Modul AjarPertemuan 10Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Musik Kelas 1: Bernyanyi Lagu Nasional dan Daerah dengan Iringan Pola Irama Buatan Sendiri

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 1 dengan topik "Bernyanyi Lagu Nasional dan Daerah dengan Iringan Pola Irama Buatan Sendiri". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Musik Kelas 1: Bernyanyi Lagu Nasional dan Daerah dengan Iringan Pola Irama Buatan Sendiri

Seni Musik - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Seni Musik — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Bernyanyi Lagu Nasional dan Daerah dengan Iringan Pola Irama Buatan Sendiri

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBernyanyi Lagu Nasional dan Daerah dengan Iringan Pola Irama Buatan Sendiri
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menampilkan nyanyian lagu nasional atau lagu daerah secara bersama-sama diiringi pola irama yang dibuat sendiri menggunakan anggota tubuh atau alat musik ritmis sederhana
  2. Murid dapat memberikan umpan balik sederhana tentang penampilan bernyanyi diri sendiri atau teman menggunakan bahasa sehari-hari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Anak-anak, lagu nasional atau daerah apa yang paling kalian suka?
  2. Bagaimana kalau kita buat iringan musik sendiri pakai tepuk tangan atau alat musik sederhana?
  3. Siapa yang mau mencoba membuat bunyi-bunyian untuk mengiringi lagu favorit kalian?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya lagu nasional atau daerah yang murid ketahui dan pernah nyanyikan
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan bernyanyi lagu nasional atau daerah sambil membuat iringan musik sendiri
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid
  • Guru mengajak murid melakukan pemanasan vokal sederhana dengan bernyanyi tangga nada dan gerakan peregangan ringan

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menyanyikan satu lagu nasional (contoh: Garuda Pancasila) atau lagu daerah (contoh: Ampar-Ampar Pisang) dengan tempo sedang
  • Murid mendengarkan dengan seksama dan mengidentifikasi ketukan/pulsa lagu dengan menepuk tangan mengikuti irama
  • Guru menjelaskan bahwa setiap lagu punya irama yang bisa kita ikuti dengan tepukan, ketukan, atau alat musik sederhana
  • Guru memperkenalkan berbagai cara membuat pola irama: tepuk tangan, tepuk paha, hentakan kaki, atau menggunakan alat musik ritmis sederhana (marakas, tamborin, atau botol bekas yang diisi kerikil)
  • Murid mencoba beberapa pola irama sederhana yang dicontohkan guru: pola 2 ketuk (tepuk-tepuk), pola 3 ketuk (tepuk-tepuk-tepuk), dan pola kombinasi (tepuk-paha-tepuk-paha)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 anak per kelompok)
  • Setiap kelompok memilih satu lagu nasional atau lagu daerah yang akan dinyanyikan
  • Murid dalam kelompok berdiskusi dan menciptakan pola irama sendiri menggunakan anggota tubuh atau alat musik ritmis sederhana yang tersedia
  • Guru berkeliling membimbing setiap kelompok dan memberikan saran bila diperlukan
  • Setiap kelompok berlatih bernyanyi dengan iringan pola irama yang mereka ciptakan sendiri (15-20 menit)
  • Setiap kelompok menampilkan hasil karya mereka di depan kelas: bernyanyi bersama diiringi pola irama buatan sendiri
  • Kelompok lain menyaksikan penampilan dengan penuh perhatian dan antusias

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah setiap penampilan, guru memfasilitasi sesi umpan balik sederhana
  • Murid dari kelompok lain memberikan pendapat tentang penampilan temannya dengan bahasa sehari-hari (contoh: 'Aku suka tepukan kalian', 'Suaranya keras dan jelas', 'Iramanya bagus')
  • Murid yang tampil merefleksikan pengalaman mereka: apa yang mudah, apa yang sulit, bagaimana perasaan mereka saat tampil
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Apa yang kalian pelajari hari ini?', 'Bagaimana perasaan kalian saat membuat iringan sendiri?', 'Apa yang ingin kalian coba lagi di lain waktu?'
  • Murid menuliskan atau menggambar pengalaman mereka di buku catatan musik (untuk yang sudah bisa menulis) atau menyampaikan secara lisan

Penutup:

  • Guru merangkum pembelajaran hari ini: kita sudah belajar bernyanyi lagu nasional dan daerah dengan iringan yang kita buat sendiri
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas kreativitas dan keberanian mereka tampil
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid mendemonstrasikan satu pola irama sederhana dan menyanyikan penggalan lagu
  • Guru memberikan penguatan positif dan motivasi untuk terus berlatih di rumah
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid bernyanyi bersama satu lagu pilihan dan berdoa

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah lancar dapat memilih lagu yang lebih kompleks atau dengan tempo lebih cepat, sementara murid yang masih belajar dapat memilih lagu sederhana dengan tempo lambat
  • Proses: Murid yang cepat menguasai dapat diminta menciptakan pola irama yang lebih variatif (kombinasi 3-4 pola berbeda), sementara murid yang membutuhkan bimbingan lebih dapat menggunakan pola irama sederhana (1-2 pola saja) dengan pendampingan guru atau teman sebaya
  • Produk: Murid yang sudah mahir dapat menampilkan solo atau duet dengan iringan lebih kompleks, sementara murid lain dapat tampil dalam kelompok besar dengan iringan sederhana

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang lagu nasional dan daerah yang murid ketahui
  • Observasi kemampuan awal murid dalam mengenali ketukan lagu

Proses:

  • Observasi partisipasi murid saat mencoba pola irama
  • Observasi kerja sama dalam kelompok
  • Observasi kreativitas murid dalam menciptakan pola irama
  • Penilaian diri sederhana: murid mengacungkan jempol (mudah), tangan rata (cukup), atau jempol ke bawah (sulit) setelah setiap tahap

Akhir:

  • Penilaian penampilan kelompok: kesesuaian iringan dengan lagu, kekompakan, dan ekspresi
  • Penilaian kemampuan memberikan umpan balik terhadap penampilan diri sendiri atau teman
  • Demonstrasi individu: murid menunjukkan satu pola irama dan menyanyikan penggalan lagu

Formatif:

  • Observasi selama murid mencoba berbagai pola irama
  • Observasi saat murid berdiskusi dan berlatih dalam kelompok
  • Penilaian sejawat saat murid memberikan umpan balik terhadap penampilan teman

Sumatif:

  • Penilaian penampilan bernyanyi dengan iringan pola irama buatan sendiri
  • Penilaian kemampuan memberikan umpan balik sederhana menggunakan bahasa sehari-hari

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menampilkan nyanyian dengan iringan pola irama buatan sendiriMurid belum dapat membuat pola irama atau bernyanyi dengan iringan, memerlukan bimbingan penuhMurid dapat membuat pola irama sederhana atau bernyanyi dengan iringan, tetapi belum konsisten atau masih sering berhentiMurid dapat membuat pola irama sederhana dan bernyanyi dengan iringan secara konsisten, meskipun sesekali kurang sinkronMurid dapat membuat pola irama yang variatif dan bernyanyi dengan iringan secara konsisten, sinkron, dan percaya diri
Memberikan umpan balik sederhana tentang penampilan bernyanyiMurid belum dapat memberikan umpan balik atau hanya diam saat diminta pendapatMurid dapat menyampaikan pendapat sangat sederhana (bagus/tidak bagus) tanpa alasanMurid dapat memberikan umpan balik sederhana dengan menyebutkan satu aspek yang disukai atau perlu diperbaikiMurid dapat memberikan umpan balik yang jelas dengan menyebutkan beberapa aspek yang disukai atau perlu diperbaiki menggunakan bahasa sehari-hari yang sopan
Kreativitas dalam menciptakan pola iramaMurid belum dapat menciptakan pola irama sendiri, hanya meniru contoh guruMurid dapat menciptakan pola irama sangat sederhana (1 jenis pola berulang) dengan bimbinganMurid dapat menciptakan pola irama sederhana (2 jenis pola) secara mandiriMurid dapat menciptakan pola irama yang variatif (3 atau lebih jenis pola) secara mandiri dan kreatif
Kolaborasi dalam kelompokMurid belum dapat bekerja sama dalam kelompok, cenderung bekerja sendiri atau mengganggu temanMurid dapat bergabung dengan kelompok tetapi kurang aktif berpartisipasiMurid dapat bekerja sama dalam kelompok, mendengarkan pendapat teman, dan memberikan kontribusiMurid aktif bekerja sama, menghargai pendapat teman, memberikan kontribusi positif, dan membantu teman yang kesulitan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan bernyanyi dan menciptakan pola irama?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan diferensiasi agar semua murid berkembang sesuai kecepatannya masing-masing?
  • Apakah prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan sudah tercapai dalam pembelajaran hari ini?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pembelajaran serupa di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan hari ini?
  • Bagaimana perasaanmu saat membuat iringan musik sendiri?
  • Apa yang kamu pelajari dari penampilan teman-temanmu?
  • Apa yang ingin kamu coba lagi atau perbaiki di lain waktu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Musik untuk SD/MI Kelas I Kurikulum Merdeka
  2. Lagu nasional: Garuda Pancasila, Indonesia Raya, Halo-Halo Bandung
  3. Lagu daerah: Ampar-Ampar Pisang, Manuk Dadali, Cublak-Cublak Suweng
  4. Alat musik ritmis sederhana: marakas, tamborin, triangle, atau alat musik buatan sendiri (botol bekas berisi kerikil, kaleng bekas dengan tongkat pemukul)
  5. Anggota tubuh sebagai alat musik: tepuk tangan, tepuk paha, hentakan kaki, petik jari
  6. Ruang kelas yang cukup luas untuk aktivitas kelompok dan penampilan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.