Modul AjarPertemuan 12Bab 3Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 3: Alat Penyiram Tanaman Otomatis

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 3: Alat Penyiram Tanaman Otomatis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 3: Alat Penyiram Tanaman Otomatis

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 12

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 3: Alat Penyiram Tanaman Otomatis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Rekayasa
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAsesmen Sumatif Bab 3: Alat Penyiram Tanaman Otomatis
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menunjukkan pemahaman konsep alat penyiram tanaman otomatis mencakup fungsi, komponen, prosedur pembuatan, dan flowchart sistem penyiraman melalui tes tertulis.
  2. Murid mampu mempertanggungjawabkan keseluruhan proses pembuatan alat penyiram tanaman otomatis mulai dari desain, produksi, uji coba, hingga analisis nilai kewirausahaan melalui portofolio proyek.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Sejauh mana alat penyiram tanaman otomatis yang kalian buat dapat berfungsi dengan baik dan memiliki nilai jual di masyarakat?
  2. Apa pelajaran paling berharga yang kalian dapatkan dari kegagalan atau keberhasilan selama proses pembuatan alat ini?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru mengondisikan kelas dan menanyakan kesiapan murid untuk mengikuti asesmen sumatif Bab 3.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu pelaksanaan tes tertulis dan presentasi pertanggungjawaban portofolio proyek.
  • Guru melakukan asesmen awal secara lisan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan mental dan kelengkapan dokumen portofolio murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru mengenai alur asesmen, kriteria penilaian tes tertulis, dan rubrik penilaian portofolio.
  • Murid diberikan waktu sejenak untuk meninjau kembali catatan, flowchart, dan draf portofolio mereka secara mandiri sebelum asesmen dimulai.

Mengaplikasi (Berkesadaran):

  • Murid mengerjakan tes tertulis yang mencakup fungsi, komponen, prosedur pembuatan, dan flowchart sistem penyiraman secara mandiri.
  • Murid secara bergantian mempresentasikan dan menyerahkan portofolio proyek yang mencakup desain, produksi, uji coba, dan analisis nilai kewirausahaan.
  • Murid lain menyimak dan diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan konstruktif terhadap presentasi temannya.

Merefleksi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid menceritakan pengalaman, tantangan, dan solusi yang ditemukan selama proses pembuatan alat penyiram tanaman otomatis.
  • Murid mengevaluasi secara mandiri apakah produk yang mereka buat sudah layak jual dan memiliki potensi kewirausahaan yang nyata.

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik apresiatif secara umum terhadap hasil tes dan presentasi portofolio murid.
  • Guru menyampaikan informasi aktivitas pengayaan bagi murid yang berminat, seperti mengeksplorasi sistem irigasi tetes menggunakan smartphone.
  • Guru mengajak murid bersyukur atas ilmu yang didapat, lalu menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dapat memilih fokus analisis kewirausahaan di dalam portofolio berdasarkan target pasar yang berbeda (misal: skala rumah tangga vs skala pertanian).
  • Proses: Murid diperbolehkan mempresentasikan portofolio menggunakan berbagai media yang dikuasai (slide presentasi, video dokumentasi, atau poster cetak).
  • Produk: Bentuk fisik portofolio dapat disesuaikan dengan minat murid, baik berupa dokumen tertulis cetak, jurnal digital, maupun blog proyek.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan klasikal: 'Bagian mana dari proses pembuatan alat penyiram otomatis yang menurut kalian paling menantang, dan apakah portofolio kalian sudah merekam proses tersebut dengan baik?'

Proses:

  • Guru mengamati kejelasan penyampaian, kedalaman analisis kewirausahaan, dan kemampuan mempertahankan argumen saat murid mempresentasikan portofolionya.

Akhir:

  • Tes tertulis (pilihan ganda/esai) untuk mengukur pemahaman teori (TP 1).
  • Rubrik penilaian portofolio dan presentasi untuk mengukur pertanggungjawaban proyek (TP 2).

Formatif:

  • Observasi keterlibatan, penalaran kritis, dan kemampuan komunikasi saat sesi tanya jawab presentasi.
  • Penilaian diri (self-assessment) saat sesi refleksi di akhir kegiatan.

Sumatif:

  • Tes tertulis mengenai konsep, komponen, prosedur, dan flowchart alat penyiram otomatis.
  • Penilaian portofolio proyek dan presentasi pertanggungjawaban (desain, produksi, uji coba, nilai kewirausahaan).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep dan Flowchart (Tes Tertulis)Belum mampu menjelaskan fungsi, komponen, dan flowchart sistem penyiraman dengan benar.Mampu menjelaskan sebagian fungsi dan komponen, namun penjelasan prosedur dan flowchart masih keliru.Mampu menjelaskan fungsi, komponen, prosedur, dan flowchart dengan benar namun kurang detail.Mampu menjelaskan fungsi, komponen, prosedur pembuatan, dan flowchart secara komprehensif, logis, dan sangat tepat.
Kelengkapan dan Pertanggungjawaban PortofolioPortofolio tidak lengkap, tidak memuat tahapan desain, uji coba, maupun analisis kewirausahaan.Portofolio memuat desain dan produksi, namun data uji coba dan analisis nilai kewirausahaan kurang jelas atau tidak ada.Portofolio lengkap memuat desain, produksi, data uji coba, dan analisis kewirausahaan yang disajikan dengan cukup baik.Portofolio sangat lengkap, sistematis, didukung data uji coba yang valid, dokumentasi visual yang jelas, dan analisis kewirausahaan yang tajam.
Keterampilan Komunikasi (Presentasi)Penyampaian materi tidak jelas, pasif, dan tidak mampu menjawab pertanyaan.Mampu menyampaikan materi secara garis besar namun masih kesulitan dalam merespons pertanyaan audiens.Mampu mempresentasikan portofolio dengan jelas dan dapat menjawab pertanyaan dengan cukup baik.Mempresentasikan portofolio dengan sangat percaya diri, komunikatif, dan mampu menjawab pertanyaan dengan argumen yang kuat dan kritis.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instrumen asesmen sumatif ini sudah efektif mengukur pemahaman teori dan keterampilan proyek murid secara holistik?
  • Bagaimana saya dapat memperbaiki panduan penyusunan portofolio agar murid lebih mudah merekam jejak belajarnya di proyek berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa keterampilan baru yang paling berharga yang saya pelajari dari keseluruhan proyek pembuatan alat penyiram otomatis ini?
  • Jika saya diberi kesempatan membuat ulang alat ini di masa depan, bagian mana yang akan saya perbaiki atau tingkatkan kualitasnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Rekayasa untuk SMA/MA Kelas X
  2. Dokumen portofolio dan produk fisik alat penyiram tanaman otomatis karya murid
  3. Artikel atau video dari internet mengenai sistem irigasi tetes dan penyiraman otomatis (sebagai bahan pengayaan)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.