Modul AjarPertemuan 6Bab 4Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Praktik Pembuatan Alat Pakan Otomatis (Tahap 1: Perakitan Rangka dan Wadah)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa kelas 10 dengan topik "Praktik Pembuatan Alat Pakan Otomatis (Tahap 1: Perakitan Rangka dan Wadah)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Praktik Pembuatan Alat Pakan Otomatis (Tahap 1: Perakitan Rangka dan Wadah)

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Praktik Pembuatan Alat Pakan Otomatis (Tahap 1: Perakitan Rangka dan Wadah)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Rekayasa
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPraktik Pembuatan Alat Pakan Otomatis (Tahap 1: Perakitan Rangka dan Wadah)
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu membuat rangka dan wadah penampungan pakan sebagai komponen dasar alat pakan otomatis sesuai dengan desain dan prosedur yang telah direncanakan
  2. Murid mampu menerapkan sikap teliti, disiplin, dan kerja sama dalam proses pembuatan komponen alat pakan otomatis bersama kelompok
  3. Murid mampu mengidentifikasi fungsi setiap komponen rangka dan wadah dalam sistem alat pakan otomatis

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara memastikan rangka alat pakan otomatis kuat menahan beban wadah berisi pakan?
  2. Mengapa ukuran dan posisi wadah penampungan penting dalam desain alat pakan otomatis?
  3. Apa yang terjadi jika komponen rangka tidak dirakit sesuai prosedur yang telah direncanakan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan menyapa murid dan mengecek kehadiran
  • Guru mengingatkan kembali hasil desain alat pakan otomatis yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: membuat rangka dan wadah penampungan pakan
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pemahaman murid tentang fungsi rangka dan wadah dalam alat pakan otomatis
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid
  • Guru menjelaskan prosedur kerja praktik dan aspek keselamatan kerja di bengkel/ruang praktik

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid duduk berkelompok sesuai kelompok kerja yang telah dibentuk sebelumnya
  • Setiap kelompok mengamati kembali desain alat pakan otomatis yang telah dibuat, fokus pada bagian rangka dan wadah
  • Guru memfasilitasi diskusi kelompok: murid mengidentifikasi bahan dan alat yang dibutuhkan untuk membuat rangka dan wadah
  • Setiap kelompok menjelaskan fungsi tiap komponen rangka (penyangga, penghubung, kaki) dan wadah (penampung, penutup, lubang keluaran)
  • Murid memeriksa ketersediaan alat dan bahan yang telah disiapkan, mencocokkan dengan daftar kebutuhan
  • Guru memberikan demonstrasi singkat teknik perakitan yang benar dan aman (pemotongan, penyambungan, pengikatan)
  • Murid bertanya jawab untuk memperjelas prosedur kerja yang akan dilakukan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok memulai praktik pembuatan rangka: memotong bahan sesuai ukuran desain dengan sikap teliti
  • Murid merakit komponen rangka secara bertahap sesuai prosedur: menyambung bagian vertikal dan horizontal
  • Guru berkeliling memantau proses kerja setiap kelompok, memberikan bimbingan bila diperlukan
  • Setelah rangka selesai, murid melanjutkan membuat wadah penampungan pakan sesuai desain
  • Murid memasang wadah pada rangka, memastikan posisi dan kekuatan sambungan
  • Setiap anggota kelompok terlibat aktif dalam pembagian tugas: ada yang mengukur, memotong, merakit, dan memeriksa kualitas
  • Murid menerapkan prinsip kerja sama dan komunikasi efektif dalam kelompok
  • Kelompok melakukan uji kekuatan rangka dan kapasitas wadah secara sederhana

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok menghentikan aktivitas praktik dan mengamati hasil kerja mereka
  • Murid berdiskusi dalam kelompok: apa yang berjalan lancar dan apa yang mengalami kendala dalam proses perakitan
  • Setiap kelompok mencatat poin penting dari pengalaman praktik mereka
  • Guru memfasilitasi sesi berbagi pengalaman antar kelompok: 2-3 kelompok menceritakan proses dan hasil kerja mereka
  • Murid memberikan apresiasi dan saran perbaikan kepada kelompok lain secara konstruktif
  • Murid merefleksi sikap kerja yang diterapkan: ketelitian, disiplin, dan kerja sama
  • Guru memberikan umpan balik terkait kualitas hasil kerja dan proses kolaborasi yang terjadi

Penutup:

  • Guru memandu murid menyimpulkan pembelajaran: komponen penting dalam membuat rangka dan wadah alat pakan otomatis
  • Murid menyimpan hasil kerja praktik di tempat yang aman untuk dilanjutkan pada pertemuan berikutnya
  • Guru memberikan apresiasi kepada kelompok yang menunjukkan kerja sama dan hasil kerja yang baik
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menuliskan refleksi singkat tentang pengalaman praktik hari ini
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya: perakitan komponen mekanik dan elektronik
  • Guru mengingatkan murid untuk membersihkan area kerja dan merapikan alat yang telah digunakan
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Kelompok yang sudah memahami dengan baik dapat mengeksplorasi variasi desain wadah (bentuk, ukuran) sesuai kebutuhan jenis ternak tertentu
  • Proses: Murid yang cepat menyelesaikan dapat membantu kelompok lain yang mengalami kesulitan. Murid yang membutuhkan bimbingan lebih mendapat pendampingan intensif dari guru
  • Produk: Kelompok yang lebih cepat dapat membuat komponen tambahan (penguat rangka, dudukan motor) atau membuat dokumentasi visual proses pembuatan mereka

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Apa fungsi utama rangka dalam alat pakan otomatis?
  • Tanya jawab lisan: Bahan apa yang cocok untuk membuat wadah penampungan pakan dan mengapa?
  • Observasi: Pemahaman murid tentang desain yang telah dibuat sebelumnya

Proses:

  • Observasi langsung: keterlibatan murid dalam kerja kelompok
  • Observasi: penerapan prosedur kerja yang benar dan aman
  • Tanya jawab informal selama praktik: pemahaman murid tentang langkah yang sedang dilakukan
  • Checklist: kelengkapan dan urutan tahapan perakitan yang dilakukan kelompok
  • Penilaian sejawat: anggota kelompok menilai kontribusi masing-masing anggota

Akhir:

  • Penilaian produk menggunakan rubrik: kualitas rangka dan wadah yang dihasilkan
  • Presentasi singkat kelompok: menceritakan proses pembuatan dan kendala yang dihadapi
  • Refleksi tertulis individu: apa yang dipelajari, kesulitan yang dialami, dan sikap kerja yang perlu diperbaiki
  • Penilaian kesesuaian hasil dengan desain yang telah direncanakan

Formatif:

  • Observasi sikap kerja murid selama praktik: ketelitian, disiplin, kerja sama
  • Tanya jawab lisan tentang fungsi komponen dan prosedur perakitan
  • Pemantauan proses kerja kelompok: pembagian tugas, komunikasi, penyelesaian masalah

Sumatif:

  • Penilaian produk: kualitas hasil perakitan rangka dan wadah (kekuatan, ketepatan ukuran, kerapian)
  • Penilaian proyek kelompok: kesesuaian dengan desain, kelengkapan komponen
  • Refleksi tertulis individu tentang pengalaman praktik dan pembelajaran yang diperoleh

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kualitas Rangka (kekuatan dan stabilitas)Rangka tidak stabil, mudah goyah, sambungan lemah atau terlepasRangka cukup stabil namun masih ada bagian yang kurang kuat, beberapa sambungan kurang rapatRangka stabil dan kuat, sambungan rapat, hanya sedikit bagian yang perlu perbaikanRangka sangat stabil dan kuat, semua sambungan rapat dan kokoh, mampu menahan beban wadah dengan baik
Kualitas Wadah (ketepatan ukuran dan fungsi)Wadah tidak sesuai ukuran desain, tidak dapat menampung pakan dengan baik, banyak cacatWadah mendekati ukuran desain, dapat menampung pakan namun masih ada kebocoran atau ketidakrataanWadah sesuai ukuran desain, dapat menampung pakan dengan baik, sedikit ketidaksempurnaanWadah sangat sesuai desain, rapi, dapat menampung pakan dengan sempurna, tidak ada kebocoran
Kesesuaian dengan DesainHasil perakitan sangat berbeda dari desain, banyak komponen yang tidak sesuaiHasil perakitan cukup sesuai desain namun masih ada beberapa perbedaan signifikanHasil perakitan sesuai desain, hanya sedikit penyesuaian yang tidak mengubah fungsiHasil perakitan sangat sesuai dengan desain yang telah direncanakan, semua komponen tepat
Sikap Kerja (ketelitian, disiplin, kerja sama)Bekerja kurang teliti, sering melanggar prosedur, tidak berpartisipasi dalam kelompokCukup teliti namun masih ada kesalahan, kadang lupa prosedur, partisipasi minimal dalam kelompokBekerja dengan teliti, mengikuti prosedur, berpartisipasi aktif dan bekerja sama dengan baikSangat teliti dan disiplin, selalu mengikuti prosedur dengan tepat, aktif berkontribusi dan membantu anggota kelompok
Pemecahan MasalahTidak mampu mengatasi kendala yang muncul, selalu meminta bantuan untuk masalah sederhanaMampu mengatasi kendala sederhana dengan bimbingan, masih kesulitan dengan masalah kompleksMampu mengidentifikasi dan mengatasi sebagian besar kendala dengan baik, sesekali meminta saranMampu mengidentifikasi masalah dengan cepat, menemukan solusi kreatif, dan membantu kelompok lain

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu praktik sudah cukup untuk murid menyelesaikan perakitan rangka dan wadah?
  • Bagian mana dari proses praktik yang paling menantang bagi murid?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan efektif memfasilitasi kebutuhan murid yang beragam?
  • Bagaimana cara meningkatkan kolaborasi dan komunikasi dalam kerja kelompok?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam demonstrasi atau scaffolding yang diberikan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menantang dalam proses pembuatan rangka dan wadah hari ini?
  • Bagaimana kamu berkontribusi dalam kerja kelompok? Apa yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki?
  • Pengetahuan atau keterampilan baru apa yang kamu dapatkan dari kegiatan praktik ini?
  • Jika membuat kembali, apa yang akan kamu lakukan dengan cara berbeda untuk hasil yang lebih baik?
  • Sikap kerja apa (teliti, disiplin, kerja sama) yang sudah kamu terapkan dengan baik dan mana yang perlu ditingkatkan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Rekayasa untuk SMA/MA Kelas X
  2. Desain alat pakan otomatis yang telah dibuat murid pada pertemuan sebelumnya
  3. Bahan praktik: kayu/pipa PVC, wadah plastik/stainless, baut, mur, lem
  4. Alat praktik: gergaji, obeng, tang, penggaris, pensil, bor (jika diperlukan)
  5. Video tutorial pembuatan alat pakan otomatis sederhana (dari internet/YouTube)
  6. Alat Pelindung Diri (APD): sarung tangan, kacamata pelindung
  7. Lembar kerja praktik dan checklist prosedur perakitan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.