Modul AjarPertemuan 7Bab 1Fase ESemester 1

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Penyelesaian Akhir (Finishing) Ragam Hias Nusantara pada Produk Busana

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Penyelesaian Akhir (Finishing) Ragam Hias Nusantara pada Produk Busana". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Penyelesaian Akhir (Finishing) Ragam Hias Nusantara pada Produk Busana

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Penyelesaian Akhir (Finishing) Ragam Hias Nusantara pada Produk Busana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Kerajinan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPenyelesaian Akhir (Finishing) Ragam Hias Nusantara pada Produk Busana
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyelesaikan produk busana dengan ragam hias Nusantara melalui proses finishing touch sehingga ragam hias dapat menambah keindahan dan keunikan produk fesyen sesuai desain.
  2. Murid dapat mendokumentasikan proses pembuatan ragam hias Nusantara pada produk busana dalam bentuk foto atau video sebagai bagian dari jurnal siswa.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah sentuhan akhir pada ragam hias Nusantara dapat mengubah tampilan busana biasa menjadi istimewa?
  2. Apa yang membuat sebuah busana dengan ragam hias Nusantara terlihat berkualitas tinggi dan bernilai jual?
  3. Bagaimana cara terbaik agar proses finishing touch bisa memperkuat identitas budaya dalam produk fesyenmu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru menayangkan video pendek tentang produk busana dengan ragam hias Nusantara yang telah melalui finishing touch, lalu mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan langkah-langkah kegiatan hari ini, termasuk penilaian diri dan dokumentasi.
  • Guru melakukan asesmen awal berupa pertanyaan lisan singkat: “Menurut kalian, apa fungsi finishing pada produk kerajinan busana?” untuk memetakan pemahaman awal.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mengamati contoh-contoh finishing touch pada produk busana (teknik aplikasi, sulam, payet, dll.) melalui gambar atau video yang disediakan guru.
  • Guru menjelaskan prinsip finishing touch: kerapihan, presisi, dan kesesuaian dengan desain, serta pentingnya menjaga kualitas agar produk memiliki nilai keindahan dan keunikan khas Nusantara.
  • Murid bertanya jawab tentang teknik-teknik finishing yang sesuai dengan produk masing-masing dan mencatat ide perbaikan di Lembar Kerja Siswa (LKS).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran):

  • Secara mandiri, murid mengerjakan finishing touch pada produk busana yang telah dipersiapkan, memanfaatkan teknik yang telah dipilih (misal merapikan jahitan, menambah detail hias, memperkuat tempelan, membersihkan sisa benang).
  • Selama proses, guru berkeliling memberikan umpan balik personal, membantu jika ada kesulitan teknis, dan mengingatkan akan kerapihan dan keselamatan kerja.
  • Murid mendokumentasikan tahapan finishing touch menggunakan kamera ponsel atau alat sekolah, mengambil foto atau rekaman video pendek yang menunjukkan langkah penting.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mengisi lembar asesmen diri (self assessment) yang disediakan guru, menilai kerapihan, kesesuaian desain, dan kepuasan terhadap hasil finishing.
  • Murid menukarkan produk dengan teman sebangku untuk saling memberi masukan ringan (peer review) tentang sentuhan akhir yang telah dilakukan.
  • Guru meminta beberapa murid mempresentasikan secara singkat hasil finishing dan dokumentasi yang telah dibuat, lalu memberi apresiasi dan umpan balik umum.
  • Murid menuliskan refleksi singkat di LKS: apa yang sudah berhasil, kendala yang dihadapi, dan rencana perbaikan ke depan.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pentingnya finishing touch untuk meningkatkan kualitas dan estetika produk busana berciri Nusantara.
  • Guru melakukan asesmen akhir berupa tanya jawab singkat dan pengecekan dokumentasi yang terkumpul.
  • Guru menginformasikan pertemuan selanjutnya tentang pembuatan aksesoris fesyen dan meminta murid membawa alat yang dibutuhkan.
  • Kegiatan diakhiri dengan doa dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat selesai, disediakan contoh teknik finishing tingkat lanjut (misal sulam benang emas atau tambahan manik-manik). Untuk yang lambat, diberikan tutorial langkah demi langkah dalam bentuk kartu bergambar dan pendampingan lebih intensif.
  • Proses: Murid dapat memilih bekerja secara mandiri penuh atau berkelompok kecil jika memerlukan bantuan teman. Guru menyediakan waktu tambahan bagi yang membutuhkan finishing lebih lama dengan bimbingan khusus.
  • Produk: Murid dengan minat tinggi boleh menghasilkan dokumentasi video singkat yang di-edit sederhana, sedangkan yang lain cukup mengumpulkan foto bertahap yang ditempel di LKS.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan singkat: “Apa yang kalian ketahui tentang finishing touch pada busana? Mengapa finishing itu penting?” untuk memetakan kesiapan belajar.

Proses:

  • Observasi aktivitas murid selama finishing touch (ketekunan, kerapihan, inisiatif memecahkan masalah).
  • Pengecekan berkala dokumentasi yang dikumpulkan murid (apakah tahapan terekam dengan jelas).
  • Pemberian umpan balik saat guru berkeliling (asesmen for learning) untuk perbaikan langsung.

Akhir:

  • Penilaian produk jadi berdasarkan rubrik ketuntasan tujuan pembelajaran (finishing touch dan dokumentasi).
  • Refleksi akhir di LKS sebagai bagian dari asesmen as learning (kesadaran diri terhadap proses).

Formatif:

  • Observasi langsung saat proses finishing touch
  • Umpan balik lisan personal dari guru
  • Penilaian diri (self assessment) dan penilaian sejawat (peer review)

Sumatif:

  • Penilaian hasil akhir produk busana dengan finishing touch (rubrik)
  • Penilaian dokumentasi proses (foto/video) di LKS

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penyelesaian Akhir (Finishing Touch)Finishing tidak dilakukan atau asal-asalan: banyak benang tidak rapi, tempelan tidak kuat, hasil tidak sesuai desain.Finishing dilakukan namun belum konsisten: sebagian area rapi, sebagian masih berantakan; tempelan mulai terpasang namun kurang presisi.Finishing diterapkan dengan baik: jahitan rapi, tempelan kuat, pemilihan finishing sesuai desain dan menambah keindahan.Finishing sangat teliti dan kreatif: semua detail terpasang sempurna, kebersihan produk terjaga, finishing memberikan nilai estetis tinggi dan memperkuat ciri khas Nusantara.
Dokumentasi ProsesDokumentasi tidak lengkap atau tidak dikumpulkan; gambar/video buram tanpa urutan jelas.Dokumentasi hanya menampilkan beberapa tahap; kualitas gambar/video cukup namun belum runtut.Dokumentasi merekam seluruh tahapan finishing dengan jelas; foto/video baik, disusun secara kronologis di LKS.Dokumentasi lengkap, tajam, dan menarik; dilengkapi narasi singkat atau editing sederhana yang memperlihatkan proses secara terstruktur, siap menjadi jurnal siswa yang informatif.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Sejauh mana murid menunjukkan kemandirian dan ketelitian dalam melakukan finishing touch?
  • Apakah strategi pendampingan dan umpan balik yang saya berikan efektif membantu murid mengatasi kesulitan?
  • Bagaimana respon murid terhadap kegiatan dokumentasi dan self assessment? Apakah mereka mampu merefleksikan proses dengan jujur?

Refleksi Murid:

  • Apa bagian tersulit saat memberikan sentuhan akhir pada busana ragam hias Nusantara hari ini?
  • Apakah hasil finishing-mu sudah sesuai dengan desain yang direncanakan? Bagian mana yang paling kamu banggakan?
  • Dokumentasi apa yang paling membantu kamu mengingat langkah-langkah tadi? Apa yang akan kamu perbaiki pada proyek berikutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Prakarya dan Kewirausahaan: Kerajinan untuk SMA/MA kelas X, Kemdikbud 2021, Unit 1
  2. Contoh video teknik finishing ragam hias busana tradisional dari media sosial/YouTube (diunduh guru sebelumnya)
  3. Lembar Kerja Siswa (LKS) yang memuat panduan dokumentasi dan tabel asesmen diri
  4. Alat dan bahan: produk busana setengah jadi, jarum, benang, lem tembak, gunting, kamera/HP, alat tulis, alat finishing sesuai teknik yang dipilih (misal payet, benang sulam, manik-manik)
  5. Gambar/foto prosedur finishing (teknik aplikasi dan sulam) dari Buku Panduan Guru halaman 77-78

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.