Modul AjarPertemuan 6Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Musik Kelas 1: Membandingkan Lagu Birama 2/4, 3/4, dan 4/4

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 1 dengan topik "Membandingkan Lagu Birama 2/4, 3/4, dan 4/4". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 1: Membandingkan Lagu Birama 2/4, 3/4, dan 4/4

Seni Musik - Kelas 1

Bab 4 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Membandingkan Lagu Birama 2/4, 3/4, dan 4/4

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMembandingkan Lagu Birama 2/4, 3/4, dan 4/4
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membedakan pola irama lagu birama 2/4, 3/4, dan 4/4 melalui kegiatan mendengarkan dan bernyanyi secara bergantian
  2. Murid dapat menyampaikan pendapat sederhana tentang perbedaan irama lagu birama 2/4, 3/4, dan 4/4 menggunakan bahasa sehari-hari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian pernah mendengar lagu yang ketukannya berbeda-beda?
  2. Menurut kalian, apakah lagu "Pelangi" dan "Burung Tantina" memiliki ketukan yang sama?
  3. Bagaimana perasaan kalian saat mendengarkan lagu dengan ketukan cepat dan lambat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid bernyanyi lagu kesukaan mereka
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar membedakan lagu dengan ketukan yang berbeda-beda
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: Apakah kalian pernah mendengar lagu yang ketukannya berbeda-beda?
  • Guru mengajak murid bertepuk tangan mengikuti ritme sederhana untuk membangun suasana menggembirakan

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memperkenalkan konsep birama dengan bahasa sederhana: birama adalah ketukan dalam lagu, seperti detak jantung dalam musik
  • Guru memperdengarkan 3 lagu dengan birama berbeda: lagu birama 2/4 (contoh: "Pelangi"), birama 3/4 (contoh: "Kunang-Kunang"), dan birama 4/4 (contoh: "Burung Kakak Tua")
  • Murid mendengarkan dengan saksama sambil memejamkan mata untuk merasakan pola ketukan setiap lagu (berkesadaran)
  • Guru mendemonstrasikan pola tepuk tangan untuk setiap birama: 2/4 (tepuk-diam), 3/4 (tepuk-tepuk-diam), 4/4 (tepuk-tepuk-tepuk-diam)
  • Murid mengamati dan menirukan pola tepuk tangan yang diperagakan guru untuk setiap jenis birama
  • Guru mengaitkan pola birama dengan aktivitas sehari-hari: birama 2/4 seperti langkah kiri-kanan saat jalan, birama 3/4 seperti ayunan, birama 4/4 seperti empat langkah maju (bermakna)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi 3 kelompok kecil, setiap kelompok mendapat 1 jenis birama
  • Setiap kelompok berlatih bernyanyi lagu sesuai birama yang ditugaskan sambil bertepuk tangan mengikuti pola
  • Murid dalam kelompok saling membantu mengoreksi pola tepukan dan menyanyikan lagu dengan tempo yang tepat
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik positif kepada setiap kelompok
  • Setiap kelompok menampilkan lagu mereka secara bergantian di depan kelas dengan tepuk tangan dan gerakan sederhana
  • Murid dari kelompok lain mengamati dan menebak birama lagu yang dinyanyikan temannya (menggembirakan)
  • Guru memfasilitasi permainan "Tebak Birama": guru memainkan musik dan murid menunjukkan jumlah jari sesuai birama (2, 3, atau 4)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan berbagi pengalaman: Apa yang kalian rasakan saat bernyanyi lagu dengan ketukan berbeda?
  • Murid menyampaikan pendapat sederhana tentang perbedaan ketiga birama menggunakan bahasa mereka sendiri (berkesadaran)
  • Guru memfasilitasi diskusi sederhana: Birama mana yang paling mudah? Mana yang paling sulit? Mengapa?
  • Murid merefleksikan proses belajar mereka: Apa yang sudah bisa kalian lakukan hari ini?
  • Guru memberikan apresiasi atas usaha dan partisipasi setiap murid
  • Murid menuliskan atau menggambar ekspresi wajah di kertas tentang perasaan mereka saat belajar birama hari ini

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-5 murid maju secara sukarela untuk menyanyikan lagu dengan birama pilihan mereka
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: setiap lagu punya ketukan berbeda yang disebut birama, ada birama 2/4, 3/4, dan 4/4
  • Murid mengisi lembar refleksi sederhana dengan emoji atau gambar tentang bagian pembelajaran yang paling mereka sukai
  • Guru memberikan penguatan positif dan memotivasi murid untuk terus berlatih bernyanyi di rumah
  • Pembelajaran ditutup dengan menyanyikan bersama salah satu lagu yang telah dipelajari
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan doa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar: fokus pada satu birama (2/4) dengan lagu sederhana dan repetitif. Untuk murid cepat: tantangan membedakan birama 6/8 atau menciptakan pola tepuk tangan sendiri.
  • Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih banyak dapat berlatih dalam kelompok kecil dengan bimbingan guru atau teman sebaya. Murid yang cepat menguasai dapat menjadi tutor sebaya atau memimpin kelompoknya.
  • Produk: Murid yang belum lancar cukup menunjukkan pola tepuk tangan. Murid yang sudah menguasai dapat menampilkan lagu dengan gerakan atau alat musik sederhana (marakas, triangle).

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan: Siapa yang suka bernyanyi? Lagu apa yang kalian suka?
  • Guru meminta 2-3 murid menyanyikan lagu kesukaan mereka secara spontan
  • Guru mengamati kemampuan awal murid dalam bernyanyi dan mengikuti ritme

Proses:

  • Observasi saat murid mendengarkan dan menirukan pola tepuk tangan untuk setiap birama
  • Observasi partisipasi dan kerja sama murid dalam kelompok saat berlatih
  • Penilaian praktik saat setiap kelompok menampilkan lagu dengan birama yang ditugaskan
  • Pengamatan kemampuan murid menebak birama dalam permainan "Tebak Birama"
  • Mendengarkan pendapat murid saat sesi refleksi tentang perbedaan ketiga birama

Akhir:

  • Penilaian praktik individu: 3-5 murid maju menyanyikan lagu dengan birama pilihan mereka sambil bertepuk tangan mengikuti pola
  • Lembar refleksi sederhana: murid menggambar emoji atau menuliskan perasaan mereka tentang pembelajaran hari ini
  • Penilaian kemampuan menyampaikan pendapat sederhana tentang birama mana yang paling mudah/sulit dan alasannya

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat mendengarkan, menirukan, dan bernyanyi
  • Penilaian praktik pola tepuk tangan sesuai birama
  • Penilaian lisan saat murid menyampaikan pendapat tentang perbedaan birama

Sumatif:

  • Penilaian praktik bernyanyi salah satu lagu dengan birama yang benar
  • Penilaian kemampuan mengidentifikasi birama melalui permainan "Tebak Birama"

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membedakan pola irama lagu birama 2/4, 3/4, dan 4/4Belum dapat membedakan pola irama ketiga birama, tepuk tangan tidak sesuai polaDapat membedakan 1 jenis birama dengan bimbingan guru, tepuk tangan kadang sesuai polaDapat membedakan 2 jenis birama secara mandiri, tepuk tangan sebagian besar sesuai polaDapat membedakan ketiga birama secara mandiri dan akurat, tepuk tangan konsisten sesuai pola
Bernyanyi lagu sesuai biramaBelum dapat menyanyikan lagu sesuai birama, tempo dan ketukan tidak tepatDapat menyanyikan lagu birama 2/4 dengan bimbingan, tempo masih belum stabilDapat menyanyikan lagu birama 2/4 dan 3/4 secara mandiri dengan tempo yang cukup tepatDapat menyanyikan lagu ketiga birama secara mandiri dengan tempo dan ketukan yang tepat dan konsisten
Menyampaikan pendapat tentang perbedaan biramaBelum dapat menyampaikan pendapat tentang perbedaan biramaDapat menyampaikan pendapat sangat sederhana dengan bimbingan guru (satu kata atau frasa)Dapat menyampaikan pendapat sederhana tentang 1-2 perbedaan birama menggunakan kalimat pendekDapat menyampaikan pendapat jelas tentang perbedaan ketiga birama dengan bahasa sehari-hari dan memberikan alasan sederhana
Partisipasi dan antusiasmeKurang aktif berpartisipasi, terlihat tidak antusias dalam kegiatanBerpartisipasi dengan dorongan guru, menunjukkan sedikit antusiasmeAktif berpartisipasi dalam sebagian besar kegiatan, menunjukkan antusiasmeSangat aktif berpartisipasi dalam semua kegiatan, menunjukkan antusiasme tinggi dan membantu teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat membedakan ketiga jenis birama? Siapa yang masih memerlukan bimbingan tambahan?
  • Strategi pembelajaran mana yang paling efektif dalam membantu murid memahami konsep birama?
  • Apakah alokasi waktu cukup untuk setiap tahapan pembelajaran? Bagian mana yang perlu penyesuaian?
  • Bagaimana respons dan antusiasme murid terhadap pembelajaran hari ini?
  • Apa yang perlu saya tingkatkan atau ubah untuk pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Birama mana yang paling mudah untukmu? Mengapa?
  • Apa yang paling menyenangkan dari pembelajaran hari ini?
  • Apa yang masih sulit untukmu? Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut?
  • Bagaimana perasaanmu saat bernyanyi dengan teman-teman di kelompok?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi), Kemendikbudristek
  2. Lagu anak-anak: "Pelangi" (birama 2/4), "Kunang-Kunang" (birama 3/4), "Burung Kakak Tua" (birama 4/4)
  3. Audio player atau keyboard/gitar untuk memainkan lagu
  4. Lembar refleksi sederhana dengan emoji untuk murid
  5. Alat musik sederhana (opsional): marakas, triangle, tamborin
  6. Papan tulis dan spidol untuk menuliskan pola birama

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.