MODUL AJAR Seni Musik — Kelas 1 (Fase A) Topik: Membuat Pola Irama dengan Alat Musik Ritmis dari Lingkungan Sekitar INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Musik |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Membuat Pola Irama dengan Alat Musik Ritmis dari Lingkungan Sekitar |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat membuat pola irama menggunakan alat musik ritmis sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar (contoh: botol berisi biji, kaleng, dll.)
- Murid dapat mengenali cara memainkan alat musik ritmis sederhana dari lingkungan sekitar dengan benar
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Benda apa saja di sekitar kita yang bisa mengeluarkan bunyi?
- Bagaimana cara membuat bunyi dari botol atau kaleng bekas?
- Apakah kita bisa membuat musik dengan benda-benda di rumah?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
- Guru melakukan apersepsi dengan bertanya: 'Siapa yang pernah main musik menggunakan sendok atau tutup panci di rumah?'
- Guru melakukan asesmen awal dengan meminta murid menyebutkan benda-benda di rumah yang bisa berbunyi
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan membuat musik dari benda-benda di sekitar kita
- Guru menunjukkan beberapa contoh alat musik ritmis sederhana (botol berisi biji, kaleng, tutup wadah) dan membunyikannya
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):- Guru mengajak murid mengamati berbagai benda di sekitar kelas yang bisa digunakan sebagai alat musik ritmis (botol plastik, kaleng bekas, kardus, sendok, tutup wadah)
- Guru meminta setiap murid memilih satu benda dan mencoba membunyikannya dengan cara yang berbeda-beda (mengetuk, menggoyang, menepuk)
- Murid mengeksplorasi bunyi yang dihasilkan dari benda pilihan mereka dan mengenali karakteristik bunyinya (keras, pelan, tinggi, rendah)
- Guru mendemonstrasikan cara memainkan setiap benda dengan benar dan aman (tidak melempar, tidak memukul terlalu keras)
- Murid menirukan cara memainkan yang dicontohkan guru sambil merasakan ritme sederhana
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru memberikan contoh pola irama sederhana menggunakan tepukan: panjang-pendek-pendek-panjang (ta-ti-ti-ta)
- Murid menirukan pola irama tersebut menggunakan benda pilihan mereka
- Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3-4 anak) dan meminta setiap kelompok membuat pola irama sendiri menggunakan alat musik ritmis buatan mereka
- Setiap kelompok berlatih memainkan pola irama ciptaan mereka secara berulang-ulang hingga kompak
- Murid menampilkan pola irama kelompok mereka di depan kelas secara bergantian
- Kelompok lain mendengarkan dan mencoba menirukan pola irama yang ditampilkan
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar dan berdiskusi tentang pengalaman membuat pola irama
- Murid menjawab pertanyaan refleksi: 'Bagaimana perasaan kalian saat membuat musik dari benda bekas?', 'Pola irama mana yang paling kalian suka?', 'Apa yang sulit saat memainkan alat musik ritmis tadi?'
- Murid memberikan umpan balik kepada teman sekelas tentang penampilan kelompok lain dengan bahasa yang baik
- Guru memandu murid menyimpulkan bahwa alat musik bisa dibuat dari benda apa saja di sekitar kita
- Murid menuliskan atau menggambar satu hal yang mereka pelajari hari ini di buku catatan
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid mendemonstrasikan pola irama ciptaan mereka secara individu
- Guru memberikan penguatan positif atas karya dan usaha semua murid
- Guru mengajak murid merapikan alat musik ritmis yang telah dibuat dan menyimpannya dengan baik
- Guru memberikan tugas pengayaan: mencari 2 benda lain di rumah yang bisa dijadikan alat musik ritmis
- Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang cepat memahami, guru menyediakan pola irama yang lebih kompleks (variasi tempo dan dinamika). Untuk murid yang membutuhkan bimbingan lebih, guru menyediakan pola irama yang lebih sederhana dengan hitungan yang jelas.
- Proses: Murid yang sudah mahir dapat menjadi tutor sebaya membantu teman yang kesulitan. Murid yang membutuhkan waktu lebih diberikan kesempatan berlatih lebih lama dengan pendampingan guru.
- Produk: Murid dapat memilih cara menampilkan hasil: individu, berpasangan, atau kelompok. Murid yang percaya diri dapat menampilkan pola irama yang lebih panjang, sementara yang lain menampilkan pola irama sederhana.
ASESMENAwal:- Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman mereka bermain musik dengan benda-benda di rumah
- Guru meminta murid menyebutkan benda di sekitar yang bisa mengeluarkan bunyi
Proses:- Observasi kemampuan murid mengeksplorasi bunyi dari berbagai benda
- Observasi kemampuan murid menirukan pola irama yang dicontohkan
- Observasi kolaborasi murid dalam kelompok saat menciptakan pola irama
- Penilaian diri: murid diminta mengacungkan jari untuk menunjukkan tingkat kesulitan yang mereka rasakan (1-5 jari)
Akhir:- Unjuk kerja individu atau kelompok menampilkan pola irama ciptaan sendiri menggunakan alat musik ritmis dari benda sekitar
- Penilaian kemampuan mengenali dan mendemonstrasikan cara memainkan alat musik ritmis dengan benar
- Refleksi tertulis atau gambar tentang pembelajaran hari ini
Formatif:- Observasi selama eksplorasi bunyi benda
- Penilaian proses saat murid menciptakan pola irama
- Penilaian sejawat saat kelompok menampilkan hasil karya
Sumatif:- Unjuk kerja menampilkan pola irama ciptaan sendiri
- Penilaian produk: kemampuan membuat dan memainkan alat musik ritmis sederhana
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membuat pola irama | Murid belum mampu membuat pola irama atau hanya mengeluarkan bunyi acak tanpa pola | Murid mampu membuat pola irama sangat sederhana (1-2 ketukan) dengan bimbingan penuh | Murid mampu membuat pola irama sederhana (3-4 ketukan) dengan bimbingan minimal | Murid mampu membuat pola irama bervariasi secara mandiri dan dapat mengembangkannya | | Mengenali cara memainkan alat musik ritmis | Murid belum mampu memainkan alat musik ritmis dengan cara yang benar | Murid mampu memainkan alat musik ritmis dengan cara yang benar setelah beberapa kali dicontohkan | Murid mampu memainkan alat musik ritmis dengan cara yang benar setelah satu kali dicontohkan | Murid mampu memainkan alat musik ritmis dengan berbagai cara yang benar secara mandiri | | Kolaborasi dalam kelompok | Murid belum mampu bekerja sama dalam kelompok dan bermain sendiri | Murid mulai mau bekerja sama tetapi masih perlu banyak arahan | Murid mampu bekerja sama dan berkontribusi dalam kelompok dengan baik | Murid aktif memimpin dan membantu teman dalam kolaborasi kelompok | | Kreativitas dalam membuat musik | Murid belum menunjukkan ide kreatif dan hanya meniru sepenuhnya | Murid mulai mencoba variasi sederhana dari contoh yang diberikan | Murid mampu membuat variasi pola irama dengan ide sendiri | Murid mampu menciptakan pola irama yang unik dan beragam dengan percaya diri |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan eksplorasi dan penciptaan pola irama?
- Strategi pembelajaran mana yang paling efektif untuk memfasilitasi kreativitas murid?
- Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
- Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menyenangkan dari membuat musik dengan benda bekas?
- Apa yang sulit saat membuat pola irama? Bagaimana kamu mengatasinya?
- Benda apa lagi yang ingin kamu coba jadikan alat musik?
- Apa yang kamu pelajari tentang musik hari ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Musik Kelas I SD/MI (Edisi Revisi)
- Alat musik ritmis dari lingkungan sekitar: botol plastik berisi biji-bijian, kaleng bekas, kardus, sendok, tutup wadah plastik, ember plastik
- Video contoh permainan alat musik ritmis sederhana (jika tersedia)
- Biji-bijian, pasir, atau kerikil kecil untuk mengisi botol
- Stick kayu atau pensil sebagai pemukul
|