Modul AjarPertemuan 4Bab 2Fase DSemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 9: Asesmen Sumatif: Praktik Variasi dan Kombinasi Gerak Spesifik serta Bermain Bola Voli dengan Peraturan yang Dimodifikasi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 9 dengan topik "Asesmen Sumatif: Praktik Variasi dan Kombinasi Gerak Spesifik serta Bermain Bola Voli dengan Peraturan yang Dimodifikasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 9: Asesmen Sumatif: Praktik Variasi dan Kombinasi Gerak Spesifik serta Bermain Bola Voli dengan Peraturan yang Dimodifikasi

PJOK - Kelas 9

Bab 2 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif: Praktik Variasi dan Kombinasi Gerak Spesifik serta Bermain Bola Voli dengan Peraturan yang Dimodifikasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikAsesmen Sumatif: Praktik Variasi dan Kombinasi Gerak Spesifik serta Bermain Bola Voli dengan Peraturan yang Dimodifikasi
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memperagakan kombinasi gerak spesifik permainan bola voli (passing bawah, passing atas, servis bawah, servis atas, smes, dan block) secara terpadu dalam situasi permainan yang sesungguhnya
  2. Murid dapat menginvestigasi dan mempresentasikan modifikasi peraturan permainan bola voli yang mendukung fair play dan partisipasi inklusif berdasarkan pengalaman bermain selama pembelajaran

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana kalian menerapkan kombinasi gerak passing, servis, smes, dan block dalam permainan bola voli yang sebenarnya?
  2. Apa saja modifikasi peraturan yang dapat membuat permainan bola voli lebih adil dan inklusif bagi semua pemain?
  3. Bagaimana pengalaman bermain kalian selama ini dapat membantu menciptakan strategi permainan yang lebih efektif?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, berdoa, dan mengecek kehadiran murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kesiapan fisik dan mental murid untuk mengikuti asesmen sumatif praktik
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memperagakan kombinasi gerak spesifik bola voli dalam permainan sesungguhnya dan menginvestigasi modifikasi peraturan
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid tentang penerapan keterampilan yang telah dipelajari
  • Murid melakukan pemanasan dinamis selama 10 menit: jogging ringan, stretching dinamis, dan latihan passing-servis berpasangan sebagai aktivasi gerak

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan format asesmen sumatif praktik: demonstrasi kombinasi gerak spesifik dalam permainan sesungguhnya dan presentasi modifikasi peraturan
  • Murid menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi indikator penilaian kombinasi gerak spesifik (passing bawah, passing atas, servis bawah, servis atas, smes, block) dan rubrik asesmen
  • Guru menjelaskan kriteria penilaian: ketepatan teknik, timing, koordinasi dalam permainan, dan kontribusi terhadap permainan tim
  • Murid bertanya jawab dengan guru untuk mengklarifikasi tugas dan kriteria penilaian yang akan dilakukan
  • Murid dibagi menjadi kelompok-kelompok untuk bermain bola voli dengan peraturan yang telah dimodifikasi bersama selama pembelajaran sebelumnya

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid melaksanakan asesmen praktik bermain bola voli dengan peraturan yang dimodifikasi (misalnya: ukuran lapangan disesuaikan, jumlah pemain fleksibel, aturan sentuhan bola disesuaikan)
  • Setiap murid memperagakan kombinasi gerak spesifik (passing bawah, passing atas, servis bawah, servis atas, smes, dan block) secara terpadu dalam situasi permainan sesungguhnya
  • Guru mengobservasi dan menilai keterampilan teknik, penerapan strategi, kerja sama tim, sportivitas, dan fair play setiap murid menggunakan rubrik yang telah disiapkan
  • Murid yang tidak sedang bermain melakukan penilaian sejawat untuk mengamati penerapan kombinasi gerak dan perilaku sportif rekan-rekannya
  • Setelah semua kelompok selesai bermain, murid secara berkelompok menginvestigasi dan mendiskusikan modifikasi peraturan yang telah diterapkan: apa yang berhasil, apa yang perlu diperbaiki, dan bagaimana modifikasi tersebut mendukung fair play dan partisipasi inklusif
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil investigasi mereka tentang modifikasi peraturan yang mendukung fair play dan inklusivitas berdasarkan pengalaman bermain

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid merefleksikan penampilan individu dan kelompok mereka: apa yang sudah baik, apa yang perlu diperbaiki, dan bagaimana mereka menerapkan nilai-nilai sportivitas
  • Murid menerima umpan balik dari guru tentang penampilan mereka dalam menerapkan kombinasi gerak spesifik dan kontribusi terhadap permainan tim
  • Murid menuliskan refleksi diri tentang proses belajar mereka selama satu bab permainan bola voli: tantangan yang dihadapi, strategi yang berhasil, dan rencana pengembangan ke depan
  • Murid berdiskusi tentang bagaimana keterampilan dan nilai-nilai yang dipelajari dalam bola voli dapat ditransfer ke aktivitas jasmani lain dan kehidupan sehari-hari
  • Guru memberikan penguatan positif dan memotivasi murid untuk terus berlatih dan menerapkan pola hidup aktif

Penutup:

  • Guru memandu murid melakukan pendinginan (cooling down) dengan stretching statis dan latihan pernapasan
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang penerapan kombinasi gerak spesifik dalam permainan sesungguhnya dan pentingnya modifikasi peraturan untuk inklusivitas
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi, usaha, dan sportivitas yang ditunjukkan selama asesmen
  • Guru mengingatkan murid untuk terus berlatih dan menjaga kesehatan dengan berolahraga secara teratur
  • Pembelajaran ditutup dengan berdoa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dengan kemampuan lebih tinggi dapat diminta menerapkan variasi strategi ofensif dan defensif yang lebih kompleks, sedangkan murid yang membutuhkan dukungan tambahan dapat fokus pada eksekusi teknik dasar dengan konsisten
  • Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih dapat diberikan kesempatan tambahan untuk berlatih sebelum asesmen atau mendapat posisi bermain yang sesuai dengan kemampuannya. Murid yang lebih cepat dapat diberi peran sebagai kapten atau pengatur strategi tim
  • Produk: Presentasi modifikasi peraturan dapat disesuaikan: murid yang percaya diri dapat mempresentasikan secara lisan di depan kelas, sementara yang lain dapat menyampaikan dalam diskusi kelompok kecil atau melalui tulisan singkat

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan kesiapan fisik dan mental murid melalui tanya jawab singkat
  • Guru mengamati kesiapan gerak murid saat pemanasan dan latihan passing-servis berpasangan

Proses:

  • Observasi langsung guru terhadap penerapan kombinasi gerak spesifik setiap murid dalam permainan menggunakan rubrik
  • Penilaian sejawat oleh murid yang sedang tidak bermain untuk mengamati kerja sama dan sportivitas
  • Pengamatan terhadap diskusi kelompok saat menginvestigasi modifikasi peraturan

Akhir:

  • Penilaian unjuk kerja praktik bermain bola voli dengan rubrik yang mencakup aspek teknik, strategi, dan sikap
  • Penilaian presentasi kelompok tentang modifikasi peraturan yang mendukung fair play dan inklusivitas
  • Refleksi tertulis murid tentang pembelajaran dan pengalaman bermain bola voli

Formatif:

  • Observasi guru selama permainan berlangsung untuk menilai penerapan kombinasi gerak spesifik
  • Penilaian sejawat (peer assessment) untuk mengamati kerja sama, sportivitas, dan kontribusi rekan dalam permainan
  • Tanya jawab selama diskusi kelompok tentang modifikasi peraturan

Sumatif:

  • Asesmen praktik individu dalam bermain bola voli: ketepatan teknik kombinasi gerak spesifik (passing, servis, smes, block) dalam situasi permainan sesungguhnya
  • Asesmen presentasi kelompok tentang investigasi modifikasi peraturan yang mendukung fair play dan partisipasi inklusif
  • Penilaian sikap sportivitas, kerja sama, dan disiplin selama bermain

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kombinasi Gerak Passing (Bawah dan Atas)Murid belum mampu melakukan passing dengan teknik yang benar dan tidak dapat mengkombinasikan passing bawah dan atas dalam permainanMurid mulai mampu melakukan passing dengan teknik dasar yang tepat namun masih kesulitan mengombinasikan passing bawah dan atas secara efektif dalam permainanMurid mampu melakukan passing bawah dan atas dengan teknik yang baik dan dapat mengombinasikannya dalam permainan meskipun masih ada kesalahan timingMurid mampu melakukan kombinasi passing bawah dan atas dengan teknik sempurna, timing tepat, dan dapat mengatur bola dengan efektif untuk rekan setim dalam berbagai situasi permainan
Kombinasi Gerak Servis (Bawah dan Atas)Murid belum mampu melakukan servis dengan teknik yang benar dan bola sering tidak melewati netMurid mulai mampu melakukan servis bawah atau atas dengan teknik dasar yang tepat namun masih kurang konsisten dan akuratMurid mampu melakukan servis bawah dan atas dengan teknik yang baik, konsisten melewati net, namun akurasi penempatan bola masih perlu ditingkatkanMurid mampu melakukan servis bawah dan atas dengan teknik sempurna, konsisten, akurat, dan dapat menempatkan bola secara strategis untuk menyulitkan lawan
Kombinasi Gerak Smes dan BlockMurid belum mampu melakukan smes dan block dengan teknik yang benarMurid mulai mampu melakukan smes atau block dengan teknik dasar namun belum dapat mengombinasikannya dalam permainan dengan efektifMurid mampu melakukan smes dan block dengan teknik yang baik, timing cukup tepat, namun koordinasi dengan rekan setim masih perlu ditingkatkanMurid mampu melakukan smes dan block dengan teknik sempurna, timing tepat, power optimal, dan terkoordinasi dengan baik bersama rekan setim dalam serangan dan pertahanan
Penerapan Strategi dalam PermainanMurid belum menunjukkan pemahaman strategi permainan dan cenderung bermain individualMurid mulai memahami strategi dasar permainan namun masih kesulitan menerapkannya secara konsistenMurid mampu menerapkan strategi permainan dengan baik, bekerja sama dengan tim, namun pengambilan keputusan dalam situasi tertentu masih perlu ditingkatkanMurid mampu menerapkan strategi permainan secara efektif, membaca situasi permainan dengan cepat, mengambil keputusan tepat, dan berkontribusi signifikan terhadap kemenangan tim
Investigasi dan Presentasi Modifikasi PeraturanMurid belum mampu mengidentifikasi modifikasi peraturan yang mendukung fair play dan inklusivitasMurid mulai mampu mengidentifikasi satu atau dua modifikasi peraturan namun belum dapat menjelaskan dampaknya terhadap fair play dan inklusivitasMurid mampu mengidentifikasi beberapa modifikasi peraturan dan menjelaskan dampaknya terhadap fair play dan inklusivitas dengan cukup baik berdasarkan pengalaman bermainMurid mampu menginvestigasi secara mendalam berbagai modifikasi peraturan, menjelaskan dampaknya terhadap fair play dan inklusivitas dengan argumentasi kuat berdasarkan pengalaman bermain, dan mempresentasikan dengan komunikasi yang jelas dan meyakinkan
Sikap Sportivitas, Kerja Sama, dan DisiplinMurid belum menunjukkan sikap sportif, sering individualistis, dan kurang disiplin dalam mengikuti peraturanMurid mulai menunjukkan sikap sportif dan kerja sama namun masih perlu diingatkan untuk menjaga disiplin dan menghargai lawanMurid menunjukkan sikap sportif yang baik, bekerja sama dengan tim, disiplin mengikuti peraturan, dan menghargai lawan maupun keputusan wasitMurid menunjukkan sikap sportif yang luar biasa, menjadi teladan dalam kerja sama dan fair play, sangat disiplin, menghargai semua pihak, serta mampu memotivasi rekan setim untuk menunjukkan nilai-nilai positif

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah format asesmen sumatif praktik sudah efektif untuk mengukur penguasaan kombinasi gerak spesifik dan pemahaman tentang modifikasi peraturan?
  • Bagaimana saya dapat memberikan umpan balik yang lebih konstruktif untuk membantu murid yang belum mencapai ketuntasan?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah cukup mengakomodasi keberagaman kemampuan murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam merancang dan melaksanakan asesmen pembelajaran bola voli di masa mendatang?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu setelah mengikuti asesmen praktik bermain bola voli hari ini?
  • Apa kombinasi gerak spesifik yang sudah kamu kuasai dengan baik dan apa yang masih perlu kamu tingkatkan?
  • Bagaimana pengalaman bermain dengan peraturan yang dimodifikasi membantu kamu dan teman-teman untuk lebih menikmati permainan?
  • Apa nilai-nilai penting yang kamu pelajari dari bermain bola voli yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa rencana kamu untuk terus berlatih dan meningkatkan keterampilan bola voli setelah pembelajaran ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMP/MTs Kelas IX
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMP/MTs Kelas IX
  3. Lapangan bola voli (atau lapangan yang dimodifikasi sesuai kondisi sekolah)
  4. Net bola voli dengan tinggi standar atau dapat disesuaikan
  5. Bola voli (minimal 3 buah untuk setiap kelompok)
  6. Peluit
  7. Kartu tugas (task sheet) yang berisi indikator penilaian kombinasi gerak spesifik
  8. Rubrik penilaian asesmen praktik
  9. Formulir penilaian sejawat
  10. Lembar refleksi diri murid
  11. Stopwatch atau timer

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.