MODUL AJAR Seni Musik — Kelas 1 (Fase A) Topik: Bab 4 — Mari Bermain Musik INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Musik |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Bab 4 — Mari Bermain Musik |
|---|
| Alokasi Waktu | 28 JP (28 x 35 menit = 980 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 10 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 1.4.1 Mengenali unsur-unsur musik nada dan irama menggunakan alat musik ritmis maupun melodis dalam lagu berbirama 2/4
- TP 1.4.2 Menirukan pola irama dan nada menggunakan alat musik ritmis atau melodis pada lagu sederhana
- TP 1.4.3 Mengenali ragam alat musik dan bunyi yang dihasilkan serta cara memainkan dan membersihkan instrumen atau alat musik
- TP 1.4.4 Melakukan umpan balik mengenai praktik bermain musik diri sendiri atau orang lain menggunakan bahasa sehari-hari
- TP 1.4.5 Menunjukkan ekspresi senang dalam kegiatan bermusik
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana suara ketukan langkah kaki kita saat berjalan teratur, apakah bunyinya seperti ketukan musik?
- Jika kita memukul rebana atau botol berisi beras mengikuti lagu, apakah pukulan itu membentuk irama yang teratur?
- Saat kita membunyikan bilah pianika atau xilofon, apakah semua bunyinya sama tinggi?
- Bagaimana kita membedakan bunyi nada rendah dan nada tinggi dalam lagu berbirama 2/4?
- Bagaimana bunyi rebana saat dipukul dan bagaimana bunyi pianika saat ditiup?
- Apakah semua alat musik menghasilkan nada yang bisa kita nyanyikan do-re-mi?
- Bagaimana gerakan tangan kita saat memainkan alat musik rebana dan pianika?
- Mengapa alat musik yang sudah selesai kita mainkan harus dibersihkan?
- Bagaimana caramu membunyikan marakas atau tamborin agar ketukannya sama persis dengan bunyi tepukan guru?
- Apa yang terjadi jika kita memainkan alat musik ritmis mengikuti ketukan lagu anak yang ceria?
- Bagaimana bunyi nada yang dimainkan berurutan dari rendah ke tinggi pada pianika atau glockenspiel?
- Dapatkah kamu menirukan susunan nada sederhana yang dimainkan guru menggunakan alat musik melodis?
- Bagaimana perasaanmu setelah selesai memainkan alat musik tadi?
- Bagian mana dari permainan musikmu yang bunyinya sudah terdengar enak atau masih perlu diperbaiki?
- Bagaimana perasaanmu saat mendengar bunyi musik yang dimainkan temanmu?
- Kata apa yang bisa kamu ucapkan untuk memberi tahu teman bahwa ketukan musiknya sudah pas atau masih terlalu cepat?
- Bagaimana raut wajahmu ketika mendengar atau menyanyikan lagu riang bersama teman?
- Apa yang kamu rasakan di dalam hati saat bermain musik bersama di kelas?
- Bagaimana caramu membunyikan alat musik ritmis dan melodis agar ketukan birama 2/4 terdengar teratur?
- Kata apa yang akan kamu sampaikan secara santun untuk memuji permainan musik temanmu?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengenali Unsur Irama Menggunakan Alat Musik Ritmis dalam Lagu Berbirama 2/4 — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.1 Mengenali unsur-unsur musik nada dan irama menggunakan alat musik ritmis maupun melodis dalam lagu berbirama 2/4
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan menyapa murid lewat sapaan berirama ketukan 'Se-la-mat pa-gi' sambil bertepuk tangan berbirama 2/4 dan mengajak murid membalas sapaan dengan cara yang sama (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenali unsur irama menggunakan alat musik ritmis (marakas/botol beras atau rebana/gendang kecil) dalam lagu berbirama 2/4 (Naik Delman) (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan memperdengarkan 2 contoh pola ketukan: Pola A (dua ketukan teratur: DUK-prok | DUK-prok) dan Pola B (ketukan tidak beraturan: prok... prok-prok... prok) lalu meminta murid mengangkat tangan memilih pola yang berirama teratur (acuan jawaban: Pola A berirama teratur 2 ketukan, Pola B tidak beraturan) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru tentang unsur irama sebagai pola bunyi teratur dalam musik, khususnya hitungan 2 ketukan (birama 2/4: ketukan 1 kuat, ketukan 2 lemah) (7 menit).
- Guru mendemonstrasikan pengenalan irama 2/4 pada lagu anak 'Naik Delman' menggunakan alat musik ritmis marakas (ketukan 1 goyang kuat, ketukan 2 goyang lembut) dan rebana (ketukan 1 tepuk tengah, ketukan 2 tepuk tepi) (8 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Murid dibagi menjadi pasangan, masing-masing memegang satu alat musik ritmis (marakas dari botol plastik berisi beras atau rebana kecil) untuk memainkan permainan 'Tebak & Ketuk Irama 2/4' (12 menit).
- Secara bergiliran, murid mendengarkan potongan lagu 'Naik Delman' berbirama 2/4 (bagian lirik: 'Pada hari minggu ku turut ayah ke kota | Naik delman istimewa ku duduk di muka') lalu membunyikan alat musik ritmisnya untuk menandai irama 2 ketukan secara teratur (hitam = ketuk/goyang pada hitungan 1 dan 2) (13 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru merefleksikan pengalaman mengenali ketukan irama 2/4: mengecek apakah bunyi marakas/rebana yang mereka bunyikan terdengar jatuh tepat pada hitungan ketukan lagu yang teratur (acuan: ketukan berulang teratur 1-2, 1-2 mengikuti ayunan lagu) (8 menit).
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan bersama bahwa irama dalam lagu 2/4 memiliki dua ketukan teratur yang dapat dikenali dan ditandai dengan bunyi alat musik ritmis (4 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap pencapaian belajar murid hari ini dan menginformasikan bahwa pertemuan berikutnya akan melanjutkan pengenalan unsur nada menggunakan alat musik melodis (3 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan ketukan visual (gambar 2 jejak kaki bernomor 1 dan 2) sebagai penanda irama; murid yang sudah mahir menyimak variasi tempo sedang dan agak cepat.
- Proses: Murid yang masih kesulitan mengetuk irama dibimbing guru dengan ketukan tepuk tangan bersama terlebih dahulu sebelum memegang alat musik ritmis.
- Produk: Semua murid menunjukkan bukti yang sama, yaitu mengenali dan menandai irama 2/4 menggunakan alat musik ritmis pada lagu Naik Delman.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes lisan dan respons gerak: Guru memperdengarkan 2 contoh pola ketukan ritmis: Pola 1 (ketukan teratur: DUK-prok | DUK-prok) dan Pola 2 (ketukan acak tanpa pola: duk... prok-duk... prok). Murid diminta menunjuk pola mana yang merupakan irama teratur 2 ketukan. (Kunci/Acuan Jawaban: Pola 1 adalah irama teratur berulang 2 ketukan).
Proses:- Pengamatan ketercapaian saat murid memainkan alat musik ritmis (marakas atau rebana) mengikuti lagu 'Naik Delman' berbirama 2/4: Guru memeriksa apakah murid mengenali dan mengetuk tepat pada pulsa 2 ketukan sebanyak minimal 4 birama berurutan (Acuan ketukan lagu 'Naik Delman': Birama 1 [Pa-da], Birama 2 [ha-ri], Birama 3 [ming-gu], Birama 4 [ku tu-rut]).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman individu di akhir sesi: Murid mendengarkan 1 baris lagu 'Naik Delman' ('Naik delman istimewa ku duduk di muka') lalu membunyikan alat ritmisnya tepat 4 pasang ketukan irama 2/4 (total 8 ketukan teratur hitungan 1-2, 1-2, 1-2, 1-2). (Kunci/Acuan Ketukan: Ketukan 1-2 pada frasa 'Na-ik', 3-4 pada 'del-man', 5-6 pada 'is-ti-', 7-8 pada 'me-wa').
Formatif:- Observasi unjuk kerja pengenalan irama birama 2/4 menggunakan instrumen ritmis (marakas/rebana) pada lagu 'Naik Delman'
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali irama lagu berbirama 2/4 dengan alat musik ritmis | Belum mampu mengenali ketukan irama 2/4 menggunakan alat musik ritmis walau dengan bimbingan penuh guru (ketukan tidak teratur atau tidak sesuai lagu). | Mampu mengenali dan mengetuk irama 2/4 menggunakan alat musik ritmis pada 1-2 birama lagu dengan bantuan ketukan dari guru. | Mampu mengenali dan mengetuk irama 2/4 menggunakan alat musik ritmis secara teratur tepat pada minimal 4 birama lagu berurutan secara mandiri. | Mampu mengenali dan mengetuk irama 2/4 menggunakan alat musik ritmis secara teratur dan konsisten di sepanjang lagu berbirama 2/4 secara mandiri tanpa jeda ragu. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan alat musik ritmis (marakas/rebana) efektif membantu murid kelas 1 mengenali unsur ketukan irama 2/4?
- Bagian lagu mana yang paling sering membuat murid kehilangan ketukan irama teratur?
Murid:- Apakah kamu dapat merasakan ketukan satu-dua yang teratur saat membunyikan alat musik ritmis?
- Kegiatan mana yang paling kamu sukai saat bermain alat musik ritmis hari ini?
Pertemuan 2 — Mengenali Unsur Nada Menggunakan Alat Musik Melodis dalam Lagu Berbirama 2/4 — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.1 Mengenali unsur-unsur musik nada dan irama menggunakan alat musik ritmis maupun melodis dalam lagu berbirama 2/4
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan membunyikan 2 bilah keyboard/pianika (nada C4/Do rendah dan nada G4/Sol tinggi) secara bergantian, lalu meminta murid mengangkat tangan kanan untuk bunyi yang lebih tinggi dan tangan kiri untuk bunyi yang lebih rendah (acuan kunci: C4/Do = rendah, G4/Sol = tinggi) (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenali tinggi rendah nada menggunakan alat musik melodis (glockenspiel/pianika) pada lagu berbirama 2/4 'Cicak di Dinding' (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memperlihatkan alat musik melodis (glockenspiel/pianika) dan membunyikan urutan nada C4 (Do), E4 (Mi), G4 (Sol), C5 (Do tinggi), sambil memperagakan gerak tangan naik-turun untuk menunjukkan arah tinggi rendah nada (10 menit).
- Murid mengamati dan mendengarkan demonstrasi guru memainkan potongan melodi berbirama 2/4 lagu 'Cicak di Dinding' (baris: 'Ci-cak ci-cak di din-ding' bernada: G4-E4-G4-E4-G4-G4-A4 / Sol-Mi-Sol-Mi-Sol-Sol-La) menggunakan instrumen melodis glockenspiel (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid bermain tantangan 'Detektif Nada Tinggi-Rendah' secara gembira: guru membunyikan 3 pasangan nada melodis berurutan pada instrumen, dan murid berdiri jika nada kedua lebih tinggi atau berjongkok jika nada kedua lebih rendah (pasangan 1: C4 ke G4 -> nada kedua lebih tinggi/berdiri; pasangan 2: A4 ke D4 -> nada kedua lebih rendah/jongkok; pasangan 3: E4 ke C5 -> nada kedua lebih tinggi/berdiri) (15 menit).
- Murid secara bergiliran mencoba menekan bilah alat musik melodis yang disediakan untuk membunyikan nada rendah (C4) dan nada tinggi (G4 atau C5), lalu mengidentifikasi mana bilah yang menghasilkan nada lebih tinggi sesuai petunjuk kartu warna bilah (15 menit).
- Murid mengerjakan lembar identifikasi nada berisi 3 butir potongan melodi lagu berbirama 2/4 'Cicak di Dinding' yang dimainkan guru, dengan melingkari gambar panah naik untuk nada yang bergerak ke tinggi atau panah turun untuk nada yang bergerak ke rendah (butir 1: Mi ke Sol -> panah naik; butir 2: Sol ke Mi -> panah turun; butir 3: Sol ke La -> panah naik; acuan: butir 1 = panah naik, butir 2 = panah turun, butir 3 = panah naik) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa hasil lembar identifikasinya bersama bimbingan guru dan menyadari bagian nada mana yang bergerak naik atau turun pada melodi berbirama 2/4 tersebut (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan bahwa alat musik melodis menghasilkan nada yang berbeda-beda tingginya (tinggi dan rendah) dalam lagu berbirama 2/4 (5 menit).
- Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan apresiasi dan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang memerlukan bimbingan, disediakan glockenspiel berlabel stiker warna kontras pada bilah Do (merah) dan Sol (biru). Untuk murid yang cepat paham, diberikan variasi rentang nada melodis yang lebih luas (Do rendah C4 hingga Do tinggi C5).
- Proses: Murid yang membutuhkan pendampingan mendengarkan perbandingan 2 nada berjarak lebar (C4 dan C5) secara terbimbing langsung oleh guru, sedangkan murid yang sudah mahir mengidentifikasi mandiri nada berjarak lebih rapat (Sol ke La).
- Produk: Murid menunjukkan pengenalan unsur nada dengan melingkari simbol panah pada lembar kerja atau dengan menunjuk langsung bilah nada pada instrumen.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik pendengaran nada: Guru membunyikan nada C4 (Do) dan G4 (Sol) menggunakan alat musik melodis, lalu meminta murid menentukan nada mana yang bersuara lebih tinggi (acuan: nada kedua/G4 lebih tinggi daripada nada pertama/C4).
Proses:- Formatif proses: Guru mengamati respons ketepatan murid saat mendengar 3 pasangan nada pada permainan Detektif Nada (acuan ketepatan: pasangan 1 C4->G4 berdiri/tinggi; pasangan 2 A4->D4 jongkok/rendah; pasangan 3 E4->C5 berdiri/tinggi).
- Formatif lembar kerja: Pemeriksaan ketepatan pengenalan arah 3 butir melodi berbirama 2/4 (acuan kunci: butir 1 Mi ke Sol = panah naik; butir 2 Sol ke Mi = panah turun; butir 3 Sol ke La = panah naik).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di akhir sesi: Guru membunyikan satu nada rendah (C4) dan satu nada tinggi (C5) pada pianika, murid menyebutkan apakah nada kedua terdengar lebih tinggi atau lebih rendah dibanding nada pertama (acuan jawaban: nada kedua terdengar lebih tinggi).
Formatif:- Observasi unjuk kerja gerak berdiri/jongkok pada permainan Detektif Nada Tinggi-Rendah
- Penilaian lembar identifikasi arah nada (naik/turun) pada melodi lagu berbirama 2/4
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali unsur nada (tinggi-rendah) menggunakan alat musik melodis dalam lagu berbirama 2/4 | Belum mampu mengenali perbedaan tinggi-rendah nada pada alat musik melodis (0 dari 3 butir benar pada lembar identifikasi melodi berbirama 2/4). | Mengenali perbedaan tinggi-rendah nada pada alat musik melodis dengan bantuan bimbingan penuh guru (tepat 1 dari 3 butir benar sesuai acuan). | Mengenali perbedaan tinggi-rendah nada pada alat musik melodis secara tepat dengan sedikit bimbingan (tepat 2 dari 3 butir benar sesuai acuan). | Mengenali seluruh perbedaan tinggi-rendah nada pada alat musik melodis secara mandiri dan tepat (seluruh 3 butir benar: butir 1 naik, butir 2 turun, butir 3 naik sesuai acuan). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan alat musik melodis konkret (glockenspiel/pianika) membantu seluruh murid mengenali tinggi-rendah nada?
- Bagian manakah dari aktivitas mengenali nada lagu berbirama 2/4 yang paling menarik dan dipahami murid?
Murid:- Apakah kamu dapat membedakan mana nada yang tinggi dan mana nada yang rendah?
- Bagian mana dari bermain alat musik melodis tadi yang paling kamu sukai?
Pertemuan 3 — Mengenali Ragam Alat Musik Ritmis dan Melodis Beserta Bunyi yang Dihasilkan — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.3 Mengenali ragam alat musik dan bunyi yang dihasilkan serta cara memainkan dan membersihkan instrumen atau alat musik
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan menyapa kehadiran murid (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui tebak bunyi alat musik: guru memperdengarkan 2 contoh bunyi di balik papan tulis, yaitu bunyi tamborin (alat musik ritmis) dan bunyi pianika (alat musik melodis), lalu menanyakan apakah bunyi tersebut bersumber dari alat musik yang bernada atau tidak bernada (acuan: bunyi 1 kentrung/gemerincing tamborin = ritmis/tidak bernada do-re-mi; bunyi 2 tiupan pianika = melodis/memiliki nada do-re-mi) (10 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenali ragam alat musik ritmis dan melodis beserta tiruan bunyi yang dihasilkannya (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru memperkenalkan 4 gambar dan instrumen nyata di depan kelas: (1) Tamborin (ritmis, bunyi 'cing-cing-cing'), (2) Marakas (ritmis, bunyi 'syik-syik-syik'), (3) Pianika (melodis, menghasilkan nada susunan do-re-mi-fa-sol), (4) Glockenspiel/Kolintang mini (melodis, menghasilkan nada ting-ting bernada do-re-mi) (10 menit).
- Murid secara berkesadaran menyimak penjelasan guru bahwa alat musik ritmis berfungsi mengatur tempo/irama dan tidak bernada do-re-mi, sedangkan alat musik melodis menghasilkan nada yang dapat dinyanyikan (10 menit).
- Guru membimbing murid bersama-sama menirukan bunyi masing-masing alat musik tersebut dengan suara tiruan mulut secara kompak (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid dibagi menjadi kelompok berpasangan untuk memainkan permainan kartu 'Tebak Bunyi dan Ragam Alat Musik' yang menyenangkan; guru membagikan 4 kartu gambar alat musik dan 4 kartu label suara ke setiap pasangan: Kartu 1 Tamborin -> pasangan kartu label 'Cing-cing (Ritmis)', Kartu 2 Marakas -> pasangan kartu label 'Syik-syik (Ritmis)', Kartu 3 Pianika -> pasangan kartu label 'Do-re-mi (Melodis)', Kartu 4 Glockenspiel/Kolintang mini -> pasangan kartu label 'Ting-ting bernada (Melodis)' (3 menit).
- Setiap pasangan murid bekerja sama mengelompokkan 4 kartu instrumen tersebut ke dalam dua kotak wadah di atas meja: wadah 'Alat Musik Ritmis' (berisi kartu Tamborin dan Marakas) dan wadah 'Alat Musik Melodis' (berisi kartu Pianika dan Glockenspiel) (12 menit).
- Guru berkeliling melakukan asesmen proses observasi saat murid mencocokkan kartu alat musik dengan jenis bunyi dan kelompok ragamnya (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru bersama murid memeriksa hasil pengelompokan kartu instrumen dan memastikan ketepatan pasangan gambar dengan kelompok ragam alat musik ritmis atau melodis (10 menit).
- Murid secara mandiri menyimpulkan perbedaan bunyi yang mereka pelajari: alat ritmis mengeluarkan bunyi ketukan tanpa nada do-re-mi, sedangkan alat melodis menghasilkan alunan tangga nada do-re-mi (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan lembar cek pemahaman singkat berupa lembar berisi 4 gambar alat musik (Tamborin, Marakas, Pianika, Kolintang mini) untuk dilingkari mana yang merupakan alat musik melodis (acuan: dilingkari adalah gambar Pianika dan Kolintang mini) (10 menit).
- Guru mengapresiasi keaktifan seluruh murid dan menutup pembelajaran dengan salam serta doa penutup (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan contoh instrumen musik nyata dan rekaman audio bunyi instrumen bagi murid yang membutuhkan penguatan auditori.
- Proses: Bagi murid yang masih ragu membedakan ritmis dan melodis, guru memberikan pendampingan langsung dengan memperdengarkan kembali perbedaan bunyi satu ketukan marakas vs tangga nada pianika; bagi murid yang cepat paham, diberikan tantangan tambahan berupa menyebutkan 2 alat musik ritmis lain yang ada di sekitar (misal: rebana, kendang, kastanyet).
- Produk: Murid dapat menunjukkan pengenalan ragam alat musik dan bunyinya secara lisan langsung, menunjuk kartu gambar, atau memasangkan kartu label.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tebak bunyi awal instrumen: Murid mendengarkan 2 cuplikan bunyi instrumen di balik sekat (Bunyi 1: tamborin; Bunyi 2: pianika) dan diminta mengenali bunyi mana yang bernada do-re-mi dan mana yang hanya bunyi ketukan/gemerincing (Acuan: Bunyi 1 tamborin = bunyi ritmis/tidak bernada tangga lagu do-re-mi; Bunyi 2 pianika = bunyi melodis/berada pada tangga nada do-re-mi).
Proses:- Observasi unjuk kerja pasangan: Mengamati kemampuan murid mengenali ragam dan memasangkan 4 kartu alat musik ke kelompok yang tepat (Acuan: Kotak Ritmis = Tamborin dan Marakas; Kotak Melodis = Pianika dan Glockenspiel/Kolintang mini; serta tepat menirukan karakteristik bunyinya: tamborin 'cing-cing', marakas 'syik-syik', pianika 'do-re-mi', kolintang 'ting-ting bernada').
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lembar bergambar: Murid mengidentifikasi 4 gambar instrumen dengan melingkari alat musik melodis (Acuan: Murid tepat melingkari Pianika dan Kolintang mini, serta tidak melingkari Tamborin dan Marakas).
Formatif:- Observasi pengelompokan kartu alat musik ritmis dan melodis beserta kesesuaian tiruan bunyinya
- Tes lisan dan unjuk kerja singkat (cek pemahaman mencocokkan gambar instrumen dan jenis bunyinya)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali Ragam Alat Musik Ritmis dan Melodis Beserta Bunyinya | Belum mampu mengenali dan mengelompokkan 4 kartu alat musik (Tamborin, Marakas, Pianika, Kolintang mini) ke dalam kelompok ritmis atau melodis meski telah dibimbing guru. | Mampu mengenali dan mengelompokkan 1-2 dari 4 kartu alat musik (dari pilihan: Tamborin, Marakas, Pianika, Kolintang mini) ke dalam kategori ritmis atau melodis dengan tepat dengan bantuan arahan guru. | Mampu mengenali dan mengelompokkan 3-4 kartu alat musik (Tamborin, Marakas, Pianika, Kolintang mini) ke dalam kategori ritmis dan melodis dengan tepat secara mandiri. | Mampu mengenali dan mengelompokkan seluruh (4 dari 4) kartu alat musik (Tamborin, Marakas, Pianika, Kolintang mini) ke dalam kategori ritmis dan melodis dengan tepat secara konsisten mandiri serta tepat menirukan seluruh variasi bunyinya. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media kartu gambar dan instrumen nyata membantu murid membedakan alat musik ritmis dan melodis dengan jelas?
- Bagian kegiatan mana yang paling membuat murid antusias dalam mengenali ragam bunyi alat musik?
Murid:- Alat musik apa yang paling kamu sukai suaranya hari ini?
- Apakah kamu bisa membedakan mana alat musik yang memiliki nada do-re-mi dan mana yang tidak?
Pertemuan 4 — Mengenali Cara Memainkan dan Membersihkan Instrumen atau Alat Musik — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.3 Mengenali ragam alat musik dan bunyi yang dihasilkan serta cara memainkan dan membersihkan instrumen atau alat musik
Pendahuluan:- Guru mengkondisikan kelas, menyapa murid, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru melakukan diagnostik awal dengan memperagakan 2 gerak tiruan bermain alat musik dan meminta murid menebak cara memainkannya: gerak memukul drum dan gerak meniup rekorder/pianika (acuan: gerak 1 = dipukul; gerak 2 = ditiup) (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenali cara memainkan serta cara membersihkan ragam instrumen atau alat musik (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Guru menunjukkan 4 instrumen musik riil di depan kelas: (1) Marakas, (2) Tamborin, (3) Pianika, dan (4) Kastanyet (10 menit).
- Guru mendemonstrasikan cara memainkan dan cara membersihkan ke-4 instrumen tersebut: (1) Marakas dimainkan dengan digoyang, dibersihkan dengan dilap kain kering pada bagian tabung; (2) Tamborin dimainkan dengan dipukul/ditepuk ke telapak tangan, dibersihkan dengan dilap kain lembut; (3) Pianika dimainkan dengan ditiup pipanya sambil ditekan tutsnya, dibersihkan dengan melepas selang/pipa lalu dicuci air mengalir serta menekan tombol pembuang air ludah di bawah badan pianika; (4) Kastanyet dimainkan dengan dikatupkan/ditepukkan dengan jari, dibersihkan dengan dilap kain kering (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Permainan 'Tebak Gerak dan Rawat Alat': Guru menyebutkan nama alat musik, lalu murid secara serentak memperagakan gerak cara memainkannya dan gerak cara membersihkannya: (1) Guru menyebut 'Marakas' -> murid menggoyangkan tangan lalu pura-pura mengelap tabung marakas; (2) Guru menyebut 'Pianika' -> murid meniup sambil menggerakkan jari lalu menirukan gerakan mencopot selang dan mengelap tuts; (3) Guru menyebut 'Tamborin' -> murid menepuk telapak tangan lalu menirukan gerakan mengelap simbal kecilnya; (4) Guru menyebut 'Kastanyet' -> murid mengatupkan ibu jari dan jari telunjuk lalu menirukan mengelap permukaannya (acuan tindakan: sesuai demonstrasi guru) (25 menit).
- Murid mengerjakan Lembar Kerja Bergambar 'Jodohkan Alat Musik, Cara Memainkan, dan Cara Membersihkan' yang memuat 4 butir penjodohan: (1) Marakas -> pasangannya: cara main 'Digoyang' dan cara bersih 'Dilap kain kering'; (2) Tamborin -> pasangannya: cara main 'Dipukul/Ditepuk' dan cara bersih 'Dilap kain lembut'; (3) Pianika -> pasangannya: cara main 'Ditiup dan ditekan tuts' dan cara bersih 'Dicuci selang tiupnya & dilap tutsnya'; (4) Kastanyet -> pasangannya: cara main 'Dikatupkan/Ditepuk jari' dan cara bersih 'Dilap kain bersih' (acuan: pasangan 1 s.d. 4 tepat sesuai kunci) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengidentifikasi kembali pentingnya menjaga kebersihan instrumen setelah digunakan dengan menjawab pertanyaan guru secara lisan (acuan: agar instrumen tidak rusak, bersih dari kuman/ludah, dan siap digunakan kembali) (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali cara memainkan (digoyang, dipukul/ditepuk, ditiup dan ditekan) serta cara membersihkan instrumen (dilap kain, dicuci selangnya) (5 menit).
- Guru memberikan penguatan atas ketelitian murid dalam mengenali cara merawat alat musik, kemudian menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu gambar berwarna berukuran besar bagi murid yang membutuhkan bantuan visual konkret dalam mengenali cara merawat alat musik.
- Proses: Bagi murid yang masih ragu, guru memberikan bimbingan langsung dengan memegang fisik instrumen; bagi murid yang cepat paham, diberikan tantangan menyebutkan langkah membersihkan alat tiup secara berurutan mandiri.
- Produk: Murid dapat menunjukkan pemahaman melalui penarikan garis pada lembar bergambar atau secara langsung menunjuk alat peraga fisik di meja demonstrasi.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik singkat: Guru memperagakan 2 gerak memainkan alat musik tanpa suara, murid menebak cara memainkannya. Butir 1: gerak memukul drum (acuan: dipukul); Butir 2: gerak meniup rekorder/pianika (acuan: ditiup).
Proses:- Pengamatan keterlibatan murid dalam memperagakan cara memainkan dan merawat 4 alat musik (marakas, tamborin, pianika, kastanyet).
- Pemeriksaan ketepatan hasil kerja penjodohan 4 butir pada LK: (1) Marakas -> Digoyang -> Dilap kain kering; (2) Tamborin -> Dipukul/Ditepuk -> Dilap kain lembut; (3) Pianika -> Ditiup dan ditekan tuts -> Dicuci selang tiupnya & dilap tutsnya; (4) Kastanyet -> Dikatupkan/Ditepuk jari -> Dilap kain bersih (acuan: 4 butir benar).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Menanyakan kepada murid bagaimana cara membersihkan alat musik pianika setelah dimainkan (acuan: melepas dan mencuci pipa/selang tiup serta mengelap badan/tuts pianika).
Formatif:- Observasi unjuk kerja gerak memainkan dan membersihkan instrumen pada permainan kelas
- Pemeriksaan lembar kerja menjodohkan alat musik, cara memainkan, dan cara membersihkan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengenali Cara Memainkan Instrumen Musik | Mengenali paling banyak 1 dari 4 cara memainkan instrumen (marakas: digoyang; tamborin: dipukul/ditepuk; pianika: ditiup & ditekan; kastanyet: dikatupkan) dengan tepat. | Mengenali 2 dari 4 cara memainkan instrumen dengan tepat sesuai acuan. | Mengenali 3 dari 4 cara memainkan instrumen dengan tepat sesuai acuan. | Mengenali seluruh (4 dari 4) cara memainkan instrumen dengan tepat secara mandiri sesuai acuan. | | Mengenali Cara Membersihkan Instrumen Musik | Mengenali paling banyak 1 dari 4 cara membersihkan instrumen (marakas: dilap kain kering; tamborin: dilap kain lembut; pianika: dicuci selang & dilap tuts; kastanyet: dilap kain bersih) dengan tepat. | Mengenali 2 dari 4 cara membersihkan instrumen dengan tepat sesuai acuan. | Mengenali 3 dari 4 cara membersihkan instrumen dengan tepat sesuai acuan. | Mengenali seluruh (4 dari 4) cara membersihkan instrumen dengan tepat secara mandiri sesuai acuan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid dapat membedakan cara memainkan alat musik yang digoyang, dipukul, dan ditiup?
- Apakah media fisik instrumen dan demonstrasi membersihkan alat membantu murid memahami pentingnya kebersihan alat musik?
Murid:- Bagaimana caramu memainkan alat musik marakas dan pianika?
- Mengapa selang pianika harus dicuci setelah dipakai?
Pertemuan 5 — Menirukan Pola Irama Menggunakan Alat Musik Ritmis pada Lagu Sederhana — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.2 Menirukan pola irama dan nada menggunakan alat musik ritmis atau melodis pada lagu sederhana
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan memandu doa bersama (5 menit).
- Guru memberikan apersepsi dengan mengajak murid mengingat kembali bunyi alat musik ritmis (marakas, tamborin, dan kastanyet) yang telah dipelajari sebelumnya serta menyampaikan tujuan belajar hari ini yaitu menirukan pola irama menggunakan alat musik ritmis (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik: guru menepukkan 2 pola ketukan sederhana yaitu Pola A [tepuk - jeda - tepuk - jeda] dan Pola B [tepuk - tepuk - jeda - jeda], lalu meminta 3 orang murid secara bergantian menirukannya secara langsung untuk memetakan kesiapan ketukan ritmis awal (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memperkenalkan 3 pola irama ritmis birama 2/4 pada lagu sederhana 'Cicak-Cicak di Dinding' menggunakan alat musik ritmis tamborin dan marakas: Pola 1 [bunyi - bunyi] (ketukan 1 dan 2 berbunyi), Pola 2 [bunyi - diam] (hanya ketukan 1 berbunyi), dan Pola 3 [diam - bunyi] (hanya ketukan 2 berbunyi) (15 menit).
- Guru mendemonstrasikan cara memainkan tamborin dan marakas sesuai Pola 1, Pola 2, dan Pola 3 secara berulang, sementara murid mengamati ketepatan ketukan yang dihasilkan (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagikan alat musik ritmis (tamborin dan marakas) kepada murid, kemudian memainkan permainan tebak-tiru gembira 'Gema Ritmis': guru membunyikan salah satu dari 3 pola, lalu seluruh murid bersama-sama menirukan pola irama tersebut menggunakan instrumen masing-masing dengan ceria (15 menit).
- Murid secara mandiri berlatih menirukan 3 pola irama ritmis berikut secara berurutan mengikuti panduan ketukan guru: Pola 1 [marakas: goyang - goyang], Pola 2 [tamborin: pukul - diam], dan Pola 3 [kastanyet/marakas: diam - goyang] pada bait pertama lagu 'Cicak-Cicak di Dinding' (15 menit).
- Guru mengamati dan mengambil penilaian proses formatif saat setiap murid secara bergantian menirukan Pola 1 [bunyi - bunyi] dan Pola 2 [bunyi - diam] menggunakan instrumen ritmis pilihannya (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid meletakkan alat musik ritmis dengan tenang dan merenungkan ketukan ritme yang paling mudah serta yang paling menantang untuk ditirukan (5 menit).
- Guru membimbing murid menyimpulkan pentingnya mendengarkan ketukan dengan saksama agar dapat menirukan pola irama alat musik ritmis secara tepat (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan asesmen akhir berupa cek peniruan kilat: guru memperdengarkan Pola 1 [bunyi - bunyi] dan meminta seluruh murid secara serempak menirukannya sekali lagi dengan alat ritmis secara kompak (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi murid, merapikan alat musik, dan menutup pembelajaran dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan variasi alat musik ritmis nyata (tamborin, marakas, kastanyet) dan media ritmis alternatif (tepuk paha/tempurung kelapa) untuk murid yang membutuhkan adaptasi sensori.
- Proses: Bagi murid yang masih kesulitan menyelaraskan ketukan, guru memberikan bantuan dengan hitungan verbal 'satu-dua'; bagi murid yang cepat menguasai, diberikan tantangan menirukan Pola 1 dan Pola 2 yang digabungkan secara bersambung.
- Produk: Murid bebas menunjukkan peniruan pola irama menggunakan salah satu alat ritmis yang paling nyaman dimainkan (tamborin atau marakas).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik unjuk kerja peniruan ketukan guru secara langsung. Butir tes: (1) Menirukan Pola A [tepuk - jeda - tepuk - jeda]; (2) Menirukan Pola B [tepuk - tepuk - jeda - jeda]. (Acuan ketepatan: Pola A tepat menepuk 2 kali dengan jeda di antara tepukan; Pola B tepat menepuk 2 kali berturutan di awal tanpa jeda).
Proses:- Observasi unjuk kerja menirukan pola irama dengan alat musik ritmis saat kegiatan Mengaplikasi. Butir yang dinilai: (1) Peniruan Pola 1 [bunyi - bunyi pada ketukan 1 dan 2]; (2) Peniruan Pola 2 [bunyi - diam pada ketukan 1 saja]. (Acuan ketepatan: instrumen dibunyikan tepat pada hitungan ketukan yang ditentukan).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman kilat peniruan irama: Murid memperagakan peniruan Pola 1 [bunyi - bunyi] menggunakan alat musik ritmis secara serempak mengikuti aba-aba ketukan 1-2. (Acuan ketepatan: menghasilkan tepat 2 bunyi ritmis yang teratur dan serempak sesuai pulsa ketukan).
Formatif:- Unjuk kerja dan lembar observasi peniruan pola irama menggunakan alat musik ritmis
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Menirukan Pola Irama dengan Alat Musik Ritmis | Belum mampu menirukan pola irama ritmis (Pola 1 [bunyi - bunyi] maupun Pola 2 [bunyi - diam]) secara tepat meski telah dibimbing guru. | Mampu menirukan 1 pola irama ritmis (hanya Pola 1 [bunyi - bunyi] atau Pola 2 [bunyi - diam]) secara tepat dengan bimbingan ketukan guru. | Mampu menirukan kedua pola irama ritmis (Pola 1 [bunyi - bunyi] dan Pola 2 [bunyi - diam]) secara tepat dengan ketukan stabil. | Mampu menirukan seluruh pola irama ritmis (Pola 1 [bunyi - bunyi], Pola 2 [bunyi - diam], dan Pola 3 [diam - bunyi]) secara tepat, stabil, dan mandiri tanpa jeda ragu. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah instruksi peragaan pola irama menggunakan alat musik ritmis mudah dipahami oleh murid kelas 1?
- Bagaimana keterlibatan murid selama permainan tebak-tiru pola irama berlangsung?
Murid:- Apakah kamu merasa senang saat menirukan ketukan lagu menggunakan alat musik tamborin atau marakas?
- Pola ketukan mana yang paling mudah kamu bunyikan?
Pertemuan 6 — Menirukan Pola Nada Menggunakan Alat Musik Melodis pada Lagu Sederhana — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.2 Menirukan pola irama dan nada menggunakan alat musik ritmis atau melodis pada lagu sederhana
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (5 menit).
- Guru mengecek kehadiran murid dan mengondisikan kesiapan alat musik melodis (glockenspiel/pianika/kolintang mini) di atas meja masing-masing (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat dengan memperdengarkan 2 contoh nada (do - mi) dan meminta murid menirukan urutan bilah yang dipukul sesuai peragaan guru (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru memperkenalkan 3 pola nada dasar dari penggalan melodi lagu sederhana (misalnya lagu 'Cicak di Dinding') menggunakan glockenspiel/pianika: Pola A (do - re - mi), Pola B (mi - mi - re), dan Pola C (sol - fa - mi) (15 menit).
- Murid menyimak dan mengamati secara berkesadaran posisi bilah nada serta gerakan tangan guru saat memainkan ketiga pola nada tersebut (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid secara bertahap menirukan Pola A (do - re - mi) dan Pola B (mi - mi - re) pada alat musik melodis masing-masing dengan bimbingan ketukan guru (15 menit).
- Dalam permainan tebak-tiru nada yang menggembirakan 'Gema Melodi', guru memainkan salah satu dari ketiga pola nada (Pola A: do-re-mi, Pola B: mi-mi-re, Pola C: sol-fa-mi), kemudian murid secara serempak dan bergiliran menirukan pola nada yang sama persis menggunakan alat musik melodis mereka (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengevaluasi kemandirian diri dengan mempraktikkan ulang peniruan 1 pola nada pilihan (Pola A, B, atau C) secara mandiri tanpa contoh langsung dari guru (15 menit).
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan kegiatan peniruan pola nada yang telah dilakukan hari ini (5 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap keberhasilan murid menirukan nada dan menutup pelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan fokus menirukan 2 pola nada dasar 2-3 ketuk (Pola A dan B), sedangkan murid yang cepat diberikan tantangan menirukan Pola C dan variasi gabungan (Pola A + Pola B).
- Proses: Murid yang masih kesulitan dipandu dengan penanda warna/angka pada bilah nada alat musik, sedangkan murid mahir langsung menirukan tanpa label bantuan.
- Produk: Semua murid menunjukkan unjuk kerja menirukan pola nada pada alat musik melodis sesuai tingkat kemandiriannya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik kesiapan praktik menirukan nada: Guru memainkan 2 bilah nada berurutan (do - mi) pada alat musik melodis, lalu meminta murid secara bergantian menekan/memukul 2 bilah yang sama pada alat musiknya masing-masing. Acuan: murid menekan/memukul bilah nada 'do' (C) kemudian 'mi' (E) secara berurutan dan tepat.
Proses:- Pengamatan performa langsung saat aktivitas 'Gema Melodi': Guru mengamati ketepatan nada dan urutan bilah saat murid menirukan 3 target pola nada: (1) Pola A: do - re - mi; (2) Pola B: mi - mi - re; (3) Pola C: sol - fa - mi pada alat musik melodis.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman unjuk kerja mandiri: Murid menirukan 1 pola nada yang ditentukan guru secara acak dari 3 target: Pola A (do - re - mi), Pola B (mi - mi - re), atau Pola C (sol - fa - mi). Acuan ketepatan: semua nada pada pola yang diujikan dibunyikan secara tepat sesuai urutan susunan nadanya.
Formatif:- Unjuk kerja praktik menirukan pola nada menggunakan alat musik melodis (glockenspiel/pianika)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Menirukan Pola Nada pada Alat Musik Melodis | Belum mampu menirukan pola nada (0 dari 3 pola nada tepat: Pola A do-re-mi, Pola B mi-mi-re, Pola C sol-fa-mi) meski telah dibimbing langsung. | Mampu menirukan 1 dari 3 target pola nada (antara Pola A: do-re-mi, Pola B: mi-mi-re, atau Pola C: sol-fa-mi) secara tepat pada alat musik melodis dengan bantuan guru. | Mampu menirukan 2 dari 3 target pola nada (Pola A: do-re-mi, Pola B: mi-mi-re, Pola C: sol-fa-mi) secara tepat pada alat musik melodis secara mandiri. | Mampu menirukan seluruh 3 target pola nada (Pola A: do-re-mi, Pola B: mi-mi-re, dan Pola C: sol-fa-mi) secara tepat dan konsisten pada alat musik melodis secara mandiri tanpa kesalahan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan alat musik melodis (glockenspiel/pianika) memudahkan seluruh murid dalam mengenali letak dan susunan nada?
- Bagian pola nada mana yang paling menantang bagi murid saat menirukan secara mandiri?
Murid:- Pola nada mana (Pola A, B, atau C) yang paling mudah kamu tirukan bunyinya?
- Apakah kamu merasa senang saat berhasil memainkan nada-nada tersebut di alat musikmu?
Pertemuan 7 — Melakukan Umpan Balik Praktik Bermain Musik Diri Sendiri Menggunakan Bahasa Sehari-hari — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.4 Melakukan umpan balik mengenai praktik bermain musik diri sendiri atau orang lain menggunakan bahasa sehari-hari
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
- Guru mengondisikan kelas dan menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu belajar memberikan umpan balik atau tanggapan terhadap permainan musik diri sendiri menggunakan bahasa sehari-hari yang santun dan jujur (4 menit).
- Asesmen Awal: Guru memberikan contoh situasi tiruan sederhana dan meminta 2-3 perwakilan murid menyampaikan tanggapan lisan (acuan respons: murid mampu mengenali apakah ketukan/bunyi dirinya pas atau tidak pas dengan kata sehari-hari seperti 'sudah pas' atau 'masih kecepetan') (8 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru mendemonstrasikan cara memainkan alat musik ritmis (marakas/kastanyet) dengan 4 ketukan berulang, lalu memperagakan cara memberikan umpan balik pada diri sendiri menggunakan bahasa sehari-hari: 'Tadi ketukanku sudah rapi, tapi bunyinya agak terlalu pelan' (10 menit).
- Guru memperkenalkan 3 kartu ekspresi umpan balik diri: Kartu 1 'Jempol/Senyum' (bunyi permainan musikku sudah pas dan rapi), Kartu 2 'Muka Bingung/Datar' (bunyi permainan musikku masih kecepetan/kurang pas), dan Kartu 3 'Tanda Bintang' (bagian yang paling kusukai dari permainanku) beserta maknanya (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Prinsip Menggembirakan: Permainan 'Panggung Cilikku'. Setiap murid secara bergiliran memainkan pola ritmis sederhana 4 ketukan menggunakan marakas, tamborin, atau tepuk tangan di tempat duduk masing-masing dengan ceria (20 menit).
- Sesaat setelah memainkan alat musiknya, murid memilih 1 kartu ekspresi yang mewakili hasil permainannya dan menyampaikan secara lisan 1 kalimat umpan balik diri sendiri menggunakan bahasa sehari-hari (contoh operasional yang diterima: 'Tadi ketukanku sudah pas' atau 'Punya saya tadi masih kecepetan' atau 'Tepukanku sudah enak didengar') (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menandai Lembar Refleksi Diri Sederhana bergambar bintang dan emotikon untuk mencatat bagian permainan musik dirinya yang ingin dipertahankan atau diperbaiki pada latihan berikutnya (10 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap keberanian dan kejujuran setiap murid dalam menilai bunyi permainan musiknya sendiri tanpa rasa takut salah (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan bahwa menilai permainan musik sendiri membantu kita mengetahui bunyi alat musik yang kita mainkan sudah pas atau masih perlu latihan lagi (5 menit).
- Asesmen Akhir (Cek Pemahaman): Guru meminta 2 murid merangkum kembali cara memberikan umpan balik pada diri sendiri setelah bermain musik (acuan: menyebutkan kesesuaian bunyi/ketukan sendiri menggunakan bahasa sehari-hari) (3 menit).
- Guru menginformasikan bahwa pertemuan berikutnya akan belajar memberi umpan balik untuk permainan musik teman, lalu menutup kelas dengan doa dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu pilihan visual (kartu jempol, kartu datar, kartu bintang) bertuliskan kalimat pemantik sederhana bagi murid yang membutuhkan bantuan kosakata.
- Proses: Bagi murid yang masih ragu, guru membimbing dengan pertanyaan penuntun ('Apakah bunyinya tadi terdengar terlalu cepat atau sudah pas?'); bagi murid yang cepat tanggap, murid diminta merinci umpan baliknya (misal: 'Ketukan pertama sudah pas, tapi ketukan terakhir terlewat').
- Produk: Umpan balik dapat disampaikan secara lisan singkat 1 frasa bagi murid pemula, atau 1-2 kalimat lengkap dengan alasan bagi murid yang sudah lancar berbicara.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran: Guru meminta murid memperagakan 2 kali tepukan, lalu bertanya: 'Menurutmu, apakah dua tepukanmu tadi bunyinya sudah sama kuat?' (Kriteria penerimaan: murid mampu memberikan tanggapan sederhana seperti 'sudah sama' atau 'yang kedua lebih keras').
Proses:- Pengamatan formatif saat kegiatan 'Panggung Cilikku': Menilai kemampuan murid menyampaikan umpan balik mengenai ketukan/bunyi instrumen yang baru saja ia mainkan sendiri (Kriteria: memuat evaluasi bunyi/ketukan dan menggunakan bahasa sehari-hari yang santun).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di penutup: Murid menyebutkan 1 hal yang sudah bagus atau 1 hal yang perlu diperbaiki dari permainan alat musiknya hari ini (Acuan: tanggapan relevan dengan permainannya sendiri, misal 'saya tadi sudah tepat ketukan' atau 'saya masih terlalu terburu-buru').
Formatif:- Observasi unjuk kerja penyampaian umpan balik lisan mengenai praktik bermain musik diri sendiri menggunakan lembar ceklis amatan
- Pemeriksaan lembar refleksi diri sederhana (pilihan kartu ekspresi/emotikon)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Melakukan umpan balik praktik bermain musik diri sendiri dengan bahasa sehari-hari | Belum mampu menyampaikan tanggapan terhadap praktik bermain musik diri sendiri meskipun telah diberikan pertanyaan pemantik dan kartu bantu visual. | Mampu menyampaikan umpan balik terhadap praktik bermain musik diri sendiri dengan memilih kartu visual atau menjawab melalui bimbingan pertanyaan penuntun dari guru. | Mampu menyampaikan umpan balik lisan mengenai praktik bermain musik diri sendiri (ketepatan ketukan atau kenyamanan bunyi) secara mandiri menggunakan bahasa sehari-hari yang sesuai. | Mampu menyampaikan umpan balik lisan mengenai praktik bermain musik diri sendiri secara mandiri, runtut, dan menyebutkan bagian yang sudah pas maupun yang perlu diperbaiki dengan bahasa sehari-hari yang santun. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah instruksi dan contoh pemberian umpan balik diri sendiri yang dipraktikkan mudah dipahami oleh murid kelas 1?
- Apakah seluruh murid berani dan merasa aman menyampaikan tanggapan jujur tentang permainan musik dirinya sendiri?
Murid:- Bagian mana dari permainan musikmu tadi yang bunyinya paling kamu sukai?
- Apakah kamu merasa senang dan mudah saat menceritakan hasil permainan musikmu sendiri?
Pertemuan 8 — Melakukan Umpan Balik Praktik Bermain Musik Teman Menggunakan Bahasa Sehari-hari — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.4 Melakukan umpan balik mengenai praktik bermain musik diri sendiri atau orang lain menggunakan bahasa sehari-hari
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, mengecek kehadiran, dan mengondisikan murid untuk siap belajar (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu belajar memberikan umpan balik atau tanggapan terhadap praktik bermain musik teman menggunakan bahasa sehari-hari yang santun (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik lisan dengan memperagakan dua contoh tanggapan teman bermain musik untuk memetakan kesiapan murid (kriteria penerimaan: murid memilih kalimat tanggapan yang sopan dan relevan dengan bunyi musik) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Guru memodelkan cara menyimak seorang teman yang memainkan alat musik perkusi sederhana (misal tamborin/kastanyet) dengan fokus pada kesesuaian ketukan bunyi (10 menit).
- Guru memperkenalkan 3 kartu kata tanggapan sehari-hari yang dapat digunakan murid: (1) 'Bunyinya sudah pas dan enak didengar', (2) 'Ketukannya agak terlalu cepat', dan (3) 'Suaranya terlalu pelan, bisa dibunyikan lebih jelas' (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagi murid secara berpasangan; Murid A memainkan pola ketukan sederhana pada alat musik ritmis (marakas/kastanyet), sementara Murid B menyimak untuk bersiap memberikan tanggapan (5 menit).
- Melalui permainan interaktif 'Kartu Sahabat Musisi', Murid B memilih 1 dari 3 kartu kata tanggapan yang paling sesuai dengan permainan Murid A, lalu menyampaikannya secara langsung dengan bahasa sehari-hari yang ramah (15 menit).
- Kedua murid bertukar peran: Murid B memainkan alat musik ritmis, dan Murid A menyimak serta menyampaikan tanggapan lisan menggunakan bahasa sehari-hari (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid duduk melingkar dan menceritakan bagaimana rasanya mendengar umpan balik dari teman sebangku (10 menit).
- Guru memberikan penguatan bahwa memberi tanggapan yang jujur dan baik hati membantu teman bermain musik dengan lebih percaya diri (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali pilihan kata bahasa sehari-hari yang baik untuk memberi umpan balik musik kepada teman (5 menit).
- Guru melakukan cek pemahaman akhir secara lisan dan menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu tanggapan bergambar simbol (jempol untuk 'sudah pas', kelinci untuk 'terlalu cepat', kura-kura untuk 'terlalu pelan') bagi murid yang masih tahap awal membaca.
- Proses: Memberikan pendampingan terbimbing bagi murid yang masih ragu memilih kata tanggapan, serta memberi kebebasan murid yang lebih lancar untuk merangkai kalimat tanggapan sendiri menggunakan bahasa sehari-hari.
- Produk: Murid dapat menyampaikan umpan balik secara lisan langsung atau dengan menunjukkan kartu pilihan kata yang mewakili tanggapannya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Guru memperagakan dua kalimat tanggapan: (A) 'Mainmu jelek sekali' vs (B) 'Pukulanmu sudah bagus, ketukannya pas'. Murid diminta memilih mana kalimat tanggapan yang baik untuk teman. Kriteria penerimaan operasional: murid memilih opsi B (kalimat tanggapan yang membangun, sopan, dan relevan dengan bunyi musik).
Proses:- Lembar observasi unjuk kerja saat bermain berpasangan: Mengamati apakah murid mampu menyampaikan minimal 1 tanggapan mengenai praktik bermain musik teman menggunakan pilihan bahasa sehari-hari yang tepat (Acuan 3 pilihan tanggapan: 'Bunyinya sudah pas dan enak didengar', 'Ketukannya agak terlalu cepat', 'Suaranya terlalu pelan, bisa dibunyikan lebih jelas').
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di akhir sesi: Guru membunyikan pola ketukan marakas yang sangat terburu-buru/cepat, lalu meminta 2-3 perwakilan murid menyampaikan umpan balik dengan bahasa sehari-hari. Kriteria penerimaan operasional: murid menyampaikan bahwa bunyinya terlalu cepat atau menyarankan agar dimainkan lebih tenang/pelan.
Formatif:- Observasi unjuk kerja saat kegiatan berpasangan memberi tanggapan lisan kepada teman
- Pemeriksaan kesesuaian pilihan kartu tanggapan dengan permainan musik teman
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Melakukan umpan balik praktik bermusik teman menggunakan bahasa sehari-hari | Belum mampu menyampaikan tanggapan atau umpan balik terhadap praktik bermain musik teman meskipun telah dibimbing guru. | Mampu menyampaikan umpan balik terhadap praktik bermain musik teman menggunakan bahasa sehari-hari dengan bantuan penuh dan bimbingan guru. | Mampu menyampaikan umpan balik mengenai praktik bermain musik teman secara mandiri menggunakan bahasa sehari-hari yang sesuai. | Mampu menyampaikan umpan balik mengenai praktik bermain musik teman secara mandiri, runtut, dan konsisten menggunakan variasi bahasa sehari-hari yang santun dan relevan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan kartu kata tanggapan membantu murid kelas 1 dalam mengungkapkan umpan balik dengan bahasa sehari-hari?
- Bagaimana respons dan kenyamanan emosional murid saat menerima dan memberi umpan balik kepada temannya?
Murid:- Apakah kamu senang mendengar pendapat teman tentang bunyi alat musik yang kamu mainkan tadi?
- Kata apa yang paling kamu sukai saat memberi tahu teman tentang musiknya?
Pertemuan 9 — Menunjukkan Ekspresi Senang dalam Kegiatan Bermain Musik Bersama — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.5 Menunjukkan ekspresi senang dalam kegiatan bermusik
Pendahuluan:- Guru menyapa murid dengan salam riang dan mengajak berdoa bersama sebelum memulai kegiatan (3 menit).
- Guru melakukan diagnostik awal ekspresi: murid mengamati 3 kartu ekspresi wajah yang ditunjukkan guru (Kartu 1: Wajah tersenyum/ceria; Kartu 2: Wajah cemberut/sedih; Kartu 3: Wajah datar/mengantuk) lalu mengangkat tangan untuk memilih kartu yang menunjukkan rasa senang saat bermusik (acuan diagnostik: Kartu 1 - wajah tersenyum/ceria) (4 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menunjukkan ekspresi senang saat bernyanyi dan bermain musik bersama teman di kelas (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Guru memodelkan wujud ekspresi senang saat bernyanyi lagu riang anak 'Kalau Kau Suka Hati' melalui 3 tanda ragawi observable: (1) tersenyum ceria, (2) mata berbinar/penuh perhatian, dan (3) tepuk tangan gembira mengikuti tempo lagu (6 menit).
- Murid secara berkesadaran mengidentifikasi tanda rasa senang pada diri sendiri dengan memegang dada dan pipi, merasakan senyuman, lalu menyebutkan tanda senang yang dirasakan (acuan tanda senang: tersenyum gembira, merasa ceria, tubuh bersemangat ikut bergerak) (6 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (4-5 murid) untuk memainkan permainan musik riang 'Kereta Musik Ceria': setiap kelompok bernyanyi lagu dolanan/anak 'Ampar-Ampar Pisang' bersama sambil bertepuk tangan riang (14 menit).
- Secara bergiliran antarkelompok, murid menampilkan kegiatan bermusik bersama di tengah lingkaran kelas dengan secara konsisten menunjukkan 3 tanda ekspresi senang: (1) senyum ceria, (2) pandangan antusias pada teman/kegiatan, dan (3) tepuk tangan/gerak riang tanpa ragu (16 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid duduk melingkar dalam suasana tenang, mengambil napas teratur, lalu mengamati kartu emotikon di tangannya masing-masing (Kartu A: Senyum Lebar, Kartu B: Wajah Datar) untuk menandai perasaannya setelah bermain musik bersama (acuan refleksi senang: mengangkat Kartu A) (6 menit).
- Dua perwakilan murid menunjukkan ekspresi senangnya secara langsung di depan teman-teman sambil mengangkat kartu emotikon senyum lebar (6 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan bahwa bermusik bersama teman membawa rasa senang, riang, dan gembira di dalam hati (4 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas ekspresi ceria seluruh murid dan menutup pertemuan dengan salam gembira (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan visual disediakan cermin saku kecil untuk melihat senyumannya sendiri saat bernyanyi; murid yang sudah terbiasa dapat langsung mengekspresikannya bersama kelompok.
- Proses: Pada kegiatan bermusik bersama, murid pemalu didampingi guru atau bernyanyi berdampingan dengan teman akrabnya agar lebih nyaman menunjukkan senyum ceria.
- Produk: Semua murid menunjukkan ekspresi senang; murid yang sangat ekspresif boleh menambahkan gerak tubuh riang (melompat riang kecil atau mengayun tangan ceria) selama bermain musik bersama.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Identifikasi visual ekspresi senang: Murid memilih 1 dari 3 kartu ekspresi wajah yang ditunjukkan guru: (1) Kartu 1: Wajah tersenyum/ceria, (2) Kartu 2: Wajah cemberut/sedih, (3) Kartu 3: Wajah datar/mengantuk (acuan jawaban tepat: Kartu 1 - Wajah tersenyum/ceria).
Proses:- Lembar observasi unjuk ekspresi senang saat bermusik bersama kelompok menyanyikan 'Ampar-Ampar Pisang', mengamati kemunculan 3 indikator: (1) tersenyum ceria sepanjang bernyanyi, (2) pandangan antusias/penuh perhatian ke arah teman bermain musik, (3) bertepuk tangan riang mengikuti lagu.
Akhir Pertemuan:- Cek refleksi rasa senang: Murid mengangkat 1 dari 2 kartu emotikon perasaan diri setelah bermain musik bersama: Kartu A (Senyum Lebar) atau Kartu B (Wajah Datar) (kriteria penerimaan: murid memilih Kartu A yang menunjukkan ekspresi senang setelah bermusik bersama).
Formatif:- Observasi unjuk ekspresi senang (senyum ceria, tatapan antusias, tepukan/gerak riang) saat bernyanyi dan bermain musik bersama
- Pemeriksaan respons diagnostik awal dan kartu emotikon refleksi penutup
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ekspresi Senang dalam Bermusik Bersama | Belum menunjukkan ekspresi senang (wajah murung atau menunduk, tidak tersenyum, dan pasif tanpa tepukan) saat kegiatan bermain musik bersama meski telah dimotivasi guru. | Menunjukkan ekspresi senang hanya sesekali (tersenyum ragu atau bertepuk tangan pelan) dan membutuhkan dorongan berulang dari guru/teman saat kegiatan bermusik bersama. | Menunjukkan ekspresi senang secara jelas (tersenyum ceria dan bertepuk tangan riang mengikuti alur bermain musik bersama teman) secara mandiri. | Menunjukkan ekspresi senang secara konsisten dan penuh keceriaan (senyum ceria bertahan sepanjang lagu, pandangan berbinar antusias, dan gerak tepuk riang aktif) secara mandiri dari awal hingga akhir kegiatan bermusik bersama. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid tampak nyaman dan gembira mengekspresikan rasa senang saat bernyanyi bersama?
- Bagian kegiatan mana dari bermain musik bersama yang paling efektif memunculkan senyum ceria murid?
Murid:- Bagaimana perasaan hatimu saat menyanyi dan bertepuk tangan bersama teman tadi?
- Apakah kamu tersenyum gembira saat memainkan lagu bersama kelompokmu?
Pertemuan 10 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.4.1 Mengenali unsur-unsur musik nada dan irama menggunakan alat musik ritmis maupun melodis dalam lagu berbirama 2/4
- TP 1.4.2 Menirukan pola irama dan nada menggunakan alat musik ritmis atau melodis pada lagu sederhana
- TP 1.4.3 Mengenali ragam alat musik dan bunyi yang dihasilkan serta cara memainkan dan membersihkan instrumen atau alat musik
- TP 1.4.4 Melakukan umpan balik mengenai praktik bermain musik diri sendiri atau orang lain menggunakan bahasa sehari-hari
- TP 1.4.5 Menunjukkan ekspresi senang dalam kegiatan bermusik
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, mengajak murid berdoa singkat, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru menjelaskan agenda dan tata tertib sesi Asesmen Sumatif Akhir Bab 4 yang mencakup unjuk kerja bermain musik bergiliran serta penyampaian komentar umpan balik lisan sederhana (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru memberikan penjelasan petunjuk unjuk kerja musik: murid nomor 1-28 secara bergiliran memainkan alat musik ritmis (marakas/tamborin) atau melodis (pianika/glockenspiel) mengikuti lagu berbirama 2/4 'Cicak di Dinding' (pola irama ketukan: 1-2-1-2 | prok-prok | atau melodi 4 birama awal: sol-mi-sol-mi / 5 3 5 3) serta tata cara memberi komentar lisan sederhana terhadap penampilan teman (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Pelaksanaan Tugas 2 (TP 1 & TP 2): Sebanyak 28 murid bergiliran memainkan alat musik ritmis/melodis untuk mengenali ketukan 2/4 dan menirukan pola irama serta nada lagu 'Cicak di Dinding' secara mandiri, dengan jadwal 2 menit per murid (total 56 menit) ditambah 9 menit pencatatan rubrik oleh guru (40 menit).
- Pelaksanaan Tugas 3 (TP 4 & TP 5): Sebanyak 28 murid secara bergiliran menyampaikan komentar lisan sederhana (umpan balik) mengenai kekompakan bermain musik teman menggunakan bahasa sehari-hari dan diobservasi ekspresi senang serta ceria saat bermusik, dengan jadwal 1 menit per murid (total 28 menit) ditambah 12 menit pencatatan lembar observasi oleh guru (40 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru bersama murid melakukan refleksi singkat berkesadaran terhadap jalannya seluruh asesmen sumatif bab yang telah diselesaikan secara tertib dan mandiri (5 menit).
Penutup:- Guru mengumumkan bahwa seluruh rangkaian unjuk kerja sumatif Bab 4 telah selesai, mengapresiasi keberanian seluruh murid, merangkum pencapaian belajar Bab 4 secara singkat, dan menutup kelas dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Proses: Akomodasi akses: murid yang memerlukan pendampingan visual diperbolehkan melihat kartu simbol ketukan birama 2/4 di meja tanpa mengubah standar penilaian ketepatan nada dan irama.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan alat musik dan pemahaman singkat alur unjuk kerja: guru menanyakan secara lisan ketukan lagu 'Cicak di Dinding' berbirama 2/4 (acuan: ketukan teratur hitungan 1-2 atau berulang kuat-lemah).
Proses:- Pencatatan langsung pada rubrik penilaian unjuk kerja saat murid tampil memainkan alat musik secara individual (Tugas 2) dan penyampaian tanggapan lisan (Tugas 3).
Sumatif Bab:- Portofolio unjuk kerja musikal bertahap dan pergelaran musik kelas: Tugas 1 (TP 3): Tindakan murid memainkan instrumen perkusi/melodis dengan teknik yang tepat lalu membersihkan serta menyimpannya kembali dengan rapi, aspek: teknik memainkan alat musik; teknik membersihkan dan menyimpan alat musik. Jadwal: Pertemuan 3 murid 1-14: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan; Pertemuan 4 murid 15-28: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan.
Tugas 2 (TP 1, TP 2): Praktik memainkan alat musik ritmis atau melodis dengan mengenali ketukan 2/4 serta menirukan pola irama dan melodi lagu secara selaras, aspek: ketepatan ketukan birama 2/4; keselarasan tiruan pola irama dan nada. Jadwal: Pertemuan 10 murid 1-28: 2 menit per murid + 9 menit transisi/pencatatan.
Tugas 3 (TP 4, TP 5): Komentar lisan sederhana tentang kekompakan bermain musik teman dan ekspresi ceria saat bermusik, aspek: penyampaian umpan balik lisan sederhana; ekspresi senang dan ceria saat bermusik. Jadwal: Pertemuan 10 murid 1-28: 1 menit per murid + 12 menit transisi/pencatatan.
- unjuk kerja bertahap pada sesi pembelajaran: Tindakan murid memainkan instrumen perkusi/melodis dengan teknik yang tepat lalu membersihkan serta menyimpannya kembali dengan rapi, aspek: teknik memainkan alat musik; teknik membersihkan dan menyimpan alat musik. Jadwal: Pertemuan 3 murid 1-14: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan; Pertemuan 4 murid 15-28: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan. (0 menit; individual; instrumen: lembar observasi unjuk kerja: teknik memainkan alat musik dan teknik membersihkan dan menyimpan alat musik)
- unjuk kerja musikal bergiliran: Praktik memainkan alat musik ritmis atau melodis dengan mengenali ketukan 2/4 serta menirukan pola irama dan melodi lagu secara selaras, aspek: ketepatan ketukan birama 2/4; keselarasan tiruan pola irama dan nada. Jadwal: Pertemuan 10 murid 1-28: 2 menit per murid + 9 menit transisi/pencatatan. (65 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja: ketepatan ketukan birama 2/4 dan keselarasan tiruan pola irama dan nada)
- unjuk kerja lisan dan observasi perilaku: Komentar lisan sederhana tentang kekompakan bermain musik teman dan ekspresi ceria saat bermusik, aspek: penyampaian umpan balik lisan sederhana; ekspresi senang dan ceria saat bermusik. Jadwal: Pertemuan 10 murid 1-28: 1 menit per murid + 12 menit transisi/pencatatan. (40 menit; individual; instrumen: lembar observasi keterlibatan: penyampaian umpan balik lisan sederhana dan ekspresi senang dan ceria saat bermusik)
Sumatif:- Portofolio unjuk kerja musikal bertahap dan pergelaran musik kelas: Tugas 1 (TP 3): Tindakan murid memainkan instrumen perkusi/melodis dengan teknik yang tepat lalu membersihkan serta menyimpannya kembali dengan rapi, aspek: teknik memainkan alat musik; teknik membersihkan dan menyimpan alat musik. Jadwal: Pertemuan 3 murid 1-14: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan; Pertemuan 4 murid 15-28: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan.
Tugas 2 (TP 1, TP 2): Praktik memainkan alat musik ritmis atau melodis dengan mengenali ketukan 2/4 serta menirukan pola irama dan melodi lagu secara selaras, aspek: ketepatan ketukan birama 2/4; keselarasan tiruan pola irama dan nada. Jadwal: Pertemuan 10 murid 1-28: 2 menit per murid + 9 menit transisi/pencatatan.
Tugas 3 (TP 4, TP 5): Komentar lisan sederhana tentang kekompakan bermain musik teman dan ekspresi ceria saat bermusik, aspek: penyampaian umpan balik lisan sederhana; ekspresi senang dan ceria saat bermusik. Jadwal: Pertemuan 10 murid 1-28: 1 menit per murid + 12 menit transisi/pencatatan.
- unjuk kerja bertahap pada sesi pembelajaran: Tindakan murid memainkan instrumen perkusi/melodis dengan teknik yang tepat lalu membersihkan serta menyimpannya kembali dengan rapi, aspek: teknik memainkan alat musik; teknik membersihkan dan menyimpan alat musik. Jadwal: Pertemuan 3 murid 1-14: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan; Pertemuan 4 murid 15-28: 2 menit per murid + 2 menit transisi/pencatatan. (0 menit; individual; instrumen: lembar observasi unjuk kerja: teknik memainkan alat musik dan teknik membersihkan dan menyimpan alat musik)
- unjuk kerja musikal bergiliran: Praktik memainkan alat musik ritmis atau melodis dengan mengenali ketukan 2/4 serta menirukan pola irama dan melodi lagu secara selaras, aspek: ketepatan ketukan birama 2/4; keselarasan tiruan pola irama dan nada. Jadwal: Pertemuan 10 murid 1-28: 2 menit per murid + 9 menit transisi/pencatatan. (65 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja: ketepatan ketukan birama 2/4 dan keselarasan tiruan pola irama dan nada)
- unjuk kerja lisan dan observasi perilaku: Komentar lisan sederhana tentang kekompakan bermain musik teman dan ekspresi ceria saat bermusik, aspek: penyampaian umpan balik lisan sederhana; ekspresi senang dan ceria saat bermusik. Jadwal: Pertemuan 10 murid 1-28: 1 menit per murid + 12 menit transisi/pencatatan. (40 menit; individual; instrumen: lembar observasi keterlibatan: penyampaian umpan balik lisan sederhana dan ekspresi senang dan ceria saat bermusik)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan ketukan birama 2/4 (TP 1.4.1) | Belum mampu membunyikan alat musik pada ketukan birama 2/4 secara teratur (sering meleset dari hitungan 1-2). | Mampu membunyikan alat musik pada ketukan birama 2/4 namun masih memerlukan panduan hitungan dari guru. | Mampu membunyikan alat musik tepat pada ketukan birama 2/4 secara mandiri dan teratur sepanjang 4 birama lagu acuan (hitungan 1-2 berulang konstan). | Mampu membunyikan alat musik tepat pada ketukan birama 2/4 secara konsisten, stabil, dan mandiri sepanjang seluruh lagu acuan tanpa kesalahan. | | Keselarasan tiruan pola irama dan nada (TP 1.4.2) | Belum mampu menirukan pola irama maupun susunan nada lagu sederhana dengan alat musik. | Mampu menirukan sebagian pola irama atau nada (1-2 birama awal) dengan ritme yang masih ragu-ragu. | Mampu menirukan pola irama dan melodi lagu sederhana secara selaras pada 4 birama awal (acuan nada lagu 'Cicak di Dinding': sol-mi-sol-mi / 5 3 5 3) secara mandiri. | Mampu menirukan seluruh pola irama dan susunan nada lagu secara tepat, lancar, dan selaras dari awal hingga akhir lagu. | | Penyampaian umpan balik lisan sederhana (TP 1.4.4) | Belum dapat menyampaikan komentar lisan mengenai praktik bermain musik teman. | Mampu menyampaikan komentar lisan sederhana mengenai permainan musik teman namun hanya satu patah kata dengan bimbingan guru (misal: 'bagus'). | Mampu menyampaikan umpan balik lisan sederhana mengenai kekompakan bermain musik teman menggunakan bahasa sehari-hari secara mandiri dan jelas (acuan: memuat aspek bunyi/kekompakan, contoh: 'Bunyi tamborinnya sudah kompak dan pas'). | Mampu menyampaikan umpan balik lisan sederhana yang runtut, santun, dan memberikan saran positif menggunakan kalimat sendiri secara mandiri. | | Ekspresi senang dan ceria saat bermusik (TP 1.4.5) | Tampak murung, pasif, atau menolak terlibat dalam aktivitas bermain musik bersama. | Menunjukkan ekspresi netral tanpa senyum saat memainkan alat musik atau menyimak teman. | Menunjukkan ekspresi senang dan ceria (tersenyum, antusias menggerakkan tubuh sesuai ritme) selama kegiatan bermusik berlangsung. | Secara konsisten menunjukkan ekspresi sangat gembira, antusias tinggi, dan memancarkan keceriaan positif saat bermusik dan mengapresiasi teman. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu penilaian individu 2 menit per murid untuk unjuk kerja bermain musik berjalan efektif dan tepat waktu?
- Bagaimana ketercapaian murid kelas 1 dalam mengenali ketukan birama 2/4 serta mengekspresikan umpan balik lisan secara mandiri?
Murid:- Bagaimana perasaanmu setelah berani memainkan alat musik sendiri di depan guru dan teman?
- Alat musik apa yang paling kamu sukai saat dimainkan hari ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi)
- Alat musik ritmis sederhana: marakas (atau botol plastik berisi beras/biji-bijian) dan rebana kecil / tamborin tanpa ring
- Rekaman audio lagu anak 'Naik Delman' (birama 2/4)
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD Kelas I (Edisi Revisi), Bab 4
- Instrumen melodis sederhana (glockenspiel berbilah warna / pianika)
- Lembar identifikasi nada bergambar lagu 'Cicak di Dinding' berbirama 2/4
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
- Instrumen musik nyata: Tamborin, Marakas, Pianika, dan Glockenspiel/Kolintang mini
- Set kartu gambar alat musik dan kartu label bunyi
- Buku Panduan Guru Seni Musik SD Kelas I, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
- Instrumen musik nyata: Marakas, Tamborin, Pianika, Kastanyet
- Kain lap mikrofiber/kering dan wadah air demonstrasi
- Lembar kerja bergambar menjodohkan alat musik, cara memainkan, dan cara membersihkan
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek)
- Instrumen ritmis: marakas, tamborin, kastanyet, atau alat perkusi sederhana dari botol berisi biji-bijian
- Lagu anak sederhana: 'Cicak-Cicak di Dinding' (birama 2/4)
- Instrumen musik melodis sekolah (glockenspiel, kolintang mini, atau pianika)
- Bilah nada bertanda warna/angka (do, re, mi, fa, sol)
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD Kelas I
- Instrumen musik ritmis kelas (marakas, tamborin, atau kastanyet)
- Kartu visual ekspresi umpan balik (jempol, muka datar, bintang)
- Lembar refleksi diri bergambar
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas I
- Instrumen musik ritmis sederhana (kastanyet, tamborin, marakas, atau rebana)
- Set kartu kata/simbol tanggapan bahasa sehari-hari
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek 2021)
- Set kartu ekspresi wajah berukuran A4 (Wajah Tersenyum Ceria, Wajah Cemberut, Wajah Datar)
- Set kartu emotikon murid (Senyum Lebar dan Wajah Datar)
- Lagu anak/daerah sederhana: 'Ampar-Ampar Pisang' dan 'Kalau Kau Suka Hati'
- Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD Kelas I (Edisi Revisi, Kemendikbudristek 2021/2023)
- Instrumen musik ritmis (tamborin, marakas, kastanyet) dan melodis (pianika, glockenspiel)
- Lembar rubrik dan lembar observasi asesmen sumatif Bab 4
|