Modul AjarPertemuan 6Bab 3Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Proses Produksi Tahap 1 — Persiapan Bahan Lokal dan Pembentukan Awal Produk Aksesoris Eksterior

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Proses Produksi Tahap 1 — Persiapan Bahan Lokal dan Pembentukan Awal Produk Aksesoris Eksterior". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Proses Produksi Tahap 1 — Persiapan Bahan Lokal dan Pembentukan Awal Produk Aksesoris Eksterior

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Proses Produksi Tahap 1 — Persiapan Bahan Lokal dan Pembentukan Awal Produk Aksesoris Eksterior

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Kerajinan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikProses Produksi Tahap 1 — Persiapan Bahan Lokal dan Pembentukan Awal Produk Aksesoris Eksterior
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mempersiapkan bahan lokal (tanah liat, bambu, kayu, rotan, dll.) sesuai dengan rancangan produk aksesoris eksterior yang telah dibuat.
  2. Murid mampu menerapkan teknik pengolahan bahan lokal yang dipilih pada tahap pembentukan awal produk aksesoris eksterior secara berkelompok.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja karakteristik bahan lokal di daerahmu yang membuatnya cocok dijadikan aksesoris eksterior?
  2. Bagaimana cara mempersiapkan bahan alam agar siap dibentuk menjadi produk yang kuat dan tahan cuaca?
  3. Mengapa penting memahami sifat bahan sebelum memulai proses pembentukan awal?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Sebutkan bahan lokal apa saja yang sudah kalian siapkan sesuai rancangan minggu lalu? Apa yang kalian ketahui tentang cara mengolah bahan tersebut?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mempersiapkan bahan lokal dan melakukan pembentukan awal produk aksesoris eksterior.
  • Guru menayangkan gambar atau video singkat (2-3 menit) proses persiapan bahan lokal untuk memantik motivasi murid.
  • Guru mengingatkan aturan keselamatan kerja saat menggunakan alat dan bahan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mendemonstrasikan cara mempersiapkan bahan lokal: memilih, membersihkan, mengukur, dan memotong bahan sesuai rancangan (tanah liat diuleni, bambu dibelah dan dihaluskan, kayu dipotong sesuai ukuran, rotan direndam).
  • Murid mengamati demonstrasi dan mencatat langkah-langkah persiapan bahan pada lembar kerja.
  • Guru menjelaskan karakteristik masing-masing bahan lokal dan teknik dasar pembentukan awal yang sesuai (teknik pijit untuk tanah liat, teknik anyam untuk bambu/rotan, teknik pahat/ukir untuk kayu).
  • Murid mengidentifikasi bahan dan teknik yang akan digunakan kelompoknya berdasarkan rancangan produk yang telah dibuat sebelumnya.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid bekerja secara berkelompok (4-5 orang) untuk mempersiapkan bahan lokal masing-masing: membersihkan, mengukur, memotong, dan menyiapkan bahan sesuai kebutuhan rancangan.
  • Setiap anggota kelompok mendapat peran spesifik (pengukur, pemotong, pembersih, pengontrol kualitas) untuk memastikan kolaborasi efektif.
  • Murid memulai proses pembentukan awal produk aksesoris eksterior menggunakan teknik pengolahan yang telah dipelajari.
  • Guru berkeliling sebagai fasilitator, memberikan bimbingan teknis dan umpan balik formatif kepada setiap kelompok.
  • Murid mendokumentasikan proses kerja dengan foto atau catatan singkat sebagai bahan refleksi dan portofolio.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil pembentukan awal produk (2-3 menit per kelompok): bahan yang digunakan, teknik yang diterapkan, dan tantangan yang dihadapi.
  • Kelompok lain memberikan umpan balik positif dan saran perbaikan.
  • Murid mengisi angket refleksi: (1) Apa yang sudah berhasil dalam proses persiapan dan pembentukan awal? (2) Kesulitan apa yang ditemui dan bagaimana mengatasinya? (3) Apa rencana tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya?
  • Guru memberikan penguatan dan rangkuman tentang kualitas persiapan bahan dan pembentukan awal yang baik.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan poin-poin penting: pentingnya persiapan bahan yang tepat dan teknik pembentukan awal yang sesuai karakteristik bahan.
  • Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: melanjutkan proses produksi tahap pembentukan lanjutan dan finishing.
  • Murid merapikan alat dan bahan kerja serta membersihkan area kerja.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mahir diberikan tantangan untuk mengeksplorasi kombinasi dua teknik pengolahan bahan. Murid yang memerlukan pendampingan diberikan panduan visual langkah demi langkah (job sheet bergambar).
  • Proses: Kelompok yang lebih cepat dapat memulai pembentukan detail, sementara kelompok yang lebih lambat fokus menyelesaikan persiapan bahan dengan bimbingan intensif dari guru.
  • Produk: Murid mahir menghasilkan bentukan awal dengan tingkat kerumitan lebih tinggi. Murid yang memerlukan dukungan menghasilkan bentukan awal sederhana sesuai kemampuan dengan kualitas yang tetap memenuhi standar minimal.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya secara lisan: 'Sebutkan bahan lokal yang sudah kalian siapkan dan jelaskan satu karakteristik bahan tersebut.'
  • Guru meminta murid menunjukkan rancangan produk yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya sebagai dasar kesiapan memulai produksi.

Proses:

  • Observasi partisipasi dan peran setiap anggota dalam kelompok selama persiapan bahan.
  • Checklist ketepatan langkah persiapan bahan: pemilihan, pembersihan, pengukuran, pemotongan.
  • Pengamatan penerapan teknik pembentukan awal: kesesuaian teknik dengan jenis bahan, ketelitian, dan keamanan kerja.

Akhir:

  • Penilaian produk pembentukan awal menggunakan rubrik 4 level.
  • Presentasi singkat kelompok tentang proses dan hasil kerja.
  • Angket refleksi diri murid sebagai asesmen as learning.

Formatif:

  • Observasi proses kerja kelompok menggunakan lembar pengamatan (ketepatan persiapan bahan, penerapan teknik, kerja sama).
  • Tanya jawab lisan selama demonstrasi untuk mengecek pemahaman murid.
  • Umpan balik langsung saat guru berkeliling memantau proses pembentukan awal.

Sumatif:

  • Penilaian produk hasil pembentukan awal berdasarkan rubrik (kesesuaian bahan dengan rancangan, ketepatan teknik, kerapian bentuk awal).
  • Dokumentasi proses kerja (foto dan catatan) sebagai bagian portofolio proyek.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Persiapan Bahan LokalBahan belum dipilih atau dipersiapkan; tidak sesuai rancangan produk.Bahan sudah dipilih tetapi persiapan (pembersihan, pengukuran, pemotongan) belum lengkap atau kurang tepat.Bahan dipilih dan dipersiapkan dengan tepat sesuai rancangan; langkah persiapan dilakukan secara sistematis.Bahan dipilih dan dipersiapkan secara teliti, efisien, dan tepat; mempertimbangkan kualitas bahan untuk hasil akhir yang optimal.
Penerapan Teknik Pembentukan AwalBelum mampu menerapkan teknik pengolahan bahan; bentuk awal belum terbentuk.Menerapkan teknik pengolahan dengan bantuan guru; bentuk awal sudah terlihat namun belum sesuai rancangan.Menerapkan teknik pengolahan secara mandiri dalam kelompok; bentuk awal sesuai rancangan dengan proporsi yang tepat.Menerapkan teknik pengolahan secara mandiri dengan presisi tinggi; bentuk awal sesuai rancangan, proporsional, dan menunjukkan keluwesan dalam mengatasi kendala teknis.
Kolaborasi KelompokTidak berpartisipasi dalam kerja kelompok; tidak menjalankan peran yang diberikan.Berpartisipasi minimal dalam kelompok; menjalankan peran dengan banyak pengingat dari anggota lain.Berpartisipasi aktif sesuai peran; berkomunikasi dengan baik dan berkontribusi pada penyelesaian tugas kelompok.Berpartisipasi aktif dan memimpin koordinasi kelompok; membantu anggota lain yang kesulitan dan memastikan seluruh tim mencapai target.
Keselamatan dan Kerapian KerjaTidak memperhatikan keselamatan kerja; area kerja berantakan dan alat tidak digunakan dengan benar.Memperhatikan keselamatan kerja dengan pengingat guru; area kerja cukup rapi.Menerapkan prosedur keselamatan kerja secara mandiri; area kerja tertata dan alat digunakan dengan benar.Menerapkan prosedur keselamatan kerja secara konsisten dan mengingatkan anggota lain; area kerja sangat tertata, alat dipelihara dan dikembalikan dengan rapi.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh kelompok berhasil menyelesaikan tahap persiapan bahan sesuai target waktu?
  • Teknik pengolahan mana yang paling banyak menimbulkan kesulitan bagi murid dan bagaimana solusi yang bisa disiapkan untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah memfasilitasi kebutuhan belajar murid yang beragam?
  • Apakah aspek kolaborasi dan pembagian peran dalam kelompok berjalan efektif?

Refleksi Murid:

  • Hal penting apa yang kamu pelajari hari ini tentang mempersiapkan bahan lokal?
  • Kesulitan apa yang kamu alami saat proses pembentukan awal dan bagaimana kamu mengatasinya?
  • Apa yang akan kamu perbaiki atau lanjutkan pada pertemuan berikutnya?
  • Bagaimana peranmu dalam kelompok hari ini dan apa kontribusimu terhadap hasil kerja kelompok?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Kerajinan untuk SMA/MA Kelas X, Kemendikbud.
  2. Buku Siswa Prakarya dan Kewirausahaan: Kerajinan Kelas X.
  3. Video tutorial pengolahan bahan lokal (tanah liat, bambu, kayu, rotan) dari sumber terpercaya (YouTube/platform edukasi).
  4. Contoh produk aksesoris eksterior dari bahan lokal (realia atau foto).
  5. Lembar Kerja Murid (LKPD) berisi panduan langkah persiapan bahan dan pembentukan awal.
  6. Alat dan bahan praktik: tanah liat, bambu, kayu, rotan, pisau, gergaji kecil, amplas, wadah air, alat ukur, cetakan sederhana.
  7. Job sheet bergambar untuk diferensiasi murid yang memerlukan pendampingan.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.