Modul AjarPertemuan 8Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Musik Kelas 1: Mengembangkan dan Memainkan Pola Ritme Sederhana dengan Tepukan Tangan, Entakan Kaki, dan Instrumen Perkusif Sederhana

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 1 dengan topik "Mengembangkan dan Memainkan Pola Ritme Sederhana dengan Tepukan Tangan, Entakan Kaki, dan Instrumen Perkusif Sederhana". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 1: Mengembangkan dan Memainkan Pola Ritme Sederhana dengan Tepukan Tangan, Entakan Kaki, dan Instrumen Perkusif Sederhana

Seni Musik - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengembangkan dan Memainkan Pola Ritme Sederhana dengan Tepukan Tangan, Entakan Kaki, dan Instrumen Perkusif Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengembangkan dan Memainkan Pola Ritme Sederhana dengan Tepukan Tangan, Entakan Kaki, dan Instrumen Perkusif Sederhana
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memainkan pengembangan pola ritme sederhana menggunakan tepukan tangan, entakan kaki, dan instrumen perkusif sederhana dari lingkungan sekitar sesuai kaidah tempo
  2. Murid dapat menunjukkan ekspresi senang dalam kegiatan memainkan pola ritme sederhana bersama teman menggunakan tepukan tangan, entakan kaki, dan instrumen perkusif sederhana

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja bunyi yang bisa kita buat dengan tubuh kita sendiri?
  2. Bagaimana caranya membuat ritme yang menarik hanya dengan tepukan tangan dan entakan kaki?
  3. Apakah kalian bisa membuat musik bersama teman menggunakan benda-benda di sekitar kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dengan sapaan konsep ritme sambil bertepuk tangan, misalnya: 'Se-la-mat-pa-gi' (dilakukan dengan pola ritme sederhana)
  • Murid diminta membalas ucapan dengan cara yang sama, menciptakan suasana musikal yang menyenangkan
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang masih ingat cara bermain tepuk tangan dan entakan kaki dari pertemuan sebelumnya?'
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan menciptakan pola ritme sendiri dan memainkannya bersama teman menggunakan tepukan tangan, entakan kaki, dan benda-benda di sekitar kita
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengingat kembali konsep pola ritme sederhana dengan mendemonstrasikan contoh pola ritme 4 ketukan menggunakan tepukan tangan
  • Murid mengamati dan mendengarkan guru memainkan pola ritme dengan tempo yang berbeda (lambat dan cepat)
  • Guru menjelaskan bahwa kita dapat mengembangkan pola ritme dengan menggabungkan tepukan tangan, entakan kaki, dan bunyi dari benda-benda di sekitar (meja, stik drum, botol, dll)
  • Murid diajak mengidentifikasi benda-benda di kelas yang bisa menghasilkan bunyi untuk membuat ritme
  • Guru mendemonstrasikan cara mengembangkan pola ritme sederhana, misalnya: ketukan 1-2 tepuk tangan cepat, ketukan 3-4 entakan kaki
  • Murid menirukan pola ritme yang dicontohkan guru secara bersama-sama

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang per kelompok)
  • Setiap kelompok diminta menciptakan pola ritme sederhana mereka sendiri dengan menggabungkan: tepukan tangan, entakan kaki, dan satu instrumen perkusif sederhana dari lingkungan sekitar (meja, stik, botol, dll)
  • Guru membimbing setiap kelompok dalam mengembangkan pola ritme mereka, memastikan setiap anggota kelompok terlibat
  • Setiap kelompok berlatih memainkan pola ritme yang telah mereka ciptakan dengan memperhatikan tempo dan ketukan yang teratur
  • Guru melakukan asesmen proses dengan mengamati kolaborasi, kreativitas, dan kemampuan murid memainkan pola ritme sesuai tempo
  • Setiap kelompok maju ke depan kelas untuk menampilkan pola ritme ciptaan mereka
  • Kelompok lain diminta mendengarkan, mengapresiasi, dan mencoba menirukan pola ritme yang ditampilkan temannya

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan berbagi pengalaman tentang kegiatan hari ini
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Bagaimana perasaan kalian saat menciptakan dan memainkan ritme sendiri bersama teman?'
  • Murid diminta menceritakan tantangan yang mereka hadapi dan bagaimana mereka mengatasinya bersama kelompok
  • Guru memberikan apresiasi positif terhadap usaha dan kreativitas setiap kelompok
  • Murid diajak merefleksi tentang pentingnya kerjasama dalam menciptakan musik bersama
  • Guru meminta murid menyampaikan apa yang mereka pelajari hari ini dan bagaimana mereka bisa menggunakan kemampuan ini di luar kelas

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta setiap kelompok menampilkan kembali pola ritme mereka secara singkat
  • Guru memberikan umpan balik konstruktif tentang penampilan setiap kelompok
  • Murid dan guru bersama-sama menyimpulkan pembelajaran hari ini: kita bisa menciptakan musik yang indah dengan tubuh dan benda-benda sederhana di sekitar kita
  • Guru memberikan penguatan positif dan motivasi untuk terus berlatih di rumah
  • Pembelajaran ditutup dengan tepuk tangan berirama bersama-sama sebagai perayaan atas pembelajaran yang menyenangkan

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang lebih cepat: berikan tantangan untuk menciptakan pola ritme dengan 8 ketukan atau menggabungkan lebih banyak instrumen. Untuk murid yang membutuhkan bantuan lebih: sediakan pola ritme sederhana 2-3 ketukan dan dampingi lebih intensif
  • Proses: Murid dapat memilih cara mengekspresikan ritme sesuai kenyamanan mereka (visual dengan gerakan, audio dengan bunyi, atau kinestetik dengan gerakan tubuh). Berikan waktu lebih untuk murid yang membutuhkan latihan tambahan
  • Produk: Murid dapat menampilkan pola ritme dalam berbagai format: penampilan langsung, rekaman video sederhana, atau notasi gambar sederhana. Tingkat kompleksitas pola ritme disesuaikan dengan kemampuan masing-masing kelompok

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid dengan pola ritme di pertemuan sebelumnya
  • Guru meminta beberapa murid mendemonstrasikan pola ritme sederhana yang masih mereka ingat

Proses:

  • Observasi langsung saat murid berlatih dalam kelompok: ketepatan tempo, koordinasi, dan kolaborasi
  • Checklist sederhana: apakah murid dapat mengikuti ketukan teratur, apakah murid aktif berpartisipasi, apakah murid menunjukkan kreativitas
  • Umpan balik segera kepada kelompok yang membutuhkan bantuan

Akhir:

  • Penilaian penampilan kelompok menggunakan rubrik: ketepatan ritme, kreativitas pola, kolaborasi kelompok, dan ekspresi kegembiraan
  • Refleksi lisan murid tentang pembelajaran hari ini
  • Dokumentasi penampilan (foto/video singkat) sebagai bukti capaian pembelajaran

Formatif:

  • Observasi selama kegiatan kelompok: kolaborasi, kreativitas, dan partisipasi aktif
  • Penilaian proses saat berlatih: ketepatan tempo, ketukan, dan koordinasi gerakan
  • Penilaian diri sederhana: murid mengacungkan jempol untuk menilai seberapa baik mereka berkolaborasi dalam kelompok

Sumatif:

  • Penampilan kelompok: kemampuan memainkan pola ritme hasil kreasi dengan tepukan tangan, entakan kaki, dan instrumen perkusif sederhana sesuai kaidah tempo
  • Observasi ekspresi: antusiasme dan kegembiraan saat memainkan musik bersama teman

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Ritme dan TempoMurid belum dapat mengikuti ketukan teratur dan sering keluar dari tempo yang ditentukanMurid dapat mengikuti ketukan teratur namun masih sering terlambat atau terlalu cepatMurid dapat memainkan pola ritme dengan ketukan dan tempo yang cukup tepat dengan sesekali kesalahan kecilMurid dapat memainkan pola ritme dengan ketukan dan tempo yang sangat tepat dan konsisten
Kreativitas dalam Mengembangkan Pola RitmeMurid hanya meniru pola ritme yang dicontohkan tanpa pengembanganMurid mencoba mengembangkan pola ritme namun masih sangat sederhana dan terbatasMurid dapat mengembangkan pola ritme dengan menggabungkan tepukan tangan, entakan kaki, dan instrumen perkusif dengan variasi yang menarikMurid menunjukkan kreativitas tinggi dalam menciptakan pola ritme yang unik, menarik, dan beragam dengan kombinasi yang inovatif
Kolaborasi dalam KelompokMurid belum dapat bekerja sama dengan anggota kelompok dan cenderung bekerja sendiriMurid mulai berinteraksi dengan anggota kelompok namun partisipasinya masih terbatasMurid aktif berkolaborasi, mendengarkan ide teman, dan berkontribusi dalam kelompokMurid menunjukkan kolaborasi yang sangat baik, memimpin diskusi, menghargai pendapat semua anggota, dan memastikan semua terlibat
Ekspresi Kegembiraan dan AntusiasmeMurid terlihat tidak antusias dan tidak menunjukkan kegembiraan saat beraktivitasMurid sesekali menunjukkan ekspresi senang namun masih terlihat ragu-raguMurid menunjukkan ekspresi senang dan antusias dalam sebagian besar kegiatanMurid menunjukkan ekspresi kegembiraan yang jelas, antusias tinggi, dan menikmati seluruh proses pembelajaran musik bersama teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan menciptakan dan memainkan pola ritme?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?
  • Bagaimana saya bisa meningkatkan suasana pembelajaran agar lebih menggembirakan di pertemuan berikutnya?
  • Apakah strategi pembelajaran mendalam (memahami-mengaplikasi-merefleksi) sudah terlaksana dengan baik?
  • Apa tantangan terbesar dalam pembelajaran hari ini dan bagaimana saya bisa mengatasinya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan hari ini?
  • Apa yang kamu rasakan saat menciptakan pola ritme bersama teman-teman?
  • Apa yang paling sulit bagimu dalam kegiatan hari ini?
  • Apa yang baru kamu pelajari tentang membuat musik dengan tubuh dan benda-benda di sekitar kita?
  • Bagaimana kamu bisa menggunakan kemampuan ini untuk bermain musik di rumah atau di luar sekolah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi) - Bab II Tepuk Tangan dan Entakkan Kakimu
  2. Buku Siswa Seni Musik untuk SD/MI Kelas I
  3. Instrumen perkusif sederhana dari lingkungan sekitar: stik drum (jika ada), meja, botol plastik kosong, kaleng bekas, kardus
  4. Video pembelajaran ritme (opsional): 'Clap Clap - Rhythm Lesson' atau 'Clap Your Hands | Action Songs for Children'
  5. Ruang kelas yang cukup luas untuk aktivitas kelompok
  6. Alat dokumentasi (kamera/HP) untuk merekam penampilan murid (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.