Modul AjarPertemuan 9Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Musik Kelas 1: Membuat Pola Irama Menggunakan Alat Musik Ritmis Sederhana saat Bernyanyi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 1 dengan topik "Membuat Pola Irama Menggunakan Alat Musik Ritmis Sederhana saat Bernyanyi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 1: Membuat Pola Irama Menggunakan Alat Musik Ritmis Sederhana saat Bernyanyi

Seni Musik - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Membuat Pola Irama Menggunakan Alat Musik Ritmis Sederhana saat Bernyanyi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMembuat Pola Irama Menggunakan Alat Musik Ritmis Sederhana saat Bernyanyi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat pola irama sederhana menggunakan alat musik ritmis yang tersedia di lingkungan sekitar (seperti kaleng, botol berisi beras, atau batu) untuk mengiringi lagu yang dinyanyikan
  2. Murid dapat mengenal cara memainkan alat musik ritmis sederhana dengan benar saat mengiringi kegiatan bernyanyi bersama

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian mendengar bunyi dari benda-benda di sekitar kita seperti kaleng atau botol?
  2. Bagaimana bunyi yang dihasilkan benda-benda tersebut bisa mengiringi lagu yang kita nyanyikan?
  3. Apa saja alat musik yang bisa kita buat sendiri dari benda di sekitar kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan absensi dan mengecek kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah memukul-mukul benda dan mendengar bunyinya?' dan 'Apa saja benda yang pernah kalian pukul?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan membuat pola irama sederhana menggunakan alat musik dari benda di sekitar kita
  • Guru menampilkan beberapa benda sederhana (kaleng bekas, botol berisi beras, batu, tutup toples) dan mengajukan pertanyaan pemantik

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati berbagai alat musik ritmis sederhana yang telah disiapkan (kaleng, botol berisi beras, batu, tutup toples, sendok kayu)
  • Guru memperagakan cara memainkan masing-masing alat musik ritmis sederhana dengan teknik yang benar (memukul, menggoyang, mengetuk)
  • Murid secara bergantian mencoba membunyikan setiap alat musik dan merasakan perbedaan bunyinya
  • Guru mengenalkan konsep pola irama sederhana dengan memperagakan pola ketukan: panjang-pendek (ta-ti-ti) atau pendek-pendek-panjang (ti-ti-ta)
  • Guru meminta murid menirukan pola irama yang dicontohkan dengan bertepuk tangan terlebih dahulu
  • Guru menyanyikan lagu sederhana yang sudah dikenal murid (misalnya 'Pelangi-Pelangi' atau 'Bintang Kecil') sambil menepuk pola irama

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (4-5 orang) dan setiap kelompok memilih alat musik ritmis sederhana yang akan digunakan
  • Setiap kelompok mencoba membuat pola irama sederhana (2-4 ketukan berulang) menggunakan alat musik pilihan mereka
  • Guru membimbing setiap kelompok untuk menemukan pola irama yang nyaman dan mudah dimainkan
  • Murid berlatih memainkan pola irama yang telah dibuat sambil menyanyikan lagu pilihan (dari lagu yang sudah dipelajari sebelumnya)
  • Setiap kelompok berlatih menyelaraskan permainan alat musik dengan tempo lagu yang dinyanyikan
  • Kelompok secara bergantian menampilkan hasil karya mereka: bernyanyi sambil mengiringi dengan alat musik ritmis buatan sendiri
  • Kelompok lain mengamati dan memberikan tepuk tangan serta apresiasi

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian saat membuat dan memainkan pola irama tadi?'
  • Murid berbagi pengalaman mereka: alat musik apa yang paling mudah dimainkan, pola irama mana yang paling mereka sukai, dan kesulitan apa yang dihadapi
  • Guru memfasilitasi diskusi tentang pentingnya kerja sama dalam kelompok saat bermain musik bersama
  • Murid merefleksikan cara memainkan alat musik yang benar agar menghasilkan bunyi yang baik dan tidak merusak alat
  • Guru memberikan umpan balik positif kepada setiap kelompok dan menekankan bahwa setiap orang dapat membuat musik dari benda-benda sederhana di sekitar
  • Murid menuliskan atau menggambar (dalam lembar kerja sederhana) alat musik yang mereka gunakan dan pola irama yang mereka ciptakan

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid mendemonstrasikan kembali cara memainkan alat musik ritmis sederhana
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: kita bisa membuat pola irama sederhana dari benda-benda di sekitar dan menggunakannya untuk mengiringi lagu
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya kreativitas dan kerja sama dalam bermusik
  • Guru memberikan tugas rumah (opsional): mencari 2-3 benda di rumah yang bisa dijadikan alat musik ritmis dan menceritakannya di pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami, guru dapat mengenalkan pola irama yang lebih kompleks (kombinasi 3-4 jenis bunyi). Untuk murid yang memerlukan pendampingan lebih, guru dapat menyederhanakan pola irama menjadi ketukan sederhana yang berulang (misalnya puk-puk-puk-diam)
  • Proses: Murid yang cepat dapat diberikan peran sebagai pemimpin kelompok untuk membantu teman yang kesulitan. Murid yang lambat dapat bekerja dalam kelompok yang lebih kecil atau mendapat pendampingan langsung dari guru
  • Produk: Murid yang cepat dapat menciptakan 2-3 variasi pola irama untuk lagu yang berbeda. Murid yang lambat cukup membuat 1 pola irama sederhana yang dapat dimainkan dengan konsisten

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid mendengar atau membuat bunyi dari benda-benda di sekitar
  • Observasi pengetahuan awal murid tentang alat musik sederhana

Proses:

  • Observasi kemampuan murid menirukan pola irama yang dicontohkan
  • Observasi kemampuan murid membuat pola irama sederhana menggunakan alat musik ritmis
  • Observasi cara murid memainkan alat musik ritmis dengan benar
  • Penilaian kerja sama dan partisipasi dalam kelompok

Akhir:

  • Unjuk kerja kelompok: menampilkan pola irama sambil bernyanyi
  • Demonstrasi individual: cara memainkan alat musik ritmis dengan benar
  • Refleksi tertulis atau lisan murid tentang pembelajaran hari ini

Formatif:

  • Observasi aktivitas murid saat mencoba membunyikan alat musik ritmis
  • Penilaian proses saat murid berlatih membuat pola irama dalam kelompok
  • Observasi kerja sama dan partisipasi murid dalam kelompok

Sumatif:

  • Unjuk kerja (performance): murid menampilkan pola irama yang dibuat sambil bernyanyi
  • Produk: hasil karya pola irama yang dibuat kelompok
  • Penilaian diri murid tentang pengalaman belajar mereka

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membuat pola irama sederhanaMurid belum dapat membuat pola irama sederhana, memukul alat musik secara acak tanpa pola yang jelasMurid dapat membuat pola irama sangat sederhana (1-2 ketukan berulang) dengan bimbingan guruMurid dapat membuat pola irama sederhana (2-3 ketukan berulang) secara mandiri dan konsistenMurid dapat membuat pola irama sederhana (3-4 ketukan) dengan variasi dan kreativitas, serta dapat menyelaraskannya dengan lagu
Cara memainkan alat musik ritmisMurid belum dapat memainkan alat musik ritmis dengan benar, teknik bermain masih keliru dan menghasilkan bunyi yang tidak teraturMurid dapat memainkan alat musik ritmis dengan teknik yang cukup benar namun masih memerlukan bimbinganMurid dapat memainkan alat musik ritmis dengan teknik yang benar dan menghasilkan bunyi yang jelasMurid dapat memainkan alat musik ritmis dengan teknik yang benar, menghasilkan bunyi yang jelas, dan dapat menyelaraskan dengan tempo lagu
Kerja sama dalam kelompokMurid belum dapat bekerja sama dalam kelompok, cenderung bermain sendiriMurid mulai dapat bekerja sama dalam kelompok namun masih memerlukan arahan guruMurid dapat bekerja sama dengan baik, mendengarkan pendapat teman, dan berkontribusi dalam kelompokMurid dapat bekerja sama dengan sangat baik, aktif berkontribusi, membantu teman yang kesulitan, dan menjaga keharmonisan kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan membuat dan memainkan pola irama?
  • Apakah strategi pengelompokan sudah efektif untuk memfasilitasi kolaborasi murid?
  • Apakah alat musik ritmis yang disediakan sudah cukup bervariasi dan mudah dimainkan oleh murid kelas 1?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan diferensiasi pembelajaran agar semua murid mencapai tujuan pembelajaran?
  • Apa yang perlu saya perbaiki atau kembangkan untuk pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan hari ini?
  • Alat musik apa yang paling kamu sukai dan mengapa?
  • Apa yang kamu rasakan saat bermain musik bersama teman-temanmu?
  • Apa yang masih sulit bagimu dalam membuat atau memainkan pola irama?
  • Apa yang akan kamu coba lakukan di rumah setelah belajar hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi) - Kemendikbudristek
  2. Alat musik ritmis sederhana: kaleng bekas berbagai ukuran, botol plastik berisi beras/kerikil, batu dengan berbagai ukuran, tutup toples, sendok kayu, kotak tisu kosong
  3. Lagu-lagu sederhana yang sudah dikenal murid: Pelangi-Pelangi, Bintang Kecil, Balonku, atau lagu daerah setempat
  4. Lembar kerja sederhana untuk refleksi murid (kertas bergambar alat musik dan ruang untuk menggambar)
  5. Audio player untuk memutar contoh lagu (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.