Modul AjarPertemuan 5Bab 3Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Perencanaan Anggaran Biaya dan Persiapan Produksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa kelas 10 dengan topik "Perencanaan Anggaran Biaya dan Persiapan Produksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Perencanaan Anggaran Biaya dan Persiapan Produksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Perencanaan Anggaran Biaya dan Persiapan Produksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Rekayasa
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPerencanaan Anggaran Biaya dan Persiapan Produksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menghitung estimasi biaya pembelian bahan dan alat yang dibutuhkan dalam proses produksi alat penyiram tanaman otomatis.
  2. Murid mampu menyiapkan seluruh bahan dan alat yang diperlukan sesuai dengan rancangan desain alat penyiram tanaman otomatis yang telah dibuat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika kalian ingin membuat alat penyiram tanaman otomatis, dari mana kalian bisa mengetahui harga komponen yang dibutuhkan?
  2. Bagaimana cara memastikan semua bahan dan alat yang diperlukan sudah lengkap sebelum produksi dimulai?
  3. Apa yang terjadi jika perencanaan anggaran tidak akurat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan presensi.
  • Guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan pemantik tentang biaya produksi dan pentingnya persiapan.
  • Murid menjawab pertanyaan diagnostik singkat secara lisan untuk mengukur pemahaman awal tentang komponen biaya produksi.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat mempelajari perencanaan anggaran serta persiapan produksi.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep estimasi biaya dan pentingnya perencanaan anggaran sebelum memulai produksi.
  • Murid membaca LKPD yang berisi contoh daftar harga komponen alat penyiram tanaman otomatis.
  • Dalam kelompok kecil, murid mendiskusikan komponen biaya yang harus dihitung: bahan langsung, alat pendukung, dan biaya tak terduga.
  • Setiap kelompok mencatat poin-poin penting dari hasil diskusi di buku kerja.

Mengaplikasi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok menghitung estimasi biaya pembelian bahan dan alat berdasarkan rancangan desain yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya.
  • Murid menyusun daftar belanja (Bill of Materials) lengkap dengan harga satuan dan total biaya.
  • Murid menyiapkan seluruh bahan dan alat yang diperlukan di meja kerja masing-masing (jika tersedia secara langsung) atau menggunakan daftar cek simulasi dengan memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
  • Guru berkeliling memonitor aktivitas, memberikan bimbingan, dan umpan balik formatif terhadap ketepatan perhitungan serta kelengkapan persiapan.

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil perhitungan anggaran dan daftar persiapan bahan/alat.
  • Murid lain memberikan penilaian sebaya menggunakan format sederhana (ceklist dan komentar).
  • Guru memimpin diskusi reflektif: 'Apa kesulitan yang dihadapi saat menghitung biaya? Bagaimana cara memastikan akurasi perhitungan?'
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di jurnal pembelajaran, mencakup evaluasi diri dan rencana perbaikan untuk perencanaan berikutnya.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pentingnya perencanaan anggaran dan persiapan yang teliti.
  • Murid mengerjakan asesmen akhir berupa pengumpulan lembar anggaran dan daftar cek persiapan (dinilai dengan rubrik).
  • Guru mengingatkan murid untuk menyimpan bukti perhitungan sebagai bahan pertemuan selanjutnya tentang HPP.
  • Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid cepat: diberikan tantangan mencari variasi harga dari sumber berbeda dan membandingkan total biaya. Untuk murid lambat: disediakan template Perencanaan Anggaran Biaya yang sudah terstruktur.
  • Proses: Murid lambat mendapat bimbingan lebih intensif dalam kelompok kecil dan pendampingan langsung dari guru. Murid cepat dapat berperan sebagai tutor sebaya.
  • Produk: Laporan perhitungan dapat disajikan dalam bentuk tabel tulis tangan, cetak komputer, atau format digital sederhana sesuai minat murid.

ASESMEN

Awal:

  • Diagnostik lisan: 'Apa saja yang termasuk komponen biaya saat membuat suatu produk?' dan 'Mengapa kita perlu menyusun daftar bahan dan alat sebelum produksi?'

Proses:

  • Guru mengobservasi kolaborasi, ketelitian menghitung, dan kepatuhan terhadap K3 selama menyiapkan bahan/alat.
  • Penilaian antarteman: setiap siswa memberi cek pada aspek kelengkapan dan kejelasan presentasi teman.

Akhir:

  • Mengumpulkan dan menilai dokumen Perencanaan Anggaran Biaya serta Daftar Cek Persiapan Bahan dan Alat menggunakan rubrik yang telah disediakan.

Formatif:

  • Observasi partisipasi dan keaktifan dalam diskusi kelompok.
  • Penilaian sebaya menggunakan checklist sederhana saat presentasi.
  • Pertanyaan lisan selama proses pengerjaan untuk mengukur pemahaman bertahap.

Sumatif:

  • Penilaian lembar perhitungan estimasi biaya (Anggaran Biaya) menggunakan rubrik.
  • Penilaian daftar cek persiapan bahan dan alat menggunakan rubrik.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Perencanaan Anggaran BiayaPerhitungan biaya tidak akurat, banyak komponen terlewat, dan tidak rapi.Perhitungan biaya sebagian besar akurat namun ada beberapa kesalahan kecil atau komponen yang kurang lengkap.Perhitungan biaya akurat, semua komponen tercantum, dan disajikan dengan rapi.Perhitungan biaya sangat akurat, lengkap, rapi, disertai analisis perbandingan harga alternatif dan perhitungan biaya tak terduga.
Persiapan Bahan dan AlatBahan dan/atau alat yang disiapkan tidak sesuai rancangan desain.Sebagian besar bahan dan alat sesuai rancangan, namun masih ada beberapa yang kurang atau tidak tepat.Seluruh bahan dan alat sesuai rancangan desain, lengkap, dan tertata.Seluruh bahan dan alat sesuai rancangan, lengkap, tertata rapi, serta memperhatikan prinsip K3 dengan sangat baik (misal: alat tajam di area aman).

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid menunjukkan pemahaman tentang pentingnya perencanaan anggaran?
  • Bagaimana respon murid terhadap kegiatan menghitung dan menyiapkan? Apakah cukup menantang dan menggembirakan?
  • Apa yang perlu saya tingkatkan dalam membimbing kelompok yang mengalami kesulitan pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari proses perencanaan anggaran dan persiapan ini yang paling sulit bagimu? Mengapa?
  • Apa yang akan kamu lakukan agar perencanaan anggaranmu lebih akurat di masa depan?
  • Seberapa penting menurutmu keterampilan menyusun anggaran sebelum membuat suatu produk? Jelaskan.

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Rekayasa untuk SMA/MA Kelas X (Kemendikbud, Unit 3, Hal. 132-143).
  2. Lembar Kerja Murid (LKPD) tentang Perencanaan Anggaran Biaya dan Daftar Komponen Alat Penyiram Otomatis.
  3. Katalog atau daftar harga online komponen elektronik sederhana (misal: sensor soil moisture, pompa mini, pipa, arduino/breadboard).
  4. Alat tulis, kalkulator, penggaris, dan kertas untuk membuat tabel anggaran.
  5. Simulasi alat/bahan nyata atau gambar/foto komponen untuk persiapan produksi.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.