Modul AjarPertemuan 3Bab 3Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Identifikasi Bahan, Alat, dan Prosedur Pembuatan Alat Penyiram Tanaman Otomatis

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa kelas 10 dengan topik "Identifikasi Bahan, Alat, dan Prosedur Pembuatan Alat Penyiram Tanaman Otomatis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Identifikasi Bahan, Alat, dan Prosedur Pembuatan Alat Penyiram Tanaman Otomatis

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Identifikasi Bahan, Alat, dan Prosedur Pembuatan Alat Penyiram Tanaman Otomatis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Rekayasa
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikIdentifikasi Bahan, Alat, dan Prosedur Pembuatan Alat Penyiram Tanaman Otomatis
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menentukan jenis bahan dan alat yang diperlukan dalam pembuatan produk rekayasa alat penyiram tanaman otomatis sesuai kebutuhan lingkungan sekitar.
  2. Murid mampu mendeskripsikan teknik dan prosedur pembuatan alat penyiram tanaman otomatis secara sistematis.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat tanaman yang layu karena pemiliknya lupa menyiram? Bagaimana teknologi bisa membantu kita mengatasi masalah tersebut?
  2. Jika kita ingin membuat alat yang bisa menyiram tanaman secara otomatis, bahan dan alat apa saja yang kira-kira kita butuhkan di sekitar kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid terkait teknologi terapan.
  • Guru melakukan asesmen awal secara lisan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman murid tentang komponen penyiram otomatis.
  • Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran dan menjelaskan bahwa luaran hari ini adalah daftar alat/bahan serta draf prosedur untuk persiapan produksi di pertemuan selanjutnya.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Murid mengamati tayangan video atau gambar tentang berbagai jenis alat penyiram tanaman otomatis sederhana.
  • Murid melakukan eksplorasi literatur (buku cetak atau internet) untuk mengidentifikasi komponen-komponen utama yang menyusun alat tersebut.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):

  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan jenis bahan dan alat spesifik yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar untuk proyek mereka.
  • Murid menyusun draf langkah-langkah (prosedur) pembuatan alat penyiram tanaman otomatis dengan memperhatikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan pilihan bahan, alat, dan prosedur yang telah disusun.
  • Murid dari kelompok lain memberikan umpan balik, dan bersama guru mengevaluasi kelayakan bahan serta kepraktisan prosedur yang dipilih untuk persiapan produksi.

Penutup:

  • Guru dan murid menyimpulkan daftar bahan, alat, dan prosedur yang paling efektif dan aman.
  • Guru mengumpulkan Lembar Kerja Murid (LKPD) sebagai asesmen akhir (sumatif).
  • Guru mengingatkan murid untuk membawa bahan dan alat yang telah disepakati pada pertemuan berikutnya untuk tahap produksi.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan berbagai sumber belajar seperti video tutorial, artikel panduan, dan contoh komponen fisik (pompa mini, selang, sensor) untuk mengakomodasi gaya belajar yang berbeda.
  • Proses: Memberikan pendampingan intensif bagi kelompok yang kesulitan menentukan komponen, serta memberikan kebebasan eksplorasi (misal: menambahkan sensor kelembapan) bagi kelompok yang lebih cepat paham.
  • Produk: Murid diperbolehkan menyajikan daftar bahan dan prosedur dalam bentuk tabel, peta konsep, atau infografis sederhana sesuai minat dan kreativitas kelompok.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan singkat: 'Sebutkan satu komponen elektronik atau mekanik yang kalian ketahui bisa digunakan untuk mengalirkan air secara otomatis!'

Proses:

  • Memantau jalannya diskusi kelompok dan memberikan pertanyaan pemantik tambahan jika diskusi terhenti (misal: 'Apakah bahan ini mudah ditemukan dan terjangkau di sekitar kita?').

Akhir:

  • Mengevaluasi dokumen LKPD setiap kelompok berdasarkan ketepatan pemilihan alat/bahan dan kelogisan serta keamanan urutan prosedur pembuatan.

Formatif:

  • Observasi keaktifan dan kolaborasi murid selama diskusi kelompok.
  • Umpan balik lisan dari guru dan teman sejawat saat presentasi draf prosedur pembuatan.

Sumatif:

  • Penilaian Lembar Kerja Murid (LKPD) yang berisi daftar bahan, alat, dan deskripsi prosedur pembuatan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penentuan Bahan dan AlatBelum mampu menyebutkan bahan dan alat yang relevan untuk pembuatan alat penyiram tanaman otomatis.Mampu menyebutkan beberapa bahan dan alat, namun kurang sesuai dengan kebutuhan atau sulit ditemukan di lingkungan sekitar.Mampu menentukan bahan dan alat yang tepat, fungsional, dan sesuai dengan ketersediaan di lingkungan sekitar.Mampu menentukan bahan dan alat yang tepat, ekonomis, mudah didapat, serta mampu memberikan alternatif bahan pengganti yang inovatif.
Deskripsi Prosedur PembuatanBelum mampu menuliskan langkah-langkah pembuatan alat.Mampu menuliskan langkah-langkah pembuatan namun tidak berurutan secara sistematis dan mengabaikan aspek K3.Mampu mendeskripsikan prosedur pembuatan secara sistematis, logis, dan memperhatikan aspek K3.Mampu mendeskripsikan prosedur pembuatan secara sangat sistematis, detail, sangat memperhatikan K3, dan mudah dipahami untuk langsung dipraktikkan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat mengidentifikasi bahan dan alat yang benar-benar tersedia di lingkungan sekitar?
  • Apakah alokasi waktu untuk diskusi dan presentasi sudah cukup optimal?
  • Bagaimana saya bisa memperbaiki pendampingan bagi kelompok yang kesulitan menyusun prosedur yang sistematis?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menarik bagi kalian?
  • Apakah kalian menemukan kesulitan saat menentukan bahan dan alat yang akan digunakan?
  • Seberapa yakin kalian dapat membuat alat tersebut pada pertemuan berikutnya berdasarkan prosedur yang telah kalian susun hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Rekayasa untuk SMA/MA Kelas X
  2. Video tutorial pembuatan alat penyiram tanaman otomatis dari internet
  3. Contoh komponen fisik (selang kecil, pompa air mini, baterai/sumber arus)
  4. Lembar Kerja Murid (LKPD)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.