Modul AjarPertemuan 7Bab 3Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Produksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis (Tahap 2: Instalasi Sistem Pengatur Waktu/Timer)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa kelas 10 dengan topik "Produksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis (Tahap 2: Instalasi Sistem Pengatur Waktu/Timer)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Produksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis (Tahap 2: Instalasi Sistem Pengatur Waktu/Timer)

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Produksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis (Tahap 2: Instalasi Sistem Pengatur Waktu/Timer)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Rekayasa
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikProduksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis (Tahap 2: Instalasi Sistem Pengatur Waktu/Timer)
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu memasang dan mengkonfigurasi sistem pengatur waktu (timer keran air) pada rangkaian alat penyiram tanaman otomatis sesuai desain yang telah dibuat.
  2. Murid mampu mengintegrasikan seluruh komponen mekanis dan elektronik alat penyiram tanaman otomatis menjadi satu rangkaian yang utuh dan fungsional.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara kerja timer pada keran air sehingga tanaman bisa tersiram secara otomatis tanpa campur tangan manusia?
  2. Apa yang terjadi jika pengaturan waktu pada timer tidak sesuai dengan kebutuhan air tanaman?
  3. Mengapa integrasi antar komponen harus dilakukan secara sistematis agar alat berfungsi optimal?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan memastikan kesiapan murid serta kelengkapan alat dan bahan praktik.
  • Guru melakukan asesmen awal: menanyakan secara lisan kepada beberapa murid tentang fungsi timer keran air dan prinsip kerja pengatur waktu yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: memasang timer dan mengintegrasikan seluruh komponen menjadi rangkaian utuh.
  • Guru menampilkan pertanyaan pemantik dan meminta murid berdiskusi singkat secara berpasangan selama 3 menit.
  • Guru mengingatkan prosedur keselamatan kerja saat menggunakan alat tajam dan komponen elektronik.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mendemonstrasikan cara memasang timer keran air pada rangkaian pipa/selang sesuai desain yang telah dibuat kelompok pada pertemuan sebelumnya.
  • Murid mengamati demonstrasi dan mencatat urutan langkah pemasangan timer: membuka kemasan, menyetel mode, memasang ke keran/konektor, menghubungkan ke selang distribusi.
  • Guru menjelaskan cara mengkonfigurasi timer: mengatur frekuensi penyiraman, durasi aliran air, dan waktu mulai berdasarkan kebutuhan tanaman.
  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk mencocokkan pengaturan timer dengan spesifikasi desain kelompoknya masing-masing.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok menyiapkan komponen: timer keran air, konektor, selang distribusi, dripper/sprinkler, dan rangkaian pipa yang sudah dirakit pada pertemuan sebelumnya.
  • Murid memasang timer keran air pada titik sumber air sesuai desain kelompok, memastikan sambungan rapat dan tidak bocor.
  • Murid mengkonfigurasi pengaturan waktu pada timer: mengatur interval penyiraman dan durasi sesuai jenis tanaman target.
  • Murid mengintegrasikan seluruh komponen (sumber air – timer – pipa utama – percabangan – selang distribusi – dripper/sprinkler) menjadi satu rangkaian utuh.
  • Murid melakukan pengecekan awal: memastikan setiap sambungan terpasang kuat, tidak ada kebocoran, dan aliran air merata ke seluruh titik siram.
  • Guru berkeliling memantau proses kerja setiap kelompok, memberikan umpan balik langsung, dan membantu kelompok yang mengalami kesulitan teknis.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok menguji coba timer dengan menjalankan satu siklus penyiraman pendek (1-2 menit) untuk memverifikasi fungsi otomatis.
  • Murid mencatat hasil uji coba: apakah timer aktif tepat waktu, apakah air mengalir merata, dan apakah ada kebocoran atau masalah teknis lainnya.
  • Murid mendiskusikan dalam kelompok: apa yang sudah berhasil, kendala apa yang ditemui, dan solusi apa yang diterapkan selama proses instalasi.
  • Perwakilan 2-3 kelompok mempresentasikan hasil instalasi dan temuan mereka di depan kelas secara singkat (masing-masing 2-3 menit).
  • Murid mengisi lembar refleksi individu tentang kontribusi diri dalam kerja kelompok dan hal yang perlu diperbaiki pada pertemuan berikutnya.

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi terhadap kerja keras semua kelompok dan merangkum poin-poin penting pertemuan ini.
  • Guru memberikan umpan balik umum tentang kesalahan yang sering ditemui dan cara mengatasinya.
  • Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: uji coba menyeluruh dan penyempurnaan alat.
  • Guru mengingatkan murid untuk merapikan dan menyimpan alat serta bahan praktik dengan aman.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Kelompok yang lebih cepat memahami diberikan tantangan tambahan: mengatur timer dengan pola penyiraman berbeda untuk dua zona tanaman sekaligus. Kelompok yang memerlukan bantuan diberikan lembar panduan bergambar langkah demi langkah pemasangan timer.
  • Proses: Murid yang sudah mahir berperan sebagai tutor sebaya membantu teman sekelompok yang kesulitan. Guru memberikan pendampingan intensif pada kelompok yang mengalami hambatan teknis signifikan.
  • Produk: Kelompok cepat diharapkan menghasilkan rangkaian dengan dua zona penyiraman terpisah. Kelompok yang masih berkembang cukup menyelesaikan satu zona penyiraman yang berfungsi dengan baik.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan di awal pembelajaran: Apa fungsi timer keran air dalam sistem penyiram otomatis?
  • Pertanyaan diagnostik: Sebutkan komponen utama yang sudah kalian rakit pada pertemuan sebelumnya dan bagian mana yang belum terpasang.

Proses:

  • Observasi keaktifan dan ketepatan murid saat memasang timer pada rangkaian (checklist proses).
  • Pengecekan sambungan: guru memverifikasi kerapatan dan kebenaran posisi pemasangan timer pada setiap kelompok.
  • Tanya jawab selama praktik: Mengapa kamu mengatur durasi penyiraman sekian menit? Bagaimana jika interval diubah?

Akhir:

  • Uji fungsi rangkaian: timer aktif sesuai pengaturan, air mengalir merata, tidak ada kebocoran (penilaian produk).
  • Presentasi singkat kelompok tentang proses instalasi dan kendala yang diatasi.
  • Lembar refleksi individu sebagai penilaian diri (assessment as learning).

Formatif:

  • Observasi langsung proses pemasangan timer dan integrasi komponen oleh setiap kelompok.
  • Tanya jawab lisan selama praktik untuk mengecek pemahaman murid tentang konfigurasi timer.
  • Umpan balik langsung dari guru saat berkeliling memantau kerja kelompok.

Sumatif:

  • Penilaian produk: rangkaian alat penyiram tanaman otomatis yang utuh dan fungsional berdasarkan rubrik.
  • Laporan singkat kelompok tentang hasil instalasi dan uji coba timer.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemasangan Timer (TP 10.3.7.1)Timer belum terpasang atau terpasang pada posisi yang salah; tidak ada konfigurasi waktu yang dilakukan.Timer terpasang pada posisi yang benar namun konfigurasi waktu belum sesuai kebutuhan tanaman; masih ada kebocoran pada sambungan timer.Timer terpasang dengan benar dan konfigurasi waktu sesuai kebutuhan tanaman; sambungan rapat dengan sedikit penyesuaian.Timer terpasang presisi sesuai desain, konfigurasi waktu optimal untuk jenis tanaman target, sambungan sempurna tanpa kebocoran, dan murid mampu menjelaskan alasan pengaturan yang dipilih.
Integrasi Komponen (TP 10.3.7.2)Komponen belum terintegrasi; rangkaian masih terpisah-pisah dan tidak dapat berfungsi.Sebagian besar komponen sudah terhubung namun ada 2-3 titik sambungan yang belum benar; alat belum berfungsi secara utuh.Seluruh komponen terintegrasi menjadi satu rangkaian utuh dengan 1 titik sambungan yang perlu perbaikan minor; alat dapat berfungsi.Seluruh komponen terintegrasi sempurna menjadi rangkaian utuh dan fungsional; aliran air merata ke semua titik siram; murid mampu menjelaskan fungsi setiap sambungan.
Kerja Sama KelompokMurid tidak terlibat aktif dalam kerja kelompok; mengandalkan anggota lain sepenuhnya.Murid terlibat dalam beberapa tahapan kerja namun belum konsisten; komunikasi dalam kelompok masih minim.Murid terlibat aktif dalam sebagian besar tahapan; berkomunikasi dan berbagi tugas dengan anggota kelompok.Murid terlibat aktif di seluruh tahapan, menginisiasi diskusi, membantu anggota lain yang kesulitan, dan berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan kelompok.
Keselamatan KerjaTidak memperhatikan prosedur keselamatan kerja; menggunakan alat tanpa kehati-hatian.Memperhatikan sebagian prosedur keselamatan kerja namun masih perlu diingatkan beberapa kali oleh guru.Menerapkan prosedur keselamatan kerja dengan baik; hanya perlu sedikit pengingat.Menerapkan seluruh prosedur keselamatan kerja secara mandiri dan mengingatkan teman yang belum menerapkannya.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh kelompok berhasil memasang dan mengkonfigurasi timer sesuai waktu yang dialokasikan?
  • Kendala teknis apa yang paling sering muncul dan bagaimana saya bisa mengantisipasinya pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah efektif membantu kelompok yang lambat tanpa menghambat kelompok yang cepat?
  • Apakah instruksi demonstrasi saya sudah cukup jelas sehingga murid dapat bekerja mandiri?

Refleksi Murid:

  • Apa langkah yang paling sulit saat memasang timer dan bagaimana kamu mengatasinya?
  • Apa yang akan kamu lakukan berbeda jika mengulangi proses instalasi ini?
  • Bagaimana kontribusimu dalam kerja kelompok hari ini dan apa yang bisa kamu tingkatkan?
  • Apa yang kamu pelajari hari ini yang bisa diterapkan untuk memecahkan masalah teknologi lain dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Rekayasa untuk SMA/MA Kelas X (Kemendikbudristek)
  2. Buku Siswa Prakarya dan Kewirausahaan: Rekayasa untuk SMA/MA Kelas X – Bab 3 Alat Penyiram Tanaman Otomatis
  3. Manual/panduan penggunaan timer keran air (sesuai merek yang digunakan)
  4. Video tutorial pemasangan timer keran air otomatis (YouTube/media digital)
  5. Desain rangkaian alat penyiram tanaman otomatis yang telah dibuat murid pada pertemuan sebelumnya
  6. Lembar kerja kelompok dan lembar refleksi individu
  7. Alat dan bahan praktik: timer keran air, konektor, selang distribusi, dripper/sprinkler, pipa, klem pengikat, kunci pas, obeng

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.