Modul AjarPertemuan 11Bab 3Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Pameran dan Presentasi Produk Alat Penyiram Tanaman Otomatis serta Analisis Nilai Jual

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa kelas 10 dengan topik "Pameran dan Presentasi Produk Alat Penyiram Tanaman Otomatis serta Analisis Nilai Jual". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Pameran dan Presentasi Produk Alat Penyiram Tanaman Otomatis serta Analisis Nilai Jual

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 11

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Pameran dan Presentasi Produk Alat Penyiram Tanaman Otomatis serta Analisis Nilai Jual

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Rekayasa
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPameran dan Presentasi Produk Alat Penyiram Tanaman Otomatis serta Analisis Nilai Jual
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mempresentasikan dan mempromosikan produk alat penyiram tanaman otomatis yang telah dibuat dalam kegiatan pameran di lingkungan sekolah.
  2. Murid mampu menganalisis nilai jual produk alat penyiram tanaman otomatis sebagai peluang kewirausahaan berdasarkan perhitungan biaya produksi dan kebutuhan pasar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara meyakinkan calon pembeli bahwa alat penyiram tanaman otomatis buatan kalian layak dibeli dibandingkan produk yang sudah ada di pasaran?
  2. Faktor apa saja yang menentukan harga jual suatu produk rekayasa teknologi terapan agar menguntungkan namun tetap terjangkau?
  3. Apa yang membedakan presentasi produk yang menarik dan persuasif dari yang biasa saja?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: meminta murid menuliskan di sticky note satu kelebihan utama produk mereka dan perkiraan harga jual yang pantas (2 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan skenario kegiatan hari ini: pameran produk, presentasi, dan analisis nilai jual.
  • Guru menampilkan pertanyaan pemantik dan meminta 2-3 murid merespons secara lisan untuk membangun motivasi.
  • Guru menjelaskan kriteria penilaian presentasi dan analisis nilai jual yang akan digunakan hari ini (rubrik ditampilkan di layar/papan tulis).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan video singkat (3-4 menit) contoh presentasi produk teknologi yang baik dan efektif, murid mencatat elemen-elemen kunci presentasi yang diamati.
  • Murid berdiskusi berpasangan mengidentifikasi komponen presentasi yang efektif: kejelasan deskripsi produk, keunggulan kompetitif, demonstrasi fungsi, dan strategi promosi.
  • Guru memberikan penjelasan singkat tentang konsep perhitungan biaya produksi (biaya bahan, tenaga kerja, overhead) dan penentuan harga jual (cost-plus pricing), serta cara membaca kebutuhan pasar.
  • Murid menelaah lembar kerja analisis nilai jual yang berisi tabel komponen biaya produksi dan kolom penetapan harga jual.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid menyiapkan booth pameran produk alat penyiram tanaman otomatis secara berkelompok: menata produk, poster, dan materi promosi yang telah disiapkan sebelumnya.
  • Pelaksanaan pameran mini di kelas/koridor: setiap kelompok secara bergantian menjadi presenter (mempresentasikan dan mendemonstrasikan produk) dan pengunjung (mengamati, bertanya, dan memberi umpan balik tertulis pada lembar kunjungan).
  • Sesi presentasi berdurasi 5 menit per kelompok: murid mempromosikan keunggulan produk, menjelaskan cara kerja, dan menjawab pertanyaan pengunjung.
  • Secara individu, murid mengisi lembar kerja analisis nilai jual: menghitung total biaya produksi produk kelompoknya, menentukan margin keuntungan, menetapkan harga jual, dan menganalisis potensi pasar (siapa target konsumen, berapa estimasi permintaan).
  • Murid menyusun paragraf singkat berisi argumen mengapa produk mereka memiliki peluang kewirausahaan yang layak.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok membaca umpan balik tertulis dari kelompok pengunjung dan mendiskusikan saran perbaikan produk maupun strategi promosi.
  • Murid secara individu mengisi lembar refleksi: (1) Apa yang paling berhasil dari presentasi saya? (2) Apa yang perlu diperbaiki? (3) Apakah harga jual yang saya tetapkan realistis? Mengapa?
  • Dua hingga tiga perwakilan kelompok menyampaikan insight utama dari refleksi mereka di depan kelas.
  • Guru memberikan umpan balik konstruktif secara klasikal terhadap kualitas presentasi dan ketepatan analisis nilai jual.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: pentingnya kemampuan presentasi dan analisis nilai jual dalam kewirausahaan rekayasa.
  • Guru memberikan apresiasi terhadap kelompok dengan presentasi terbaik dan analisis nilai jual paling komprehensif.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid mengumpulkan lembar kerja analisis nilai jual dan lembar refleksi sebagai asesmen sumatif.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan lebih diberikan lembar kerja analisis nilai jual dengan scaffolding berupa contoh pengisian dan rumus yang sudah tertera. Murid cepat diberikan tantangan tambahan berupa analisis perbandingan harga dengan produk kompetitor di pasaran.
  • Proses: Murid yang kurang percaya diri dalam presentasi boleh menggunakan kartu poin-poin kunci sebagai panduan. Murid mahir diminta melakukan presentasi impromptu tanpa catatan dan menjawab pertanyaan spontan dari audiens.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan menyusun analisis nilai jual dalam format tabel sederhana. Murid cepat menyusun proposal bisnis singkat satu halaman yang mencakup analisis SWOT produk.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan di sticky note: satu kelebihan utama produk kelompoknya dan perkiraan harga jual yang layak. Guru menggunakan respons ini untuk mengidentifikasi pemahaman awal tentang nilai produk dan kesiapan murid.

Proses:

  • Checklist observasi guru terhadap keterampilan presentasi setiap kelompok (kontak mata, intonasi, kejelasan, penggunaan media).
  • Lembar umpan balik antar-kelompok (peer assessment) yang diisi pengunjung pameran tentang kualitas produk dan presentasi.
  • Pemantauan pengisian lembar kerja analisis nilai jual: guru berkeliling mengecek ketepatan perhitungan biaya dan kewajaran penetapan harga.

Akhir:

  • Penilaian sumatif presentasi produk berdasarkan rubrik 4 level (kejelasan, penguasaan materi, respons terhadap pertanyaan, kreativitas promosi).
  • Penilaian lembar kerja analisis nilai jual berdasarkan rubrik 4 level (ketepatan perhitungan biaya, kewajaran harga jual, kedalaman analisis pasar, kelayakan argumen kewirausahaan).

Formatif:

  • Observasi keterlibatan murid selama pameran dan presentasi menggunakan checklist pengamatan.
  • Umpan balik tertulis antar-kelompok pada lembar kunjungan pameran (peer assessment).
  • Tanya jawab lisan selama presentasi untuk mengecek pemahaman tentang keunggulan produk dan cara kerja alat.

Sumatif:

  • Penilaian presentasi produk menggunakan rubrik (aspek: kejelasan penyampaian, penguasaan materi, kemampuan menjawab pertanyaan, kreativitas promosi).
  • Lembar kerja analisis nilai jual yang mencakup perhitungan biaya produksi, penetapan harga jual, dan analisis peluang pasar.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Keterampilan Presentasi dan Promosi ProdukMurid belum mampu menyampaikan presentasi; tidak menjelaskan keunggulan produk, tidak ada demonstrasi fungsi alat, dan tidak mampu menjawab pertanyaan pengunjung.Murid menyampaikan presentasi dengan bantuan penuh dari catatan; penjelasan keunggulan produk masih terbatas, demonstrasi alat belum lancar, dan menjawab pertanyaan dengan jawaban singkat tanpa elaborasi.Murid menyampaikan presentasi dengan cukup lancar; menjelaskan keunggulan produk dengan jelas, mendemonstrasikan fungsi alat dengan baik, dan menjawab sebagian besar pertanyaan pengunjung dengan tepat.Murid menyampaikan presentasi secara percaya diri dan persuasif; menjelaskan keunggulan produk dengan argumen kuat, mendemonstrasikan fungsi alat secara meyakinkan, menjawab semua pertanyaan dengan elaborasi mendalam, dan menggunakan strategi promosi yang kreatif.
Analisis Nilai Jual dan Peluang KewirausahaanMurid belum mampu menghitung biaya produksi; tidak menetapkan harga jual dan tidak mengidentifikasi peluang pasar.Murid menghitung biaya produksi dengan beberapa kesalahan; menetapkan harga jual tanpa dasar perhitungan yang jelas; identifikasi pasar masih sangat umum tanpa data pendukung.Murid menghitung biaya produksi dengan tepat; menetapkan harga jual berdasarkan margin keuntungan yang wajar; mengidentifikasi target pasar dan estimasi permintaan dengan alasan yang logis.Murid menghitung biaya produksi secara rinci dan akurat; menetapkan harga jual kompetitif dengan mempertimbangkan harga pasar dan daya beli konsumen; menganalisis peluang kewirausahaan secara komprehensif dengan data pendukung dan strategi pemasaran yang realistis.
Kemampuan Refleksi dan Penerimaan Umpan BalikMurid tidak melakukan refleksi; tidak merespons umpan balik dari teman maupun guru.Murid melakukan refleksi secara terbatas; menerima umpan balik tetapi belum mampu merumuskan rencana perbaikan.Murid melakukan refleksi dengan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan presentasi serta analisisnya; merumuskan rencana perbaikan berdasarkan umpan balik.Murid melakukan refleksi mendalam dengan mengevaluasi proses dan hasil secara kritis; merumuskan rencana perbaikan spesifik dan realistis; menunjukkan sikap terbuka dan proaktif terhadap umpan balik untuk pengembangan produk dan diri.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh kelompok mendapatkan kesempatan yang cukup untuk mempresentasikan produk dalam waktu yang tersedia?
  • Apakah murid mampu menghubungkan perhitungan biaya produksi dengan penetapan harga jual secara logis?
  • Strategi apa yang perlu saya perbaiki agar murid yang kurang percaya diri lebih aktif dalam presentasi?
  • Apakah rubrik yang digunakan sudah cukup jelas bagi murid untuk memahami ekspektasi kualitas?

Refleksi Murid:

  • Apa bagian dari presentasi saya yang paling berhasil menarik perhatian pengunjung? Mengapa?
  • Apa kesulitan terbesar yang saya alami saat menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual?
  • Saran apa dari teman atau guru yang paling berguna untuk pengembangan produk saya ke depan?
  • Jika saya benar-benar akan menjual produk ini, langkah apa yang perlu saya lakukan selanjutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Rekayasa untuk SMA/MA Kelas X (Kemendikbudristek)
  2. Produk alat penyiram tanaman otomatis hasil karya murid
  3. Poster dan materi promosi yang telah disiapkan murid
  4. Lembar kerja analisis nilai jual (disiapkan guru)
  5. Lembar umpan balik kunjungan pameran (peer assessment)
  6. Lembar refleksi murid
  7. Video contoh presentasi produk teknologi (dari YouTube/sumber daring terpercaya)
  8. Kalkulator untuk perhitungan biaya produksi
  9. Proyektor/LCD untuk menampilkan rubrik dan video

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.