Modul AjarPertemuan 7Bab 2Fase ESemester 1

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Realisasi Produk Aksesoris Interior Nusantara – Tahap Penyelesaian dan Finishing

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Realisasi Produk Aksesoris Interior Nusantara – Tahap Penyelesaian dan Finishing". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Realisasi Produk Aksesoris Interior Nusantara – Tahap Penyelesaian dan Finishing

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Realisasi Produk Aksesoris Interior Nusantara – Tahap Penyelesaian dan Finishing

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Kerajinan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikRealisasi Produk Aksesoris Interior Nusantara – Tahap Penyelesaian dan Finishing
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat melanjutkan dan menyelesaikan pembuatan produk aksesoris interior Nusantara hingga tahap finishing, sehingga produk memiliki tampilan estetis yang mencerminkan identitas budaya Nusantara
  2. Murid dapat mengevaluasi kesesuaian hasil produk aksesoris interior yang dibuat dengan desain awal serta mengidentifikasi perbaikan yang diperlukan sebelum produk dipresentasikan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara membuat produk aksesoris interior Nusantara terlihat lebih menarik dan berkualitas melalui teknik finishing?
  2. Apa saja aspek yang perlu dievaluasi agar produk yang kalian buat sesuai dengan desain awal dan siap dipresentasikan?
  3. Mengapa finishing yang rapi dan estetis penting dalam mencerminkan identitas budaya Nusantara?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid serta memastikan alat dan bahan untuk finishing tersedia
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menyelesaikan produk aksesoris interior hingga tahap finishing dan mengevaluasi kesesuaiannya dengan desain awal
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan progress pembuatan produk minggu lalu dan kendala yang dihadapi murid
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid tentang pentingnya finishing dalam produk kerajinan

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menjelaskan berbagai teknik finishing yang dapat diterapkan pada produk aksesoris interior Nusantara (pengamplasan halus, pewarnaan, pelapisan coating, penambahan detail dekoratif)
  • Guru mendemonstrasikan langkah-langkah finishing yang tepat sesuai dengan jenis bahan yang digunakan murid (kayu, keramik, tekstil, atau bahan lainnya)
  • Murid mengamati contoh produk aksesoris interior yang sudah di-finishing dengan baik dan produk yang belum rapi untuk membandingkan perbedaannya
  • Guru menjelaskan kriteria evaluasi produk: kesesuaian dengan desain, nilai fungsi dan kenyamanan, serta kualitas penyelesaian akhir
  • Murid bertanya jawab tentang teknik finishing yang sesuai untuk produk masing-masing

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid secara mandiri melanjutkan pembuatan produk aksesoris interior dari tahap sebelumnya
  • Murid melakukan penghalusan permukaan produk dengan teknik yang sesuai (amplas, gosok, poles)
  • Murid menerapkan finishing touch sesuai desain: pewarnaan, coating, penambahan ragam hias Nusantara (batik, tenun, ukiran sederhana)
  • Murid menambahkan detail akhir untuk meningkatkan nilai estetis produk yang mencerminkan identitas budaya Nusantara
  • Guru berkeliling memantau proses kerja murid dan memberikan umpan balik individual tentang teknik finishing yang digunakan
  • Murid menyelesaikan produk hingga siap untuk dievaluasi

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid membandingkan produk akhir yang telah selesai dengan desain awal yang telah dibuat
  • Murid mengisi lembar evaluasi diri dengan mengidentifikasi: kesesuaian dengan desain, kekuatan produk, kelemahan produk, dan perbaikan yang diperlukan
  • Murid melakukan peer assessment dengan memberikan saran konstruktif kepada teman sebangku tentang produk yang dihasilkan
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang tantangan yang dihadapi dalam proses finishing dan cara mengatasinya
  • Murid menuliskan refleksi pribadi tentang proses pembuatan produk dari awal hingga finishing dan pembelajaran yang didapat

Penutup:

  • Guru meminta beberapa murid untuk mempresentasikan produk yang telah selesai dan menjelaskan teknik finishing yang digunakan
  • Guru memberikan apresiasi terhadap hasil kerja murid dan memberikan penguatan tentang pentingnya finishing dalam meningkatkan kualitas produk
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan menggunakan rubrik penilaian produk
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya: perhitungan biaya produksi dan penentuan harga jual
  • Guru menutup pembelajaran dengan meminta murid merapikan area kerja dan berdoa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat mengeksplorasi teknik finishing lebih kompleks seperti decoupage atau teknik pewarnaan gradasi, sedangkan murid yang membutuhkan waktu lebih dapat fokus pada finishing dasar dengan bimbingan guru
  • Proses: Murid yang sudah mahir dapat bekerja secara mandiri, sementara murid yang memerlukan dukungan dapat bekerja berpasangan atau mendapat pendampingan intensif dari guru
  • Produk: Murid dapat memilih tingkat kerumitan finishing sesuai kemampuan: finishing sederhana (pengamplasan dan pewarnaan dasar), finishing menengah (coating dan detail ragam hias), atau finishing kompleks (kombinasi beberapa teknik dengan detail rumit)

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang progress pembuatan produk dari pertemuan sebelumnya
  • Identifikasi kendala yang dihadapi murid dalam proses pembuatan

Proses:

  • Observasi teknik finishing yang diterapkan murid
  • Umpan balik langsung saat guru berkeliling kelas
  • Checklist keterlaksanaan tahapan finishing
  • Penilaian kemampuan murid dalam mengevaluasi produk sendiri dan teman

Akhir:

  • Penilaian produk akhir dengan rubrik komprehensif
  • Penilaian lembar evaluasi diri murid
  • Penilaian kemampuan presentasi dan komunikasi hasil

Formatif:

  • Observasi selama proses finishing: ketepatan teknik, ketelitian kerja, dan kreativitas dalam menambahkan detail
  • Tanya jawab lisan tentang pilihan teknik finishing yang digunakan
  • Lembar kerja evaluasi diri dan peer assessment

Sumatif:

  • Penilaian produk akhir menggunakan rubrik yang mencakup: kesesuaian dengan desain, kualitas finishing, nilai estetis, dan nilai fungsi
  • Presentasi singkat murid tentang produk yang dihasilkan dan proses evaluasi yang dilakukan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kualitas Finishing ProdukProduk dibuat dengan teknik sederhana tanpa memikirkan finishing atau penyelesaiannya, permukaan kasar dan tidak rapiProduk dibuat dengan teknik sederhana dan finishing yang rapi namun masih ada bagian yang belum sempurnaProduk dibuat dengan teknik yang praktis serta finishing yang rapi dan estetis, mencerminkan budaya NusantaraProduk dibuat dengan teknik tinggi serta finishing yang sangat rapi, estetis, dan unik dengan detail budaya Nusantara yang kuat
Kesesuaian dengan Desain AwalProduk akhir tidak sesuai dengan desain awal dan banyak elemen yang berbeda tanpa alasan jelasProduk akhir sebagian sesuai dengan desain awal namun ada beberapa elemen yang berbedaProduk akhir sesuai dengan desain awal dengan sedikit modifikasi yang masih relevanProduk akhir sangat sesuai dengan desain awal atau memiliki modifikasi yang meningkatkan kualitas desain secara signifikan
Nilai Fungsi dan EstetikaProduk belum memenuhi fungsi yang diinginkan dan tampilan kurang menarikProduk memenuhi fungsi dasar namun nilai estetika masih perlu ditingkatkanProduk memenuhi fungsi dengan baik dan memiliki tampilan estetis yang menarikProduk memenuhi fungsi secara optimal, nyaman digunakan, dan memiliki tampilan estetis sangat menarik yang mencerminkan identitas budaya Nusantara
Kemampuan Evaluasi DiriTidak mampu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan produk sendiriMampu mengidentifikasi kekuatan atau kelemahan produk namun belum lengkapMampu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan produk serta memberikan ide perbaikanMampu mengevaluasi produk secara menyeluruh, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dengan detail, serta memberikan solusi perbaikan yang konkret dan realistis

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid mampu menyelesaikan produk hingga tahap finishing dengan baik?
  • Apakah teknik demonstrasi yang saya berikan efektif membantu murid?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan bimbingan bagi murid yang mengalami kesulitan?
  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk proses finishing dan evaluasi?
  • Apakah diferensiasi pembelajaran sudah mengakomodasi kebutuhan semua murid?

Refleksi Murid:

  • Apa teknik finishing yang paling menantang bagimu dan bagaimana kamu mengatasinya?
  • Sejauh mana produk akhirmu sesuai dengan desain awal yang kamu buat?
  • Apa yang paling kamu banggakan dari produk aksesoris interior yang kamu buat?
  • Apa yang akan kamu perbaiki jika diberi kesempatan membuat produk serupa lagi?
  • Bagaimana proses pembuatan produk ini meningkatkan pemahamanmu tentang kerajinan Nusantara?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Kerajinan untuk SMA/MA Kelas X
  2. Contoh produk aksesoris interior Nusantara yang sudah jadi
  3. Alat finishing: amplas berbagai tingkat kehalusan, kuas, spons, lap
  4. Bahan finishing: cat/pewarna sesuai bahan, coating/vernis, bahan dekoratif ragam hias Nusantara
  5. Video tutorial teknik finishing kerajinan Nusantara
  6. Lembar kerja evaluasi produk
  7. Desain awal produk yang telah dibuat murid di pertemuan sebelumnya

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.