Modul AjarPertemuan 9Bab 4Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Perhitungan HPP dan Nilai Kewirausahaan Alat Pakan Otomatis

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa kelas 10 dengan topik "Perhitungan HPP dan Nilai Kewirausahaan Alat Pakan Otomatis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Perhitungan HPP dan Nilai Kewirausahaan Alat Pakan Otomatis

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Perhitungan HPP dan Nilai Kewirausahaan Alat Pakan Otomatis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Rekayasa
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPerhitungan HPP dan Nilai Kewirausahaan Alat Pakan Otomatis
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) alat pakan otomatis berdasarkan bukti pembelian alat dan bahan yang digunakan selama proses produksi.
  2. Murid mampu mempresentasikan produk alat pakan otomatis yang dibuat, menceritakan proses pembuatan, dan menjelaskan potensi nilai ekonomis dan kewirausahaan dari produk tersebut.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa kita perlu menyimpan nota atau bukti pembelian saat membuat sebuah produk rekayasa?
  2. Bagaimana cara kita menentukan harga jual alat pakan otomatis yang sudah kalian buat agar mendapatkan keuntungan?
  3. Menurut kalian, apakah alat pakan otomatis ini memiliki peluang untuk dijadikan bisnis yang menjanjikan di lingkungan sekitar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru mengingatkan kembali kegiatan pada pertemuan sebelumnya (Aktivitas 6) di mana murid diminta menyimpan bukti pembelian alat dan bahan untuk pembuatan alat pakan otomatis.
  • Guru memberikan asesmen awal (diagnostik) dengan mengajukan pertanyaan pemantik terkait cara menentukan harga jual suatu produk.
  • Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran hari ini, yaitu menghitung HPP dan mempresentasikan produk beserta nilai kewirausahaannya.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Murid menggali informasi terkait pengertian Harga Pokok Produksi (HPP) dan cara penentuannya melalui diskusi kelas.
  • Guru memberikan pemahaman bahwa perhitungan HPP wajib dilakukan sebelum masuk tahap produksi massal agar dapat melihat kelayakan produk di pasaran.

Mengaplikasi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid mengumpulkan catatan harga dan bukti pembelian alat dan bahan yang telah digunakan.
  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk menghitung HPP dan menetapkan harga jual produk alat pakan otomatis (Aktivitas 8).
  • Murid menyusun laporan HPP dan menyiapkan bahan presentasi yang menceritakan proses pembuatan serta potensi nilai ekonomis produk.

Merefleksi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mengevaluasi hasil perhitungan HPP mereka, menganalisis apakah harga jual yang ditetapkan masuk akal dan kompetitif di pasaran.
  • Murid saling memberikan penilaian dan saran terhadap potensi kewirausahaan produk milik kelompok lain berdasarkan kajian nilai guna dan ekonomis.

Penutup:

  • Murid melakukan presentasi produk hasil praktik, memaparkan laporan HPP, menceritakan pengalaman proses pembuatan, dan menjelaskan nilai ekonomisnya.
  • Guru mengapresiasi hasil presentasi, memberikan umpan balik, dan melakukan penilaian sumatif.
  • Murid melakukan refleksi suasana belajar dengan memilih atau menggambar emoji yang sesuai dengan perasaan mereka hari ini.
  • Murid mengisi angket singkat terkait tingkat pemahaman mereka terhadap konsep HPP.
  • Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan format tabel HPP sederhana, sedangkan yang mahir dapat menggunakan aplikasi spreadsheet digital untuk menghitung HPP dan margin keuntungan.
  • Proses: Guru memberikan pendampingan intensif (scaffolding) bagi kelompok yang kesulitan mengidentifikasi komponen biaya, sementara kelompok yang sudah paham dapat berdiskusi secara mandiri.
  • Produk: Laporan HPP dan presentasi dapat disajikan dalam berbagai bentuk sesuai minat murid, seperti infografis, slide presentasi digital, atau pemaparan lisan secara langsung dengan membawa produk fisik.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan di awal pembelajaran: 'Jika kalian ingin menjual alat pakan otomatis yang telah dibuat, komponen biaya apa saja yang harus dihitung agar kalian tidak rugi?'

Proses:

  • Menggunakan lembar observasi untuk memantau keterlibatan murid dalam mengumpulkan bukti pembelian dan ketepatan langkah dalam menghitung HPP selama diskusi kelompok.

Akhir:

  • Menggunakan rubrik penilaian presentasi untuk menilai kejelasan pemaparan laporan HPP, kelancaran menceritakan proses pembuatan, dan ketajaman analisis potensi nilai ekonomis produk.

Formatif:

  • Observasi diskusi kelompok saat menghitung HPP
  • Penilaian sejawat (peer assessment) saat memberikan saran terhadap produk teman

Sumatif:

  • Penilaian laporan perhitungan HPP
  • Penilaian unjuk kerja (presentasi produk, proses pembuatan, dan nilai kewirausahaan)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Perhitungan HPPBelum mampu mengidentifikasi komponen biaya dan tidak dapat menghitung HPP.Mampu mengidentifikasi sebagian komponen biaya namun perhitungan HPP belum akurat sesuai bukti pembelian.Mampu menghitung HPP dengan akurat berdasarkan bukti pembelian alat dan bahan yang digunakan.Mampu menghitung HPP dengan sangat akurat, sistematis, dan mampu menetapkan harga jual dengan margin keuntungan yang logis.
Presentasi dan Nilai KewirausahaanBelum mampu mempresentasikan produk dan tidak dapat menjelaskan nilai ekonomisnya.Mampu mempresentasikan produk secara sederhana, namun belum menceritakan proses pembuatan dan nilai ekonomis secara jelas.Mampu mempresentasikan produk dengan baik, menceritakan proses pembuatan, dan menjelaskan potensi nilai ekonomis secara logis.Mampu mempresentasikan produk dengan sangat komunikatif, menceritakan proses secara detail, dan memberikan analisis potensi kewirausahaan yang sangat tajam dan realistis.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode diskusi dan presentasi hari ini efektif dalam membantu murid memahami konsep HPP?
  • Bagaimana tingkat antusiasme murid saat menyadari bahwa produk rekayasa mereka memiliki nilai jual nyata?
  • Apa kendala utama yang dihadapi murid saat menghitung HPP dan bagaimana perbaikannya untuk pembelajaran mendatang?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu selama mengikuti pembelajaran hari ini? (Gambarkan dengan emoji)
  • Bagian mana dari proses menghitung HPP yang menurutmu paling menantang?
  • Setelah mengetahui HPP dan harga jual produkmu, seberapa yakin kamu bahwa produk alat pakan otomatis ini bisa menjadi peluang usaha yang sukses?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Rekayasa untuk SMA/MA Kelas X
  2. Nota atau bukti pembelian alat dan bahan praktik
  3. Kalkulator atau aplikasi spreadsheet
  4. Produk fisik alat pakan otomatis hasil praktik murid
  5. Lembar Kerja Murid (LKPD) Perhitungan HPP

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.