MODUL AJAR Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E) Topik: Perancangan dan Visualisasi Sketsa Produk Aksesoris Eksterior Berbahan Lokal INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Perancangan dan Visualisasi Sketsa Produk Aksesoris Eksterior Berbahan Lokal |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu merancang produk kerajinan aksesoris eksterior berdasarkan modifikasi bentuk, bahan, alat, dan teknik dengan mempertimbangkan prinsip ergonomi
- Murid mampu memvisualisasikan gagasan produk aksesoris eksterior dalam bentuk sketsa ide secara detail dan proporsional menggunakan alat gambar
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Produk aksesoris eksterior apa yang sering kalian lihat di sekitar rumah atau sekolah?
- Bahan lokal apa saja yang bisa dimanfaatkan untuk membuat aksesoris eksterior yang nyaman digunakan?
- Bagaimana cara membuat sketsa produk yang detail sehingga mudah dipahami dan diproduksi?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang produk aksesoris eksterior yang pernah dilihat atau digunakan
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: merancang dan membuat sketsa produk aksesoris eksterior berbahan lokal dengan mempertimbangkan ergonomi
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan berbagai contoh produk aksesoris eksterior (pot gantung, tempat sampah, lampu taman, hiasan dinding luar) melalui gambar atau video
- Murid mengamati dan mengidentifikasi bentuk, bahan, fungsi, dan aspek ergonomi dari produk-produk yang ditampilkan
- Guru menjelaskan prinsip ergonomi dalam desain produk aksesoris eksterior: kenyamanan penggunaan, keamanan, dan kesesuaian dengan pengguna
- Murid berdiskusi dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk menganalisis kelebihan dan kekurangan desain produk yang sudah ada dari segi ergonomi
- Guru menjelaskan teknik modifikasi bentuk, bahan, alat, dan teknik dalam perancangan produk kerajinan
- Murid mencatat poin-poin penting tentang prinsip ergonomi dan teknik modifikasi desain
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid secara individu memilih satu jenis produk aksesoris eksterior yang akan dirancang berdasarkan kebutuhan lingkungan sekitar
- Murid mengidentifikasi bahan lokal yang tersedia di lingkungan mereka (bambu, rotan, kayu bekas, limbah plastik, kain perca, dll.)
- Murid membuat rancangan modifikasi produk dengan mempertimbangkan: bentuk yang menarik, bahan lokal yang dipilih, alat dan teknik pembuatan, serta prinsip ergonomi
- Murid membuat sketsa ide produk menggunakan pensil dan kertas gambar dengan memperhatikan proporsi, detail, dan tampak (depan, samping, atas)
- Murid menambahkan keterangan pada sketsa: dimensi ukuran, bahan yang digunakan, warna/finishing, dan catatan teknik pembuatan
- Guru berkeliling memberi bimbingan dan umpan balik formatif terhadap proses perancangan dan visualisasi sketsa murid
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid melakukan penilaian diri terhadap sketsa yang telah dibuat dengan menggunakan panduan: apakah sketsa sudah detail, proporsional, dan mempertimbangkan ergonomi
- Murid berpasangan untuk saling memberikan umpan balik (peer assessment) terhadap sketsa temannya
- Murid merevisi sketsa berdasarkan masukan dari teman dan guru
- Murid menuliskan refleksi singkat: apa yang sudah baik dari sketsa mereka, apa yang masih perlu diperbaiki, dan bagaimana rencana tindak lanjut untuk produksi nanti
- Beberapa murid mempresentasikan hasil sketsa dan refleksi mereka di depan kelas
Penutup:- Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang pentingnya ergonomi dan visualisasi detail dalam perancangan produk
- Guru memberikan penguatan positif terhadap hasil kerja murid
- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid mengumpulkan sketsa beserta lembar refleksi
- Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya: produksi produk berdasarkan sketsa yang telah dibuat
- Guru menutup pembelajaran dengan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memerlukan bantuan lebih dapat memilih produk aksesoris eksterior yang lebih sederhana (mis. pot gantung sederhana). Murid yang lebih cepat dapat merancang produk dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi (mis. lampu taman dengan sistem gantung yang rumit).
- Proses: Murid yang memerlukan bantuan lebih mendapat pendampingan intensif dari guru saat membuat sketsa dan dapat menggunakan template sketsa. Murid yang lebih cepat dapat langsung membuat sketsa dari berbagai sudut pandang dan menambahkan detail teknis lebih lengkap.
- Produk: Murid yang memerlukan bantuan lebih cukup membuat satu sketsa tampak depan dengan keterangan dasar. Murid yang lebih cepat membuat sketsa dari 3 tampak (depan, samping, atas) dengan detail dimensi, material, dan teknik yang lengkap, serta alternatif desain.
ASESMENAwal:- Tanya jawab tentang pengetahuan awal murid mengenai produk aksesoris eksterior dan bahan lokal yang tersedia di lingkungan mereka
- Observasi pemahaman awal tentang konsep ergonomi dalam desain produk
Proses:- Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok saat menganalisis produk
- Monitoring proses perancangan dan pembuatan sketsa
- Pemberian umpan balik formatif saat murid membuat sketsa
- Penilaian sejawat (peer assessment) antar murid
Akhir:- Penilaian hasil sketsa produk menggunakan rubrik yang mencakup aspek detail, proporsi, ergonomi, dan kreativitas
- Penilaian lembar refleksi murid
- Presentasi singkat hasil sketsa oleh beberapa murid
Formatif:- Observasi selama proses diskusi kelompok dan perancangan individu
- Tanya jawab lisan tentang pemahaman prinsip ergonomi dan teknik modifikasi
- Umpan balik langsung terhadap sketsa yang sedang dibuat murid
Sumatif:- Penilaian hasil sketsa produk berdasarkan rubrik: kelengkapan detail, proporsi, pertimbangan ergonomi, dan kreativitas modifikasi
- Penilaian refleksi tertulis murid
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kelengkapan Detail Sketsa | Sketsa tidak memiliki keterangan dan detail sangat minim, sulit dipahami | Sketsa memiliki beberapa keterangan dasar tetapi masih kurang detail (hanya bentuk umum) | Sketsa memiliki keterangan yang cukup lengkap: bentuk, ukuran dasar, dan bahan yang digunakan | Sketsa sangat detail dengan keterangan lengkap: dimensi, bahan, warna/finishing, teknik pembuatan, dan tampak dari berbagai sudut | | Proporsi dan Visualisasi | Sketsa tidak proporsional dan sulit divisualisasikan sebagai produk nyata | Sketsa cukup proporsional namun masih ada bagian yang tidak seimbang | Sketsa proporsional dan dapat divisualisasikan dengan baik sebagai produk nyata | Sketsa sangat proporsional, detail, dan realistis sehingga mudah dipahami dan siap diproduksi | | Penerapan Prinsip Ergonomi | Rancangan produk tidak mempertimbangkan aspek ergonomi (kenyamanan, keamanan, kesesuaian pengguna) | Rancangan produk mempertimbangkan satu aspek ergonomi tetapi belum menyeluruh | Rancangan produk mempertimbangkan dua aspek ergonomi dengan cukup baik | Rancangan produk mempertimbangkan semua aspek ergonomi (kenyamanan, keamanan, kesesuaian pengguna) secara menyeluruh dan tepat | | Kreativitas Modifikasi | Tidak ada modifikasi, hanya meniru desain yang sudah ada | Ada upaya modifikasi pada satu aspek (bentuk atau bahan) tetapi masih sederhana | Ada modifikasi kreatif pada dua aspek (bentuk, bahan, alat, atau teknik) yang cukup orisinal | Ada modifikasi sangat kreatif dan orisinal pada beberapa aspek (bentuk, bahan, alat, teknik) dengan memanfaatkan bahan lokal secara inovatif |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
- Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
- Apakah alokasi waktu sudah efektif untuk setiap tahap pembelajaran?
- Strategi apa yang paling efektif untuk membantu murid memahami prinsip ergonomi?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menarik dari kegiatan merancang sketsa produk hari ini?
- Bagian mana yang masih sulit dalam membuat sketsa produk yang detail dan proporsional?
- Bagaimana kalian mempertimbangkan prinsip ergonomi dalam rancangan produk kalian?
- Apa yang akan kalian perbaiki dari sketsa yang sudah dibuat untuk pertemuan produksi nanti?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Kerajinan untuk SMA/MA Kelas X
- Contoh produk aksesoris eksterior (gambar/video): pot gantung, tempat sampah, lampu taman, hiasan dinding luar
- Artikel atau video tentang prinsip ergonomi dalam desain produk
- Kertas gambar A4/A3
- Pensil, penghapus, penggaris, pensil warna (opsional)
- Contoh bahan lokal: bambu, rotan, kayu bekas, limbah plastik, kain perca
|