MODUL AJAR Seni Musik — Kelas 2 (Fase A) Topik: Bab 1 — Mengenal Musik dan Unsurnya INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Musik |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Bab 1 — Mengenal Musik dan Unsurnya |
|---|
| Alokasi Waktu | 21 JP (21 x 35 menit = 735 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 7 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 2.1.1 Mengenali unsur-unsur musik berupa nada menggunakan anggota tubuh
- TP 2.1.2 Mengenali unsur-unsur musik berupa irama menggunakan anggota tubuh
- TP 2.1.3 Mengenali unsur-unsur musik berupa nada dan irama menggunakan alat musik
- TP 2.1.4 Menunjukkan ekspresi senang dalam kegiatan bermusik
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa perbedaan suara burung yang melengking tinggi dengan suara sapi yang melenguh rendah?
- Bagaimana gerakan tubuhmu saat mendengar bunyi yang tinggi dan bunyi yang rendah?
- Bagaimana gerakan tubuh kita saat mendengar nada lagu yang naik tinggi?
- Bagaimana gerakan tubuh kita saat nada lagu turun menjadi rendah?
- Bagaimana caramu mengikuti detak jarum jam atau bunyi langkah kaki menggunakan tanganmu?
- Gerakan tubuh apa saja yang bisa kita pakai untuk meniru ketukan irama musik?
- Apa bedanya gerakan tubuh kita saat mendengar ketukan musik yang lambat seperti langkah kura-kura dengan musik yang cepat seperti lari kelinci?
- Gerakan anggota tubuh apa saja yang bisa kita pakai untuk mengikuti irama lagu yang temponya berubah cepat atau lambat?
- Bagaimana suara marakas atau rebana saat kita mainkan mengikuti lagu ceria?
- Bagaimana perasaanmu ketika memegang dan membunyikan alat musik bersama teman-teman?
- Bagaimana perbedaan bunyi bilah pianika atau kolintang yang pendek dengan yang panjang?
- Bagaimana perasaanmu ketika memukul atau meniup alat musik melodis mengikuti ketukan lagu?
- Bagaimana gerakan tubuhmu saat mendengar nada yang tinggi dan nada yang rendah?
- Bagaimana perasaanmu saat membunyikan alat musik bersama teman-teman?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengenali Unsur Musik Berupa Nada Tinggi dan Rendah Menggunakan Gerakan Anggota Tubuh — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.1 Mengenali unsur-unsur musik berupa nada menggunakan anggota tubuh
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memperdengarkan 2 bunyi vokal: 'Ciiit' melengking tinggi dan 'Gooong' berdengung rendah, lalu meminta murid menunjuk ke atas untuk suara tinggi dan menunjuk ke bawah untuk suara rendah (acuan: 'Ciiit' = tinggi/tangan ke atas, 'Gooong' = rendah/tangan ke bawah) (10 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenali nada tinggi dan nada rendah menggunakan gerakan anggota tubuh (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memperdengarkan contoh nada tinggi (vokal 'la' pada nada Sol/G4) dan nada rendah (vokal 'la' pada nada Do/C4), lalu mengaitkannya dengan gerak anggota tubuh: nada tinggi ditandai dengan tangan diangkat ke atas kepala dan nada rendah ditandai dengan tangan diletakkan di lutut (15 menit).
- Murid menyimak dan menirukan peragaan gerakan tubuh sesuai nada yang dibunyikan guru secara terbimbing (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid memainkan permainan tantangan 'Pohon dan Batu': saat guru menyanyikan nada tinggi murid berdiri tegak mengangkat kedua tangan tinggi-tinggi seperti pohon tinggi, dan saat guru menyanyikan nada rendah murid berjongkok memegang lutut seperti batu di tanah (15 menit).
- Guru memberikan 4 putaran tantangan acak nada tunggal: (1) Nada Do rendah (C4), (2) Nada Sol tinggi (G4), (3) Nada Mi tinggi (E4), (4) Nada Do rendah (C4). Murid merespons secara mandiri dengan gerakan tubuh yang tepat (acuan: 1=jongkok/tangan di lutut, 2=berdiri tegak/tangan ke atas, 3=berdiri tegak/tangan ke atas, 4=jongkok/tangan di lutut) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mengecek ketepatan respons gerak tubuh yang telah dilakukan serta menyadari bagian tubuh mana yang bergerak ke atas untuk nada tinggi dan ke bawah untuk nada rendah (15 menit).
Penutup:- Guru memandu murid menyimpulkan bahwa nada tinggi dapat dikenali melalui gerakan anggota tubuh ke arah atas dan nada rendah melalui gerakan anggota tubuh ke arah bawah (10 menit).
- Guru memberikan penguatan positif dan menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Guru menyediakan contoh rentang nada dengan jarak yang lebih kontras (Do rendah dan Do tinggi) bagi murid yang membutuhkan scaffolding sensori pendengaran.
- Proses: Bagi murid yang masih ragu merespons nada, guru memberikan isyarat visual arah tangan secara perlahan sebelum meminta gerakan mandiri; bagi murid yang cepat merespons, diberikan urutan pergantian nada yang lebih bervariasi.
- Produk: Variasi gerakan respons nada dapat disesuaikan: menjangkau ujung kepala/berjinjit untuk nada tinggi, dan menyentuh lantai/lutut untuk nada rendah.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik dan uji respons gerak: Guru membunyikan 2 suara kontras ('Ciiit' suara tinggi dan 'Gooong' suara rendah). Murid diminta mengarahkan tangan ke atas atau ke bawah. (Acuan ketepatan: suara 'Ciiit' direspons tangan ke atas; suara 'Gooong' direspons tangan ke bawah).
Proses:- Pengamatan formatif saat latihan 4 putaran nada acak: (1) Nada Do rendah (C4) -> acuan: gerak ke bawah/jongkok memegang lutut; (2) Nada Sol tinggi (G4) -> acuan: gerak ke atas/tangan ke atas kepala; (3) Nada Mi tinggi (E4) -> acuan: gerak ke atas/tangan ke atas kepala; (4) Nada Do rendah (C4) -> acuan: gerak ke bawah/jongkok memegang lutut. Guru mencatat ketepatan respons murid pada lembar observasi.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penutup: Guru membunyikan 2 nada secara berurutan: Nada 1 (Sol tinggi) dan Nada 2 (Do rendah). Murid secara serentak menunjukkan gerak tubuhnya (Acuan ketepatan: Nada 1 = mengangkat tangan ke atas kepala; Nada 2 = meletakkan tangan di lutut/membungkuk).
Formatif:- Pengamatan unjuk kerja respons gerakan anggota tubuh saat merespons bunyi nada tinggi dan rendah pada permainan 'Pohon dan Batu'.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali nada tinggi dan rendah menggunakan gerakan anggota tubuh | Belum mampu merespons bunyi nada tinggi dan rendah dengan gerakan anggota tubuh yang tepat meski telah dibimbing. | Mampu merespons 1-2 dari 4 nada yang dibunyikan dengan gerakan anggota tubuh yang tepat (ke atas untuk nada tinggi atau ke bawah untuk nada rendah) secara terbimbing. | Mampu merespons 3 dari 4 nada yang dibunyikan dengan gerakan anggota tubuh yang tepat (ke atas untuk nada tinggi dan ke bawah untuk nada rendah) secara mandiri. | Mampu merespons seluruh (4 dari 4) nada yang dibunyikan dengan gerakan anggota tubuh yang tepat (ke atas untuk nada tinggi dan ke bawah untuk nada rendah) secara konsisten dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid dapat membedakan nada tinggi dan nada rendah melalui respons gerakan anggota tubuh?
- Bagian kegiatan mana yang paling efektif membantu murid mengenali perbedaan nada?
Murid:- Gerakan apa yang paling mudah kamu lakukan saat mendengar nada tinggi?
- Bagaimana caramu membedakan saat guru membunyikan nada tinggi dan nada rendah?
Pertemuan 2 — Mengenali Perubahan Nada Lagu Anak Menggunakan Respons Gerakan Anggota Tubuh — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.1 Mengenali unsur-unsur musik berupa nada menggunakan anggota tubuh
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan murid, dan menyampaikan topik pembelajaran mengenali perubahan nada pada lagu anak menggunakan gerakan anggota tubuh (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui peragaan 2 contoh bunyi vokal: guru menyanyikan suku kata 'la' bernada tinggi lalu murid diminta merentangkan tangan ke atas kepala, kemudian guru menyanyikan suku kata 'la' bernada rendah lalu murid berjongkok menyentuh lantai (acuan: nada tinggi = tangan di atas kepala; nada rendah = jongkok menyentuh lantai) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan dan demonstrasi guru mengenai perubahan nada naik (meninggi) dan turun (merendah) pada penggalan lagu anak 'Bintang Kecil' baris pertama (bin-tang ke-cil di la-ngit yang ting-gi: nada do-do sol-sol la-la sol fa-fa mi-mi re-do) menggunakan gerakan tubuh berjenjang (merangkak/jongkok di bawah saat nada rendah, berdiri tegak saat nada sedang, dan mengangkat tangan ke atas saat nada tinggi) (15 menit).
- Murid bersama guru mencoba mengidentifikasi perubahan 3 pasang kontras nada pada potongan lagu 'Naik ke Puncak Gunung' dengan gerakan: saat frasa 'naik-naik' (nada naik/tinggi) murid berdiri jinjit sambil mengangkat tangan, saat frasa 'turun' (nada turun/rendah) murid merendahkan badan menekuk lutut (acuan kesesuaian: frasa melodi naik direspons dengan tubuh menjulang ke atas, frasa melodi turun direspons dengan tubuh merendah ke bawah) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid memainkan permainan gerak terarah 'Pohon Ditiup Angin': guru menyanyikan 4 penggalan melodi lagu anak berikut: (1) 'Pelangi-pelangi' (nada rendah ke sedang), (2) 'Alangkah indahmu' (nada sedang ke tinggi), (3) 'Merah kuning hijau' (nada melompat tinggi), (4) 'Di langit yang biru' (nada menurun ke rendah); murid secara mandiri merespons arah perubahan nada tersebut dengan gerakan pohon tumbuh tinggi (merentang ke atas untuk nada tinggi) atau merunduk rebah (menunduk/jongkok untuk nada rendah) (acuan respons gerak: butir 1 posisi berdiri setengah jongkok naik ke berdiri tegak; butir 2 posisi berdiri tegak mengangkat satu tangan; butir 3 merentangkan kedua tangan tinggi ke atas; butir 4 merendahkan tubuh hingga jongkok) (20 menit).
- Murid secara berpasangan saling mengamati dan bergantian merespons perubahan nada pada lagu anak 'Cicak di Dinding' yang dinyanyikan bersama: kata 'ci-cak di din-ding' (nada datar/sedang: tangan di pinggang), kata 'diam-diam me-ra-yap' (nada bergerak naik: tangan terangkat bertahap), kata 'datang se-e-kor nya-muk' (nada tinggi: jinjit tangan di atas), kata 'hap' (aksen tinggi meloncat kecil), kata 'lalu di-tang-kap' (nada turun ke rendah: merunduk menyentuh lutut) (acuan respons gerak: 5 segmen gerakan tubuh sesuai kontur nada tersebut) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid secara mandiri merefleksikan gerakan tubuh yang dilakukannya dengan menunjukkan kartu isyarat warna: hijau jika sudah mudah merasakan perubahan nada naik/turun lewat gerakan tubuh, kuning jika masih kadang tertukar antara nada tinggi dan rendah (5 menit).
- Guru memberikan konfirmasi dan apresiasi verbal terhadap ketepatan murid mengenali perubahan tinggi-rendah nada melalui respons motorik anggota tubuh (5 menit).
Penutup:- Guru membimbing murid merangkum kegiatan bahwa gerakan tubuh merentang ke atas menandakan nada tinggi dan merendah ke bawah menandakan nada rendah (5 menit).
- Guru menutup pertemuan dengan doa bersama dan salam tanpa mengumumkan rangkuman atau penutupan bab (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan variasi rentang nada yang sangat kontras (nada sangat tinggi dan sangat rendah), sedangkan murid yang lebih cepat diberikan melodi dengan interval nada yang lebih rapat/bervariasi.
- Proses: Murid yang belum stabil merespons didampingi dengan isyarat tangan guru di depan kelas, sedangkan murid yang sudah mahir mempraktikkan respons gerak secara mandiri penuh.
- Produk: Respons gerak anggota tubuh dapat disesuaikan: boleh menggunakan ayunan tangan bagi yang memiliki keterbatasan motorik kasar, atau eksplorasi seluruh tubuh (jinjit hingga jongkok) bagi murid pada umumnya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab peragaan langsung di awal sesi: Murid mendengarkan 2 vokal suku kata 'la' berturut-turut (nada tinggi lalu nada rendah) dan meresponsnya dengan gerakan (acuan kunci: nada tinggi direspons mengangkat kedua tangan ke atas; nada rendah direspons berjongkok menyentuh lantai).
Proses:- Pengamatan unjuk kerja respons gerak anggota tubuh pada permainan 'Pohon Ditiup Angin' untuk 4 penggalan nada lagu anak: (1) nada rendah ke sedang direspons dari setengah jongkok ke tegak, (2) nada sedang ke tinggi direspons mengangkat satu tangan, (3) nada tinggi direspons kedua tangan ke atas, (4) nada menurun ke rendah direspons jongkok ke lantai (acuan: ketepatan arah gerak naik/turun sesuai tinggi-rendah nada).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir sesi: Murid secara mandiri memperagakan 2 respons gerak saat guru menyanyikan dua frasa penutup: frasa A bernada melambung tinggi dan frasa B bernada meluncur rendah (acuan kunci: frasa A direspons mengangkat tangan ke atas kepala; frasa B direspons merendahkan badan/jongkok menyentuh lantai).
Formatif:- Observasi unjuk kerja respons anggota tubuh saat mengenali perubahan nada tinggi dan rendah pada lagu anak menggunakan lembar ceklis
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali perubahan nada menggunakan gerakan anggota tubuh | Belum mampu mengenali perubahan nada; gerakan tubuh belum sesuai dengan perubahan nada tinggi maupun rendah meskipun telah diberikan bimbingan. | Mulai mampu mengenali perubahan nada; dapat menunjukkan gerakan tubuh yang sesuai pada 1-2 penggalan nada tinggi/rendah dengan arahan dan contoh dari guru. | Mampu mengenali perubahan nada dengan tepat; menunjukkan gerakan tubuh yang sesuai (merentang ke atas untuk nada tinggi dan merendah/jongkok untuk nada rendah) pada minimal 3 dari 4 penggalan melodi yang diperdengarkan secara mandiri. | Mampu mengenali seluruh perubahan nada secara konsisten dan tepat; menunjukkan respons gerakan tubuh yang sesuai pada seluruh (4 dari 4) penggalan melodi tinggi dan rendah secara mandiri tanpa ragu-ragu. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pemilihan lagu anak dan peragaan perubahan nada sudah cukup jelas untuk membantu murid kelas 2 membedakan nada tinggi dan rendah melalui tubuhnya?
- Bagian mana dari kegiatan gerak anggota tubuh yang paling efektif membantu murid memahami perubahan nada?
Murid:- Gerakan tubuh mana yang paling mudah kamu lakukan saat mendengar nada lagu yang tinggi?
- Apakah kamu dapat merasakan tubuhmu turun saat lagu bernada rendah?
Pertemuan 3 — Mengenali Unsur Musik Berupa Ketukan Irama Melalui Tepukan dan Entakan Anggota Tubuh — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.2 Mengenali unsur-unsur musik berupa irama menggunakan anggota tubuh
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
- Guru mengajak murid melakukan pemanasan gerak sederhana dengan menepuk paha dan mengentakkan kaki mengikuti hitungan santai satu-dua (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan memperdengarkan 3 pola ketukan tunggal menggunakan tepukan tangan guru (pola 1: ketukan lambat teratur; pola 2: ketukan sedang teratur; pola 3: ketukan cepat teratur), lalu meminta murid menirukannya secara serempak untuk mengecek kesiapan mengenali ketukan irama dasar (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mendengarkan penjelasan guru mengenai unsur irama, yaitu ketukan teratur (pulsa) yang terasa saat musik berbunyi, seperti detak jam dinding (10 menit).
- Murid mengamati peragaan guru dalam membedakan dua jenis gerakan penanda ketukan: tepukan kedua telapak tangan dan entakan salah satu kaki ke lantai secara teratur (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid bermain permainan 'Tiru Ketukanku' secara berpasangan: satu murid membunyikan pola 4 ketukan teratur (contoh: tepuk-tepuk-tepuk-tepuk atau entak-entak-entak-entak), lalu pasangannya mengenali dan menirukan gerakan tersebut secara bergantian (20 menit).
- Murid bersama-sama melatih pengenalan irama lagu anak 'Naik-Naik ke Puncak Gunung' birama 3/4 dengan melakukan kombinasi gerakan tubuh berulang: entak kaki pada ketukan ke-1, tepuk tangan pada ketukan ke-2, dan tepuk tangan pada ketukan ke-3 (acuan: ketukan 1 = entak, ketukan 2 = tepuk, ketukan 3 = tepuk) secara berulang 4 putaran (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru duduk melingkar dan memperagakan kembali satu kali pola ketukan (entak-tepuk-tepuk) secara tenang untuk merasakan ketepatan jatuhnya ketukan irama pada tubuh masing-masing (10 menit).
- Murid mengutarakan gerakan anggota tubuh mana (tepukan tangan atau entakan kaki) yang paling mudah mereka rasakan dan kenali ketukan iramanya (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap ketepatan respon gerak ketukan irama murid selama kegiatan (5 menit).
- Guru menyampaikan kegiatan pertemuan berikutnya mengenai pengenalan pola irama lambat dan cepat, lalu menutup sesi dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan variasi tempo ketukan irama (sedang untuk umum, lebih lambat bagi murid yang membutuhkan panduan ritmis).
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan berlatih menirukan satu jenis gerakan (hanya tepukan atau hanya entakan), sedangkan murid yang cepat mempraktikkan kombinasi bergantian entakan kaki dan tepukan tangan.
- Produk: Unjuk kerja ketepatan mengenali ketukan irama melalui tepukan atau entakan sesuai tingkat kelancaran gerak masing-masing murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes peragaan awal: Guru membunyikan 3 pola ketukan teratur berturut-turut: (1) Pola lambat (tempo 60 bpm, 4 ketukan teratur), (2) Pola sedang (tempo 90 bpm, 4 ketukan teratur), (3) Pola cepat (tempo 120 bpm, 4 ketukan teratur). Murid diminta menirukan ketukan dengan tepukan tangan. Kriteria ketercapaian awal: murid mampu mengikuti minimal 2 dari 3 pola ketukan tanpa meleset dari pulsa.
Proses:- Pengamatan unjuk kerja berpasangan dan klasikal: Menilai ketepatan murid mengenali ketukan irama lagu 3/4 melalui pola 3 ketukan anggota tubuh (Ketukan 1: Entakan kaki, Ketukan 2: Tepukan tangan, Ketukan 3: Tepukan tangan). Acuan ketepatan: tepat menjatuhkan gerakan pada tiap pulsa ketukan lagu 'Naik-Naik ke Puncak Gunung' selama 4 siklus berturut-turut.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman gerak individu di akhir sesi: Murid secara mandiri memperagakan respons 4 ketukan beruntun sesuai instruksi guru: '2 kali tepuk tangan, 2 kali entak kaki' (acuan kunci gerak: tepuk - tepuk - entak - entak secara tepat pada ketukan tetap). Terpenuhi bila murid melakukan seluruh urutan 4 gerakan tanpa salah urutan pulsa.
Formatif:- Observasi unjuk kerja gerak anggota tubuh (tepukan tangan dan entakan kaki) saat merespons ketukan irama
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali ketukan irama menggunakan anggota tubuh (tepukan dan entakan) | Belum mampu mengenali ketukan irama; gerakan tepukan tangan atau entakan kaki tidak sesuai dengan pulsa ketukan yang diperdengarkan meski dibimbing penuh. | Mampu mengenali ketukan irama dengan melakukan tepukan atau entakan secara tepat pada 1-2 ketukan saja, dan masih sering meleset dari pulsa ritmis. | Mampu mengenali ketukan irama dengan melakukan kombinasi tepukan tangan dan entakan kaki tepat pada pulsa ketukan secara konsisten dengan sedikit arahan. | Mampu mengenali ketukan irama dengan melakukan kombinasi tepukan tangan dan entakan kaki secara konsisten, teratur, dan mandiri tanpa kesalahan pulsa. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid dapat membedakan dan mempraktikkan ketukan irama melalui tepukan tangan dan entakan kaki?
- Bagian kegiatan mana yang paling membantu murid memahami konsep ketukan yang teratur?
Murid:- Bagian mana yang paling kamu sukai, menepukkan tangan atau mengentakkan kaki mengikuti irama?
- Apakah kamu sudah bisa mengikuti ketukan lagu tanpa tertinggal?
Pertemuan 4 — Mengenali Pola Irama Lambat dan Cepat Menggunakan Variasi Gerakan Anggota Tubuh — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.2 Mengenali unsur-unsur musik berupa irama menggunakan anggota tubuh
Pendahuluan:- Guru mengondisikan kelas, menyapa murid, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan memainkan 2 contoh tempo ketukan tepuk tangan di depan kelas: Ketukan A berkecepatan 60 bpm (lambat) dan Ketukan B berkecepatan 120 bpm (cepat). Murid diminta merespons secara lisan apakah ketukan tersebut termasuk 'lambat' atau 'cepat' (acuan: Ketukan A = lambat; Ketukan B = cepat) (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenali pola irama lambat dan cepat menggunakan variasi gerakan anggota tubuh (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru yang memperagakan 2 jenis pola irama menggunakan ketukan berulang: Pola 1 (tempo lambat, jeda panjang antar-ketukan) dan Pola 2 (tempo cepat, jeda pendek antar-ketukan) (10 menit).
- Murid mengamati dan menirukan peragaan guru mengenai variasi gerakan anggota tubuh sesuai tempo: tepuk paha lambat untuk irama lambat dan tepuk tangan cepat untuk irama cepat (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid memainkan permainan tantangan irama 'Kura-kura dan Kelinci': guru membunyikan 4 pola ketukan berturut-turut, yaitu (1) Pola Lambat 60 bpm, (2) Pola Cepat 120 bpm, (3) Pola Lambat 60 bpm, dan (4) Pola Cepat 120 bpm. Murid secara langsung merespons dengan gerakan anggota tubuh (gerakan ayunan tangan lambat untuk pola lambat; gerakan entakan kaki di tempat cepat untuk pola cepat) (20 menit).
- Murid secara bergiliran dalam kelompok kecil merespons variasi 4 kartu pola ketukan yang ditunjukkan guru: Kartu 1 (pola lambat -> variasi gerakan tepuk bahu lambat), Kartu 2 (pola cepat -> variasi gerakan tepuk tangan cepat), Kartu 3 (pola cepat -> variasi gerakan tepuk paha cepat), dan Kartu 4 (pola lambat -> variasi gerakan jalan di tempat lambat). Guru melakukan asesmen proses mengamati ketepatan respons gerakan murid terhadap pola irama (acuan respon tepat: Kartu 1 = lambat; Kartu 2 = cepat; Kartu 3 = cepat; Kartu 4 = lambat) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengevaluasi respons gerakannya secara mandiri: menandai apakah variasi gerakan anggota tubuhnya sudah tepat selaras saat tempo irama beralih dari lambat ke cepat atau sebaliknya (10 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan bagaimana irama lambat dan cepat dapat dikenali melalui kecepatan variasi gerakan anggota tubuh kita (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap performa murid, mengingatkan latihan irama di rumah tanpa memberikan tugas tambahan di luar jam belajar, dan menutup sesi pembelajaran dengan doa serta salam (10 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan contoh audio ketukan dengan perbedaan tempo yang sangat kontras (sangat lambat vs sangat cepat) bagi murid yang membutuhkan scaffolding, serta variasi perubahan tempo mendadak bagi murid yang lebih cepat memahami.
- Proses: Bagi murid yang masih ragu, guru memberikan panduan ketukan visual (tangan mengayun) bersamaan dengan ketukan suara; bagi murid mahir, mereka merespons perubahan tempo secara mandiri tanpa isyarat visual.
- Produk: Murid bebas memilih variasi gerakan anggota tubuh yang disukai (tepuk tangan, tepuk paha, entak kaki di tempat, atau ayunan lengan) untuk menunjukkan pemahaman irama lambat dan cepat.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes lisan identifikasi tempo awal: guru membunyikan 2 contoh pola ketukan di depan kelas: Ketukan A berkecepatan 60 bpm dan Ketukan B berkecepatan 120 bpm. Murid mengidentifikasi jenis ketukannya (acuan: Ketukan A = lambat; Ketukan B = cepat).
Proses:- Lembar observasi unjuk kerja saat murid merespons 4 pola irama dengan variasi anggota tubuh: (1) Pola lambat -> gerakan tubuh lambat, (2) Pola cepat -> gerakan tubuh cepat, (3) Pola lambat -> gerakan tubuh lambat, (4) Pola cepat -> gerakan tubuh cepat (acuan: 4 respons gerak selaras dengan tempo irama).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman gerak akhir: guru membunyikan 1 pola irama acak dengan tempo lambat berulang, kemudian murid memperagakan 1 variasi gerakan anggota tubuh yang sesuai (acuan penerimaan: murid merespons dengan gerakan berkecepatan lambat yang konsisten mengikuti ketukan, seperti tepuk paha lambat atau ayun tangan lambat).
Formatif:- Unjuk kerja respons gerak: pengamatan langsung ketepatan variasi gerakan anggota tubuh murid terhadap stimulus 4 pola ketukan irama lambat dan cepat
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali irama lambat dan cepat menggunakan variasi gerakan anggota tubuh | Belum mampu merespons irama lambat maupun cepat dengan gerakan anggota tubuh yang sesuai, tempo gerakan tidak berubah mengikuti stimulus. | Mampu mengenali dan merespons 1-2 dari 4 pola irama lambat dan cepat menggunakan variasi gerakan anggota tubuh dengan tepat. | Mampu mengenali dan merespons 3 dari 4 pola irama lambat dan cepat menggunakan variasi gerakan anggota tubuh dengan tepat secara konsisten. | Mampu mengenali dan merespons seluruh (4 dari 4) pola irama lambat dan cepat menggunakan variasi gerakan anggota tubuh dengan tepat secara mandiri dan konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah variasi gerakan anggota tubuh yang dipilih murid memudahkan mereka membedakan pola irama lambat dan cepat?
- Bagian mana dari kegiatan ketukan yang paling efektif membantu murid memahami perbedaan tempo irama?
Murid:- Gerakan tubuh apa yang paling mudah kamu gunakan untuk mengikuti ketukan irama yang cepat?
- Apakah kamu bisa membedakan kapan ketukan musik terdengar lambat dan kapan terdengar cepat?
Pertemuan 5 — Mengenali Unsur Musik Berupa Nada dan Irama Menggunakan Alat Musik Ritmis Sederhana dengan Ekspresi Senang — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.3 Mengenali unsur-unsur musik berupa nada dan irama menggunakan alat musik
- TP 2.1.4 Menunjukkan ekspresi senang dalam kegiatan bermusik
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, doa bersama, dan presensi (5 menit).
- Guru menunjukkan dua alat musik ritmis sederhana (marakas botol plastik berisi beras dan rebana/kendang mini) lalu meminta murid menebak cara membunyikannya (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik: membunyikan 3 pola ketukan sederhana dengan tepukan tangan lalu meminta murid mengenali apakah ketukan tersebut berirama teratur atau tidak teratur (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid menyimak penjelasan guru bahwa alat musik ritmis (marakas, rebana, kastanyet) menghasilkan irama dan membantu membedakan nada tinggi serta rendah saat mengiringi lagu (10 menit).
- Murid mendengarkan demonstrasi guru memainkan marakas untuk menandai nada tinggi (dikocok di atas kepala) dan nada rendah (dikocok di dekat lutut), serta pola irama 4 ketukan konstan (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Dalam kelompok kecil berisi 4-5 orang, murid mempraktikkan permainan alat musik ritmis sederhana (marakas botol atau rebana mini) untuk merespons 3 pola irama: (1) Pola A: 4 ketukan sedang teratur 'dung-dung-dung-dung', (2) Pola B: 2 ketukan lambat 'dung... dung...', (3) Pola C: 4 ketukan cepat 'crek-crek-crek-crek' (15 menit).
- Permainan Menggembirakan 'Kereta Ritmis Riang': Murid berbaris memainkan alat musik ritmis masing-masing mengiringi lagu anak riang ('Cicak di Dinding' atau 'Topi Saya Bundar') dengan senyuman ceria, mengocok marakas ke atas saat mendengar nada tinggi dan memukul rebana lembut di bawah saat mendengar nada rendah (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Setiap murid mengangkat 'Kartu Wajah Senang/Biasa' untuk mengungkapkan perasaannya selama memainkan alat musik bersama kelompok (10 menit).
- Murid secara bergantian menceritakan bagian mana yang paling mereka senangi saat membunyikan alat musik ritmis mengikuti nada dan irama (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali cara mengenali nada dan irama menggunakan alat musik ritmis sederhana secara menyenangkan (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas antusiasme murid dan menutup sesi dengan doa bersama serta merapikan kembali alat musik ke tempatnya (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan beragam jenis alat musik ritmis sederhana (marakas botol biji-bijian, rebana mini, tongkat ketuk kayu) sesuai preferensi taktil murid.
- Proses: Bagi murid yang masih kesulitan mengikuti ketukan, guru memberikan bimbingan ketukan tempo lambat terlebih dahulu; bagi murid yang cepat tanggap, diberikan tantangan memvariasikan pola ketukan cepat dan lambat secara mandiri.
- Produk: Respons unjuk kerja bermusik dapat ditampilkan secara berpasangan atau dalam formasi kelompok kecil dengan ekspresi riang.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik kesiapan mengenali irama: Guru membunyikan 3 pola ketukan dengan tepukan: (1) tepuk teratur 1-2-3-4, (2) tepuk acak/tersendat, (3) tepuk teratur cepat 1-2-3-4. Murid diminta mengangkat tangan jika mendengar ketukan yang teratur (Acuan jawaban benar: Pola 1 dan Pola 3 adalah irama teratur, Pola 2 tidak teratur).
Proses:- Observasi praktik murid membunyikan alat musik ritmis merespons 3 pola irama: Pola A (4 ketuk sedang), Pola B (2 ketuk lambat), Pola C (4 ketuk cepat) serta respons nada tinggi (posisi atas) dan rendah (posisi bawah).
- Pencatatan ekspresi senang murid melalui indikator senyum, antusiasme menggerakkan alat, dan keterlibatan aktif dalam permainan 'Kereta Ritmis Riang'.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman individu: Setiap murid membunyikan marakas atau rebana mini mengikuti 1 pola ketukan 4 hitungan teratur (Acuan: ketukan stabil '1-2-3-4' tanpa berhenti di tengah) sambil menunjukkan ekspresi ceria/tersenyum.
Formatif:- Pengamatan unjuk kerja mengenali nada dan ketukan irama menggunakan alat musik ritmis
- Lembar observasi ekspresi senang dan keterlibatan aktif saat bermusik
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali nada dan irama menggunakan alat musik ritmis | Belum mampu membedakan ketukan irama teratur dan belum mampu menyesuaikan respons nada tinggi/rendah dengan alat musik ritmis meskipun dibimbing penuh. | Mampu mengenali dan memainkan 1 dari 3 pola irama menggunakan alat musik ritmis serta merespons nada dengan bantuan arahan guru. | Mampu mengenali dan memainkan 2 sampai 3 pola irama (sedang, lambat, cepat) secara tepat menggunakan alat musik ritmis serta merespons nada tinggi dan rendah secara mandiri. | Mampu mengenali dan memainkan seluruh (3) pola irama secara sangat konsisten dan tepat menggunakan alat musik ritmis serta merespons perubahan nada tinggi-rendah dengan lancar tanpa ragu. | | Menunjukkan ekspresi senang dalam kegiatan bermusik | Tampak pasif, enggan membunyikan alat musik, dan tidak menunjukkan tanda-tanda keceriaan selama kegiatan berlangsung. | Menunjukkan ekspresi senang sesekali ketika diajak atau dimotivasi secara langsung oleh guru dan teman. | Menunjukkan ekspresi senang (tersenyum, antusias, riang) secara konsisten selama memainkan alat musik ritmis bersama teman. | Menunjukkan ekspresi sangat senang, penuh semangat, menikmati setiap ketukan musik, dan menularkan keceriaan kepada teman-temannya secara konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan alat musik ritmis sederhana (marakas dan rebana mini) efektif membantu murid mengenali irama dan nada?
- Bagaimana keterlibatan dan ekspresi emosional murid saat memainkan permainan Kereta Ritmis Riang?
Murid:- Apa yang kamu rasakan saat membunyikan marakas atau rebana bersama teman-teman?
- Alat musik ritmis mana yang paling kamu sukai suaranya?
Pertemuan 6 — Mengenali Nada dan Irama Menggunakan Alat Musik Melodis serta Menunjukkan Ekspresi Senang Bermusik — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.3 Mengenali unsur-unsur musik berupa nada dan irama menggunakan alat musik
- TP 2.1.4 Menunjukkan ekspresi senang dalam kegiatan bermusik
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, dan memeriksa kehadiran murid (5 menit).
- Guru membunyikan 2 bilah pianika/glockenspiel: bilah nada C (do rendah) dan bilah nada C' (do tinggi), lalu melakukan asesmen awal diagnostik dengan meminta murid mengenali mana nada yang bersuara lebih tinggi di antara kedua bunyi tersebut (acuan: bilah C' bersuara lebih tinggi dari bilah C) (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenali nada dan irama menggunakan alat musik melodis sederhana serta menunjukkan ekspresi senang saat bermain musik (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid mengamati guru mendemonstrasikan 3 pasangan nada berurutan pada alat musik melodis (pianika/glockenspiel) dan menyimak perbedaan nada naik dan turun: (1) nada C ke G (acuan: nada naik/tinggi), (2) nada G ke C (acuan: nada turun/rendah), dan (3) nada C-E-G (acuan: tangga nada melompat naik) (10 menit).
- Murid secara bergiliran mendengarkan guru memainkan 3 pola ketukan irama melodis berikut: Pola 1 (ketukan lambat teratur: do - re - mi - fa dengan jeda 2 detik tiap nada), Pola 2 (ketukan cepat riang: do-do-sol-sol-la-la-sol dengan jeda 0,5 detik), Pola 3 (pola kombinasi nada panjang dan pendek: do... re mi fa...) lalu mengenali perubahan tempo dan ketukannya secara terpandu (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid memegang alat musik melodis (pianika/glockenspiel/kolintang mainan) dan melakukan permainan 'Tebak & Bunyikan Nada Ceria': murid memainkan 3 nada yang ditentukan secara berurutan sesuai aba-aba ketukan guru (nada C-E-G / do-mi-sol) secara tepat (acuan: bilah 1/do, bilah 3/mi, bilah 5/sol berbunyi nyaring sesuai urutan ketukan) (20 menit).
- Murid memainkan pola irama melodi lagu anak sederhana 'Bintang Kecil' baris pertama (sol-do-do-re-mi-do) menggunakan alat musik melodis masing-masing dengan mengikuti ketukan ketukan irama stabil yang dipandu ketukan guru (20 menit).
- Selama memainkan alat musik melodis, murid menunjukkan ekspresi senang bermusik yang tampak nyata (tersenyum riang, antusias membunyikan bilah, dan menikmati bunyi musik tanpa rasa takut salah) (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru merefleksikan bunyi nada dan ketukan irama yang baru saja dimainkan: murid menunjukkan kartu ekspresi (senyum lebar / biasa) untuk menggambarkan perasaan mereka saat berhasil membunyikan nada secara tepat mengikuti irama lagu (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas keberhasilan murid mengenali nada bilah dan ketukan irama pada alat musik melodis dengan wajah gembira (5 menit).
- Guru menyampaikan asesmen akhir singkat secara klasikal dengan meminta murid membunyikan bilah bernada tinggi versus rendah (acuan: bilah pendek di kanan bersuara tinggi, bilah panjang di kiri bersuara rendah) (3 menit).
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam penutup (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan alat musik melodis dengan label warna/angka pada 3 bilah utama (1-3-5); murid yang lebih cepat diberikan 5 bilah penuh (1-2-3-4-5).
- Proses: Murid yang belum stabil membunyikan nada didampingi guru dengan bimbingan ketukan tangan langsung; murid yang mahir mencoba memainkan mandiri dengan variasi tempo lambat dan cepat.
- Produk: Murid membunyikan susunan nada melodis minimal 3 nada dengan tempo teratur dan menampilkan senyum ceria saat memainkan alat musik.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik membedakan bunyi nada tinggi dan nada rendah dari 2 bilah alat musik melodis C (do rendah) dan C' (do tinggi) (acuan: murid tepat menunjuk bilah C' sebagai nada yang lebih tinggi).
Proses:- Pengamatan ketepatan murid membunyikan 3 urutan nada melodis (C-E-G / do-mi-sol) sesuai ketukan irama guru.
- Pengamatan keterlihatan ekspresi senang (tersenyum, antusias, ceria) saat murid memainkan alat musik melodis.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir: murid secara mandiri menunjuk bilah alat musik melodis yang menghasilkan nada lebih tinggi dan nada lebih rendah (acuan: bilah pendek di sebelah kanan menghasilkan nada tinggi, bilah panjang di sebelah kiri menghasilkan nada rendah).
Formatif:- Unjuk kerja memainkan nada dan irama menggunakan alat musik melodis sederhana
- Pengamatan keterbukaan dan ekspresi senang (senyum, antusiasme) selama aktivitas bermusik
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali Nada dan Irama Menggunakan Alat Musik Melodis | Belum mampu membunyikan nada dan pola irama yang diminta pada alat musik melodis meski telah dibimbing intensif. | Mampu membunyikan 1-2 nada dengan bantuan ketukan guru, tetapi ritme dan urutan nada masih sering tertukar (kurang dari 3 nada tepat). | Mampu mengenali dan membunyikan 3 susunan nada melodis (C-E-G) serta pola irama lagu 'Bintang Kecil' baris pertama secara tepat sesuai ketukan. | Mampu mengenali dan membunyikan seluruh susunan nada dan variasi ketukan irama pada alat musik melodis secara tepat, konsisten, dan mandiri tanpa jeda ragu. | | Menunjukkan Ekspresi Senang dalam Bermusik | Tampak murung, ragu-ragu, pasif, atau menolak memainkan alat musik melodis sepanjang kegiatan. | Mulai menunjukkan senyum atau ketertarikan sesekali, namun masih terlihat tegang dan cemas saat memainkan alat musik. | Menunjukkan ekspresi senang secara nyata (tersenyum riang, antusias memukul/meniup alat musik, menikmati alunan melodi) selama kegiatan bermusik berlangsung. | Menunjukkan ekspresi sangat senang, penuh keceriaan, antusias mengajak teman menikmati bunyi melodi secara konsisten dari awal hingga akhir kegiatan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan alat musik melodis (glockenspiel/pianika) efektif membantu murid kelas 2 memahami perbedaan nada dan irama secara konkret?
- Apakah seluruh murid menunjukkan perasaan senang, gembira, dan percaya diri selama memainkan alat musik melodis?
Murid:- Bagian mana dari bilah alat musik melodis yang bunyinya paling kamu sukai?
- Apakah kamu merasa gembira dan bersemangat saat memainkan melodi lagu tadi bersama guru?
Pertemuan 7 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.1.1 Mengenali unsur-unsur musik berupa nada menggunakan anggota tubuh
- TP 2.1.2 Mengenali unsur-unsur musik berupa irama menggunakan anggota tubuh
- TP 2.1.3 Mengenali unsur-unsur musik berupa nada dan irama menggunakan alat musik
- TP 2.1.4 Menunjukkan ekspresi senang dalam kegiatan bermusik
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kehadiran, serta memotivasi murid untuk menunjukkan kemampuan bermusik dengan ceria (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen unjuk kerja sumatif mengenai respon nada dan irama menggunakan tubuh serta alat musik dengan perasaan gembira (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid menyimak penjelasan alur unjuk kerja sumatif yang terdiri dari 2 bagian: unjuk kerja gerak respon nada/irama tubuh dan unjuk kerja alat musik berkelompok (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Tugas 1: Murid dalam 7 kelompok (masing-masing 4 murid) tampil bergantian selama 6 menit per kelompok (total 42 menit) memperagakan respon tubuh terhadap 4 rangsangan bunyi dari guru (Acuan stimulus: Bunyi 1 = Nada Tinggi dimainkan pada pianika nada Sol tinggi [respons benar: berdiri tegak sambil mengangkat kedua tangan ke atas]; Bunyi 2 = Nada Rendah dimainkan pada pianika nada Do rendah [respons benar: jongkok merendahkan tubuh]; Bunyi 3 = Pola Ketukan Irama Sedang 4 ketukan berulang [respons benar: bertepuk tangan stabil 4 ketukan]; Bunyi 4 = Pola Ketukan Irama Entakan Kaki [respons benar: mengentakkan kaki kanan dan kiri bergantian mengikuti pulsa ketukan]). Guru mencatat pada rubrik unjuk kerja respon nada dan irama tubuh (42 menit).
- Tugas 2: Murid dalam 7 kelompok secara bergantian selama 7 menit per kelompok (total 49 menit) memainkan alat musik ritmis dan melodis sederhana (marakas, rebana, glockenspiel) merespons nada dan irama lagu anak dengan penuh keceriaan (Acuan stimulus alat musik: Stimulus A = Melodi 4 nada Do-Mi-Sol-Do tinggi pada glockenspiel dibunyikan tepat sesuai tinggi rendah bilah; Stimulus B = Pola ritmis pukulan rebana 4 ketukan konstan 'prok-prok-prok-prok'; Stimulus C = Goyangan marakas berirama cepat-lambat mengikuti aba-aba; Pengamatan ekspresi: tersenyum ceria, antusias, dan menikmati aktivitas bermusik tanpa paksaan). Guru menilai keterlibatan aktif dan ekspresi senang menggunakan lembar observasi (46 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid secara mandiri merefleksikan pengalaman unjuk kerja dengan menunjukkan kartu wajah ekspresi (senang/sangat senang) terhadap aktivitas respon nada, irama tubuh, dan permainan alat musik yang baru diselesaikan (4 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi menyeluruh atas semangat, keceriaan, dan kerja sama seluruh kelompok dalam menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran Bab 1 (3 menit).
Diferensiasi:- Proses: Akomodasi akses: Bagi murid yang memiliki keterbatasan gerak fisik kaki, respons nada rendah dapat dilakukan dengan menundukkan kepala/merendahkan bahu di kursi, dan respons ketukan kaki diganti tepuk paha tanpa mengurangi indikator penilaian irama.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- unjuk kerja dan observasi: peragaan merespons tinggi rendah nada serta ketukan irama menggunakan anggota tubuh dan alat musik secara berkelompok, disertai lembar amatan keterlibatan aktif dan ekspresi senang bermusik
- unjuk kerja serentak berpasangan/kelompok kecil: gerakan tubuh merespons tinggi rendah nada (misalnya berdiri saat nada tinggi dan jongkok saat nada rendah) serta ketepatan tepuk tangan/entakan kaki mengikuti irama yang dimainkan serentak dalam 7 kelompok (masing-masing 4 murid tampil bergantian selama 6 menit per kelompok: 7 x 6 menit = 42 menit) (45 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja respon nada dan irama tubuh)
- unjuk kerja memainkan alat musik ritmis/melodis sederhana dan observasi ekspresi: penunjukan bunyi nada dan ketukan irama menggunakan alat musik sederhana (seperti marakas/glockenspiel/rebana) yang dimainkan per kelompok (7 kelompok x 7 menit = 49 menit) serta amatan senyum, antusiasme, dan keceriaan murid selama aktivitas (60 menit; kelompok; instrumen: lembar observasi keterlibatan gembira dan rubrik ketepatan bermain alat musik)
Sumatif:- unjuk kerja dan observasi: peragaan merespons tinggi rendah nada serta ketukan irama menggunakan anggota tubuh dan alat musik secara berkelompok, disertai lembar amatan keterlibatan aktif dan ekspresi senang bermusik
- unjuk kerja serentak berpasangan/kelompok kecil: gerakan tubuh merespons tinggi rendah nada (misalnya berdiri saat nada tinggi dan jongkok saat nada rendah) serta ketepatan tepuk tangan/entakan kaki mengikuti irama yang dimainkan serentak dalam 7 kelompok (masing-masing 4 murid tampil bergantian selama 6 menit per kelompok: 7 x 6 menit = 42 menit) (45 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja respon nada dan irama tubuh)
- unjuk kerja memainkan alat musik ritmis/melodis sederhana dan observasi ekspresi: penunjukan bunyi nada dan ketukan irama menggunakan alat musik sederhana (seperti marakas/glockenspiel/rebana) yang dimainkan per kelompok (7 kelompok x 7 menit = 49 menit) serta amatan senyum, antusiasme, dan keceriaan murid selama aktivitas (60 menit; kelompok; instrumen: lembar observasi keterlibatan gembira dan rubrik ketepatan bermain alat musik)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali Nada Menggunakan Anggota Tubuh (TP 2.1.1) | Belum mampu merespons nada tinggi maupun nada rendah dengan gerakan tubuh yang tepat (0 dari 2 stimulus nada tepat; Acuan: berdiri saat nada tinggi, jongkok saat nada rendah). | Mampu merespons 1 dari 2 stimulus nada dengan gerakan tubuh yang tepat (hanya nada tinggi saja atau nada rendah saja sesuai acuan). | Mampu merespons seluruh stimulus nada (2 dari 2 nada: berdiri saat nada tinggi dan jongkok saat nada rendah) secara tepat. | Mampu merespons seluruh stimulus nada (2 dari 2 nada: berdiri saat nada tinggi dan jongkok saat nada rendah) secara tepat, spontan, dan konsisten tanpa ragu. | | Mengenali Irama Menggunakan Anggota Tubuh (TP 2.1.2) | Belum mampu mengikuti ketukan irama melalui tepukan atau entakan anggota tubuh (0 dari 2 stimulus irama tepat; Acuan: tepuk tangan 4 ketukan konstan dan entakan kaki mengikuti pulsa). | Mampu mengikuti 1 dari 2 stimulus ketukan irama menggunakan anggota tubuh secara tepat (tepukan tangan saja atau entakan kaki saja sesuai acuan). | Mampu mengikuti seluruh stimulus irama (2 dari 2: tepukan tangan konstan dan entakan kaki mengikuti pulsa) secara tepat. | Mampu mengikuti seluruh stimulus irama (2 dari 2: tepukan tangan dan entakan kaki) secara tepat dan stabil dari awal hingga akhir. | | Mengenali Nada dan Irama Menggunakan Alat Musik (TP 2.1.3) | Belum mampu membunyikan alat musik ritmis maupun melodis sesuai nada dan ketukan irama yang dicontohkan (0 dari 3 stimulus alat musik tepat; Acuan: bilah glockenspiel Do-Mi-Sol-Do, rebana 4 ketukan konstan, marakas tempo cepat/lambat). | Mampu membunyikan alat musik sesuai dengan 1-2 stimulus (hanya tepat pada ritmis marakas/rebana atau melodis glockenspiel saja sesuai acuan). | Mampu membunyikan alat musik sesuai seluruh stimulus (3 dari 3 stimulus: nada melodis Do-Mi-Sol-Do pada glockenspiel, ketukan konstan pada rebana, dan perubahan tempo pada marakas) secara tepat. | Mampu membunyikan alat musik sesuai seluruh stimulus (3 dari 3 stimulus) dengan ketepatan nada dan kestabilan irama yang sangat rapi secara mandiri. | | Menunjukkan Ekspresi Senang Bermusik (TP 2.1.4) | Tampak pasif, murung, enggan berpartisipasi, dan tidak menunjukkan tanda keceriaan selama unjuk kerja bermusik. | Menunjukkan ekspresi senang sesekali (tersenyum sebentar), tetapi masih sering tampak ragu atau canggung saat bermusik. | Menunjukkan ekspresi senang secara konsisten (tersenyum, antusias, dan ceria) selama mengikuti seluruh kegiatan unjuk kerja bermusik. | Menunjukkan ekspresi sangat gembira, antusiasme tinggi, penuh rasa percaya diri, dan memancarkan keceriaan aktif sepanjang kegiatan bermusik. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu giliran 7 kelompok untuk peragaan gerak tubuh dan alat musik berjalan efisien sesuai rencana 105 menit?
- Bagaimana capaian ketepatan murid dalam membedakan respon nada dan kestabilan ketukan irama secara keseluruhan pada Bab 1?
Murid:- Bagian mana yang paling kamu sukai saat bermain musik hari ini: menggerakkan tubuh atau membunyikan alat musik?
- Apakah kamu merasa senang dan bangga bisa memainkan nada serta irama bersama teman sekelompokmu?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Musik SD Kelas II (Kemendikbudristek 2021)
- Keyboard/pianika atau rekaman vokal guru untuk menghasilkan nada Do (rendah), Mi, dan Sol (tinggi)
- Ruang kelas yang cukup leluasa untuk gerakan anggota tubuh
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD Kelas II
- Audio lagu anak: 'Bintang Kecil', 'Naik ke Puncak Gunung', 'Pelangi-Pelangi', dan 'Cicak di Dinding'
- Kartu isyarat warna (hijau dan kuning) untuk refleksi diri murid
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas II (Kemendikbudristek 2021)
- Lagu anak 'Naik-Naik ke Puncak Gunung'
- Ruang kelas berlantai rata untuk aktivitas entakan kaki dan tepukan tangan
- Metronom atau aplikasi metronom digital pengatur tempo ketukan (60 bpm dan 120 bpm)
- Ruang kelas yang leluasa untuk aktivitas gerak tubuh berirama
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
- Alat musik ritmis sederhana: marakas botol plastik berisi butir beras/kacang hijau, rebana mini, dan kastanyet
- Audio rekaman lagu anak ceria ('Cicak di Dinding', 'Topi Saya Bundar')
- Kartu visual ekspresi wajah (senang dan biasa)
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas II, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2021
- Instrumen musik melodis sekolah: glockenspiel mini / pianika / kolintang mainan
- Kartu lambang ekspresi (wajah tersenyum riang dan wajah datar)
- Pianika/keyboard guru untuk membunyikan stimulus nada
- Alat musik ritmis dan melodis: Marakas, Rebana, Glockenspiel/Kolintang anak
- Kartu simbol ekspresi (senang/sangat senang) untuk refleksi murid
|