Modul AjarPertemuan 6Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2: Bermain Musik dengan Anggota Tubuh

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 2 dengan topik "Bermain Musik dengan Anggota Tubuh". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 2: Bermain Musik dengan Anggota Tubuh

Seni Musik - Kelas 2

Bab 1 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Bermain Musik dengan Anggota Tubuh

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikBermain Musik dengan Anggota Tubuh
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menghasilkan bunyi dari anggota tubuh (tepuk, hentak, petik) untuk mengiringi lagu
  2. Murid mampu menunjukkan ekspresi senang saat bermain musik tubuh

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagian tubuh apa saja yang bisa kita gunakan untuk membuat bunyi?
  2. Apakah kalian pernah bertepuk tangan mengikuti irama lagu? Bagaimana rasanya?
  3. Bisakah kita membuat musik hanya dengan tubuh kita tanpa alat musik?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengajak murid bernyanyi lagu pendek sambil bertepuk tangan untuk membangun suasana riang
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid membuat bunyi dengan tubuh
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan bermain musik menggunakan anggota tubuh kita sendiri
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid duduk melingkar dan mengajak mereka mengamati tubuh sendiri sambil menyebutkan bagian tubuh yang bisa menghasilkan bunyi
  • Guru mendemonstrasikan tiga jenis bunyi tubuh: tepuk tangan, hentak kaki, dan petik jari, sambil menyebutkan namanya dengan jelas
  • Murid mencoba satu per satu jenis bunyi tubuh yang dicontohkan guru sambil merasakan sensasi bunyi yang dihasilkan
  • Guru membimbing murid mengidentifikasi perbedaan bunyi dari masing-masing anggota tubuh (keras-lembut, tinggi-rendah)
  • Murid berpasangan dan saling mendengarkan bunyi tubuh yang dihasilkan temannya, lalu memberi tanggapan sederhana

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menyanyikan lagu sederhana yang familiar (misal: Bintang Kecil atau Pelangi) dan mengajak murid mengiringi dengan tepuk tangan mengikuti ketukan
  • Murid secara mandiri mencoba mengiringi lagu dengan kombinasi tepuk-hentak sesuai pola irama sederhana yang dipandu guru
  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (3-4 orang), setiap kelompok berlatih membuat pola irama tubuh sendiri untuk mengiringi lagu pilihan
  • Setiap kelompok menampilkan musik tubuh mereka di depan teman-teman sambil bernyanyi bersama
  • Guru memberikan umpan balik positif dan mendorong murid mengekspresikan kegembiraan mereka saat bermain musik tubuh

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid duduk kembali melingkar dan bertanya tentang perasaan mereka saat bermain musik tubuh
  • Murid menceritakan bagian mana yang paling mereka sukai dan mengapa mereka merasa senang
  • Guru membimbing murid merefleksikan bagaimana tubuh kita bisa menjadi alat musik yang menyenangkan
  • Murid menilai diri sendiri: apakah mereka sudah bisa membuat bunyi dengan tubuh dan apakah mereka senang melakukannya
  • Guru mengapresiasi usaha dan keberanian setiap murid dalam bermain musik tubuh

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid mendemonstrasikan kembali satu pola musik tubuh pilihan mereka
  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan bahwa tubuh kita bisa menghasilkan bunyi yang indah untuk mengiringi lagu
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi dan ekspresi kegembiraan mereka
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid bernyanyi dan bertepuk tangan bersama sebagai perayaan
  • Guru memberikan pesan untuk berlatih di rumah dan menutup dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat mengeksplorasi variasi bunyi tubuh lebih banyak (jentik, tepuk paha, tepuk dada). Murid yang membutuhkan dukungan fokus pada dua jenis bunyi dasar (tepuk dan hentak) terlebih dahulu
  • Proses: Murid yang cepat dapat langsung membuat pola irama sendiri dan memimpin kelompok. Murid yang membutuhkan dukungan mendapat pendampingan intensif dari guru dan mengimitasi pola sederhana terlebih dahulu
  • Produk: Murid yang cepat dapat menampilkan pola irama kompleks dengan variasi dinamika. Murid yang membutuhkan dukungan menampilkan pola sederhana dengan ketukan stabil dan tetap diapresiasi

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid membuat bunyi dengan tubuh dalam kehidupan sehari-hari
  • Observasi kemampuan awal murid saat diajak bertepuk tangan mengikuti lagu pembuka

Proses:

  • Observasi saat murid mencoba setiap jenis bunyi tubuh (tepuk, hentak, petik)
  • Observasi kemampuan murid mengiringi lagu dengan pola irama sederhana
  • Observasi ekspresi kegembiraan murid selama bermain musik tubuh
  • Catatan anekdot tentang partisipasi dan kolaborasi murid dalam kelompok

Akhir:

  • Unjuk kerja: murid mendemonstrasikan kemampuan membuat musik tubuh untuk mengiringi lagu
  • Penilaian diri: murid menceritakan apa yang mereka rasakan dan apa yang sudah mereka pelajari
  • Observasi ekspresi kegembiraan murid saat penampilan akhir

Formatif:

  • Observasi saat murid mencoba menghasilkan bunyi dari anggota tubuh
  • Observasi ekspresi wajah dan antusiasme murid selama kegiatan
  • Penilaian sejawat saat murid mendengarkan dan memberi tanggapan kepada teman

Sumatif:

  • Penampilan individu atau kelompok mengiringi lagu dengan musik tubuh
  • Penilaian diri murid tentang kemampuan dan perasaan mereka saat bermain musik tubuh

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menghasilkan bunyi dari anggota tubuhMurid belum mampu menghasilkan bunyi yang jelas dari anggota tubuh atau memerlukan bantuan penuhMurid mampu menghasilkan satu jenis bunyi tubuh (tepuk atau hentak) dengan bimbinganMurid mampu menghasilkan dua jenis bunyi tubuh (tepuk dan hentak) secara mandiri untuk mengiringi laguMurid mampu menghasilkan tiga atau lebih jenis bunyi tubuh dengan variasi dan mengikuti pola irama lagu dengan tepat
Menunjukkan ekspresi kegembiraanMurid tampak pasif, tidak menunjukkan antusiasme atau ekspresi senang selama kegiatanMurid sesekali tersenyum atau menunjukkan ketertarikan namun belum ekspresifMurid menunjukkan ekspresi senang dengan senyuman dan antusiasme yang konsisten selama bermain musik tubuhMurid sangat ekspresif, penuh semangat, dan mampu menginspirasi teman lain untuk ikut bergembira saat bermain musik tubuh
Kolaborasi dalam kelompokMurid belum mampu bekerja sama dengan teman dalam kelompok atau cenderung bekerja sendiriMurid mulai mencoba bekerja sama namun masih memerlukan banyak arahan guruMurid mampu berkolaborasi dengan teman, mendengarkan, dan menyesuaikan musik tubuh mereka dalam kelompokMurid aktif berkolaborasi, memberikan ide, mendukung teman, dan menciptakan harmoni musik tubuh yang kompak dalam kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dan menunjukkan kegembiraan dalam kegiatan bermain musik tubuh?
  • Strategi apa yang paling efektif untuk membantu murid yang kesulitan menghasilkan bunyi atau mengikuti irama?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan suasana menggembirakan dan bermakna di pembelajaran berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang saya lakukan sudah memenuhi kebutuhan beragam murid di kelas?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari bermain musik tubuh yang paling kamu sukai? Mengapa?
  • Apa yang kamu rasakan saat bermain musik tubuh bersama teman-teman?
  • Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang tubuhmu dan musik?
  • Apakah kamu ingin mencoba lagi bermain musik tubuh? Bunyi apa lagi yang ingin kamu coba?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Musik SD/MI Kelas II Kurikulum Merdeka
  2. Lagu-lagu anak sederhana yang familiar bagi murid (Bintang Kecil, Pelangi, Dua Mata Saya, dll)
  3. Ruang kelas atau aula yang cukup untuk murid bergerak dan bermain musik
  4. Video referensi body percussion sederhana untuk anak (opsional)
  5. Speaker portable untuk memutar musik pengiring (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.