak dengan tempo lambat, sedang, dan cepat
  • Penilaian diri: murid menunjukkan dengan jempol (sudah bisa), tangan datar (masih belajar), atau jempol ke bawah (perlu bantuan)
  • Observasi kolaborasi murid saat bermain ansambel dalam kelompok

Akhir:

  • Unjuk kerja individual: 5-6 murid mendemonstrasikan pola irama sederhana yang dipilih guru
  • Penilaian produk: guru mengecek gambar/catatan murid tentang bunyi anggota tubuh
  • Refleksi lisan: murid menjawab pertanyaan guru tentang pengalaman belajar hari ini

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat menirukan bunyi anggota tubuh
  • Observasi ketepatan murid menirukan pola irama sederhana
  • Penilaian sejawat saat bermain ansambel kelompok

Sumatif:

  • Unjuk kerja: murid mendemonstrasikan pola irama 2-3 ketukan menggunakan anggota tubuh dengan tempo yang tepat
  • Produk: gambar/catatan sederhana murid tentang bagian tubuh yang menghasilkan bunyi

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi bunyi anggota tubuhMurid hanya mampu mengidentifikasi 1 jenis bunyi anggota tubuhMurid mampu mengidentifikasi 2 jenis bunyi anggota tubuh (misalnya tepuk dan hentak)Murid mampu mengidentifikasi 3-4 jenis bunyi anggota tubuh dengan perbedaan yang jelasMurid mampu mengidentifikasi 5 atau lebih jenis bunyi anggota tubuh dan menjelaskan perbedaan karakteristik bunyinya
Menirukan pola irama sederhanaMurid belum mampu menirukan pola irama 2 ketukan dengan konsistenMurid mampu menirukan pola irama 2 ketukan dengan tempo lambat, namun masih sering keliruMurid mampu menirukan pola irama 2-3 ketukan dengan tempo lambat hingga sedang secara tepatMurid mampu menirukan pola irama 3 ketukan atau lebih dengan berbagai tempo (lambat, sedang, cepat) secara tepat dan konsisten
Kolaborasi dalam ansambel kelompokMurid belum mampu bermain bersama kelompok, bermain sendiri tanpa memperhatikan temanMurid mencoba bermain bersama kelompok namun sering tidak sinkron dengan temanMurid mampu bermain bersama kelompok dengan cukup sinkron dan mulai mendengarkan bunyi temanMurid mampu bermain bersama kelompok dengan sangat kompak, mendengarkan teman, dan menjaga tempo bersama

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan eksplorasi bunyi anggota tubuh?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling membuat murid antusias?
  • Murid mana yang masih memerlukan bimbingan lebih dalam menirukan pola irama?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Bunyi anggota tubuh mana yang paling kamu sukai? Mengapa?
  • Apa yang kamu rasakan saat bermain irama bersama teman-temanmu?
  • Bagian mana yang menurutmu paling mudah? Bagian mana yang masih sulit?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang bunyi dan irama?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas II, Kemendikbudristek
  2. Ruang kelas atau aula yang cukup untuk bergerak
  3. Kertas dan alat tulis/gambar untuk refleksi murid
  4. Video pendek tentang body percussion (opsional, jika tersedia proyektor)
  5. Lagu dolanan sederhana sebagai pengiring (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.