Modul AjarPertemuan 10Bab 3Fase ESemester 2

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Asesmen Sumatif — Presentasi dan Penilaian Produk Aksesoris Eksterior Berbahan Lokal

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif — Presentasi dan Penilaian Produk Aksesoris Eksterior Berbahan Lokal". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Asesmen Sumatif — Presentasi dan Penilaian Produk Aksesoris Eksterior Berbahan Lokal

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Asesmen Sumatif — Presentasi dan Penilaian Produk Aksesoris Eksterior Berbahan Lokal

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Kerajinan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAsesmen Sumatif — Presentasi dan Penilaian Produk Aksesoris Eksterior Berbahan Lokal
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mempresentasikan produk aksesoris eksterior berbahan lokal hasil kerja kelompok secara efektif, mencakup konsep desain, proses produksi, pilihan bahan lokal, dan nilai ekonomisnya.
  2. Murid mampu menunjukkan produk aksesoris eksterior yang ergonomis, fungsional, dan memanfaatkan bahan lokal sebagai bukti capaian kompetensi keseluruhan unit.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara terbaik untuk mempresentasikan produk kita agar menarik perhatian dan meyakinkan audiens?
  2. Apa yang membuat sebuah produk aksesoris eksterior berbahan lokal layak dipasarkan dan bernilai ekonomi tinggi?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengkondisikan suasana kelas agar siap belajar.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan alur asesmen sumatif hari ini.
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memicu diskusi singkat tentang pengalaman murid dalam membuat produk dan ekspektasi presentasi.
  • Asesmen awal diagnostik: Guru meminta setiap kelompok menuliskan satu kekuatan dan satu kelemahan produk mereka dalam 2 menit, sebagai cek kesiapan reflektif sebelum presentasi.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menjelaskan kembali kriteria penilaian presentasi dan produk yang meliputi: kejelasan konsep desain, keruntutan proses produksi, alasan pemilihan bahan lokal, perhitungan nilai ekonomi, dan aspek ergonomi/fungsional produk.
  • Murid menyimak contoh singkat teknik presentasi efektif dari guru melalui demonstrasi langsung atau tayangan video pendek.
  • Setiap kelompok mendiskusikan pembagian peran dalam presentasi (siapa menjelaskan desain, proses, bahan, ekonomi) dan menyusun urutan penyampaian.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Secara bergiliran, setiap kelompok tampil mempresentasikan produk aksesoris eksterior berbahan lokal di depan kelas maksimal 10 menit, termasuk sesi tanya jawab singkat.
  • Kelompok lain mengamati dan mengisi lembar penilaian sejawat (peer assessment) yang berfokus pada kriteria: kejelasan presentasi, orisinalitas ide, argumentasi pemilihan bahan lokal, dan tampilan produk.
  • Guru melakukan observasi langsung menggunakan lembar catatan penilaian proses, memperhatikan kemampuan kolaborasi, komunikasi, dan kepercayaan diri setiap anggota kelompok.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua kelompok tampil, guru memberikan umpan balik umum tentang capaian presentasi secara keseluruhan dan meminta murid saling memberikan penguatan positif atau saran membangun melalui sticky notes yang ditempel di meja masing-masing kelompok.
  • Murid menulis refleksi diri singkat: apa yang berhasil, tantangan saat presentasi, dan satu hal yang akan diperbaiki jika diminta presentasi ulang.
  • Guru mengajak beberapa perwakilan kelompok membagikan hasil refleksinya secara sukarela untuk pembelajaran bersama.

Penutup:

  • Guru bersama murid merangkum poin penting: presentasi yang efektif adalah kombinasi data konkret, visual produk yang jelas, dan kemampuan menjawab pertanyaan.
  • Guru melakukan asesmen akhir sumatif dengan mengumumkan hasil penilaian akhir berdasarkan rubrik yang telah diisi selama proses presentasi dan setelah produk dikumpulkan.
  • Guru memberikan apresiasi terhadap usaha semua kelompok dan menutup dengan doa/salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid dengan kecepatan belajar tinggi: diberikan artikel tambahan tentang strategi presentasi produk kreatif di pameran. Untuk yang membutuhkan dukungan: disediakan template sederhana alur presentasi.
  • Proses: Kelompok dapat memilih format presentasi: slide digital, poster statis, atau demonstrasi langsung produk. Waktu presentasi fleksibel ±2 menit sesuai kebutuhan kelompok.
  • Produk: Produk dinilai berdasarkan kriteria yang sama, namun kelompok diperbolehkan menambahkan dokumentasi proses produksi (foto/video) sebagai bukti pendukung jika lisan dirasa kurang kuat.

ASESMEN

Awal:

  • Diagnostik singkat: setiap kelompok menuliskan satu kekuatan dan satu kelemahan produk mereka dalam 2 menit (cek kesiapan reflektif).

Proses:

  • Guru mengamati dan mencatat keterampilan kolaborasi, komunikasi, penguasaan materi saat presentasi menggunakan lembar observasi.
  • Murid mengisi lembar penilaian sejawat terhadap kelompok lain (kriteria: kejelasan isi, orisinalitas, argumentasi bahan lokal, penampilan produk).

Akhir:

  • Guru memberikan skor akhir menggunakan rubrik penilaian presentasi dan produk, yang mencakup komponen: penguasaan konsep, proses produksi, pemanfaatan bahan lokal, nilai ekonomis, ergonomi/fungsional.
  • Setiap murid mengumpulkan refleksi tertulis untuk dijadikan bagian nilai individu.

Formatif:

  • Observasi proses presentasi dan interaksi kelompok (catatan anekdotal)
  • Penilaian sejawat menggunakan checklist kriteria presentasi

Sumatif:

  • Penilaian produk akhir berdasarkan rubrik (mencakup aspek presentasi dan kualitas produk)
  • Lembar refleksi diri sebagai pelengkap asesmen sumatif

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penguasaan Konsep Desain & Proses ProduksiPenjelasan konsep desain dan proses produksi tidak jelas, banyak langkah yang terlewat atau tidak dipahami.Menjelaskan desain dan proses produksi secara singkat namun kurang detail, beberapa tahapan masih diulang tanpa pemahaman.Mampu menjelaskan desain dan proses produksi dengan runut serta alasan di balik setiap tahapan dengan baik.Menyajikan konsep desain dan proses produksi secara mendalam, disertai analisis kritis terhadap pilihan teknik dan alur kerja yang efisien.
Pemanfaatan Bahan Lokal & Argumen EkonomisTidak dapat mengidentifikasi keunggulan bahan lokal yang digunakan atau tidak menyebutkan nilai ekonomi.Menyebutkan bahan lokal tanpa alasan pemilihan yang jelas, perhitungan ekonomi belum lengkap.Menjelaskan alasan pemilihan bahan lokal berdasarkan sifat, ketersediaan, dan dampaknya; menyajikan perkiraan biaya dan harga jual secara logis.Menganalisis keunikan bahan lokal secara spesifik, menghubungkan dengan potensi pasar dan keberlanjutan lingkungan, serta menyajikan perhitungan ekonomi rinci dan realistis.
Ergonomi & Fungsionalitas ProdukProduk tidak memperhatikan kenyamanan pakai, sulit digunakan, atau tidak sesuai fungsi yang diklaim.Produk memiliki beberapa elemen ergonomis tetapi masih ada ketidaknyamanan atau ketidaksesuaian fungsi.Produk nyaman digunakan, ukuran dan bentuk sesuai dengan pengguna, serta berfungsi dengan baik.Produk menunjukkan pertimbangan ergonomis yang matang, aman, dan inovatif dalam meningkatkan fungsi serta kenyamanan pengguna.
Keterampilan Presentasi & KolaborasiAnggota kelompok pasif, komunikasi tidak runtut, tidak ada kerja sama, beberapa anggota tidak berpartisipasi.Sebagian besar anggota berperan, namun komunikasi masih kaku atau hanya mengandalkan satu orang; kerja sama terbatas.Semua anggota berpartisipasi aktif, pembagian peran jelas, penyampaian lancar dengan intonasi dan kontak mata baik, mampu menjawab pertanyaan.Kolaborasi sangat solid, presentasi terkoordinasi dengan dinamis, semua anggota menguasai seluruh materi, responsif terhadap pertanyaan, dan mampu merebut perhatian audiens.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh kelompok mampu menunjukkan pemahaman yang baik terhadap produk mereka melalui presentasi?
  • Bagaimana partisipasi dan keterampilan komunikasi individu dalam setiap kelompok?
  • Apakah rubrik yang digunakan sudah menggambarkan capaian kompetensi secara utuh dan adil?
  • Apa penyesuaian yang perlu dilakukan pada sesi presentasi berikutnya agar lebih efektif?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling berkesan dari proses merancang hingga mempresentasikan produk hari ini?
  • Bagian mana dari presentasi kelompokmu yang menurutmu paling kuat, dan mana yang perlu diperbaiki?
  • Nilai atau pengalaman baru apa yang kamu dapatkan dari kelompok lain?
  • Jika diberi kesempatan mengulang, apa yang akan kamu lakukan berbeda?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Kerajinan untuk SMA/MA Kelas X, Kemendikbudristek
  2. Contoh produk aksesoris eksterior berbahan lokal (foto/fisik)
  3. Slide presentasi guru tentang kriteria asesmen
  4. Lembar penilaian sejawat dan refleksi diri (cetak)
  5. Video singkat teknik presentasi efektif (opsional, diakses melalui proyektor)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.