MODUL AJAR PJOK — Kelas 9 (Fase D) Topik: Praktik Latihan Kebugaran Jasmani Terkait Kesehatan (Kekuatan dan Daya Tahan Otot) INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Praktik Latihan Kebugaran Jasmani Terkait Kesehatan (Kekuatan dan Daya Tahan Otot) |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x40 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mempraktikkan prosedur latihan kekuatan dan daya tahan otot (push-up, sit-up, plank, dan squat) berdasarkan prinsip latihan FITT untuk meningkatkan kebugaran jasmani terkait kesehatan dengan teknik yang benar melalui penugasan berkelompok
- Murid dapat menerapkan kepemimpinan dan kolaborasi dalam kelompok ketika melaksanakan sesi latihan kekuatan dan daya tahan otot, serta bertanggung jawab atas keselamatan diri sendiri dan teman selama aktivitas
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Mengapa otot yang kuat dan tahan lama penting untuk kesehatan tubuh kita?
- Bagaimana cara melatih otot dengan aman agar tidak cedera?
- Apa yang harus diperhatikan saat bekerja dalam kelompok untuk saling mendukung dalam latihan kebugaran?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang latihan kekuatan dan daya tahan otot
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat mempelajari latihan kebugaran jasmani untuk kesehatan
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid
- Guru memimpin pemanasan dinamis selama 10 menit (gerakan mobilisasi sendi, stretching ringan, dan pemanasan khusus otot yang akan dilatih)
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan konsep latihan kekuatan dan daya tahan otot serta manfaatnya bagi kesehatan tubuh
- Guru memperagakan teknik yang benar untuk empat gerakan latihan: push-up, sit-up, plank, dan squat dengan penjelasan detail posisi tubuh
- Guru menjelaskan prinsip FITT (Frequency, Intensity, Time, Type) dalam konteks latihan kekuatan dan daya tahan otot
- Murid mengamati demonstrasi guru dengan penuh perhatian dan bertanya jika ada yang kurang jelas
- Guru menjelaskan aspek keselamatan: cara menghindari cedera, tanda-tanda kelelahan berlebihan, dan pentingnya teknik yang benar
- Murid diminta mengidentifikasi otot-otot yang bekerja pada setiap gerakan
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4-5 orang) dengan mempertimbangkan keberagaman kemampuan
- Setiap kelompok menunjuk satu pemimpin rotasi yang akan mengatur giliran dan memberikan umpan balik kepada anggota
- Murid melakukan sesi latihan sirkuit dengan rotasi: setiap stasiun berisi satu gerakan (push-up, sit-up, plank, squat) dengan durasi 45 detik kerja dan 15 detik istirahat
- Kelompok melakukan 3 putaran sirkuit penuh, dengan istirahat 1 menit antar putaran
- Anggota kelompok saling mengamati teknik teman dan memberikan umpan balik konstruktif berdasarkan panduan teknik yang telah dipelajari
- Pemimpin kelompok memastikan semua anggota melakukan gerakan dengan aman dan sesuai kemampuan masing-masing (modifikasi intensitas jika diperlukan)
- Guru berkeliling memantau setiap kelompok, memberikan koreksi teknik, dan memotivasi murid
- Murid mencatat jumlah repetisi atau durasi yang berhasil dilakukan di setiap stasiun sebagai data awal kebugaran
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memimpin pendinginan dengan stretching statis untuk otot-otot yang telah dilatih (5 menit)
- Setiap kelompok melakukan diskusi internal tentang pengalaman latihan: apa yang berjalan baik, apa yang sulit, bagaimana kolaborasi tim
- Perwakilan kelompok menyampaikan hasil refleksi kelompok kepada kelas
- Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang pentingnya teknik yang benar, kerjasama tim, dan keselamatan dalam latihan
- Murid secara individu merefleksikan: gerakan mana yang paling menantang, apa yang akan diperbaiki, dan bagaimana kontribusi mereka dalam kelompok
- Guru memberikan umpan balik umum tentang performa kelas dan area yang perlu ditingkatkan
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran tentang latihan kekuatan dan daya tahan otot berdasarkan prinsip FITT
- Guru melakukan asesmen akhir dengan menanyakan pemahaman murid tentang teknik dan prinsip latihan
- Guru memberikan apresiasi kepada kelompok yang menunjukkan kolaborasi dan kepemimpinan yang baik
- Guru memberikan penugasan mandiri: murid diminta membuat jadwal latihan pribadi untuk 2 minggu ke depan berdasarkan prinsip FITT
- Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya
- Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid dengan kemampuan tinggi dapat menambah intensitas dengan variasi gerakan lebih menantang (push-up diamond, squat jump), sementara murid yang membutuhkan dukungan tambahan dapat melakukan modifikasi (push-up dengan lutut menempel lantai, squat dengan bantuan dinding)
- Proses: Guru menyediakan panduan visual (poster teknik gerakan) untuk murid yang membutuhkan referensi visual. Murid yang cepat memahami dapat menjadi tutor sebaya dalam kelompok. Durasi latihan dapat disesuaikan: murid dengan kebugaran tinggi dapat menambah repetisi, murid pemula fokus pada kualitas teknik dengan repetisi lebih sedikit
- Produk: Murid dapat memilih format pencatatan hasil latihan: tabel numerik, grafik perkembangan, atau jurnal deskriptif. Murid yang sudah mahir dapat diminta membuat video tutorial teknik latihan untuk teman sebaya
ASESMENAwal:- Tanya jawab tentang pengalaman murid dengan latihan kekuatan dan daya tahan otot
- Pertanyaan diagnostik tentang pemahaman awal konsep kebugaran jasmani terkait kesehatan
- Observasi informal kemampuan awal murid saat pemanasan
Proses:- Observasi langsung kualitas teknik gerakan push-up, sit-up, plank, dan squat menggunakan checklist
- Penilaian kolaborasi dalam kelompok: komunikasi, saling memberi umpan balik, dan dukungan antar anggota
- Penilaian kepemimpinan pemimpin rotasi: kemampuan mengatur giliran, memberikan motivasi, dan memastikan keselamatan
- Pencatatan jumlah repetisi/durasi sebagai data baseline kebugaran individu
- Tanya jawab spontan tentang penerapan prinsip FITT selama latihan
Akhir:- Demonstrasi individu satu set lengkap empat gerakan dengan penilaian teknik menggunakan rubrik
- Refleksi tertulis atau lisan murid tentang pembelajaran dan kontribusi dalam kelompok
- Evaluasi pemahaman konsep melalui pertanyaan: Jelaskan bagaimana prinsip FITT diterapkan dalam latihan hari ini
- Penilaian tugas mandiri: jadwal latihan 2 minggu yang menunjukkan pemahaman prinsip FITT
Formatif:- Observasi teknik gerakan murid selama praktik latihan di setiap stasiun sirkuit
- Penilaian keterampilan kolaborasi dan kepemimpinan dalam kelompok melalui lembar observasi
- Umpan balik teman sebaya (peer assessment) tentang kualitas teknik gerakan
- Tanya jawab selama proses pembelajaran untuk mengecek pemahaman konsep FITT
Sumatif:- Penilaian praktik akhir: murid melakukan satu set lengkap empat gerakan (push-up, sit-up, plank, squat) dengan teknik yang dinilai menggunakan rubrik
- Penilaian tugas mandiri: jadwal latihan 2 minggu yang dibuat murid berdasarkan prinsip FITT
- Penilaian kolaborasi dan tanggung jawab keselamatan berdasarkan observasi guru selama pembelajaran
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Teknik Gerakan Push-up | Posisi tubuh tidak lurus, gerakan tidak terkontrol, rentang gerak tidak penuh, tidak dapat melakukan repetisi standar | Posisi tubuh kurang lurus, gerakan kurang terkontrol, rentang gerak terbatas, dapat melakukan beberapa repetisi dengan bantuan atau modifikasi | Posisi tubuh cukup lurus, gerakan cukup terkontrol, rentang gerak mendekati penuh, dapat melakukan repetisi standar dengan sesekali koreksi | Posisi tubuh lurus sempurna (kepala-punggung-kaki segaris), gerakan terkontrol penuh, rentang gerak penuh (dada hampir menyentuh lantai), dapat melakukan repetisi standar dengan konsisten | | Teknik Gerakan Sit-up | Posisi tangan dan kaki tidak tepat, gerakan menggunakan momentum berlebihan, tidak dapat menyelesaikan repetisi penuh | Posisi tangan dan kaki kurang tepat, gerakan cukup menggunakan momentum, dapat melakukan beberapa repetisi dengan bantuan | Posisi tangan dan kaki cukup tepat, gerakan cukup terkontrol dengan minimal momentum, dapat melakukan repetisi standar | Posisi tangan dan kaki tepat, gerakan terkontrol menggunakan kekuatan otot perut, dapat melakukan repetisi standar dengan konsisten dan tempo teratur | | Teknik Gerakan Plank | Posisi tubuh tidak lurus (pinggul terlalu tinggi/rendah), tidak dapat mempertahankan posisi lebih dari 10 detik | Posisi tubuh kurang lurus, dapat mempertahankan posisi 10-20 detik dengan sesekali posisi berubah | Posisi tubuh cukup lurus, dapat mempertahankan posisi 20-30 detik dengan stabil | Posisi tubuh lurus sempurna (bahu-pinggul-tumit segaris), dapat mempertahankan posisi minimal 30 detik dengan stabil dan pernapasan teratur | | Teknik Gerakan Squat | Posisi kaki tidak tepat, lutut melewati ujung jari kaki, punggung membungkuk, keseimbangan tidak stabil | Posisi kaki kurang tepat, lutut kadang melewati jari kaki, punggung cukup tegak, keseimbangan kurang stabil | Posisi kaki cukup tepat, lutut tidak melewati jari kaki, punggung tegak, keseimbangan cukup stabil | Posisi kaki tepat (selebar bahu), lutut sejajar jari kaki, punggung tegak, pinggul turun hingga sejajar lutut, keseimbangan stabil, gerakan terkontrol | | Penerapan Prinsip FITT | Tidak memahami komponen FITT dan tidak dapat menerapkannya dalam latihan | Memahami sebagian komponen FITT namun kesulitan menerapkannya dalam latihan | Memahami komponen FITT dan dapat menerapkan sebagian besar dalam latihan dengan panduan | Memahami komponen FITT secara lengkap dan dapat menerapkannya secara mandiri dalam merancang dan melaksanakan latihan | | Kolaborasi dan Kepemimpinan | Tidak berkontribusi dalam kelompok, tidak memberikan umpan balik, tidak mengikuti arahan pemimpin | Berkontribusi minimal, memberikan umpan balik sederhana, kadang mengikuti arahan pemimpin | Berkontribusi aktif, memberikan umpan balik konstruktif, mengikuti arahan pemimpin dengan baik | Berkontribusi aktif dan proaktif, memberikan umpan balik konstruktif dan spesifik, mendukung pemimpin, memotivasi anggota kelompok, mengambil inisiatif saat diperlukan | | Tanggung Jawab Keselamatan | Tidak memperhatikan keselamatan diri dan teman, melakukan gerakan sembarangan yang berisiko cedera | Kadang memperhatikan keselamatan diri namun kurang peduli terhadap teman, sesekali melakukan gerakan berisiko | Memperhatikan keselamatan diri dan teman, melakukan gerakan dengan hati-hati, mengingatkan teman jika ada gerakan berisiko | Sangat memperhatikan keselamatan diri dan teman, konsisten melakukan gerakan dengan teknik aman, proaktif mengingatkan dan membantu teman, memahami tanda-tanda kelelahan berlebihan |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah efektif dan memungkinkan semua murid berpartisipasi aktif?
- Bagaimana saya dapat meningkatkan strategi diferensiasi agar murid dengan berbagai tingkat kemampuan dapat belajar dengan optimal?
- Apakah instruksi dan demonstrasi teknik gerakan sudah cukup jelas sehingga murid dapat mempraktikkan dengan aman?
- Bagaimana dinamika kelompok berjalan? Apakah pembagian kelompok sudah efektif mendorong kolaborasi dan kepemimpinan?
- Apa saja kendala yang muncul selama pembelajaran dan bagaimana saya dapat mengantisipasinya di pertemuan berikutnya?
- Apakah asesmen yang dilakukan sudah mencakup seluruh aspek tujuan pembelajaran (teknik, prinsip FITT, kolaborasi, keselamatan)?
Refleksi Murid:- Gerakan mana yang paling menantang bagi saya dan mengapa?
- Apa yang sudah saya lakukan dengan baik dalam latihan hari ini?
- Bagaimana saya berkontribusi dalam kelompok? Apa yang dapat saya tingkatkan?
- Apa manfaat yang saya rasakan dari latihan kekuatan dan daya tahan otot ini untuk kesehatan tubuh saya?
- Bagaimana saya memastikan keselamatan diri sendiri dan teman selama latihan?
- Apa yang akan saya perbaiki atau tingkatkan dalam latihan berikutnya?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Kelas IX Kurikulum Merdeka
- Matras atau alas latihan untuk setiap murid
- Timer atau stopwatch untuk mengatur durasi latihan di setiap stasiun
- Poster atau chart visual teknik gerakan push-up, sit-up, plank, dan squat
- Lembar observasi dan checklist teknik gerakan untuk penilaian
- Lembar pencatatan hasil latihan (jumlah repetisi/durasi) untuk setiap murid
- Alat tulis untuk mencatat hasil latihan
- Ruang terbuka atau lapangan yang aman untuk latihan kebugaran
- Video demonstrasi teknik gerakan (opsional, jika tersedia fasilitas)
- Panduan prinsip FITT dalam format sederhana untuk referensi murid
|