Modul AjarPertemuan 3Bab 3Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Eksplorasi Teknik Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior (Anyam, Makrame, Tanah Liat, Perkayuan)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Eksplorasi Teknik Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior (Anyam, Makrame, Tanah Liat, Perkayuan)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Eksplorasi Teknik Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior (Anyam, Makrame, Tanah Liat, Perkayuan)

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Eksplorasi Teknik Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior (Anyam, Makrame, Tanah Liat, Perkayuan)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Kerajinan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikEksplorasi Teknik Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior (Anyam, Makrame, Tanah Liat, Perkayuan)
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengeksplorasi berbagai teknik pembuatan produk kerajinan (anyam, makrame, cetak tanah liat, perkayuan) yang sesuai dengan bahan lokal yang tersedia untuk produk aksesoris eksterior
  2. Murid mampu membandingkan karakteristik teknik dan bahan lokal yang berbeda untuk menentukan pilihan yang paling sesuai dengan konsep produk aksesoris eksterior yang akan dibuat

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah perancangan dan pembuatan produk aksesoris eksterior yang dibuat mengangkat potensi sumber daya lokal?
  2. Teknik pembuatan kerajinan apa saja yang paling cocok untuk membuat lampu taman, pot tanaman, atau rak tanaman dengan memanfaatkan bahan lokal di sekitar kita?
  3. Bagaimana kita dapat membandingkan kelebihan dan kekurangan masing-masing teknik untuk menentukan pilihan terbaik sesuai desain produk?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, mengecek kehadiran, dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid terkait produk aksesoris eksterior dan teknik kerajinan yang pernah mereka lihat atau buat
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengeksplorasi berbagai teknik pembuatan produk kerajinan untuk aksesoris eksterior dan membandingkan karakteristiknya
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid tentang teknik pembuatan kerajinan yang sesuai dengan bahan lokal
  • Guru melakukan kegiatan transisi sederhana: menampilkan gambar berbagai produk aksesoris eksterior (lampu taman, pot, rak tanaman) dan meminta murid mengidentifikasi teknik pembuatan yang digunakan

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memberikan penjelasan singkat tentang empat teknik pembuatan produk kerajinan: anyam, makrame, cetak tanah liat, dan perkayuan, disertai demonstrasi visual atau video singkat
  • Murid mengamati karakteristik masing-masing teknik melalui contoh produk jadi atau demonstrasi guru: pola anyaman, simpul makrame, bentukan tanah liat, sambungan kayu
  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) untuk mengonstruksi pemahaman bersama tentang kelebihan dan kekurangan tiap teknik berdasarkan aspek: kemudahan, bahan yang dibutuhkan, daya tahan, estetika
  • Setiap kelompok mencatat hasil diskusi pada lembar kerja yang telah disiapkan guru
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik langsung kepada kelompok yang membutuhkan klarifikasi

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok memilih satu jenis produk aksesoris eksterior (lampu taman, pot tanaman, atau rak tanaman) yang akan dijadikan objek eksplorasi
  • Murid melakukan eksplorasi langsung dengan mencoba teknik sederhana dari masing-masing kategori: membuat sampel mini anyaman, simpul dasar makrame, membentuk tanah liat sederhana, atau menyambung kayu secara dasar
  • Murid mengidentifikasi bahan lokal yang tersedia di lingkungan mereka yang cocok untuk masing-masing teknik (bambu, rotan, ijuk, tali, tanah liat lokal, kayu bekas)
  • Setiap kelompok membandingkan hasil eksplorasi dan mengisi tabel perbandingan teknik berdasarkan kriteria: kesesuaian dengan bahan lokal, tingkat kesulitan, hasil estetika, dan waktu pengerjaan
  • Murid menentukan satu teknik yang paling sesuai dengan konsep produk aksesoris eksterior yang akan mereka buat, disertai alasan pemilihan yang logis

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil eksplorasi dan perbandingan teknik yang telah mereka lakukan dalam waktu 3-5 menit
  • Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan untuk memperkaya perspektif
  • Murid secara individual menuliskan refleksi pribadi: apa yang mereka pelajari tentang teknik pembuatan kerajinan, kesulitan yang dihadapi saat eksplorasi, dan strategi apa yang akan mereka gunakan untuk mengembangkan keterampilan teknik ini
  • Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap proses eksplorasi dan hasil perbandingan yang dilakukan murid
  • Murid mengevaluasi proses belajar mereka dan menentukan teknik mana yang ingin mereka dalami lebih lanjut pada pertemuan berikutnya

Penutup:

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyimpulkan karakteristik utama dari empat teknik pembuatan kerajinan yang telah dieksplorasi
  • Guru melakukan asesmen akhir secara lisan dengan menanyakan teknik mana yang paling cocok untuk produk tertentu dan alasannya
  • Murid mengumpulkan lembar kerja eksplorasi dan tabel perbandingan teknik sebagai portofolio
  • Guru memberikan apresiasi terhadap partisipasi aktif murid dan mengingatkan untuk membawa bahan lokal yang telah dipilih pada pertemuan berikutnya
  • Pembelajaran ditutup dengan refleksi singkat dan doa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dengan pemahaman cepat dapat mengeksplorasi variasi teknik lanjutan atau kombinasi dua teknik, sementara murid yang membutuhkan lebih banyak waktu fokus pada satu teknik dasar dengan bimbingan intensif guru
  • Proses: Murid dapat memilih cara eksplorasi sesuai gaya belajar: visual (mengamati video/gambar), kinestetik (langsung mencoba), atau auditori (mendengarkan penjelasan dan berdiskusi). Guru menyediakan stasiun eksplorasi berbeda untuk tiap teknik
  • Produk: Murid dapat menyajikan hasil perbandingan dalam berbagai format: tabel tertulis, diagram visual, presentasi lisan, atau video dokumentasi proses eksplorasi sesuai kemampuan dan preferensi mereka

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid dengan produk aksesoris eksterior dan teknik kerajinan yang pernah mereka lihat
  • Mengidentifikasi pengetahuan awal murid tentang teknik anyam, makrame, tanah liat, atau perkayuan melalui pertanyaan pemantik

Proses:

  • Observasi langsung saat murid melakukan eksplorasi teknik pembuatan: kemampuan mengidentifikasi karakteristik, keterampilan mencoba teknik dasar, kerjasama kelompok
  • Pemeriksaan lembar kerja eksplorasi secara bertahap untuk memberikan umpan balik segera
  • Tanya jawab spontan untuk mengecek pemahaman murid tentang perbandingan teknik dan bahan lokal
  • Penilaian tabel perbandingan yang dibuat kelompok: ketepatan kriteria, kedalaman analisis, logika pengambilan keputusan

Akhir:

  • Presentasi kelompok tentang hasil eksplorasi dan perbandingan teknik pembuatan kerajinan
  • Penilaian refleksi tertulis individu tentang proses pembelajaran, kesulitan yang dihadapi, dan strategi pengembangan keterampilan
  • Tanya jawab lisan untuk menguji pemahaman murid tentang kesesuaian teknik dengan konsep produk aksesoris eksterior

Formatif:

  • Observasi selama proses eksplorasi teknik: keterlibatan aktif, kemampuan mencoba teknik dasar, kerjasama dalam kelompok
  • Tanya jawab lisan saat murid melakukan eksplorasi untuk mengecek pemahaman karakteristik tiap teknik
  • Penilaian tabel perbandingan teknik: kelengkapan kriteria, ketepatan analisis, logika pemilihan teknik

Sumatif:

  • Penilaian lembar kerja eksplorasi kelompok yang mencakup identifikasi karakteristik teknik, kelebihan-kekurangan, dan kesesuaian dengan bahan lokal
  • Penilaian presentasi hasil perbandingan: kejelasan argumentasi, ketepatan pemilihan teknik, kemampuan menjawab pertanyaan
  • Penilaian refleksi individu: kedalaman evaluasi proses belajar dan kejelasan rencana tindak lanjut

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan Mengeksplorasi Teknik Pembuatan KerajinanMurid belum mampu mengidentifikasi karakteristik teknik pembuatan kerajinan dan tidak mencoba melakukan eksplorasi teknik dasarMurid mampu mengidentifikasi 1-2 karakteristik teknik dengan bantuan guru dan mencoba satu teknik dasar dengan bimbingan intensifMurid mampu mengidentifikasi karakteristik 3-4 teknik pembuatan kerajinan dan mencoba minimal 2 teknik dasar secara mandiri dengan hasil yang cukup baikMurid mampu mengidentifikasi karakteristik keempat teknik secara lengkap dan mencoba semua teknik dasar dengan hasil yang baik, bahkan mengeksplorasi variasi teknik lanjutan
Kemampuan Membandingkan Karakteristik Teknik dan Bahan LokalMurid belum mampu membandingkan teknik dan bahan lokal, tidak mengisi tabel perbandingan dengan lengkapMurid mampu membandingkan 1-2 aspek dari teknik dan bahan lokal dengan bantuan guru, tabel perbandingan kurang lengkapMurid mampu membandingkan 3-4 aspek teknik dan bahan lokal secara mandiri dengan analisis yang cukup logis, tabel perbandingan lengkapMurid mampu membandingkan semua aspek teknik dan bahan lokal secara komprehensif dengan analisis yang mendalam dan logis, disertai alasan pemilihan teknik yang kuat berdasarkan konteks lokal
Kolaborasi dalam KelompokMurid tidak berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi dalam eksplorasi teknikMurid berpartisipasi dalam diskusi kelompok namun kontribusinya masih minimal, perlu dorongan untuk terlibat dalam eksplorasiMurid berpartisipasi aktif dalam diskusi dan eksplorasi, memberikan kontribusi ide dan bekerja sama dengan baikMurid sangat aktif memimpin diskusi, mendorong partisipasi anggota lain, memberikan kontribusi ide kreatif, dan memastikan semua anggota kelompok terlibat dalam eksplorasi
Refleksi dan Evaluasi Proses BelajarMurid tidak menuliskan refleksi atau refleksi sangat dangkal tanpa evaluasi proses belajarMurid menuliskan refleksi sederhana tentang apa yang dipelajari namun belum mengevaluasi proses belajar dan kesulitan yang dihadapiMurid menuliskan refleksi yang cukup mendalam tentang proses belajar, mengidentifikasi kesulitan, dan merencanakan strategi pengembanganMurid menuliskan refleksi yang sangat mendalam dengan evaluasi menyeluruh tentang proses belajar, kesulitan yang dihadapi, strategi yang berhasil dan tidak berhasil, serta rencana tindak lanjut yang konkret dan realistis

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam eksplorasi teknik pembuatan kerajinan?
  • Teknik atau strategi pembelajaran mana yang paling efektif memfasilitasi murid memahami karakteristik berbagai teknik kerajinan?
  • Apakah diferensiasi pembelajaran yang saya terapkan sudah mengakomodasi kebutuhan belajar semua murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki atau kembangkan untuk pertemuan berikutnya agar proses eksplorasi lebih bermakna?
  • Bagaimana saya dapat lebih mengoptimalkan pemanfaatan bahan lokal dalam pembelajaran kerajinan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari kegiatan eksplorasi teknik pembuatan kerajinan hari ini?
  • Teknik pembuatan kerajinan mana yang paling mudah dan mana yang paling sulit bagi saya? Mengapa?
  • Apa kesulitan yang saya hadapi saat mencoba teknik pembuatan kerajinan dan bagaimana saya mengatasinya?
  • Bagaimana saya berkontribusi dalam kerja kelompok hari ini? Apa yang bisa saya lakukan lebih baik?
  • Teknik apa yang ingin saya pelajari lebih dalam dan bagaimana rencana saya untuk mengembangkan keterampilan ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Kerajinan untuk SMA/MA Kelas X
  2. Contoh produk aksesoris eksterior (lampu taman, pot, rak tanaman) berbahan lokal
  3. Bahan praktik: tali/serat alam untuk makrame, bambu/rotan untuk anyam, tanah liat, kayu bekas
  4. Video tutorial teknik dasar anyam, makrame, pembentukan tanah liat, dan perkayuan
  5. Lembar kerja eksplorasi teknik dan tabel perbandingan karakteristik teknik
  6. Link referensi online tentang teknik pembuatan kerajinan Nusantara
  7. Sampel hasil karya perajin lokal sebagai inspirasi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.