Modul AjarPertemuan 4Bab 7Fase DSemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 9: Asesmen Sumatif: Pengembangan Budaya Hidup Sehat (P3K dan Peran Aktivitas Jasmani)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 9 dengan topik "Asesmen Sumatif: Pengembangan Budaya Hidup Sehat (P3K dan Peran Aktivitas Jasmani)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 9: Asesmen Sumatif: Pengembangan Budaya Hidup Sehat (P3K dan Peran Aktivitas Jasmani)

PJOK - Kelas 9

Bab 7 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif: Pengembangan Budaya Hidup Sehat (P3K dan Peran Aktivitas Jasmani)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikAsesmen Sumatif: Pengembangan Budaya Hidup Sehat (P3K dan Peran Aktivitas Jasmani)
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendemonstrasikan prosedur P3K pada skenario cedera yang diberikan guru sebagai bukti penguasaan keterampilan pertolongan pertama dalam konteks budaya hidup sehat
  2. Murid dapat menyajikan hasil rancangan pola hidup aktif dan sehat secara lisan atau tertulis, mencakup strategi aktivitas jasmani dan pola makan bergizi, sebagai refleksi penerapan budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa keterampilan P3K penting untuk dimiliki setiap orang dalam kehidupan sehari-hari?
  2. Bagaimana aktivitas jasmani yang teratur dapat mencegah berbagai penyakit dan meningkatkan kualitas hidup?
  3. Apa yang akan kalian lakukan jika menemukan teman yang mengalami cedera saat berolahraga?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan presensi kehadiran murid
  • Guru mengingatkan kembali materi P3K dan peran aktivitas jasmani yang telah dipelajari di pertemuan sebelumnya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan mendemonstrasikan prosedur P3K dan menyajikan rancangan pola hidup sehat
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan pemantik dan meminta 2-3 murid menyampakan pengalaman mereka terkait P3K atau pentingnya hidup aktif
  • Guru menjelaskan format asesmen sumatif yang akan dilakukan: praktik demonstrasi P3K dan presentasi rancangan pola hidup sehat

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan kembali ringkasan visual tentang prosedur P3K untuk berbagai jenis cedera (luka, keseleo, patah tulang, pendarahan) melalui poster atau slide presentasi
  • Murid diminta mengamati dengan saksama dan mencatat poin-poin penting dari prosedur P3K yang ditampilkan
  • Guru menjelaskan kriteria penilaian untuk demonstrasi P3K: ketepatan prosedur, urutan tindakan, sikap tenang, dan komunikasi dengan korban
  • Murid meninjau kembali rancangan pola hidup aktif dan sehat yang telah mereka buat di pertemuan sebelumnya, memastikan kelengkapan komponen: strategi aktivitas jasmani, jadwal aktivitas, dan pola makan bergizi
  • Guru memberikan waktu 5 menit untuk murid mempersiapkan diri secara mental dan memeriksa kesiapan materi presentasi

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 orang) untuk pelaksanaan asesmen secara bergantian
  • Bagian 1 - Demonstrasi P3K (30 menit): Setiap murid dipanggil secara acak untuk mendemonstrasikan prosedur P3K sesuai skenario cedera yang diberikan guru (misalnya: teman keseleo saat bermain basket, teman terluka dan berdarah, teman pingsan). Murid menjelaskan sambil mempraktikkan langkah-langkah P3K pada boneka atau teman yang menjadi model
  • Guru mengobservasi dan mencatat performa setiap murid menggunakan rubrik penilaian yang telah disiapkan
  • Bagian 2 - Presentasi Rancangan Pola Hidup Sehat (30 menit): Setiap murid menyajikan rancangan pola hidup aktif dan sehat mereka secara lisan (2-3 menit per murid), menjelaskan strategi aktivitas jasmani yang dipilih, jadwal mingguan, dan pola makan bergizi yang mendukung
  • Murid lain memberikan apresiasi dan dapat mengajukan 1 pertanyaan klarifikasi kepada presenter
  • Guru memberikan umpan balik singkat kepada setiap murid setelah presentasi mereka

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi reflektif dengan menanyakan: Bagaimana perasaan kalian setelah mendemonstrasikan P3K? Apa tantangan yang kalian hadapi?
  • Murid diminta menuliskan refleksi pribadi di buku catatan tentang: (1) Keterampilan P3K apa yang sudah dikuasai dan apa yang masih perlu diperbaiki, (2) Bagaimana mereka akan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari mulai minggu depan
  • Beberapa murid (3-4 orang) diminta berbagi refleksi mereka secara sukarela di depan kelas
  • Guru memberikan penguatan positif dan mendorong murid untuk terus berkomitmen menerapkan budaya hidup sehat dan melatih keterampilan P3K

Penutup:

  • Guru menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif semua murid dalam asesmen sumatif hari ini
  • Guru memberikan kesimpulan tentang pentingnya menguasai P3K sebagai keterampilan hidup dan menerapkan pola hidup aktif untuk kesehatan jangka panjang
  • Guru mengumumkan bahwa hasil asesmen akan diinformasikan di pertemuan berikutnya dengan umpan balik individual
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mahir dapat diberikan skenario cedera yang lebih kompleks (misalnya kombinasi cedera atau situasi darurat dengan kondisi khusus). Murid yang membutuhkan dukungan tambahan dapat diberikan skenario cedera sederhana dengan panduan visual yang lebih detail
  • Proses: Murid yang kurang percaya diri dapat diberikan waktu persiapan lebih lama atau kesempatan berlatih dengan teman sebaya sebelum demonstrasi. Murid dengan kemampuan komunikasi tinggi dapat diminta mempresentasikan dalam format yang lebih kreatif (video, infografis)
  • Produk: Murid dapat memilih format presentasi rancangan pola hidup sehat: lisan dengan slide, tulisan dalam bentuk jurnal pribadi, atau visual dalam bentuk poster/infografis. Semua format harus mencakup komponen yang sama: strategi aktivitas jasmani, jadwal, dan pola makan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid terkait P3K atau pentingnya aktivitas jasmani
  • Observasi kesiapan murid dalam membawa materi dan alat yang diperlukan untuk asesmen

Proses:

  • Observasi partisipasi aktif murid saat menyimak penjelasan guru
  • Observasi persiapan dan mental readiness murid sebelum demonstrasi
  • Catatan anekdotal selama demonstrasi P3K dan presentasi berlangsung
  • Observasi kemampuan murid memberikan apresiasi dan mengajukan pertanyaan kepada teman

Akhir:

  • Penilaian demonstrasi P3K menggunakan rubrik dengan aspek: ketepatan prosedur, urutan tindakan, komunikasi, dan sikap
  • Penilaian presentasi rancangan pola hidup sehat menggunakan rubrik dengan aspek: kelengkapan komponen, relevansi strategi, presentasi, dan kemampuan menjelaskan
  • Penilaian refleksi tertulis untuk mengukur kesadaran diri dan komitmen murid terhadap budaya hidup sehat

Formatif:

  • Observasi selama murid mempersiapkan diri dan meninjau kembali materi
  • Tanya jawab singkat saat membahas kriteria penilaian
  • Catatan lapangan selama demonstrasi P3K dan presentasi

Sumatif:

  • Penilaian kinerja (performance assessment) demonstrasi prosedur P3K menggunakan rubrik
  • Penilaian presentasi lisan/tertulis rancangan pola hidup sehat menggunakan rubrik
  • Penilaian refleksi tertulis murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Demonstrasi P3K - Ketepatan ProsedurMurid tidak dapat melakukan prosedur P3K dengan benar, banyak langkah yang terlewat atau salahMurid dapat melakukan sebagian prosedur P3K tetapi masih ada beberapa kesalahan mendasarMurid dapat melakukan prosedur P3K dengan benar namun masih ragu-ragu atau kurang lancarMurid dapat melakukan prosedur P3K dengan sangat tepat, lancar, dan percaya diri sesuai prinsip pertolongan pertama
Demonstrasi P3K - Urutan TindakanUrutan tindakan P3K tidak logis dan tidak sesuai prosedur standarUrutan tindakan P3K ada namun masih tercampur atau tidak sistematisUrutan tindakan P3K sudah sistematis dengan 1-2 langkah yang kurang tepat urutannyaUrutan tindakan P3K sangat sistematis, logis, dan sesuai dengan prosedur standar pertolongan pertama
Demonstrasi P3K - Komunikasi dan SikapMurid tidak berkomunikasi dengan korban (model) dan terlihat panik atau tidak fokusMurid berkomunikasi sedikit dengan korban namun sikap masih kurang tenangMurid berkomunikasi cukup baik dengan korban dan menunjukkan sikap yang cukup tenangMurid berkomunikasi efektif dengan korban (menenangkan, memberi instruksi), sikap tenang dan empatik
Presentasi Pola Hidup Sehat - Kelengkapan KomponenRancangan tidak lengkap, hanya mencakup 1 komponen (aktivitas jasmani atau pola makan saja)Rancangan mencakup 2 komponen (aktivitas jasmani dan pola makan) namun salah satu komponen kurang detailRancangan mencakup semua komponen (strategi aktivitas jasmani, jadwal, dan pola makan) dengan cukup detailRancangan sangat lengkap mencakup strategi aktivitas jasmani, jadwal mingguan yang realistis, dan pola makan bergizi dengan penjelasan detail
Presentasi Pola Hidup Sehat - Relevansi dan KontekstualRancangan tidak realistis dan tidak sesuai dengan konteks kehidupan muridRancangan cukup realistis namun kurang mempertimbangkan konteks pribadi (waktu, kondisi, kemampuan)Rancangan realistis dan sesuai dengan konteks kehidupan murid dengan pertimbangan yang cukup matangRancangan sangat realistis, kontekstual, dan menunjukkan pemahaman mendalam tentang kebutuhan pribadi serta strategi yang dapat diterapkan secara konsisten
Presentasi Pola Hidup Sehat - Kemampuan MenyajikanPresentasi tidak jelas, sulit dipahami, dan tidak terstrukturPresentasi cukup jelas namun masih kurang terstruktur atau sulit dipahami di beberapa bagianPresentasi jelas, terstruktur, dan mudah dipahami dengan bahasa yang komunikatifPresentasi sangat jelas, terstruktur sistematis, komunikatif, dan disertai argumentasi yang kuat tentang manfaat pola hidup sehat

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah skenario cedera yang saya berikan cukup variatif dan sesuai dengan tingkat pemahaman murid?
  • Bagaimana efektivitas waktu yang saya alokasikan untuk setiap tahap asesmen? Apakah semua murid mendapat kesempatan yang adil?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam memberikan umpan balik agar lebih konstruktif dan mendorong perbaikan?
  • Bagaimana cara saya dapat lebih mendukung murid yang masih kurang percaya diri dalam mendemonstrasikan keterampilan P3K?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu setelah mendemonstrasikan prosedur P3K hari ini? Apa yang membuatmu percaya diri atau kurang percaya diri?
  • Keterampilan P3K apa yang sudah kamu kuasai dengan baik dan apa yang masih perlu kamu pelajari lebih lanjut?
  • Dari rancangan pola hidup sehat yang kamu buat, strategi apa yang paling mungkin kamu terapkan mulai minggu depan? Mengapa?
  • Apa hambatan yang mungkin kamu hadapi dalam menerapkan pola hidup aktif dan sehat? Bagaimana cara mengatasinya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru PJOK Kelas IX Kurikulum Merdeka
  2. Buku Teks Murid PJOK Kelas IX Kurikulum Merdeka
  3. Poster atau slide presentasi prosedur P3K untuk berbagai jenis cedera
  4. Kotak P3K dengan isi standar (perban, kasa steril, plester, antiseptik, gunting)
  5. Boneka atau model untuk praktik P3K
  6. Video tutorial P3K dari sumber terpercaya (PMI, Kemenkes)
  7. Lembar kerja rancangan pola hidup sehat (yang telah dibuat murid di pertemuan sebelumnya)
  8. Rubrik penilaian demonstrasi P3K dan presentasi
  9. Lembar refleksi murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.