MODUL AJAR PJOK — Kelas 9 (Fase D) Topik: Projek Penyusunan Koreografi Rangkaian Gerak Senam Aerobik INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase D / Kelas 9 |
|---|
| Topik | Projek Penyusunan Koreografi Rangkaian Gerak Senam Aerobik |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x40 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menyusun dan memperagakan rangkaian koreografi senam aerobik secara berkelompok yang memuat kombinasi langkah dasar, gerak ayunan lengan, pelurusan sendi, dan irama gerak dengan menerapkan nilai disiplin, percaya diri, dan kerja sama.
- Murid dapat membuktikan strategi gerak yang paling efektif dalam menyusun rangkaian koreografi senam aerobik melalui proses kolaborasi dan pengambilan keputusan kelompok.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana caranya membuat koreografi senam aerobik yang menarik sekaligus efektif untuk kebugaran tubuh?
- Strategi gerak apa yang paling tepat agar rangkaian koreografi senam aerobik bisa ditampilkan dengan kompak dan selaras dalam kelompok?
- Mengapa penting menjaga pelurusan tulang belakang dan sinkronisasi irama musik dalam senam aerobik?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama.
- Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan fisik murid.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menyusun dan memperagakan koreografi senam aerobik secara berkelompok.
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya pengalaman murid tentang senam aerobik dan mendemonstrasikan gerakan dasar yang sudah dipelajari pertemuan sebelumnya.
- Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid.
- Guru memimpin pemanasan dinamis selama 10 menit yang meliputi peregangan dan gerakan kardio ringan mengikuti irama musik.
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Guru menjelaskan kriteria koreografi senam aerobik yang baik: kombinasi langkah dasar, ayunan lengan, pelurusan sendi, dan sinkronisasi dengan irama musik.
- Guru menampilkan contoh video koreografi senam aerobik sederhana untuk menginspirasi murid.
- Murid dibagi menjadi kelompok beranggotakan 5-6 orang.
- Setiap kelompok menerima kartu tugas (task sheet) yang berisi panduan menyusun koreografi: minimal 8 gerakan berbeda, durasi 2-3 menit, menggunakan musik yang telah disiapkan.
- Kelompok berdiskusi untuk memahami tugas dan merencanakan pembagian peran dalam penyusunan koreografi.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Setiap kelompok mulai menyusun koreografi dengan mengeksplorasi kombinasi langkah dasar (marching, grapevine, step touch, knee up) dan ayunan lengan.
- Kelompok mencoba berbagai formasi dan strategi gerak untuk menemukan yang paling efektif dan kompak.
- Guru berkeliling memberikan umpan balik dan bimbingan kepada setiap kelompok, membantu mereka mengevaluasi efektivitas strategi gerak yang dipilih.
- Kelompok berlatih berulang kali untuk menyempurnakan sinkronisasi, pelurusan sendi, dan kesesuaian dengan irama musik.
- Setiap kelompok mempraktikkan koreografi lengkap minimal 3 kali untuk mencapai kekompakan.
- Kelompok melakukan perbaikan berdasarkan masukan internal dan observasi terhadap kelompok lain.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setiap kelompok memperagakan koreografi hasil karya mereka di depan kelompok lain secara bergantian.
- Kelompok lain memberikan penilaian sejawat menggunakan lembar observasi sederhana yang fokus pada aspek: kekompakan, variasi gerakan, dan sinkronisasi irama.
- Setiap kelompok melakukan refleksi internal: apa yang sudah berhasil, apa yang masih perlu diperbaiki, dan strategi apa yang paling efektif dalam proses penyusunan koreografi.
- Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk berbagi pengalaman dan pembelajaran dari proses penyusunan koreografi.
- Murid menuliskan refleksi pribadi di lembar kerja tentang kontribusi mereka dalam kelompok dan hal baru yang mereka pelajari.
Penutup:- Guru melakukan penguatan terhadap konsep strategi gerak efektif dalam koreografi senam aerobik.
- Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas kerja keras dan kreativitas yang ditunjukkan.
- Murid melakukan pendinginan dengan peregangan statis selama 5 menit diiringi musik yang menenangkan.
- Guru melakukan asesmen akhir melalui pertanyaan lisan kepada beberapa murid tentang strategi yang mereka gunakan.
- Guru menutup pembelajaran dengan refleksi bersama dan doa.
Diferensiasi:- Konten: Kelompok yang kesulitan diberikan panduan gerakan lebih terstruktur dengan pilihan gerakan yang lebih sedikit (6 gerakan). Kelompok yang cepat dapat menambahkan variasi level (gerakan tinggi-rendah) dan formasi yang lebih kompleks.
- Proses: Murid yang kurang percaya diri dapat ditempatkan sebagai koordinator musik atau pengarah, bukan harus menjadi penampil utama. Murid yang lebih terampil dapat menjadi mentor dalam kelompok untuk membantu teman yang kesulitan.
- Produk: Kelompok dapat memilih tingkat kesulitan koreografi: sederhana (8 gerakan dasar), menengah (10 gerakan dengan variasi ayunan), atau kompleks (12 gerakan dengan formasi berpindah). Produk akhir dapat berupa penampilan langsung atau rekaman video.
ASESMENAwal:- Guru mengajukan pertanyaan lisan: Siapa yang pernah membuat koreografi? Gerakan apa saja yang sudah kalian kuasai dari pertemuan sebelumnya?
- Murid diminta mendemonstrasikan 2-3 gerakan dasar senam aerobik secara individu untuk mengecek kesiapan.
Proses:- Observasi langsung saat kelompok berdiskusi dan menyusun koreografi: apakah semua anggota berkontribusi, apakah strategi gerak dipilih melalui diskusi atau dominasi satu orang.
- Guru memberikan umpan balik formatif kepada setiap kelompok tentang kualitas gerakan dan kekompakan.
- Penilaian sejawat antar kelompok menggunakan lembar checklist sederhana.
Akhir:- Penilaian performa koreografi kelompok menggunakan rubrik dengan aspek: teknik gerakan (langkah dasar, ayunan lengan, pelurusan sendi), kekompakan dan sinkronisasi irama, kreativitas susunan gerakan, dan nilai karakter (disiplin, percaya diri, kerja sama).
- Refleksi tertulis individu: Apa strategi gerak yang paling efektif menurut kamu? Apa tantangan terbesar dalam menyusun koreografi bersama kelompok?
- Pertanyaan lisan kepada perwakilan kelompok tentang proses pengambilan keputusan dalam memilih strategi gerak.
Formatif:- Observasi selama proses penyusunan koreografi: kekompakan kelompok, pemilihan strategi gerak, dan partisipasi setiap anggota.
- Penilaian sejawat menggunakan lembar observasi sederhana saat kelompok lain menampilkan koreografi.
- Tanya jawab selama guru berkeliling untuk mengetahui pemahaman murid tentang strategi gerak yang dipilih.
Sumatif:- Penilaian performa kelompok saat memperagakan koreografi lengkap dengan rubrik yang mencakup aspek: teknik gerakan, kekompakan, kreativitas, dan sinkronisasi irama.
- Refleksi tertulis murid tentang proses kolaborasi dan strategi gerak yang paling efektif.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Teknik Gerakan (langkah dasar, ayunan lengan, pelurusan sendi) | Gerakan tidak sesuai standar, pelurusan sendi buruk, banyak kesalahan teknik. | Sebagian besar gerakan sudah benar namun masih kaku, pelurusan sendi kadang tidak terjaga. | Gerakan sudah tepat dengan pelurusan sendi baik, eksekusi cukup lancar. | Gerakan sangat tepat, pelurusan sendi sempurna, eksekusi lancar dan dinamis. | | Kekompakan dan Sinkronisasi Irama | Tidak ada kekompakan, gerakan tidak sinkron dengan musik dan antar anggota. | Kekompakan masih rendah, sinkronisasi dengan musik sering meleset. | Cukup kompak, sebagian besar gerakan sinkron dengan musik. | Sangat kompak, gerakan selaras sempurna dengan musik dan antar anggota. | | Kreativitas dan Variasi Gerakan | Koreografi monoton, gerakan terbatas dan tidak ada variasi. | Ada beberapa variasi gerakan namun masih sederhana dan kurang menarik. | Koreografi memiliki variasi gerakan yang cukup menarik dan terstruktur. | Koreografi sangat kreatif dengan variasi gerakan yang kaya, formasi menarik, dan transisi yang halus. | | Kolaborasi dan Kerja Sama Kelompok | Tidak ada kerja sama, didominasi satu orang, anggota lain pasif. | Kerja sama minimal, hanya beberapa anggota yang aktif berkontribusi. | Kerja sama cukup baik, sebagian besar anggota berkontribusi dalam penyusunan koreografi. | Kerja sama sangat baik, semua anggota aktif berkontribusi, pengambilan keputusan dilakukan bersama. | | Strategi Gerak yang Efektif | Tidak ada strategi jelas, gerakan acak dan tidak terencana. | Ada upaya menyusun strategi namun kurang efektif, masih banyak kekurangan. | Strategi gerak cukup efektif, terlihat ada perencanaan dan perbaikan. | Strategi gerak sangat efektif, terbukti melalui kekompakan, efisiensi gerakan, dan hasil akhir yang optimal. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah cukup efektif?
- Apakah pembagian kelompok sudah mempertimbangkan keberagaman kemampuan murid?
- Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk membantu murid dengan kemampuan beragam?
- Apakah umpan balik yang diberikan sudah membantu kelompok memperbaiki koreografi mereka?
- Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar proses kolaborasi lebih optimal?
Refleksi Murid:- Apa bagian paling menyenangkan dari proses menyusun koreografi bersama kelompok?
- Strategi apa yang paling efektif untuk membuat gerakan kelompokmu menjadi kompak?
- Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi dalam projek ini dan bagaimana kamu mengatasinya?
- Apa yang kamu pelajari tentang kerja sama dalam kelompok melalui kegiatan ini?
- Bagaimana pengalaman ini bisa kamu manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru PJOK Kelas IX Kemendikbudristek
- Video tutorial koreografi senam aerobik sederhana
- Perangkat audio (speaker) dan musik senam aerobik dengan tempo 130-150 bpm
- Kartu tugas (task sheet) penyusunan koreografi
- Lembar observasi penilaian sejawat
- Lembar refleksi murid
- Ruang terbuka atau lapangan untuk praktik
|