Modul AjarPertemuan 11Bab 1Fase ESemester 1

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Presentasi dan Refleksi Produk Fesyen Ragam Hias Nusantara

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Presentasi dan Refleksi Produk Fesyen Ragam Hias Nusantara". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Presentasi dan Refleksi Produk Fesyen Ragam Hias Nusantara

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 11

MODUL AJAR

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Presentasi dan Refleksi Produk Fesyen Ragam Hias Nusantara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Kerajinan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPresentasi dan Refleksi Produk Fesyen Ragam Hias Nusantara
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempresentasikan produk fesyen (busana dan aksesoris) dengan ragam hias Nusantara yang telah dibuat, mencakup konsep desain, proses produksi, bahan, teknik, dan potensi nilai jualnya.
  2. Murid dapat mengevaluasi kesesuaian ragam hias Nusantara pada produk fesyen yang dihasilkan berdasarkan kriteria keindahan, keunikan, unsur budaya Nusantara, dan kesesuaian dengan desain awal.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang membuat ragam hias Nusantara pada produk fesyen kalian memiliki nilai jual dibandingkan produk fesyen tanpa ragam hias tradisional?
  2. Bagaimana kalian menilai apakah produk fesyen yang dibuat sudah mencerminkan keindahan dan keunikan budaya Nusantara?
  3. Jika kalian diberi kesempatan mengulang proses pembuatan, bagian mana yang akan kalian perbaiki dan mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid, memimpin doa, dan mengecek kehadiran.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan singkat: 'Sebutkan satu hal yang paling menantang selama proses pembuatan produk fesyen kalian dan bagaimana kalian mengatasinya.'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mempresentasikan produk fesyen dan mengevaluasi kesesuaian ragam hias Nusantara pada produk.
  • Guru menampilkan pertanyaan pemantik untuk membangun motivasi dan rasa ingin tahu murid.
  • Guru menjelaskan mekanisme presentasi: durasi per kelompok/individu, aspek yang harus disampaikan (konsep desain, proses produksi, bahan, teknik, potensi nilai jual), serta tata cara memberikan umpan balik.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengamati contoh rubrik penilaian presentasi dan evaluasi produk yang ditampilkan guru melalui infokus/papan tulis.
  • Murid mencermati kriteria evaluasi produk fesyen: keindahan, keunikan, unsur budaya Nusantara, dan kesesuaian dengan desain awal.
  • Guru memberikan penjelasan singkat tentang cara menyampaikan presentasi yang efektif (struktur: pembuka, isi, penutup) dan cara memberikan kritik konstruktif kepada teman.
  • Murid menyiapkan displai produk fesyen mereka di meja presentasi dan memastikan kelengkapan materi presentasi (catatan proses, sketsa awal, dokumentasi langkah kerja).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid secara bergiliran mempresentasikan produk fesyen yang telah dibuat, mencakup: fungsi fesyen, konteks budaya yang dijadikan gagasan, bahan dan teknik yang digunakan, proses produksi, kesulitan yang ditemui, serta potensi nilai jual produk.
  • Murid pendengar mencatat hal-hal yang menarik, kekuatan, dan saran perbaikan pada lembar umpan balik sejawat.
  • Setelah setiap presentasi, murid pendengar memberikan komentar, kritik konstruktif, dan saran secara lisan maupun tertulis.
  • Guru memfasilitasi sesi tanya jawab singkat untuk memperdalam pemahaman tentang konsep desain dan proses produksi yang dipresentasikan.
  • Guru mengamati dan mencatat penilaian formatif terhadap kemampuan komunikasi dan penguasaan materi murid.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengevaluasi produk fesyen sendiri berdasarkan kriteria: keindahan, keunikan, unsur budaya Nusantara, dan kesesuaian dengan desain awal, menggunakan lembar evaluasi diri.
  • Murid membaca dan memaknai umpan balik tertulis dari teman sejawat, lalu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan produk mereka.
  • Murid menuliskan refleksi proses pembuatan produk sejak awal hingga akhir secara detail, mencakup: apa yang berhasil, apa yang perlu diperbaiki, dan rencana tindak lanjut perbaikan.
  • Beberapa murid berbagi refleksi mereka secara lisan di depan kelas sebagai bahan pembelajaran bersama.
  • Guru memberikan umpan balik holistik terhadap keseluruhan proses presentasi dan refleksi kelas.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini: pentingnya presentasi sebagai sarana komunikasi ide kreatif dan evaluasi sebagai langkah peningkatan kualitas produk.
  • Guru memberikan apresiasi terhadap usaha dan keberanian murid dalam mempresentasikan karya mereka.
  • Murid mengumpulkan lembar evaluasi diri dan lembar umpan balik sejawat sebagai asesmen akhir.
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut dan menutup pembelajaran dengan doa.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan panduan presentasi terstruktur berupa poin-poin kunci yang harus disampaikan. Murid yang sudah mahir dipersilakan mengembangkan presentasi secara bebas dengan analisis pasar yang lebih mendalam.
  • Proses: Murid yang kurang percaya diri dapat mempresentasikan dalam kelompok kecil terlebih dahulu sebelum tampil di depan kelas. Murid yang lebih cakap dapat menjadi moderator sesi tanya jawab.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan dapat menggunakan format evaluasi diri dengan panduan pertanyaan terarah. Murid mahir menyusun evaluasi dalam bentuk esai reflektif yang lebih mendalam dengan analisis SWOT sederhana.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan di awal pembelajaran: 'Sebutkan satu hal yang paling menantang selama proses pembuatan produk fesyen kalian dan bagaimana kalian mengatasinya.'
  • Guru mengecek kesiapan murid dengan menanyakan kelengkapan materi presentasi dan displai produk.

Proses:

  • Observasi guru saat presentasi berlangsung menggunakan lembar checklist: kejelasan penyampaian, kelengkapan aspek (desain, produksi, bahan, teknik, nilai jual), penguasaan materi.
  • Lembar umpan balik sejawat yang diisi murid pendengar untuk setiap presentasi teman.
  • Pemantauan guru terhadap kualitas kritik dan saran yang diberikan murid pendengar.

Akhir:

  • Penilaian sumatif presentasi produk fesyen menggunakan rubrik empat level berdasarkan aspek: kelengkapan isi, kejelasan komunikasi, penguasaan konteks budaya, dan analisis potensi nilai jual.
  • Penilaian lembar evaluasi diri yang mencakup refleksi proses, identifikasi kekuatan-kelemahan produk, dan rencana tindak lanjut perbaikan.

Formatif:

  • Observasi guru terhadap kemampuan komunikasi dan penguasaan materi saat presentasi.
  • Penilaian sejawat melalui lembar umpan balik tertulis.
  • Pengamatan partisipasi aktif murid dalam sesi tanya jawab.

Sumatif:

  • Penilaian presentasi produk fesyen berdasarkan rubrik (konsep desain, proses produksi, bahan, teknik, potensi nilai jual).
  • Penilaian lembar evaluasi diri murid terhadap kesesuaian ragam hias Nusantara pada produk.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Isi Presentasi (konsep desain, proses produksi, bahan, teknik, potensi nilai jual)Menyampaikan hanya 1 aspek dari 5 aspek yang diminta, penjelasan sangat singkat dan tidak jelas.Menyampaikan 2-3 aspek dari 5 aspek yang diminta dengan penjelasan sederhana namun belum runtut.Menyampaikan 4-5 aspek yang diminta dengan penjelasan cukup runtut dan jelas.Menyampaikan seluruh 5 aspek secara lengkap, runtut, jelas, dan disertai contoh atau data pendukung yang relevan.
Kejelasan Komunikasi dan Penguasaan MateriBerbicara sangat pelan atau tidak terstruktur, tidak mampu menjawab pertanyaan teman.Berbicara cukup jelas namun sering terbata-bata, mampu menjawab sebagian pertanyaan dengan bantuan catatan.Berbicara jelas dan terstruktur, mampu menjawab pertanyaan teman dengan baik.Berbicara dengan percaya diri, lantang, terstruktur, dan mampu menjawab pertanyaan serta mengelaborasi penjelasan secara mendalam.
Evaluasi Kesesuaian Ragam Hias Nusantara (keindahan, keunikan, unsur budaya, kesesuaian desain awal)Tidak mampu mengidentifikasi kesesuaian ragam hias pada produk, evaluasi diri kosong atau sangat minim.Mengidentifikasi 1-2 kriteria evaluasi dengan penjelasan singkat, belum mampu mengaitkan dengan desain awal.Mengidentifikasi 3-4 kriteria evaluasi dengan penjelasan yang logis dan mengaitkan dengan desain awal.Mengidentifikasi seluruh 4 kriteria evaluasi secara mendalam, mengaitkan dengan desain awal, serta menyertakan bukti visual dan rencana tindak lanjut perbaikan.
Refleksi Proses dan Rencana Tindak LanjutTidak menulis refleksi atau hanya menulis satu kalimat tanpa analisis.Menulis refleksi singkat tentang proses pembuatan namun belum mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan secara spesifik.Menulis refleksi yang mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan proses serta menyebutkan rencana perbaikan.Menulis refleksi mendalam yang menganalisis kekuatan, kelemahan, dampak terhadap lingkungan/pemakai, serta menyusun rencana tindak lanjut yang konkret dan realistis.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang cukup untuk mempresentasikan produknya?
  • Apakah kriteria evaluasi yang diberikan sudah dipahami murid sehingga mereka mampu melakukan evaluasi diri secara bermakna?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan fasilitasi umpan balik sejawat agar lebih konstruktif di pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah mengakomodasi kebutuhan murid yang beragam?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling membanggakan dari produk fesyen yang saya buat dan presentasikan hari ini?
  • Kritik atau saran apa dari teman yang paling berguna untuk memperbaiki produk saya ke depan?
  • Bagian mana dari proses pembuatan produk yang ingin saya lakukan secara berbeda jika diberi kesempatan mengulang?
  • Apa yang saya pelajari tentang ragam hias Nusantara dari presentasi teman-teman saya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas X Kurikulum Merdeka, Unit 1: Ragam Hias Nusantara Pada Produk Fesyen
  2. Buku Guru Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas X Kurikulum Merdeka
  3. Produk fesyen (busana dan aksesoris) hasil karya murid
  4. Dokumentasi proses pembuatan produk (foto, video, jurnal kerja murid)
  5. Sketsa desain awal produk fesyen murid
  6. Komputer/laptop dan infokus untuk menampilkan presentasi
  7. Lembar umpan balik sejawat dan lembar evaluasi diri
  8. Rubrik penilaian presentasi dan evaluasi produk

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.