MODUL AJAR Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E) Topik: Persiapan Produksi: Alat, Bahan, dan K3 INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Persiapan Produksi: Alat, Bahan, dan K3 |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menyiapkan seluruh alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat lampu sensor suara serta menjelaskan fungsi masing-masing alat dan bahan tersebut.
- Murid dapat menerapkan prinsip keamanan dan keselamatan kerja (K3) dalam persiapan kegiatan produksi lampu sensor suara, termasuk penggunaan arus DC.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa saja alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat lampu sensor suara, dan mengapa setiap komponen tersebut penting?
- Apa yang bisa terjadi jika kita tidak menerapkan prosedur K3 saat bekerja dengan rangkaian elektronik bertegangan DC?
- Bagaimana cara memastikan semua komponen yang kita siapkan berfungsi dengan baik sebelum memulai proses produksi?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran murid.
- Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan mengajukan 3 pertanyaan singkat: (1) Sebutkan 3 komponen elektronika yang kamu ketahui, (2) Apa kepanjangan K3?, (3) Apa perbedaan arus AC dan DC?
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan skenario kegiatan hari ini.
- Guru menampilkan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid.
- Guru menjelaskan relevansi materi persiapan produksi dengan kegiatan produksi yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan foto/video singkat (3-5 menit) tentang proses perakitan lampu sensor suara dan menekankan alat serta bahan yang digunakan.
- Murid mengamati dan mencatat alat dan bahan yang teridentifikasi dari tayangan.
- Guru membagikan lembar daftar alat dan bahan lengkap beserta fungsinya (resistor, kapasitor, transistor, PCB, LED, mikrofon kondenser, solder, timah, tang potong, multimeter, kabel, catu daya DC).
- Murid berdiskusi berpasangan untuk mencocokkan catatan pengamatan mereka dengan daftar resmi dan mengidentifikasi komponen yang belum dikenali.
- Guru menjelaskan prinsip K3 dalam kegiatan rekayasa elektronik: penggunaan kacamata pelindung, sarung tangan tahan panas, ventilasi saat menyolder, penanganan arus DC, serta prosedur darurat jika terjadi luka bakar atau korsleting.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid dibagi dalam kelompok (4-5 orang) dan setiap kelompok menerima satu set alat dan bahan lampu sensor suara.
- Setiap kelompok melakukan identifikasi dan verifikasi kelengkapan alat dan bahan berdasarkan daftar resmi, mencatat kondisi fisik setiap komponen.
- Setiap anggota kelompok menjelaskan fungsi minimal 2 komponen kepada anggota lainnya secara bergantian.
- Murid mempraktikkan prosedur K3: memakai kacamata pelindung, memeriksa kabel catu daya DC, memastikan meja kerja bersih dan kering, serta menata alat dengan rapi.
- Guru berkeliling mengamati dan memberikan umpan balik langsung (asesmen formatif) terhadap kesiapan alat, pemahaman fungsi komponen, dan penerapan K3.
- Murid mengisi Lembar Kerja Persiapan Produksi yang memuat: nama alat/bahan, jumlah, fungsi, dan checklist K3 yang sudah diterapkan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setiap kelompok mempresentasikan hasil checklist persiapan produksi mereka secara singkat (2-3 menit per kelompok).
- Murid lain memberikan tanggapan atau pertanyaan terhadap presentasi kelompok.
- Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang kesulitan yang ditemui saat identifikasi alat/bahan dan penerapan K3.
- Murid mengisi angket refleksi diri: (1) emoji suasana belajar, (2) skor pemahaman fungsi alat dan bahan (skala 1-5), (3) skor pemahaman K3 (skala 1-5), (4) hal yang ingin dipelajari lebih lanjut.
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan poin-poin penting: kelengkapan alat dan bahan, fungsi setiap komponen, dan prosedur K3 yang wajib diterapkan saat produksi.
- Guru memberikan asesmen akhir berupa kuis singkat tertulis (5 soal) tentang fungsi komponen dan prosedur K3.
- Guru mengingatkan murid untuk menyimpan bukti pembelian alat dan bahan karena akan digunakan pada kegiatan pembelajaran penentuan HPP.
- Guru menyampaikan gambaran kegiatan pertemuan berikutnya (kegiatan produksi) dan menutup dengan doa serta salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang sudah familiar dengan komponen elektronik diberikan lembar kerja tambahan berupa analisis spesifikasi teknis komponen (nilai resistansi, kapasitansi, tegangan kerja). Murid yang belum familiar diberikan kartu bergambar dengan penjelasan sederhana setiap komponen.
- Proses: Murid cepat berperan sebagai tutor sebaya dalam kelompok untuk membantu teman yang kesulitan mengidentifikasi komponen. Murid yang membutuhkan waktu lebih mendapat pendampingan langsung dari guru.
- Produk: Murid cepat menambahkan kolom 'tips penggunaan' dan 'potensi bahaya' pada lembar kerja. Murid yang membutuhkan dukungan cukup mengisi kolom nama, jumlah, dan fungsi dasar.
ASESMENAwal:- Pertanyaan diagnostik lisan: Sebutkan 3 komponen elektronika yang kamu ketahui.
- Pertanyaan diagnostik lisan: Apa kepanjangan K3 dan mengapa K3 penting?
- Pertanyaan diagnostik lisan: Apa perbedaan arus AC dan DC serta mana yang digunakan pada lampu sensor suara?
Proses:- Observasi keterlibatan murid saat diskusi berpasangan dan kerja kelompok.
- Pemeriksaan kelengkapan dan ketepatan pengisian Lembar Kerja Persiapan Produksi.
- Penilaian kemampuan murid menjelaskan fungsi komponen secara lisan kepada teman.
- Observasi penerapan prosedur K3: kacamata pelindung, penataan meja, pengecekan catu daya DC.
Akhir:- Kuis tertulis individu (5 soal pilihan ganda dan isian singkat) tentang fungsi alat/bahan dan prosedur K3.
- Penilaian produk Lembar Kerja Persiapan Produksi yang sudah lengkap dan akurat.
Formatif:- Observasi guru saat murid mengidentifikasi alat dan bahan dalam kelompok.
- Umpan balik lisan saat murid menjelaskan fungsi komponen kepada teman.
- Pemeriksaan Lembar Kerja Persiapan Produksi (checklist alat, bahan, fungsi, dan K3).
- Penilaian praktik penerapan prosedur K3 di meja kerja.
Sumatif:- Kuis tertulis 5 soal tentang fungsi alat/bahan dan prosedur K3.
- Penilaian Lembar Kerja Persiapan Produksi yang telah dilengkapi.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Identifikasi Alat dan Bahan | Murid tidak dapat menyebutkan alat dan bahan yang diperlukan atau menyebutkan kurang dari 30% dengan benar. | Murid mampu menyebutkan 30-60% alat dan bahan yang diperlukan namun belum dapat menjelaskan fungsinya dengan tepat. | Murid mampu menyebutkan lebih dari 60% alat dan bahan serta menjelaskan fungsi sebagian besar komponen dengan tepat. | Murid mampu menyebutkan seluruh alat dan bahan yang diperlukan serta menjelaskan fungsi setiap komponen dengan tepat dan rinci. | | Penerapan Prinsip K3 | Murid tidak menerapkan prosedur K3 atau menunjukkan perilaku yang membahayakan keselamatan kerja. | Murid menerapkan sebagian prosedur K3 tetapi masih perlu diingatkan berulang kali oleh guru. | Murid menerapkan sebagian besar prosedur K3 secara mandiri dengan sedikit pengingat dari guru. | Murid menerapkan seluruh prosedur K3 secara mandiri, konsisten, dan mampu mengingatkan teman yang belum menerapkan K3. | | Kerja Sama dalam Kelompok | Murid tidak berkontribusi dalam kegiatan kelompok dan tidak berinteraksi dengan anggota lain. | Murid berkontribusi minimal dalam kelompok dan sesekali berinteraksi dengan anggota lain. | Murid aktif berkontribusi dalam kelompok, berbagi tugas, dan berkomunikasi dengan baik. | Murid memimpin atau mengorganisasi kerja kelompok, membantu anggota lain, dan memastikan seluruh tugas terselesaikan. | | Kelengkapan Lembar Kerja | Lembar kerja tidak diisi atau diisi kurang dari 30% dengan banyak kesalahan. | Lembar kerja diisi 30-60% dengan beberapa kesalahan pada fungsi komponen atau checklist K3. | Lembar kerja diisi lebih dari 60% dengan sebagian besar informasi tepat dan checklist K3 terisi. | Lembar kerja diisi 100% lengkap, akurat, rapi, dan dilengkapi catatan tambahan yang menunjukkan pemahaman mendalam. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid mampu mengidentifikasi alat dan bahan dengan tepat? Kelompok mana yang membutuhkan pendampingan lebih?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah proporsional?
- Apakah prosedur K3 dipahami dan diterapkan murid dengan baik, atau perlu penekanan ulang pada pertemuan berikutnya?
- Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk membantu murid dengan kemampuan berbeda?
Refleksi Murid:- Komponen apa yang paling sulit kamu pahami fungsinya, dan bagaimana kamu mengatasinya?
- Prosedur K3 apa yang menurutmu paling penting diterapkan saat produksi lampu sensor suara? Mengapa?
- Apa yang sudah kamu kuasai hari ini dan apa yang masih perlu kamu pelajari lebih lanjut?
- Bagaimana perasaanmu selama kegiatan pembelajaran hari ini? (Pilih emoji dan jelaskan alasannya)
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Rekayasa untuk SMA/MA Kelas X (Kemendikbudristek)
- Buku Siswa Prakarya dan Kewirausahaan: Rekayasa Kelas X
- Lembar Kerja Persiapan Produksi (disiapkan guru)
- Kartu komponen bergambar (disiapkan guru untuk diferensiasi)
- Satu set alat dan bahan lampu sensor suara: resistor, kapasitor, transistor, PCB, LED, mikrofon kondenser, solder, timah, tang potong, multimeter, kabel, catu daya DC
- Alat pelindung diri (APD): kacamata pelindung, sarung tangan tahan panas
- Video tutorial persiapan produksi lampu sensor suara
- Poster prosedur K3 di laboratorium/bengkel rekayasa
|