Modul AjarPertemuan 3Bab 6Fase DSemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 8: Menghitung Kebutuhan Kalori Harian Remaja

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 8 dengan topik "Menghitung Kebutuhan Kalori Harian Remaja". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 8: Menghitung Kebutuhan Kalori Harian Remaja

PJOK - Kelas 8

Bab 6 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menghitung Kebutuhan Kalori Harian Remaja

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenghitung Kebutuhan Kalori Harian Remaja
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menghitung kebutuhan kalori harian diri sendiri berdasarkan berat badan, tinggi badan, usia, dan tingkat aktivitas fisik menggunakan rumus yang sesuai
  2. Murid mampu membandingkan kebutuhan kalori harian yang telah dihitung dengan pola konsumsi makanan sehari-hari dan menyimpulkan apakah pola makannya sudah sesuai kebutuhan aktivitas jasmani

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa kebutuhan kalori setiap orang berbeda-beda?
  2. Bagaimana kamu tahu apakah makanan yang kamu konsumsi sehari-hari sudah cukup untuk mendukung aktivitas fisikmu?
  3. Apa yang terjadi jika kita mengonsumsi kalori terlalu banyak atau terlalu sedikit?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang pola makan dan aktivitas fisik sehari-hari
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menghitung kebutuhan kalori harian dan membandingkannya dengan pola konsumsi sehari-hari
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid tentang kebutuhan kalori yang berbeda-beda pada setiap orang

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep kalori sebagai satuan energi yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas dan bertumbuh
  • Guru menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan kalori: usia, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, dan tingkat aktivitas fisik
  • Guru menampilkan tabel Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk remaja usia 13-15 tahun dan menjelaskan perbedaan kebutuhan kalori antara laki-laki dan perempuan
  • Guru menjelaskan rumus menghitung kebutuhan kalori basal (KKB) dan kebutuhan kalori total (KKT) dengan contoh kasus Ahmad (atlet renang)
  • Murid mengamati langkah-langkah perhitungan: menentukan berat badan ideal, menghitung KKB, menambahkan faktor aktivitas untuk mendapatkan KKT
  • Guru memfasilitasi tanya jawab untuk memastikan pemahaman murid tentang rumus dan langkah perhitungan

Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid mengukur berat badan dan tinggi badan sendiri (atau menggunakan data terakhir yang diketahui)
  • Murid menghitung berat badan ideal berdasarkan tinggi badan menggunakan rumus yang telah dijelaskan
  • Murid menghitung kebutuhan kalori basal (KKB) berdasarkan berat badan ideal dan jenis kelamin
  • Murid mengidentifikasi tingkat aktivitas fisik sehari-hari (ringan, sedang, atau berat) berdasarkan kegiatan rutin seperti sekolah, olahraga, dan aktivitas lainnya
  • Murid menghitung kebutuhan kalori total (KKT) dengan menambahkan faktor aktivitas pada KKB
  • Murid mencatat hasil perhitungan pada tabel yang telah disediakan
  • Murid membuat daftar makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi dalam sehari dan memperkirakan jumlah kalorinya berdasarkan porsi
  • Murid membandingkan total kalori konsumsi harian dengan kebutuhan kalori total yang telah dihitung
  • Murid menyimpulkan apakah pola makan mereka sudah sesuai, kurang, atau berlebih dibandingkan kebutuhan aktivitas jasmani

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid merefleksikan hasil perhitungan dan perbandingan dengan menjawab pertanyaan: Apakah pola makanku sudah sesuai dengan kebutuhan aktivitasku?
  • Murid mengidentifikasi kebiasaan makan yang perlu diperbaiki atau dipertahankan untuk mendukung kesehatan dan aktivitas jasmani
  • Murid menuliskan rencana tindak lanjut: perubahan apa yang akan dilakukan dalam pola makan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan kalori
  • Beberapa murid mempresentasikan hasil refleksi dan rencana tindak lanjutnya secara sukarela
  • Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan tentang pentingnya kesadaran terhadap kebutuhan gizi sesuai aktivitas

Penutup:

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat untuk berbagi temuan menarik dari perhitungan kalori
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menjawab pertanyaan refleksi tertulis
  • Guru menyimpulkan pembelajaran: pentingnya mengetahui kebutuhan kalori untuk menjaga kesehatan dan mendukung aktivitas jasmani
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif murid
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami dapat diberi tugas tambahan menghitung kebutuhan kalori untuk anggota keluarga dengan berbagai tingkat aktivitas. Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan contoh perhitungan tambahan dan panduan langkah demi langkah
  • Proses: Murid dengan kemampuan matematis tinggi dapat bekerja mandiri. Murid yang memerlukan bantuan dapat bekerja berpasangan atau mendapat bimbingan langsung dari guru saat menghitung
  • Produk: Murid dapat menyajikan hasil perhitungan dalam bentuk tabel sederhana, infografis, atau presentasi singkat sesuai kenyamanan mereka

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengetahuan awal murid mengenai kalori dan pola makan sehari-hari
  • Pertanyaan diagnostik: Apakah kamu pernah memperhatikan berapa banyak makanan yang kamu konsumsi dalam sehari? Apakah kamu merasa energimu cukup untuk aktivitas sehari-hari?

Proses:

  • Observasi langsung saat murid melakukan perhitungan: apakah langkah-langkahnya sistematis, apakah menggunakan rumus dengan benar
  • Umpan balik langsung saat murid mengidentifikasi tingkat aktivitas dan membandingkan dengan konsumsi harian
  • Penilaian sejawat: murid saling memeriksa hasil perhitungan teman sebangku untuk akurasi

Akhir:

  • Penilaian tabel perhitungan kalori yang telah diisi lengkap oleh murid
  • Penilaian kesimpulan tertulis murid tentang kesesuaian pola makan dengan kebutuhan kalori
  • Penilaian refleksi dan rencana tindak lanjut yang dibuat murid
  • Pertanyaan tertulis: Jelaskan bagaimana kamu akan menyesuaikan pola makanmu setelah mengetahui kebutuhan kalorimu

Formatif:

  • Observasi saat murid melakukan perhitungan kalori: ketelitian, pemahaman rumus, kemampuan mengidentifikasi tingkat aktivitas
  • Tanya jawab selama proses pembelajaran untuk mengecek pemahaman konsep
  • Penilaian tabel hasil perhitungan kalori yang dikerjakan murid

Sumatif:

  • Penilaian hasil perhitungan kebutuhan kalori harian murid (akurasi dan kelengkapan)
  • Penilaian kemampuan membandingkan dan menyimpulkan kesesuaian pola makan dengan kebutuhan aktivitas jasmani
  • Penilaian refleksi tertulis murid tentang rencana perbaikan pola makan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan perhitungan kebutuhan kalori basal (KKB)Tidak dapat menghitung KKB atau perhitungan salah totalMenghitung KKB dengan bantuan penuh guru, masih banyak kesalahanMenghitung KKB dengan benar meskipun sesekali memerlukan klarifikasiMenghitung KKB dengan tepat dan mandiri, memahami setiap langkah perhitungan
Ketepatan perhitungan kebutuhan kalori total (KKT)Tidak dapat menghitung KKT atau tidak mempertimbangkan faktor aktivitasMenghitung KKT dengan bantuan, kurang tepat dalam menentukan tingkat aktivitasMenghitung KKT dengan benar, cukup akurat dalam menentukan tingkat aktivitasMenghitung KKT dengan tepat, sangat cermat dalam mengidentifikasi dan menerapkan faktor aktivitas
Kemampuan membandingkan konsumsi dengan kebutuhan kaloriTidak dapat membandingkan atau membuat daftar konsumsi makanan harianMembuat daftar konsumsi makanan namun perbandingannya tidak jelas atau tidak logisMembandingkan konsumsi dengan kebutuhan kalori secara cukup jelas dan logisMembandingkan konsumsi dengan kebutuhan kalori secara detail, analisis mendalam, dan kesimpulan yang tepat
Kemampuan menyimpulkan kesesuaian pola makan dengan aktivitas jasmaniTidak dapat membuat kesimpulan atau kesimpulan tidak relevanMembuat kesimpulan sederhana namun belum dikaitkan dengan aktivitas jasmaniMenyimpulkan dengan cukup jelas apakah pola makan sudah sesuai dengan aktivitas jasmaniMenyimpulkan dengan sangat jelas dan memberikan alasan kuat tentang kesesuaian pola makan dengan kebutuhan aktivitas jasmani
Refleksi dan rencana tindak lanjutTidak membuat refleksi atau rencana tindak lanjutMembuat refleksi sangat singkat tanpa rencana konkretMembuat refleksi yang cukup baik dan rencana tindak lanjut yang realistisMembuat refleksi mendalam, rencana tindak lanjut yang spesifik, realistis, dan menunjukkan komitmen untuk perbaikan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil menghitung kebutuhan kalori harian mereka dengan tepat?
  • Apakah murid memahami pentingnya menyesuaikan pola makan dengan tingkat aktivitas jasmani?
  • Metode atau strategi apa yang paling efektif untuk membantu murid memahami konsep kalori?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran ini untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari pembelajaran menghitung kebutuhan kalori hari ini?
  • Bagian mana yang paling sulit bagimu saat menghitung kebutuhan kalori?
  • Apakah kamu merasa pola makanmu selama ini sudah sesuai dengan kebutuhan aktivitasmu? Mengapa?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki pola makanmu setelah pembelajaran ini?
  • Mengapa penting bagimu mengetahui kebutuhan kalori harianmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas VIII Kurikulum Merdeka halaman 208-212
  2. Buku Guru PJOK Kelas VIII Kurikulum Merdeka halaman 234-235
  3. Tabel Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kementerian Kesehatan RI
  4. Timbangan badan dan alat ukur tinggi badan (stadiometer atau pita ukur)
  5. Lembar kerja perhitungan kalori (tabel)
  6. Kalkulator
  7. Papan tulis/whiteboard dan spidol untuk menjelaskan rumus
  8. Contoh label informasi gizi pada kemasan makanan (opsional, untuk konteks)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.