Modul AjarPertemuan 9Bab 3Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Promosi Produk dan Refleksi Proses Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior Berbahan Lokal

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Promosi Produk dan Refleksi Proses Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior Berbahan Lokal". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Promosi Produk dan Refleksi Proses Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior Berbahan Lokal

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Promosi Produk dan Refleksi Proses Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior Berbahan Lokal

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Kerajinan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPromosi Produk dan Refleksi Proses Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior Berbahan Lokal
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mempromosikan produk aksesoris eksterior berbahan lokal yang telah dibuat kepada teman sekelas dan meminta umpan balik terkait kualitas serta nilai guna produk.
  2. Murid mampu membuat refleksi tertulis mengenai proses pembuatan produk aksesoris eksterior, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan produk, serta menyusun rencana tindak lanjut untuk perbaikan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Menurut kalian, apa yang membuat seseorang tertarik untuk melihat dan membeli sebuah produk kerajinan?
  2. Mengapa komentar atau kritik dari orang lain sangat penting bagi seorang pembuat produk untuk kemajuan karyanya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru meminta murid menyiapkan produk aksesoris eksterior berbahan lokal yang telah selesai dibuat pada pertemuan sebelumnya.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kesiapan kalimat promosi dan strategi displai masing-masing kelompok.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu melakukan simulasi promosi di kelas dan menyusun refleksi akhir pembuatan produk.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Murid menyimak penjelasan guru mengenai etika promosi yang baik, cara menarik perhatian pengunjung, dan cara memberikan umpan balik (feedback) yang konstruktif terhadap karya teman.
  • Murid dalam kelompok menata area displai produk mereka di meja masing-masing dan menyiapkan lembar/buku untuk menampung umpan balik pengunjung.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid melakukan simulasi pameran kelas (metode gallery walk). Sebagian anggota kelompok bertugas menjaga 'stan' untuk mempromosikan produk, sementara anggota lain berkeliling mengunjungi stan kelompok lain.
  • Murid yang bertugas menjaga stan secara aktif mempromosikan produknya, menjelaskan nilai guna, dan meminta pengunjung menuliskan umpan balik.
  • Murid yang berkunjung memberikan pertanyaan, komentar, dan umpan balik tertulis mengenai kualitas produk yang dipamerkan.
  • Murid bertukar peran agar semua anggota kelompok merasakan pengalaman mempromosikan produk dan memberikan umpan balik.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid kembali ke kelompok masing-masing dan membaca bersama seluruh umpan balik yang diterima dari teman sekelas.
  • Murid secara individu menyusun refleksi tertulis mengenai keseluruhan proses pembuatan produk aksesoris eksterior.
  • Murid mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan produk mereka berdasarkan evaluasi diri dan umpan balik yang didapat.
  • Murid menyusun rencana tindak lanjut yang konkret untuk perbaikan produk di masa depan.

Penutup:

  • Guru mengajak beberapa perwakilan murid untuk membacakan hasil refleksinya secara lisan di depan kelas.
  • Guru memberikan penguatan, umpan balik umum, dan apresiasi atas kerja keras kolaborasi murid selama proyek ini.
  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan pembelajaran.
  • Guru menutup kegiatan dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dapat menggunakan berbagai format lembar umpan balik (kertas post-it, form checklist, atau buku tamu uraian bebas) sesuai kesiapan kelompok.
  • Proses: Guru memberikan pendampingan lebih intensif (scaffolding) saat simulasi promosi bagi murid yang masih kurang percaya diri dalam berkomunikasi.
  • Produk: Laporan refleksi tertulis dapat disajikan dalam bentuk jurnal naratif, poin-poin (bullet points), atau peta pikiran (mind map) asalkan memuat elemen kekuatan, kelemahan, dan rencana tindak lanjut.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan di awal pelajaran: 'Siapa yang sudah menyiapkan kalimat promosi untuk produknya hari ini?' dan 'Apa keunggulan utama produk kalian yang akan ditonjolkan kepada teman-teman?'

Proses:

  • Observasi guru menggunakan catatan anekdotal saat murid melakukan gallery walk, berfokus pada cara mereka mempromosikan produk dan cara mereka merespon pertanyaan/kritik dari teman.

Akhir:

  • Penilaian menggunakan rubrik terhadap jurnal refleksi tertulis yang dikumpulkan di akhir jam pelajaran, menilai kedalaman analisis kekuatan/kelemahan dan kelogisan rencana tindak lanjut.

Formatif:

  • Observasi aktivitas promosi dan komunikasi saat gallery walk
  • Penilaian sejawat (peer assessment) melalui lembar umpan balik pengunjung

Sumatif:

  • Penilaian dokumen refleksi tertulis murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Promosi Produk dan KomunikasiBelum mampu mempromosikan produk dan pasif saat ditanya oleh pengunjung.Mampu mempromosikan produk dengan kalimat sederhana namun belum meminta umpan balik dari pengunjung.Mampu mempromosikan produk dengan jelas, menjelaskan nilai guna, dan meminta umpan balik dari pengunjung.Mampu mempromosikan produk dengan sangat persuasif, komunikatif, responsif terhadap pertanyaan, dan aktif menggali umpan balik detail dari pengunjung.
Identifikasi Kekuatan dan Kelemahan ProdukBelum mampu menuliskan kekuatan dan kelemahan produk dalam refleksinya.Mampu menuliskan kekuatan atau kelemahan produk secara umum tanpa penjelasan rinci.Mampu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan produk secara spesifik berdasarkan proses pembuatan dan umpan balik teman.Mampu menganalisis secara mendalam kekuatan dan kelemahan produk, mengaitkannya dengan nilai ergonomis, bahan lokal, serta evaluasi dari teman.
Rencana Tindak LanjutBelum menyusun rencana tindak lanjut untuk perbaikan produk.Menyusun rencana tindak lanjut namun tidak relevan dengan kelemahan yang ditemukan.Menyusun rencana tindak lanjut yang logis dan relevan untuk memperbaiki kelemahan produk.Menyusun rencana tindak lanjut yang sangat spesifik, inovatif, dan aplikatif untuk pengembangan produk di masa depan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode gallery walk efektif untuk memunculkan interaksi dan umpan balik antar murid?
  • Apakah murid mampu menerima kritik dan saran dari temannya dengan sikap terbuka dan positif?
  • Bagaimana saya bisa memperbaiki proses fasilitasi agar murid yang pemalu bisa lebih berani mempromosikan karyanya?

Refleksi Murid:

  • Apakah saya mampu mempromosikan produk kelompok saya dengan percaya diri dan jelas?
  • Apakah saya bisa menerima pendapat, komentar, dan kritik dari teman dengan sikap yang baik dan positif?
  • Berdasarkan umpan balik hari ini, apa satu hal terpenting yang akan saya perbaiki pada karya saya selanjutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Kerajinan untuk SMA/MA kelas X
  2. Produk aksesoris eksterior berbahan lokal hasil karya murid
  3. Kertas post-it atau lembar form untuk umpan balik pengunjung
  4. Buku jurnal/catatan refleksi murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.