MODUL AJAR Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E) Topik: Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) Lampu Sensor Suara INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) Lampu Sensor Suara |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) lampu sensor suara dengan tepat berdasarkan bukti pembelian alat dan bahan yang telah dikumpulkan selama kegiatan produksi.
- Murid mampu menganalisis kelayakan harga jual produk lampu sensor suara berdasarkan hasil perhitungan HPP sebagai dasar perencanaan wirausaha sederhana.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Dari mana kita tahu biaya sesungguhnya untuk membuat satu unit lampu sensor suara?
- Bagaimana cara menghitung agar harga jual tidak merugi namun tetap bersaing di pasaran?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran murid.
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik secara lisan: “Apa yang kalian ketahui tentang Harga Pokok Produksi? Sebutkan komponen biaya yang termasuk di dalamnya!” untuk menggali pengetahuan awal murid.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan skenario kegiatan hari ini, serta mengaitkan dengan proyek lampu sensor suara yang telah dibuat.
- Guru memotivasi murid dengan menekankan pentingnya perhitungan HPP dalam menentukan kelayakan suatu produk wirausaha, menampilkan contoh kasus produk rekayasa yang gagal karena salah hitung harga jual.
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid menyimak penjelasan guru tentang konsep HPP, rumus dasar (total biaya bahan baku + biaya tenaga kerja + overhead produksi), dan cara mendapatkan data dari bukti pembelian yang telah mereka kumpulkan.
- Murid dibagi dalam kelompok kecil (3-4 orang) dan menerima Lembar Kerja berisi panduan identifikasi biaya dari bukti-bukti yang mereka miliki selama produksi lampu sensor suara.
- Setiap kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan komponen biaya: bahan, alat bantu habis pakai, biaya listrik (overhead), serta estimasi waktu kerja (tenaga kerja).
- Guru memantau jalannya diskusi dan memberikan scaffolding kepada kelompok yang kesulitan membedakan jenis biaya, sambil mengajukan pertanyaan pemandu: “Apakah biaya solder masuk bahan atau alat?”
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Setiap kelompok menghitung total biaya bahan baku, total biaya tenaga kerja (dengan asumsi upah per jam), dan total overhead produksi menggunakan data dari bukti pembelian.
- Murid menghitung HPP per unit lampu sensor suara dengan rumus: HPP = (total bahan + total tenaga kerja + total overhead) / jumlah unit yang diproduksi.
- Berdasarkan HPP, setiap kelompok menganalisis dan menetapkan harga jual yang layak (misal: HPP + margin keuntungan 20-30%) serta mempertimbangkan daya beli konsumen.
- Murid menuangkan hasil perhitungan dan analisis dalam bentuk laporan HPP sederhana yang memuat tabel biaya, perhitungan, harga jual, dan alasan penetapannya.
- Guru berkeliling memberikan umpan balik langsung (asesmen formatif) terhadap proses perhitungan dan analisis, serta mendorong kelompok untuk saling mengecek akurasi data.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setiap kelompok mempresentasikan laporan HPP mereka kepada kelompok lain secara bergiliran (windows presentation) dan mendapat tanggapan dari teman.
- Murid melakukan penilaian diri (self-assessment) dengan mengisi angket singkat: “Seberapa yakin kamu dengan keakuratan perhitunganmu? Bagian mana yang paling menantang?”
- Guru memfasilitasi refleksi kelas: “Apa yang kalian pelajari hari ini? Mengapa perhitungan HPP penting untuk seorang wirausahawan?”
- Murid menuliskan satu hal baru yang mereka pahami dan satu pertanyaan yang masih ingin diketahui tentang penetapan harga jual di jurnal belajar.
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan poin penting: komponen HPP, rumus perhitungan, dan hubungannya dengan kelayakan harga jual.
- Guru memberikan asesmen akhir berupa tugas individu: setiap murid memodifikasi laporan HPP kelompok menjadi laporan akhir yang rapi, lengkap dengan analisis kelayakan harga jual dan satu rekomendasi strategi wirausaha sederhana.
- Guru menyampaikan kegiatan lanjutan: pertemuan berikutnya akan membahas strategi pemasaran produk lampu sensor suara.
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang sudah mahir, disediakan artikel tambahan tentang penetapan harga berbasis pasar dan titik impas (BEP). Bagi yang masih berkembang, diberikan kartu bantuan berisi contoh pengelompokan biaya.
- Proses: Kelompok dibentuk secara heterogen; murid yang lebih cepat dapat menjadi tutor sebaya. Guru menyediakan waktu tambahan untuk konsultasi bagi kelompok yang membutuhkan bimbingan lebih intensif.
- Produk: Murid dapat memilih format laporan HPP: tulis tangan, diketik digital, atau infografis sederhana. Bagi yang mengalami kesulitan, laporan boleh fokus pada perhitungan inti tanpa analisis yang terlalu dalam.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan diagnostik: pengertian HPP, komponen biaya produksi. Digunakan untuk memetakan kesiapan murid.
Proses:- Penilaian kinerja kelompok selama kegiatan memahami dan mengaplikasi menggunakan lembar observasi yang berfokus pada partisipasi, akurasi identifikasi biaya, dan kerjasama.
- Umpan balik langsung guru saat berkeliling terhadap Lembar Kerja perhitungan HPP.
Akhir:- Tugas individu: laporan HPP lengkap dengan analisis kelayakan harga jual, dinilai menggunakan rubrik ketepatan perhitungan, kelengkapan komponen, dan kedalaman analisis.
- Refleksi diri murid melalui jurnal pembelajaran singkat.
Formatif:- Observasi kinerja kelompok saat diskusi dan perhitungan menggunakan lembar catatan guru.
- Penilaian Lembar Kerja perhitungan HPP berdasarkan rubrik proses.
Sumatif:- Laporan akhir HPP individu (melanjutkan pekerjaan kelompok) yang dinilai dengan rubrik produk.
- Presentasi kelompok dengan rubrik komunikasi.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) | Belum mampu mengidentifikasi komponen biaya; perhitungan banyak kesalahan dan tidak lengkap. | Mampu mengidentifikasi sebagian komponen biaya, namun perhitungan masih mengandung kesalahan atau tidak disertai satuan yang jelas. | Mampu mengidentifikasi semua komponen biaya dengan benar, perhitungan tepat, dan menggunakan rumus HPP sesuai dengan petunjuk. | Identifikasi komponen biaya lengkap dan terperinci (termasuk biaya overhead tak terduga), perhitungan tepat, serta mampu menjelaskan setiap langkah perhitungan dengan logis. | | Analisis Kelayakan Harga Jual | Belum dapat menghubungkan HPP dengan harga jual; penentuan harga jual tidak rasional atau asal-asalan. | Dapat mengusulkan harga jual dengan margin keuntungan namun belum mempertimbangkan faktor pasar atau daya beli konsumen. | Mampu menetapkan harga jual berdasarkan HPP plus margin yang wajar, disertai alasan singkat (misal: harga pesaing, target konsumen). | Menetapkan harga jual yang kompetitif dengan analisis mendalam terhadap HPP, margin, harga pasar, serta memberikan rekomendasi strategi wirausaha sederhana yang terukur. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid aktif terlibat dalam proses perhitungan HPP?
- Bagian mana yang masih membingungkan murid dan perlu pengulangan di pertemuan berikutnya?
- Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan berjalan efektif?
- Apakah penilaian proses yang saya lakukan sudah mencerminkan capaian tujuan pembelajaran?
Refleksi Murid:- Apa yang kamu pahami tentang Harga Pokok Produksi setelah pembelajaran ini?
- Kesulitan apa yang kamu hadapi saat menghitung HPP dan menentukan harga jual?
- Menurutmu, seberapa penting perhitungan HPP dalam perencanaan wirausaha? Jelaskan.
- Apa hal baru yang ingin kamu pelajari lebih lanjut terkait biaya produksi atau wirausaha?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Rekayasa SMA/MA Kelas X, Kemendikbudristek, 2021 (Unit 1 Lampu Sensor Suara, Aktivitas 8).
- Lembar Kerja Murid (LKPD) Perhitungan HPP yang disiapkan guru.
- Bukti pembelian asli (nota, struk) alat dan bahan yang dikumpulkan murid selama produksi lampu sensor suara.
- Kalkulator, alat tulis, dan kertas/buku untuk laporan.
- Contoh tabel perhitungan HPP sederhana di papan tulis/slide presentasi.
|