Modul AjarPertemuan 7Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Musik Kelas 1: Bermain Pola Ritme Bersama dalam Kelompok dengan Tepukan Tangan dan Entakan Kaki

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 1 dengan topik "Bermain Pola Ritme Bersama dalam Kelompok dengan Tepukan Tangan dan Entakan Kaki". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 1: Bermain Pola Ritme Bersama dalam Kelompok dengan Tepukan Tangan dan Entakan Kaki

Seni Musik - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Bermain Pola Ritme Bersama dalam Kelompok dengan Tepukan Tangan dan Entakan Kaki

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBermain Pola Ritme Bersama dalam Kelompok dengan Tepukan Tangan dan Entakan Kaki
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memainkan pola irama sederhana secara berkelompok menggunakan tepukan tangan dan entakan kaki dengan kaidah tempo yang ditentukan guru
  2. Murid dapat membuat pola irama sederhana repetitif menggunakan tepukan tangan dan entakan kaki dalam permainan kelompok

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian pernah menepuk tangan atau mengentakkan kaki mengikuti irama lagu?
  2. Bagaimana rasanya ketika kita bermain musik bersama teman-teman?
  3. Apakah kita bisa membuat pola bunyi sendiri dengan tangan dan kaki kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama.
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: Siapa yang ingat pelajaran terakhir tentang tempo? Siapa yang bisa bertepuk tangan pelan dan cepat?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan bermain pola ritme bersama-sama menggunakan tepukan tangan dan entakan kaki.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid.
  • Guru mengajak murid melakukan pemanasan dengan bertepuk tangan mengikuti arahan guru (pelan, sedang, cepat).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan kembali konsep ketukan teratur dan pola ritme sederhana dengan memberikan contoh langsung.
  • Guru memperagakan pola ritme dalam 2 ketukan: ketukan pertama dengan dua kali entakan kaki cepat, ketukan kedua dengan satu kali tepukan tangan penuh.
  • Murid mengamati dan mendengarkan dengan saksama demonstrasi guru.
  • Guru mengajak murid menirukan bersama-sama pola ritme 2 ketukan secara perlahan hingga murid memahami.
  • Guru kemudian memperkenalkan pola ritme 3 ketukan dan 4 ketukan dengan cara yang sama, satu per satu.
  • Murid diberi kesempatan bertanya jika ada yang belum dipahami.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi dua kelompok: Kelompok 1 (pemandu ketukan) dan Kelompok 2 (pemain pola ritme).
  • Kelompok 1 bertepuk tangan mengikuti tempo yang diarahkan guru sebagai panduan ketukan teratur.
  • Kelompok 2 memainkan pola ritme 2 ketukan dengan tepukan tangan dan entakan kaki sesuai yang telah dipelajari.
  • Guru memandu latihan beberapa kali hingga kedua kelompok kompak dan sinkron.
  • Setelah pola ritme 2 ketukan lancar, guru melanjutkan dengan pola ritme 3 ketukan, lalu 4 ketukan.
  • Guru memberikan variasi: murid boleh mengganti tepukan tangan ke meja atau menggunakan stik drum jika tersedia.
  • Kelompok ditukar peran: Kelompok 1 menjadi pemain pola ritme dan Kelompok 2 menjadi pemandu ketukan.
  • Murid berlatih secara berpasangan dengan teman di sebelahnya untuk memperkuat pemahaman.
  • Guru memfasilitasi murid untuk mencoba membuat pola ritme sendiri dalam kelompok kecil (3-4 orang) menggunakan kombinasi tepukan tangan dan entakan kaki.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan menenangkan diri sejenak.
  • Guru memfasilitasi refleksi dengan bertanya: Bagaimana perasaan kalian saat bermain pola ritme bersama teman? Apa yang mudah? Apa yang sulit?
  • Murid diberi kesempatan berbagi pengalaman dan perasaan mereka secara sukarela.
  • Guru membimbing murid untuk mengenali bahwa kerjasama dan mendengarkan teman penting dalam bermain musik bersama.
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas usaha dan partisipasi mereka.
  • Murid diminta memikirkan: Apa yang ingin kalian perbaiki atau coba lagi di lain waktu?

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa kelompok menampilkan pola ritme pilihan mereka.
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Kita bisa membuat dan memainkan pola ritme bersama menggunakan tubuh kita.
  • Guru memberikan umpan balik positif dan konstruktif kepada murid.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar dapat fokus pada pola ritme 2 ketukan saja. Murid yang sudah lancar dapat mencoba pola ritme 4 ketukan atau membuat variasi pola sendiri.
  • Proses: Murid yang cepat menangkap dapat menjadi tutor sebaya membantu teman yang masih kesulitan. Murid yang membutuhkan lebih banyak latihan dapat berlatih dengan bimbingan guru secara langsung.
  • Produk: Murid yang sudah mahir dapat menciptakan pola ritme kombinasi (misalnya 2 ketukan + 3 ketukan) dan memperagakannya. Murid lain dapat menampilkan pola ritme dasar yang sudah diajarkan.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Apakah murid masih ingat tentang tempo dan ketukan dari pembelajaran sebelumnya?
  • Observasi: Apakah murid dapat bertepuk tangan mengikuti tempo yang diarahkan guru (pelan, sedang, cepat)?

Proses:

  • Observasi kemampuan menirukan pola ritme yang dicontohkan guru
  • Observasi kekompakan kelompok saat memainkan pola ritme bersama
  • Penilaian diri: murid diminta mengacungkan jempol (sudah bisa), tangan datar (masih belajar), atau jempol ke bawah (perlu bantuan)
  • Catatan anekdot guru tentang kesulitan atau kemajuan murid

Akhir:

  • Unjuk kerja kelompok: setiap kelompok menampilkan pola ritme yang mereka pilih atau ciptakan
  • Rubrik penilaian unjuk kerja mencakup ketepatan ritme, kekompakan, dan kreativitas
  • Refleksi tertulis sederhana (gambar emotikon atau lingkaran pilihan): Bagaimana perasaanmu hari ini?

Formatif:

  • Observasi selama kegiatan berlangsung: kemampuan menirukan pola ritme, kekompakan kelompok, partisipasi aktif
  • Penilaian sejawat: murid memberikan apresiasi kepada teman yang bermain dengan baik
  • Umpan balik langsung dari guru selama proses latihan

Sumatif:

  • Unjuk kerja kelompok: memainkan pola ritme pilihan (2, 3, atau 4 ketukan) dengan kompak
  • Penilaian produk: kreativitas dalam membuat pola ritme sederhana sendiri

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Memainkan Pola RitmeMurid belum dapat mengikuti pola ritme dengan tepat, sering meleset atau berhenti.Murid dapat mengikuti sebagian pola ritme tetapi masih sering keliru atau tidak konsisten.Murid dapat mengikuti pola ritme dengan tepat meskipun sesekali masih ada kesalahan kecil.Murid dapat memainkan pola ritme dengan sangat tepat, konsisten, dan percaya diri.
Kekompakan KelompokMurid bermain sendiri-sendiri, tidak sinkron dengan kelompok.Murid mulai berusaha menyesuaikan dengan kelompok tetapi masih sering tidak sinkron.Murid dapat bermain dengan cukup kompak bersama kelompok, sesekali masih ada ketidaksesuaian.Murid bermain sangat kompak dan sinkron dengan seluruh anggota kelompok.
Kreativitas Membuat Pola RitmeMurid belum dapat membuat pola ritme sendiri, hanya meniru contoh guru.Murid mencoba membuat pola ritme sederhana dengan variasi minimal.Murid dapat membuat pola ritme sederhana dengan variasi yang cukup menarik.Murid dapat membuat pola ritme yang unik, menarik, dan berani bereksperimen.
Partisipasi dan KolaborasiMurid pasif, tidak terlibat dalam kegiatan kelompok.Murid mulai terlibat tetapi masih ragu-ragu dan jarang berinteraksi dengan teman.Murid aktif berpartisipasi dan bekerja sama dengan teman kelompok.Murid sangat aktif, antusias, dan membantu teman lain dalam kelompok.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat terlibat aktif dalam kegiatan kelompok?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk mendukung murid yang beragam?
  • Apakah alokasi waktu cukup untuk semua tahapan pembelajaran?
  • Apa yang perlu diperbaiki atau ditambahkan untuk pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu saat bermain pola ritme bersama teman-teman?
  • Apa yang paling kamu sukai dari pembelajaran hari ini?
  • Apa yang masih sulit bagimu? Apa yang ingin kamu coba lagi?
  • Bagaimana kamu membantu teman atau dibantu teman hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi), Bab II: Tepuk Tangan dan Entakkan Kakimu
  2. Tubuh murid (tangan dan kaki) sebagai instrumen ritme
  3. Stik drum atau alat perkusif sederhana (jika tersedia)
  4. Meja atau permukaan untuk variasi bunyi tepukan
  5. Ruang kelas yang cukup luas untuk aktivitas kelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.